Electronic Journals of UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun)
Not a member yet
6827 research outputs found
Sort by
BIPA Teachers’ Strategies in Teaching Indonesia Vocabulary Online for Students Other Languages
The Indonesian language program known as Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) is designed for foreigners. One of the most crucial elements in using a second language successfully is vocabulary. The aims of this study were to identify the strategies that BIPA teachers employed to teach Indonesian vocabulary online and the factors that influenced the utilization of these strategies with foreign students. The study used a qualitative descriptive research design. The sample of this study consisted of 12 BIPA teachers at the University of Bengkulu. The result of this study revealed that there were five strategies used by BIPA teachers in teaching Indonesian vocabulary, namely: 1) Drilling, 2) Code-Switching, 3) Translation, 4) Guessing the context, and 5) Making Task. Additionally, the second outcome examined the factors that influenced the BIPA teacher's use of the strategies for teaching vocabulary in Indonesia; student abilities, duration of time, and the level of material
Penerapan sanksi dan reward dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di Madrasah Tsanawiyah
The application of sanctions and rewards is a strategy used by educational institutions in fostering and strengthening student discipline. At MTs Al-Ahsan Bogor, this strategy is applied as part of the effort to build orderly and responsible student characters. The background of this study is that there are still students who lack discipline, both in compliance with rules, arrival, and learning attitudes. This study aims to determine the application of sanctions and rewards in improving student discipline and identifying supporting and inhibiting factors. The research method used is qualitative with a case study approach, through observation, interview, and documentation techniques. TThe results show that sanctions are given gradually and educationally according to the type of offense, such as memorization, cleaning, to giving violation points, which is proven to have a deterrent effect and attitude change. Rewards are given in the form of praise, additional grades, simple gifts, and good behavior letters to motivate students to be consistently disciplined. Supporting factors include the cooperation of teachers, school parties, and parents, while obstacles arise from the lack of parental attention, students' low understanding of the value of discipline, and the influence of the friendship environment. This study concludes that sanctions and rewards play an important role in fostering student discipline, but it is necessary to strengthen the socialization of the value of discipline and a more structured reward system.
Abstrak
Penerapan sanksi dan reward merupakan strategi yang digunakan lembaga pendidikan dalam menumbuhkan dan memperkuat kedisiplinan peserta didik. Di MTs Al-Ahsan Bogor, strategi ini diterapkan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang tertib dan bertanggung jawab. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya siswa yang kurang disiplin, baik dalam kepatuhan terhadap aturan, kedatangan, maupun sikap belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sanksi dan reward dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi diberikan secara bertahap dan edukatif sesuai jenis pelanggaran, seperti hafalan, bersih-bersih, hingga pemberian poin pelanggaran, yang terbukti menimbulkan efek jera dan perubahan sikap. Reward diberikan dalam bentuk pujian, nilai tambahan, hadiah sederhana, dan surat berkelakuan baik untuk memotivasi siswa agar konsisten disiplin. Faktor pendukung meliputi kerja sama guru, pihak sekolah, dan orang tua, sedangkan hambatan muncul dari kurangnya perhatian orang tua, rendahnya pemahaman siswa tentang nilai kedisiplinan, serta pengaruh lingkungan pertemanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi dan reward berperan penting dalam pembinaan disiplin siswa, namun diperlukan penguatan sosialisasi nilai disiplin dan sistem reward yang lebih terstruktur.The application of sanctions and rewards is a strategy used by educational institutions in fostering and strengthening student discipline. At MTs Al-Ahsan Bogor, this strategy is applied as part of the effort to build orderly and responsible student characters. The background of this study is that there are still students who lack discipline, both in compliance with rules, arrival, and learning attitudes. This study aims to determine the application of sanctions and rewards in improving student discipline and identifying supporting and inhibiting factors. The research method used is qualitative with a case study approach, through observation, interview, and documentation techniques. TThe results show that sanctions are given gradually and educationally according to the type of offense, such as memorization, cleaning, to giving violation points, which is proven to have a deterrent effect and attitude change. Rewards are given in the form of praise, additional grades, simple gifts, and good behavior letters to motivate students to be consistently disciplined. Supporting factors include the cooperation of teachers, school parties, and parents, while obstacles arise from the lack of parental attention, students' low understanding of the value of discipline, and the influence of the friendship environment. This study concludes that sanctions and rewards play an important role in fostering student discipline, but it is necessary to strengthen the socialization of the value of discipline and a more structured reward system.
Abstrak
Penerapan sanksi dan reward merupakan strategi yang digunakan lembaga pendidikan dalam menumbuhkan dan memperkuat kedisiplinan peserta didik. Di MTs Al-Ahsan Bogor, strategi ini diterapkan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang tertib dan bertanggung jawab. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya siswa yang kurang disiplin, baik dalam kepatuhan terhadap aturan, kedatangan, maupun sikap belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sanksi dan reward dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi diberikan secara bertahap dan edukatif sesuai jenis pelanggaran, seperti hafalan, bersih-bersih, hingga pemberian poin pelanggaran, yang terbukti menimbulkan efek jera dan perubahan sikap. Reward diberikan dalam bentuk pujian, nilai tambahan, hadiah sederhana, dan surat berkelakuan baik untuk memotivasi siswa agar konsisten disiplin. Faktor pendukung meliputi kerja sama guru, pihak sekolah, dan orang tua, sedangkan hambatan muncul dari kurangnya perhatian orang tua, rendahnya pemahaman siswa tentang nilai kedisiplinan, serta pengaruh lingkungan pertemanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi dan reward berperan penting dalam pembinaan disiplin siswa, namun diperlukan penguatan sosialisasi nilai disiplin dan sistem reward yang lebih terstruktur
Strategi Guru BK dalam Membantu Membangun Kesadaran Tanggung Jawab Sosial Di SMP Negeri 2 Sukaraja
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru BK dalam membangun kesadaran tanggung jawab sosial pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data primer adalah guru BK dan sumber data sekunder berupa dokumentasi. Analisis data menggunakan content analysis dengan tahapan meliputi data collecting, data display, data reducing dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru BK dalam membantu membangun kesadaran tanggung jawab sosial siswa dilakukan melalui layanan bimbingan klasikal diawali dengan materi mengenai tanggung jawab siswa untuk membuang sampah pada tempatnya dan larangan kantin untuk tidak menjual minuman yang menggunakan botol plastik, keduanya merupakan salah satu cara untuk membangun kesadaran tanggung jawab siswa akan kebersihan lingkungan sekolah
Analisis Konten Marketing Bank Syariah Indonesia: Studi Literatur Strategi Konten Marketing yang Sukses dan Efektif
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi konten marketing dalam industri perbankan syariah di Indonesia, dengan fokus pada efektivitas konten dalam meningkatkan keterlibatan audiens serta membangun citra merek syariah. Kajian ini dilakukan melalui metode studi literatur dari berbagai sumber akademik dan penelitian terdahulu, serta analisis pada konten marketing Bank Syariah Indonesia (BSI) pada kanal youtube sebagai objek utama. Dalam konteks digital, bentuk konten yang digunakan antara lain mencakup video edukatif, video marketing, serta kolaborasi dengan influencer
Pengaruh Pertengkaran Terhadap Tingkat Perceraian di Provinsi Jawa Barat
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perselisihan atau pertengkaran yang berkelanjutan terhadap tingkat perceraian keluarga di Provinsi Jawa Barat. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis statistik, penelitian ini menemukan adanya hubungan positif yang kuat antara jumlah perceraian akibat pertengkaran dengan total angka perceraian di setiap kabupaten/kota. Nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,756 menunjukkan korelasi signifikan, yang berarti semakin tinggi intensitas pertengkaran rumah tangga, semakin meningkat pula angka perceraian. Hasil uji Spearman memperkuat konsistensi hubungan tersebut dalam skala peringkat, sedangkan analisis regresi linier menunjukkan bahwa variabel pertengkaran berkontribusi sebesar 57,1% terhadap variasi angka perceraian. Pola hubungan linier yang tampak pada “scatter plot” mengindikasikan bahwa konflik rumah tangga menjadi determinan penting dalam dinamika perceraian di Jawa Barat. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan penguatan program mediasi keluarga, konseling pranikah dan pascanikah, serta edukasi publik untuk mengurangi potensi perceraian. Selain itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor sosial, ekonomi, dan psikologis lainnya sebagai dasar perumusan kebijakan keluarga yang lebih komprehensif
ANALISIS HUKUM TERHADAP PENGALIHAN HAK DALAM SENGKETA HAK MEREK POLO BY RALPH LAUREN
Sengketa pengalihan hak antara Mohindar H.B dengan PT Manggala Putra Perkasa diakibatkan oleh Mohindar H.B yang tidak terima merek yang dimilikinya digunakan karena Mohindar merasa sebagai pemilik yang sah dengan perjanjian peralihan hak dengan Jon Whiteley tahun 1986, lalu Mohindar menggugat PT Manggapa Putra Perkasa ke Pengadilan Niaga Jakpus. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yaitu metode yang meneliti hukum yang tertulis dengan mempertimbangkan berbagai perspektif. Pendekatan ini tidak mencakup analisis aspek implementasi atau penerapan hukum. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif, yaitu menyusun data secara teratur, runtut, logis, dan efektif untuk mempermudah interpretasi serta pemahaman hasil analisis. Hasil analisis yaitu pengalihan hak antara Jon Whiteley dengan PT Manggala Putra Perkasa tidak sah karena pengalihan hak hanya bisa dilakukan satu kali, di mana Jon Whiteley sudah melakukan pengalihan hak tersebut kepada Mohindar sebelumnya, dan Hakim yang mengadili perkara tersebut memenangkan Mohindar dengan melihat aspek bukti-bukti surat, pendaftaran, dan itikad baik.
Kata Kunci: Sengketa, Merek, Polo by Ralph Lauren
KEDUDUKAN QAWAID FIQHIYAH DALAM PENETAPAN HUKUM (STUDI TERHADAP FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang kedudukan qawaid fiqihiyyah sebagai dalil independent dalam metode penjelasan hukum disebut metode argumentasi atau metode penalaran hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dilakukan dengan cara mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan narasi secara komprehensif pada data visual untuk memperoleh wawasan yang utuh, menyeluruh dan holistik terhadap kedudukan qawaid fiqhiyah sebagai penetapan hukum dan fatwa MUI sebagai lembaga penetapan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan qawaid fiqihiyyah sebagai dalil independen dianalogikan dengan posisi hadist dalam al-Qur'an ketiga, yaitu ketika kaidah-kaidah fiqih dijadikan sebagai pertimbangan utama dalam menyelesaikan permasalahan hukum di mana tidak ada nash yang baik (fi mala nass fihi) al-Qur'an dan hadist. Qowaid Fiqihiyyah sebagai argumentasi yang berdiri sendiri atau independen dalam metode penjelasan hukum disebut metode argumentasi atau metode penalaran hukum (redenering atau reasoning), yaitu metode penetapan hukum yang tidak diatur dalam undang-undang. Sebagai contoh penggunaan Qowaid Fiqihiyyah di beberapa fatwa MUI harus sesuai dengan standar MUI untuk mengeluarkan pernyataan fatwa meliputi empat bagian, yaitu memperhatikan menimbang, mengingat, dan menetapkan. Dalam penetapan fatwa, setidaknya ada enam kaidah fiqihiyyah sebagai dasar penetapan fatwa oleh MUI.
Kata Kunci : Kedudukan, Qawaid Fiqhiyah, Hukum, Fatwa, MUI
ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN PROSES PERIZINAN DALAM PENATAAN RUANG DI INDONESIA
Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis yuridis pelaksanaan proses perizinan sebagai pengendali penataan ruang di Indonesia. Perizinan menjadi aspek yang sangat penting bagi para pelaku usaha, izin menjadi nyawa dari kegiatan usaha. Tanpa adanya izin, kegiatan usaha tidak dapat berjalan. Demikian pentingnya perizinan itu sehingga pemerintah terus berusaha memperbaiki sistem perizinan yang ada di Indonesia. Betapa pun sistem dibuat, tidak ada sistem yang sempurna. Kekurangan dari sebuah sistem dapat ditemukan dalam banyak hal. Penelitian ini didasarkan pada metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konsep melalui studi kepustakaan. Sumber data yang dikaji dalam penelitian ini antara lain melalui studi kepustakaan berupa buku-buku, dan sumber lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kepustakaan yang merupakan rujukan untuk menganalisis hasil penelitian, wawancara yang digunakan untuk mendapatkan informasi yang seakurat mungkin. Adapun hasil yang ditemukan bahwa dalam pelaksanaan proses perizinan di Indonesia sudah dirancang dengan baik, tetapi ada beberapa bagian yang masih perlu revisi untuk meningkatkan kualitas tersebut. Masalah seperti panjangnya waktu proses perizinan, kurangnya koordinasi antar lembaga terkait, serta ketidakpastian hukum menjadi hambatan utama. Upaya pemerintah dalam meningkatkan dalam penataan ruang dalam laju pertumbuhan ekonomi serta kerangka dasar otonomi daerah ditempuh melalui profesionalisme pelayanan publik, termasuk di dalamnya penataan di bidang perizinan di Indonesia.
Kata kunci: kebijakan; perizinan; penataan ruan
REFLEKSI KARAKTER DASAR SUAMI ISTRI DALAM ISLAM UNTUK MENGHINDARI PERCERAIAN PERSPEKTIF SYAFIQ RIZA BASALAMAH
Pembicaraan tentang karakter seseorang merupakan hal yang penting, terlebih dalam rumah tangga. Faktor perselisihan dan pertengkaran seringkali menjadi sebab banyak terjadinya perceraian di Indonesia. Di antara karakter generasi milenial dan generasi Z adalah menghindari konflik yang terjadi. Komunikasi yang buruk berdampak pada keharmonisan rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat muslim yang akan atau sudah menikah untuk memahami bagaimana karakter dasar suami istri demi terwujudnya keluarga bahagia dan melindungi keluarga muslim dari perceraian perspektif Syafiq Riza Basalamah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi kepustakaan dalam pengumpulan data dan menganalisisnya dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa karakter dasar suami istri yang harus dipahami agar terhindar dari perceraian perspektif Syafiq Riza Basalamah, di antaranya: perempuan tercipta dari tulang rusuk yang bengkok, pencemburu, laki-laki ingin dihormati, dihargai, dan lain-lain.
Kata kunci: Karakter Dasar; Keluarga; Perceraian
PENERAPAN HUKUM TINDAK PIDANA KEJAHATAN SODOMI TERHADAP ANAK (Studi Analisis Putusan Nomor. 2658 K/Pid.Sus/2015)
Kejahatan sodomi merupakan bentuk kekerasan atau pelanggaran hukum, dan juga merupakan bentuk kekerasan seksual yang melukai fisik dan psikis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hukum terhadap pelaku tindak pidana sodomi terhadap anak dalam putusan No. 2658 K/Pid.Sus/2015 dan juga efek jera bagi pelaku tindak pidana sodomi terhadap anak. penerapan hukum bahwa terdakwa dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 11 (sebelas) tahun penjara dan denda sebesar Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah),apabila tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan. Penelitian ini menggunakan medote normatif karena memudahkan untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan dalam penyelesaikan dalam penelitian. Pengaturan hukum tindak pidana kejahatan sodomi ini sendiri belum ada pengaturan khususnya, hasil penelitian ini dikategorikan sebagai tindak pidana pencabulan yang mana diatur dalam KUHP pasal 290 dan pasal 76 E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.
Kata Kunci: Efek Jera , Kejahatan Sodom