Electronic Journals of UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun)
Not a member yet
6827 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI LITERASI AKUNTANSI: STUDI KASUS DI POKDAKAN ALAM TIRTO KABUPATEN KULON PROGO
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perikanan melalui literasi akuntansi dengan pendekatan pendidikan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Alam Tirto di Kabupaten Kulon Progo. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku UMKM perikanan sebelumnya belum memiliki praktik pencatatan keuangan yang memadai, sehingga kesadaran akan pentingnya laporan keuangan masih rendah. Intervensi berupa buku ajar literasi akuntansi berbasis experiential learning terbukti meningkatkan kemampuan peserta dalam mencatat arus kas, menyusun laporan laba rugi sederhana, dan memisahkan modal dengan keuntungan. Dampak pemberdayaan juga terlihat pada meningkatnya transparansi internal, kepercayaan diri dalam mengelola usaha, serta terbukanya akses pembiayaan formal. Meskipun demikian, program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu belajar dan motivasi sebagian peserta, sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa literasi akuntansi bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
 
Pengembangan media pembelajaran Al-Quran Hadis berbasis Prezi
Learning Al-Qur'an Hadith needs to be made interesting so that students are more enthusiastic about learning, and Prezi media can help because of its attractive and interactive appearance. This study aims to develop Prezi-based learning media and test its feasibility level in the subject of Al-Qur'an Hadith material “Halal and Good Food”. The method used in this research is the Research and Development (R&D) method with the 4D model which consists of 4 stages, namely define, design, develop, and disseminate. The research was conducted on grade XI students of MAN 2 Bogor City. The validation results obtained an average score of 91.3% and the product trial results obtained an average score of 87.3%. Both are included in the “Very Valid” category, indicating that Prezi learning media for the subject of Al-Qur'an Hadith material “Halal and Good Food” is suitable for use.
Abstrak
Pembelajaran Al-Qur’an Hadis perlu dibuat menarik agar siswa lebih semangat belajar, dan media Prezi dapat membantu karena tampilannya yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan media pembelajaran berbasis Prezi dan menguji tingkat kelayakannya pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis materi “Makanan Halal dan Baik”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari 4 tahapan yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI MAN 2 Kota Bogor. Hasil validasi diperoleh rata-rata skor 91,3% dan hasil uji coba produk diperoleh rata-rata skor 87,3%. Keduanya termasuk ke dalam kategori “Sangat Valid” sehingga menunjukkan bahwa media pembelajaran Prezi mata pelajaran Al-Qur’an Hadis materi “Makanan Halal dan Baik” layak digunakan.Learning Al-Qur'an Hadith needs to be made interesting so that students are more enthusiastic about learning, and Prezi media can help because of its attractive and interactive appearance. This study aims to develop Prezi-based learning media and test its feasibility level in the subject of Al-Qur'an Hadith material “Halal and Good Food”. The method used in this research is the Research and Development (R&D) method with the 4D model which consists of 4 stages, namely define, design, develop, and disseminate. The research was conducted on grade XI students of MAN 2 Bogor City. The validation results obtained an average score of 91.3% and the product trial results obtained an average score of 87.3%. Both are included in the “Very Valid” category, indicating that Prezi learning media for the subject of Al-Qur'an Hadith material “Halal and Good Food” is suitable for use.
Abstrak
Pembelajaran Al-Qur’an Hadis perlu dibuat menarik agar siswa lebih semangat belajar, dan media Prezi dapat membantu karena tampilannya yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan media pembelajaran berbasis Prezi dan menguji tingkat kelayakannya pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis materi “Makanan Halal dan Baik”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari 4 tahapan yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI MAN 2 Kota Bogor. Hasil validasi diperoleh rata-rata skor 91,3% dan hasil uji coba produk diperoleh rata-rata skor 87,3%. Keduanya termasuk ke dalam kategori “Sangat Valid” sehingga menunjukkan bahwa media pembelajaran Prezi mata pelajaran Al-Qur’an Hadis materi “Makanan Halal dan Baik” layak digunakan
Pembentukan karakter religius melalaui praktik keagamaan di sekolah
This study aims to examine the influence of Islamic Religious Education (PAI) habituation on the formation of religious character among 11th-grade students at SMA Negeri 10 Kota Bogor. The habituation includes daily religious practices such as reciting Asmaul Husna, Qur’anic reading, and collective prayers. A quantitative approach using a survey method was applied, involving a sample of 70 students. Data were collected using validated and reliable questionnaires. The data analysis using simple linear regression revealed a significant influence of PAI habituation on students' religious character, with a significance value of 0.000 and a contribution rate of 41.5%. These findings indicate that the more consistent the implementation of PAI habituation, the stronger the development of students' religious character. This highlights the strategic role of religious habituation programs in strengthening students’ moral and spiritual values within school settings.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiasaan Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pembentukan karakter religius siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Kota Bogor. Pembiasaan yang dimaksud mencakup kegiatan keagamaan rutin seperti membaca Asmaul Husna, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei dan sampel sebanyak 70 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menggunakan regresi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pembiasaan PAI dan karakter religius siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan kontribusi pengaruh sebesar 41,5%. Artinya, semakin tinggi intensitas pembiasaan PAI, semakin tinggi pula tingkat karakter religius siswa. Hasil ini menegaskan pentingnya implementasi pembiasaan PAI sebagai strategi pembentukan karakter religius di lingkungan sekolah.This study aims to examine the influence of Islamic Religious Education (PAI) habituation on the formation of religious character among 11th-grade students at SMA Negeri 10 Kota Bogor. The habituation includes daily religious practices such as reciting Asmaul Husna, Qur’anic reading, and collective prayers. A quantitative approach using a survey method was applied, involving a sample of 70 students. Data were collected using validated and reliable questionnaires. The data analysis using simple linear regression revealed a significant influence of PAI habituation on students' religious character, with a significance value of 0.000 and a contribution rate of 41.5%. These findings indicate that the more consistent the implementation of PAI habituation, the stronger the development of students' religious character. This highlights the strategic role of religious habituation programs in strengthening students’ moral and spiritual values within school settings.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiasaan Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pembentukan karakter religius siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Kota Bogor. Pembiasaan yang dimaksud mencakup kegiatan keagamaan rutin seperti membaca Asmaul Husna, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei dan sampel sebanyak 70 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menggunakan regresi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pembiasaan PAI dan karakter religius siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan kontribusi pengaruh sebesar 41,5%. Artinya, semakin tinggi intensitas pembiasaan PAI, semakin tinggi pula tingkat karakter religius siswa. Hasil ini menegaskan pentingnya implementasi pembiasaan PAI sebagai strategi pembentukan karakter religius di lingkungan sekolah
Dampak penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran Akidah Akhlak terhadap perilaku bullying di Madrasah
Akidah Akhlak learning at MAN 2 Bogor City plays an important role in instilling tolerance values (tasamuh) so that students are able to appreciate differences and reduce bullying behavior in the school environment. This study aims to describe the application of tolerance values in Akidah Akhlak learning and analyze its impact on student bullying behavior. The method used is a qualitative approach with observation techniques, in-depth interviews with students, and document review of teaching materials. The research was conducted on students of MAN 2 Bogor City. The results showed that the learning process facilitated the cultivation of the value of tasamuh through discussions, case studies, giving examples of behavior, and self-reflection exercises. Learners revealed that tasamuh material helped them understand the meaning of respecting differences, maintaining speech, and reminding each other to avoid bullying. The conclusion of this study shows that Akidah Akhlak learning with an emphasis on the value of tasamuh contributes to forming an empathetic attitude and a culture of mutual respect, thus supporting the creation of a safer, more comfortable, and harmonious learning atmosphere.
Abstrak
Pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Kota Bogor berperan penting dalam penanaman nilai-nilai toleransi (tasamuh) agar peserta didik mampu menghargai perbedaan dan mengurangi perilaku bullying di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran Akidah Akhlak dan menganalisis dampaknya terhadap perilaku bullying siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam dengan peserta didik, serta telaah dokumen materi ajar. Penelitian dilakukan kepada peserta didik MAN 2 Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran memfasilitasi penanaman nilai tasamuh melalui diskusi, studi kasus, pemberian contoh perilaku, dan latihan refleksi diri. Peserta didik mengungkapkan bahwa materi tasamuh membantu mereka memahami arti menghargai perbedaan, menjaga ucapan, dan saling mengingatkan untuk menghindari perundungan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak dengan penekanan nilai tasamuh berkontribusi dalam membentuk sikap empati dan budaya saling menghargai, sehingga mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan harmonis.Akidah Akhlak learning at MAN 2 Bogor City plays an important role in instilling tolerance values (tasamuh) so that students are able to appreciate differences and reduce bullying behavior in the school environment. This study aims to describe the application of tolerance values in Akidah Akhlak learning and analyze its impact on student bullying behavior. The method used is a qualitative approach with observation techniques, in-depth interviews with students, and document review of teaching materials. The research was conducted on students of MAN 2 Bogor City. The results showed that the learning process facilitated the cultivation of the value of tasamuh through discussions, case studies, giving examples of behavior, and self-reflection exercises. Learners revealed that tasamuh material helped them understand the meaning of respecting differences, maintaining speech, and reminding each other to avoid bullying. The conclusion of this study shows that Akidah Akhlak learning with an emphasis on the value of tasamuh contributes to forming an empathetic attitude and a culture of mutual respect, thus supporting the creation of a safer, more comfortable, and harmonious learning atmosphere.
Abstrak
Pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Kota Bogor berperan penting dalam penanaman nilai-nilai toleransi (tasamuh) agar peserta didik mampu menghargai perbedaan dan mengurangi perilaku bullying di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran Akidah Akhlak dan menganalisis dampaknya terhadap perilaku bullying siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam dengan peserta didik, serta telaah dokumen materi ajar. Penelitian dilakukan kepada peserta didik MAN 2 Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran memfasilitasi penanaman nilai tasamuh melalui diskusi, studi kasus, pemberian contoh perilaku, dan latihan refleksi diri. Peserta didik mengungkapkan bahwa materi tasamuh membantu mereka memahami arti menghargai perbedaan, menjaga ucapan, dan saling mengingatkan untuk menghindari perundungan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak dengan penekanan nilai tasamuh berkontribusi dalam membentuk sikap empati dan budaya saling menghargai, sehingga mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan harmonis
Pengaruh metode Yanbu’a terhadap kemampuan baca tulis Al-Qur’an di pondok pesantren
This research aims to determine the effect of the Yanbu’a method on improving students’ ability to read and write the Qur’an in grade VII at Daarus Shofwah Islamic Boarding School, Bojonggede. The study was motivated by the observation that many beginning-level students still struggle with Qur’anic literacy despite being in a religious environment. A quantitative approach with a one group pretest-posttest design was used, complemented by qualitative data to strengthen the findings. Instruments included written and practical reading tests, classroom observations, and teacher interviews. The results showed a significant improvement in students’ skills, with the average pretest score of 46.00 increasing to 88.74 in the posttest. The paired sample t-test revealed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically meaningful difference. Qualitative data supported these results, highlighting the role of teacher guidance, repeated practice, and the integration of Islamic manners (adab) in creating a positive learning environment. It can be concluded that the Yanbu’a method is effective not only in enhancing technical reading and writing abilities but also in instilling character values within the pesantren education system.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Yanbu’a terhadap peningkatan kemampuan baca dan tulis Al-Qur’an santri kelas VII di Pondok Pesantren Daarus Shofwah Bojonggede. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya kemampuan baca tulis Al-Qur’an pada sebagian santri tingkat awal, meskipun telah berada di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, serta dilengkapi data kualitatif sebagai penguat analisis. Instrumen yang digunakan meliputi tes tulis dan praktik baca Al-Qur’an, observasi kelas, serta wawancara dengan guru pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan santri, dengan rata-rata skor i sebesar 46,00 meningkat menjadi 88,74 pada posttest. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna secara statistik. Data kualitatif menguatkan temuan ini, di mana pendekatan personal guru, pengulangan materi, dan pembiasaan adab terbukti mendukung proses pembelajaran yang efektif. Dengan demikian, metode Yanbu’a terbukti tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis membaca dan menulis Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter dalam pendidikan pesantren.This research aims to determine the effect of the Yanbu’a method on improving students’ ability to read and write the Qur’an in grade VII at Daarus Shofwah Islamic Boarding School, Bojonggede. The study was motivated by the observation that many beginning-level students still struggle with Qur’anic literacy despite being in a religious environment. A quantitative approach with a one group pretest-posttest design was used, complemented by qualitative data to strengthen the findings. Instruments included written and practical reading tests, classroom observations, and teacher interviews. The results showed a significant improvement in students’ skills, with the average pretest score of 46.00 increasing to 88.74 in the posttest. The paired sample t-test revealed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically meaningful difference. Qualitative data supported these results, highlighting the role of teacher guidance, repeated practice, and the integration of Islamic manners (adab) in creating a positive learning environment. It can be concluded that the Yanbu’a method is effective not only in enhancing technical reading and writing abilities but also in instilling character values within the pesantren education system.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Yanbu’a terhadap peningkatan kemampuan baca dan tulis Al-Qur’an santri kelas VII di Pondok Pesantren Daarus Shofwah Bojonggede. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya kemampuan baca tulis Al-Qur’an pada sebagian santri tingkat awal, meskipun telah berada di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, serta dilengkapi data kualitatif sebagai penguat analisis. Instrumen yang digunakan meliputi tes tulis dan praktik baca Al-Qur’an, observasi kelas, serta wawancara dengan guru pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan santri, dengan rata-rata skor i sebesar 46,00 meningkat menjadi 88,74 pada posttest. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna secara statistik. Data kualitatif menguatkan temuan ini, di mana pendekatan personal guru, pengulangan materi, dan pembiasaan adab terbukti mendukung proses pembelajaran yang efektif. Dengan demikian, metode Yanbu’a terbukti tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis membaca dan menulis Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter dalam pendidikan pesantren
Pengaruh metode Team Games Tournament terhadap minat belajar Pendidikan Agama Islam di SMA
Education has an important role in improving the quality of human life, one of which is through a learning process that is able to foster students' interest in learning. High learning interest encourages students to be more active, focused, and diligent in participating in teaching and learning activities. This study aims to (1) determine the level of interest in learning Islamic Religious Education (PAI) of class X students of SMAN 3 Bogor taught using the Team Games Tournament (TGT) method and (2) analyze the difference in interest in learning PAI between students taught using the TGT method and the conventional method. This research used quantitative approach with quasi experiment method. The research sample consisted of students of class X-7 and X-6 as many as 65 students. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The results showed that the application of TGT method had a positive effect on interest in learning PAI, with an average value of 54.5%. This finding indicates that the TGT method is more effective in increasing interest in learning PAI than conventional learning methods.
Abstrak
Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup manusia, salah satunya melalui proses pembelajaran yang mampu menumbuhkan minat belajar peserta didik. Minat belajar yang tinggi mendorong siswa untuk lebih aktif, fokus, dan tekun dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas X SMAN 3 Bogor yang diajar menggunakan metode Team Games Tournament (TGT) dan (2) menganalisis perbedaan minat belajar PAI antara siswa yang diajar menggunakan metode TGT dan metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas X-7 dan X-6 sebanyak 65 peserta didik. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TGT memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar PAI, dengan nilai rata-rata sebesar 54,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode TGT lebih efektif dalam meningkatkan minat belajar PAI dibandingkan metode pembelajaran konvensional.Education has an important role in improving the quality of human life, one of which is through a learning process that is able to foster students' interest in learning. High learning interest encourages students to be more active, focused, and diligent in participating in teaching and learning activities. This study aims to (1) determine the level of interest in learning Islamic Religious Education (PAI) of class X students of SMAN 3 Bogor taught using the Team Games Tournament (TGT) method and (2) analyze the difference in interest in learning PAI between students taught using the TGT method and the conventional method. This research used quantitative approach with quasi experiment method. The research sample consisted of students of class X-7 and X-6 as many as 65 students. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The results showed that the application of TGT method had a positive effect on interest in learning PAI, with an average value of 54.5%. This finding indicates that the TGT method is more effective in increasing interest in learning PAI than conventional learning methods.
Abstrak
Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup manusia, salah satunya melalui proses pembelajaran yang mampu menumbuhkan minat belajar peserta didik. Minat belajar yang tinggi mendorong siswa untuk lebih aktif, fokus, dan tekun dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas X SMAN 3 Bogor yang diajar menggunakan metode Team Games Tournament (TGT) dan (2) menganalisis perbedaan minat belajar PAI antara siswa yang diajar menggunakan metode TGT dan metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas X-7 dan X-6 sebanyak 65 peserta didik. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TGT memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar PAI, dengan nilai rata-rata sebesar 54,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode TGT lebih efektif dalam meningkatkan minat belajar PAI dibandingkan metode pembelajaran konvensional
Strategi Guru Bk dalam Pemberian Layanan Dasar Orientasi Kontrol Diri pada Peserta Didik di SMA Ibnu Hajar Boarding School
Kontrol Diri pada anak usia remaja sangat penting untuk dilakukan dan proses perkembangan khususnya. Karena pada usia remaja tersebut sangat bagus untuk dilatih dalam kebiasaannya. Oleh karena itu penelitian bertujuan agar dapat memahami dan mengetahui strategi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan orientasi pada peserta didik dapat dipahami lebih dalam serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari agar teriasa dapat mengatur emosi yang tidak stabil. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Pengambilan sumber data dan informasi diperoleh melalui wawancara narasumber yang terkait, observasi dan dokumentasi. Bedasakan hasil dalam penelitian dan pengambilan data dapat disimpulkan bahwa, kontrol diri sangat penting untuk individu dan lingkungan sekitarnya. Dan dalam meningkatkan kontrol dirinya perlu adanya layanan bimbingan dan konseling misalnya dengan layanan orientasi, peserta didik diperkenalkan dengan bagaimana kontrol dirinya dalam situasi yang baru
Strategi Guru BK Dalam Mengatasi Sikap Childish Siswa Di SMA Ibnu Hajar Pasarean
Pemberian nilai-nilai moral dan pembentukan karakter adalah hal penting yang harus menjadi tujuan utama dalam pendidikan. Fase dewasa adalah dimana siswa krisis mengenai moralitas salah satunya akan mengakibatkan munculnya sikap childish karena belum mencapai kematangan emos pada diri seseorang. Saat hal tidak menyenangkan terjadi, ia akan berusaha membenarkan apa yang dilakukan dengan cara yang tidak tepat. Baik dalam menghadapi masalah, berinteraksi dengan lingkungan, melakukan sesuatu yang tidak sesuai pada usianya. Sehingga respon yang muncul dari dirinya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan orang disekitarnya. Faktor penyebab seseorang memiliki sikap childish yaitu pengaruh lingkungan, bawaan sikap alamiah, dan pola asuh orang tua. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian lapangan Karena, peneliti mengamati dan terlibat langsung ke lokasi penelitian Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif Serta penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pada hasil penelitian bahwa strategi guru BK dalam mengatasi sikap childish siswa dengan cara layanan bimbingan pribadi sosial dan pengarahan sikap mengenai kemandirian dan tanggung jawab
Pengembangan Program Bimbingan Klasikal Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Rasa percaya diri menjadi salah satu faktor pengaruh prestasi pada peserta didik. Agar dapat meningkatkan rasa percaya diri di perlukan layanan yang menyenangkan dalam mengatasinya, salah satunya adalah layanan bimbingan dan kosenling dengan teknik play therapy. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan ide baru bagi guru bimbingan konseling dalam memberikan layanan dengan kosenp yang menenangkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, serta observasi untuk memvalidasi data yang sudah didapatkan. Banyak peserta didik yang mulai berani mencoba berbicara didepan kelas setelah menjalani layanan klasikal dengan teknik play therapy. Bermain sambil belajar memberikan pengaruh positif bagi peserta didik
Bimbingan Klasikal Pengembangan Diri Kepada Siswa Dalam Meningkatkan Kesadaran dan Tanggung Jawab
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas bimbingan klasikal dalam meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab siswa kelas 8 di SMP. Metode survei digunakan dengan menggunakan angket sebagai instrumen pengumpulan data. Peserta penelitian adalah siswa kelas 8 di sebuah sekolah menengah pertama. Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara keseluruhan, siswa kelas 8 telah mencapai tingkat perkembangan konformistik dalam sepuluh aspek yang diukur. Temuan ini mendukung teori perkembangan yang menyatakan bahwa siswa pada usia dan tingkat pendidikan tersebut seharusnya mencapai tingkat perkembangan konformistik. Penelitian ini juga konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efektivitas bimbingan klasikal dalam meningkatkan kontrol diri dan kepercayaan diri siswa. Dapat disimpulkan bahwa bimbingan klasikal efektif dalam meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab siswa kelas 8 di SMP, dengan fokus pada aspek penerimaan diri dan pengembangan. Implikasinya adalah perlunya pengembangan program bimbingan klasikal yang lebih terintegrasi dan komprehensif dalam meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab siswa