E-Journal STIESIA Surabaya (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia)
Not a member yet
918 research outputs found
Sort by
STRATEGI MENINGKATKAN KEPATUHAN PAJAK REKLAME DENGAN PENDEKATAN COMPLIANCE MODEL
This study aims to describe the implementation of compliance strategies in revenue agencies using the compliance model approach to improve advertising tax compliance. The research data were collected by interview, observation and document collection. This research is a descriptive qualitative research with a case study approach. Data analysis was performed using qualitative techniques, consisted of 3 stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study provide empirical evidence that compliance strategy with a compliance model approach that is implemented comprehensively and adequately can increase taxpayer compliance. The strategy implemented includes providing ease of compliance, providing assistance to comply, taking deter by detection and use full force of the law. Its combines effective prevention strategies and credible enforcement, making easier for taxpayers who are committed to comply and take firm action against taxpayers who do not comply. Implementation of compliance strategy requires support of facilities and infrastructure, competent human resources, tax authorities commitment, laws and regulations as a basis for implementation and support from other agencies in law enforcement efforts. The results of this study can become a reference for policy makers in developing future compliance strategies to achieve voluntary compliance in a sustainable manner
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN KEPADA GAPOKTAN BERAS PREMIUM POJOK KULON KABUPATEN JOMBANG
Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuat program hulu hilir untuk petani dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian. Program ini menggunakan dana dari Bank Jatim dengan bunga ringan dan Grace Period lebih lama. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pojokkulon Ds Kesamben Kabupaten Jombang merupakan para petani yang mendapatkan bantuan program hulu hilir ini. Pihak kreditur yaitu Bank Jatim akan memerlukan informasi kinerja keuangan dari Gapoktan agar mendapatkan keyakinan bahwa Gapoktan dapat mengembalikan pinjaman sesuai dengan jadwal yang disepakati. Selama ini pihak Gapoktan belum dapat memberikan informasi keuangannya karena belum dapat menyusun Laporan Keuangan sesuai dengan SAK (Standar Akuntansi Keuangan). Oleh karena itu bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan kegiatan pelatihan Manajemen Keuangan kepada Gapoktan Pojokkulon. Pelatihan dikhususkan untuk mencatat dan menyusun Laporan Keuangan sesuai dengan standar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survei pendahuluan, pelatihan Manajemen Keuangan, serta Implementasi dan Evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan dalam mencatat transaksi keuangannya, dapat mengetahui proses menyusun Laporan Keuangan, mengetahui macam Laporan Keuangan sesuai dengan SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) dan mengetahui perhitungan beban penjualan.
REFINANCING DALAM STRUKTUR MODAL: STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA: REFINANCING DALAM STRUKTUR MODAL
Abstrak
Apakah keputusan untuk menggunakan lagi hutang (refinancing) sebagai sumber pendanaan perusahaan manufaktur memperkuat hubungan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan?. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah refinancing memperkuat hubungan antara profitability pada struktur permodalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier dengan 559 pengamatan terhadap perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2018. Variabel dependen studi ini adalah struktur modal yang diukur dengan leverage pasar, variabel independen adalah profitabilitas, dan variabel moderat adalah refinancing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki efek negatif yang signifikan pada struktur permodalan, dan refinancing melemahkan efek negatif profitabilitas pada struktur modal.
Kata Kunci: Profitabilitas, Refinancing, Struktur Modal
PEMBERDAYAAN EKONOMI RUMAH TANGGA MELALUI PRODUKSI MASKER KAIN DI MASA PANDEMI COVID-19
Pemberdayaan sangat diperlukan utamanya pada masa sulit seperti saat ini yaitu masa Pandemi Covid-19. Pemberdayaan unutk meningkatan kulaitas diri dan keluarga dapat dilakukan dengan kemampuan mengisi peluang usaha terutama di masa pandemi ini. salah satu peluang usaha yang dapat dilakukan adalah dengan usaha/ bisnis masker dari kain. Kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat ini memiliki tujuan sebagai berikut: 1). Membantu menciptakan keterampilan dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat melalui usaha/bisnis produk masker kain. 2) Membantu mitra melalui pendampingan psikologis untuk memiliki rasa percaya diri dan memiliki jiwa entrepreneurship. 3). Membantu mengembangkan mitra untuk tetap memiliki pendapatan keluarga ditengah Covid-19 melalui usaha produk masker kain dengan menyediakan alat bantu memproses produk masker kain. 4). Membantu mitra dengan edukasi penentuan harga jual produk masker kain dan pemasaran melalui medsos. Metode yang dilakukan unutk mencapai tujuan tersebut adalah dengan melakukan pelatiham pembuatan masker kain, pengadaan alat bantu proses produksi masker kain, pendampingan ranah psikologis untuk membentuk mental wirausaha yang tahan banting, kreatif, dan mampu melihat peluang, dan edukasi penentuan harga jual masker kain pemasaran melalui media sosial
DAMPAK PERTUMBUHAN EKONOMI, KONTROL KORUPSI, DAN YIELD TERHADAP INVESTASI ASING DI PASAR SUN
ABSTRACT
Foreign investment in debt securities in Indonesia continues to grow. Foreign investor ownership in Government Securities (SUN) reached 39% at the end of 2019 from initially only less than 1% at the end of 2002. Foreign investor hold the largest ownership in tradable Government Securities. This study discusses the push and pull factors of foreign portfolio in debt securities investment in emerging markets and Indonesia on the period of 2000-2017. This research uses quantitative methods with panel data analysis. The results showed that economic growth, corruption control, dan financial openness were the main pull factors for foreign investment in debt instruments in emerging markets. Low yield in developed countries was the push factor of foreign investment in debt securities into emerging markets. In addition to economic growth and corruption control, yield on local debt instruments attract foreign investment in debt securities in Indonesia. The results showed that the yield on local debt securities have a negative effect on foreign investment in Indonesian debt securities so that the government does not need to provide too high yield on Government Securities
PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI UNTUK PENDATAAN PEREMPUAN SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA DI PW FATAYAT NU JAWA TIMUR
Fatayat NU merupakan badan otonom NU untuk kalangan perempuan muda, karena itu, Fatayat NU peduli akan perempuan. Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jatim yang menjadi bagian dari organisasi Fatayat NU yang berada di wilayah Jawa Timur tergerak untuk memberikan bantuan kepada para perempuan yang menjadi kepala rumah tangga yang terdampak secara ekonomi pada masa pandemi akibat menyebarnya virus COVID-19. PW Fatayat NU Jawa Timur melakukan pendataan perempuan – perempuan tersebut dengan memanfaatkan teknologi berupa sistem informasi berbasis web yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. Dengan menggunakan sistem informasi tersebut, duplikasi data dapat dihindari karena terdapat aturan pada sistem yang mengunci data berdasarkan NIK yang dimasukkan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bahwa penggunaan teknologi telah dibutuhkan oleh semua kalangan. Fatayat NU yang merupakan organisasi berbasis keagamaan, tetap berusaha untuk mengikuti perkembangan teknologi dengan menerapkan penggunaan teknologi berupa sistem informasi berbasis web pada pendataan data perempuan sebagai kepala rumah tangga. Data yang telah diinputkan ke dalam sistem dapat diolah dan digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memberikan bantuan terkait efek pandemi yang melanda masyarakat
AKSELERASI PEMBANGUNAN KEPEMUDAAN: KONSEP PEMBERDAYAAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING MASYARAKAT ERA INDUSTRI 4.0
Pemberdayaan merupakan suatu proses pembangunan yang diinisiasi dengan melalui kegiatan atau aktivitas sosial yang bertujuan untuk memperbaiki situasi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya, serta kemudian dapat mengikut sertakan orang lain untuk berpartisipasi dalam aktivitas tersebut. Tujuan yang diharapkan dalam pemberdayaan ini adalah untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang mandiri, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, ataupun dalam bidang lainnya. Problematika kehidupan kepemudaan dalam masyarakat sangat beragam, yaitu mulai dari sekedar ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan memperbaiki keadaan hingga persoalan-persoalan komponen sosial dan moral. Menuju peningkatan daya saing masyarakat di era industri 4.0. Pemuda merupakan aset sumber daya yang berharga, selain sebagai generasi penerus pengganti peran kepemimpinan di masa yang akan datang, pemuda juga mempunyai peran yang signifikan dalam menentukan arah pembangunan bangsa saat ini. Secara harfiah Youth yang diterjemahkan pemuda adalah the time of life between childhood and maturity, early maturity, the state of being young or immature or inexperienced, the freshness and vitality characteristic of a young person. Oleh karena itu, akselerasi pembangunan kepemudaan dengan pembentukan karakter yang kuat melalui konsep pemberdayaan adalah sebuah hal yang mutlak dilakukan dalam rangka peningkatan daya saing. Kabupaten Serang yang merupakan bagian wilayah Provinsi Banten dengan Indeks Pembangunan Manusia sebesar 6,8
PELATIHAN ETIKA BISNIS DAN PEMBUKUAN SEDERHANA KOPERASI TOKO KELONTONG DI SURABAYA
Tujuan kegiatan pengabdian adalah memberi motivasi dan semangat kepada pelaku untuk berwirausaha. Meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam pengetahuan tentang Etika Bisnis bagi para pelaku usaha koperasi toko kelontong. Memberi pengetahuan tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan melalui pembukuan sederhana. Kegiatan yang dimaksud guna membantu menjadi pelaku wirausaha yang sukses dan meningakatkan produktivitas. Tertib mencatat setiap transaksi keuangan melalui sistem pembukuan sederhana sehingga dapat memperoleh informasi mengenai posisi keuangan dan kinerja bagi anggota toko kelontong dalam mengembangkan usahanya bersama masyarakat diseleliling tempat tinggalnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diterapkan melalui pelatihan materi “Etika Bisnis dan Pembukuan Sederhana” perlu adanya kesinambungan kegiatan dan evaluasi setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sehingga para pelaku toko kelontong di Surabaya dapat berkontribusi dalam pengembangan toko kelontong di Indonesia. Etika bisnis lebih mengutamakan pertimbangan moral daripada pertimbangan hukum. Seorang pembisnis harus selalu beretika bersikap jujur baik dalam berbicara maupun bertindak. Transaksi keuangan sangat penting agar dapat menghitung laba (rugi) usaha dengan benar, agar dapat menilai apakah laba (rugi) yang diperoleh dari usaha: “wajar” atau “tidak wajar”
PERBANDINGAN EFISIENSI PADA INDUSTRI ASURANSI JIWA SYARIAH DAN KONVENSIONAL DENGAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)
This study aims to anlyze and comparing the efficiency of Islamic Life Insurance and Conventional Life Insurance in Indonesia. This study uses a quantitative non-parametric approach with Data Envelopment Analysis (DEA) with the assumption of Constant Return to Scale (CRS) and Variable Return to Scale (VRS) with input and output orientation. The samples are 3 Islamic Life Insurance (full fledge) and 3 Conventional Life Insurance that comply with the specified sample criteria during 2012-2019. The input variables used ared cost of commissive, operational cost, total equity, while the output variables is the premi income, and investment revenue. The results of the study indicate that the average result of DEA analysis for the entire DMU (Decision Making Unit) has not been efficient. In Conventional Life Insurance, the value of economic efficiency by 64,82 percent, technically efficiency for72,22 percent, and scale efficiency 81,4 percent, while in Islamic Life Insurance, the value of economic efficiency by 17,26 percent, technically efficiency for 53,71 persen, and scale efficiency 47,41 percent. Source of inefficiency Conventional and Islamic Life Insurance company is the sacle of operations and management of input to output is not optimal
PRAKTIK INCOME SMOOTHING PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN DI BEI
ABSTRACT
The research objective is to examine the practice of income smoothing with several explanatory variables, namely: cash holding, political cost, profitability, and the board of commissioners. Income smoothing is an effort to normalize profits with the hope of increasing the company's market return. There are indications that agricultural sector companies are doing income smoothing. The population in this study were all agricultural sector companies listed on the IDX for the 2014-2019 period, with a purposive sampling technique, the number of samples used was 16 agricultural sector companies. Furthermore, the number of observed data was 96 data (6 years of observation in 16 agricultural sector companies). Methods of data analysis using logistic regression with α = 5% and α = 10%. The results showed that cash holding and profitability had no significant effect on income smoothing practices, both at α = 5% and α = 10%, but the political cost had a significant positive effect and the board of commissioners had a significant negative effect on income smoothing practices in agricultural sector companies. The implication of income smoothing practice with several explanatory variables can maintain the stability of the company's financial performance and will become an attraction for interested parties, however, income smoothing practise must go through supervision and consider some of the advice given by the board of commissioners.
Key words: cash holding, board of commissioners, income smoothing, political cost, profitability
ABSTRAK
Tujuan penelitian adalah untuk menelaah praktik income smoothing dengan beberapa variabel penjelas, yaitu: cash holding, political cost, profitabilitas, dan dewan komisaris. Income smoothing merupakan upaya normalisasi laba dengan harapan untuk meningkatkan market return perusahaan. Perusahaan sektor pertanian terindikasi melakukan income smoothing. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI periode 2014-2019, dengan teknik purposive sampling, maka jumlah sampel yang digunakan adalah 16 perusahaan sektor pertanian. Selanjutnya jumlah data yang diobservasi sebanyak 96 data (6 tahun pengamatan pada 16 perusahaan sektor pertanian). Metode analisis data dengan regresi logistik dengan α = 5% dan α = 10%. Hasil penelitian bahwa cash holding dan profitabilitas berpengaruh tidak signifikan terhadap praktik income smoothing, baik pada α = 5% dan α = 10%, namun political cost berpengaruh signifikan positif dan dewan komisaris berpengaruh signifikan negatif terhadap praktik income smoothing perusahaan sektor pertanian. Implikasi praktik income smoothing dengan beberapa variabel penjelas dapat menjaga stabiitas kinerja keuangan perusahaan dan akan menjadi daya tarik bagi pihak-pihak yang bekepentingan, namun praktik income smoothing harus melalui pengawasan dan mempertimbangkan beberapa nasihat yang diberikan dewan komisaris.
Kata kunci: cash holding, dewan komisaris, income smoothing, political cost, profitabilita