Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
Perancangan Sistem Informasi Administrasi Skripsi Berbasis Web Pada Universitas Cokroaminoto Palopo
Penelitian ini bertujuan untuk penelitian merancang sebuah website sistem informasi administrasi skripsi berbasis web pada Universitas Cokroaminoto Palopo untuk memudahkan mahasiswa dalam memperoleh informasi tentang administrasi skripsi. Batasan masalah dalam sistem informasi administrasi skripsi berbasis web pada Universitas Cokroaminoto Palopo yaitu terletak pada data skripsi yang digunakan untuk informasi administrasi skripsi menggunakan data yang diperoleh saat melakukan penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan metode observasi, perancangan model menggunakan Unifeid Modelling Language (UML) yang meliputiUse Case Diagram, Sequence Diagram, Class Diagram danActivity Diagram. Hasil website administrasi skripsi pada Universitas Cokroaminoto Palopo adalah sebuah website digunakan oleh mahasiswa sebagai media informasi yang memudahkan mahasiswa dalam memperoleh informasi tentanga dministrasi skripsi
Rancangan Bangun Alat Pengontrol Daur Ulang Solar Berkas dengan Mikrokontroler AT89C51
Solar merupakan jenis bahan bakar yang digunakan pada mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) pada PT. PLN (persero), namun kondisi sekarang ini dimana bahan bakar solar sangat langka dan harganyapun semakin mahal untuk industri. Untuk itu perlu pengiritan dalam penggunaanya, dan kita ketahui bahwa solar yang telah dipakai untuk membersihkan komponen mesin tidak dapat digunakan kembali karena telah tercampur oleh kotoran bahkan dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran tanah jika dibuang begitu saja. Hal ini diakibatkan karena pada saat penggunaan solar sebagai pencuci komponen mesin, solar tersebut tercampur dengan material lain. Alat daur ulang solar bekas pada PT. PLN (persero) cabang pinrang masih digunakan secara manual yang memerlukan banyak waktu dan tenaga untuk mengoperasikannya, dimana alat ini dapat digunakan jika operator yang bekerja tetap menekan tungkai penggerak naik turun (piston penekan) yang dilakukan secara berulang ulang sampai solar bekas yang ingin dibersihkan habis dalam penampung, hal ini sangat melelahkan karna membutuhkan banyak tenaga dan waktu untuk pengoperasiannya dan juga operator tidak dapat melakukan pekerjaan lain sebelum proses daur ulang selesai. Untuk itu diperlukan adanya alat daur ulang solar bekas dapat digunakan secara otomatis sehingga dapat membantu memudahkan penyelesaian dalam segi tenaga, waktu, dan keselamatan dengan menggunakan sistem pengontrolan yang menggunakan tombol on/off
Dampak Sniffing Pada Keamanan Data di Jaringan LAN
Anda mungkin pernah membaca berita tentang kasus pencurian data kartu kredit yang dilakukan oleh orang yang diistilahkan sebagai carder, data yang seharusnya sangat rahasia tersebut lalu digunakan untuk melakukan transaksi online pada toko-toko online di luar negeri, Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah carder terbesar di dunia. Banyak kasus pencurian dikarenakan lemahnya keamanan jaringan dan yang menjadi korban adalah masyarakat yang tidak mengerti tentang keamanan jaringan. Dari permasalahan diatas kami mencoba membahas tentang sniffing tersebut
Identifikasi Alga (algae) sebagai Bioindikator Tingkat Pencemaran di Sungai Lamasi Kabupaten Luwu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pencemaran perairan dan mengetahui tingkat pencemaran perairan dengan didasarkan pada indicator biologis, fisika, dan kimia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan bulan Januari 2014. Pengambilan sampel dilakukan di sungai Lamasi kabupaten Luwu, identifikasi Alga dan analisis air dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas Cokroaminoto Palopo. Dari hasil penelitian didapatkan ada 21 genus Alga yang ditemukan, dari 21 genus tersebut terdapat 7 genus yang masuk de dalam kategori indicator pencemaran yaitu Spirogyra, Euglena, Volvox, Monoraphidium, Navicula, Oscillatoria, dan Nitzschia. Dan berdasarkan indeks keanekaragaman (H’) berada pada nilai 1-3 sehingga ditarik kesimpulan bahwa perairan sungai Lamasi kabupaten Luwu telah tercemar
Uji Efektivitas Limbah Sabut Kelapa Sawit Terhadap Penurunan Ka-dar COD Pada Limbah Cair Sagu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian limbah sabut kelapa sawit terhadap penurunan kadar COD pada limbah cair sagu. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar pada bulan juli 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode kalium dikromat (K2Cr2O4), Hasil penelitian diperoleh penurunan yang cukup signifikan pada hari ke-5 dengan massa 500 gr yaitu 300 mg/L hingga hari ke-9 dan sudah memenuhi baku mutu limbah untuk Kegiatan Industri menurut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup KEP-MENLH No. 112 Tahun 2003 Tentang Baku Mutu Limbah Domestik
Mekanisme Transport Ion Melalui Karakterisasi Sifat Listrik Pada Membran Jeruk Lemon (Citrus medica Linn)
Telah dilakukan karakterisasi sifat listrik membran lemon (basah dan kering) dengan variasi frekuensi dan suhu. Variasi frekuensi dilakukan pada pengukuran konduktansi dan kapasitansi membran mulai dari 500 Hz sampai 1MHz. Adapun variasi suhu diamati pada pengukuran konduktansi membran pada larutan elektrolit KCl dengan konsentrasi 0,1 M dan 0,01 M dengan suhu dari 250C sampai 550C dengan kenaikan tiap 10C. Hasil uji pengukuran konduktansi dan kapasitansi membran secara langsung dengan variasi frekuensi menunjukkan bahwa semakin besar frekuensinya maka nilai konduktansinya meningkat dan nilai kapasitansinya menurun. Adapun hasil pengukuran dalam larutan elektrolit dengan variasi suhu menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu maka nilai konduktansinya pun makin meningkat. Selain itu dari pengukuran ini diperoleh grafik hubungan antara 1/T terhadap ln G yang menunjukkan hubungan linier dengan kemiringan negatif yang menunjukkan kebergantungan nilai konduktansi terhadap suhu. Dari grafik ini diperoleh pula besar nilai energi barrier atau energi diri membran dari slope kurva yang merupakan metode paling baik untuk mengamati mekanisme transport ion pada membran. Selain itu diperoleh juga ukuran pori membran sebesar 0,745 nm dan 0,856 nm. Sehingga disimpulkan bahwa mekanisme transport ion yang melewati membran lemon dapat dikaji melalui pengukuran konduktansi baik secara langsung maupun dalam larutan elektroli
Adaptasi Tumbuhan Terhadap Temperatur Rendah
Tumbuhan secara konstan selalu menghadapi berbagai macam faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu faktor eksternal yang sangat berperan dalan proses itu adalah temperatur. Setiap tumbuhan memiliki adaptasi terhadap perubahan temperatur seperti tumbuhan tropis yang peka terhadap temperatur tinggi namun tidak peka terhadap temperatur yang mencapai titik beku (Shry & Reiley, 2011). Stres temperatur rendah atau biasa disebut sebagai stress dingin pada tumbuhan merupakan faktor pembatas khususnya dalam produktivitas tanaman agrikultur. Temperatur rendah memiliki dampak yang besar dalam survival dan penyebaran secara geografis dari tumbuhan. Tumbuhan dari wilayah yang memiliki empat musim biasanya toleran terhadap dingin, namun tidak toleran terhadap pembekuan. Akan tetapi tumbuhan dari wilayah tropis dan subtropis, seperti padi, jagung dan tomat sensitif terhadap stress dingin (Jan et al., 2009). Hanya sepertiga dari total daratan di dunia yang terbebas dari kondisi beku (free of ice) dan 42% dari daratan mengalami tekanan di saat temperatur mencapai di bawah 20°C. Stres terhadap temperatur rendah pada tumbuhan dibagi dalam dua kelompok, yaitu chilling (kedinginan) (0-15°C) dan freezing (membeku) (< 0°C) (Miura &Furomoto, 2013). Tumbuhan dapat meningkatkan toleransinya terhadap dingin melalui proses yang disebut aklimasi dingin (cold acclimation) yang berkorelasi dengan perubahan biokimia dan fisiologi (Jen et al., 2009)
Pengaruh Pemberian Mulsa Jerami Terhadap Populasi Hama Kepik Hijau (Nezara Viridula) yang Menyerang Tanaman Kedelai (Glycine max L) Varietas Burangrang
Penelitian ini dilaksanakan dikawasan Instalasi pengamatan Peramalan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (IP3OPT) Luwu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan atau pengamatan langsung di lahan kedelai (Glycine max L), kemudian menghitung jumlah populasi hama kepik hijau (Nezara viridula) yang menyerang tanaman kedelai (Glycine max L). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan rancangan percobaan acak lengkap (RAL) dengan mengobservasi pengaruh pemberian mulsa jerami terhadap populasi Hama kepik hijau (Nezara viridula). Parameter yang diamati adalah banyaknya jumlah kepik Hijau (Nezara viridula) yang menyerang tanaman kedelai (Glycine max L). Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara varians dalam bentuk uji Fα = 0,05 kemudian dilanjutkan dengan uji BNT (beda nyata terkecil). Taraf kepercayaan α = 0,05. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mulsa jerami terhadap populasi hama kepik hijau (Nezara viridula) yang menyerang tanaman kedelai (Glycine max L) varietas Burangrang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa jerami memberikan pengaruh yang positif pada penelitian ini. Pemberian mulsa jerami berpengaruh nyata dalam menekan pertumbuhan populasi hama kepik hijau (Nezara viridula) yang menyerang tanaman kedelai (Glycine max L). Dengan pemberian mulsa jerami dapat menarik perhatian beberapa jenis musuh alami sebagai predator dan parasitoid bagi hama kepik hijau (Nezara viridula). Musuh alami inilah yang lebih besar peranannya dalam menekan populasi hama kepik hijau (Nezara viridula
[RETRACTED] The Effectiveness of Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching, and Cooperative Learning Approach in Teaching Speaking at Cokroaminoto Palopo University
This article has been retracted
Proses Pembelajaran Bahasa melalui Pendekatan Komunikatif di Sekolah
Sebagai tindak lanjut dalam upaya mencapai kualitas pendidikan, dibutuhkan strategi atau metode. Tulisan ini dikhususkan pada pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa yang mengkaji bahasa bukan hanya dari segi bentuk dan strukturnya melainkan lebih menekankan pada konteks penyampaian ide, makna, dan gagasan yang diwujudkan melalui keterampilan berbahasa yakni: mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Menjadikan bahasa sebagai materi pengajaran sangat relevan dengan unsur humanistik karena bahasa sebagai bahan ajaran menyangkut fungsi dan tujuan: kognitif, instrumental, kultural, dan integratif. Dengan demikian, sa saran pembelajaran dapat tercapai sebagai sumber pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian sisw