Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
    1227 research outputs found

    Karakterisasi Kimia Dan Organoleptik Selai Dengan Kombinasi Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Dan Buah Sirsak (Annona muricata)

    Full text link
    Selai merupakan produk makanan dengan konsisten gel atau semi padat yang dibuat dari bubur buah dengan penambahan asam pektin dan gula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakterisasi kimia dan organoleptik selai dengan kombinasi buah naga merah dan buah sirsak segi kadar air, kadar protein, dan kadar vitamin C serta untuk mengetahui tingkat penerimaan panelis terhadap selai dengan kombinasi buah naga merah dan buah sirsak. Penelitian meliputi 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah kombinasi antara buah naga dan buah sirsak pada perbandingan A1 (800 g buah naga + 200 g buah sirsak), A2 (600 g buah naga + 400 g buah sirsak), A3 (400 g buah naga + 600 g buah sirsak), A4 (200 g buah naga + 800 g buah sirsak). Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar vitamin C, kadar protein, uji organoleptik terhadap rasa dan tekstur selai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan kombinasi buah naga merah dan buah sirsak memiliki pengaruh sangat berbeda nyata terhadap kadar air dan kadar protein selai, tetapi tidak berbeda nyata terhadap kadar vitamin C selai. Kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan A2 yaitu 34,63 %, dan terendah pada perlakuan A1 yaitu 25,39 %. Kadar vitamin C tertinggi terdapat pada perlakuan A4 yaitu 3,64 %, dan terendah pada perlakuan A1yaitu 3,18 %. Kadar protein yang tertinggi terdapat pada perlakuan A1 yaitu 10,30 %, dan terendah pada perlakuan A4 yaitu 3,29 % dan tingkat kesukaan panelis terbaik terhadap rasa dan tekstur, menunjukkan bahwa selai buah naga merah dan buah sirsak terbaik terdapat pada perlakuan A3 (400 g buah naga merah dan 600 g buah sirsak). Kata kunci : buah naga merah, sirsak, sela

    Sistem Akuntansi Persediaan CV. Armid Jaya Kota Pangkajene Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan

    Full text link
    CV Armid Jaya CV Armid Jaya merupakan salah satu perusahaan pengolahan gabah yang besar di Kota Pangkajene Sidrap dengan luas lahan tanam padi + 200 ha. Logistik merupakan aspek manajemen strategis yang bertanggung jawab mengelola akuisisi, pergerakan dan penyimpanan barang mentah, bahan setengah jadi, persediaan barang jadi dan informasi-informasi yang menyertainya dalam suatu organisasi dan saluran pemasarannya untuk memenuhi harapan pelanggan sehingga dapat mencapai target keuntungan perusahaan. Dalam pelaksanaannya CV. Armid Jaya juga pernah kewalahan dalam memenuhi permintaan konsumen. Masalah persediaan gabah yang tidak efisien dapat membuat CV. Armid Jaya (perusahaan) kewalahan dalam memenuhi permintaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi persediaan di CV Armid Jaya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian interpreatif dengan ilustratif case study. CV Armid Jaya menggunakan sistem metode perpetual sebagai metode pencatatan persediaan barang dagangan. Dalam metode ini pencatatan mengenai jumlah persediaan dilakukan secara terus-menerus, sehingga jumlah persediaan yang ada setiap saat dapat diketahui. Harga pokok persediaan dan harga pokok penjualan dapat diketahui setiap saat, sehingga pada akhir periode tidak perlu dibuatkan jurnal penyesuaian. Metode perpetual diperlukan buku pembantu persediaan untuk mencatat kuantitas, harga dan barang yang dibeli dan dijual. Pengawasan internal perusahaan adalah suatu kegiatan dalam mengawasi persediaan barang yang ada di perusahaan. Adapun kegiatan yang mendapat pengawasan internal CV. Armid Jaya adalah (1) Mengkoordinasi daftar pemesan gabah (2) Menyesuaikan pemesanan gabah dengan stok yang terdapat dalam gudang (3) Membuat nota penjualan gabah (4) Memastikan pemesan gabah telah mentransfer dana (5) Merekap ulang pencatatan dengan setiap transaksi yang dilakukan meliputi kuantiti gabah yang dipesan, harga beli, penjualan sehingga informasi yang didapat lebih lengkap (6) Setiap transaksi akan dicocokkan dengan dokumen transaksi sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bagian hasil dan pembahasan sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem akuntansi persediaan di CV. Armid Jaya telah memenuhi prinsip cepat, dan aman. Serta prosedur pemesanan barang gudang pada CV Armid Jaya telah berjalan sesuai dengan prosedur permintaan dan pengeluaran barang di gudang. Kata Kunci: Sistem Akuntansi Pabrik Gaba

    Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kacang Tanah di Kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur

    Full text link
    Kecamatan Lewa adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan daerah lahan kering dengan potensi lahan yang dapat dimaksimalkan dengan menanam kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lahan dan kesesuain lahan untuk kacang tanah di kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Desemper 2018. Metode analisis yang digunakan adalah metode pencocokan (Matching) dengan membandingkan karakteristik lahan dengan persyaratan tumbuh tanaman. Hasil pencocokan menunjukan bahwa karakteristik lahan di kecamatan lewa kelas kesesuiannya terdapat sangat sesusai (S1), cukup sesuai (S2) dan sesuai marginal (S3). Faktor pembatas utama yang menyebabkan daerah tersebut tidak S1 yaitu ketersediaan air (wa) seperti curah hujan,ketersediaan oksigen (ao) seperti drainase, media perakaran (rc) seperti kedalaman tanah, bahaya erosi (eh). Kata Kunci: Kacang tanah, karakteristik lahan, kesesuaian laha

    Evaluasi Tingkat Kualitas Dan Mutu Beras Hasil Penggilingan Padi Di Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato

    Full text link
    Abstrak Beras merupakan bahan pokok yang menjadi sumber karbohidrat utama bagi sebagian besar masyarakat indonesia. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga beras dipasaran adalah tingkat kualitas dan mutu beras hasil penggilingan, baik yang berkaitan dengan ukuran, bentuk, derajat putih dan tingkat kebersihan beras. Di Kecamatan Duhiadaa terdapat beberapa mesin produksi padi akan tetapi petani maupun masyarakat sebagai konsumen belum mengetahui tingkat kualitas dan mutu beras yang dihasilkan pada penggilingan padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kualitas dan mutu beras hasil penggilingan padi di Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato dari segi proporsi beras utuh, pecah, kadar air, dan rendemen beras. Penelitian meliputi 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah tempat penggilingan. Parameter yang diamati adalah kadar air, rendemen, beras utuh dan beras patah terhadap beras hasil gilingan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kadar air tertinggi terdapat pada penggilingan 1 yaitu 14.84% sedangkanuntukrendemenberasdanproporsiberasutuhpadapenggilingan 3 masing-masingsebesar 59 % dan 30.9 gram. Penggilingan 3 memilikikualitashasilgilingan yang lebihbaik, darisegikadar air, proporsiberasutuhdanrendemenberas. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan tidak terdapat pengaruh nyata terhadap tempat penggilingan yang berbeda dilakukan uji lanjut BNJ pada 5%. Kata kunci :Beras, Kadar Air, Pad

    Pertumbuhan Dan Produksi Varietas Padi Sawah (Oryza sativa L.) Dengan Variasi Jumlah Bibit Per Rumpun

    Full text link
    Indonesia merupakan negara agraris, dimana sebagian besar penduduknya hidup dari sektor pertanian. Salah satu jenis tanaman pangan yang banyak dihasilkan adalah padi, yang merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk indonesia. Keberhasilan upaya peningkatan produksi padi dihadapkan kepada berbagai kendala dan masalah, antara lain penurunan produktivitas lahan, penyimpangan iklim, penggunaan varietas yang unggul, serta cekaman biotik dan abiotik. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui (1) interaksi antara varietas dengan jumlah bibit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi; (2) Untuk mengetahui pengaruh varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi; (3) Untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah Wilayah Desa Sidomakmur, Kec.Tana Lili, Kab.Luwu Utara. waktu pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan November 2016 sampai dengan bulan Februari 2017. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan menggunakan metode rancangan petak terpisah dengan menggunakan 2 faktor yaitu Varietas (v) sebagai petak utama, Jumlah Bibit (j) sebagai anak petak dan pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya padi sawah penggunaan varietas Ciherang dengan Jumlah Bibit 6 batang per rumpun menghasilkan bobot gabah per petak tertinggi yaitu 8,14 ton/ha jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya yaitu hasil rata-rata per petak kurang dari 8,14 ton/ha. Kata kunci : padi, varietas, jumlah bibi

    Keragaman Perakaran, Tajuk serta Korelasi Terhadap Hasil Kedelai pada Berbagai Kombinasi Interval Penyiraman dan Dosis Bahan Organik

    Full text link
    Produktivitas kedelai yang optimal terutama harus didukung oleh sistem perakaran dan perkembangan tajuk yang baik pula. Keterbatasan air dan bahan organik menjadi salah satu kendala di lahan penanaman kedelai yang seringkali menjadi faktor penghambat dalam mempertahankan hasil kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan perakaran dan tajuk serta korelasi terhadap hasil kedelai pada berbagai kombinasi interval penyiraman dan dosis bahan organik. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas 15 kombinasi perlakuan dari interval penyiraman (2, 4, 6, 8 dan 10 hari), dan dosis bahan organik (0,10 dan 20 ton/ha). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat kering akar (5,09 g), tajuk (16,90 g) dan biji/tanaman (23,10 g) tertinggi diperoleh pada perlakuan interval penyiraman 2 hari, dosis bahan organik 20 ton/ha. Berat kering akar dan tajuk memiliki hubungan keeratan yang kuat (nilai korelasi : 0,7357) sedangkan berat kering tajuk dan biji/tanaman memiliki hubungan keeratan yang sangat kuat (nilai korelasi : 0,8839). Kata kunci : Kedelai, Keragaan, Interval penyiraman, Bahan organi

    Teknologi Aquaponik Tanaman Tomat dan Ikan Nila pada Tiga Jenis Media Tanam dan Frekuensi Pemupukan

    Full text link
    Kebutuhan akan sayur dan ikan yang aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat meningkat seiring dengan meningkatnya pertambahan penduduk sedangkan produksi produk pertanian semakin rendah karena keterbatasan lahan, tingginya biaya produksi, dan kurangnya tenaga kerja di bidang pertanian. Makanya penggunaan lahan terbatas masih diupayakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, salah satunya adalah teknik aquaponik yang merupakan sistem terpadu yang memadukan sayur dan ikan di lahan terbatas yang ramah lingkungan. Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui jenis media tanam dan frekuensi pemupukkan yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) dan ikan nila (Oreochromis sp). Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama yaitu jenis media tanam terdiri atas 3 taraf: krikil ; arang dan krikil + arang. Anak petak yaitu frekuensi pemupukan terdiri dari 3 taraf yaitu :tanpa nutrisi (Nutrisi dari kolam ikan); pemberian nutrisi per 3 hari dan pemberian nutrisi per 5 hari dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media tanam arang dengan pemberian nutrisi per 3 hari memberikan hasil terbaik terhadap parameter bobot buah pertanaman yaitu 125,56; dan perlakuan media arang tanpa nutrisi (m2p0) pada parameter tingkat kelangsungan hidup ikan sebesar 99,11%. Perlakuan jenis media arang menghasilkan jumlah buah tanaman sebesar 20,67. Frekuensi pemupukan dengan pemberian nutrisi per 3 hari, memberikan tanaman tertinggi yaitu 100, 49 cm. Kata kunci: akuaponik, tomat, media tanam, pemupukan, ikan nil

    Pengaruh Jarak Lahan Budidaya Dengan Pantai Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Melati (Jasminum Sambac L.)

    Full text link
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Mengetahui pada jarak berapakah dari tepi pantai pertumbuhan yang terbaik tanaman melati,(2) Mengetahui apakah tanaman melati yang dibudidayakan tidak terganggu pertumbuhannya terhadap salinitas di wilayah pesisir. Percobaan dilaksanakan di wilayah pesisir Sigandu-Ujungnegoro, Kabupaten Batang pada bulan April 2019 sampai Agustus 2019.Metode percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 6 perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali.Perlakuannya yaitu jarak penanaman dengan tepi pantai yaitu (0-10 m); (>10-20 m); (>20-30 m); (>30-10 m); (>40-50 m); (>50 m), dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Hasil percobaan yang diperoleh menunjukkan bahwajarak lahan dari pesisir pantai tidak menentukan pertumbuhan dan hasil tanaman melati, akan tetapi perawatan yang baik merupakan penentu pertumbuhan tanaman. Tingkat salinitas air di lahan budidaya tanaman melati dari jarak 10 sampai 60 meter dari pesisir pantai masih pada batas aman bagi tanaman berkisar 0 sampai 3 ppt (air tawar). Kata Kunci : tanaman melati, pesisir pantai, salinitas, pertumbuha

    DESAIN DAN IMPLEMENTASI E-LEARNING PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 WALENRANG

    Full text link
    Tujuan penelitian ini mendesain dan mengimplentasikan e-learning pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Walenrang. Metode penelitian menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Tools yang digunakan dalam mendesain e-learning menggunakan pendekatan Unified Modelling Language (UML) yang terdiri dari diagram use case, activity, sequence, dan class diagram sedangkan tools yang digunakan dalam mengimplentasikan e-learning yaitu Notepat++, Photoshop, Coreldraw, Macromedia Dreamweaver, XAMPP, MySQL untuk basis datanya, dan scripting PHP sebagai dasar bahasa pemrograman yang digunakan. Hasil penelitian ini menghasilkan sistem e-learning pada SMK Negeri 2 Walenrang yang telah dilakukan pengujian dapat disimpulkan bahwa e-learning pada SMK Negeri 2 Walenrang yang dibuat dengan hasil perhitungan tiap-tiap nilai dari masing-masing form didapatkan jumlah region=29, cyclomatic complelexity=29, independent path=29, karena jumlah ketiga parameter diatas bernilai ssama maka dapat disimpulkan bahwa e-learning yang telah dibuat dapat dikatakan bebas dari kesalahan logika

    KARAKTERISTIK ARUS DAN TEGANGAN PADA RANGKAIAN SERI DAN RANGKAIAN PARALEL DENGAN MENGGUNAKAN RESISTOR

    Full text link
    Karakterisitik dari suatu arus dan tegangan pada suatu rangkaian memiliki ciri dan sifat yang khas, tergantung pada jenis rangkaiannya. Pada rangkaian seri terjadi pembagian tegangan sedangkan pada rangkaian parallel sebaliknya terjadi pembagian arus. Karakterisitik inilah yang akan dilihat pada pengukuran arus dan tegangan rangkaian seri dan paralel dengan menggunakan beberapa resistor dengan variasi nilai ε input adalah 5 V, 12 V, 17 V dan 24 V. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada rangkaian seri terjadi perbedaan nilai tegangan antara titik VR1 dengan titik VR2, VR3, VR4 sedangkan besar arus yang mengalir pada IR1, IR2, IR3, dan IR4 adalah sama. Sebaliknya, pada rangkaian paralel terjadi perbedaan kuat arus yang mengalir pada IR1, IR2 dan IR3 sedangkan nilai tegangan antara titik VR1 dengan titik VR2 dan VR3 tetap sama

    1,057

    full texts

    1,227

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇