Electronic Journals of UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun)
Not a member yet
6827 research outputs found
Sort by
PROSTITUSI ONLINE DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA (STUDI PUTUSAN NOMOR 27/PID.SUS/2023/PN BKT)
Tujuan daripada penelitian ini yakni guna untuk mengetahui sera memahami dan menganalisis dasar pertimbangan hakim saat menetapkan kesalahan dan menetapkan berat atau ringannya pidana kepada terdakwa terhadap kasus Prostitusi Online (Analisis Putusan Nomor 27/PID.SUS/2023/PN BKT). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian hukum normatif dengan menggunakan metode konseptual, pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Jenis dan sumber yang digunakan bahan hukum yakni bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang didapatkan dengan melalui studi dokumen. Analisis bahan hukum dilaksanakan dengan penginterprestasian atau penafsiran. Jadi kesimpulan yang didapat dari penelitian ini mengetahui cara transaksi prostitusi online dalam putusan nomor 27/Pid.Sus/2023/PN BKT dan mengetahui sanksi terhadap pelaku tindak pidana Prostitusi online. Bahwasannya landasan pertimbangan hakim saat menetapkan kesalahan terdakwa dengan cara mngungkap dan membuktikan unsur-unsur pasal yang ada dalam dakwaan alternatif. Dalam menentukan berat atau ringannya pidana kepada si terdakwa majelis hakim melakukan pertimbangan dengan mengamati baik dalam pertimbangan yuridis atau non yuridis.
Kata Kunci : prostitusi online,sanksi hukum, putusan haki
INTEGRASI MAQASHID SYARIAH DAN KEADILAN GENDER: STUDI ATAS METODOLOGI FATWA KUPI NO. 07 TAHUN 2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi metodologi fatwa Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) No. 07 Tahun 2022 dalam melindungi perempuan dari praktik pemaksaan perkawinan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumen dan analisis isi terhadap naskah fatwa, panduan metodologi, serta literatur relevan mengenai maqashid syariah dan keadilan gender. Temuan menunjukkan bahwa KUPI mengembangkan metodologi fatwa yang inovatif dengan menggabungkan nilai-nilai dasar Islam, ilmu pengetahuan, dan pengalaman perempuan sebagai sumber epistemik. Fatwa tersebut menggunakan pendekatan kontekstual dan partisipatoris, yang mengedepankan prinsip keadilan substantif dan perlindungan terhadap kelompok rentan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan KUPI tidak hanya relevan secara normatif, tetapi juga transformatif dalam memperjuangkan keadilan sosial dan gender dalam konteks hukum Islam.
Kata kunci: Maqashid syariah; keadilan gender; fatwa; perempuan; pemaksaan perkawinan
Management of Local Wisdom Based Curriculum Development at MDT Nurul Huda Magelang
This study aims to analyze the management strategies of curriculum development based on local wisdom at Pondok Pesantren Nurul Huda Magelang, focusing on the formulation, implementation, and evaluation mechanisms of the curriculum. Employing a post-positivist qualitative approach, data were collected through observation, interviews with key institutional figures, and document analysis. The study found that the curriculum development at MDT Nurul Huda Magelang was formulated in alignment with national regulations and local needs through a SWOT analysis. Curriculum implementation was carried out through three approaches: strengthening core Islamic teachings within a local context, internalizing values through local traditions, and developing skills rooted in cultural practices. Curriculum evaluation was conducted comprehensively and participatively, resulting in graduates who not only master religious sciences but also embody the character of rahmatan lil ‘alamin—civilized, moderate, and nationally minded individuals. This study contributes to the development of Islamic Religious Education curricula that are more relevant to the needs of students and society. The findings of this research can serve as a reference in designing MDT curricula that instill Islamic character values
IMPLEMENTATION OF UNDERSTANDING OF PAI VALUES IN NATURE CONSERVATION TO BUILD ENVIRONMENTAL AWARENESS IN EDUCATIONAL INSTITUTIONS IN BANTEN PROVINCE
Background: The issue of environmental degradation has become a major challenge around the world, as human-induced damage to ecosystems continues to worsen. Pollution, deforestation, species depletion, and weather changes are signs that environmental awareness in society is still low. This research aims: The purpose of this study is to understand the values in Islamic Religious Education (PAI) that relate to protecting nature and the environment as a religious and social responsibility. To find the ways in which Islamic Religious Education values are applied in the effort to protect the environment by various educational institutions in Banten Province. Creating strategic suggestions for developing an environmental education model based on Islamic values, so that it can be well integrated into the education system at the local and national levels. The method applied in this study is naturalistic qualitative, which focuses on naturally occurring circumstances in educational institutions (schools). The findings of this study show that Islamic values related to nature protection, such as tawhid, amanah, rahmatan lil 'alamin, and khilafah, have been incorporated into Islamic Religious Education (PAI) materials, especially on themes that discuss the relationship between humans and nature. In this case, PAI teachers function as drivers and supporters in instilling Islamic values related to the environment
PROJECT-BASED LEARNING IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING: DOES IT PROMOTE STUDENTS’ HIGHER-ORDER THINKING SKILLS?
ABSTRACT
This study explores teachers’ perceptions of Project-Based Learning in English language teaching to promote Higher-Order Thinking Skills. Using a qualitative case study design, the research involved three junior high school teachers in Bogor Regency, selected through purposive sampling. Data was collected via open-ended questionnaires and semi-structured interviews. Findings showed that teachers viewed project-based learning as a student-centered approach emphasizing real-world relevance, collaboration, product creation, and contextual learning. Implementation included planning, scaffolding, group work, facilitation, and feedback. Teachers reported that project-based learning fostered higher-order thinking skills by encouraging critical analysis, creativity, and reflection, although challenges such as time constraints and diverse student abilities remained. The study underscores the need for teacher readiness, resources, and contextualized instruction to optimize project-based learning in promoting higher-order thinking skills.
Keywords: Project-Based Learning, Higher-Order Thinking Skills, Teacher Perception, Case Stud
Kurikulum tarbiyah ruhiyah perspektif Said Hawwa
The concept of Islamic education with its characteristics that are comprehensive, complete, balanced between mind, body, and spirit will give birth to a generation that can carry out its mandate as a servant of Allah as well as its role as a caliph to prosper the earth and bring goodness and emprovemen. However, it is found that some graduates of Islamic educational institutions do not show the performance that should be in the form of harmony between knowledge and deeds. The reason is that the aspect of ruhiyah that encourage the emergence of motivation and awareness to do has not received the proper touch in the implementation of education. This ruhiyah crisis encouraged an Islamic figure Said Hawwa to write the book Tarbiyatuna Ruhiyyah. Based on this background, this research aims to analyze tarbiyah ruhiyah Said Hawwa and rearrange it within the framework of four curriculum components including objectives, materials, methods, and evaluation. The research method used is a qualitative method with a literature study approach. The results of the study describe the nature of tarbiyah ruhiyah perspective Said Hawwa, then the urgency, principles, objectives, material, method and evaluation. The concept of tarbiyah ruhiyah which has been compiled in curriculum format is recommended to be a guide in organizing the tarbiyah ruhiyah process in Islamic educational institutions.
Abstrak
Konsep pendidikan Islam dengan ciri khasnya yang komprehensif, lengkap, seimbang antara akal, jasad, dan ruh akan melahirkan generasi yang bisa menjalankan amanah sebagai hamba Allah Swt sekaligus perannya sebagai khalifah yang akan memakmurkan bumi dan membawa perbaikan serta kebaikan. Namun, ditemukan fakta bahwa sebagian lulusan lembaga pendidikan Islam tidak menunjukkan performa yang seharusnya berupa keselarasan antara ilmu dan amal. Penyebabnya adalah aspek ruhiyah yang mendorong munculnya motivasi dan kesadaran untuk beramal belum mendapat sentuhan yang seharusnya dalam penyelenggaraan pendidikan. Krisis ruhiyah ini mendorong seorang tokoh Islam Said Hawwa menulis kitab Tarbiyatuna Al-Ruhiyah. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tarbiyah ruhiyah Said Hawwa dan menyusunnya kembali dalam bingkai empat unsur kurikulum meliputi tujuan, materi, metode, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian memaparkan tentang hakikat tarbiyah ruhiyah perspektif Said Hawwa, kemudian urgensinya, prinsipnya, tujuannya, materinya, metodenya dan evaluasinya. Konsep tarbiyah ruhiyah yang telah disusun dalam format kurikulum direkomendasikan menjadi panduan dalam penyelenggaraan proses tarbiyah ruhiyah di lembaga pendidikan Islam.The concept of Islamic education with its characteristics that are comprehensive, complete, balanced between mind, body, and spirit will give birth to a generation that can carry out its mandate as a servant of Allah as well as its role as a caliph to prosper the earth and bring goodness and emprovemen. However, it is found that some graduates of Islamic educational institutions do not show the performance that should be in the form of harmony between knowledge and deeds. The reason is that the aspect of ruhiyah that encourage the emergence of motivation and awareness to do has not received the proper touch in the implementation of education. This ruhiyah crisis encouraged an Islamic figure Said Hawwa to write the book Tarbiyatuna Ruhiyyah. Based on this background, this research aims to analyze tarbiyah ruhiyah Said Hawwa and rearrange it within the framework of four curriculum components including objectives, materials, methods, and evaluation. The research method used is a qualitative method with a literature study approach. The results of the study describe the nature of tarbiyah ruhiyah perspective Said Hawwa, then the urgency, principles, objectives, material, method and evaluation. The concept of tarbiyah ruhiyah which has been compiled in curriculum format is recommended to be a guide in organizing the tarbiyah ruhiyah process in Islamic educational institutions.
Abstrak
Konsep pendidikan Islam dengan ciri khasnya yang komprehensif, lengkap, seimbang antara akal, jasad, dan ruh akan melahirkan generasi yang bisa menjalankan amanah sebagai hamba Allah Swt sekaligus perannya sebagai khalifah yang akan memakmurkan bumi dan membawa perbaikan serta kebaikan. Namun, ditemukan fakta bahwa sebagian lulusan lembaga pendidikan Islam tidak menunjukkan performa yang seharusnya berupa keselarasan antara ilmu dan amal. Penyebabnya adalah aspek ruhiyah yang mendorong munculnya motivasi dan kesadaran untuk beramal belum mendapat sentuhan yang seharusnya dalam penyelenggaraan pendidikan. Krisis ruhiyah ini mendorong seorang tokoh Islam Said Hawwa menulis kitab Tarbiyatuna Al-Ruhiyah. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tarbiyah ruhiyah Said Hawwa dan menyusunnya kembali dalam bingkai empat unsur kurikulum meliputi tujuan, materi, metode, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian memaparkan tentang hakikat tarbiyah ruhiyah perspektif Said Hawwa, kemudian urgensinya, prinsipnya, tujuannya, materinya, metodenya dan evaluasinya. Konsep tarbiyah ruhiyah yang telah disusun dalam format kurikulum direkomendasikan menjadi panduan dalam penyelenggaraan proses tarbiyah ruhiyah di lembaga pendidikan Islam
Analisis Konsumsi dan Estimasi Biaya Energi Listrik pada Rumah Tangga Daya 1300 VA
Energi listrik merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan masyarakat modern, terutama dalam lingkungan rumah tangga yang mengandalkan peralatan listrik untuk kenyamanan dan efisiensi. Namun, konsumsi listrik yang tinggi tanpa pengendalian dapat menyebabkan pemborosan dan tingginya biaya tagihan. Untuk itu, diperlukan pemantauan dan estimasi penggunaan energi listrik yang akurat agar rumah tangga dapat melakukan efisiensi energi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penghitungan konsumsi energi per peralatan listrik berdasarkan daya dan durasi pemakaian. Selanjutnya, hasil tersebut dijumlahkan untuk mendapatkan konsumsi harian dan dikalikan selama 30 hari untuk memperoleh konsumsi bulanan. Berdasarkan konsumsi bulanan, estimasi biaya listrik dihitung dengan mengalikan total kWh dengan tarif dasar listrik PLN. Hasil menunjukkan total konsumsi energi harian sebesar 8,76 kWh, dan konsumsi bulanan sebesar 262,8 kWh. Biaya listrik bulanan yang diperoleh dari perhitungan adalah sebesar Rp379.687. Peralatan yang paling besar kontribusinya terhadap konsumsi energi adalah Rice Cooker (3,0 kWh), kulkas (2,4 kWh), dan dispenser (2,4 kWh). Total daya dari seluruh perangkat masih berada dalam batas aman dari kapasitas daya 1300 VA. Efisiensi dapat ditingkatkan dengan menggunakan peralatan hemat energi serta pemakaian terjadwal. Kesimpulannya, dengan pemantauan yang tepat, rumah tangga dapat mengelola konsumsi energi secara lebih bijak dan ekonomis
PROTOTYPE ALAT PENDETEKSI ASAP DAN API YANG TERINTEGRASI DENGAN JENDELA OTOMATIS
Abstrak
Penelitian ini akan membahas tentang prototype alat pendeteksi asap dan api yang terintegrasi dengan jendela otomatis menggunakan Arduino. Alat ini dirancang untuk mendeteksi kehadiran asap dan api serta menggerakkan jendela secara otomatis untuk mengeluarakan asap dan api dari ruangan. Alat yang dikembangkan memiliki tujuan untuk mendeteksi keberadaan asap dan api secara cepat dan efektif, dilengkapi dengan fungsi jendela otomatis untuk meningkatkan ventilasi ruangan dalam situasi darurat. Pembuatan alat ini bertujuan untuk mengatasi masalah seperti deteksi dini kebakaran, peningkatan tingkat keamanan ruangan, dan manajemen polusi udara di dalam ruangan. Sebelum terciptanya alat ini, masalah yang mungkin dihadapi meliputi keterlambatan deteksi, respons manual yang lambat dalam situasi darurat, dan keterbatasan ventilasi yang dapat meningkatkan risiko terhadap bahaya asap atau gas beracun. Dengan demikian, alat ini diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih responsif dan proaktif dalam menjaga keselamatan penghuni dan melindungi properti dari bahaya kebakaran dan polusi udara.
Kata kunci: alat pendeteksi asap, pendeteksi api, otomati
Pengaruh Temperatur Pelelehan Plastik Polyethylene Terephthalate terhadap Kuat Tekan Eco-Paving Block
Sampah merupakan salah satu tantangan kehidupan yang kerap menjadi perhatian masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Peningkatan produksi sampah apabila tidak dikelola dan dimanfaatkan dengan baik dapat merusak lingkungan sekitar. Salah satu jenis sampah yang paling banyak dijumpai berasal dari sampah plastik PET seperti plastik kemasan botol minuman. Pada penelitian ini, plastik PET digunakan sebagai bahan pengganti semen pada pembuatan paving block. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Paving Block dengan memanfaatkan plastik PET dengan suhu 240 ° C, 260 ° C, 280 ° C sebagai bahan perekat kuat tekan sesuai dengan SNI 03-0691-1996. Objek penelitian ini adalah melakukan penelitian terhadap paving block dengan campuran plastik Polyethylene Terephthalate (PET) dengan presentase 30% dengan temperatur 240 ° C, 260 ° C, 280 ° C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada temperatur 280 ° C dengan variasi 30%:70% diperoleh kuat tekan dengan rata-rata 15,238 MPa masuk mutu C dibandingkan dengan variasi yang lain. Pada temperatur 260 ° C dengan variasi 30%:70% diperoleh juga kuat tekan tertinggi dengan rata-rata 15,873 MPa masuk mutu C. Sedangkan pada temperatur 240 ° C nilai kuat tekan mengalami penurunan dengan rata-rata 13,571 MPa masuk mutu C.Sampah merupakan salah satu tantangan hidup yang sering menjadi perhatian masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Jika peningkatan produksi sampah tidak dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, hal itu dapat merusak lingkungan sekitar. Salah satu jenis limbah terbanyak berasal dari limbah plastik PET seperti kemasan botol minuman plastik. Dalam penelitian ini, plastik PET digunakan sebagai pengganti semen dalam pembuatan paving block. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Paving Block dengan memanfaatkan plastik PET dengan suhu 240°C, 260°C, 280°C sebagai bahan perekat terhadap kuat tekan sesuai dengan SNI 03-0691-1996. Objek penelitian ini yaitu melakukan penelitian terhadap paving block dengan campuran plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) dengan presentase 30% dengan suhu 240°C, 260°C, 280°C. Hasil penelitian menunjukkan dengan suhu 280°C dengan variasi 30%:70% mendapatkan kuat tekan dengan rata-rata 15,238 MPa masuk dalam mutu C, dibandingkan variasi lainnya. Pada temperatur 260°C dengan variasi 30%:70% juga mendapatkan kuat tekan paling tinggi dengan rata-rata 15,873 MPa masuk dalam mutu C. Sedangkan pada temperatur 240°C mengalami penurunan nilai kuat tekan dengan rata-rata 13,571 MPa masuk dalam mutu
Pengembangan Teori Tekanan Lateral Aktif pada Dinding Penahan Tanah Menggunakan Metode Elemen Hingga
Estimating the value of lateral earth pressure acting on a rigid retaining wall is very important in the design of geotechnical structures. Various theories have been developed to calculate lateral earth pressure, each with it is own methodologies, equations, and assumptions. However, none of the studies above considered the lateral earth pressure equation based on the finite element method. In this study, conventional methods and finite element methods are used to determine the amount of active lateral earth pressure that occurs in the retaining wall, and a finite element method-based equation of active lateral earth pressure is proposed. Parametric experiments were also conducted to determine the active lateral earth pressure distribution's response to various parameters.Estimasi nilai suatu tekanan tanah lateral yang bekerja pada dinding penahan yang kaku sangat penting dalam desain bangunan struktur geoteknik. Berbagai teori telah dikembangkan untuk menghitung tekanan tanah lateral, dengan metode, persamaan dan asumsinya tersendiri. Namun, tidak satu pun dari penelitian di atas yang mempertimbangkan persamaan tekanan tanah lateral berdasarkan metode elemen hingga. Pada penelitian ini digunakan metode konvensional dan metode elemen hingga untuk mengetahui besaran tekanan tanah lateral aktif yang terjadi pada dinding penahan tanah, persamaan tekanan tanah lateral aktif berdasarkan metode elemen hingga diusulkan. Studi parametrik juga dilakukan untuk mengetahui respon distribusi tekanan tanah lateral aktif terhadap berbagai parameter. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, ketika nilai sudut geser dalam bertambah, maka tekanan tanah lateral aktif yang bekerja pada dinding penahan tanah berkurang. Sebaliknya bila nilai berat isi tanah bertambah, maka aka tekanan tanah lateral aktif yang bekerja pada dinding penahan tanah bertambah