UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    Dakwah Digital Habib Husein Ja’far Al Hadar

    Get PDF
    Makalah ini membahas tentang bagaimana pemanfaatan new media (media baru) sebagai sarana untuk berdakwah. Ketika zaman semakin maju dan teknologi semakin canggih tantangan seoranga da’i adalah memikirkan cara bagaimana ajaran agama yang ingin dibagikan bisa diakses oleh orang banyak. Maka penulis tertarik untuk meneliti tentang dakwah digital Habib Husein Ja’far Al Hadar, warga Indonesia keturunan Arab disela-sela kesibukan sebagai penulis membuat kanal youtube Jeda Nulis sebagai wadah dan alat untuk digunakan menyebarkan ajaran agama islam. Menghadirkan teman berdiskusi dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda. Penulis menemukan beberapa poin penting apa yang sudah disampaikan Habib Husein Ja’far Al Hadar selama setahun terakhir. Pertama, islam adalah agama untuk menyampaikan kabar gembira dan islam adalah agama cinta. Kedua, islam mengajarkan umatnya untuk bertoleransi kepada sesama manusia. Ketiga, menyampaikan kebenaran dengan akhlak yang baik. Keempat, jihad dimulai dari hal sederhana.Kata kunci: Dakwah Digital, Habib Husein Ja’far Al Hada

    Nilai-Nilai Komunikasi Islam dalam Falsafah Hidup Masyarakat Lampung

    Get PDF
    Komunikasi merupakan aktifitas yang tidak jauh dari sendi-sendi kehidupan masyarakat lampung, yang kini menjadi alat sosial dalam pergaulan, Masyarakat lampung adalah masyarakat heterogen yang terdiri dari berbagai keberagaman agama, suku bangsa, etnik, bahasa, adat istiadat dan sebagainya. Komunikasi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, individu, dan kelompok melakukan interaksi baik sesama etnik maupun dengan individu atau kelompok lain yang berbeda latar belakang budaya, di era saat ini komunikasi menjadi batu sandungan dikalangan masyarakat, yang mana perbedaan suku budaya dan bahasa menjadi permasalaan yang ada, sedangkan  masyrakat lampung sendiri memiliki tatanan moral (Piil pesenggiri), piil pesenggiri merupakan falsafah hidup masyarakat lampung pandangan hidup atau pedoman hidup. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pemaknaan falsafah hidup masyarakat lampung terhadap nilai-nilai komunikasi islam, terkait dengan bagaimana piil pesenggiri diolah sebagai nilai-nilai komunikasi dan strategi komunikasi didunia sosial masyarakat lampung. Piil pesenggiri saat ini menjadi terasingkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat lampung, studi ini menemukan fakta bahwa berbagai nilai dari filsafat hidup Piil Pesenggiri secara filosofis sesungguhnya koheren dengan nilai-nilai komunikasi

    Wacana Feminisme dalam Catatan Najwa Spesial Hari Kartini

    Get PDF
    This study aims to find the representation of feminist discourse in the Najwa Notes program entitled “Women in the Shihab Family”. The Shihab family is known as a family that has a high level of religious knowledge with the figure of M. Quraish Shihab in it. The negative stigma against women, which is always associated with religious narratives, is an important point to see how women from the Shihab family view freedom. The aspect of freedom in this event is illustrated by the motive for this event, namely as a reflection of Kartini Day, which is known as the inspiration for the rise of women in a patriarchal culture. This study uses a qualitative method with a feminist discourse approach to Sara Mills. This research found that women in the Shihab family uphold the principle of independence without sacrificing their duties in the domestic sphere. For them, women need to have self-confidence, be able to make their own decisions, be empowered to be able to overcome obstacles in themselves to progress, and be of benefit to those around them. This narrative then deliberately provided stimulation for women in Indonesia who became the object of the story of the women of the Shihab family. Readers who are in the wider community are given the doctrine of freedom through joint production efforts between the writer and the reader so that they are indoctrinated to believe in and apply the messages contained in the program.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan representasi wacana feminis dalam acara Catatan Najwa dengan tajuk “Perempuan di Keluarga Shihab”. Keluarga Shihab dikenal sebagai keluarga yang memiliki tingkat pengetahuan agama yang tinggi dengan figur M. Quraish Shihab di dalamnya. Stigma negatif terhadap perempuan yang selalu di relasikan dengan narasi-narasi keagmaan, menjadi point penting untuk melihat bagaimana perempuan dari keluarga Shihab memandang kebebasan. Aspek kebebasan dalam acara ini tergambar dari motif acara ini dibuat, yakni sebagai refleksi hari Kartini, yang dikenal sebagai inspirator kebangkitan perempuan dalam budaya patriarki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wacana feminisme Sara Mills. Penelitian ini menemukan bahwa perempuan di keluarga Shihab memegang teguh prinsip kemandirian tanpa mengkorbankan tugas-tugas mereka di wilayah domestik. Bagi mereka, perempuan perlu memiliki sifat percaya diri, mampu membuat keputusan sendiri, berdaya untuk bisa mengalahkan hambatan pada dirinya untuk maju dan bermanfaat bagi sekelilingnya. Narasi ini kemudian secara sengaja memberikan stimulis bagi para perempuan di Indonesia yang dijadikan objek dengan subjek penceritaan para perempuan keluarga Shihab. Pembaca yang merupakan masyarakat luas diberikan doktrin kebebasan melalui upaya produksi bersama antara penulis dengan pemabaca, sehingga mereka didoktrinasi untuk meyakini dan mengaplikasikan pesan yang terkandung dalam acara

    PENGEMBANGAN SELF-CONCEPT KHAIRA UMMAH SANTRI PEREMPUAN MENYONGSONG ERA SOCIETY 5.0 PERSPEKTIF PENGEMBANGAN KARIER

    Get PDF
    Masyarakat 5.0 akan mengarahkan penggunaan teknologi 4.0 yang berpusat kepada manusia sehingga kehidupan manusia menjadi lebih makmur dan bermakna. Untuk itu, diperlukan pemahaman tentang diri. Diri termasuk sesuatu yang paling penting dan mendasar dalam kajian psikologi; karena mengungkap bagaimana individu berpikir dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengembangan  konsep diri ideal santri putri dari  Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Metode pendekatan service-learning (SL); yang bertitik tolak dari aplikasi ilmu pengetahuan yang dipelajari di dalam kelas untuk diterapkan dalam dunia nyata dan dirancang bersama komunitas santri. Hasil: pengembangan konsep diri ideal santri adalah sebagai generasi khaira ummah yang berkarakter ”Pelopor” (pemimpin di jalan Allah dan pemimpin bersama umat untuk membangun peradaban). Untuk mengimplementasi generasi khaira ummah, santri mengembangkan skema diri yaitu bagaimana santri berpikir tentang kualitas personalnya yang menyeimbangkan kualitas keterampilan (shalahiyyah) dengan integritas (shalih). Di antaranya: alim (menguasai dan mengamalkan ilmu); jujur dan giat (as-shidq); kasih sayang (rahmah); mampu mengendalikan diri (wara, zuhud, dan sabar); sederhana dan bersahaja (qonaah, ridha, dan ikhlas); tawadhu’ dan wawas diri (jaga penampilan, ucapan, dan hati); dan komunikatif. Self-concept santri yang bermuatan ibadah dan membangun peradaban, termasuk memikirkan perekonomian umat; sejalan dengan developmental self-concept theory

    Melawan Stigma Diskriminatif: Strategi Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Desa Panggungharjo

    Get PDF
    This article is an analysis of the powerless stigma of people with disabilities that still occurs in social life. The study was conducted to find out the process and method specifically carried out by the village government of Panggungharjo in initiating the presence of an environment that is inclusive of persons with disabilities. The study was conducted qualitatively through in-depth interview techniques, observation, and secondary data collection.  As a result of the research shows that the village government of Panggungharjo can be changing the stigma of discrimination for people with disabilities more meaningful in their life. This acts as an empowerment strategy that can people with disabilities not only an object but also a subject of development programs. The people with disabilities were given the role of advancing village in the concern of artistic and cultural programs. The role creates people with disabilities to able independently in social life and accepted by village people. Therefore, the debate continues with the viewpoint of society that is the persons with disabilities identically stigma on an inability to work. This condition brings to the trouble of reaching their economic independence. Moreover, for the local community in rural areas, persons with disabilities are still often regarded as cursed creatures or carriers of disasters in the family which causes them to experience psychological disorders and difficulties in socializing. Hence, a draw of discrimination fend stigma it's needs of the strategy steps by the government village on sustainability.Artikel ini menganalisis stigma ketidakberdayaan penyandang disabilitas yang masih terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui proses serta cara yang secara spesifik dilakukan pemerintah Desa Panggungharjo dalam menginisiasi hadirnya lingkungan yang inklusif bagi difabel. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, dan pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Desa Panggungharjo mampu mengubah stigma diskriminatif bagi penyandang disabilitas kepada tindakan yang lebih bermakna. Tindakan ini sebagai strategi pemberdayaan untuk menjadikan penyandang disabilitas tak lagi sebagai obyek melainkan subyek pembangunan. Masyarakat penyandang disabilitas diberikan peran dalam memajukan desa dengan terlibat dalam program budaya dan kesenian. Peran ini menciptakan masyarakat penyandang disabilitas mampu mandiri untuk mencukupi kebutuhan hidup dan diterima oleh masyarakat desa. Namun perdebatan masih berlanjut tatkala cara pandang masyarakat yang kerap mengindentikkan penyandang disabilitas dengan ketidakmampuan untuk bekerja. Kondisi ini menyebabkan mereka sulit mencapai kemandirian secara ekonomi. Terlebih, untuk lingkungan masyarakat pedesaan, penyandang disabilitas masih sering dianggap sebagai kutukan dan aib keluarga. Hal ini menyebabkan mereka mengalami gangguan secara psikologis dan kesulitan untuk bersosialisasi. Untuk itu, tawaran menarik untuk menepis stigma diskriminatif tersebut membutuhkan langkah strategis pemerintah desa secara berkelanjutan.

    Welfare Pluralism sebagai Metode Pemberdayaan di Dusun Gamol

    Get PDF
    This study attempts to examine the corporate social responsibility (CSR) program of PT. Pertamina (Persero) Fuel Terminal Rewulu which is based on a community empowerment program that has been running in several areas around the company, one of which is located in Dusun Gamol. This research uses a descriptive qualitative research approach. Data is collected through interviews, search for written documents, observations, and data analysis. This paper looks at the process and impact of empowerment that occurs in the region. I finds that empowerment here is an activity that aims to increase the ability in terms of processing the results of the etawa goat farm into milk powder products that are of sale value. With the help of the company it is hoped that the community can carry out more productive activities in managing goat's milk. The results showed that the empowerment in this hamlet went through several stages, as well as the program pioneered by corporate has a positive impact. The impact on mothers is mainly in increasing their skills and knowledge in goat milk production and being able to increase the income of group members.Studi ini berupaya mengkaji tentang program corporate social responsibility (CSR) PT. Pertamina (Persero) Fuel Terminal Rewulu yang berbasis program pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan di beberapa wilayah di sekitar perusahaan, salah satunya berada di Dusun Gamol. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, penelurusan dokumen tertulis, observasi, dan analisis data. Tulisan ini melihat bagaimana proses dan hasil dari pemberdayaan yang terjadi di wilayah tersebut. Saya menemukan bahwa pemberdayaan disini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam hal mengolah hasil dari peternakan kambing etawa menjadi produk susu bubuk yang bernilai jual. Dengan adanya bantuan dari pihak perusahaan diharapkan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan yang lebih produktif dalam mengelola susu kambing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan di dusun ini melalui beberapa tahap, serta program yang dipelopori oleh perusahaan  memiliki dampak positif. Dampak bagi ibu-ibu terutama dalam meningkatkan skill dan pengetahuan dalam produksi susu kambing serta mampu meningkatkan pendapatan anggota kelompok.

    Protecting Traditions with Modernization: Community Empowerment in Rejowinangun through the Village of Traditional Herbal Medicine Destination

    Get PDF
    This article aims to provide another perspective on the concept of community empowerment by utilizing local potential with cultural value combined with a tourism-based empowerment pattern. Herbal medicine as a hereditary heritage in Rejowinangun village is optimized for marketing in the concept of a tourist village, thereby increasing its economic value in a modern society. To achieve this goal, this study uses a qualitative method with a phenomenological approach to capture the context of changes experienced by the community to see the significance of the empowerment model. The results of this study indicate that the process of developing the production of herbal medicine as a processed product of herbal plants is produced through the use of land owned by the community. The expertise of the Rejowinangun village community in concocting traditional herbal medicine is produced from hereditary inheritance. As a form of re-actualization in the marketing system, modern methods were introduced, from the concept of a tourist village to marketing herbal medicine in the form of instant packaging. Modernization steps in all aspects as part of empowerment have an impact on increasing the economic value of these products, so that they have an impact on improving the community in the economic, social, cultural, environmental and health fields. The integration between the concept of cultural preservation and modern management in community development that takes place in the village of Rejowinangun has proven to be effective and efficient, so that this method can be a new alternative in group-based community development that still preserves local traditions and keeps up with the times.

    Perlindungan Sosial Bagi Perempuan Korban Pernikahan Dini di Gorontalo

    Get PDF
    This study explores the dynamic of early-age marriage and implementing social protection concepts for households’ women victims in Gorontalo. This research uses qualitative method with explorative-inductive approaches. We were collected data by interviews, observation, and documentation. Resulting studies that early-age marriage cases in Gorontalo effected by low education, patriarchy system, domestic violence, divorced, and multi-dimensional poverty. For that, this study recommended that social control be worked fine, where the role of parent’, education, and community—create a social safety net for getting better—this role of parents and educational institutions in implementing the protection concept as a social policy reformulation material.Studi ini mengeksplorasi dinamika pernikahan dini dan skema perlindungan sosial yang tepat bagi perempuan korban kekerasan dalam ruamh tangga di Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif-induktif. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil studi menunjukkan bahwa kasus pernikahan dini di Gorontalo disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan, budaya patriarkhi, kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, dan kemiskinan multidimensi. Untuk itu, studi ini merekomendasikan agar kontrol sosial dapat berfungsi dengan baik—peran orang tua, sekolah, dan komunitas—agar social safety net berjalan dengan baik. Peran ini tercermin dalam konsep perlindungan sebagai bahan untuk reformulasi kebijakan sosial.

    MANAJEMEN PENGORGANISASIAN SUMBER DAYA MANUSIA DI LEMBAGA KEPEMUDAAN ISLAM: STUDI DI LAKPESDAM-NU KOTA YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengorganisasian sumber daya manusia pada Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM-NU) Kota Yogyakarta yang terdiri dari pengurus dengan latar belakang beragam. Sebagai batasan kajian, penelitian ini akan berfokus pada tahun 2017-2018. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi digunakan untuk mengecek keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pengorganisasian sumber daya manusia yang ada di LAKPESDAM-NU Kota Yogyakarta memiliki enam aspek yakni: struktur organisasi yang mempunyai sumber daya manusia yang berasal dari berbagai daerah dan organisasi umtuk meningkatkan dialektika dalam kajian serta menambah jaringan pada PCNU Kota Yogyakarta; departementalisasi yang diterapkan yaitu fungsional yang dibagi menjadi empat divisi dan diawasi oleh setiap wakil ketua; pembagian kerja diterapkan berdasarkan kemampuan sumber daya pengurus yang sesuai jabatan; bagan organisasi berbentuk piramid dengan filosofi hablu minallah, hablu minannas, dan hablu minalalam; kelompok kerja formal organisasi dibagi dengan istilah organizing commite (OC) dan steering commite (SC) yang dikerjakan pada internal sumber daya pengurus yang ada; dan organisasi informal dengan menerapkan sistem friendly tanpa membedakan atasan dan bawahan.Keywords: Manajemen Pengorganisasian, Sumber Daya Manusia, Pemuda, LAKPESDAM-N

    HISTORIOGRAFI MANAJEMEN HAJI DI INDONESIA: DINAMIKA DARI MASA KOLONIAL HINGGA KEMERDEKAAN

    Get PDF
    Ibadah haji menjadi ritual setiap tahun yang harus dijalani oleh setiap muslim di mana pun berada. Begitu juga dengan masyarakat muslim Indonesia. Perkembangan penyelenggaraan haji dari masa ke masa menjadi menarik untuk didiskusikan. Karena ibadah haji pasti akan berulang. Dengan memahami perkembangan sejarah haji Indonesia, bisa menjadi harapan dan juga pembelajaran bagi para pengampu kebijakan, juga bagi masyarakat yang menginginkan perbaikan penyelanggaraan haji ke depan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan ibadah haji dari masa kolonial hingga era reformasi, dan juga peran pemerintah dalam perbaikan haji setiap tahunnya, demi mencapai suatu layanan yang diidam-idamkan oleh masyarakat sesuai dengan harapan dengan memperhatikan asas pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jamaah haji. Keyword: Sejarah, Perkembangan, Haji, Kolonial, Kemerdekaan

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇