UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    Gerakan Protes Digital Para Suporter Sleman

    Get PDF
    Artikel ini mengelaborasi gerakan protes secara digital yang dilakukan para suporter Sleman dengan memanfaatkan media sosial terhadap penangkapan salah satu suporternya. Para warganet kemudian berjejaring dengan para aktor media sosial seperti buzzer dan influencer untuk membangun partisipasi digital melalui postingan dan komentar. Dengan memanfaatkan trending topik Twitter, para warganet berhasil membangun dukungan di media sosial untuk memberikan dukungan dengan tagar (hashtag) #BebaskanYudhiAtauBoikot. Aksi protes digital ini telah berhasil membangun aktivisme digital dalam kerangka partisipasi digital. Kekuatan tagar yang ada di trending topik twitter bisa ikut memperkuat sebuah isu menjadi opini publik meskipun isu tersebut hanya berasal dari daerah seperti Sleman. Artikel ini berpendapat bahwa tagar Twitter yang bisa mencapai trending topik bisa sebagai bagian protes digital dan saluran aspirasi warganet dalam langgam demokrasi digital.   

    QUARTER LIFE CRISIS: BENTUK KEGAGALAN EGO MEREALISASIKAN SUPEREGO DI MASA DEWASA AWAL

    Get PDF
    AbstractThis research aims to find out the form of the ego failure to actualize superego in people that experienced quarter-life crisis.  No researcher has yet tried to reveal the cause of the emergence of quarter-life crisis reactions judging by the failure of individuals to fulfill the superego's drive for early adult tasks. This study uses a systematic review method: meta-synthesis with constant comparison analysis. The results showed that from 27 previous research results concluded that quarter-life crisis arises because the ego in early adulthood fails to fulfill the superego of tasks in early adulthood, which if successfully fulfilled does not give rise to quarter-life crisis reactions as bad feelings or conditions. To avoid unpleasant feelings, people have to push the id as Freud explained and try to realize the superego based on logical dan realistic considerations from the ego.Keywords: quarter-life crisis, ego,superego, early adulthood. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kegagalan ego dalam mengaktualisasikan superego pada individu yang mengalami quarter-life crisis. Belum ada peneliti yang mencoba mengungkap penyebab munculnya reaksi quarter-life crisis dilihat dari kegagalan individu memenuhi dorongan superego terhadap tugas-tugas dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode systematic review: meta-sintesis dengan analisis constant comparison. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 27 hasil penelitian sebelumnya disimpulkan bahwa quarter-life crisis muncul karena ego pada masa dewasa awal gagal memenuhi tuntutan superego atas tugas-tugas di masa dewasa awal, yang mana ketika berhasil dipenuhi tidak akan menimbulkan reaksi quarter-life crisis sebagai perasaan atau kondisi buruk. Untuk menghindari perasaan yang tidak menyenangkan, orang harus mendorong id seperti yang dijelaskan Freud dan berusaha mewujudkan superego berdasarkan pertimbangan logis dan realistis dari ego. Keywords: quarter-life crisis, ego,superego, dewasa awal

    PARENT INVOLVEMENT IN EARLY CHILDREN'S LEARNING GUIDANCE DURING PANDEMIC

    Get PDF
    AbstractGuiding learning in early childhood during a pandemic is very different from adults because children are not yet independent and still need parental assistance and guidance. Parental involvement is a key part of the success of a child's learning process. This study aims to determine the level of achievement of parental involvement in learning guidance children during the pandemic. The research method used is descriptive quantitative with descriptive statistical analysis and data collection using interviews, documentation and questionnaires on parental involvement in early childhood learning guidance. The population of this study were parents of Darussalam Plus Kindergarten students totaling 94 people. The results showed that. Parental involvement in child learning guidance is good as evidenced by parental involvement in the provision of facilities and infrastructure 74%, supervision of learning at home 70%, communicating with schools 67%, encouraging the study of religious knowledge 68% and quite good in providing motivation as much as 46%. Factors supporting success include the availability of preventive and curative efforts from schools. Keywords: Parental involvement, learning guidance, pandemic AbstrakMembimbing belajar pada anak usia dini pada masa pandemi  sangatlah berbeda dengan orang dewasa, karena anak anak belum mandiri dan masih membutuhkan pendampingan dan bimbingan orang tua. Keterlibatan orang tua menjadi bagian kunci sukses keberhasilan proses belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tingkat pencapaian keterlibatan orang tua dalam bimbingan belajar anak pada masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif dan pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan angket keterlibatan orang tua dalam bimbingan belajar anak usia dini. Populasi penelitian ini adalah orang tua murid TK Darussalam Plus berjumlah 94 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. keterlibatan orang tua dalam bimbingan belajar anak adalah baik dibuktikan dengan partisipasi keterlibatan orang tua dalam penyediaan sarana dan prasarana 74 %, pengawasan pembelajaran di rumah 70%,  melakukan  komunikasi dengan sekolah 67 % , mendorong belajar ilmu agama 68%  dan cukup baik dalam pemberian motivasi sebanyak 46 %. Faktor pendukung keberhasilan antara lain tersedia upaya preventif dan kuratif dari sekolah. Kata kunci: Keterlibatan orang tua, bimbingan belajar, pandem

    Dakwah Islam Kontemporer Kajian Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi

    Get PDF
    This study aims to exlpore the concept of da'wah, the essence of da'wah, the nature of da'wah used by al-Fârûqî in the Muslim world community and non-Muslims, which is expected to be used to reorganize the people who being complacent with an individualistic lifestyle. Meanwhile, to discuss and analyze data from the literature study, the authors use the historical method. This means that it is necessary to view data as part of community development rather than isolated facts. This study found that Ismâ'îl Râjî al-Fârûqî's da'wah thinking tends to be communitarian. This can be proven by the Islamization of science which he believes is an effort to establish an Islamic world community. In addition, the da'wah carried out to Muslims is aimed at directing the actual path, while the da'wah carried out to non-Muslims is to invite them to join as people who are pursuing the true pattern of divinity. From the study of Islamic Da'wah Thought of Ismâ'îl Râjî al-Fârûqî, it found the formula for Contemporary Islamic da'wah, namely rational da'wah, universal, and does not divide the area of da'wah. Keywords: Islamic da’wah, Contemporary Kajian terhadap Dakwah Islam kontemporer Pemikiran Ismâ'îl Râjî al-Fârûqî ini bertujuan untuk mengetahui konsep dakwah, intisari dakwah,  hakikat dakwah yang dipakai al-Fârûqî dalam masyarakat dunia Islam dan umat non-Islam, yang tentunya diharapkan dapat dipergunakan untuk menata kembali umat yang sedang terlena dengan gaya hidup individualistik. Sedangkan untuk membahas dan menganalisis data dari studi kepustakaan, maka penulis menggunakan metode sejarah. Ini berarti perlu memandang data sebagai bagian dari pembangunan masyarakat daripada fakta-fakta yang terisolir. Kajian ini telah menemukan bahwa pemikiran dakwah Ismâ'îl Râjî al-Fârûqî cenderung komunitarian. Hal ini dapat dibuktikan dengan program Islamisasi ilmu pengetahuan yang diyakininya sebagai upaya pembentukan masyarakat dunia Islam. Selain itu, dakwah yang dilakukan kepada Muslim adalah bertujuan untuk mengarahkan ke jalan aktual, sedangkan dakwah yang dilakukan kepada non-Muslim adalah mengajak bergabung sebagai orang yang mengejar pola ketuhanan yang benar. Dari kajian Pemikiran Dakwah Islam Ismâ'îl Râjî al-Fârûqî, maka dapat ditemukan formula dakwah Islam Kontemporer, yaitu dakwah yang rasional, universal, dan tidak mensekat-sekat wilayah dakwah. Kata Kunci: Da’wah Islam, Kontempore

    Ketahanan Keluarga dan Pemberdayaan Perempuan di tengah Pandemi COVID-19: Studi Inovasi Kebijakan Bela-Beli Kulon Progo di Padukuhan Gegunung

    No full text
    Studi ini mengeksplorasi ketahanan keluarga dan pemberdayaan perempuan di tengah COVID-19. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa program PanganKu yang diinisiasi oleh Pemerintah Kulon Progo melalui pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) telah membentuk ketahanan keluarga bagi masyarakat Padukuhan Gegunung, Kalurahan Sendangsari, untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga di tengah kebijakan pembatasan mobilitas. Ternyata, apa yang selama ini dianggap stereotip, perempuan justru menjadi penopang ketahanan keluarga dalam membentuk kembali subkultur baru sebagai penopang pendapatan ekonomi, ketahanan pangan, harmonisasi sosial, dan kemudahan akses kesehatan. Ini menepis anggapan bahwa perempuan kurang mampu memaksimalkan potensi apabila didorong ke arah perubahan sosial yang lebih kompetitif. Temuan ini menyoroti isu penting tentang optimalisasi unit terkecil dalam pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan perempuan untuk menopang ketahanan keluarga dan inovasi kebijakan yang implementatif.This study explores at understanding phenomena of family resilience and women’s empowerment amidst COVID-19. By applying a qualitative method and case study approach, it finds that the PanganKu program initiated by the Kulon Progo Regency through the assistance of the Women Farmer Group (Kelompok Wanita Tani/KWT) has formed family resilience for the people of Gegunung in Sendangsari countryside, to meet the basic needs of families amid the mobility restriction policy. In fact, there has been considered a stereotype so far, women have actually become the pillars of family resilience in reshaping a new subculture as a support for economic income, food security, social harmonization, and access to health easily. This dispels the notion that women are less able to maximize their potential when pushed towards more competitive social change. This finding highlights the important issue of optimizing the smallest unit in community development through the involvement of women to support family resilience and implementing policy innovation

    Front Matter

    No full text

    Peran Sosial Media Pada Gerakan Protes Massa Aksi dan Demokrasi Baru di Era Milenial

    Get PDF
    Tulisan ini mengkaji peran sosial media yang menjadi sarana untuk memunculkan protes melalui hashtag dan memobilisasi massa aksi baik secara online maupun secara langsung. Tulisan ini juga ingin melihat bagaimana sosial media menjadi bentuk dari demokrasi baru di era milenial. Saat ini, sosial media yang menjadi bagian dari new media tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, melainkan juga menjadi salah satu sarana untuk melancarkan protes massa aksi dan bahkan memobilisasi gerakan massa. Fokus dari penelitian ini adalah melihat bagaimana sosial media berperan dalam menggerakkan protes massal di Indonesia. Penelitian juga ingin mengkaji apakah sosial media saat ini adalah bentuk dari demokrasi baru di era milenial. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sosial media berperan penting dalam memobilisasi gerakan protes di sosial media seperti munculnya hashtag-hasthtag #AksiBelaIslam #Gejayan Memanggil, #MosiTidakPercaya, #SurabayaMenggugat dan #BengawanMelawan. Gerakan protes di media sosial ini tidak hanya trending di media sosial namun juga memunculkan gerakan protes massa aksi langsung di beberapa daerah. Sosial media juga menjadi representasi dari demokrasi baru di era milenial ini karena banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk melakukan protes atas kebijakan politik pemerintah

    PERAN LAYANAN KHUSUS BIMBINGAN KONSELING PADA MASA PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SMPIT LHI BANGUNTPAN

    Get PDF
    Abstract The COVID-19 pandemic has caused school closures in almost all parts of Indonesia and schools carry out distance learning activities or PJJ. From the PJJ process, it was found that the obstacles faced were students, teachers and parents. The role of counseling guidance during the pandemic is needed to assist teachers, students and parents in maintaining their wellbeing during the PJJ process. The aim of this research is to explore the role of special counseling guidance services during the distance learning at SMPIT LHI. This research is a case study conducted at SMPIT LHI with data collection using interviews and documentation. Interviews were conducted with BK teachers and the deputy head of student affairs. The researcher used field data analysis techniques with Miles and Huberman models. The validity of the data used triangulation of techniques and sources. The conclusion of the study is that SMPIT LHI provides counseling services to students, teachers, and parents both bravely with various platforms as well as face-to-face and home visits. Keywords: distance learning, wellbeing, counseling services. Abstrak Pandemi covid 19 menyebabkan penutupan sekolah hampir di seluruh wilayah Indonesia dan sekolah melaksanakan aktivitas pembelajaran secara jarak jauh (PJJ). Dari proses PJJ ditemukan kendala yang dihadapi baik itu siswa, guru maupun orang tua. Peran bimbingan konseling di masa pandemi dibutuhkan untuk membantu guru, siswa dan orang tua dalam menjaga kesejahteraan (wellbeing) mereka selama proses PJJ berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana peran BK dalam pelayanan konseling selama PJJ di SMPIT LHI. Penelitian ini merupakan penelitian study kasus yang dilakukan di SMPIT LHI dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada guru BK dan wakil kepala bidang kesiswaan. Analisa data menggunakan teknik analisis data lapangan dengan model Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Kesimpulan penelitian bahwa SMPIT LHI melakukan layanan konseling kepada siswa, guru, maupun orang tua baik secara daring dengan berbagai platform maupun secara tatap muka dan home visit. Kata Kunci: pembelajaran jarak jauh (PJJ), wellbeing, layanan BK

    KONSELING INDIVIDU (COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY) UNTUK MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE MOBILE LEGEND

    Get PDF
    This study is intended to describe descriptively the implementation of individual counseling services through the Cognitive Behavior Therapy approach in reducing addiction to mobile legend games at SMP Negeri 12 Cirebon City. This research method is qualitative with case study type. The data were collected using participant observation techniques, personal interviews, and documentation from students' personal notes, the value of learning outcomes for one semester and individual counseling reports, where after the data was obtained, it was analyzed by means of data reduction analysis, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of this study, that a subject named Ando experienced dependence or addiction to online games due to communication factors with parents, social interaction with friends and curiosity about mobile legends. Meanwhile, Ilham is more addicted to mobile legends than Ando, which is 15-18 hours per day. The service provided by the BK teacher is individual counseling through a CBT approach that is centered on improving the subject's mindset which is expected to be more useful and positive in all of its activities

    PELAKSANAAN PROGRAM DUKUNGAN PSIKOSOSIAL MELALUI PSYCHOLOGICAL FIRST AID (PFA) OLEH RELAWAN BENCANA ERUPSI SEMERU KABUPATEN LUMAJANG

    Get PDF
    The Semeru mountain eruption disaster that occurred in Lumajang Regency which occurred on December 4, 2021 left many sorrows including loss of property, relatives, and prolonged trauma. Therefore, volunteers are present to provide support to disaster victims with various forms of assistance such as evacuation assistance, logistics, warm posts, free laundry and psychosocial support. Currently, psychosocial support programs appear in the form of Psychological First Aid (PFA). Based on this, this study focuses on seeing how the implementation of psychosocial support programs through PFA by volunteers of the mount semeru eruption disaster in Lumajang regency. The research methods in this study use descriptive qualitative research using data collection through interviews and documentation studies. Based on the results of the study, it can be concluded that there are eight components of PFA implementation that have been implemented by volunteers, namely (1) contact and involvement; (2) safety and comfort; (3) stabilization; (4) information collection: needs and concerns (5)  practical assistance; (6) relationship with social support; (7) information about coping; and (8) interrelationships with collaborative services.  And there are obstacles felt by volunteers are related to adaptation to language, because volunteers are usually brought from different regions so that different languages are also different. Keywords: Psychosocial Support, Volunteers, Semeru Eruption

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇