UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    Peran Mualaf Center Yogyakarta terhadap Keberfungsian Sosial Mualaf Perspektif Pekerjaan sosial

    Get PDF
    This paper is motivated by concern for converts who experience social welfare problems. converts are very vulnerable to fall into situations of social dysfunction. Their choice to convert, often invites sectarian attitudes, bullying, acts of violence or other forms of injustice. This study aims to explain the conditions of social functioning of the converts, especially those who are members of the Yogyakarta Mualaf Center.This research is a field research with a descriptive-qualitative approach. To enrich the research results, comparisons were made to other cases with similar contexts. The selection of informants used a purposive sampling technique, which consisted of MCY administrators, Companion, and converts themselves. The research data were collected using the following techniques: interviews using life history, non-participant observations, and documentation. The data were then analyzed by peforming three activities; data reduction, data presentation, and conclusion and verification. The results of this study conclude that in the conversion process there are several conditions experienced by converts. Converts experience 3 situations, namely the situation to meet basic needs, social roles and psychological and physical pressure. Mualaf Center has made several social intervention efforts including, Counseling, Individual and Group Assistance. The support and interventions that have been carried out are able to provide changes to the social functioning of converts from difficulties in social functioning to increasing at risk social functioning. Keywords: Mualaf, social functioning, Social Work Intervention, religious conversion Tulisan ini dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap mualaf yang mengalami masalah kesejahteraan sosial. mualaf sangat rentan untuk jatuh ke dalam situasi disfungsi sosial. Pilihan mereka untuk berpindah agama, seringkali mengundang sikap sektarian, bullying, tindakan kekerasan atau bentuk ketidakadilan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi keberfungsian sosial para muallaf khususnya yang tergabung dalam Mualaf Center Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Untuk memperkaya hasil penelitian, dilakukan perbandingan terhadap kasus lain dengan konteks yang sama. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri dari pengurus MCY, Pendamping mualaf, dan mualaf. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik sebagai berikut: wawancara menggunakan life history, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis dengan melakukan tiga kegiatan; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam proses konversi ada beberapa kondisi yang dialami oleh Mualaf. Mualaf mengalami 3 situasi yang dihadapi yakni situasi untuk memenuhi kebutuhan dasar, peranan sosial dan tekanan psikis maupun fisik. Mualaf Center telah melakukan beberapa upaya intervensi sosial diantaranya yakni, Konseling, Pendampingan individu dan Kelompok. Dukungan dan intervensi yang telah dilakukan mampu memberikan perubahan pada keberfungsian sosial Mualaf dari kesulitan dalam berfungsi sosial (difficulties in social functioning) meningkat ke arah keberfungsian sosial berisiko (at risk social functioning). Kata Kunci: Mualaf, Keberfungsian Sosial, Intervensi Pekerjaan Sosial, Konversi Agam

    Efektivitas Komunikasi dalam Kebijakan Perkuliahan Jarak Jauh: Analisis isi Kualitatif Perkuliahan Daring di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga

    Get PDF
    Di tengah maraknya permasalahan Covid-19 yang terus melonjak, menyebabkan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menerapkan kebijakan perkuliahan jarak jauh secara virtual yang biasa disebut perkuliahan daring. Mengacu pada permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mencari dan memahami tingkat efektivitas komunikasi mahasiswa Fakultas Syari'ah dan Hukum dalam perkuliahan daring. Metode yang diterapkan dalam pengambilan data adalah angket yang telah dibuat melalui google form dengan menggunakan metode purposive sampling. Asumsi dari sampling yang telah didapatkan meliputi 44,9% responden kurang tahu dan hanya mengikuti kebijakan perkuliahan daring dari kampus. Sebanyak 92,2% responden sering menggunakan kelas online yang disediakan dosen untuk pembelajaran daring. dan Sebanyak 47,2% merasa kesulitan memahami pelajaran selama perkuliahan daring

    Komunikasi Kebijakan Publik dalam Implementasi Program e-Parking di Kota Medan

    Get PDF
    Penerapan tentang program E-Parking sejatinya dibentuk untuk menangani ketidakstabilan keamanan juru parkir di Kota Medan. Namun pada pelaksanaannya ditemukan adanya permasalahan terkait komunikasi yang terjalin antar stakeholders. Penelitian ini berujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi yang terjalin antar stakeholders dalam implementasi kebijakan program E-Parking di Kota Medan, adapun fenomena yang akan diteliti yaitu komunikasi yang dilakukan stakeholders dan implementasi program E-Parking di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukan komunikasi yang dilakukan Pemerintah Kota Medan berupa Sosialisasi Perencanaan E-Parking yang diikuti oleh perwakilan seluruh juru parkir di Kota Medan, workshop dan FGD, sedangkan para calon juru parking elektronik melakukan komunikasi dengan cara komunikasi secara langsung dan dalam bentuk diskusi tentang pelaksanaan penggunakan teknologi di Kota Medan. Kemudian komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Medan adalah dengan menawarkan program E-Parking dengan cara door to door kepada juru parkir jalanandan rapat koordinasi yang di hadiri oleh beberapa warga dan tokoh masyarakat. Namun pada pelaksanaannya terdapat beberapa kendala diantaranya: ketidakjelasan komunikasi yang dilakukan oleh salah satu stakeholders dalam mengkomunikasikan pelaksanaan program E-Parking yang menimbulkan mis-interpretasi, kemudian terdapat ketidaksinambungan antara pihak pemerintah dengan juru parkir lama. Adapun saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah: perlu adanya peningkatan kesadaran antar stakeholders dalam melakukan kerjasama diperlukan komunikasi yang intensif antar stakeholders agar meminimalisir perbedaan pemahaman dalam komunikasi yang dilakukan oleh para juru parkir dengan Pemerintah Kota Medan

    Intervensi Pekerjaan Sosial: Efektivitas Pemberdayaan disabilitas Tuli melalui Program Kewirausahaan

    Get PDF
    This study aims to describe the effectiveness of the Gertakin Institute's Intervention in empowering deaf disabilities through the entrepreneurial movement. This study is part of the program evaluation that has been carried out by Gertakin to encourage self-reliance in entrepreneurship. This study uses qualitative methods through observation and interview techniques. The subject of the informant in the study was a Deaf Disability who became a member and participated in the entrepreneurship program implemented by GERKATIN. The results of the study indicate that there are 3 important aspects in the effort to empower deaf people to encourage independence. Deaf people have the ability to make adjustments, have good quality work/products, and have job satisfaction because of the ability to self-actualize for entrepreneurship. This finding illustrates that opportunities, intervention efforts and empowerment of deaf persons are important in order to provide space for actualization so that social functioning and independence of deaf disabilities can be well maintained. Keywords: Social Work Intervention, deaf disability empowerment, social entrepreneurship   Studi ini bertujuan untuk mendiskripsikan tentang efektivitas Intervensi Lembaga Gertakin dalam melalukukan upaya pemberdayaan terhadap disabilitas tuli melalui gerakan kewirausahaan. Kajian ini bagian dari evaluasi program yang telah dilakukan Gertakin untuk mendorong kemandirian dalam berwirausaha.. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui teknik observasi dan wawancara. Subjek informan dalam penelitian adalah Disabilitas Tuli yang menjadi anggota dan mengikuti program kewirausahaan yang dilaksanakan oleh GERKATIN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  terdapat 3 aspek penting dalam upaya memberdayakan kaum disabilitas tuli untuk mendorong kemandirian. Para disabilitas tuli memiliki kemampuan dalam melakukan upaya penyesuaian diri, memiliki kualitas kerja/produk yang baik, dan memiliki kepuasan kerja karena kemampuan mengaktualisasi diri untuk berwirausaha. Temuan ini memberikan gambaran bahwa bahwa kesempatan, upaya intervensi dan pemberdayaan terhadap para disabilitas tuli penting dalam rangka memberikan ruang aktualisasi, sehingga keberfungsian sosial dan kemandirian disabilitas tuli bisa terjaga dengan baik. Kata Kunci: Intervensi Pekerjaan Sosial, pemberdayaan disabilitas tuli, kewirausahaan sosia

    Mengelola Citizen Journalist di Media NU Online

    Get PDF
    This research is a qualitative study that discusses how NU Online manages contributors as the backbone of Muslim-based community media in Indonesia. As an alternative media, NU Online has various limitations, including financial limitations so that the media is managed voluntarily. However, NU Online is quite productive, uploading 15-24 posts every day. This study used the interview method to the managing editor and contributors and then analyzed descriptively. The results showed that the implementation of George R. Terry’s management aspects, namely planning, organizing, actuating, and controlling properly, made this media an active and productive community media.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang membahas bagaimana NU Online mengelola kontributor sebagai tulang punggung media komunitas berbasis agama Islam di Indonesia. Sebagai sebuah media alternatif, NU Online memiliki berbagai keterbatasan, di antaranya keterbatasan finansial sehingga media tersebut dikelola secara volunteery. Meski demikian NU Online terbilang cukup produktif dengan mengunggah 15-24 tulisan setiap harinya. Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada redaktur pelaksana dan kontributor kemudian dianalisis secara deskirptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aspek manajemen George R. Terry, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling dengan baik membuat media ini bisa menjadi media komunitas yang aktif dan produktif

    IMPLEMENTASI MODEL PSIKOTERAPI AL-MAKKI SEBAGAI INTERVENSI KONSELING DALAM MEREDUKSI ACADEMIC ANXIETY PADA MAHASISWA SEMESTER X DI UNIVERSITAS UIN ANTASARI BANJARMASIN

    No full text
    AbstractThis study aims to discuss al-Makki's Psychotherapy model which is used or implemented as an intervention to reduce academic anxiety in students. The al-Makki Psychotherapy model (MPM) is based on the Islamic Psychotherapy Method based on Maqamat al-Makki. When Suqamat Sufism can restore the human soul, then this model was initiated as a therapy. This study used descriptive qualitative method. The results show the first finding, the al-Makki psychotherapy model is effective in reducing academic anxiety. Success occurred in SP and Ns subjects. While the findings of the two models of al-Makki psychotherapy are not effective in reducing academic anxiety in FH and AS subjects due to menstrual factors. The conclusion is the al-Makki psychotherapy model (PMP) as a counseling intervention that can free academic intelligence (academic anxiety). The success of therapy if step by step is actually applied. Stages of the al-Makki psychotherapy model there are 9 stages which are then grouped again into 4 ranks. The first rank is repentance that is applied to remembrance of forgiveness, patience is applied by praying, and gratitude is applied by evidence through the heart, oral, and limbs (actions). The second rank, ar-roja is applied by prayer, al-khouf is applied by muroqobah (feeling supervised by Allah SWT), and zuhud is applied by bringing things in vain. Third rank, resignation is applied to tafakkur, and ar-Rida is applied to Husnuzhan. Rank Four, al-Mahabbah is applied by the musyaadah in the form of devotion and sacrifice. From the results and conclusions, al-Makki's psychotherapy model is important to be developed so that it can be used to help reduce all forms of anxiety.Keywords: Academic Anxiety. Al-Makki Psychotherapy Model. Counseling.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membahas model Psikoterapi al-Makki yang digunakan atau diimplementasikan sebagai intervensi untuk mengurangi kecemasan akademik pada mahasiswa. Model Psikoterapi al-Makki (MPM) didasarkan pada Metode Psikoterapi Islam berdasarkan Maqamat al-Makki. Ketika tasawuf Maqamat dapat memulihkan jiwa manusia, maka model ini diinisiasi sebagai terapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasilnya menunjukkan temuan pertama, model psikoterapi al-Makki efektif dalam mengurangi kecemasan akademik. Keberhasilan terjadi pada mata pelajaran SP dan Ns. Sementara temuan dari dua model psikoterapi al-Makki tidak efektif dalam mengurangi kecemasan akademik pada subjek FH dan AS karena faktor menstruasi. Kesimpulannya adalah model psikoterapi al-Makki (PMP) sebagai intervensi konseling yang dapat membebaskan kecerdasan akademik (kecemasan akademik). Keberhasilan terapi jika langkah demi langkah sebenarnya diterapkan. Tahapan dari model psikoterapi al-Makki ada 9 tahap yang kemudian dikelompokkan lagi menjadi 4 peringkat. Peringkat pertama adalah pertobatan yang diterapkan pada pengingatan pengampunan, kesabaran diterapkan dengan melakukan doa, dan syukur diterapkan dengan bukti melalui hati, lisan, dan anggota badan (tindakan). Peringkat kedua, ar-roja diterapkan dengan sholat, al-khouf diterapkan dengan muroqobah (merasa diawasi oleh Allah SWT), dan zuhud diterapkan dengan membawa hal-hal sia-sia. Peringkat ketiga, pengunduran diri diterapkan pada tafakkur, dan ar-Rida diterapkan pada Husnuzhan. Peringkat Empat, al-Mahabbah diterapkan dengan musyahadah pada bentuk pengabdian dan pengorbanan. Dari hasil dan kesimpulan, model psikoterapi al-Makki penting untuk dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk membantu mengurangi semua bentuk kecemasan.Kata kunci: Kecemasan Akademik. Konseling. Model Psikoterapi Al-Makki

    Front Matter

    No full text

    BEST PRACTICE IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT. Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko)

    No full text
     Social welfare can be achieved with cross-sectoral sectors,  covering the state, civil society, and the private sector (corporates). The private sector can help bring about social welfare through corporate social responsibility. Corporate Social Responsibility (CSR) as an empowerment development program. PT. Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, and Ratu Boko are one of the companies that handle CSR activities by uniting the partnership and community development program which is called by the term Program Kemintraan dan Bina Lingkungan (PKBL) and to be top CSR in the tourism category in 2018. This fact is researched to get the best practices of corporate responsibility social all this time. Using a descriptive qualitative research method, the study found a good implementation that is undoubtedly the three bottom-line effects in implementing CSR lead by PT. TWC. Keywords: CSR, Best Practices, Triple Bottom Line Effect

    MEMBANGUN KETAHANAN SOSIAL KELUARGA DALAM KEBERAGAMAN

    Get PDF
    Indonesia is a very diverse country. Diversity is reflected in many ways, ranging from ethnicity, religion, race, and culture. Indonesia's diversity starts with the diversity of individuals in the family, a diversity that cannot be denied. With diversity will make it rich for a nation, especially Indonesia, but there will likely be conflicts within the community due to the diversity that exists. Social security becomes important for a family to be able to stay and be able to solve the problems faced. The family sphere is very important as the spearhead in building social resilience in diversity. The family must be able to maintain and create social harmony, social empathy, and imbalance and non-conducive family members. Through it, social security can be realized well.Keywords: social resilience, family function, diversit

    Muhammadiyah Senior Care : Innovations and Strategies For Social Services The Elderly In Yogyakarta

    Get PDF
    This study discusses Muhammadiyah Senior Care as an idea and innovation in social services. This model is part of the new characteristics in social service activities for the elderly. This in-depth study was carried out using a qualitative research approach with a descriptive type. Observations, interviews, and documentation that have been carried out are processed and analyzed by reducing data, displaying, and drawing conclusions. The results of this study indicate that Muhammadiyah Senior Care presents 3 steps of social services in the form of religious services, health services, and economic empowerment services. These three services are innovations as well as advocacy for the community to encourage increased social welfare.Keywords: Social Service, Elderly, Muhammadiyah, Empowerment, social advocac

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇