Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
Not a member yet
2054 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR NAHWU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK
Abstrak
Nahwu adalah pelajaran yang berhubungan dengan kata, keterangan serta fungsinya dalam sebuah kalimat. Nahwu bukanlah bahasa, tetapi sebuah kaidah atau aturan yang akan mempermudah pembelajaran bahasa. Madrasah diniyah At Tahdzibiyyah adalah salah satu madrasah diniyah di Kota Malang Jawa Timur. Madrasah diniyah ini menyatu dengan Lembaga Tinggi Pesantren Luhur. Peneliti mengamati banyak santri putri yang yang merasa kesulitan ketika mempelajari Nahwu. Sebagian santri putri merasa kesulitan ketika belajar nahwu dengan buku yang biasa digunakan. Karena buku tersebut menggunakan bahasa arab secara mutlak. Maka peneliti ingin mengembangkan buku ajar nahwu dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan dengan menggunakan langkah-langkah borg and Goll. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif yang dikumpulkan dengan cara wawancara, angket dan tes. Adapun hasilnya adalah : 1. Proses pengembangan bahan ajar dimulai dengan analisis kesalahan, perencanaan, dan pengembangan materi. Setelah itu diujikan ke ahli untuk mengetahui kebenarannya, kemudian di ujikan kepada 5 santri putri setelah itu perbaikan produk. Setelah itu diujikan kepada seluruh santri, perbaikan produk. Kemudian pre test, produk diterapkan dan post test. Materi yang dikembagkan terdiri dari 3 bab (Naibul Fail, Mubtada’ khabar da amil-amil) terdapat lima 5. Yaitu mengmati, menanya, mencoba, menalar dan mengkomunikasikan.
Kata Kunci : Bahan ajar, nahwu, saintifik
Abstract
Nahwu is a subject related to words, their meanings, and their functions in a sentence. Nahwu is not a language itself, but rather a set of rules or guidelines that facilitates language learning. Madrasah Diniyah At-Tahdzibiyyah is one of the diniyah schools in Malang, East Java. This diniyah school is part of the Pesantren Luhur Higher Institution. The researcher observed that many female students found it difficult to learn Nahwu. Some of these female students struggled when learning Nahwu using the book commonly used, as it employs Arabic language in its entirety. Therefore, the researcher intends to develop a Nahwu teaching book with a scientific approach. This study uses research and development methods with the Borg and Gall steps. The data obtained in this study are both quantitative and qualitative, collected through interviews, questionnaires, and tests. The results are as follows: 1. The development process began with error analysis, planning, and material development. Afterward, it was tested by experts to verify its accuracy, then tested on 5 female students, followed by product revision. The product was then tested with all the students, followed by further product revision. Next, a pre-test was conducted, the product was applied, and a post-test was performed. The developed material consists of 3 chapters (Naibul Fail, Mubtada’ Khabar, and Amil-Amil) and includes five activities: observing, questioning, experimenting, reasoning, and communicating.
Key Word : Teaching materials, Nahwu, scientific approach
ADDITION OF FLOW TRANSMITTER AS A CONTROL TO ENHANCE THE ACCURACY OF OIL PRODUCTION READINGS
This research aims to evaluate the effectiveness of adding a flow transmitter as a control in improving the accuracy of readings of petroleum production results, which previously used transmitter levels as a control. The use of transmitter levels as a control has been shown to affect watercut analyzer readings, resulting in lower and less accurate flow counts. In this research, a comparative analysis was carried out between the control system that uses a level transmitter and the control system that uses a flow transmitter. The methods used include field data collection, statistical analysis, and performance evaluation of the two systems. The results showed that the use of a flow transmitter as a control could increase the accuracy of flow readings by about 13.2% compared to the previous control. This improvement not only improves the accuracy of flow measurements, but also has a positive impact on operational efficiency and management of petroleum resources. This research is expected to contribute to the petroleum industry in an effort to improve a more effective and efficient production measurement and control system.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penambahan flow transmitter sebagai kontrol dalam meningkatkan keakurasiab pembacaan hasil produksi minyak bumi, yang sebelumnya menggunakan level transmitter sebagai kontrolnya. Penggunaan level transmitter sebagai kontrol telah terbukti mempengaruhi pembacaan watercut analyzer, yang mengakibatkan penghitungan aliran menjadi lebih rendah dan kurang akurat. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis perbandingan antara sistem kontrol yang menggunakan level transmitter dan sistem kontrol yang menggunakan flow transmitter. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan, analisis statistik, dan evaluasi performa kedua sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flow transmitter sebagai kontrol dapat meningkatkan keakuratan pembacaan flow sekitar 13,2% dibandingkan dengan kontrol sebelumnya.
Peningkatan ini tidak hanya meningkatkan akurasi pengukuran aliran, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan pengelolaan sumber daya minyak bumi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi industri minyak bumi dalam upaya meningkatkan sistem pengukuran dan kontrol produksi yang lebih efektif dan efisien
Kebijakan Sanksi Pidana Pembunuhan dalam KUHP dengan Hukum Islam dalam Rangka Pembaharuan Hukum
Penelitian ini mengkaji kebijakan sanksi pidana pembunuhan dalam KUHP Indonesia dan hukum Islam, dengan fokus pada pembaharuan hukum pidana nasional. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi perbandingan kebijakan sanksi antara pidana dan hukum Islam, serta memahami mengenai sistem sanksi pidana pembunuhan dalam hukum Islam dapat berkontribusi pada pembaharuan hukum nasional. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, menganalisis data primer berupa KUHP dan peraturan perundang-undangan, serta data sekunder berupa jurnal dan pendapat para ahli. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dan kesamaan dalam kebijakan sanksi, KUHP mengancam pidana penjara hingga hukuman mati sedangkan hukum Islam menerapkan qishas dan diyat sebagai sanksi utama. Penelitian ini ini menyoroti potensi pembaharuan hukum pidana nasional dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum Islam.Penelitian ini mengkaji kebijakan sanksi pidana pembunuhan dalam KUHP Indonesia dan hukum Islam, dengan fokus pada pembaharuan hukum pidana nasional. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi perbandingan kebijakan sanksi antara pidana dan hukum Islam, serta memahami mengenai sistem sanksi pidana pembunuhan dalam hukum Islam dapat berkontribusi pada pembaharuan hukum nasional. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, menganalisis data primer berupa KUHP dan peraturan perundang-undangan, serta data sekunder berupa jurnal dan pendapat para ahli. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dan kesamaan dalam kebijakan sanksi, KUHP mengancam pidana penjara hingga hukuman mati sedangkan hukum Islam menerapkan qishas dan diyat sebagai sanksi utama. Penelitian ini ini menyoroti potensi pembaharuan hukum pidana nasional dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum Islam
The Role of Lactobacillus plantarum in Enhancing the Physical Quality and pH of Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) Silage
This research investigated the impact of supplementing water hyacinth (Eichhornia crassipes) silage with Lactiplantibacillus plantarum on its physical properties (pH, odor, texture, color, and fungal growth) as well as palatability. A Completely Randomized Design (CRD) was employed with three treatments and six replications: P0 (control, no L. plantarum), P1 (L. plantarum at 10⁵ CFU/ml), and P2 (L. plantarum at 10⁶ CFU/ml). The variables measured were pH, color, aroma, texture, fungal presence, and palatability. Findings revealed that L. plantarum supplementation significantly influenced (p < 0.05) the color of the silage, but had no significant effect on pH, aroma, texture, fungal development, or palatability. The mean pH values for P1 and P2 were 4.1 and 4.2, respectively, compared with 4.0 in P0. In terms of palatability, P2 produced the highest intake (201.5 g), followed by P1 (118.6 g), whereas P0 showed minimal consumption. Overall, the results suggest that higher concentrations of L. plantarum improve the visual quality of water hyacinth silage, but provide limited enhancement of other physical attributes and palatability
The Effect of Project-Based Learning in the English for Tourism Course on the Improvement of Students’ Entrepreneurial Communication Skills
This study exmined the effect of Project-Based Learning (PjBL) on students entrepreneurial communication skill in the English for Tourism Course .This study was conducted in English Education Department, Balitar Islamic University Blitar involving the fifth semester students. A one-group pre-test post-test quasy experimental design was applied to measure the effect during the invention. The students were assigned to design, produce and present promotional videos highlighting on tourism destination in Blitar. The project required them to integrate language use with entrepreneurial communication such as persuasion, creativity and confidence in promoting their tourism product. Data were collected through pre-test and post-test speaking skill assessment using a rubric that measured fluency, pronunciation, grammar, vocabulary, content, interaction, presentation, media use, confidence, creativity, and teamwork., The additional data were acquired from classroom observation and questionnaires as project evaluation to attain students engagement and collaborative learning. The Findings showed a significant improvement in students speaking performance, with the mean score increasing from 69.06 in the pre-test to 86.23 in the post-test (t(22) = 14.78, p < 0.001) that indicate PjBL is an effective instructional strategy for enhancing students entrepreneurial communication, as it integrates language proficiency with authentic tourism promotion tasks. The study highlights the potential of PjBL not only to strengthen speaking skills but also to foster creativity, collaboration, and entrepreneurial awareness in English for Tourism education.
 
Team Games Tournament: Peningkatan Pemahaman Materi dan Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran IPS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman materi dan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPS melalui metode Team Games Turnamen di kelas 8b SMPN 6 Madiun. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart, yang direalisasikan melalui dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini 30 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan pengamatan langsung selama proses pembelajaran. Indikator keberhasilan yakni 75%. Hasil pengamatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keaktifan siswa. Keaktifan siswa pada pra-siklus mencapai 30%, siklus I meningkat hingga 53%, dan siklus II meningkat hingga 80%. Dari penelitian ini, menjelaskan hasil yang dapat disimpulkan bahwa direalisasikannya metode Teams Games Tournament (TGT) berhasil menciptakan keaktifan siswa dalam pembelajaran di kelas 8B SMPN 6 Madiun.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman materi dan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPS melalui metode Team Games Turnamen di kelas 8b SMPN 6 Madiun. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart, yang direalisasikan melalui dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini 30 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan pengamatan langsung selama proses pembelajaran. Indikator keberhasilan yakni 75%. Hasil pengamatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keaktifan siswa. Keaktifan siswa pada pra-siklus mencapai 30%, siklus I meningkat hingga 53%, dan siklus II meningkat hingga 80%. Dari penelitian ini, menjelaskan hasil yang dapat disimpulkan bahwa direalisasikannya metode Teams Games Tournament (TGT) berhasil menciptakan keaktifan siswa dalam pembelajaran di kelas 8B SMPN 6 Madiun
Pengembangan E-modul Pembelajaran Berbasis Project Based Learning (PjBL) pada Materi Tumbuhan dan Fotosintesis Kelas IV Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas e-modul pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PjBL) pada materi tumbuhan dan fotosintesis dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. E-modul dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan disajikan dalam format flipbook melalui platform Heyzine, serta diintegrasikan dengan kegiatan proyek yang menekankan keterampilan proses sains siswa. Validasi e-modul dilakukan oleh ahli materi, media, bahasa, dan praktisi pembelajaran dengan hasil rata-rata validitas sebesar 91% (kategori sangat baik). Uji efektivitas dilakukan terhadap 25 siswa kelas IV menggunakan desain one-group pretest-posttest. Hasil uji statistik Paired Sample T-Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa, dengan rata-rata pre-test sebesar 39,77 dan post-test sebesar 84,57 serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, uji daya tarik menunjukkan bahwa 94% siswa menyatakan e-modul sangat menarik dan memotivasi. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul PjBL IPAS efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa serta mendorong keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif melalui pembelajaran berbasis proyek. E-modul ini layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas e-modul pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PjBL) pada materi tumbuhan dan fotosintesis dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. E-modul dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan disajikan dalam format flipbook melalui platform Heyzine, serta diintegrasikan dengan kegiatan proyek yang menekankan keterampilan proses sains siswa. Validasi e-modul dilakukan oleh ahli materi, media, bahasa, dan praktisi pembelajaran dengan hasil rata-rata validitas sebesar 91% (kategori sangat baik). Uji efektivitas dilakukan terhadap 25 siswa kelas IV menggunakan desain one-group pretest-posttest. Hasil uji statistik Paired Sample T-Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa, dengan rata-rata pre-test sebesar 39,77 dan post-test sebesar 84,57 serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, uji daya tarik menunjukkan bahwa 94% siswa menyatakan e-modul sangat menarik dan memotivasi. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul PjBL IPAS efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa serta mendorong keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif melalui pembelajaran berbasis proyek. E-modul ini layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif di sekolah dasar
Efektivitas Layanan Informasi Pendekatan Cooperative Learning untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Yang Memiliki Second Account Media Sosial
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Layanan informasi pendekataan kooperatif learning dalam peningkatan kepercaya diri siswa yang memiliki second account media sosial. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi kelas X. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment. Sebelum data di analisis, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah dilakukan perhitungan didapat bahwa data kedua kelompok berdistribusi normal dan homogen. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh didapat nilai Sig. (P-value) ≤ 0,05 yaitu 0,000 = 0,000 ≤ 0,05 maka H0 ditolak, berarti ada pengaruh layanan informasi pendekataan cooperative learningdalam meningkatkan rasa percaya diri siswa.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Layanan informasi pendekataan kooperatif learning dalam peningkatan kepercaya diri siswa yang memiliki second account media sosial. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi kelas X. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment. Sebelum data di analisis, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah dilakukan perhitungan didapat bahwa data kedua kelompok berdistribusi normal dan homogen. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh didapat nilai Sig. (P-value) ≤ 0,05 yaitu 0,000 = 0,000 ≤ 0,05 maka H0 ditolak, berarti ada pengaruh layanan informasi pendekataan cooperative learningdalam meningkatkan rasa percaya diri siswa
TEKNOLOGI MENGIRIMKAN DATA AUDIO MENGGUNAKAN CAHAYA LASER 5MW 650NM
Visible Light Communication (VLC) is a wireless communication technology that utilizes visible light as a medium for transmitting information. This study develops a VLC-based audio communication system using a laser diode (LD) as a transmitter and a solar panel as an audio signal receiver. This system is designed to evaluate the performance of voice transmission in various lighting conditions (bright and dark), distances (1–48 meters), and variations in the angle of light transmission and reflection. The test results show that the system is able to transmit audio stably up to a distance of 48 meters, both in bright and dark conditions. However, the sound quality received tends to be higher and more stable in dark conditions, with an average dB value above 90 dB, and minimal interference from environmental light. In addition, high tones such as la, sol, and si show the best quality in both conditions. The test of the beam angle and reflection through the mirror also proved that the system remains effective even though the angle and distance increase, especially in low light intensity environments. From the overall results, this laser-based VLC system is proven to be an efficient, power-saving, and electromagnetic interference-resistant wireless audio communication alternative, and is very suitable for use in dark indoor environments or areas sensitive to radio waves.
Keywords: Visible Light Communication, laser diode, solar panel, audio communication, light intensity, sound quality.managementVisible Light Communication (VLC) merupakan teknologi komunikasi nirkabel yang memanfaatkan cahaya tampak sebagai media transmisi informasi. Penelitian ini mengembangkan sistem komunikasi audio berbasis VLC dengan menggunakan laser diode (LD) sebagai pemancar dan solar panel sebagai penerima sinyal audio. Sistem ini dirancang untuk mengevaluasi performa transmisi suara dalam berbagai kondisi pencahayaan (terang dan gelap), jarak (1–48 meter), serta variasi sudut pancar dan pantulan cahaya.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mentransmisikan audio secara stabil hingga jarak 48 meter, baik dalam kondisi terang maupun gelap. Namun, kualitas suara yang diterima cenderung lebih tinggi dan stabil dalam kondisi gelap, dengan nilai dB rata-rata di atas 90 dB, serta minim gangguan cahaya lingkungan. Selain itu, nada tinggi seperti la, sol, dan si menunjukkan kualitas paling baik dalam kedua kondisi. Pengujian sudut pancar dan pantulan melalui cermin juga membuktikan bahwa sistem tetap efektif meskipun sudut dan jarak bertambah, terutama dalam lingkungan dengan intensitas cahaya rendah.Dari keseluruhan hasil, sistem VLC berbasis laser ini terbukti sebagai alternatif komunikasi audio nirkabel yang efisien, hemat daya, dan tahan interferensi elektromagnetik, serta sangat cocok untuk digunakan di lingkungan indoor gelap atau area yang sensitif terhadap gelombang radio.
Kata kunci: Visible Light Communication, laser diode, solar panel, komunikasi audio, intensitas cahaya, kualitas suara
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : KEPUASAN PENGGUNA DAN FAKTOR PENENTUNYA PADA LAYANAN TRANSPORTASI ONLINE DI INDONESIA
Amidst intense competition in the online transportation sector in Indonesia, customer satisfaction has become crucial, yet related research remains fragmented. This study conducted a Systematic Literature Review (SLR) of journals from 2021 to 2025 to map trends, platforms, and factors influencing user satisfaction. The analysis results show that Gojek and Grab are the most frequently studied platforms. Service quality and price are the most commonly analyzed factors and have consistently been proven to have a positive and significant impact on user satisfaction. This study integrates existing findings to provide a comprehensive overview