UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    KEJUJURAN HISTORIS BARAT DAN ISLAM

    Get PDF
    In historical relations between the West and the Islamic world, honesty is a rare dimension. The history of West-East relations seems to be filled with bias and covered in prejudice. The negative stigma of the West towards the East, and vice versa, is still being inherited and reproduced today. Sudibyo Markus tries to present an honest and balanced historical analysis in seeing the West and Islam. This paper is a review of Sudibyo Markus' book entitled Dunia Barat dan Islam, Cahaya di Cakrawala (The West and Islam, Light in the Horizon) published by Gramedia in 2019. Dalam sejarah hubungan dunia Barat dan dunia Islam, kejujuran termasuk dimensi yang langka. Sejarah relasi Barat-Timur seolah dipenuhi bias dan berlumuran prasangka. Stigma negatif Barat terhadap Timur, demikian pula sebaliknya, masih terus terwarisi dan direproduksi hingga kini. Sudibyo Markus mencoba menghadirkan analisis sejarah yang jujur dan berimbang dalam melihat Barat dan Islam. Tulisan ini adalah telaah terhadap buku karya Sudibyo Markus berjudul "Dunia Barat dan Islam, Cahaya di Cakrawala" yang diterbitkan oleh Gramedia tahun 2019

    Strategi Tindakan Preventif Kepolisian Melalui Komunikasi Massa Menangkal Gerakan Terorisme

    Get PDF
    Intolerant actions in the city of Palembang, according to Setara Institute data in 2018, show that Palembang is in the 53rd position as a tolerant city in Indonesia. The preservation of Palembang as one of the tolerant cities in Indonesia is something that needs to be jointly guarded by the government and the community. So that the government in this case through the police can involve the community in the process of preventing acts of terrorism, because they think that the approach by imposing the death penalty on terrorists does not always have implications for the decline in terrorism cases in Indonesia, especially in the city of Palembang. Preventive action can be taken by the police in various forms such as education through literacy in print and online media and can be done in the form of seminars and dialogues. This study is an interactive analysis model developed by Miles and Huberman, namely “We define analysis ass consisting of three concurrent flows of activity: data reduction, data display, and conslution drawing/verification” means that the analysis consists of three main activities that are interrelated. namely data reduction, data display, and conclusion/data verification. This study aims to show the efforts of the police in preventing criminal acts of terrorism in the city of Palembang with a preventive approach to society through mass communication, that in preventing terrorism, active participation from the community is also required.Tindakan intoleran di kota Palembang, dalam data Setara Institute pada tahun 2018 menunjukkan kota Palembang menempati posisi ke 53 sebagai kota toleran di Indonesia. Terjaganya Palembang sebagai salah satu kota toleran di Indonesia, merupakan hal yang perlu dijaga bersama antara pihak pemerintah dengan masyarakat. Sehingga pemerintah dalam hal ini melalui pihak kepolisian dapat melibatkan masyarakat dalam proses pencegahan terhadap tindak terorisme, karena beranggapan bahwa pendekatan dengan cara menjatuhkan hukuman mati pada pelaku teroris, tidak selalu berimplikasi pada menurunnya kasus terorisme di Indonesia, terkhusus di kota Palembang. Tindakan preventif dapat dilakukan oleh pihak kepolisian dengan berbagai bentuk seperti edukasi melalui literasi di media cetak dan online serta dapat dilakukan dengan bentuk seminar dan dialog. penelitian ini adalah analysis interractive model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, yaitu “We define analysis ass  consisting of three concurrent flows of activity: data reduction, data display, and conslution drawing/verification” artinya bahwa analisis terdiri dari tiga kegiatan utama yang saling berkaitan yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan upaya pihak kepolisian dalam mencegah tindak pidana terorisme di kota Palembang dengan pendekatan preventif terhadap masyarakat melalui komunikasi massa, bahwa dalam mencegah terorisme juga diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat

    MENGATASI MASALAH BELAJAR MAHASISWA MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR

    Get PDF
    AbstractThis research is motivated by the existence of students who are not interested in learning who demand CGPA decline and must increase study time to one year longer or more than other friends. This is because it shifts the focus of learning to courses in the UPM agricultural science education department. This study uses qualitative research with research type of study, research that aims to describe the forms of guidance learning for student learning conducted by the counselor of Bahagian Kaunseling Universiti Putra Malaysia (BKUPM). While the analysis used is qualitative inductive or descriptive analysis that clarifies data that has been collected in order to answer the problem formulation. The subjects of this study were one UPM agricultural science education student who had no interest in learning and the BKUPM counselor who was the student counselor during the counseling session. The results showed how the forms of tutoring conducted by students who have learning problems are six part problem-solving, dream mapping, giving information through my smart scores and NAK motivation.Keywords: Tutoring, Students, Learning Problems.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa yang tidak minat belajar yang mengakibatkan CGPA menurun dan harus menambah waktu studi menjadi satu tahun lebih lama atau lebih daripada teman-temannya yang lain. Hal ini disebabkan karena hilangnya fokus belajar pada mata kuliah yang ada pada jurusan pendidikan sains pertanian UPM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelaksanaan bimbingan belajar untuk membantu masalah belajar mahasiswa yang dilakukan oleh konselor Bahagian Kaunseling Universiti Putra Malaysia (BKUPM). Adapun analisis yang digunakan adalah  analisa induktif atau deskriptif kualitatif yaitu mengklarifikasi data yang telah terhimpun agar dapat menjawab rumusan masalah. Subjek penelitian ini adalah satu mahasiswa pendidikan sain pertanian UPM yang tidak memiliki minat belajar dan konselor BKUPM yang menjadi konselor mahasiswa tersebut selama melakukan sesi konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk bimbingan belajar yang dilakukan oleh mahasiswa yang memiliki masalah belajar adalah Pengumpulan data dengan six part problem solving, Penyadaran kembali dengan dream mapping, pemberian informasi melalui my smart score dan motivasi NAK.Kata Kunci: Bimbingan Belajar, Mahasiswa, Masalah Belajar

    MODEL INTERVENSI BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA PERKULIAHAN MAHASISWA UIN SUNAN KALIJAGA

    Get PDF
    Setiap manusia mengalami perkembangan dalam hidupnya. Erikson dalam teori psikoanalisa menyatakan adanya 8 tahapan pekembangan psikologis yang dialami oleh seseorang. Menarik untuk mengkaji lebih jauh tahapan perkembangan yang penuh dengan krisis. Tahapan tersebut biasanya dialami oleh manusia dalam fase remaja menju dewasa. Fase ini biasanya dialami oleh para mahasiswa tahun pertama. Oleh karena itu, peneliti mencoba melakukan kajian mengenai tahapan krisis yang dialami oleh mereka dalam merespon berbagai macam aktivitas perkuliahan selama di UIN Sunan Kalijaga. Dengan menggunakan pendekatan mix method, peneliti menemukan beberapa problematika yang dihadapi oleh mahasiswa UIN Sunan Kalijaga dalam merespon tuntutan perkuliahan. Problematika  seputar perkuliahan tersebut dapat diatasi salah satunya melalui bimbingan dan konseling. Setidaknya terdapat 4 strategi bimbingan dan konseling untuk mahasiswa UIN Sunan Kalijaga sebagai masukan kebijakan kepada para pihak yang berwenang dalam urusan akademik.Kata Kunci: Psikoanalisa, Problematika Perkuliahan, Bimbingan dan Konselin

    Philanthropy Movement for Socially-Sustainable Community Development: Evidence from the Tribal Local of Talang Mamak, Riau Province, Indonesia

    No full text
    This research reveals Islamic philanthropy through a sustainable community development program initiated by Amil Zakat Agency (Lembaga Amil Zakat), Dompet Dhuafa, Riau Province. The research traces the Da’i Cordofa program, which is a social movement for empowerment people in outback Riau, Indonesia. The study is field research that used the qualitative method. It collected data by observation, documentation, and interview process. Resulting show that is implementing the Da’i Cordofa program has influenced local people, where they are adaptable to increase religiosity. Meanwhile, the philanthropy program has been implemented by accompanying, guiding, and empowering local people to create a new habit for prosperity. The funding of philanthropy collects from donator for creating a new community development program that is developed to socially-sustainable local people in Talang Mamak local occasion, Riau

    The Promotion of Halal Tourism in Bangka Belitung: The Development of Potential Asset and Local Enterprises Players

    Get PDF
    Halal tourism analyses of the development goals often stress the importance of the locality-asset promotion, in which dynamic changes to support the development of potential asset and enterprises players have become driving factors in producing generous well-being outcomes. Challenging such analyses, this article highlights the importance of understanding how locality-based halal tourism contributes to the wider-ranging of reformulated tourism policies in Bangka Belitung. Using a qualitative method, the article investigates the promotion strategy of the development of halal tourism involved the role of policymakers, where the data obtained interviews and documentation. The informants were selected by purposive sampling to understand how halal tourism developed. As it turns out, significant variables expanded in terms of halal tourism's features and advantages, and it is necessary to involve the religious institution driving forces that issued the halal production legality. It is profitable to provide various facilities to support halal tourism development. The collaboration between the Indonesian Ulama Council and the Ministry of Religious Affairs has been significantly affected to arrange reformulated the development of halal tourism to reference local governments to formulate policies in the local context. As an implication, promoting a new tourist destination needs a readjusting of the term halal friendly that implicated business players in managing the tourism industry.

    Resepsi Audiens Pada Personal Branding Habib Husein Ja’far di YouTube Channel “Jeda Nulis”

    No full text
    Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah melahirkan berbagai media untuk pertukaran dan penyebaran informasi. Salah satunya yaitu media sosial Youtube yang berfungsi sebagai media informasi dan hiburan. Selain itu, media sosial juga menjadi trend sebagai sarana dakwah di era digital. Salah satu pendakwah yang familiar di Indonesia adalah  Habib Husein Ja’far Al Hadar. Beliau menggunakan Youtube sebagai sarana untuk menyebarkan nilai-nilai agama dan toleransi. Melalui Youtube-nya Habib Husein memiliki personal branding yang membedakannya dengan pendakwah lain yaitu kepribadian, konsisten dan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemaknaan audiens pada personal branding Habib Husein Ja’far di Youtube Channel “Jeda Nulis”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Terdapat empat informan dalam penelitian ini setelah melalui berbagai kriteria. Dalam melakukan analisis personal branding Habib Husein peneliti menggunakan teori analisis resepsi Stuart Hall dimana dalam memaknai pesan media khalayak dibagi menjadi tiga posisi yaitu dominant hegemonic, negotiated, dan oppositional. Peneliti merujuk pada delapan konsep personal branding yang dicetuskan oleh Peter Montoya yaitu spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, kenampakkan, kesatuan, keteguhan dan nama baik.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa audiens secara garis besar menerima personal branding Habib Husein, terdapat tiga informan yang konsisten menempati posisi dominant hegemonic dan satu informan lainnya menempati posisi negotiated, tidak ditemukan satupun informan yang melakukan penolakan sehingga tidak ada yang menempati posisi oppositional. Kata kunci: Personal Branding, Analisis Resepsi, Youtube.

    Counter Terrorism: Intervensi Yayasan Lingkar Perdamaian melalui Pemberdayaan Mantan Narapidana Teroris

    Get PDF
    This paper is motivated by the handling of terrorism which is considered to have not yet reaped maximum results. This is evidenced by the existence of the war against terrorism ranging from prosecution, law enforcement, deployment of officers to the execution of the death penalty. The purpose of this study is to find out about peace building with a holistic approach carried out by the Lingkar Peace Foundation in Empowering Former Terrorist Convicts as Counter-terrorism. This research is a qualitative research with a descriptive approach. The subjects in this study were all elements of the peace circle foundation, the government and several community leaders. Collecting data in this study using the method of observation, interviews, documentation. The technique used by the researcher is data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the research in this paper indicate that peace building with a holistic approach is carried out by the Lingkar Peace Foundation in Empowering Former Terrorist Convicts as Counter-terrorism, namely (1) internal group mechanisms, namely personality development, (2) intergroup mechanisms, namely between former terrorism convicts and other terrorism convicts and (3) outside (extra) mechanisms including the community and outside agencies. Furthermore, empowerment is carried out by various approaches, including the approach a). religion and ideology, b). psychology, c). P economics, (d). Socio-cultural, (e). law, (f). Politics, (g). technology and information. Keywords: Ex-convicts, Bina Damai, Counter Terrorism, empowerment   Paper ini dilatar belakangi adanya penanganan terorisme yang dianggap belum menuai hasil yang maksimal. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perang melawan terorisme mulai dari penindakan, penegakan hukum, pengerahan aparat hingga eksekusi hukuman mati. tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui tentang bina damai dengan pendekatan holistik yang dilakukan oleh  Yayasan Lingkar Perdamaian dalam Melakukan Pemberdayaan Terhadap Mantan Narapidana Teroris Sebagai Counter-terrorism. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh unsur yayasan lingkar perdamaian, pemerintah dan beberapa tokoh masyarakat. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dalam tulisan ini menunjukkan bahwa bina damai dengan pendekatan holistik yang dilakukan oleh Yayasan Lingkar Perdamaian dalam Melakukan Pemberdayaan Terhadap Mantan Narapidana Teroris Sebagai Counter-terrorism yaitu (1) mekanisme internal kelompok yaitu adanya pengembangan kepribadian, (2) mekanisme antar kelompok yaitu antara mantan narapidana terorisme dan narapidana terorisme lainnya dan (3) mekanisme di luar (ekstra) termasuk masyarakat dan instansi luar. Selanjutnya pemberdayaan dilakukan dengan berbagai pendekatan antara lain dengan pendekatan a). agama dan ideologi, b).  psikologi, c). P ekonomi, (d). Sosial budaya, (e). hukum, (f). Politik, (g). teknologi dan informasi. Kata Kunci: Mantan Napiter, Bina Damai, Penanggulangan terorisme, Pemberdayaa

    METODE DAKWAH STRUKTURAL KIAI AHMAD FAUZAN

    No full text
    Changes in space and time also have an impact on changing patterns, approaches, methodologies, and characteristics of dakwah. Therefore da'wah can be situational and contextual according to the space and time that surrounds it. The understanding of a da'i in understanding Islamic da'wah comprehensively will give rise to a perspective in which the approach, dimensions and dynamics that must be prepared and what kind of model will be used in da'wah activities will determine the success of the da'wah activity. Kiai Ahmad Fauzan is one of the scholars who can be said to be visionary. Due to in-depth reading in terms of conditions, situations, and abilities, finally Kiai Ahmad Fauzan, besides using a cultural approach, also uses a structural approach. The structural approach was used as a method of da'wah which was fairly effective for him. Because, from the use of the structural da'wah method, Kiai Ahmad Fauzan can make it easier to coordinate, regulate, and ratify the rules that should apply or not. The methods of proselytizing Kiai Ahmad Fauzan found in this study are methods of political da'wah and methods of proselytizing education. This research uses descriptive-qualitative research with historical analysis in the form of "oral or spoken" from historians and people who have a close relationship with the subject or object under study

    TANTANGAN DAN PELUANG SERTA STRATEGI DAKWAH DI DAERAH TRANSMIGRASI (Studi Terhadap Perkembangan Dakwah di Desa Bina Karya, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan)

    No full text
    This paper tries to describe the da'wah strategy applied by the preachers in conveying da'wah messages in a village called Bina Karya, where the majority of the village community are transmigrants from Java. In addition, because of the heterogeneity of the village community, there are challenges that are also opportunities for the preachers in that area. This paper is the result of field research conducted by going directly to the field with a descriptive analysis approach. In it process, the success of da'wah in transmigration areas is also determined by the da'i in addressing each individual mad'u’s diverse personality. The da'wah strategy used is the da'wah strategy of the walisongo in Islamizing the people of Java. These methods are tadrij (gradual) and adamul haraj (harmless). The da'wah strategy like this is an implementation of the al-Quran, namely 'mawidzatul hasanah wa mujadalah billati hiya ahsan'. In addition, the face to face method of da'wah is a method that is considered very appropriate to be applied in the transmigration community, because they are still considered to be in the lower middle class, both in terms of knowledge, welfare, religion and technology..Tulisan ini mencoba menggambarkan mengenai strategi dakwah yang diterapkan oleh para muballigh ketika menyampaikan pesan-pesan dakwah di Desa Bina Karya yang notabenenya adalah masyarakat transmigran dari pulau Jawa. Selain itu pula dikarenakan heterogenitas masyarakatnya, menjadikan adanya tantangan sekaligus peluang tersendiri bagi para muballigh di daerah tersebut. Tulisan ini merupakan penelitian hasil studi (Field Research) dengan turun ke lapangan secara langsung serta dengan pendekatan analisis deskriptif.Dalam prosesnya, keberhasilan dakwah di daerah transmigrasi juga ditentukan juga oleh da’i dalam menyikapi setiap diri pribadi mad’u yang berbeda-beda. Strategi dakwah yang dipakai adalah strategi dakwah para walisongo dalam mengislamkan masyarakat di pulau Jawa.  Metode tersebut yakni tadrij (bertahap) dan adamul haraj (tidak menyakiti). Adapun strategi dakwah seperti ini merupakan implementasi dari al-Qur’an yaitu ‘mawidzatul hasanah wa mujadalah billati hiya ahsan’. Selain itu pula, metode dakwah face to face merupakan metode yang dinilai sangat cocok diterapkan pada masyarakat transmigrasi dikarenakan masyarakatnya yang masih dinilai berada di kelas menengah ke bawah baik dari segi pengetahuan, kesejahteraan, keagamaan maupun teknologi

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇