Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
Analisis Situasi Pariwisata Kawasan Puncak
Kawasan wisata puncak memiliki daya tarik wisata yang sangat tinggi. Jumlah pengunjung setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan. Faktor yang men-dukung daya tarik wisata adalah keindahan alam, sarana dan prasarana, biaya, kondisi lingkungan, lokasi yang strategis dan dukungan sistem transportasi. Kenyamanan perjalanan dipengaruhi oleh volume lalu lintas yang merupakan kombinasi dari dua buah faktor dasar utama yaitu, peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan variasi jarak perjalanan selain beberapa faktor lainnya. Kawasan wisata Puncak, merupakan lokasi yang sering terjadi kemacetan, terutama pada hari Jum’at, Sabtu, Minggu dan hari-hari libur. Tulisan ini menganalisis kebijakan penanganan yang sudah dilaksanakan, kemudian didiskusikan bersama para stakeholders melalui Focus Group Discussion kemudian dilakukan pengkajian dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process untuk mendapatkan keputusan dari serangkaian alternatif kebijakan. Dari hasil pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa untuk penanganan di kawasan pariwisata Puncak, prioritas alternatif kebijakan yang harus dilakukan adalah peningkatan kapasitas jalan, tujuan yang diprioritaskan adalah peningkatan kenyamanan perjalanan, aktor yang diprioritaskan adalah pemerintah, dan faktor yang diprioritaskan adalah jaringan jalan. Hasil perumusan kebijakan adalah bahwa pemerintah harus berperan aktif mengatasi kemacetan. Pelayanan lalu lintas harus dapat memberikan rasa kenyamanan bagi para pengguna jalan, wisatawan maupun masyarakat yang menetap di kawasan wisata Puncak
Kemampuan Matematika dan Gaya Berpikir Mahasiswa (Studi pda Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika FKIP UNCP)
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa berdasarkan gaya berpikirnya. Gaya berpikir yang dimaksud dalam penelitian ini adalah gaya berpikir Sekuensial Konkret (SK), Acak Konkret (AK), Acak Abstrak (AA), dan Sekuensial Abstrak (SA). Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo semester genap tahun akademik 2010-2011 sebanyak 181 mahasiswa Instrumen gaya berpikir yang digunakan adalah instrumen yang dikembangkan oleh De Porter yang terdiri dari 15 nomor dengan empat pilihan jawaban. Sedangkan untuk kemampuan matematika diperoleh dari Indeks Prestasi Kumulatif untuk matakuliah matematika. Hasil penelitian adalah (1) dari 181 mahasiswa diperoleh 38,12% mahasiswa memiliki gaya berpikir Sekuensial Konkret (SK), 13,81% mahasiswa memiliki gaya berpikir Sekuensial Abstrak (SA), 38,12% mahasiswa memiliki gaya berpikir Acak Abstrak (AA), dan 15,47% mahasiswa memiliki gaya berpikir Acak Konkret (AK), (2) Kemampuan matematika mahasiswa berada pada kategori sangat memuaskan untuk semua gaya berpikir. Rata-rata kemampuan matematika yang diperoleh dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa yang tergolong gaya berpikir Sekuensial Konkret adalah 3,15, Sekuensial Abstrak adalah 3,24, Acak Abstrak adalah 3,10, dan Acak Konkret adalah 3,1
Keefektivan Tiga Teknik Pengendalian Tikus Sawah (Rattus argentiventer Rob & Kloss) di Desa Murante, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu.
Tikus sawah (Rattus argentiventer Rob & Kloss) merupakan organisme Penganggu Utama Tanaman (OPT) padi di Indonesia. Tikus sawah dapat menyerang padi pada setiap stadia tanaman padi, mulai dari stadia persemaian sampai panen. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan suatu percobaan tentang keefektifan tiga teknik pengendalian tikus sawah (R.Argentiventer) di Kabupaten Luwu. Tujuan dari percobaan ini untuk mengetahui salah satu teknik pengendalian tikus yang efektif dalam menekan populasi tikus dan intensitas serangannya pada pertanaman padi. Adapun kegunaan sebagai bahan informasi pada petani dalam rangka mengendalikan tikus pada tanaman padi. Percobaan ini dilaksanakan di Desa Murante, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi-Selatan, mulai Maret sampai Juli 2011. Percobaan ini menggunakan metode pengendalian tikus dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, rancangan perlakuannya yaitu P1: kontrol, P2: Trap Barrier Sistem ( TBS ), P3: Perangkap Bubu Liniear (SPBL), dan P4: pengemposan asap belerang pada lubang aktif di lahan sawah. Masing- masing perlakuan menggunakan hamparan padi seluas 100 ha jarak antara perlakuan satu dengan yang lain adalah 1,5 km dan jarak antara ulangan 50 m. Pengamatan di lakukan mulai 14 hari setelah tanam sampai panen dengan parameter pengamatannya adalah 1) Populasi tikus terperangkap pada perlakuan Sistem Perangkap Bubu Linear (SPBL) dan perlakuan Trap Barrier sistem (TBS), serta 2) Populasi tikus mati karena pengemposan yang diamati setiap minggu. Pengamatan intensitas serangan tikus dilakukan dengan berjalan dari sudut petakan sawah ke sudut yang lain, kemudian setiap sepuluh langkah diamati rumpun yang terserang. Jumlah tikus yang terperangkap pada perlakuan Trap Barrier Sistem (TBS) lebih banyak dari jumlah tikus yang terperangkap pada perlakuan Pengemposan, Sistem Perangkap Bubu Linear (SPBL) yaitu berkisar 413 ekor. sehingga ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan Trap Barrier Sistem (TBS) lebih efektif dibandingkan dengan ke tiga perlakuan lainnya. Intensitas rata–rata serangan tikus terendah terdapat pada perlakuan Trap Barrier Sistem (TBS) yaitu 0.94%. Sedangkan rata-rata intensitas serangan tikus tertinggi yaitu pada lahan Kontrol yaitu sebesar 30%. Rata-rata hasil produksi tertinggi terdapat pada perlakuan Trap Barrier Sistem (TBS) yaitu 6.76 ton/ha dan produksi terendah pada perlakuan Kontrol yaitu sebesar 2.96 ton/ha
Analis Pendapatan Usaha Tani Padi dengan Sistem Tanam Benih Langsung (TABELA) di Kelurahan Padangsappa Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui proses produksi padi sawah dengan Sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu. (2) Untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan oleh petani padi sawah dengan Sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu. (3) Untuk mengetahui besarnya tingkat pendapatan petani padi sawah dengan Sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu. Produksi rata-rata per hektar usahatani padi sawah dengan Sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) menunjukkan bahwa produksi Gabah Basah yang dihasilkan petani dengan dengan Sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) adalah 7.000 Kg dengan harga Rp. 3500/Kg (harga Gabah Basah) sehingga nilai produksi rata-rata yang diterima petani adalah Rp. 24.500.000. Total Penerimaan (TR) sebesar Rp. 24.500.000. Total Biaya (TC) sebesar Rp. 4.413.153 dan Pendapatan Bersih (π) Rp.20.086.487. Jadi pendapatan bersih yang diperoleh petani dari usahatani padi dalam satu musim tanam di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu adalah sebesar Rp. 20.086.487/hektar
Respon Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) pada Pemberian Media Tanam Bokashi Kulit Buah Kakao
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media tanam bokashi kulit buah kakao terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Rampoang Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo, yang berlangsung dari bulan November 2014 sampai Februari 2015. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 25 tanaman yang diamati. Hasil menunjukan bahwa pemberian media tanama bokashi kulit buah kakao terhadap pertumbuhan tanaman tomat dan produksi tanaman tomat memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun, jumlah tangkai, diameter buah tanaman tomat pada perlakuan P1 (100 gr bokashi kulit buah kakao) dan diameter batang pada perlakuan P4 (400 gr bokashi kulit buah kakao) serta berpengaruh sangat nyata pada berat buah tomat dimana P1 (100 gr bokashi kulit buah kakao) menunjukkan berat buah yang terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 37,4 cm, jumlah daun 46, jumlah tangkai 29, diameter batang 0,62, berat buah 67,63, dan diameter buah 4,08
Kajian penyerapan tenaga kerja pada industri kecil penyulingan minyak nilam
Besarnya peranan industri kecil penyulingan minyak nilam dalam menyediakan lapangan kerja, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan produksi dan tenaga kerja yang digunakan pada Industri Kecil Penyulingan Minyak Nilam Di Desa Tarobok Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara dan untuk mengetahui peranan Industri Kecil Penyulingan Minyak Nilam Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Desa Tarobok Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara. Teknik penentuan responden yang digunakan adalah purposive, pada teknik ini responden yang diambil tidak ditekankan pada banyaknya responden melainkan lebih ditekankan pada kualitas pemahaman responden terhadap permasalahan yang diteliti. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik dan pekerja karena dianggap tahu dan dipercaya sebagai sumber data. Sumber data yang digunakan dalam penulisan ini adalah Data primer, yaitu data yang diperoleh dengan cara mengadakan pengamatan langsung pada industri kecil penyulingan minyak nilam dan wawancara secara langsung dengan pemilik industri kecil tersebut beserta tenaga kerja yang ada kaitannya dengan penulisan skripsi ini. Dan Data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari dokumen-dokumen dan data lainnya yang ada, khususnya dengan masalah yang akan dibahas khususnya jumlah tenaga kerja, prosedur seleksi dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Industri kecil penyulingan minyak nilam di Desa Tarobok Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara merupakan industri kecil pedesaan yang masih bersifat tradisional. Sistem produksi yang dilakukan yaitu menggunakan sistem kukus, dengan menggunakan alat produksi yang sederhana dan dikerjakan oleh tenaga manusia dan Industri kecil penyulingan minyak nilam di Desa Tarobok Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara memiliki kemampuan untuk menyerap tenaga kerja hal ini dapat dilihat dari angka elastisitas lebih besar dari satu (E>1
Penggunaan Media Komputer Dengan Perangkat Lunak Yahoo Masanger Sebagai Salah Satu Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Interaksi Belajar Dikelas Pada Mata Pelajaran Produktif Kelas Ii Program Keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang berbasis komputer dengan perangkat lunak YAHOO.MASANGER yang diimplementasikan pada siswa kelas II program keahlian Komputer Jaringan, dengan harapan dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa. Indikator ketuntasan belajar adalah apabila seorang siswa memperoleh nilai sekurang-kurangnya 7,0 atau 70% untuk mata diklat produktif dan secara klasikal telah diperoleh nilai sekurang-kurangnya 85% dari jumlah siswa di kelas tersebut yang telah mencapai nilai Perseorangan sebesar 70%. Hasil dari penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut : untuk penilaian dengan metode konvensional dari 34 siswa telah diperoleh rentang nilai kurang dari 70 sebanyak 9 siswa (26,47%) dan rentang nilai lebih dari 70 sebanyak 25 siswa ( 73,53%). Adapun penilaian yang dilaksanakan dengan metode penggunaan media komputer dengan perangkat lunak Yahoo.Masanger sebagai media diskusi dan pengambilan nilai dari 34 siswa telah diperoleh rentang nilai kurang dari 70 sebanyak 3 siswa (8.82%) dan rentang nilai lebih dari 70 sebanyak 31 siswa ( 91,18%). Dari data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran mada pelajaran Produktif TKJ dengan metode menggunakan media komputer dengan perangkat lunak Yahoo masanger secara siginifikan lebih baik jika dibandingkan dengan pembelajaran dengan metode konvensional. Untuk terlaksananya kegiatan pembelajaran dengan media komputer dengan perangkat Yahoo.Masanger memerlukan konsekuensi-konsekuensi yang meliputi penyediaan sarana pendukung perangkat komputer yang memadai dan kompetensi guru/instruktur yang mampu memotivasi siswa untuk menerima materi pembelajaran dengan media komputer
Sistem Informasi Penggajian Anggota DPRD Palopo
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat telah banyak memberi perubahan dan kemajuan pada perkembangan zaman, istilah Teknologi Informasi saat ini atau IT yang populer saat ini adalah bagian dari mata rantai panjang perkembangan teknologi computer. Teknologi Informasi adalah teknologi yang digunakan dalam menyampaikan dan mengolah informasi , terbukti dengan pemamfaatan teknologi yang makin luas yang dapat mengoptimalkan suatu pekerjaan sehingga memberikan hasil yang lebih baikDengan melihat perkembangan Informasi yang begitu pesat maka Kantor Sekretariat DPRD Kota Palopo sebagai fasilitator dalam menjalankan tugas dan fungsi Pimpinnan dan Anggota juga tidak ingin ketinggalan dalam pengembangan sistem informasi khususnya dalam pemberian Gaji kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota PalopoBahasa pemrograman yang dipakai adalah Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 yang merupakan aplikasi berbasis widows. Visual Basic merupakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh Microsoft yang merupakan salah satu bahasa pemrograman yang handal untuk membuat perangkat lunak dalam berbagai bidang salah satunya dalam bidang sistem informasi
The Role of IT Languange Teaching
Educational technology is the study and ethical practice of facilitating learning and improving performance by creating, using and managing appropriate technological processes and resources." The term educational technology is often associated with, and encompasses, instructional theory and learning theory. While instructional technology is "the theory and practice of design, development, utilization, management, and evaluation of processes and resources for learning," according to the Association for Educational Communications and Technology (AECT) Definitions and Terminology Committee, educational technology includes other systems used in the process of developing human capability. Educational Technology includes, but is not limited to, software, hardware, as well as Internet applications and activities. But there is still debate on what these terms mean
Perancangan Aplikasi Midlet MP3 Stream Wap Player Menggunakan J2ME (Java 2 Micro Edition)
Telepon seluler yang pada mulanya digunakan sebagai media komunikasi telah berkembang dengan menyediakan alokasi memori untuk mendukung berbagai fitur-fitur aplikasi. Selain itu, akses internet lewat telepon seluler juga bisa dilakukan dengan menggunakan WAP ( Wireless Aplication Protocol). Ini memberikan peluang kepada user untuk terkoneksi langsung ke internet tanpa melalui computer, tetapi cukup melalui telepon seluler. Aplikasi ini dikenal sebagai midlet, diantaranya adalah MP3 Player, Video Player, Games, dan sebagainya. Dengan melihat situasi seperti ini, kami berpendapat bahasa pemograman yang biasanya dipusatkan pada pembuatan aplikasi computer harus dikembangkan untuk menyediakan aplikasi layanaan pada telepon seluler. Kami juga berpendapat dengan jumlah pengguna telepon seluler yang semakin bertambah peluang untuk memasarkan aplikasi midlet seperti ini semakin besar. Sebagai suatu bahasa pemograman bberbasis GUI dan mendukung pembuatan aplikasi-aplikasi di dalam telepon seluler maka pada keseempatan kali ini kami mencoba untuk merancang sebuah aplikasi Midlet dengan menggunakan J2ME ( Java 2 Micro Edition)