Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
    1637 research outputs found

    PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PENGGALIAN INFORMASI SWAMEDIKASI MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN TUAH MADANI PEKANBARU

    Get PDF
    Swamedikasi adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk mengobati keluhan ringan tanpa resep dokter. Selama masa pandemi COVID-19 angka swamedikasi meningkat, sehingga diperlukan penilaian persepsi masyarakat tehadap pelayanan kefarmasian yang telah diterima selama masa pandemi COVID-19 khususnya penggalian informasi. Persepsi menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan sebab persepsi responden tidak dapat dipisahkan dari kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi masyarakat terhadap pelayanan penggalian informasi swamedikasi di Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru Tahun 2021 berdasarkan lima (5) dimensi kualitas pelayanan yakni reliability, responsiveness, empathy, assurance dan tangible. Penelitian ini merupakan penelitian observasional/survei dengan rancangan penelitian secara deskripstif dengan menggunakan analisis kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode non probability sampling terhadap 100 orang responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner yang sudah uji validitas dan reabilitasnya. Hasil penelitian didapatkan gambaran persepsi masyarakat pada aspek reliability 62,19%, responsiveness 75,85%, empathy 72,55%, assurance 72,58%, dan tangible 81,06%. Hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru memiliki persepsi baik terhadap pelayanan penggalian infromasi swamedikasi yang didapatkan selama masa pandemi COVID-19

    Analisis Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Sesar

    No full text
    Prophylactic antibiotics are antibiotics given before, during and up to 24 hours postoperatively in cases where clinically there are no signs of infection, but prophylactic antibiotics are given to prevent surgical site infections, including cesarean section. The purpose of this study was to examine the rationale for the use of prophylactic antibiotics in cesarean section at a PMC hospital Pekanbaru. This type of research is a qualitative study, using descriptive methods and data obtained from medical records retrospectively, using purposive sampling technique on 69 medical records that meet the inclusion criteria. The results showed that the use of prophylactic antibiotics at cesarean section was 66.67% rational and 33.33% irrational. The measured rationality is the right indication (100%), right drug (100%), right patient (100%), right regimen (right dose (95.61%), right frequency (79.82%), right time of administration (100%), the right way of administration (100%) given intravenously), and alert for side effects (100%)Antibiotik profilaksis adalah antibiotik yang diberikan sebelum, saat dan hingga 24 jam pasca operasi pada kasus yang secara klinis tidak adanya tanda-tanda infeksi, namun pemberian antibiotik profilaksis bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi luka operasi, termasuk pada bedah sesar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat rasionalitas penggunaan antibiotik  profilaksis  pada  bedah  sesar  di  RS PMC Pekanbaru. Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian kualitatif dan data yang diperoleh dari rekam medik secara retrospektif, dengan tehnik purposive sampling terhadap 69 rekam medik yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik profilaksis pada bedah sesar 66,67 % rasional dan 33,33% tidak rasional. Rasionalitas yang diukur yaitu tepat indikasi (100%), tepat obat (100%), tepat pasien (100%), tepat regimen (tepat dosis (95,61%), tepat frekuensi (79,82%), tepat lama pemberian (100%), tepat cara pemberian (100%) yang diberikan secara intravena), dan waspada efek samping (100%

    PENGEMBANGAN UMKM WEDANG UWUH “MBAK DUK” DI DESA MANGUNAN, BANTUL, YOGYAKARTA

    Get PDF
    Wedang uwuh was officially registered in the intangible cultural heritage in 2017. Wedang uwuh "mbak duk" efforts must be made to improve the quality of production and more modern marketing methods. This research was conducted using FGD and Mentoring/Coaching methods. The results of the research were the creation of a mini studio which was used for product photos, packaging changes and the giving of the wedang uwuh "mbak duk" logo on the packaging as product branding and the creation of an online media platform used for marketing activities. This activity is carried out periodically to foster and assist MSME partners to successfully use and utilize social media and market places to develop MSME product sales.Wedang uwuh resmi terdaftar dalam warisan budaya tak benda pada tahun 2017. Usaha wedang uwuh “mbak duk”  harus dilakukan peningkatan kualitas produksi dan metode pemasaran yang lebih modern. Penelitian ini dilakukan dengan metode FGD dan Pendampingan / Pembinaan. Hasil penelitian adalah dilakukan pembuata studio mini yang digunakan untuk foto produk, perubahan kemasan dan pemberian logo wedang uwuh “mbak duk” pada kemasan sebagai branding produk dan pembuatan platform media online yang digunakan untuk kegiatan pemasaran. Kegiatan ini dilakukan secara periodik untuk membina dan mendampingi mitra UMKM sampai berhasil menggunakan dan memanfaatkan media sosial dan market place guna dalam pengambangan penjualan produk umkm

    IMPLEMENTASI KONSEP BIM 5D PADA PEKERJAAN STRUKTUR PROYEK GEDUNG

    Get PDF
    Quantity take-off menjadi hal yang sangat krusial karena menjadi dasar perhitungan yang berkelanjutan untuk tahap perencanaan. Quantity take-off digunakan untuk perhitungan BoQ atau estimasi biaya. Kesalahan dalam memperkirakan quantity take-off akan menyebabkan penyimpangan biaya dan atau adanya penyimpangan pada volume kebutuhan material. Diperlukan adanya perhitungan quantity take-off dan rencana anggaran biaya (RAB) yang efektif yang dapat dilakukan dengan metode BIM 5D. Penerapan konsep BIM memudahkan dalam ekstraksi quantity take-off langsung dari model 3D hingga kemudian terintegrasi dalam pengolahan estimasi biaya.  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan estimasi biaya dengan menerapkan konsep BIM 5D. Menggunakan bantuan software PriMus untuk membuat AHSP dan PriMus IFC untuk ekstraksi quantity take-off. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini, bahwa dengan menggunakan konsep BIM 5D estimasi biaya yang dihasilkan terdapat selisih sebesar 7% lebih kecil dari anggaran biaya rencana awal. Hal tersebut terjadi dikarenakan perbedaan detail perhitungan volume pada perencanaan awal secara konvensional yang dihasilkan, serta beberapa diantaranya disebabkan karena data dari perencanaan modeling tidak memodelkan semua elemen konstruksi, yang kemudian muncul tanggung jawab berkelanjutan atas masalah tersebut oleh BIM modeler. Implementasi konsep BIM 5D dapat meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan menciptakan komitmen atau tanggung jawab yang berkelanjutan sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat.Quantity take-off becomes a very crucial thing because it serves as the basis for continuous calculations for the planning stage. Quantity take-off is used for the calculation of BoQ or cost estimation. Mistakes in estimating the quantity take-off will cause cost deviations and/or deviations in the volume of material requirements. It is necessary to effectively calculate the quantity take-off and an cost estimate (RAB), which can be done using the 5D BIM method The application of the BIM concept makes it easy to extract the quantity take-off directly from the 3D model until it is then integrated in the processing of cost estimates. The application of the BIM concept makes it easy to extract the take-off quantity directly from the 3D model until it is then integrated in the processing  of cost estimates. This study's aim is to obtain cost estimates by applying the 5D BIM concept. Using PriMus software to create AHSP and PriMus IFC for take-off quantity extraction. The results obtained from this study, that by using the concept of 5D BIM, the resulting cost estimation has a difference of 7% smaller than the initial planned budget. This happened due to differences in the details of the volume calculation in the conventional initial planning produced, and some of them because the data from the modeling plan did not model all the construction elements, which then emerged the ongoing responsibility for the problem by the BIM modeler. The implementation of the 5D BIM concept can improve communication, collaboration, and create ongoing commitment or responsibility so that the decision-making process becomes faster and more precise

    HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA YANG MENGIKUTI PROSES PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN/ONLINE

    Get PDF
    ABSTRACT The online learning has been implemented since the discovery of Covid-19 virus in Indonesia. The learning system which was originally face-to-face learning has changed into the online learning. This certainly has an impact on students, which can cause them to be anxious. This study aims to determine the correlation between the self-efficacy and anxiety levels of students who took part in the online learning process. This study used a quantitative method with a descriptive correlation design and cross sectional approach. The number of participants in this study were 81 students. The data collection technique used was cluster random sampling. The instruments of the data collections technique was the General Self-Efficacy Scale and Zung Self-Rating Anxiety Scale questionnaires. The data was analyzed by using bivariate analysis. The results of the study with thetest Chi Square obtained value p = 0.028 (p < 0.05), which defines that there was a correlation between the self efficacy and the students anxiety levels who experienced the online learning process. It is expected that students can maintain and increase their self-efficacies so that they are not easily anxious during the learning process. Keywords: Online Learning Process, Self efficacy, Anxiety Level ABSTRAK Pembelajaran dalam jaringan/online dilaksanakan sejak ditemukannya Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Indonesia. Sistem pembelajaran yang semula pembelajaran tatap muka diubah menjadi pembelajaran dalam jaringan. Hal ini tentunya memberikan dampak pada mahasiswa yaitu dapat menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa yang mengikuti proses pembelajaran dalam jaringan/online. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 81 orang. Teknik pengambilan data yang digunakan menggunakan cluster random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner General Self-Efficacy Scale dan Zung Self-Rating Anxiety Scale. Analisa yang digunakan adalah analisa bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian diperoleh nilai p = 0,028 (p < 0,05) yang bermakna terdapat hubungan antara self efficacy dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa yang menghadapi proses pembelajaran dalam jaringan/daring. Saran yang dapat peneliti berikan adalah diharapkan mahasiswa dapat mempertahankan dan meningkatkan self efficacy sehingga tidak mudah mengalami kecemasan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Pembelajaran dalam jaringan, Self Efficacy, Tingkat Kecemasan       &nbsp

    STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KECAMATAN BABELAN KOTA

    Get PDF
    Tuberculosis (TB) is a disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. TB cases in West Java reaching 127,000 for 2019 . Spatial analysis using Geographic Information System (GIS) has been used in the health sector. GIS spatial analysis can identify the distribution and clustering of disease cases, and high-risk areas. Provides an overview of the distribution of age, gender and demographic patterns of residence based on the results of the BTA examination at the Babelan I Health Center. This type of research is a descriptive analytic study with a cross sectional design using GIS assistance to obtain a description of the spatial distribution of residential demographics. The research sample was all cases of Pulmonary TB registered with TB.03 in the TB Program unit at the Babelan I Health Center in January 2020 - December 2020. The results of the analysis of the age variable showed that of the 66 research respondents, most of them were elderly with an age range of 46 years to 65 years. by 43.9% (29 respondents), the sex variable of TB patients was mostly male with a percentage of 66.7% (44 respondents), bacteriological examination on AFB examination in cases of cough >2 weeks was found to be 83.1% (54 respondents), and the pattern of demographic distribution is mostly in Kebalen village at 40.9% (27 respondents). Keyword : Tuberculosis, BTA (+), Analisis Spasial, Risks FactorTuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pemerintah provinsi Jawa Barat mencatat jumlah kasus TBC di Jawa Barat mencapai 127.000 untuk Tahun 2019 yang dikutip pada laman IDN Timer Jabar. Analisis spasial menggunakan Geografis System Information (SIG) telah banyak dimanfaatkan di bidang kesehatan. Analisis spasial GIS dapat mengidentifikasi distribusi dan clustering kasus penyakit, dan daerah yang berisiko tinggi. Memberikan gambaran distribusi umur, jenis kelamin serta pola demografi tempat tinggal berdasarkan hasil pemeriksaan BTA di Puskesmas Babelan I. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional menggunakan bantuan GIS untuk memperoleh gambaran distribusi spasial demografi tempat tinggal . Sampel penelitian adalah seluruh kasus TB Paru yang teregister TB.03 di unit Program TB di Puskesmas Babelan I  pada bulan Januari 2020 – Desember 2020. Hasil analisis variabel umur diketahui bahwa dari 66 responden penelitian sebagian besar lansia dengan rentang umur dari 46 tahun hingga 65 tahun sebesar 43,9% (29 responden), varibael jenis kelamin pasien TB terbanyak yaitu laki-laki dengan pesentase sebesar 66,7% (44 responden), Pmeriksaan bakteriologis pada pemeriksaan BTA kasus batuk  >2 minggu ditemukan sebesar 83,1% (54 responden), dan pola distribusi demografi terbanyak di kelurahan Kebalen sebesar 40,9% (27 responden).  &nbsp

    HUBUNGAN LAMA KERJA DENGAN AKTIVITAS ENZIM ALKALINE PHOSPHATASE (ALP) PADA PETANI DI DAERAH LEMBANG

    Get PDF
    Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk meracuni hama. Petani di Indonesia banyak yang menggunakan pestisida namun banyak pula yang tidak memahami aturan penggunaan nya. Semakin sering petani terpapar pestisida maka akan menimbulkan dampak kesehatan yaitu gangguan fungsi hati, salah satu parameter pemeriksaan fungsi hati yaitu enzim Alkaline Phosphatase (ALP). Enzim ALP adalah enzim yang diproduksi oleh sel hati dan sel pembentuk tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja dengan aktivitas enzim ALP pada petani di daerah Lembang. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kemudian dilakukan analisis statistik One Way ANOVA untuk mengetahui hubungan.Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sampel berasal dari 22 Petani pada Kelompok Tani X Di Desa Cibodas Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Rata-rata aktivitas ALP petani yang bekerja 1-5 tahun 57 U/I sedangkan yang lebih dari 5 tahun 35 U/I. Hasil Uji statistik One Way ANOVA diperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara lama kerja dengan aktivitas ALP pada petani di Kelompok Tani X.Pesticides are chemicals used to poison pests. Farmers in Indonesia use pesticides but many do not understand the rules for using them. The more often farmers are exposed to pesticides, it will have an impact on health problems, liver function disorders, one of the parameters of liver function examination is Alkaline Phosphatase (ALP). The ALP enzyme is an enzyme produced by liver cells and bone-forming cells. This study aims to determine the relationship between length of work and ALP enzyme activity in farmers in the Lembang. The research method used is descriptive and then a One Way ANOVA statistical analysis is carried out to determine the relationship. Data was collected through questionnaires, samples from 22 farmers in Farmer Group X in Cibodas Village, Lembang District, West Bandung Regency, West Java. The average ALP activity of farmers who work 1-5 years is 57 U/I while those more than 5 years are 35 U/I. One Way ANOVA statistical test results obtained a significant value of 0.000 <0.05. The conclusion in this study is that there is a relationship between length of work and ALP activity on farmers in the X Farmer Grou

    HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL DAN TEKANAN DARAH PADA KOMUNITAS LANSIA RW IX KELURAHAN SENDANGMULYO KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Abstrak Menurut Sopiah (2021), hipertensi masih menjadi penyebab seringnya terjadi kematian. Proses fisiologis dan degeneratif yang terjadi pada lansia dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada kadar kolesterol. Faktor hipertensi dapat disebabkan karena terjadinya hiperkolesterolemia. Jika seseorang terkena hipertensi dan hiperkolesterolemia, hal tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan lansia. Salah satu parameter penting dalam menilai risiko hipertensi yaitu total kolesterol. Seiring dengan bertambahnya usia, kebanyakan lansia menderita kolesterol karena tubuh tidak lagi dapat bergerak dengan bebas sehingga banyak kolesterol yang menumpuk di hati, sehingga lansia membutuhkan keseimbangan antara pola makan dan olahraga untuk menghindari kolesterol yang berlebih (Susanto, 2010 dalam Putri, 2016). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya hubungan kadar kolesterol dengan tekanan darah. Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat menambah informasi kepada masyarakat mengenai hubungan antara kadar kolesterol dan tekanan darah, mengetahui sebab dan akibat dari tingginya kolesterol dan tekanan darah, dan dapat meningkatkan kesadaran diri mengenai pentingnya menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional yang bersifat deskriptif dan didapatkan sampel sebanyak 36. Didapatkan hasil kadar kolesterol normal sebanyak 6 responden (19,44%) dan kadar kolesterol tinggi sebanyak 30 responden (80,56%), pada hasil tekanan darah normal terdapat 24 responden (66,67%) dan tekanan darah tinggi sebanyak 12 responden (33,33%). . Hasil uji statistik chi-square dapat dilihat bahwa p-vaue = 0,343 (> 0,05), yang artinya tidak ada hubungan antara kadar kolesterol dengan tekanan darah pada komunitas lansia RW IX Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak adanya hubungan antara kadar kolesterol dengan tekanan darah. Kata Kunci: Kadar Kolesterol, Tekanan Darah, Lansia  Abstract According to Sopiah (2021), hypertension is still the cause of frequent deaths. Physiological and degenerative processes that occur in the elderly can cause changes in cholesterol levels. Hypertensive factors can be caused due to the occurrence of hypercholesterolemia. If a person is affected by hypertension and hypercholesterolemia, it can be dangerous for the health of the elderly. One of the important parameters in assessing the risk of hypertension is total cholesterol. As we get older, most elderly people suffer from cholesterol because the body is no longer able to move freely so that a lot of cholesterol accumulates in the liver, so the elderly need a balance between diet and exercise to avoid excess cholesterol (Susanto, 2010 in Putri, 2016). The purpose of this study is to determine the relationship between cholesterol levels and blood pressure. The benefits of this study are that it can add information to the public about the relationship between cholesterol levels and blood pressure, know the causes and effects of high cholesterol and blood pressure, and can increase self-awareness about the importance of maintaining cholesterol levels and blood pressure. The type of research used was observational which was descriptive and 36 samples were obtained. The results of normal cholesterol levels were obtained by 6 respondents (19.44%) and high cholesterol levels as many as 30 respondents (80.56%), in the results of normal blood pressure there were 24 respondents (66.67%) and high blood pressure as many as 12 respondents (33.33%). The results of the chi-square statistical test can be seen that p-vaue = 0.343 (> 0.05), which means that there is no relationship between cholesterol levels and blood pressure in the elderly community of RW IX Sendangmulyo Village, Tembalang District, Semarang City. The conclusion of this study is that there is no relationship between cholesterol levels and blood pressure. Keywords: Cholesterol Levels, Blood Pressure, Elderly © 20xx Universitas Abdurra

    Addition of Catfish (Pangasius hypophthalmus) Bone Meal as a Source of Calcium in Catfish Nugget

    Get PDF
    Tulang ikan mengandung kalsium yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber kalsium yang diperlukan tubuh. Kalsium  berfungsi sebagai pembentukan dan pemeliharaan tulang dan gigi. Tujuan penelitian ini untuk menetapkan kadar kalsium pada nugget ikan patin setelah dilakukan penambahan tepung tulang yang berasal dari  ikan patin. Formula yang dibuat terdiri dari F1 (nugget tanpa penambahan tepung tulang maupun kalsium karbonat), F2 (nugget dengan penambahan tepung tulang ikan patin), dan F3 (nugget dengan penambahan kalsium karbonat). Analisis kandungan kalsium menggunakan metode Spektrofotometri serapan atom. Kandungan kalsium pada nugget ikan patin masing-masing  adalah pada F1=350,010 mg/100 gram, F2=1025,335 mg/100 gram, dan F3=1498,058 mg/100 gram.  Tepung tulang dari ikan patin yang ditambahkan dapat meningkatkan  kandungan kalsium pada nugget  ikan patin.Fish bones contain calcium which can be used as a source of calcium that the body needs. Calcium functions as the formation and maintenance of bones and teeth. The purpose of this study was to determine calcium levels in catfish nuggets after the addition of bone meal derived from catfish. The formula made consisted of F1 (nuggets without the addition of bone meal or calcium carbonate), F2 (nuggets with the addition of catfish bone meal), and F3 (nuggets with the addition of calcium carbonate). Analysis of calcium content using atomic absorption spectrophotometry method. The calcium content in catfish nuggets were F1=350.010 mg/100 grams, F2=1025.335 mg/100 grams, and F3=1498,058 mg/100 grams. Bone flour from catfish added can increase the calcium content in catfish nuggets

    Luaran Klinik Terapi Antivirus pada Pasien Komorbid dan non-Komorbid T2-DM COVID-19 di RSUD Rasidin

    Get PDF
    Patients with comorbidity is vulnerable to being attacked by COVID-19. Diabetes mellitus comorbid patients have experience of higher severity viral infections than those without diabetes mellitus. The objective of the research was to evaluate the impact of Type 2 Diabetes Mellitus (T2-DM) comorbidity and antiviral therapy on the clinical outcome of COVID-19 patients. The study was performed following a cross sectional design from April 2020 to March 2021 at Hospital dr Rasidin Padang. Data were collected retrospectively from the patient's medical record. Treatment and clinical outcomes of patients were analyzed using the Kruskal Wallis, Mann-Withney U Test, Repeated Measured ANOVA, and Friedman Test. Results showed that the respiratory rate on T2-DM comorbid and non-comorbid patients were 20.58±0.25 and 20.15±0.08 times/minutes, respectively (p<0.05). While, oxygen saturation was 97.95±0.16 and 98.38±0.06%, respectively (p<0.05). Patient’s length of stay after the treatment of oseltamivir and favipiravir on non-comorbid COVID-19 patients were 14.76±0.861 and 9.96±0.488 days, respectively (p<0.01). While on comorbid patients were 16.00 ±3.17 and 10.47±0.77, respectively (p<0.01). Comorbidity had a significantly impacted on the patient's respiratory rate and oxygen saturation. The use of oseltamivir and favipiravir had a highly significant different on the LOS of comorbid and non-comorbid patients.  &nbsp

    1,530

    full texts

    1,637

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Abdurrab
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇