Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
    1637 research outputs found

    SKRINING TUMBUH KEMBANG ANAK PADA SISWA KB INTAN PERMATA AISYIYAH MAKAMHAJI

    Get PDF
    Background: The golden period of growth and development of children occurs at the age of 0 to 6 years. Deviations in child growth and development needs to be detected so that intervention or stimulation can be given. Early detection (screening) of deviations in child development can be done using the DDST II (Denver Development Screening Test) method. KB Terpadu Intan Permata Aisyiah Makamhaji has slowly returned to using the face-to-face learning system. However, efforts to monitor the growth and development of the students have not been implemented yet. Objective: To obtain demographic information about the growth and development of students in KB Terpadu Intan Permata Aisyiah Makamhaji. Methods: Screening for the growth and development of students of KB Terpadu Intan Permata Aisyiah Makamhaji was carried out in 2 stages. The first stage is measuring the child's growth rate through measuring their weight and height to determine their BMI and adjusted for age. The second stage is the measurement of children's developmental achievements using the DDST II form and tool set. Results: Measurement of growth rate obtained 85% of students have very thin nutritional status and only 0.05% are classified as normal nutritional status. Measurement of developmental achievement found that 90% of students had normal development, while others were considered suspicious and unstable. The gross motor aspect is one aspect in which most students are considered advanced.Conclusion: The growth rate of students in KB Terpadu Intan Permata Aisyiah Makamhaji is still not in accordance with the age level, while the achievement of their development is quite goodLatar belakang : Periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi pada masa usia 0 hingga 6 tahun. Adanya penyimpangan tumbuh kembang anak perlu dideteksi sesegera mungkin agar dapat diberikan intervensi atau stimulasi. Deteksi awal (skrining) penyimpangan tumbuh kembang anak dapat dilakukan dengan menggunakan metode DDST II (Denver Development Screening Test). KB Terpadu Intan Permata Aisyiah Makamhaji telah perlahan kembali menggunakan sistem tatap muka. Namun upaya pemantauan tumbuh kembang para peserta didiknya belum kembali dilaksanakan. Tujuan : Mendapatkan informasi demografis tentang tumbuh kembang peserta didik KB Terpadu Intan Permata Aisyiah Makamhaji. Metode : Skrining tumbuh kembang peserta didik KB Terpadu Intan Permata Aisyiah Makamhaji dilaksanakan melalui 2 tahap. Tahap pertama adalah pengukuran tingkat pertumbuhan anak melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk kemudian ditentukan IMT-nya dan disesuaikan terhadap umur. Tahap kedua adalah pengukuran capaian perkembangan anak menggunakan formulir dan set alat DDST II. Hasil : Pengukuran tingkat pertumbuhan didapatkan 85% peserta didik memiliki status gizi sangat kurus dan hanya 0,05% yang tergolong status gizi normal. Pengukuran capaian perkembangan didapatkan 90% peserta didik memiliki perkembangan normal, sedangkan lainnya dinilai suspect dan unstable. Aspek motorik kasar merupakan salah satu aspek dimana sebagian besar peserta didik dinilai advanced. Kesimpulan : Tingkat pertumbuhan peserta didik KB Terpadu Intan Permata Aisyiah Makamhaji masih belum sesuai dengan tingkat umur, sedangkan capaian perkembangannya sudah cukup baik

    PELATIHAN MERANCANG PROGRAM LITERASI RAMAH ANAK BAGI GURU GUNA MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA

    Get PDF
    Dunia memasuki tahap globalisasi 4.0 yang ditandai dengan meluasnya teknologi digital dan terbentuknya masyarakat digital melintasi batas negara, bangsa dan usia. Bagi dunia pendidikan, kondisi ini berpengaruh pada literasi. Meski angka buta huruf di Indonesia terus berkurang, tapi tingkat literasi atau minat bacanya masih rendah. Kondisi ini mengkhawatirkan bila kita kaitkan dengan globalisasi 4.0 yang membuka lebar kran informasi ke Indonesia. Anak-anak tanpa kemampuan literasi yang baik tidak memiliki filter yang baik dalam menyerap informasi, baik buruk, benar salah. Pembekalan kemampuan literasi bagi anak penting dilakukan sejak dini. Hal ini dapat diperankan oleh para guru di tingkat sekolah dasar. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pelatihan bagi para guru untuk merancang program literasi yang menarik bagi siswa, sehingga dapat meningkatkan minat baca siswa dan membuat para siswa melek literasi. Adapun mitra pengabdian adalah SDIT LHI Yogyakarta. Kegiatan berupa pelatihan mengenai materi pendekatan literasi seimbang (balanced literacy approach); pengenalan buku berjenjang (leveled books); dan pengenalan metode pengajaran sesuai kemampuan anak (teaching at students’ level). Luaran kegiatan adalah meningkatkan kapabiltas guru dalam membuat program literasi ramah anak. Kapabilitas ini selanjutnya dapat diterapkan guna meningkatkan minat baca anak dan mempromosikan gerakan melek literasi dalam membangun masyarakat digital Indonesia yang cerdas.The world is entering the stage of globalization 4.0 which is marked by the spread of digital technology and the formation of a digital society across national borders, nations and ages. For the education, this condition affects the literacy. Although the illiteracy rate in Indonesia continues to decrease, the reading interest is still low. This condition is worrying if we relate it to globalization 4.0, which opens wide the faucet of information to Indonesia. Children without good literacy skills do not have a good filter in absorbing information, good or bad, right or wrong. Provision of literacy skills for children is important from early age. This can be played by teachers at the elementary school level. This service aims to conduct training for teachers to design literacy programs that are attractive to students, so as to increase students' interest in reading and make students well literate. The partner is SDIT LHI Yogyakarta. The training includes a balanced literacy approach; introduction to leveled books; and the methods teaching at students' level. The output of the activity is to increase the capacity of teachers in making child-friendly literacy programs. This capability can then be applied to increase children's interest in reading and promote literacy movements in building a smart Indonesian digital society

    IMPLEMENTASI ALGORITMA NAIVE BAYES DALAM ANALISIS POLARISASI OPINI MASYARAKAT TERKAIT VAKSIN COVID-19

    Get PDF
    Until 2022, Indonesia was hit by the Covid-19 pandemic. Covid-19 is a virus that spreads very easily, so the World Health Organization (WHO) has declared the Covid-19 virus status as a global pandemic. The first case of Covid-19 was detected in Indonesia on March 2, 2020. Since then, many cases have been confirmed positive. The Indonesian government has made efforts to suppress the spread of Covid-19 so that the negative impacts caused by COVID-19 can be controlled, including the Covid-19 vaccination program which is divided into several stages, namely the administration of the Covid-19 vaccine, dose one, dose two, and the booster vaccine. However, the COVID-19 vaccination program for the community has raised various opinions in the social media universe, especially Twitter. Opinions expressed tend to be polarized into sentiments of support and rejection. For this reason, this study aims to determine the polarization of public opinion about the Covid-19 vaccination program using the Naive Bayes algorithm. The process of opinion polarization analysis includes collecting data via Twitter using the RapidMiner tools, then preprocessing the data by means of case folding, tokenizing, filtering and stemming. The last step is to classify public opinion using the Naive Bayes algorithm. This study resulted in polarization of public opinion including tweets of positive sentiment by 67%, tweets of neutral sentiment 9% and tweets of negative sentiment 32%. Also obtained the accuracy and recall rates of 88% and 97%.Hingga tahun 2022, Indonesia dilanda pandemi Covid-19. Covid-19 merupakan virus yang sangat mudah menyebar sehingga  Word Health Organization (WHO) menetapkan status Virus Covid-19 sebagai pandemi global. Kasus Covid-19 pertama kali terdeteksi di Indonesia pada tanggal 2 maret 2020. Sejak saat itu, banyak kasus yang terkonfirmasi positif. Pemerintah Indonesia sudah mengupayakan untuk menekan penyebaran covid-19 agar dampak negatif yang ditimbulkan covid-19 bisa dikendalikan, diantaranya dengan program vaksinasi covid-19 yang terbagi menjadi beberapa tahapan, yaitu pemberian vaksin covid-19 dosis satu, dosis dua, hingga vaksin booster. Akan tetapi, program vaksinasi covid-19 untuk masyarakat memunculkan beragam opini di jagad media sosial, terutama twitter. Opini yang disampaikan cenderung terpolarisasi menjadi sentimen yang mendukung dan menolak. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui polarisasi opini masyarakat tentang program vaksinasi Covid-19 menggunakan algoritma naive bayes. Proses dari analisis polarisasi opini meliputi pengumpulan data melalui twitter menggunakan tools rapidMiner, kemudian dilakukan preprocessing data dengan cara case folding, tokenizing, filtering dan stemming. Tahapan terakhir adalah melakukan klasifikasi opini masyaratakt algoritma naive bayes. Penelitian ini menghasilkan polarisasi opini masyarakat meliputi tweets sentimen positif sebesar 67%, tweets sentimen netral 3% dan tweets sentimen negatif 30%. Juga diperoleh tingkat akurasi dan recall masing-masing 88% dan 97%

    IMPLEMENTASI METODE TOPSIS PADA DECISION SUPPORT SYSTEM UNTUK PENILAIAN MAHASISWA BERBASIS PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK

    Get PDF
    Today the development of the industrial world and technology is growing rapidly. The development of these two fields has a significant impact on all fields of human activity, one of which is the field of education. The influence of the times has pushed the output of higher education to be required to be able to compete and advance the country in the face of competition in the industrial era 4.0. Students in this case as outputs need to hone their academic and non-academic abilities so that they are ready to face the future in the current era of competition, so it is necessary to make an assessment of students to realize these goals. In addition, it is necessary to conduct student assessments in order to provide achievement motivation among students and create a better academic culture. In addition, it is hoped that this selection process can be adopted as a system for fostering achievement in higher education. Assessment of outstanding students in higher education can be done by using a qualified computing infrastructure. One of the mathematical methods that can be developed to assess outstanding students is the TOPSIS method. This method will later be implemented with a Decision Support System that is able to act as a data processor because it is facilitated by a database. From the results of the preference scores, several students with the highest scores were produced. Assessment based on the Decision Support System proves the effectiveness of mathematical calculations using the TOPSIS method rather than using manual methods that only use human power.Dewasa ini perkembangan dunia industri dan teknologi semakin pesat. Perkembangan kedua bidang tersebut memberikan dampak yang signifikan bagi segala bidang kegiatan manusia salah satunya adalah bidang pendidikan. Pengaruh perkembangan zaman mendorong keluaran dari sebuah pendidikan tinggi untuk dituntut mampu bersaing serta memajukan negara dalam menghadapi persaingan era industri 4.0. Mahasiswa dalam hal ini sebagai keluaran perlu mengasah kemampuan akademik dan non akademiknya supaya siap dalam menghadapi masa depan dalam menghadapi era persaingan saat ini sehingga perlu dibuat sebuah penilaian terhadap mahasiswa untuk mewujudkan tujuan tersebut. Selain itu perlunya dilakukan penilaian mahasiswa adalah dalam rangka memberikan motivasi berprestasi di kalangan mahasiswa dan menciptakan budaya akademik yang lebih baik. Selain itu, diharapkan proses pemilihan ini dapat diadopsi menjadi sebuah sistem pembinaan prestasi di perguruan tinggi. penilaian mahasiswa berprestasi di dalam pendidikan tinggi bisa dilakukan dengan menggunakan infrastruktur komputasi yang mumpuni. Salah satu metode matematis yang bisa dikembangkan untuk menilai mahasiswa berprestasi adalah metode TOPSIS. Metode ini nantinya akan diimplementasikan dengan Decision Support System yang mampu berperan sebagai pemroses data karena difasilitasi dengan basis data. Dari hasil nilai preferensi tersebut dihasilkan beberapa mahasiswa dengan nilai tertinggi. Penilaian berbasis Decision Support System membuktikan efektifnya perhitungan matematis menggunakan metode TOPSIS daripada menggunakan metode manual yang hanya menggunakan tenaga manusia

    ANALISIS KOMPARASI PERHITUNGAN VOLUME PEKERJAAN STRUKTUR BERDASARKAN METODE SPMI DAN BIM

    Get PDF
    QTO (Quantity Take Off) is a measurement for calculating the volume of the entire building in detail. QTO calculation has 2 (two) methods, namely the manual calculation method using the SMPI (Standard Metode Pengukuran Indonesia) and the digital calculation method using BIM (Building Information Modeling). The BIM that used in the calculation of this research is Autodesk Revit. Both methods have their respective advantages, disadvantages, and have the potential to produce different volume calculation results. Therefore, both methods are used in this research and the results has been compared. The results of the total volume be written into a construction document called the BQ (Bill of Quantity). BQ generate calculations from both BIM (Revit) and manual calculations (SMPI). Difference in calculation results between manual calculation (SMPI) and BIM (Revit) calculation for rebar is 0,49%; concrete is 0,14%; while formwork is 0,07%. This indicates that the manual calculation method and the BIM calculation method (Revit) provide approximately same and accurate results. The largest difference in volume calculation results is found in the calculation of rebar due to inaccuracies of 3D modeling carried out by engineers. 3D modeling on Revit software requires special skill for precision, accuracy, and expertise, as the potential for 3D modeling errors is very high.QTO (Quantity Take Off) merupakan suatu pengukuran atau perhitungan volume keseluruhan bangunan secara rinci. Perhitungan QTO dapat dilakukan dengan 2 (dua) metode, yaitu metode perhitungan secara manual dengan menggunakan aturan SMPI (Standard Metode Pengukuran Indonesia) dan metode perhitungan secara digital dengan menggunakan BIM (Building Information Modeling). BIM yang digunakan pada perhitungan proyek ini adalah perangkat lunak Autodesk Revit. Kedua metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, serta mempunyai potensi menghasilkan hasil perhitungan volume yang berbeda. Maka dari itu, kedua metode tersebut digunakan pada proyek akhir ini dan hasil perhitungannya dibandingkan. Hasil total volume pekerjaan dituangkan ke dalam sebuah dokumen konstruksi berupa BQ (Bill of Quantity). BQ tersebut menghasilkan perhitungan baik dari perhitungan BIM (Revit) maupun perhitungan manual (SMPI). Perbedaan hasil perhitungan antara perhitungan manual (SMPI) dan perhitungan BIM (Revit) untuk volume penulangan besi sebesar 0,49%; volume beton sebesar 0,14%; sedangkan volume bekisting sebesar 0,07%. Hal ini menandakan bahwa metode perhitungan manual dan metode perhitungan BIM (Revit) memberikan hasil yang kurang lebih sama dan akurat. Perbedaan hasil perhitungan volume yang paling besar terdapat pada perhitungan tulangan besi dikarenakan ketidakakuratan pemodelan 3D yang dilakukan oleh engineer. Pemodelan 3D pada perangkat lunak Revit memerlukan ketelitian, keakuratan, dan keahlian khusus, karena potensi dalam terjadinya kesalahan pemodelan 3D sangat tinggi

    PENGGUNAAN BEKISTING BONDEK UNTUK PERCEPATAN WAKTU PROYEK BANGUNAN BERTINGKAT 26 LANTAI

    Get PDF
      Abstract Conventional formwork using multiplex material and bondek formwork are types of formwork that have their respective advantages. The choice of formwork type is determined by the project constraints of each project. For time and cost optimization, value engineering was carried out between the two formwork methods in planning the construction of the 26-storey Urban Height Residences Apartment Project with a floor area of ​​10,000 m2 in South Tangerang. Implementation of typical slab and beam structure work, divided into 2 work zones for work effectiveness. In conventional formwork, the need for formwork material is based on the cycle of formwork transfer between zones and between floors, so it is sufficient to use formwork with an area of ​​4 floors and above is carried out with conventional formwork and bonded formwork. In the time analysis, an analysis of the time requirements is made for the process of installing, dismantling and removing formwork. From the results of the analysis obtained that the conventional formwork multiplex (plywood) requires a cost of Rp. 2,168,573,650,- for a typical floor area of ​​35,974.75 m2, or Rp. 60,280,-/m2 which is 64.36% more effective than using bondek formwork. In terms of time, conventional multiplex (plywood) formwork takes 250 days to work, with a daily productivity of 143,899 m2/day, 20% longer than bondek formwork. The type of formwork used in the design stage must be in accordance with the project constraints so as to produce an optimal design.   Keywords: Conventional Formwork, Bondek Formwork, Project Constraint.Abstrak ___________________________________________________________________ Bekisting konvensional dengan material multiplek dan bekisting bondek adalah tipe-tipe bekisting yang mempunyai keunggulan masing-masing. Pemilihan tipe bekisting ditentukan oleh project constraint masing-masing proyek. Pada value engineering  dilakukan optimasi waktu dan biaya antara kedua bekisting tersebut pada pelaksanaan konstruksi Proyek Apartement Urban Height Residences 26 lantai dengan luas lantai 10.000 m2 di Tangerang Selatan. Pelaksanaan pekerjaan struktur pelat dan balok lantai tipikal, dibagi dalam 2 zona kerja untuk efektifitas kerja. Pada bekisting konvensional kebutuhan material bekisting didasari dengan siklus perpindahan bekisting antar zona dan antar lantai, sehingga cukup digunakan bekisting seluas 4 lantai saja dan diatasnya dilakukan dengan tetap bekisting konvensional dan bekisting bondek. Pada analisa waktu dibuat analisa kebutuhan waktu untuk proses pemasangan, pembongkaran dan pemindahan bekisting. Dari hasil analisis diperoleh bahwa bekisting konvensional multiplek (plywood) memerlukan biaya sebesar Rp. 2.168.573.650,- untuk luas lantai tipikal 35.974,75 m2, atau Rp. 60.280,-/m2 yang lebih efektif 64,36% dari pada menggunakan bekisting bondek. Dari segi waktu, bekisting konvesional multiplek (plywood) memerlukan waktu pengerjaan selama 250 hari, dengan produktifitas per hari yaitu 143,899 m2/hari, lebih lama 20% dari waktu pengerjaan bekisting bondek. Pemilihan tipe bekisting dalam tahap perencanaan harus sesuai dengan project constraint sehingga menghasilkan desain yang optimal.   Kata Kunci: Bekisting Konvensional, Bekisting Bondek, Project Constraint. &nbsp

    PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG CARA PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI KLIMIK LMT SIREGAR

    Get PDF
    With the many benefits of breastfeeding that all children get exclusive breastfeeding from newborns to 6 months of age. several factors for the failure of exclusive breastfeeding, namely the low knowledge of mothers about exclusive breastfeeding and efforts to increase exclusive breastfeeding. This study is a quantitative study with a descriptive design that aims to explore the level of knowledge of breastfeeding mothers about how to increase milk production. The population in this study were all breastfeeding mothers who came to visit the LMT Siregar Clinic with an accidental sampling technique of 38 people. The results showed that the majority of respondents had less knowledge about how to increase breast milk production (66%). It is necessary to carry out health education or similar assistance to pregnant women in the third trimester, postpartum mothers and breastfeeding mothers in an effort to increase breast milk production so that exclusive breastfeeding coverage is met..Banyaknya manfaat ASI tersebut seluruh anak berhak mendapatkan ASI eksklusif dari bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan. beberapa faktor kegagalan pemberian ASI ekslusif yakni rendahnya pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif dan upaya peningkatan ASI ekslusif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskripsi yang bertujuan untuk menggali tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang cara peningkatan produksi ASI. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang datang berkunjung ke Klinik LMT Siregar dengan teknik accidental sampling berjumlah 38 orang. Hasil penelitian didapati mayoritas responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang cara peningkatan produksi ASI (66%). Perlu dilakukannya Pendidikan kesehatamn ataupun sejenis pendampingan kepada ibu hamil trimester 3, ibu nifas dan ibu menyusui upaya peningkatan produksi ASI agar cakupan ASI eksklusif terpenuhi

    HUBUNGAN ISU TERKAIT COVID-19 DENGAN STRES PADA PEKERJA PABRIK KELAPA SAWIT DI PT. MITRA BUMI KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2021

    Get PDF
    COVID-19 merupakan infeksi jenis baru yang menular dengan cepat dan meluas ke seluruh dunia hingga menyebabkan pandemi. Kejadian COVID-19 sampai 19 Juli 2021, terdapat 131 juta kasus yang terkonfirmasi di seluruh dunia dengan angka kematian sekitar 2,8 juta, di Indonesia terdapat sekitar 11,5 juta kasus yang terkonfirmasi dengan angka kematian sekitar 42 ribu kasus, di Riau diketahui sekitar 36 ribu kasus yang terkonfirmasi dengan 883 kasus kematian, sementara itu di Kabupaten Kampar terdapat sekitar 2,5 ribu terkonfirmasi dengan angka kematian sekitar 90 kasus. Banyak media masa yang memberitakan COVID-19, tak jarang berita yang disampaikan tersebut berupa isu yang berakibat stres bagi semua orang termasuk pekerja. Stres pada pekerja juga dapat diartikan sebagai stressor kerja yang menyebabkan reaksi individu berupa reaksi fisiologis, psikologis, dan perilaku, sehingga berdampak pada produktivitas dan penurunan kesehatan pekerja. Berdasarkan hasil survei awal di PT. Mitra Bumi Kabupaten Kampar pada 18 Februari 2021 diperoleh 62,85% pekerja mengalami stres sedang, 28,57% stres ringan, sisanya stres berat

    UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BIJI JAMBU BOL (Syzygium malaccense L) DENGAN METODE DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhidrazil)

    Get PDF
    Antioxidants are compounds that can overcome the negative effects of oxidants in the body. Antioxidants have an important role for the health of  human body because they can slow or prevent oxidation that involves free radicals. Free radicals will cause several degenerative diseases. Based on the source, antioxidants are divided into two groups, they are natural antioxidants and synthetic antioxidants. Seeds guava bol is one of the plants that used in traditional medicine which has the potential as a natural antioxidant. The purpose of this study was to determine the antioxidant activity of the methanol extract of seeds guava bol through the IC50 value. The method used in this study is the 2,2-Diphenyl-1-Picrylhidrazil (DPPH) method, which is a method of measuring antioxidants that is fast, simple, accurate and inexpensive. The results showed that the IC50 value was 1.627 ppm. From the IC50 value obtained, it is known that the methanol extract of guava seeds has strong antioxidant activity to fight free radicals.  Antioksidan merupakan senyawa yang mampu mengatasi dampak negatif oksidan dalam tubuh. Antioksidan memiliki peranan penting bagi kesehatan tubuh manusia karena dapat memperlambat atau mencegah terjadinya oksidasi yang melibatkan radikal-radikal bebas. Radikal bebas akan menimbulkan beberapa penyakit degeneratif. Berdasarkan sumbernya antioksidan dibagi menjadi dua kelompok yaitu antioksidan alami dan antioksidan sintesis. Biji jambu bol merupakan salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan secara tradisional yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan esktrak metanol biji jambu bol melalui nilai IC50. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 2,2-Diphenyl-1-Picrylhidrazil (DPPH) merupakan suatu metode pengukuran antioksidan yang cepat, sederhana, akurat dan tidak mahal. Hasil penelitian diketahui bahwa nilai IC50 sebesar 1,627 ppm. Kesimpulan dari nilai IC50 yang didapat diketahui bahwa ekstrak metanol biji jambu bol memiliki aktivitas antioksidan yang kuat untuk melawan radikal bebas.     &nbsp

    Coping Strategy dengan Parenting Stress pada Polwan yang Memiliki Balita

    Get PDF
    Parenting stress merupakan keadaan dan perasaan negatif yang dialami orang tua terhadap tuntutan peran pengasuhan, Parenting stress dipengaruhi salah satu faktor yaitu kemampuan internal, faktor ini berkaitan dengan kemampuan seorang ibu menggunakan coping strategy untuk mengatasi stres mengasuh anak. Tujuannya untuk melihat apakah ada hubungan coping strategy dengan parenting stress pada Polwan Polresta Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Subjek penelitian sebanyak 75 Polwan memiliki balita yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data diambil menggunakan skala coping strategy (problemofocusedocoping (PFC) dan emotion focusedocoping (EFC)) serta skala parenting stress. Hasil penelitian ini secara keseluruhan ada hubungan coping strategy dengan parenting stress dengan sig. 0,006, ada hubungan coping strategy PFC dengan parenting stress dengan sig 0,002, namun tidak ada hubungan coping strategy EFC dengan parenting stress dengan sig. 0,430. Penelitian ini menjadi masukan penggunaan coping strategy yang tepat dan efektif untuk mengatasi stres dalan mengasuh anak

    1,530

    full texts

    1,637

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Abdurrab
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇