Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN ETNOMATEMATIKA PADA KARYA SENI BATIK INDRAMAYU DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI TRANSFORMASI
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan etnomatematika pada karya seni batik Indramayu dalam pembelajaran Geometri Transformasi. Data penelitian diperoleh dari studi kepustakaan, pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada dua orang pengusaha batik dan seorang pengusaha kain bordir. Hasil kajian dalam penelitian diperoleh bahwa pada motif Sawat Riwog, Obar Abir dan Bunga Setaman dapat digunakan untuk menjelaskan konsep geometri transformasi seperti konsep translasi dan refleksi serta penggunaan prinsip pengubinan pada satu jenis bangun geometri teselasi yaitu persegi.
Kata Kunci: Etnomatematika, Karya Seni Batik, Geometri Transformas
EFEKTIVITAS PENDEKATAN PROBLEM POSING SETTING KOOPERATIF TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan meneliti dan
menjadi sarana latihan bagi dosen pemula untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dalam jurnal ilmiah, sedangkan secara khusus penelitian inibertujuan untuk melihat bagaimana efektivitas pendekatan Problem Posing Setting Kooperatif dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan desain posttest only group design. Lokasi penelitian bertempat di SMA Negeri 1 Palopo sedangkan Instrumen yang akan digunakan pada penelitian ini adalah tes kemampuan literasi matematis, lembar observasi aktivitas siswa dan angket respon siswa. Tes ini akan diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah pembelajaran selesai. Teknik analisis data menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan problem posing setting kooperatif efektif terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Efektivitas penerapan problem posing setting kooperatif terukur melalui hasil tes kemampuan literasi matematis kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas control dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t pada taraf signifikan = 0,05, rata-rata aktivitas siswa selama penerapan problem posing setting kooperatif berada pada kategori aktif, dan respon siswa berada pada positif.
Kata Kunci: Efektivitas, Kemampuan Literasi matematis, Problem Posing Setting Kooperati
DENSITY ISSUE IN PAKISTAN: CAUSES, IMPACT AND RESOLUTION
Pakistan has experienced population problems which are indeed very worrying, the population problem is a more serious problem than the energy crisis and the water crisis, because it has widespread effects. There are a lot of drawbacks caused by over-population, especially in the fields of economy and security. The problems of this population can still be resolved. Pakistani government has long sought a variety of efforts to address population issues affecting communities. Pakistan has been known as a country with a high population density, especially in the city of Karachi. Various efforts of the government has done, increasing refugees from neighboring countries and difficult birth control complicate government efforts to control the explosion of population growth in Pakistan
EMPOWERING BUSINESS GROUP PEANUT TENTENG
Peanut tenteng is one of traditional snacks from Palopo. This food is very popular because of its delicious taste. However, day by day, this snack becomes rare because of the invasion of modern snacks that are produced massively by bigger and stronger company. Based on that consideration, an attempt to conserve that local snack was initiated. The inadequacy of capital and tools of production became a part of problems of the home industry businessmen to develop their business. The producer of peanut tenteng were still difficult to produce their product in a large amount. This was caused by the inadequacy of the capital to buy the materials of peanut tenteng as well as the inadequacy of production equipments such as printer and package sealer. Therefore, this IbM program was conducted to assist the group of peanut tenteng producers in terms of providing business capital and also the production equipments. By the assistance of production equipments, it was expected to be able to shorten the production duration and the production cost as well as creating good quality and competitive products. While by the assistance of business capital to both program partner, it was expected to be able to encourage the production process to be more productive in a larger capacity and to encourage the program partner to administer a professional business management. Generally, this IbM program had been successfully to increase the quantity and the quality of the products and directly impact the life prosperity of the producer of Peanut tenteng
POVERTY OF TRADITIONAL FISHERMAN AS WELL AS THE INFLUENCE TOWARD DIRTY VILLAGE
Indonesian nation communities were identified as poor today are fishermen, where 14.58 million people or 90 percent of the 16.2 million the number of fishermen in Indonesia are below the poverty line. In the village Pongtap are 51 heads of families working as traditional fishermen classified into poor communities. This study aimed to determine the factors that cause and forms of poverty in the traditional fishing village Pongtap, with qualitative descriptive method using primary and secondary data. Primary data is done by distributing questionnaires, interviews and observations. Secondary data is done by collecting documents related to the research topic. The presence of economic institutions such as cooperatives has not been fully able to help improve the living standards of traditional fishermen. It is characterized by lack of access to traditional fishing toward these institutions in obtaining venture capital. Coupled with their income is erratic make fishermen dependent on the owners of capital are not only limited to the needs of venture capital and means of production, even up to the cost of the needs of everyday family life. The results of the study confirm the factors that influence the cause of the traditional fishing poverty slum cities, namely: the quality factor of human resources, economic factors, and institutional factors. Forms of poverty in urban slum communities are the natural and cultural Palopo
PERANCANGAN APLIKASI PENGELOLAAN DATA PERPUSTAKAAN BERBASIS VISUAL BASIC PADA SMP NEGERI SATAP SAMPEANG
Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah merancang dan membangun aplikasi
pengelolaan data perpustakaan berbasis VB pada SMP Negeri Satap
Sampeang.Perpustakaan SMP Negeri Satap Sampeang memiliki jumlah anggota
perpustakaan kurang lebih 100 orang dan memiliki buku sekitar 1000 buah buku,
perpustakaan ini tergolong kedalam perpustakaan masih menggunakan sistem pencatatan
pada buku sehingga pengolahan pada data-data tersebut akan membutuhan waktu yang
cukup lama, dan pada data-data tersebut kurang terjamin dari segi keamanannya, sehingga
ini akan menghambat kinerja di bagian perpustakaan dalam pengolahan data dan
memberikan informasi kepada siswa. Aplikasi dibuat dengan menggunakan program visual
basic 6.0 dan menggunkan databaseacces.Metode pengujian yang digunakan untuk menguji
kesalahan pada aplikasi sistem pakaradalah metode pengujian white box. Dimana pada hasil
pengujian tersebut jumlah cyclomatic complexity = 20, independent path = 20, dan region =
20. Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian tersebut dengan menggunakan white box
terbukti bahwa aplikasi Pengelolaan Data Perpustakaan berbasis VB pada SMP Negeri
Satap Sampeangyang telah dibuat bebas dari kesalahan
SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN STIE MUHAMMADIYAH PALOPO BERBASIS CLIENT SERVER
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem informasi perpustakaan STIE
Muhammadiyah Palopo. Masalah pokok penelitian adalah ketidakefisien nya sistem
pengolahan data perpustakan yang ada di lokasi penelitian. Hal ini menimbulkan masalah
dari segi pelayanan dan pengolahan data perpustakaan. Dalam membuat sistem
perpustakaan ini penulis menggunakan aplikasi visual basic dan sistem basis data
menggunakan Microsoft access. Sistem ini dikoneksikan antar komputer menggunakan sistem
jaringan client server. Pemodelan sistem menggunakan pemodelan UML serta teknik
pengujian menggunakan metode white box.
Kata kunci : sistem jaringan client server, sistem informasi perpustakaa
PENGGUNAAN METODE KAPLAN-MEIER DAN LIFE TABLE ANALISIS SURVIVAL UNTUK DATA TERSENSOR
Kelahiran anak pertama adalah contoh dari data survival. Ciri khas dari data survival adalah waktu survivalnya yang tidak dapat diamati secara utuh atau biasa disebut dengan sensor. Untuk menganalisis data yang mengandung data tersensor menggunakan metode biasa akan menimbulkan bias, sehingga untuk mengurangi bias tersebut diperlukan suatu metode tertentu yaitu analisis survival. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka penelitian ini bertujuan menentukan metodeanalisisjikaterdapat data yang tersensordenganmenggunakanmetode Kaplan-Meier danLife Table. Data yang akan dianalisis bersumber dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012.
Kata kunci: analisis survival, sensor, Kaplan-Meier, Life Tabl
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 1 ANGGERAJA
Strategi motivasi ARIAS merupakan suatu strategi pembelajaran yang terdiri dari lima
tahap, yakni tahap percaya diri (assurance), tahap relevansi (relevance), tahap stimulasi minat
peserta didik (interest), tahap evaluasi (assessment), dan tahap penguatan (satisfaction),
pembelajaran dilaksanakan dengan integrasi model pembelajaran PBL yaitu orientasi peserta
didik pada masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar biologi peserta
didik di kelas kontrol mengalami peningkatan nilai rata-rata sebesar 111,28; (2) motivasi belajar
biologi peserta didik di kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 122,31; (3) hasil
belajar biologi peserta didik di kelas control mengalami peningkatan sebesar 74,16;(4) hasil
belajar biologi peserta didik di kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 85,34; (5)
penerapan strategi ARIAS terintegrasi model pembelajaran PBL berpengaruh secara signifikan
terhadap motivasi belajar biologi peserta didik (6) penerapan strategi ARIAS terintegrasi model
pembelajaran PBL berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar biologi peserta didik.
Kata kunci: Strategi ARIAS,Model PBL, Motivasi, Hasil Belaja
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA MATERI GEOMETRI DI KELAS VII SMP
Efektivitas pembelajaran koooperatif yang di maksud dalam tulisan ini adalah respon siswa, aktivitas siswa, kemampuan guru mengelolah pembelajaran dan hasil belajar siswa berdasarkan tipe STAD, Jigsaw dan tipe NHT pada materi Geometri di Kelas VII SMP. Tujuan secara khusus akan memaparkan perbedaan respons siswa, perbedaan aktivitas siswa, perbedaan kemampuan guru mengelola pembelajaran, perbedaan hasil belajar siswa, dan keefektifan tipe-tipe pada model pembelajaran kooperatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu: (1) Ada perbedaan yang signifikan tingkat respons siswa. Rata-rata tingkat respons siswa untuk tipe STAD, Jigsaw, dan NHT berturut-turut 3,33; 3,49; dan 3,52. Dengan mengacu pada nilai-nilai rata-rata tersebut, dari segi respons siswa, penerapan model pembelajaran tipe NHT paling unggul daripada dua tipe lainnya. (2) Ada perbedaan keterlaksanaan aktivitas siswa pada ketiga tipe pembelajaran, walaupun semuanya berada pada kategori baik. Rata-rata keterlaksanaan aktivitas siswa untuk tipe STAD, Jigsaw, dan NHT berturut-turut 3,0; 3,1; dan 3,3. Dari segi aktivitas siswa, penerapan model pembelajaran tipe NHT paling unggul daripada dua tipe lainnya. (3) Ada perbedaan kemampuan guru mengelola pembelajaran pada tipe STAD, Jigsaw, dan NHT. Rata-rata kemampuan guru mengelola pembelajaran untuk tipe STAD, Jigsaw, dan NHT berturut-turut 3,63;
3,33; dan 3,48. Kecuali tipe STAD dengan kemampuan guru mengelola pembelajaran berada pada kategori sangat baik, dua tipe lainnya berada pada kategori baik. Dari segi kemampuan guru mengelola pembelajaran, penerapan pembelajaran tipe STAD paling mudah daripada dua tipe lainnya. (4) Ada perbedaan yang signifikan rata-rata hasil belajar siswa pada tipe STAD, Jigsaw, dan NHT. Dari segi hasil belajar siswa, penerapan pembelajaran tipe Jigsaw paling
unggul daripada dua tipe lainnya. (5) Berdasarkan kriteria keefektifan yang telah ditetapkan, dapat dikatakan bahwa pada materi geometri dengan KD menentukan keliling dan luas bangun segi empat dan segitiga serta menggunakannya dalam pemecahan masalah penerapan pembelajaran tipe Jigsaw dan tipe NHT keduanya efektif, tetapi tipe STAD tidak efektif.
Kata Kunci: Keefektifan, Model Pembelajaran Kooperatif, Geometr