Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
    1227 research outputs found

    Strategi peningkatan produktivitas rumput laut di daerah pesisir pantai Kelurahan Songka Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan produktivitas rumput laut di daerah penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo. Metode yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif, dimana data-data kuantitatif diperoleh kemudian diolah menjadi data kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan pendekatan Simple Random sampling, dengan memilih 15 responden secara acak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis lingkungan dan analisis SWOT untuk menentukan strategi yang tepat dalam meningkatkan produktivitas rumput laut. Hasil analisis matriks faktor internal diperoleh total skor terbobot 2,63 yang berada di atas rata-rata (titik tengah) 2,5. Hasil analisis matriks faktor ekternal diperoleh total skor terbobot 2,60 yang berada di atas rata-rata (titik tengah) 2,5. Setelah dilakukan pencocokan strategi menggunakan Analisis SWOT maka diperoleh Strategi SO (Strength-Opportunities) yaitu, memperluas areal budidaya, memberikan penyuluhan yang bertahap, mengembangankan pengolahan hasil budidaya. Strategi WO (Weakness-Opportunities) yaitu, memberikan pelatihan secara bertahap, memberikan bantuan modal dan bibit yang berkualitas. Strategi ST (Strengths–Threats) yaitu, mengoptimalkan kapasitas produksi yang ada. Dan Strategi WT (Weakness-Threats) yaitu, peningkatan akses permodalan, memperluas dan mempertahankan jaringan pemasaran. Kata-kata kunci: strategi, produktivitas, strengths, weakness, opportunities, lthreats, rumput laut

    Seleksi kalus tanaman tebu (saccharum officinarum l) terhadap beberapa konsentrasi nacl secara in-vitro

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan kalus tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) pada pemberian beberapa konsentrasi NaCl. Dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo. Waktu penelitian berlangsung mulai dari bulan April sampai Juli 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 20 unit percobaan. Adapun perlakuannya yaitu PO = MS + 0ml NaCl (kontrol), P1 = media MS + 10ml NaCl, P2 = media MS + 15ml NaCl, P3 = media MS + 20ml NaCl, P4 = media MS + 25ml NaCl. Hasil penelitian menujukan bahwa pemberian garam NaCl memberikan pengaruh tidak nyata terhadap hari muncul kalus. Semakin tinggi konsentrasi NaCl maka kalus semakin lambat muncul., data hasil hari muncul kalus pada perlakuan P0 (kontrol) memperlihatkan rata-rata kalus yang lebih cepat karena tanpa penambahan NaCl dengan rata-rata 6,50 hari, pada perlakuan P4 (25 ml NaCl) menunjukkan munculnya kalus yang paling lambat dengan nilai 8,25 hari. Sedangkan pada pengamatan bobot kalus yang paling bagus yaitu P0 dengan nilai rata-rata 0,81 gr dan yang paling rendah P3 nilai rata-rata 0,38 gr, untuk tinggi kalus yang paling bagus yaitu P0 dengan nilai rata-rata 0,85 cm dan yang paling rendah P4 nilai rata-rata 0,50 cm. Kata kunci : Tebu, kalus, Nacl, In-vitr

    Tanggapan fungsional agriconemis sp. (odonata: libellulidae) terhadap leptocorisa acuta t. (hemiptera: alydidae)

    No full text
    Capung Agriconemis sp. merupakan salah satu predator yang potensial untuk mengendalikan beberapa jenis hama pada tanaman padi karena sifatnya yang poliphaga. salah satu mangsanya yaitu walang sangu (Leptocorisa acuta) merupakan hama penting di pertanaman padi yang mampu mengakibatkan kehilangan hasil sebal 50% Penelitian ini bertuman mempelajari tanggap fungsional capung Agriconemis sp dengan menggunakan mangsa L. acute pada berbagai kerapatan mangsa (5, IO. l5 dan 20 individu). Seluruh mangsa dipaparkan pada seekor image Agriconemis sp. Selama 2 jam. Tiap unit percobaan diulang sebanyak tiga kali. Data dianalisis dangan menggunakan analisis persaman Holling dan regresi logistik untuk menentukan tipe tanggap fungsional predator. Hasil peneliuan menunjukkan bahwa Laju pemangsaan terendah yaitu 0.l88 ekor/menit yaitu pada jumlah L. acuta yang disediakan (Ni) hanya 5 ekor dengan total waktu (Tt) pemangsaan yaitu 43 menit, sedangkan yang terung; yaitu l.l85 ekor/menit pada jumlah mangsa yang disediakan (Nt) IS ekor dengan ml waktu (T t) pemangsaan l20 menit. Hasil regresi logaritmik memperlihatkan nilai r yang mendekati ! yaitu 0.974 maka dapat disimpulkan bahwa tipe tanggap fungsional Agriconemis sp. terhadap Lacuza adalah tipe Ill atau tanggap fungsional ugmord, pada awalnya peningkatan pemangsaan berlangsung lambat, diikuti dengan peningkatan yang lebih cepat, kemudian relatif konstan. Kata Kunci : Tanggap fungsional, capung, predasi. kemampuan pemangsaan

    karakterisasi dan pengaruh berbagai perlakuan terhadap produksi tepung beras merah (oryza nivara) instan

    Get PDF
    Beras merah (Oryza nivara) adalah beras yang kaya serat, vitamin dan mineral yang dapat mencegah berbagai penyakit saluran pencernaan dan dapat meningkatkan perkembangan otak dan menurunkan kolesterol darah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh tepung beras instan terbaik dengan berbagai perlakuan pengolahan. Prosedur pada penelitian ini diawali dengan penentuan jenis beras yang digunakan, instanisasi tepung beras merah, penentuan perlakuan terbaik yang diperoleh berdasarkan hasil uji waktu rehidrasi dan uji organoleptik skala hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pertama dengan perlakuan penepungan merupakan perlakuan terbaik didasarkan pada waktu rehidrasi 59,78 detik dan nilai hasil pengujian organoleptik dengan nilai 4,98yang menunjukkan agak suka terhadap produk bubur beras merah. Kata kunci: Beras merah, tepung, instan, uji rehidrasi, uji organolepti

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF POKOK BAHASAN GAYA DAN HUKUM NEWTON UNTUK SISWA SMP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif khususnya pokok bahasan gaya dan hukum Newton. Media pembelajaran interaktif yang dikembangkan terdiri atas 2 bagian utama yaitu materi dan evaluasi. Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model Borg dan Gall. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media menyatakan bahwa media pembelajaran ini berada dalam kategori sangat baik dan baik. Uji coba media yang dilakukan pada siswa SMPN 3 Palu menyatakan bahwa media ini berada dalam kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang telah dirancang layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa SMP. Kata kunci: Pembelajaran interakti

    GENERATOR MODEL 3D STUDI KASUS OBJEK CABAI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan sebagai media pembelajaran, serta dapat digunakan sebagai program aplikasi komputer untuk membuat model 3D. Sebagai studi kasus, model 3D yang dibuat adalah objek cabai. Sebatang pohon cabai nyata, mampu menghasilkan buah cabai dalam jumlah banyak serta memiliki bentuk dan ukuran yang beragam. Objek cabai merupakan salah satu contoh objek yang simple dan sederhana, namun saat dikehendaki objek cabai dalam jumlah banyak, animator memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Dengan menggunakan teknik Procedural Modeling, diharapkan objek cabai dapat terbentuk dengan mudah, namun memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda, serta masih dapat untuk modifikasi oleh animator. Memanfaatkan intruksi sederhana untuk membangun model 3D berupa objek cabai, diharapkan membantu animator untuk menyediakan model 3D dengan cepat. Perubahan ukuran dan perubahan tinggi model merupakan bagian utama dalam membedakan bentuk dan ukuran dari objek cabai. Generator model 3D berupa objek cabai diharapkan mampu menjawab tantangan animator tersebut. Kata Kunci: Pemodelan, Model 3D, Generato

    PENERAPAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT MATA MENGGUNAKAN SOTFWARE MATLAB

    Get PDF
    Sistem pakar merupakan suatu bagian metode ilmu artificial intelligence untuk dibuat suatu program aplikasi diagnosa penyakit mata pada manusia yang terkomputerisasi serta berusaha menggantikan dan menirukan proses penalaran dari seorang ahlinya atau pakar dalam memecahkan masalah spesifikasi, dapat dikatakan duplikat dari seorang pakar karena pengetahuan ilmu tersebut tersimpan di dalam suatu sistem database. Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Mata Pada Manusia menggunakan metode forward chaining bertujuan menelusuri gejala yang ditampilkan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan agar dapat mendiagnosa jenis penyakit dengan perangkat lunak berbasis dekstop management system. Implementasi Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Mata Pada Manusia bertujuan menelusuri gejala yang ditampilkan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan agar dapat mendiagnosa jenis penyakit dengan perangkat lunak berbasis dekstop management sistem. Data penyakit yang dikenali menyesuaikan rules (aturan-aturan) yang dibuat untuk dapat mencocokkan gejala-gejala penyakit mata dan memberi pengetahuan agar mengetahui nilai pendekatan jenis penyakit pasien. Kata Kunci: Sistem Pakar, Forward Chaining, Diagnosa, Mata, Manusia

    PEMANFAATAN EKSTRAK BAWANG MERAH DAN ASAM ASETAT SEBAGAI PENGAWET ALAMI BAKSO

    Get PDF
    Bawang merah mempunyai sifat antimikroba sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang dapat merusak makanan.Paduan antara asam asetat (cuka pasar) dan ekstrak bawang merah diharapkan dapat digunakan sebagai pengawet alami pada bakso.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1).Untuk mengetahui efektivitas ekstrak bawang merah dan asam asetat sebagai pengawet alami bakso, (2). Untuk mengetahui waktu optimum ekstrak bawang merah dan asam asetat yang efektif digunakan sebagai pengawet alami pada bakso. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2015 di Laboratorium Bahan Alam Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perendaman dengan pengawet dari campuran asam asetat dan ekstrak bawang merah dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%,selanjutnya dilakukan pengujian organoleptik terhadap ekstrak bawang merah dan asam asetat sebagai bahan pengawet pada bakso. Hasil yang diperoleh yaitu ekstrak bawang merah dan asam asetat cukup efektif sebagai bahan pengawet alami bakso dan ekstrak bawang merah dan asam asetat dengan konsentrasi 15% dapat dimanfaatkan sebagai pengawet alami bakso selama 11 hari.Penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi salah satu data akurat bagi calon penelitian lain yang sejalan dengan penelitian ini. Kata kunci: Bawang merah, bakso, uji organolepti

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING

    Get PDF
    Bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa Kelas X SMA Negeri 2 Makassar melalui penerapan pembelajaran Quantum Learning. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas X.4 SMA Negeri 2 Makassar pada semester genap tahun pelajaran 20014/2015 dengan jumlah siswa 40 orang. Siklus I dilaksanakan sebanyak 6 kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan sebanyak 6 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi pada setiap akhir siklus sesuai dengan materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa secara kualitatif, terjadi beberapa perubahan. Siswa menunjukkan sikap antusias untuk mengikuti pelajaran, serta minat dan motivasi belajar matematika siswa mengalami peningkatan. Sedangkan secara kuantitatif, terjadi peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 7,16 dengan standar deviasi 1,09 menjadi sebesar 8,14 dengan standar deviasi 0,91 pada siklus II. Hal tersebut berarti terjadi peningkatan hasil belajar matematika siswa Kelas X.4 SMA Negeri 2 Makassar dengan menerapkan pembelajaran Quantum Learning. Kata Kunci : Pembelajaran Quantum Learning, Hasil Belaja

    PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMPN 1 Bambaira terhadap materi Keliling dan Luas Trapesium. Alternatif tindakan yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut dengan menerapkan metode penemuan terbimbing. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMPN 1 Bambaira. Rancangan penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi dan tahap refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran telah berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan disetiap siklusnya. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar klasikalnya. Pada tes akhir siklus 1 mencapai 71,43% dan pada tes akhir siklus II meningkat menjadi 92,86% pada kualifikasi sangat baik. Kata Kunci : Metode Penemuan Terbimbing, Hasil Belajar, Keliling dan Luas Trapesiu

    1,057

    full texts

    1,227

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇