Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
    1637 research outputs found

    PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI DIKLAT DARING MASIF DAN TERBUKA (DIDAMBA) PADA MATA DIKLAT ENGLISH FOR TEACHING SCIENCE YANG DISELENGGARAKAN OLEH PPPPTK IPA

    Get PDF
    Peningkatan kualitas guru mutlak diperlukan untuk mewujudkan pembelajaran berkualitas agar dapat bersanding dan bersaing dengan bangsa lain. PPPPTK IPA sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melaksanakan program peningkatan kompetensi guru melalui diklat daring. Diklat daring ini merupakan alternatif solusi bagi guru untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tanpa dibatasi oleh keterbatasan dana dan waktu. Diklat daring yang ditawarkan kepada guru bersifat terbuka. DIDAMBA bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Pendidik dan Tenaga Kependididkan (PTK) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dalam melaksanakan tugasnya melalui peningkatan kompetensi serta memiliki performa sebagai pendidik dan pemimpin bagi peserta didik dan warga sekolah. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui efektivitas pelatihan terhadap peningkatan kompetensi para peserta pelatihan ini. Target sample diambil dari DIDAMBA Angkatan 15 dan 16 Kelas English for Teaching Science dengan masing-masing peserta pada setiap Angkatan 17 orang guru. Metode quasi experiment dengan desain one-group pretest-postest digunakan dalam penelitian ini. Data penelitian diambil menggunakan instrument soal tes. Efektifitas pelatihan diketahui berdasarkan nilai gain ternormalisasi. Selain itu, data diolah menggunakan t-test: Two-sample Assuming Equal Variances untuk mengetahui signifikansi peningkatan pengetahuan peserta antar Angkatan. Hasil pengolahan data menunjukan nilai gain ternormalisasi Angkatan 15 adalah 0,74 dengan kategori efektifitas tinggi dan 0,60 dengan ketegori efektifitas sedang untuk Angkatan 16. Temuan ini menghasilkan rekomendasi bahwa DIDAMBA cukup efektif dalam mendukung upaya peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia.  Berbagai tema kelas lainnya dapat dikembangkan dan ditawarkan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia dalam mendukung upaya peningkatan kualitas Pendidikan.The enhancement of teacher quality is urgently needed to improve the quality of learning to be more competitive globally.  The Centre for Development of Teachers and Education Personnel (CDETEP) in Science or PPPPTK IPA, a technical unit under the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology conducted a Massive-Open-Online Training (DIDAMBA).  It was an alternative solution for teachers to increase their competence and professionalism economically and time-effectively. It was openly offered to teachers and education personnel in Indonesia.  It aimed to improve their skills as educators and leaders to their students and school communities. A research was carried out to find out the effectivity of DIDAMBA. The Quasi Experiment Method with one-group pretest-postest was adopted in this research. The instrument was a set of test items.  The targeted samples were taken from the Course of English for Teaching Science of DIDAMBA Batch 15 and 16 with 17 teachers of each batch.  From the data, It was found out that the normalized gain point of Batch 15 was 0,74 whose high effectivity and Batch 16 was 0,60 whose average effectivity. Therefore, a recommendation came up that DIDAMBA was quite effective to improve the competence of teachers and education personnel in Indonesia.  More themes are suggested to develop and offer to teachers and education personnel in Indonesia to support the government efforts to empower the quality education

    Hubungan Sikap Kerja Duduk Dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Musculoskeletal Pada Pedagang

    Get PDF
    Traders at the wangaya flower market do their jobs in a static sitting posture. This attitude is carried out for 10 hours every day starting at 11.00 – 21.00 WITA. The duration of work for 10 hours is the duration of work that exceeds the normal time. When working with a static sitting posture, the back muscles will be burdened. If the attitude of this work is done continuously to the excessive duration of action, it can lead to musculoskeletal disorders. This research uses cross sectional method. The study population was 45 people with a sample of 10 people obtained based on the research criteria. This study uses the Rapid Entire Body Assessment and Nordic Body Map Questionnaire measuring instruments. Furthermore, hypothesis testing is carried out using the Sprearman's rho test. The results of the Spearman's rho test show a value of 0.664 which means the close relationship between work attitudes and work duration on musculoskeletal complaints in traders is strong.Pedagang di pasar bunga wangaya melakukan pekerjaannya dengan sikap kerja duduk statis. Sikap ini dilakukan selama 10 jam setiap harinya mulai pukul 11.00 – 21.00 WITA. Durasi bekerja selama 10 jam tersebut merupakan durasi bekerja yang melebihi waktu normal. Ketika bekerja dengan sikap duduk statis maka otot-otot punggung akan terbebani. Apabila sikap kerja ini dilakukan terus menerus dengan durasi kerja yang berlebihan, maka dapat memicu timbulnya keluhan musculoskeletal. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 45 orang dengan sampel 10 orang yang didapat berdasarkan kriteria penelitian. Penelitian ini menggunakan alat ukur Rapid Entire Body Assesment dan Nordic Body Map Questionare. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan Uji Sprearman’s rho. Hasil Uji Spearman’s rho menunjukkan nilai 0,664 yang berarti keeratan hubungan antara sikap kerja dan durasi kerja terhadap keluhan musculoskeletal pada pedagang adalah kuat

    Penatalaksanaan Fisioterapi Kasus Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Kantoran

    Get PDF
    ABSTRACT Objective: The focus of this case report is the management of physiotherapy in the case of carpal tunnel syndrome in office workers. Method: Pre and post test. Patient by the name of Mr. JR 34-year-old man is an office worker. On January 27, the patient came to the Esa Unggul Physiotherapy clinic complaining of pain and tingling in the wrist. Interventions given by physiotherapy include the use of orthosis, TENS modalities, US, manual therapy techniques, and exercise therapy. Results: On the VAS value of motion pain, press, and be quiet the value of each before the intervention: 7-8-3, after the intervention: 2-3-0. Radial-ulnar ROM deviation and dorsi-palmar flexion before intervention S = 600-00-500 and T = 300-00-200, after intervention S = 650-00-700 and T = 450-00-400. Muscle strength was assessed by MMT: ulnar deviation, radial deviation, palmar flexion, dorsi flexion before intervention: 4-4-3-4, after intervention: 5-5-4-5. Conclusion: Use of orthosis, TENS modality, US, manual therapy techniques, neuromobiliation, and exercise therapy are effective in reducing pain, muscle strength, increasing ROM and increasing functional activity in cases of carpal tunnel syndrome.ABSTRAK Tujuan: Fokus pada case report  ini adalah penatalaksanaan fisioterapi pada kasus carpal tunnel syndrome pada pekerja kantoran. Metode: Pre dan post test. Pasien dengan nama Tn. JR laki-laki berusia 34 tahun seorang pekerja kantoran. Tanggal 27 januari pasien datang ke klinik Fisioterapi Esa Unggul dengan mengeluh sakit dan kesemutan pada pergelangan tangan. Diberikan intervensi oleh fisioterapi berupa penggunaan orthosis, modalitas TENS, US, Teknik manual terapi, dan terapi latihan. Hasil: Pada nilai VAS nyeri gerak, tekan, dan diam nilai masing-masing sebelum intervensi : 7-8-3, setelah intervensi : 2-3-0. ROM radial-ulnar deviasi and dorsi-palmar fleksi sebelum intervensi S=600-00-500 dan T=300-00-200, setelah intervensi S=650-00-700 dan T=450-00-400. Kekuatan otot dinilai dengan MMT : dorsi fleksi , palmar fleksi, , radial deviasi, ulnar deviasi sebelum intervensi : 4-4-3-4, sesudah intervensi : 5-5-4-5. Kesimpulan: Pemakaian orthosis, modalitas TENS, US, Teknik manual terapi, neuromobiliasi, dan terapi latihan efektif dalam menurunkan nyeri, kekuatan otot, meningkatkan ROM, dan meningkatkan aktivitas fungsional pada kasus carpal tunnel syndrome

    Fisioterapi dengan Metode Senam Hamil Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Trimester III

    Get PDF
    Bacground: Pregnancy is a process that occurs between the fusion of sperm and ovum so that conception occurs until the birth of the fetus, the length of a normal pregnancy is 280 days or 40 weeks calculated from the first period of the last menstrual period (LMP). Low back pain (lumbago) is back pain that occurs in the lumbosacral area. Low back pain is discomfort that occurs below ribs and above the inferior gluteal area. Pregnancy exercise is a form of exercise that aims to strengthen the abdominal and flex the joints. Pregnancy exercise plays a role in strengthening contractions and maintaining the strength of the abdominal wall muscles, ligaments, pelvic floor muscles and others that withstand additional pressure to reduce low back pain. Purpose: To determine the effectiveness of pregnancy exercise to reduce back pain below in third trimester pregnant women. Research Method : case study presented in the form of descriptive narrative. The research subject consisted of 1 sample that met the sample criteria. The study was conducted for 12 times of therapy which was carried out on 13-12 May 2022 at the Rosita Midwife Clinic Pekanbaru. Evaluation using Numerical Rating Scale (NRS). Result: : This study showed that there was a decrease in pain from before the intervention with a silent pain value of 7, tenderness 5 and motion pain 7 until the 12th therapy obtained a silent pain value of 5, tenderness 2 and motion pain 4.Keywords: Pregnancy exercise, LBP.Latar belakang Kehamilan adalah sebagai proses yang terjadi antara perpaduan sel sperma dan ovum sehingga terjadi konsepsi sampai lahirnya janin, lamanya kehamilan normal adalah 280 hari atau 40 minggu dihitung dari haid pertama haid terakhir (HPHT). Nyeri punggung bawah (Nyeri pinggang) adalah nyeri punggung yang terjadi pada area lumbosakral. Nyeri punggung bawah ialah ketidaknyamanan yang terjadi di bawah costa dan di atas bagian inferior glueteal. Senam hamil merupakan bentuk latihan yang bertujuan untuk memperkuat otot-otot abdomen dan melenturkan persendian. Senam hamil berperan untuk memperkuat kontraksi dan mempertahankan kekuatan otot-otot dinding perut, ligament-ligamen, otot-otot dasar panggul dan lain-lain yang menahan tekanan tambahan untuk mengurangi nyeri punggung bawah.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui efektivitas senam hamil untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester 3. Metode penelitian: studi kasus yang disajikan dalam bentuk narasi deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 1 sampel yang memenuhi kriteria sampel. Penelitian dilakukan selama 12 kali terapi yang dilakukan tanggal 13 – 12 Mei 2022 di Klinik Bidan Rosita Pekanbaru. Evaluasi menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan nyeri dari sebelum intervensi dengan nilai nyeri diam 7, nyeri tekan 5 dan nyeri gerak 7 hingga terapi ke 12 didapatkan nilai nyeri diam 5, nyeri tekan 2 dan nyeri gerak 4. Kesimpulan: Pemberian senam hamil dapat mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester 3. Kata kunci: Senam Hamil,     Low back pain

    HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIN STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG KABUPATEN KAMPAR

    Get PDF
    Stunting merupakan suatu masalah utama kesehatan masyarakat global. Negara dengan jumlah tertinggi mengalami stunting adalah Afrika sebesar 33,1% dan urutan kedua tertinggi di Asia Tenggara 31,9%. Stunting dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan akibat malnutrisi persisten yang berkaitan dengan peningkatan moralitas dan mortalitas, gangguan tumbuh kembang, dan fungsi kognitif. Indonesia merupakan negara ke-enam dengan stunting tertinggi di Asia Tenggara dengan prevalensi stunting 27,67%. Di Provinisi Riau, Kabupaten Kampar merupakan Kabupaten dengan kejadian stunting yang tergolong tinggi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tambang yang merupakan salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar memiliki prevalensi stunting sebesar 9,8%. Salah satu faktor risiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita adalah bayi berat lahir rendah (BBLR). Balita BBLR lebih berisiko untuk terjadi stunting karena balita BBLR lebih rentan terhadap penyakit infeksi, seperti diare dan infeksi saluran pernafasan bawah serta peningkatan risiko komplikasi termasuk sleep apnea, ikterus, anemia, gangguan paru-paru kronis, kelelahan, dan hilangnya nafsu makan dibandingkan dengan anak-anak dengan berat badan lahir yang normal sehingga mempengaruhi pertumbuhan fisik pada balita

    ANALISIS PEMERIKSAAN KADAR KOLESTEROL MENURUT WAKTU SENTRIFUGASI

    Get PDF
    Abstract  Examination of blood fats such as cholesterol is one of the clinical chemistry parameters that is useful to determine whether there is an increase of cholesterol levels in the body. Blood fat examination are carried out using serum or plasma as a specimen. Serum or plasma was obtained by centrifuging the whole blood within 3000 rotation per minute of speed for 5-15 minutes. The centrifugation time is often reduced by some laboratory technicians to shorten the examination time. Blood samples that is Sentrifugasid at the wrong time will damage the lipoprotein in cholesterol.short time centrifugation will cause the serum and the substances not separated perfectly from blood cells so that it will cause false low levels of cholesterol, while the long time centrifugation time will also cause hemolysis. Research Objectives : To determine differences of cholesterol levels based on the length of centrifugation time. Research Methods : it was an analytic research with a cross-sectional design and was conducted at the Clinical Chemistry Laboratory of the Medical Laboratory Technology Department of Poltekkes Kemenkes Palembang. The sample of this research were 30 samples. Data were analyzed using One Way Anova. Research Results : Shows that there was a difference of cholesterol levels based on centrifugation time with p value 0.004 (<ɑ 0.05) with an average value of checking cholesterol levels that in the Sentrifugasi for 5 minutes amounted to 180.90 mg/dL, for 10 minutes at  158.73 mg/dL, for 15 minutes amounted to 169.60 mg/dL. Conclusion: There is a difference of cholesterol levels based on the centrifugation time.    Keywords:  cholesterol, centrifugation time, centrifugation speedAbstrak Pemeriksaan lemak darah seperti kolesterol merupakan salah satu parameter kimia klinik yang berguna untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh. Pemeriksaan lemak darah dilakukan dengan mengunakan sampel serum atau plasma. Spesimen yang biasa digunakan sampel serum atau plasma dengan cara dicentifuge dengan kecepatan 3000 RPM selama 5-15 menit. Kenyataan di lapangan sering kali diabaikan oleh beberapa teknisi dengan mengurangi lama waktu sentrifugasi yang bertujuan untuk mempersingkat waktu pemeriksaan. Sampel darah yang disentrifugasi dengan waktu yang tidak tepat akan merusak enzim lipoprotein pada kolesterol. Waktu sentrifugasi yang terlalu singkat akan menyebabkan serum dan zat-zat yang terkandung didalamnya tidak terpisah sempurna dari sel-sel darah sehingga akan menyebabkan hasil rendah palsu, sementara itu waktu sentrifugasi yang terlalu lama selain dapat merusak senyawa lipoprotein juga akan menyebabkan sampel hemolisis. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hasil analisis pemeriksaan kadar kolesterol menurut lama waktu serum sentrifugasi. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional dan dilakukan di Laboratorium Kimia Klinik Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Palembang. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 30 sampel. Analisis data menggunakan One Way Anova. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa adanya perbedaan terhadap kadar kolesterol berdasarkan waktu sentrifugasi dengan p value 0.004 (p<ɑ 0.05) dengan nilai rata-rata hasil pemeriksaan kadar kolesterol yang disentrifugasi selama 5 menit sebesar 180.90 mg/dL, selama 10 menit sebesar 158.73 mg/dL, selama 15 menit sebesar 169.60 mg/dL. Kesimpulan: Adanya perbedaan terhadap kadar kolesterol berdasarkan waktu Sentrifugasi.   Kata Kunci : kolesterol, waktu sentrifugasi, kecepatan sentrifugas

    KADAR NITROGEN PADA SPESIMEN FESES ORANG DEWASA NORMAL (NON INFEKSI STH)

    Get PDF
    Nitrogen is a very important element for organisms. Nitrogen in the body is also an element that has a very large role in the formation of proteins, which are the main compounds in organisms. All forms of compounds in the body, metabolic waste will be excreted in the form of feces. Feces are expelled from the human body through the anus as waste material from the digestive process of food along the digestive tract system. The purpose of this study was to determine normal levels of nitrogen in feces. The method used in this research is a laboratory experiment. Testing for nitrogen levels is done by checking the nitrogen levels in normal feces (not infected with STH). The results showed that the nitrogen content in the feces of sample A was 0.19%, in sample B the nitrogen content was 0.24%, and the nitrogen content in sample C was 0.25%. From this study, it was obtained that the average nitrogen content in normal feces in adults was 0.22%. Keywords: Nitrogen, Normal Stool, Adults, non sth . infectio

    PENGGUNAAN EKSTRAK KAYU SECANG DAN KOL UNGU PADA MEDIA MANITOL SALT AGAR UNTUK MENUMBUHKAN Staphylococcus

    Get PDF
    Mannitol Salt Agar (MSA) is a selective and differential medium for isolating Stapylococcus bacteria, distinguishing Staphylococcus aureus bacteria from other species from the ability of mannitol to ferment which changes the color of the phenol red indicator from red to yellow. The use of synthetic indicators that are not environmentally friendly and difficult to decompose can be replaced with natural indicators, including the use of secang wood extract (Caesalpinia sappan L.) and purple cabbage (Brasicca oleraceae). The research was conducted using a descriptive method which describes the color changes of the modified mannitol salt agar (MSA) media of secang wood and purple cabbage extract after being planted with bacteria. Staphylococcus aureus and Coagulation Negative Staphylococcus (CoNS) bacteria were isolated from acne-prone skin. The growth of Staphylococus aureus changed the color of the modified MSA medium from red to yellow for the secang wood extract and the color change from blue to pink for the purple cabbage extract. The growth of CoNS bacteria changed the color of the modified MSA medium from red to red-orange for the secang wood extract and the color change from blue to blue-purple for the purple cabbage extract. Both bacteria thrived on purple cabbage modified MSA media. From this study, it was concluded that secang wood extract and purple cabbage could be used as natural indicators of modified MSA in growing Staphylococcus isolated from the skin

    Kepemimpinan Transformasional dan Efikasi Kolektif Karyawan Selama Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Kebijakan work from home (WFH) selama pandemi Covid-19 di Indonesia membawa dampak perubahan diberbagai bidang khususnya di dunia industri dimana banyak pekerjaan yang melibatkan kerjasama tim. Keberhasilan kerjasama tim dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan membutuhkan efikasi kolektif, yaitu sebuah keyakinan bersama sebuah tim untuk dapat menuntaskan dengan baik terkait pekerjaan yang sedang ditangani. Menurut berbagai studi salah satu faktor penentu kuatnya efikasi kolektif disebabkan oleh kepemimpinan transformasional, yaitu kemampuan pemimpin di dalam memberdayakan anggotanya dengan optimal. Tujuan penelitian ini berusaha mengungkap bagaimana peran kepemimpinan transformasional terhadap efikasi kolektif karyawan selama WFH. Subjek penelitian ini adalah 152 karyawan yang bekerja di perusahaan milik negara (BUMN) dan perusahaan milik swasta (BUMS) di daerah Jawa Timur yang diperoleh menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala kepemimpinan transformasional dan skala efikasi kolektif. Berdasarkan uji regresi linier sederhana didapatkan data bahwa ada peran kepemimpinan transformasional terhadap efikasi kolektif karyawan selama WFH (R=0.350, P=0,000<0,005). Artinya kepemimpinan transformasional mampu memprediski efikasi kolektif karyawan dalam menuntaskan pekerjaan yang ditangani. Kontribusi sumbangan efektif kepemimpinan transformasional terhadap efikasi kolektif karyawan dalam penelitian ini sebesar 12,3

    Citra Politik Anies Baswedan Di Media Massa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui citra politik Anies Baswedan di media massa, diantaranya di detik.com, okezone.com, dan tribunennews.com. Kajian ini dilatarbelakangi karena sorotan media massa terhadap Anies Baswedan yang begitu gencar untuk menjadi calon presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. Atas dasar tersebut maka peneliti ingin mengetahui lebih mendalam bagaimana citra politik Anies Baswedan di media massa. Metodologi yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan menggunakan analisis framing Robert. N. Entman. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa citra politik Anies Baswedan di media massa dibingkai secara positif. Realitas ini merupakan fakta riil dari sosok seorang Anies Baswedan yang cerdas, santun, tegas dan religius. Oleh karenanya, pada setiap pemberitaan yang dipublikasikan media massa menunjukkan citra politik Anies Baswedan menjadi positif di tengah-tengah khalayak

    1,530

    full texts

    1,637

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Abdurrab
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇