Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
Not a member yet
    2054 research outputs found

    Zero Waste Campaign Through Training in Candle Making from Used Cooking Oil

    No full text
    Waste has become a pressing global issue that requires serious attention, including in Indonesia. Household waste management remains a major challenge, and one type of waste that is often overlooked is used cooking oil. Frequently perceived as worthless waste, used cooking oil is usually discarded without further consideration. However, improper disposal of used cooking oil can cause significant negative impacts on the environment. In response to this issue, an initiative was carried out to not only reduce waste but also provide creative and sustainable solutions. The program aimed to raise public awareness about individual responsibility in managing waste while equipping participants with practical skills to process it. The approach adopted was Participatory Action Research (PAR), which emphasizes community empowerment to address practical needs, solve local problems, develop knowledge, embrace diversity, and facilitate social change. The training generated strong enthusiasm from community members, including children who actively participated in practicing how to process used cooking oil waste under guidance. Through this activity, participants gained valuable new skills in processing used cooking oil, skills that enable them to reuse the oil in more environmentally friendly ways or even develop it into a potential business opportunity

    Pengaruh Layanan Informasi dalam Mengatasi Perilaku Bullying di Sekolah

    Get PDF
    Bullying merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang yang berdampak serius terhadap perkembangan psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dalam menurunkan perilaku bullying di sekolah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 42 siswa kelas VII, terdiri dari kelompok eksperimen (20 siswa) dan kelompok kontrol (22 siswa). Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku bullying yang dikembangkan berdasarkan jenis-jenis bullying: verbal, fisik, relasional, dan siber. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya penurunan signifikan skor perilaku bullying pada kelompok eksperimen (p = 0,000). Sebaliknya, kelompok kontrol mengalami peningkatan. Temuan ini membuktikan bahwa layanan informasi efektif dalam menurunkan perilaku bullying di sekolah dan dapat dijadikan sebagai program preventif dalam layanan bimbingan dan konseling.Bullying merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang yang berdampak serius terhadap perkembangan psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dalam menurunkan perilaku bullying di sekolah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 42 siswa kelas VII, terdiri dari kelompok eksperimen (20 siswa) dan kelompok kontrol (22 siswa). Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku bullying yang dikembangkan berdasarkan jenis-jenis bullying: verbal, fisik, relasional, dan siber. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya penurunan signifikan skor perilaku bullying pada kelompok eksperimen (p = 0,000). Sebaliknya, kelompok kontrol mengalami peningkatan. Temuan ini membuktikan bahwa layanan informasi efektif dalam menurunkan perilaku bullying di sekolah dan dapat dijadikan sebagai program preventif dalam layanan bimbingan dan konseling

    FRAGMENTASI POLITIK REPOSISI PARTAI DALAM PENCARIAN FORMAT IDEAL PASCA REFORMASI

    Get PDF
    The Indonesian party system post-reform is expected to become a pillar of substantive democracy; however, in practice, it faces various serious problems such as extreme multi-party fragmentation, elite oligarchic domination, ideological erosion, and weak internal democracy. As a result, political parties fail to perform their functions of representation, political education, and cadre development, leading to a legitimacy crisis and weakening government effectiveness. Although various studies have identified these issues, there remains a gap in formulating a new comprehensive party system format that not only addresses structural and ideological problems but is also compatible with Indonesia\u27s presidential system. This research aims to examine the dynamics and challenges of political parties post-reform and to formulate an ideal party system format that aligns with the principles of substantive democracy. Through a qualitative-descriptive approach and literature study, the research findings indicate that institutional reform, ideological strengthening, funding transparency, and internal party democratization are the main prerequisites. Thus, the party system can be repositioned as the foundation of democracy, rather than merely an elite power struggle tool.Sistem kepartaian Indonesia pasca-reformasi diharapkan menjadi pilar demokrasi yang substantif, namun dalam praktiknya justru mengalami berbagai masalah serius seperti fragmentasi multipartai ekstrem, dominasi oligarki elite, erosi ideologi, dan lemahnya demokrasi internal. Akibatnya, partai politik gagal menjalankan fungsi representasi, pendidikan politik, dan kaderisasi, sehingga menimbulkan krisis legitimasi dan melemahkan efektivitas pemerintahan. Meskipun berbagai studi telah mengidentifikasi masalah-masalah ini, masih terdapat kesenjangan dalam merumuskan format sistem kepartaian baru yang komprehensif, yang tidak hanya mengatasi masalah struktural dan ideologis tetapi juga kompatibel dengan sistem presidensial Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika dan tantangan partai politik pasca-reformasi serta merumuskan format ideal sistem kepartaian yang sesuai dengan prinsip demokrasi substantif. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi kelembagaan, penguatan ideologi, transparansi pendanaan, dan demokratisasi internal partai menjadi prasyarat utama. Dengan demikian, sistem kepartaian dapat direposisi sebagai fondasi demokrasi, bukan sekadar alat perebutan kekuasaan elite

    Peran Duta Generasi Berencana (GenRe) dalam Mencegah Pernikahan Dini: Analisis Sosiologis di Kota Blitar

    Get PDF
    Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang masih terjadi di Kota Blitar dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan remaja. BKKBN merancang program GenRe untuk menekan angka pernikahan dini dengan melibatkan Duta GenRe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Duta GenRe Kota Blitar dalam mencegah pernikahan dini serta menganalisis fungsinya berdasarkan teori fungsional Robert K. Merton. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Duta GenRe Kota Blitar berperan sebagai humas, panutan, konselor sebaya, dan motivator dalam pencegahan pernikahan dini. Fungsi nyata, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap risiko pernikahan dini melalui kegiatan sosialisasi dan komitmen Duta GenRe untuk tidak melakukan pernikahan dini. Fungsi laten, menumbuhkan rasa ingin tahu dan minat belajar secara mandiri pada peserta dan pada Duta GenRe tumbuhnya peningkatan kepercayaan diri, keterampilan berbicara di depan umum, kemampuan membangun jejaring sosial, serta kemampuan dalam hal grooming dan penampilan diri

    Peran Konseling Pra-Nikah Di KUA Dalam Membentuk Ketahanan Keluarga Pada KUA Garum

    Get PDF
    Ketahanan keluarga merupakan konsep penting dalam masyarakat yang menggambarkan kemampuan keluarga untuk bertahan dan bangkit kembali dari tantangan hidup yang penuh tekanan. Ketahanan keluarga tidak hanya dipandang sebagai kemampuan individu, tetapi juga sebagai proses sistemik yang melibatkan interaksi dalam konteks ekologi dan perkembangan. Dalam konteks sosial yang lebih luas, ketahanan keluarga juga dipengaruhi oleh kelas sosial dan etnisitas, yang dapat mempengaruhi cara keluarga menghadapi perubahan dan situasi krisis. Kantor Urusan Agama (KUA) memainkan peran penting dalam memberikan pelayanan pernikahan dan konseling pra-nikah yang bertujuan untuk membentuk ketahanan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran dan fungsi konseling pra-nikah dalam membentuk ketahanan keluarga. Metode penelitian ini adalah kualtitatif deskriptif dengan tektnik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa konseling pra-nikah berperan dalam membentuk ketahanan keluarga dengan memberikan pemahaman seperti apa kehidupan rumah tangga. Konseling pra-nikah telah berhasil membentuk ketahanan keluarga dengan hasil menurunnya angka perceraian secara bertahap

    An Analysis of SK PBB-P2 Service Procedures within the Framework of Regional Tax Regulations at the Surabaya City Revenue Departmen

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian prosedur pelayanan penerbitan Surat Ketetapan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SK PBB-P2) oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya dengan kerangka regulasi perpajakan dan asas hukum pelayanan publik. Meskipun Bapenda belum memiliki dokumen resmi berupa Standar Pelayanan dan Prosedur Operasional Standar (SOP) yang telah disahkan, namun pelayanan tetap berjalan dengan berpedoman pada Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 33 Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan data primer diperoleh dari wawancara mendalam dan observasi partisipatif, serta data sekunder dari dokumen dan regulasi internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pelayanan mulai dari pendaftaran objek baru sampai dengan pembatalan SK PBB telah berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan asas tata kelola pemerintahan yang baik seperti kepastian hukum, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi. Meskipun belum memiliki SOP formal, namun pelaksanaan teknis di lapangan telah mengadopsi praktik yang legal dan akuntabel. Hal ini mencerminkan budaya kerja yang berorientasi pada kepatuhan hukum di lingkungan Bapenda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan SK PBB-P2 di Surabaya telah memenuhi standar normatif dan menjadi landasan yang kuat dalam optimalisasi layanan pajak daerah. Implikasinya, formalisasi SOP dan peningkatan sosialisasi prosedur kepada masyarakat merupakan langkah penting untuk memperkuat layanan pajak daerah

    Efforts to Improve Public Speaking Skills Through Speech Practice Methods for Elementary School Students 2 Sumberingin

    No full text
    Public speaking is a crucial skill that should be developed from an early age.  At State Elementary School 2 Sumberingin, this skill is underdeveloped, evident in the low participation of students during presentations or class speaking activities.  This community service activity aimed to enhance students\u27 public speaking abilities through a gradual and structured speech training method. The activity involved speech training encompassing the basic theory of public speaking, speaking practice, and student performance evaluation. A participatory approach was employed, actively involving students and teachers over two weeks.  The results showed a significant improvement in student confidence, their ability to write speeches, and their skills in expressively delivering speeches in public.  The activity received a positive response from the school and is expected to become a regular program

    Pengembangan Media Pembelajaran CENDANI Berbasis Aplikasi SAC pada Materi Asmaul Husna Kelas IV SD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Android bernama CENDANI sebagai solusi atas permasalahan pembelajaran Asmaul Husna di sekolah dasar yang masih banyak disampaikan secara konvensional tanpa media pendukung yang menarik, sehingga menyebabkan rendahnya minat dan pemahaman siswa. Pengembangan dilakukan menggunakan metode penelitian DnD dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan validasi ahli. Hasil validasi ahli materi menunjukkan kelayakan sebesar 98% dan ahli media sebesar 100%. Uji coba terhadap siswa menunjukkan bahwa aplikasi CENDANI mampu meningkatkan aktivitas belajar dengan hasil observasi mencapai 97%. Evaluasi melalui angket juga menunjukkan respons sangat positif, dengan nilai rata-rata 56 dari skala 60 dan persentase 93,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran CENDANI sangat efektif, layak digunakan, dan mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Asmaul Husna. Aplikasi ini dapat menjadi alternatif pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung tujuan pendidikan agama di sekolah dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Android bernama CENDANI sebagai solusi atas permasalahan pembelajaran Asmaul Husna di sekolah dasar yang masih banyak disampaikan secara konvensional tanpa media pendukung yang menarik, sehingga menyebabkan rendahnya minat dan pemahaman siswa. Pengembangan dilakukan menggunakan metode penelitian DnD dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan validasi ahli. Hasil validasi ahli materi menunjukkan kelayakan sebesar 98% dan ahli media sebesar 100%. Uji coba terhadap siswa menunjukkan bahwa aplikasi CENDANI mampu meningkatkan aktivitas belajar dengan hasil observasi mencapai 97%. Evaluasi melalui angket juga menunjukkan respons sangat positif, dengan nilai rata-rata 56 dari skala 60 dan persentase 93,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran CENDANI sangat efektif, layak digunakan, dan mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Asmaul Husna. Aplikasi ini dapat menjadi alternatif pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung tujuan pendidikan agama di sekolah dasar

    IMPLEMENTASI PEMILAH BARANG PAKET EKSPEDISI MENGGUNAKAN QRCODE DENGAN ESP32 YANG TERINTEGRASI DENGAN GOOGLE SPREADSHEET UNTUK MANAJEMEN DATA

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi telah mempercepat proses transformasi digital di sektor logistik. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah proses sortir paket yang masih banyak dilakukan secara manual, sehingga rawan terjadi kesalahan manusia, keterlambatan, dan inefisiensi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem pemilah paket berbasis teknologi QRCode dengan menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem ini terintegrasi langsung dengan Google Spreadsheet, sehingga seluruh data hasil pemilahan secara otomatis tercatat di cloud dan dapat dipantau secara real-time. Implementasi dilakukan di Kota Blitar dengan skenario pengujian berdasarkan kode pos untuk mensimulasikan tujuan pengiriman yang sebenarnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi pemindaian lebih dari 95% dan konektivitas dengan Google Spreadsheet yang stabil. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan kecepatan sortir, akurasi pencatatan data, dan efisiensi operasional, sehingga memberikan dukungan nyata bagi manajemen logistik di tingkat lokal

    PENERAPAN TEKNIK PROBLEM SOLVING MELALUI VIDEO UNTUK MENINGKATKAN SELF MANAGEMENT SISWA SMP

    No full text
    Perkembangan media teknologi yang berkembang pesat memiliki peran yang sangat penting terhadap dunia pendidikan sebagai pendukung dalam proses pembelajaran. Belajar merupakan kegiatan yang paling pokok dalam proses pendidikan disekolah. Ini berarti bahwa berhasil tidaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung pada proses belajar. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar diantaranya self management siswa yang kurang baik. Oleh sebab itu perlu diberikan strategi yang dirancang khusus yaitu dengan menerapkan media video dengan untuk meningkatkan self management siswa SMP dengan menggunakan metode problem solving. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan.  Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui kondisi empiris penerapan teknik problem solving dan self management siswa SMP, (2) Merumuskan teknik problem solving menggunakan video   untuk meningkatkan self management siswa SMP, (3) Mengetahui keefektifan teknik problem solving menggunakan video untuk meningkatkan self manajement siswa SMP. Tahap-tahap penelitian ini adalah (1) kajian lapangan, (2) kajian teoretis, (3) penyusunan model hipotetik, (4) uji ahli, (5) perbaikan metode, (6) uji coba terbatas, (7) revisi dan perbaikan metode. Subyek penelitiannya adalah 10 siswa kelas VII di SMPN 1 Ngunut yang ditentukan secara purposive random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan rumus Wilcoxon. Simpulan akhir dari penelitian ini adalah teknik problem solving menggunakan video terbukti efektif meningkatkan self management. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0.005 < 0.05 yang berarti signifikan meningkatkan self management. Model ini berimplikasi terhadap upaya-upaya peningkatan self management. Untuk itu disarankan kepada konselor sebagai praktisi di lapangan menggunakan teknik problem solving menggunakan media video untuk meningkatkan self management. Kata Kunci: problem solving, self management, media vide

    1,646

    full texts

    2,054

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇