Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MEDIA GAMBAR SERI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 NOLING KABUPATEN LUWU
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu. Jenis penelitian pada hakikatnya merupakan teknik penelitian guna memperoleh data dan simpulan yang jelas. Populasi pada penelitian ini terdiri atas 4 kelas sebanyak 103 siswa dan sampel penelitian ini sebanyak 22 siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Hasil pengolahan data diketahui bahwa pada pretest sampel yang mendapat nilai ≥75 (sama dengan atau lebih dari 75) sebanyak 2 orang atau 9%, sedangkan sampel yang mendapat nila
KEMAMPUAN MENENTUKAN STRUKTUK TEKS CERITA FABEL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 LIMBONG KABUPATEN LUWU UTARA
Tujuan penelitian mendeskripsikan kemampuan menentukan struktur teks cerita fabel siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limbong Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang berbentuk deskripsi. Populasi yang penulis teliti berjumlah 26 siswa. Kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limbong Kabupaten Luwu Utara menentukan struktur teks cerita fabel. Diperoleh 16 siswa 61,53% nilai 81-100 berkategori sangat baik, diperoleh 9 siswa 34,61% nilai 70-80 berkategori baik, tidak terdapat siswa yang mendapat berkategori cukup, diperoleh 1 siswa 3,84% nilai 40-54 berkategori kurang, terdapat siswa yang mendapat berkategori sangat kurang. Diketahui siswa yang mendapatkan nilai 75 ke atas berjumlah 24 siswa, dan siswa yang mendapatkan nilai di bawah 75 sebanyak 2 siswa. Oleh karena itu, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limbong Kabupaten Luwu Utara, sudah mampu menentukan struktur teks cerita fabel
KEMAMPUAN MENENTUKAN IDE POKOK WACANA ARGUMENTASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 10 PALOPO
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menentukan ide pokok wacana argumentasi siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan satu kelompok. Penelitian ini didesain secara deskriptif. Sampel pada penelitian ini, yaitu siswa kelas VIII.A yang ditentukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh siswa kelas VIII.A SMP Negeri 10 Palopo dalam menentukan ide pokok wacana argumentasi, yaitu 68,24. Nilai rata-rata tersebut diperoleh dari sampel yang mendapat nilai 100 berjumlah 1 (5,9%); sampel yang mendapat nilai 85 berjumlah 1 (5,9%); sampel yang mendapat nilai 80 berjumlah 5 (29,4%); sampel yang mendapat nilai 70 berjumlah 1 (5,9%); sampel yang mendapat nilai 65 berjumlah 1 (5,9%); sampel yang mendapat nilai 60 berjumlah 6 (35,2%); sampel yang mendapat nilai 55 berjumlah 1 (5,9%); sampel yang mendapat nilai 25 berjumlah 1 (5,9%). Apabila dikonfirmasikan dengan KKM sekolah, maka kemampuan menentukan ide pokok wacana argumentasi siswa kelas VIII.A SMP Negeri 10 Palopo, yaitu yang mendapat nilai 77 ke atas sebanyak 7 sampel (41,2%), sedangkan yang mendapat nilai di bawah 77 sebanyak 10 sampel (58,8%). Dilihat dari tolok ukur kemampuan, siswa belum dapat dikatakan mampu karena siswa yang memperoleh nilai 77 ke atas tidak mencapai 85%
KEMAMPUAN MENGGUNAKAN GAYA BAHASA DALAM MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMPN 3 LAMASI KABUPATEN LUWU
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menggunakan gaya bahasa perbandingan dalam menulis puisi modern siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lamasi Kabupaten Luwu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak, yakni mengacak semua siswa setiap kelas untuk dijadikan sampel. Jadi, populasi sebanyak 128 orang semuanya berpeluang menjadi sampel. Selanjutnya, dilihat dari jumlah populasi yang ada pada tabel sampel di atas, maka sampel penelitian ini sebanyak 30% dari jumlah populasi. Dengan demikian, ditetapkan sampel sebanyak 38 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi lapangan untuk mengetahui jumlah, keadaan siswa, serta menetapkan sampel, Peneliti melakukan pembelajaran menulis puisi bebas dengan menguraikan konsep menulis puisi dan unsur-unsur yang harus diperhatikan, Peneliti memperkenalkan kepada siswa tentang cara menulis puisi bebas, Memberi skor hasil tes.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menggunakan gaya bahasa perbandingan dalam menulis puisi modern siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lamasi Kabupaten Luwu belum memadai. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai siswa yang mendapat nilai 70 ke atas sebanyak 1 orang (2,63%), sedangkan siswa yang mendapat nilai di bawah 70 sebanyak 37 orang (97,37%). Nilai yang diperoleh siswa ini belum mencapai kriteria yang ditetapkan sebagai kriteria kemampuan menggunakan gaya bahasa perbandingan dalam menulis puisi modern, yaitu hanya mencapai 2,63% atau sebanyak 1 siswa dari target pencapaian 85%. Puisi yang dibuat oleh siswa, masih banyak yang tidak menggambarkan sebuah perbandingan, begitu pula larik-larik kurang mencerminkan sebagai larik puisi dengan gaya imajinatif yang estetis
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA PEMBELAJARAN MEMBACA DAN MENULIS PUISI KELAS X SMK NEGERI 4 PALOPO
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil penerapan model cooperative integrated reading and composition (CIRC) terhadap pembelajaran membaca dan menulis puisi dan mendeskripsikan perbedaan secara signifikan hasil belajar membaca dan menulis puisi antara menggunakan model CIRC dan tanpa menggunakan model CIRC. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah claster random sampling. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknis tes dan non tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik statistic uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbandingan skor rata-rata hasil tes siswa antara kelas eksperimen (menggunakan model CIRC) dan kelas kontrol (tanpa menggunakan model CIRC) dengan menggunakan rumus uji t independent sample t tes, dapat diketahui bahwa nilai thitung diperoleh sebesar - 3,793. Nilai ttabel 1,70. Jadi, thitun
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS PADA SISTIM PEMANTAUAN DAN KENDALI SUHU RUANG SERVER
Salah satu bentuk pemamfaatan internet yang saat ini sedang berkembang adalah Internet of Things yang disingkat dengan IoT. IoT adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. Penerapan IoT tidak dapat dilepaskan dari kinerja sebuah server. Server adalah sebuah komputer yang berfungsi melayani sejumlah client dalam sebuah jaringan komputer. Server harus memiliki kehandalan (reliability) yang tinggi karna harus beroperasi selama 24 jam sehari. Salah satu faktor penentu kinerja dan kehandalan sebuah server adalah kondisi suhu dalam ruang server itu sendiri, dimana harus dijamin tidak terjadi kelebihan suhu dalam ruang server yang dapat menyebabkan overheating, terjadinya overheating umumnya disebabkan oleh kegagalan sumber daya listrik dimana ketika terjadi pemadaman listrik, perangkat air conditioner (AC) tidak secara otomatis hidup atau terjadi kerusakan pada AC, ini juga dipersulit karena suhu dalam ruang server tidak dapat dimonitor dari luar ruangan. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi solusi dari permasalan diatas. Pada penelitian ini penulis memamfaatkan perangkat ektronik NodeMCU ESP-12E yang dikombinasikan dengan sensor suhu dan perangkat tambahan lainnya yaitu relay. Hasil kombinasi perangkat ini dipasang dalam ruang server dan selanjutnya di hubungkan ke internet melalui koneksi WiFi. Untuk memantau dan mengendalikan perangkat melalui internet dibutuhkan aplikasi berbasis android yaitu aplikasi Blynk yang dapat diunduh dari internet. Hasil Penelitian ini menunjukkan hasil yang memuaskan dimana inplementasi IoT yang diterapkan untuk memantau suhu ruang server berhasil dilakukan, termasuk menghidupkan dan mematikan AC yang ada didalam ruang Server.
Kata Kunci: internet of things, sever, client, overheating, blyn
BAKAT DAN KREATIVITAS PEMBELAJAR
Perhatian para orang tua untuk perkembangan performansi dan kompetensi anak menjadi salah satu kebutuhan yang prioritas demi peningkatan kualitas diri. Anak dengan status pembelajar memiliki begitu banyak potensi yang diharapkan dapat diarahkan, difasilitasi, dan ditingkatkan dengan baik sesuai kondisi ciri pribadi anak tersebut. Salah satu potensi pembelajar adalah bakat dan kreatiitasnya. Peningkatan bakat dan kreativitas pembelajar membutuhkan upaya-upaya khusus yang dapat disesuaikan dengan karakteristik pembelajar, faktorfaktor pendukung dan penghambat, dan peran orang tua dan pengajar.
Kata-kata kunci: Bakat dan kreativitas, upaya-upaya pengembanga
APA ITU MATHEMATICS SELF-EFFICACY?
Matematika sekolah memiliki peranan penting bagi siswa, yang akan menjadi bekal pengetahuan dan pembentukan pola pikir serta sikapnya, agar dapat hidup layak, untuk kemajuan negara, dan mengembangkan dan melestarikan matematika itu sendiri. Selain kemampuan kognitif, aspek afektif juga turut memberikan kontribusi dan dapat menentukan keberhasilan siswa untuk mencapai ketuntasan dan keberhasilan dalam belajar matematika dengan baik. Self-efficacy (efikasi diri) merupakan salah satu aspek afektif yang mempengaruhi prestasi siswa dan mempengaruhi siswa dalam memilih kegiatan yang akan dilakukan. Efikasi diri dapat menentukan tidandakan siswa dalam mencapai sesuatu yang dinginkan temasuk dalam menyelesaikan masalah matematika. Tulisan ini membahas tentang mathematic self-efficacy (efikasi diri matematis), sumber self-efficacy, dimensi self-efficacy dan indikator self-eficacy.
Kata kunci: mathematics self-efficac
PENGARUH MOTIVASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. FINANSIA MULTI FINANCE CABANG PALOPO
Dalam melaksanakan pekerjaan, karyawan tidak lepas dari komunikasi dengan sesama rekan sekerja, dengan atasan dan dengan bawahan. Komunikasi yang baik dapat menjadi sarana yang tepat dalam meningkatkan kinerja karyawan. Motivasi merupakan pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja seseorang, agar mereka mau bekerja sama, bekerja efektif, dan terintegrasi dengan segala daya upayanya untuk mencapai kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Finansia Multi Finance Cabang Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa Motivasi dan Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Finansia Multi Finance Cabang Palopo, dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,958. Pengaruh Motivasi dan Komunikasi terhadap Kinerja karyawan PT. Finansia Multi Finance Cabang Palopo dari hasil analisis regresi linier berganda diperoleh Adjusted R Square 914 atau 91,4% dari kinerja ditentukan oleh Motivasi dan Komunikasi secara bersama-sama, sedangkan sisanya sebesar 8,6% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan maupun parsial variabel motivasi dan variabel komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Kata Kunci: Motivasi, Komunikasi, Kinerja Karyawa
METODE PEMBELAJARAN IMAJINATIF DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGARANG BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA LAGU
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tujuan jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ini adalah melalui model pembelajaran imajinatif akan mampu meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik dan kreativitas siswa. Target khusus penelitian ini adalah (1) seberapa jauh kemampuan mengarang siswa dengan diterapkannya model pembelajaran imajinatif (2) bagaimana pengaruh metode pembelajaran imajinatif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa SDN Kota Palopo. Adapun tehnik pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik pengamatan/ Observasi, wawancara dan tes. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis diskriptif komparatif dengan membandingkan nilai tes antara siklus dan indikator kinerja. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi perkembangan dan perubahan subjek setelah subjek diberikan diberlakukan khusus atau dikondisikan pada situasi tertentu, dengan pembelajaran tindakan dalam kurun waktu tertentu dan berulangulang sampai program dinyatakan berhasil. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa SDN Kota Palopo. Tahap pengumpulan data yaitu pemberian tes hasil belajar dan angket respons siswa. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif, kuantitatif, analisis statistika deskriptif, dan analisis statistika inferensial.
Kata Kunci: Metode Pembelajaran Imajinatif, Pelajaran Menulis, Hasil Belaja