Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
    1637 research outputs found

    EDUKASI ACTIVITY DAILY LIVING PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS KNEE DI KELURAHAN TALANG BANJAR

    Get PDF
    ABSTRACT   Osteoarthritis is a progressive degenerative joint disease in which the cartilage that protects the ends of the bones begins to break down, causing pain and loss of mobility. Osteoarthritis is one of the complaints that can be treated by physiotherapy. Physiotherapy program in education activity daily living osteoarthritis aims to improve functional abilities so that they can carry out activities as usual, reduce impairment and improve function, protect joints from further damage. Activity daily living education for knee osteoarthritis includes stretching exercises, flexibility exercises, and osteoarthritis exercises. The method of community service activities is carried out using the lecture method, and asking questions about osteoarthritis, then distributing leaflets. The results of this educational activity are very useful for people with osteoarthritis of the knee, when given this exercise, mothers or the elderly feel happy because this activity is very useful for reducing their stiffness and pain complaints. The conclusion of this educational activity is that mothers who take part in the activity already understand exercises for osteoarthritis of the knee.  Keyword: Osteoarthritis Knee, Physiotherapy, Activity Daily Livin

    IMPLEMENTASI ALGORITMA C4.5 UNTUK KLASIFIKASI PRODUK LARIS SEPEDA MOTOR HONDA PADA CV CENDANA MOTOR CEPIRING

    Get PDF
    CV Cendana Motor Cepiring is one of the Honda brand motorcycle sales companies in Kendal Regency. Tight motorcycle sales competition requires companies to determine the right sales strategy to increase sales and product marketing in order to attract consumers’ interest. In knowing consumer interest in Honda motorcycle products, research was conducted on predictions of best-selling Honda motorcycle products from each sub-district in Kendal Regency. The research method used is the C4.5 decision tree algorithm with the process using five steps in KDD (Knowledge Discovery in Databases). This research produces a classification with an accuracy of 99% which indicates that the C4.5 algorithm is suitable for measuring the estimated sales of the best-selling Honda motorcycle.CV Cendana Motor Cepiring merupakan salah satu perusahaan penjualan sepeda motor merek Honda di Kabupaten Kendal. Persaingan penjualan sepeda motor yang ketat menuntut perusahaan untuk menentukan strategi penjualan yang tepat untuk dapat menaikkan penjualan dan pemasaran produk agar dapat menarik minat para konsumen. Dalam mengetahui ketertarikan konsumen terhadap produk motor Honda, maka dilakukan penelitian mengenai prediksi produk laris sepeda motor Honda dari setiap wilayah kecamatan di Kabupaten Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah algoritma C4.5 decision tree dengan prosesnya menggunakan lima langkah pada KDD (Knowledge Discovery in Databases). Dari penelitian ini, menghasilkan klasifikasi dengan akurasi sebesar 99% yang menunjukkan bahwa algoritma C4.5 cocok digunakan untuk mengukur perkiraan penjualan sepeda motor Honda terlaris

    ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) STUDI KASUS JALAN PASIR PUTIH PEKANBARU- KAMPAR

    Get PDF
        Jalan Pasir Putih merupakan jalur lintas Sumatera yang berada di Kabupaten Kampar. Kepadatan lalu lintas pada ruas jalan ini sanggat tinggi, kehadiran kendaraan berat dapat menimbulkan banyak masalah seperti kemacetan, kecelakaan dan kerusakan pada lapisan perkerasan jalan. Kondisi Jalan Pasir Putih mengalami kerusakan seperti lubang, retak, bergelombang, agregat licin, alur bekas roda kendaraan dan pelepasan butiran. Kondisi ini mengakibatkan tidak lancarnya lalu lintas, keamanan dan kenyamanan pengedara menjadi terganggu, dan juga rawan terjadinya kecelakaan. Diperlukan pemeliharaan ruas jalan seperti perawatan dan perbaikan agar jalan dapat berfungsi melayani optimal sebagai mana mestinya. Pemilihan bentuk pemeliharaan jalan yang tepat dapat dilakukan dengan melakukan penilaian terhadap kondisi jalan  dengan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI). Tujuan penulisan ini adalah memperoleh nilai tingkat kerusakan jalan menggunakan metode surface Distress Index (SDI) serta dapat menentukan tipe penanganan nya berdasarkan tingkat kerusakannya. Hasil yang diperoleh yaitu bahwa kondisi ruas jalan masih baik dan diperlukan pemeliharan rutin.                                                                                                                                 &nbsp

    HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG FAKTOR RESIKO ASFIKSIA PADA NEOANTUS DENGAN PERENCANAAN RUJUKAN PERSALINAN

    Get PDF
    Asphyxia is a condition in which the baby cannot breathe, thus reducing O2 and increasing CO2 which is bad. Risk factors for the incidence of asphyxia are maternal factors such as his disorder, presence of antepartum bleeding, maternal age less than 20 years or more than 35 years, primiparous and grande multiparous, low socioeconomic, preeclampsia and his disorders. Infant factors, namely respiratory depression due to anesthesia or analgesic drugs given to the mother, intracranial bleeding, congenital abnormalities, premature, postmature, location abnormalities, twins, shoulder dystocia, vacuum extraction, forceps, amniotic fluid mixed with meconium. Placental factors include umbilical cord twisting, short umbilical cord, umbilical cord knot, and umbilical cord prolapse. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge of pregnant women about risk factors for newborn asphyxia with delivery referral planning. This type of research is quantitative analytic with a cross sectional research design. This research was conducted at Puskesmas RI Sidomulyo with a research instrument in the form of a questionnaire. The results showed a relationship between mother's knowledge of risk factors for newborn asphyxia and delivery referral planning with p value = 0.007. This study is expected for midwives in providing midwifery services to pregnant women to provide knowledge about the risk factors for newborn asphyxia so that pregnant women can make a labor referral plan if during the delivery process they experience the risk of newborn asphyxia and the knowledge of pregnant women about risk factors for infant asphyxia. newborns so that they can plan a delivery referral if an emergency case is found in a newborn.Asfiksia adalah keadaan bayi yang tidak dapat bernafas, sehingga menurunkan O2 dan meningkatkan CO2 yang berdampak buruk. Faktor resiko kejadian asfiksia yaitu faktor ibu seperti gangguan his, adanya perdarahan antepartum, usia ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun, primipara dan grande multipara, sosial ekonomi rendah, preeklampsi dan gangguan his. Faktor bayi yaitu depresi pernafasan karena obat-obatan anesthesia atau analgetika yang diberikan pada ibu, perdarahan intrakranial,  kelainan bawaan, prematur, postmatur, kelainan letak, bayi kembar, distosia bahu, ekstraksi vakum, forseps, air ketuban bercampur dengan mekonium. Faktor plasenta seperti lilitan tali pusat, tali pusat pendek, simpul tali pusat, dan prolap tali pusat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang faktor resiko asfiksia bayi baru lahir dengan perencanaan rujukan persalinan. Jenis penelitian adalah kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross sectional.Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas RI Sidomulyo dengan instrumen penelitian berupa kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pengetahuan ibu tentang faktor resiko asfiksia bayi baru lahir dengan perencanaan rujukan persalinan dengan nilai p value = 0.007. Penelitian ini diharapkan bagi bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan pada ibu hamil untuk memberikan pengetahuan tentang faktor resiko asfiksia bayi baru lahir sehingga ibu hamil dapat membuat perencanaan rujukan persalinan apabila pada proses persalinan mengalami resiko asfiksia bayi baru lahir  dan adanya pengetahuan ibu hamil tentang faktor resiko asfiksia bayi baru lahir sehingga dapat membuat perencanaan rujukan persalinan apabila ditemukan kasus kehawatdaruratan pada bayi baru lahir

    Kesehatan Mental Siswa SMP-SMA Indonesia Selama Masa Pandemi dan Faktor Penyebabnya

    Get PDF
    Kesehatan mental pada remaja merupakan permasalahan penting yang perlu diperhatikan. Pandemi COVID-19 membuat permasalahan ini menjadi semakin perlu mendapatkan perhatian serius dari para pemangku kepentingan, terutama terkait dengan implementasi kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan adanya sejumlah keluhan dari siswa terkait pelaksanaan PJJ. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan gambaran deskriptif tingkat depresi dan kecemasan pada siswa SMP dan SMA yang sedang menjalani PJJ serta mendeskripsikan beberapa faktor-faktor yang dipersepsikan mengganggu bagi para siswa dan potensial untuk menjadi penyebab kondisi tersebut. Penelitian ini menggunakan desain non-eksperimental deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 629 orang siswa SMP dan SMA di Indonesia yang menjalani PJJ. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Patient Health Questionaire (PHQ-9), Generalized Anxiety Disorder (GAD-7) dan survey mengenai beberapa faktor yang dirasa mengganggu bagi siswa. Kuisioner diisi secara daring dan statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 46% siswa mengalami gejala kecemasan dan 58% mengalami gejala depresi. Adapun faktor–faktor yang perlu untuk diperhatikan dalam kondisi ini adalah terkait akademik dan interaksi sosial siswa terutama dengan teman. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan mengenai pengaruh yang diberikan oleh pandemi serta hubungan faktor akademik dan sosial terhadap kondisi kesehatan mental siswa. &nbsp

    Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Vaksinasi Covid-19 Pada Masyarakat Kota Samarinda

    Get PDF
    Outbreak is corona virus disease or what is often called COVID-19 is a problem in the world and also in Indonesia. In addition to the implementation of a good understanding and knowledge of all elements including society, in addition, one of the factors that influence a person's behavior is the level of knowledge. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and covid-19 vaccination behavior in the people of Samarinda City. This study used quantitative research with a cross-sectional design where the number of samples in this study was 130 samples obtained from direct interviews and filling out questionnaires. The data analysis in this study was to use the Pearson correlation test. Based on the results obtained, it shows that out of a total of 130 respondents, a sig value (2-tailed) of 0.000 <0.05 is known so that it can be said that there is a significant relationship between 2 variables, namely knowledge and perception, besides that, a correlation coefficient of 0.346 is obtained, which means that the level of strength or correlation of the relationship between 2 variables is weak. Knowledge is one of the factors that influence a person's behavior, so the higher the knowledge about vaccines, the higher the public's desire to vaccinate against COVID-19.Salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan saat ini masih menjadi wabah adalah corona virus disease atau yang sering disebut COVID-19 menjadi masalah di dunia dan juga di Indonesia. Selain dilakukannya pemahaman dan pengetahuan yang baik dari semua elemen termasuk masyarakat, selain itu salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang ialah tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku vaksinasi COVID-19 pada masyarakat Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dimana jumlah sampel pada penelitian ini ialah 130 sampel yang diperoleh dari wawancara langsung serta pengisian kuesioner. Adapun analisis data dalam penelitian ini ialah menggunakan uji korelasi pearson. Berdasarkan hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa dari total 130 responden diketahui nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000  <0.05   sehingga dapat dikatakan adanya hubungan yang signifikan antara 2 variabel yaitu pengetahuan dan persepsi selain itu diperoleh angka koefisien korelasi sebesar 0,346 yang artinya tingkat kekuatan atau korelasi  hubungan diantara 2 variabel lemah. Pengetahuan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang, sehingga semakin tinggi pengetahuan tentang vaksin maka semakin tinggi pula keinginan masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19

    Aktivitas Antiinflamasi Gel Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

    Get PDF
    Cayenne pepper (Capsicum frutescens L.) is a plant that has many benefits, one of which is as an anti-inflammatory. The anti-inflammatory effect of cayenne pepper was tested on white rats in the form of a gel. Two gel formulas were used with different concentrations of propylene glycol as additive, 25% and 30%, respectively. White rats were grouped into 4 groups, negative control group (gel base), positive control group (Voltaren® Emulgel), gel formula 1 group (enhancer 25%), and gel formula 2 (enhancer 30%). Albumen was induced on the backs of white rats then samples were given. Skinfold thickness measurements were taken every 1 hour for 6 hours. The data obtained in the form of skin thickness values ​​(mm). The % Inflammation Inhibition (% PI) was calculated for each sample. Formula 1 and Formula 2 gave %PI of 32.58 ± 1.80 and 40.75 ± 5.71, respectively. Both formulas had an anti-inflammatory effect against edema on the back of rats although not better than Voltaren® Emulgel. Based on One Way ANOVA test, Formula 2 has a better anti-inflammatory effect than Formula 1. LSD test results show that %PI Formula 2 is similar to %PI Voltaren® Emulgel with a significance value of 0.117 (>0.05).Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai antiinflamasi. Efek antiinflamasi cabai rawit diujikan ke tikus putih dalam bentuk sediaan gel. Gel yang digunakan ada dua formula dengan perbedaan konsentrasi propilen glikol sebagai enhancer, masing-masing 25% dan 30%. Hewan uji dikelompokkan menjadi 4 kelompok yakni kelompok kontrol negatif (basis gel), kelompok kontrol positif (Voltaren® Emulgel), kelompok gel cabai rawit Formula 1 (enhancer 25%), dan kelompok gel cabai rawit Formula 2 (enhancer 30%). Punggung tikus putih diinduksi dengan albumen lalu diberikan perlakuan sampel lalu diukur tebal lipatan kulit tiap 1 jam selama 6 jam. Data yang diperoleh berupa nilai ketebalan kulit (mm). Dari data tersebut dihitung % Penghambatan Inflamasi (% PI) tiap sampel. Formula 1 dan Formula 2 memberikan % PI masing-masing sebesar 32,58 ± 1,80 dan 40,75 ± 5,71. Kedua formula memiliki efek antiinflamasi terhadap edema pada punggung tikus meskipun tidak lebih baik dibandingkan Voltaren® Emulgel. Berdasarkan uji One Way ANOVA, Formula 2 memiliki efek antiinflamasi yang lebih baik dibandingkan Formula 1. Hasil uji LSD menunjukkan bahwa % PI Formula 2 memiliki kemiripan dengan % PI Voltaren® Emulgel dengan nilai signifikansi 0,117 (> 0,05). &nbsp

    PERBANDINGAN SISTEM AUTENTIKASI WPA2 EAP-PSK PADA JARINGAN WIRELESS DENGAN METODE PENETRATION TESTING MENGGUNAKAN FLUXION TOOLS

    Get PDF
    Wireless Network is a collection of electronic devices that connect to each other using air devices or frequencies as a data traffic flow. Today, there are many users who use WPA2-PSK or WPA2-EAP as a wireless network security system that aims to prevent people from accessing it without permission. This research uses a wireless penetration testing technique that uses fluxion tools by comparing and analyzing the WPA2 authentication security system with EAP-PSK on a wireless network which aims to determine the vulnerability of a network security system. To carry out penetration testing, the author refers to the "Wireless Network Penetration Testing Methodology." Which consists of intelligence gathering, vulnerability analysis, threat modeling, password cracking, and reporting. From this study, it will be concluded that WPA2-PSK is less safe to use because it can be seen in the penetration testing that WPA2-PSK was successfully hacked in an unhide SSID state, while WPA2-EAP was successful in making Web Interfaces but failed to obtain information such as usernames and passwords. If the WPA2-PSK SSID is in a hide state, it will fail the hack, so that both security systems have their own advantages and disadvantages depending on the user's needs.aringan Nirkabel merupakan sekumpulan perangkat elektronik yang menghubungkan satu dengan yang lain memanfaatkan perangkat udara alias frekuensi jadi alur lintas data. Masa sekarang ini, ada banyak pengguna yang memanfaatkan WPA2-PSK ataupun WPA2-EAP menjadi security system jaringan nirkabel yang bertujuan untuk menghindari orang yang mengakses tanpa izin.  Riset ini memakai teknik wireless penetration testing yang memakai fluxion tools dengan membandingkan dan menganalisis security system otentikasi WPA2 dengan EAP-PSK pada jaringan nirkabel yang bertujuan untuk mengetahui kerentanan sebuah sistem keamanan jaringan tersebut. Untuk melaksanakan penetration testing penulis mengacu terhadap “Wireless Network Penetration Testing Methodology.” Yang terdiri dari intelligence gathering, vulnerability analysis, threat modelling, password cracking, dan reporting. Dari penelitian ini akan menyimpulkan WPA2-PSK kurang aman untuk digunakan dikarenakan terlihat pada penetration testing tesrsebut WPA2-PSK berhasil dibobol dalam keadaan SSID unhide­, sedangkan WPA2-EAP berhasil dalam pembuatan Web Interface namun tidak berhasil dalam mendapatkan informasi seperti username dan passwor. Jika WPA2-PSK SSID dalam keadaan hide akan mengagalkan peretasan sehingga dari sistem keamanan kedua tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tergantung kebutuhan pengguna

    PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SEKOLAH MENENGAH TEOLOGI KRISTEN WAIKABUBAK

    Get PDF
    Selection of research topics Classroom action is significant for teachers. Because as part of the duties and responsibilities of teachers. This is important to support the teacher's career path to a higher rank. CAR is vital for improving the learning process. The method of devotion uses qualitative. Teachers can understand and are enthusiastic about writing down the results of learning improvements. The teacher learns how to make articles found to work well. Assistance continues with communication via WhatsApp

    PELATIHAN APOTEKER CILIK (ApoCil) DAN PENGENALAN DAGUSIBU DI MADRASAH IBTIDAIYAH NUR IKHLAS KECAMATAN TUALANG

    Get PDF
    Pharmacists play a crucial role in the health sector as one of the professions, especially when it comes to drug education. One of the pharmacist's responsibilities is to promote the pharmacy profession and healthy drug usage from a young age. The fifth-grade children at MI Nur Ikhlas receive this service using socialization and educational techniques as well as instructional materials. The information delivered took the form of a summary of the pharmacy field and DaGuSiBu topics. This activity seeks to present pharmacists as health professionals and as a source of knowledge regarding the use of suitable medications to improve health status. The results of this service show that students are very enthusiastic and active in participating in activities, resulting in a change in students' knowledge about drug use. This type of education must be expanded to include more participants from various schools so that an increasing number of elementary school students understand how to use drugs rationally.Peran apoteker sebagai salah satu profesi dibidang kesehatan yang memiliki tugas sangat penting terutama dalam edukasi obat-obatan. Pengenalan profesi apoteker dan pengenalan penggunaan obat yang rasional pada usia dini merupakan salah tugas apoteker. Pengabdian ini dilakukan dengan metode sosisalisasi dan edukasi beserta dengan alat peraga kepada siswa kelas 5 MI Nur Ikhlas. Materi yang disampaikan berupa materi pengenalan profesi apoteker dan materi DaGuSiBu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan profesi apoteker sebagai salah satu tenaga kesehatan dan sumber informasi penggunaan obat yang tepat sehingga terciptanya peningkatan derajat kesehatan. Dari hasil pengabdian ini terlihat siswa sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan sehingga terjadi perubahan pengetahuan siswa tentang penggunaan obat. Edukasi seperti ini harus ditingkatkan lagi dengan jumlah peserta yang lebih banyak dari berbagai macam sekolah sehingga semakain banyak siswa tingkat Sekolah Dasar yang tau cara penggunaan obat yang rasional

    1,530

    full texts

    1,637

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Abdurrab
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇