Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
1637 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK SIFAT FISIS DAN MEKANIS LANDFILL SEBAGAI SUBGRADE
The nature of the subgrade plays an important role in road construction. The subgrade can be compacted embankment. The physical and mechanical properties of embankment soil are values or parameters to see the quality requirements. The purpose of this study was to determine the characteristics of the embankment soil as a subgrade. The method used is laboratory testing to obtain the physical and mechanical properties of the embankment soil. Soil samples were taken from Tenayan Raya, Kulim, Pekanbaru City. The results showed that the physical properties of the soil were classified as ML, PI 6.62%, and the mechanical properties of the soil with a CBR value of 17.8%. Conclusion The physical properties of the embankment soil should not contain organic matter and high plasticity. Mechanical properties of embankment soil for CBR value > 10% based on Bina Marga 2018 Revision 2 specifications for selected embankments.Sifat tanah dasar berperan penting untuk konstruksi jalan. Tanah dasar bisa berupa tanah timbunan yang dipadatkan. Sifat fisis dan mekanis tanah timbunan merupakan nilai atau parameter untuk melihat syarat kwalitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik tanah timbunan sebagai subgrade. Metode yang digunakan adalah pengujian laboratorium untuk mendapatkan sifat fisis dan mekanis tanah timbunan. Sampel tanah diambil dari Tenayan Raya, Kulim Kota Pekanbaru. Hasilnya sifat fisis tanah klasifikasi ML, PI 6.62% dan sifat mekanis tanah nilai CBR 17.8%. Kesimpulan Karakterisitik sifat fisis tanah timbunan tidak boleh mengandung organik dan plastisitas tinggi. Sifat mekanis tanah timbunan untuk nilai CBR > 10% berdasarkan spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2 untuk timbunan pilihan
KEGIATAN FISIOTERAPI PADA LANSIA DI GRIYA KHUSNUL KHATIMAH
At Griya Khusnul Khatimah, the community services is provided through a variety of activities, including blood pressure health checks, exercise therapy, and caregiver counseling. The method is to check the blood pressure of the elderly as a source of data for giving interventions, after which carers are counseled on the treatments to be offered. A pre-test and post-test were conducted to determine the effectiveness. Counseling seeks to help caregivers understand the benefits of fitness treatment for the elderly in order to prevent the risk of blood pressure worsening and problems. Counseling seeks to help caregivers understand the benefits of fitness treatment for the elderly in order to prevent the risk of blood pressure worsening and problems. After being given literature about the meaning, advantages, and dosage of Fast Walking Exercise, counseling went well and was easily comprehended by caregivers from 0% to 100%. Counseling activities can help caregivers learn more about exercise therapy for the elderly with hypertension and how to practice Brisk Walking Exercise with the elderly.Pengabdian dilaksanakan di Griya Khusnul Khatimah dengan melakukan beberapa kegiatan, yaitu: pemeriksaan kesehatan tekanan darah, pemberian terapi latihan, dan penyuluhan kepada caregiver. Metode yang digunakan dengan memeriksa tekanan darah lansia untuk menjadi sumber data pemberian intervensi, kemudian penyuluhan diberikan kepada caregiver mengenai intervensi yang akan diberikan. Untuk menilai efektivitas dilakukan pre-test dan post-test. Penyuluhan bertujuan agar caregiver dapat memahami terapi latihan yang dapat diberikan kepada lansia untuk mengurangi risiko tekanan darah semakin parah dan mengurangi peningkatakan risiko komplikasi. Penyuluhan berjalan dengan baik dan mudah dipahami oleh caregiver dari 0% menjadi 100% setelah diberikan materi mengenai definisi, manfaat, serta dosis dari Brisk Walking Exercise. Kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan caregiver mengenai terapi latihan yang dapat diberikan pada lansia dengan hipertensi, dan dapat mendampingi lansia untuk dilakukan Brisk Walking Exercise
PELATIHAN PELVIC ROCKING UTNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU TRIMESTER III DI BPM ISLAH WAHYUNI
Lower back pain is a common complaint felt by pregnant women, especially when entering pregnancy in the third trimester. The pain felt by the mother also varies. There are various nonpharmacological therapies that can be done to help mothers relieve back pain during pregnancy, one of which is pelvic rocking. Pelvic Rocking training is given to third trimester mothers to reduce back and back pain in mothers. This training is given continuously to the mother until the mother is proficient in carrying out pelvic rocking in daily activities. This training is given to mothers who are in BPM Islah Wahyuni. The purpose of this training is to educate pregnant women in the THIRD Trimester on how to reduce pain with Pelvic Rocking. The target of this community service activity is pregnant women in the third trimester at BPM Islah Wahyuni. This activity was held for 3 months, namely January - March 2022 with one meeting every month. The activity was held from 09.00 - 11.00 WIB. The average intensity of back pain before being given Pelvic Rocking is with a minimum value of 3 and a maximum value of 4, while the average intensity of back pain trimester III after being given Pelvic Rocking is with a minimum value of 0 and a maximum of 2.
Nyeri punggung bagian bawah merupakan keluhan yang umum dirasakan oleh ibu hamil, terlebih lagi ketika memasuki kehamilan trimester III. Nyeri yang dirasakan ibu juga bervariasi. Ada berbagai terapi nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk membantu ibu meringankan nyeri punggung selama kehamilan salah satunya adalah pelvic rocking. Pelatihan Pelvic Rocking diberikan kepada ibu-ibu trimester III untuk mengurangi rasa nyeri pinggang dan punggung pada ibu. Pelatihan ini diberikan secara kontinue kepada ibu sampai ibu mahir dalam melaksanakan pelvic rocking dalam kegiatan sehari-hari. Pelatihan ini diberikan kepada ibu-ibu yang berada di BPM Islah Wahyuni. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil Trimester III tentang cara mengurangi nyeri dengan Pelvic Rocking. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu hamil trimester III yang ada di BPM Islah Wahyuni. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan Januari - Maret 2022 dengan satu kali pertemuan setiap satu bulan. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 09.00 - 11.00 WIB. Rata-rata intensitas nyeri punggung sebelum diberikan Pelvic Rocking adalahdengan nilai minimal 3 dan nilai maksimal 4, sedangkan rata-rata intensitas nyeri punggung trimester III sesudah diberikan Pelvic Rocking adalah dengan nilai minimal 0 dan maksimal 2.
 
IMPLEMENTASI V MODEL DALAM RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DANA PADA YAYASAN BINA INSAN SUBANG
Excel is a Microsoft application that is widely used to record financial transactions in several institutions. However, many of its uses are not optimal. First, the transactions are recorded in a notebook and then transferred to an excel file. This way makes people do the same work twice, so it is relatively longer and tiring. This also happened to the Subang Insan Bina Foundation, so that the performance of a finance department became more complex and allows wasted work time. Therefore, the purpose of developing this financial management information system is to replace a system that is still fairly conservative so the task can be shorter, neatly and stored properly. The method applied to build this system is to adopt the V model because this model is very suitable for an information system project that has clear software requirements specifications. This information system uses the MVC concept with the CodeIgniter framework and bootstrap template. The establishment of an information system for managing foundation funds is a product of our research application so that with this new system the use of notebooks and double recording is no longer needed, thus the finance department will be faster in reporting foundation funds.Excel merupakan aplikasi Microsoft yang banyak digunakan untuk merekam transaksi keuangan di beberapa lembaga. Namun banyak dari penggunaanya belumlah maksimal. Mula-mula transaksi dicatat pada buku tulis kemudian dipindahbukukan ke dalam file excel. Dengan cara ini membuat orang melakukan pekerjaan yang sama tersebut dua kali, sehingga relatif lebih lama dan melelahkan. Hal ini pula yang terjadi pada Yaysan Bina Insan Subang, sehingga kinerja seorang bendahara menjadi lebih kompleks dan memungkinkan terbuangnya waktu kerja. Oleh karena itu tujuan pembangunan sistem informasi pengelolaan keuangan yayasan ini adalah untuk mengganti sistem yang masih terbilang konservatif sehingga pekerjaan dapat lebih cepat, rapi dan tersimpan dengan baik. Metode yang diterapkan untuk membangun sistem ini yakni mengadopsi V model karena model ini sangat cocok untuk sebuah proyek sistem informasi yang memiliki spesifikasi kebutuhan akan software yang sudah jelas. Sistem informasi ini menggunakan konsep MVC dengan framework CodeIgniter dan template bootstrap. Terbangunnya sebuah sistem informasi pengelolaan dana yayasan merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis sehingga dengan adanya sistem baru ini penggunaan buku tulis serta pencatatan ganda tidak diperlukan lagi, dengan demikian staf bendahara akan lebih cepat dalam membuat pelaporan dana yayasan
PENGARUH KAPSUL EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera) TERHADAP KECUKUPAN ASI PADA IBU MENYUSUI
Exclusive breastfeeding durinthe first 6 months of infants is very important, especially in the early period of life, this is because it can affect the health of the baby. Efforts to overcome this include improving the quality of breast milk, one of which is consuming Moringa leaf extract capsules because of the phytosterols that can increase milk production. The purpose of the study was to determine the effect of Moringa leaf extract capsules on breast milk production in breastfeeding women in the Cileles Health Center Lebak Banten. This study was a quasi-experimental research design with one group pretest-posttest design. The sample in this study wes mothers and babies who breastfeeding in the Cileles Health Center which consists 15 respondents with purposive sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Analyzed using paired sample t-test. The results of univariate analysis of breast milk production in breastfeeding women before being given Moringa leaf extract obtained an average value = 5.40, the average post-test value was 7.47 so that the difference in the average value was 2.07. The results of the bivariate paired sample t-test have an effect with a significant value of 0.000. Conclusions and Suggestions: Moringa leaf extract capsules have an effect on breast milk production. It is hoped that midwives can apply it to breastfeeding women in the process of increasing breast milk production, one of which is by consuming extra Moringa leaf capsules or consuming vegetables and Moringa so that milk production increases.Pemberian ASI secara eksklusif selama 6 bulan pertama pada bayi sangat penting terutama dalam periode awal kehidupan, hal ini disebabkan oleh karena dapat mempengaruhi kesehatan bayi. Upaya untuk menanggulanginya antara lain dengan meningkatkan kualitas ASI salah satunya mengkonsumsi kapsul ekstrak daun kelor karena adanya kandungan fitosterol yang dapat meningkatkan produksi ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kapsul ekstrak daun kelor terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui di wilayah Puskesmas Cileles Lebak Banten. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental desain dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu dan bayi yang menyusui di wilayah Puskesmas Cileles yang berjumlah sebanyak 15 responden dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis univariat produksi ASI pada ibu menyusui sebelum diberikan ekstrak daun kelor diperoleh nilai rata-rata = 5,40, nilai rata-rata pos test 7,47 sehingga didapatkan selisih nilai rata-rata sebesar 2,07. Hasil analisis bivariat paired sample t-test ada pengaruh dengan nilai signifikasn 0,000. Kesimpulan dan Saran: Pemberian kapsul ekstrak daun kelor berpengaruh terhadap produksi ASI. Diharapkan bidan dapat menerapkannya pada ibu menyusui dalam proses peningkatan produksi ASI salah satunya dengan mengkonsumsi ekstra kapsul daun kelor atau mengkonsumsi sayuran adun kelor sehingga produksi ASI meningkat
EFEKTIFITAS MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN SADARI
Data from the Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) released by the World Health Organization (WHO) states that the number of cases and deaths from cancer until 2018 was 18.1 million cases and 9.6 million deaths in 2018. This study aims to determine the effectiveness of health education for adolescents aged 15-20 years with video media on Knowledge of Breast Self-Examination The method used in this study was the Quasi-Experimental method, the quasi-experimental design used was "One-Group Pretest-Posttest Design". ", which consists of one group of subjects, the population in the study is adolescents aged 15-20 years at SMAN 14 Jakarta for the 2020/2021 period. The research sample was selected using the Random Cluster sample technique. In this study bivariate analysis was carried out to determine the effectiveness of video media in knowledge about BSE, was carried out using the Wilcoxon Sign Test. If p < 0.05 then there is a significant effect meaning at the level of effectiveness of video media during the pretest and posttest. The results showed that the health education intervention about BSE given through video media to SMAN 14 Jakarta students could increase the knowledge of students by 5, from 3 (before the intervention) to 8 (after the intervention). intervention)Data dari Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) yang dirilis oleh Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyebutkan bahwa jumlah kasus dan kematian akibat kanker sampai dengan tahun 2018 sebesar 18,1 juta kasus dan 9,6 juta kematian di tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan kepada remaja Usia 15-20 thn dengan media video terhadap Pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode Quasi-Eksperimen, Desain quasi-eksperimen yang digunakan adalah “One -Group Pretest-Posttest Design”, yang terdiri dari satu kelompok subjek, Populasi dalam penelitian adalah remaja Usia 15-20 thn di SMAN 14 Jakarta Periode 2020/2021. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik Random Cluster sampel. Dalam penelitian ini analisa bivariat dilakukan untuk mengetahui Efektivitas Media Video dalam pengetahuan tentang SADARI, dilakukan menggunakan Wilcoxon Sign Test. Jika p<0,05 maka terdapat pengaruh yang bermakna pada tingkat evektifitas media video saat dilakukan pretest dan posttest.Hasil penelitian menunjukan bahwa intervensi edukasi Kesehatan tentang SADARI yang diberikan melalui media Video kepada Siswi SMAN 14 Jakarta dapat meningkatkan pengetahuan para siswi sebesar 5 yaitu dari 3 (sebelum intervensi) naik menjadi 8 (setelah intervensi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU REMAJA PUTRI TENTANG MENGATASI DISMENOREA
Menstrual pain or dysmenorrhea in Indonesia is experienced by 55% of the population. This dysmenorrhea can cause the body to become weak and interfere with school activities for young girls. The treatment for dysmenorrhea is that young women can consult a doctor, drink herbal concoctions or do light physical activities. The purpose of the study was to determine the knowledge and behavior of adolescent girls in overcoming dysmenorrhea at SMAN 13 Muara Fajar Pekanbaru. This research was conducted using a cross-sectional design. The number of samples obtained was 44 people with purposive sampling technique. The data collection tool uses a questionnaire. In this study, the data were analyzed univariately and bivariately with Chi Square Test. The results of the bivariate analysis obtained P value = 0.029 <0.05. This can be interpreted that there is a relationship between the knowledge of adolescents about handling dysmenorrhea with the behavior of young women in overcoming dysmenorrhea. In the results of the analysis, the value of OR = 8.035, which means that young women who have good knowledge will be at risk of doing good behavior 8 times in overcoming dysmenorrhea.Nyeri haid atau dismenorea di Indonesia dialami oleh 55% penduduk. Dimenorea ini dapat mengakibatkan tubuh lemas dan menggangu aktifitas sekolah remaja putri. Penanganan dismenorea ini beragam, remaja putri dapat berkonsultasi dengan dokter, minum ramuan jamu atau melakukan aktivitas olahraga ringan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku remaja putri dalam mengatasi dismenorea di SMAN 13 Muara Fajar Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan menggunakan design cross-sectional, Jumlah sampel yang di dapat sebanyak 44 orang dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan Uji Chi Square. Hasil analisis bivariat didapatkan Pvalue=0,029 < 0,05. Hal ini dapat diartikan bahwa ada hubungan antara pengetahuan remaja tentang penangan dismenorea dengan perilaku remaja putri dalam mengatasi dismenorea. Hasil analisis di dapatkan nilai OR = 8,035 yang artinya remaja putri yang memiliki pengetahuan baik akan berisiko 8 kali berperilaku baik dalam mengatasi dismenore
NEOPLASIA PAROTIS DEKSTRA: SEBUAH LAPORAN KASUS
Kejadian neoplasma pada kelenjar salivatorius termasuk jarang. Sekitar 3% keganasan pada regio kepala dan leher adalah keganasan pada kelenjar saliva, dimana 80% kasus yang terjadi adalah keganasan pada kelenjar parotis. Neoplasma pada kelenjar parotis memiliki insidensi sekitar 1:100.000 orang, yaitu sekitar 2% dari keseluruhan neoplasma pada kepala dan leher. Penanganan neoplasma kelenjar dapat berupa tindakan operatif yang merupakan tatalaksana utama, serta non-operatif seperti pemberian antibiotik, kemoterapi, maupun terapi radiasi. Kami melaporkan kasus neoplasma kelenjar parotis yang terjadi pada pasien lanjut usia (lansia), yang pernah didiagnosis dengan diagnosis yang sama satu tahun yang lalu. Pasien menjalani tindakan operatif berupa parotidektomi superfisial, tanpa komplikasi perioperatif dan pascaoperatif. Kasus ini menekankan pentingnya untuk memperhatikan batas jaringan normal di sekitar tumor, untuk memastikan jaringan tumor terangkat seluruhnya.Kejadian neoplasma pada kelenjar salivatorius termasuk jarang. Sekitar 3% keganasan pada regio kepala dan leher adalah keganasan pada kelenjar saliva, dimana 80% kasus yang terjadi adalah keganasan pada kelenjar parotis. Neoplasma pada kelenjar parotis memiliki insidensi sekitar 1:100.000 orang, yaitu sekitar 2% dari keseluruhan neoplasma pada kepala dan leher. Penanganan neoplasma kelenjar dapat berupa tindakan operatif yang merupakan tatalaksana utama, serta non-operatif seperti pemberian antibiotik, kemoterapi, maupun terapi radiasi. Kami melaporkan kasus neoplasma kelenjar parotis yang terjadi pada pasien lanjut usia (lansia), yang pernah didiagnosis dengan diagnosis yang sama satu tahun yang lalu. Pasien menjalani tindakan operatif berupa parotidektomi superfisial, tanpa komplikasi perioperatif dan pascaoperatif. Kasus ini menekankan pentingnya untuk memperhatikan batas jaringan normal di sekitar tumor, untuk memastikan jaringan tumor terangkat seluruhnya
HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN TIPE SENSORINEURAL PADA PEKERJA DI PABRIK KELAPA SAWIT (PKS) PT. X ROKAN HULU TAHUN 2020
Gangguan pendengaran sensorineural pada pekerja merupakan suatu kondisi terganggunya pendengaran akibat terpapar suara bising dalam rentang waktu yang lama dan berkelanjutan yang dialami oleh pekerja akibat pekerjaan atau lingkungan kerja. World Health Organization (WHO) (2018) memperkirakan bahwa 1,1 miliar pekerja di seluruh dunia mengalami gangguan pendengaran terkait paparan kebisingan. International Labour Organization (ILO) menyebutkan 60% pekerja mengalami gangguan pendengaran sensorineural, dimana di Asia terutama Malaysia diperoleh prevalensi 23% dan di Indonesia menjadi masalah terbesar penyebab kehilangan jam kerja. Pemerintah membuat pedoman nilai ambang batas (NAB) pendengaran bagi pekerja agar tidak mengalami gangguan pendengaran sensorineural yaitu 8 jam/hari dengan intensitas 80-85 dB. Untuk mengetahui hubungan intensitas kebisingan dengan gangguan pendengaran tipe sensorineural pada pekerja di pabrik kelapa sawit (PKS) PT. X. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, pada pekerja pabrik sawit di PT. X. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling dengan besar sampel 135 orang dan diuji secara statistik menggunakan uji chi square dan akan menghasilkan nilai p-value. Adanya hubungan intensitas kebisingan dengan gangguan pendengaran tipe sensorineural (p-value = 0,000).
 
Analisis Wacana “Pariwisata Muslim Friedly” Dalam Perspektif Politik Ekonomi Islam
This study analyzes the discourse of "Muslim friendly tourism" in the perspective of Islamic economic politics. The research method used in this study is a qualitative method using a critical discourse analysis approach. In addition, this study also uses the concept of 3 (three) paradigms in the perspective of Islamic economic politics as a knife of analysis, including; integralistic paradigm, secularistic paradigm, and symbiotic paradigm. This study concludes that the discourse of "Muslim Friendly Tourism" has led to conflicts in several regions in Indonesia. One of them is in North Sumatra. Basically, this happens, because the government as the policy maker and implementer cannot take a persuasive approach to the community. In addition, the discourse of "Muslim Friendly Tourism" is also more directed to the Symbiotic paradigm, because it emphasizes substance rather than a legal and formal state form. Due to its substantial nature (by emphasizing the values of justice, equality, deliberation, and participation, which do not conflict with Islamic principles), this tendency has the potential to act as an approach that can connect Islam with the modern political and economic system, in where the state (nation state) is one of the main elements.Penelitian ini menganalisis tentang wacana “pariwisata muslim friendly” dalam perspektif politik ekonomi islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis wacana kritis. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan konsep 3 (tiga) paradigma dalam perspektif politik ekonomi islam sebagai pisau analisis, diantaranya; paradigma integralistik, paradigma sekuleristik, dan paradigma simbiotik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Adanya wacana “Pariwisata Muslim Friendly” telah memunculkan konflik di beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya adalah di Sumatera Utara. Pada dasarnya, hal ini terjadi, dikarenakan pemerintah selaku pembuat dan pelaksana kebijakan tidak dapat melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat Selain itu, wacana “Pariwisata Muslim Friendly” juga lebih mengarah kepada paradigma Simbiotik, karena menekankan substansi dari pada bentuk negara yang legal dan formal. Karena wataknya yang substansialis itu (dengan menekankan pada nilai-nilai keadilan, persamaan, musyawarah, dan partisipasi, yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam), kecenderungan ini mempunyai potensi untuk berperan sebagai pendekatan yang dapat menghubungkan Islam dengan sistem politik ekonomi modern, di mana negara (nation state) merupakan salah satu unsur utamanya