Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
EVALUASI KESUKSESAN SISTEM INFORMASI DI BADAN PELAYANAN PERIZINAN DAN PENANAMAN MODAL (BP3M) KABUPATEN LUWU
Information System at the Investment and Permit Service Office (BP3M) of Luwu Regency constitutes a system that provides information and permit service for the community including registration and permit services. The system it called as Online Integrated Service System “Magatti”.
This research is intended to test system quality, information quality, service quality, perceived easiness, perceived usefulness, user satisfaction and net benfits. The model used in this research is the mixed model between Technology Acceptance Model (TAM) and renewed DeLone & McLean Model. Variables used in DeLone & McLean model are system quality, information quality, and service quality. Whereas, variables used in TAM method are perceived easiness, perceived usefulness and those used in Renewed DeLone & McLean model are user satisfaction and net benefits.
The research was carried out with the subjects of BP3M employees in Luwu Regency. Data were collected from 39 respondents. The data were presented in form of structural equation and then analyzed by means of path analysis using SPSS software release 13. Results of the study showed that System Quality, Information Quality and Service Quality exerted positive and significant influences on Perceived Easiness and Perceived Usefulness. Perceived Easiness and Perceived Usefulness simultenously exerted positive and significant influence on User Satisfaction, and finally, User Satisfaction exerted positive and significant influence on Net Benefits.
Keyword: Information System, DeLone & McLean, TAM, Path Analysi
PENGARUH THIDIAZURON DAN NAPHTALENE ACETIC ACID UNTUK INDUKSI EMBRIOGENESIS SOMATIK DARI DAUN ANGGREK Phalaenopsis “Sogo Vivien”
Phalaenopsis “Sogo Vivien” merupakan salah satu anggrek hibrida hasil persilangan
Phalaenopsis “Sogo Alice” X Phalaenopsis “Zuma‟s Pixie” dengan karakteristik morfologi
berukuran mini serta memiliki bunga serta percabangan infloresensia yang banyak, sehingga
dapat digunakan sebagai tanaman hias dalam pot. Embriogenesis somatik merupakan teknik
mikropropagasi in vitro yang dapat menghasilkan anakan yang seragam dalam jumlah besar.
Induksi embriogenesis somatik pada anggrek P. “Sogo Vivien” dapat dilakukan melalui
perlakuan zat pengatur tumbuh Thidiazuron (TDZ) (0,5 dan 10 mg/l) yang dikombinasikan
dengan Naphtalene Acetic Acid (NAA) 1 mg/l. Eksplan yang digunakan berupa daun dari
seedling in vitro anggrek P. “Sogo Vivien”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TDZ 10 mg/l
yang dikombinasikan dengan NAA 1 mg/l mampu menginduksi pembentukan embrio somatik
secara langsung pada eksplan daun anggrek P. “Sogo Vivien” in vitro. Efisiensi pembentukan
embrio somatik yang diperoleh adalah 5,7% dengan jumlah embrio somatik yang terbentuk
adalah 57 embrio dari 1 eksplan daun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa embrio somatik
dapat diinduksi pada eksplan daun anggrek P. “Sogo Vivien”dengan menggunakan TDZ dan
NAA
Kata kunci : anggrek, embriogenesis somatik, thidiazuron, naphthalene-acetic-aci
KAJIAN DESORPSI LAMBAT Fe(III) DAN Cu(II) DALAM SISTEM AIR DARI KOMPOSIT ALGINAT/BENTONIT-Fe(III)-Cu(II)
Kajian kinetika lepas lambat kation Fe(III) dan Cu(II) yang terikat pada
komposit alginate/bentonit-Fe(III)-Cu(II) telah dilakukan dalam media air. Pada
penelitian ini, dibandingkan dua jenis komposit yaitu komposit dominan alginate
(3:1) dan komposit dominan bentonit (1:3). Kadar Fe(III) dan Cu(II) dalam
komposit telah ditentukan sebelumnya. Desorpsi kation Fe(III) dan Cu(II) dari
masing-masing komposit dilakukan dalam media air selama 168 jam. Kation
Fe(III) dan Cu(II) yang terikat pada komposit dan yang terlarut dalam air
dianalisis secara kuantitatif menggunakan spektrometer serapan atom (AAS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa desorpsi Fe(III) dalam sistem air
tidak dipengaruhi oleh kadar Cu(II) yang terikat pada komposit. Peningkatan
kadar Cu(II) memiliki pengaruh yang lebih besar pada komposit (3:1)
dibandingkan dengan komposit (1:3). Tetapan laju pelepasan Fe(III) dan Cu(II)
dari komposit (3:1) secara berturut-turut 0,0028 mg/jam dan 0,0478 mg/jam
sedangkan pada komposit (1:3) secara berturut-turut 0,0007 mg/jam dan 0,0172
mg/jam. Pelepasan optimum Fe(III) dan Cu(II) dari komposit (1:3) masingmasing
tercapai pada 72 jam sedangkan pada komposit (3:1) masing-masing
tercapai pada rentang waktu 168 jam.
Kata kunci: Fe(III), Cu(II), desorpsi kompetiti
MODIFIKASI MEMBRAN KOMPOSIT KITOSAN DENGAN FILLER MONTMORILLONIT UNTUK APLIKASI SEL BAHAN BAKAR
Suatu membran komposit polimer organik – anorganik untuk aplikasi Fuel Cell telah didesain
menggunakan metode inversi fasa. Biopolimer kitosan (DD = 73 %) yang diekstraksi dari limbah
kulit udang telah digunakan sebagai matriks dan montmorillonit digunakan sebagai filler.
Partikel montmorillonit dimodifikasi terlebih dahulu dengan agen pengkopling silan dengan
variasi konsentrasi silan (0, 5, 10, 15) %. Sifat – sifat dari membran komposit dikarakterisasi
menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR), dan Thermal Gravimetric Analysis (TGA),
sedangkan uji kinerja dengan pengukuran konduktivitas proton melalui metode AC impedance
menggunakan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) pada suhu 26 oC, 60 oC, 80 oC.
Konduktivitas proton dari membran mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya
konsentrasi silan, namun mengalami penurunan pada konsentrasi silan 15 %, dan konduktivitas
proton optimum dicapai pada konsentrasi silan sebesar 10 %. Begitu pula dengan suhu operasi
yang lebih tinggi menyebabkan terjadinya peningkatan konduktivitas proton. Konduktivitas
proton tertinggi diperoleh pada membran kitosan - montmorillonit termodifikasi silan 10 % yang
diukur pada suhu operasi 80 oC sebesar 2,97 x 10-4 S cm-1, sedangkan konduktivitas terendah
diperoleh pada membran kitosan-montmorillonit tanpa modifikasi silan (0 % silan) yang diukur
pada suhu 26 oC sebesar 0,07 x 10-4 S cm-1.
Kata kunci: Fuel Cell, Kitosan, Konduktivitas Proton, Membran, Montmorillonit, Silan
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran (open ended problem dan pemecahan masalah) terhadap kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa SMA DDI Maros. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA DDI Maros, sebanyak 3 kelas. Tehnik pengambilan sampel adalah menggunakan sampel acak sederhana, dengan membuat nomor urut kelas, selanjutnya dari kelas yang terpilih tersebut ditentukan kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 yang diajar dengan menggunakan pendekatan open ended problem dan pendekatan pemecahan masalah. Data yang dikumpulkan terdiri dari data hasil belajar siswa, data aktivitas siswa dalam pembelajaran, dan data respons siswa terhadap perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa data aspek aktivitas siswa dengan menggunakan pendekatan open ended problem berada pada kategori baik, data aspek respons siswa berada pada kategori cenderung positif. Adapun data aspek aktivitas siswa dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah berada pada kategori baik, data aspek respons siswa berada pada kategori cenderung positif. Hasil analisis inferensial dengan menggunakan uji multivariate analisis of variance (MANOVA), menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran (open ended problem dan pemecahan masalah) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa kelas X SMA DDI Maros.
Kata Kunci: Pendekatan Pembelajaran, Kemampuan Penalaran, Kemampuan Komunikasi Matematika
APLIKASI TES ONLINE TRY OUT PADA SMA NEGERI 1 PALOPO
Try Out adalah gambaran kasar dari Ujian Nasional yang sebenarnya. Try Out sangat
membantu siswa dalam mencapai suatu hasil yang maksimal, seperti mengurangi tingkat
kesalahan, menambah referensi di otak, meningkatkan mental ujian atau tidak gugup, dan
melatih manajemen penggunaan waktu yang efisien.Tes online ini memungkinkan pengguna
untuk mengerjakan tes dimanapun mereka berada serta dapat menghemat waktu tanpa harus
pergi ke suatu tempat. Hal ini dikarenakan aktivitas pengguna yang semakin padat serta
semakin banyaknya waktu yang terbagi mengharuskan adanya kemudahan dalam
pelaksanaan try out ini.Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu sistem
yang memiliki kemudahan-kemudahan dalam menyimpan dan mengolah data try out SMA
Negeri 1 Palopo yang berbasis online, sehingga pencarian data anggota tidak sulit untuk
dilakukan dan pihak yang membutuhkan tidak perlu datang ke sekretariat untuk mencari
data anggota dan terjalinnya silaturrahmi antar anggota.Penelitian ini bertujuan untuk
merancang aplikasi tes online tryout yang dapat membantu siswa SMA Negeri 1 Palopo
dalam pelaksanaan try out. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
guna mendapatkan informasi yang mendukung perancangan aplikasi adalah wawancara,
survei, studi literatur dan metode pengembangan perangkat lunak yang terdiri dari tahap
analisis, rekayasa, perancangan, pengkodean, pengujian dan perawatan. Rancangan aplikasi
ini dapat diakses secara online oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Palopo. Diperuntkkan oleh
siswa- siswi kelas xii. Pengujian yang digunakan adalah pengujian white box. Hasil dari
penelitian ini berupa aplikasi.
Kata kunci:Tryout, SMA negeri 1 Palopo, Tes Onlin
DESKRIPSI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMPN 6 Palopo. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 6 Palopo dengan dua subjek yaitu subjek berkemampuan tinggi dan sedang yang dipilih berdasarkan pada nilai rapor. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah yang terdiri dari 3 butir soal, dan wawancara. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki kedua subjek dari 3 nomor soal berdasarkan empat indikator pemecahan masalah yaitu pada indikator mengidentifikasi data diketahui, ditanyakan, kecukupan data untuk pemecahan masalah Subjek Tinggi (ST) berada pada kemampuan kategori tinggi sedangkan Subjek Sedang (SS) berada pada kategori sedang dengan satu soal yang tidak terjawab. Untuk indikator mengidentifikasi strategi yang dapat ditempuh Subjek Tinggi berada pada kategori kemampuan tinggi sedangkan Subjek Sedang berada pada kategori kemampuan sedang, pada indikator menyelesaikan model matematika Subjek Tinggi berada pada kategori kemampuan tinggi dengan 3 penyelesaian soal yang tepat dengan langkah yang benar sedangkan Subjek Sedang berada pada kategori sedang dengan satu soal tidak terjawab, dan pada indikator memeriksa kebenaran solusi yang diperoleh Subjek Tinggi berada pada kategori tinggi sedangkan Subjek Sedang berada pada kategori rendah.
Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah matematika, SPLD
RESISTANCE OF SOME RICE VARIETIES AGAINST RICE SEED BUG (LEPTOCORISAACUTA)
Rice is an important cereal crops in Indonesia. Rice seed bug was reported as a major pest that caused of empty grains and may potentially cause yield loss. This research was aimed to determine the resistance of some rice varieties against rice seed bug attack. Sampling was carried out on rice crops in the areas of Luwu District, South Sulawesi. Sampling was done by purposive method that based on specific criteria of sample. Rice seed bugs were taken directly by weep-net method. Four of the rice varieties , i.e. Inpari 8, Inpari 4, Cibogo, and Cigeulis were used as seed-test. The attack intensity test of the rice seed bug based on in-vivo test. Seven of the rice seed bugs were inoculated per clump at the end of vegetative phase. The observation parameters included attack intensity, number of grains per panicle, and number of tillers per clump. This research was prepared by using a randomized block design that consists of 4 treatments and 3 replications. The treatments were T1= 7 insects per clumps of Inpari 4; T2= 7 insects per clump of Inpari 8; T3= 7 insects per clumps of Cibogo; dan T4= 7 insects per clumps of Cigeulis. The data were analyzed statistically continued by Tukey Test (LSD 5%). The results showed rice varities of Cigeulis has a higher resistance and lowest intensity than others, i.e. 45%. Cigeulis showed the quantity and quality of rice that was the most higher than others
ENCHANTMENT OF RURAL FARMERS IN LOCAL VALUES INTRODUCING TO ACHIEVE SUSTAINABILITY OF AGRICULTURAL
This research was conducted at the Bone-Bone, Enrekang District with an altitude of 1500-2000 meters above sea level. This study aimed to observe and interpret the practice of rice cultivation in rural areas in the charm of the viability of local values for long time. This is done to maintain the existence of complementary and each one so as not to cause harm to each other. The study focuses on actions that do exist when planting rice with the introduction of local values there in is a qualitative research approach to post-positivism in the interpretation of meaning will actions rice planting is done. Determination of the sample done by snowball sampling in the triangulation of data. This study find that there are some farming practices as part of efforts to blend with the natural surroundings as an integral element between man and his land, plants, animals and other creatures that are nearby
STUDENTS’ AND TEACHERS’ VIEWS ON INDONESIAN LEARNING MATERIAL DEVELOPMENT BASED LOCAL WISDOM FOR CLASS X SMAN 3 PALOPO
This study aims at describing teachers’ and students’ towards developing Indonesian learning materials based local wisdom in class X SMA Negeri 3 Palopo. This research is a research and development with the stages of research as demonstrated by Borg and Gall & Sugiyono. Material development begins with preliminary studies, preparation of prototypes, expert validation test, testing in schools, and the analysis of the test results. The results of this study in the form of products, namely: (1) the student book, (2) Lesson Plan, and (3) Students’ worksheet. The trial results questionnaire data show that teachers positively responded that the Indonesian learning based local wisdom need to be taught in high schools today. Another positive response from the teacher is that local wisdom is used more and valuable compare to the material which laden general or modernist. Learning local wisdom by raising the phenomenon of social, cultural, religious, and other aspects of life in the local community is a strategic step to introduce to the younger generation. Then, the views of students learning Indonesian judge that local wisdom is very important because it can attract and motivate to earnestly study Indonesian material