Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
    1637 research outputs found

    Nomophobia pada Generasi X, Y, Dan Z

    Get PDF
    Telepon seluler atau ponsel merupakan hasil perkembangan teknologi yang dianggap lumrah penggunaannya saat ini. Tanpa disadari penggunaan telepon seluler secara berlebihan menyebabkan berbagai dampak buruk bagi penggunanya. Nomophobia muncul sebagai salah satu masalah perilaku kecanduan terhadap telepon seluler. Beberapa faktor yang memengaruhi nomophobia yaitu jenis kelamin, harga diri, kepribadian, dan usia. Berbagai lapisan usia atau generasi menggunakan telepon seluler dan mengalami nomophobia yang berbeda-beda baik anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan nomophobia antara generasi X, Y dan Z di Aceh. Penelitian ini melibatkan 360 individu yang lahir antara tahun 1960-2007 yang menggunakan telepon seluler cerdas (smartphone) yang dipilih melalui teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui No Mobile Phone Phobia Questionnaire (NMP-Q) dengan koefisien reliabilitas 0,972. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis One Way ANOVA diperoleh nilai p=0,000(p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nomophobia antara generasi X, Y dan Z di Aceh. Perbedaan ini berimplikasi pada kemampuan manajemen diri, dan kecenderungan menjadi candu gawai jika tidak dikelola

    Catatan Managing Editor : Strategi vs Masalah - Cerita remaja hingga yang berkeluarga

    Get PDF
    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh, Sejak Februari 2021, terjadi perubahan struktur  di Fakultas, yakni yang awalnya Fakultas Psikologi berubah menjadi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Politik. Dimana Fakultas ini terdiri dari Program Studi S1 Psikologi, Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan, dan Program Studi S1 Hubungan Internasional. Pada awal tahun ini tepatnya di bulan April 2022, Kami selaku tim manajerial Jurnal Psychopolytan juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Politik Universitas Abdurrab periode 2022-2023, Bapak Amir Syamsuadi, M.Si dan Ibu Auliya Syaf, M.Psi., Psikolog sebagai Wakil Dekan. Tak lupa kami juga menghaturkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Ardian Adi Putra, M. Psi., Psikolog atas dedikasinya selama ini sebagai Dekan Fakultas Psikologi Universitas Abdurrab periode 2018-2011 (fakultas Psikologi) dan 2021-2022 (fakultas psikologi dan ilmu sosial politik). Namun demikian bapak Ardian Adi Putra hingga saat ini masih aktif mengabdi sebagai reviewer bidang Psikologi Klinis dan Abnormal pada Jurnal Psychopolytan. Kami juga ingin mengucapkan selamat kepada Ibu Itto Nesyia Nasution, M. Psi., Psikolog yang terpilih sebagai Managing Editor baru pada Jurnal Psychopolytan. Sebelumnya beliau menjadi salah satu dari tim reviewer di Jurnal Psychopolytan. Menyambut perubahan ini, Psychopolytan : Jurnal Psikologi menunjukkan tampilan dan warna baru di dalam desain halaman sampul terhitung mulai edisi  Agustus 2022. Edisi kali ini menerbitkan 7 artikel Psikologi yang menggambarkan strategi dan masalah dari remaja hingga individu yang berkeluarga. Pada terbitan Edisi Agustus 2022, Kami sudah memasuki vol 6 no 1, dengan demikian telah 5 tahun kami menemani pembaca dengan tulisan-tulisan mengenai isu-isu psikologi dari berbagai bidang

    KEGIATAN FISIOTERAPI KOMUNITAS PADA PASIEN BELL’S PALSY DI REHAB MEDIK RSUD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

    Get PDF
    The counseling was held aimed at providing education to patients and their families about bell's palsy, especially about the causes of bell's palsy and how to do independent exercises at home correctly to reduce complaints caused by patients. The method used is to provide counseling in the form of health promotion about Bell's Palsy to patients and their families as well as using leaflets as a media for counseling, giving pre-test and post-test in the form of questions to patients and their families to measure the effectiveness of the counseling provided to provide independent training at home. The counseling went well and was easily understood by the participants so that in the evaluation results there was an increase in participants' knowledge from 0% to 100% after the material was given and one of the participants also experienced quite good facial functional changes when given the application of physiotherapy management in the hospital using several modalities. Counseling activities can increase participants' knowledge about bell's palsy and there is a significant change where the value of facial muscle strength increases in patients with bell's palsy where the patient is able to speakAbstrak   Penyuluhan diadakan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga pasien tentang penyakit bell’s palsy terutama tentang penyebab terjadinya bell’s palsy dan cara melakukan latihan mandiri dirumah yang benar untuk mengurangi keluhan yang ditimbulkan oleh pasien. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan berupa promosi kesehatan tentang Bell’s Palsy kepada pasien dan keluarga pasien serta menggunakan leafleat sebagai media penyuluhan, pemberian pre test dan post test berupa pertanyaan kepada pasien dan keluarga pasien guna mengukur keefektifan dari penyuluhan yang diberikan memberikan edukasi latihan mandiri dirumah. Penyuluhan berjalan dengan baik serta mudah dipahami oleh peserta sehingga dalam hasil pengevaluasian terdapat peningkatan pengetahuan peserta dari 0% hingga 100% setelah materi diberikan serta salah satu peserta juga mengalami perubahan fungsional wajah yang cukup baik saat diberikan penerapan penatalaksanaan fisioterapi di RS dengan menggunakan beberapa modalitas. Kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai bell’s palsy dan terjadi perubahan yang cukup signifikan dimana meningkatnya nilai kekuatan otot wajah pada penderita bell’s palsy dimana pasien sudah mampu berbicara

    PENGATURAN ZONASI DI DAERAH SEMPADAN SUNGAI MANDAR, KECAMATAN TINAMBUNG KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    Get PDF
    Mandar River is one of the rivers in West Sulawesi Province which is located in Polewali Mandar Regency and comes from one of the foot of the mountain with a length of about 150 km. The use of Mandar River water, apart from being a source of air for the surrounding community, is also used as a power plant, so that the Mandar River cannot be separated from the lives of some people who live in the border areas of the Mandar River. Over time, activities in the Mandar River border area have increased, especially in the construction of residences and other buildings such as residential buildings. This study aims to identify the use of space in the Mandar River border area and provide recommendations for spatial planning by zoning the use of space in the area and reducing the impact of flooding. The method used in this research is descriptive qualitative with spatial analysis. The results of this study are the zoning arrangements for regional activities in the form of conservation areas and border areas, while the zoning of cultivation areas are river conservation areas and agricultural and plantation areas. The border area of ​​the Mandar River for structuring more arrangements is right on the edge, where the area is a flood-prone area with relocation development or river normalization.Sungai Mandar merupakan salah satu sungai di Provinsi Sulawesi Barat yang terletak di Kabupaten Polewali Mandar dan berasal dari salah satu kaki gunung dengan Panjang sekitar 150 km. Pemanfaatan air Sungai Mandar selain sebagai sumber air bagi masyarakat disekitarnya juga digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik, sehingga Sungai Mandar tidak bisa terlepas dari kehidupan sebahagian orang yang tinggal di daerah sempadan Sungai Mandar. Seiring berjalannya waktu, kegiatan di daerah sempadan Sungai Mandar semakin meningkat, khususnya pada pembangunan tempat tinggal maupun bangunan lainnya seperti bangunan permukiman penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan ruang di daerah sempadan Sungai Mandar dan memberikan rekomendasi penataan ruang dengan menyusun penataan zonasi pemanfaatan ruang di daerah tersebut dan mengurangi dampak dari banjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan analisis spasial. Hasil dalam penelitian ini adalah pengaturan zonasi kegiatan kawasan lindung berupa kawasan konservasi dan kawasan sempadan sungai, sedangkan zonasi kawasan budidaya adalah kawasan permukiman dan kawasan pertanian dan perkebunan. Pengaturan wilayah daerah sempadan Sungai Mandar lebih diprioritaskan untuk penataan kawasan permukiman yang berada tepat di tepi sungai, dimana kawasan tersebut merupakan kawasan yang rawan banjir dengan dilakukannya relokasi ataupun pembangunan tanggul dan normalisasi sungai. Sungai Mandar merupakan salah satu sungai di Provinsi Sulawesi Barat yang terletak di Kabupaten Polewali Mandar dan berasal dari salah satu kaki gunung dengan Panjang sekitar 150 km. Pemanfaatan air Sungai Mandar selain sebagai sumber air bagi masyarakat disekitarnya juga digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik, sehingga Sungai Mandar tidak bisa terlepas dari kehidupan sebahagian orang yang tinggal di daerah sempadan Sungai Mandar. Seiring berjalannya waktu, kegiatan di daerah sempadan Sungai Mandar semakin meningkat, khususnya pada pembangunan tempat tinggal maupun bangunan lainnya seperti bangunan permukiman penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan ruang di daerah sempadan Sungai Mandar dan memberikan rekomendasi penataan ruang dengan menyusun penataan zonasi pemanfaatan ruang di daerah tersebut dan mengurangi dampak dari banjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan analisis spasial. Hasil dalam penelitian ini adalah pengaturan zonasi kegiatan kawasan lindung berupa kawasan konservasi dan kawasan sempadan sungai, sedangkan zonasi kawasan budidaya adalah kawasan permukiman dan kawasan pertanian dan perkebunan. Pengaturan wilayah daerah sempadan Sungai Mandar lebih diprioritaskan untuk penataan kawasan permukiman yang berada tepat di tepi sungai, dimana kawasan tersebut merupakan kawasan yang rawan banjir dengan dilakukannya relokasi ataupun pembangunan tanggul dan normalisasi sungai

    PEMANFAATAN ABU SERBUK KAYU DAN SEMEN PORTLAND SEBAGAI FILLER PADA CAPURAN ASPHALT CONCRETE -WEARING COURSE

    Get PDF
    Waste from wood processing is often found in Pekanbaru City, so it needs to be utilized. This research utilizes sawdust and portland cement as alternative materials to replace filler in the manufacture of Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) mixture. The purpose of this study was to determine the characteristics of the Marshall test on the AC-WC layer using a combination of sawdust and Portland cement filler. The method used is laboratory experiments with the initial step of finding the KAO value (Optimum Asphalt Content) with fillers using rock ash. Followed by replacing the filler with a combination of sawdust and portland cement. Variations in the mixture of Portland cement and sawdust, namely 0%-0%, 15%-85%, 25%-75%, 30%-70%, 40%-60%, 50%-50%, and 100% -0%. The specifications used in this study are the 2018 Revision 2 Public Road Specifications. The KOA obtained is 5.5%. Then the Marshall test was carried out on each variation to get the stability value and the mixed density value. Marshall test results with the best filler variations in this study were 60% sawdust and 40% portland cement. It can be seen that based on the stability value of the composition, the highest stability value was 1,278.64 kg, the MQ value was 491.78 kg/mm ​​and the melting value was 2.60 mm so it was concluded that the best AC-WC quality in this study found filler variations. 40% portland cement and 60% sawdust.Limbah hasil pengolahan kayu banyak dijumpai kota Pekanbaru, maka perlu dimaanfaatkan. Penelitan memanfaatkan limbah serbuk kayu dan semen Portland sebagai bahan alternatif pengganti filler dalam pembuatan campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Tujuan dari penelitian untuk mengetahui karakteristik pengujian marshall pada lapisan AC-WC dengan menggunakan kombinasi filler abu serbuk kayu dan semen portland. Metode yang digunakan dengan eksperimen di laboratorium dengan langka awal mencari nilai KAO (Kadar Aspal Optimum) dengan bahan filler menggunakan abu batu. Dilanjut dengan mengganti filler dengan kombinasi abu serbuk kayu dan semen Portland. Variasi campuran semen Portland dan abu serbuk kayu yaitu 0%-0%, 15%-85%, 25%-75%, 30%-70%, 40%-60%, 50%-50%, dan 100%-0%. Spesifikasi yang digunakan di penelitian ini adalah Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. KOA didapatkan adalah 5,5%. Kemudian dilakukan pengujian marshall masing-masing variasi untuk mendapatkan nilai stabilitas dan nilai kepadatan campuran. Hasil pengujian marshall variasi filler terbaik penelitian ini pada variasi 60% abu serbuk kayu dan 40% semen portland. Ditunjukkan berdasarkan nilai stabilitas pada komposisi tersebut memperoleh nilai stabilitas paling tinggi yaitu sebesar 1.278,64 kg, nilai MQ sebesar 491,78 kg/mm dan nilai kelelehan sebesar 2,60 mm sehingga disimpulkan mutu AC-WC terbaik pada penelitan ini terdapat pada variasi filler 40% semen portland dan 60% abu serbuk kayu

    PENDAMPINGAN MODEL PROMOSI DIGITAL UMKM KERUPUK JANGEK PAK ALI PADA MASA NEW NORMAL DI KOTA PEKANBARU

    Get PDF
    Untuk meningkatkan profit atau laba suatu usaha sangat diprioritaskan mempromosikan produk yang dihasilkan. Salah satu bentuk usaha yang sangat berkembang pesat di kota Pekanbaru saat ini adalah usaha kerupuk jangek. Kerupuk jangek Pak Ali adalah mitra tim pengabdi yang didampingi dalam penentuan model promosi dimasa new normal, dimana usaha beliau mengalami penurunan omset semenjak pandemi Covid-19. Beberapa permasalahan yang dihadapi adalah: 1. Turunnya omset penjualan kerupuk jangek pada masa covid 19, 2. Sulitnya dalam penentuan model promosi yang cocok dan menarik dalam penjualan produk. Tim pengabdi memberikan pendampingan model promosi selama satu bulan kepada usaha Kerupuk jangek Pak Ali dalam menghadapi masa new normal, diantaranya strategi membaca trend pasar, pemanfaatan platform media sosial, membangun image branding, dan promosi melalui aplikasi GOJEK. Setelah adanya pendampingan ini, usaha Kerupuk jangek Pak Ali sudah memiliki model promosi secara digital dan omset yang dihasilkan telah berangsur mengalami kenaikan hingga 40% dalam empat bulan terakhir.To increase the profit of a business is highly recommended to conduct the promotion of the products. One of the businesses that are rapidly growing in the city of Pekanbaru today is the skin cracker snack. Pak Ali's skin cracker snack is our community service partner, who is accompanied in determining the promotion model in the new normal era, where his business has decreased turnover since the Covid-19 pandemic. Some of the problems identified: 1. Decreased sales turnover of skin cracker snack during a pandemic, 2. Difficulty in determining a proper and attractive promotional model in product sales. During one month, we provide promotional model assistance to Pak Ali's business facing the new normal era, including the strategies to observe market trends, social media platforms utilization, building branding image, and conduct a promotion via GOJEK application. After the companion program ended, Pak Ali's skin cracker snack business already has a digital promotion model, and the turnover has gradually increased up to 40% in the last four month

    KEPEMIMPINAN SPIRITUAL GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI KABUPATEN TASIKMALAYA JAWA BARAT

    Get PDF
    ABSTRACT Teacher Spiritual Leadership in Character Building Students. (Case Study at the Plus Vocational High School (SMK Plus) Serba Bakti Foundation Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, West Java). Keywords: spiritual leadership, teacher character building, vocational high school students The crisis occurred in various fields, starting from the economic, political, social, cultural and moral fields, including the education sector. Schools as a means of transferring knowledge and culture to students are an important part of improving the morale of the nation's children. Teachers as agents of change really need their role to succeed in character education programs in schools. The focus of this program is to focus on the spiritual leadership of teachers. In detail, the focus of this program discusses (1) the characteristics of the teacher's spiritual leadership in forming the character of students (2) the character values ​​formed in students (3) the process of teacher spiritual leadership in forming the character of students (4) the results of the teacher's spiritual leadership. in the formation of the character of students. The method used in this activity is in the form of training and education regarding the spiritual leadership of teachers in shaping the character of students. The result of this training activity is an increase in teacher knowledge in the field of spiritual leadership which is evaluated using modules and collection of lesson plans that are used to be taught and applied to students in the implementation of learning in the school environment. Keywords: Teacher Spiritual Leadership, Character, StudentsABSTRAK Kepemimpinan Spiritual Guru dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik. (Studi Kasus di Sekolah Menengah Kejuruan Plus (SMK Plus) Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya Jawa Barat). Kata kunci kepemimpinan spiritual guru pembentukan karakter sekolah menengah kejuruan peserta didik Krisis moral yang terjadi saat ini merupakan efek dari globalisasi yang demikian cepat. Krisis terjadi di berbagai bidang mulai bidang ekonomi politik sosial budaya dan moral termasuk bidang pendidikan. Sekolah sebagai salah satu sarana terjadinya transfer ilmu dan budaya pada peserta didik menjadi bagian penting dalam rangka perbaikan moral anak bangsa. Guru sebagai agent of change sangat dibutuhkan perannya untuk mensukseskan program pendidikan karakter di sekolah. Fokus Program ini adalah menitik beratkan pada kepemimpinan spiritual guru. Secara rinci fokus program ini membahas tentang (1) karakteristik kepemimpinan spiritual guru dalam pembentukan karakter peserta didik (2) nilai-nilai karakter yang dibentuk pada peserta didik (3) proses kepemimpinan spiritual guru dalam pembentukan karakter peserta didik (4) hasil kepemimpinan spiritual guru dalam pembentukan karakter peserta didik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pelatihan dan edukasi mengenai kepemimpinan spiritual guru dalam pembentukan karakter peserta didik. Hasil dari kegiatan pelatiahan ini adalah meningkatnya pengetahuan guru dalam ilmu bidang kepemimpinan spiritual yang dievaluasi menggunakan modul dan pengumpulan rencana perencanaan pembelajaran yang digunakan untuk diajarkan dan diterapkan kepada peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran dilingkungan sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan Spiritual Guru, Karakter ,Peserta Didi

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ISPA PADA BALITA

    Get PDF
    ABSTRACT  Acute Respiratory Infection (ARI) is a contributor to high morbidity and mortality rates in children under five every year in developing countries, including Indonesia. The cause of the incidence of ARI in toddlers is due to individual factors (age, immunization status, gender, birth weight, exclusive breastfeeding and nutritional status), physical environmental factors (type of walls, temperature, humidity and density of housing, fuel for cooking) and behavioral factors. family members who smoke in the house. The purpose of the study was to analyze the incidence of ARI in children under five at the Cinta Kasih Hospital (CK) Tzu Chi Cengkareng-West Jakarta. Descriptive quantitative research design with a cross sectional approach and using retrospective data from medical record data. The research sample was 100 children under five ARI with random sampling technique. The results of the study explained that the majority of children under five who experienced ARI had an age of <25 months as much as 55%, 52% poor nutritional status, 53% complete immunization, 47% mild ARI incidence in toddlers at Tsu Chi Hospital. Statistical analysis using the Kendall Tau-b statistical test, explained that there was a relationship between birth weight under five (p value = 0.004), nutritional status (p value = 0.000), exclusive breastfeeding (p value = 0.002) and immunization (p value = 0.024) with the incidence of ARI at Tsu Chi Hospital. The conclusion is that it is better for families, especially mothers, it is important to maintain their health during pregnancy to prevent babies from being born LBW, the correct feeding of infants and children is to give exclusive breastfeeding and then complementary foods (ASI) to make the nutritional status of toddlers good, compliance with immunizationsInfeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyumbang angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada balita setiap tahunnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Penyebab kejadian ISPA pada balita karena faktor individu (umur, status imunisasi, jenis kelamin, berat badan lahir, ASI eksklusif dan status gizi), faktor lingkungan fisik (jenis dinding, suhu, kelembapan dan kepadatan hunian, bahan bakar untuk memasak) dan faktor perilaku anggota keluarga yang merokok di dalam rumah. Tujuan penelitian untuk menganalisis kejadian ISPA pada balita di RS Cinta Kasih (CK) Tzu Chi Cengkareng-Jakarta Barat. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan data retrospektif dari data rekam medik. Sampel penelitian sebanyak 100 balita ISPA dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menjelaskan  bahwa sebagian besar  usia balita yang mengalami ISPA memiliki  usia < 25 bulan sebanyak 55 %, status gizi kurang 52%, imunisasi lengkap 53%, kejadian ISPA ringan 47% pada balita di RSCK Tsu Chi. Analisis statistik  menggunakan uji statistik Kendall Tau-b, menjelaskan bahwa ada hubungan  antara berat badan lahir balita (p value = 0,004), status gizi  (p value = 0.000), pemberian ASI Eksklusif (p value = 0.002) dan imunisasi ( p value = 0.024) dengan kejadian ISPA di RSCK Tsu Chi. Kesimpulan sebaiknya keluarga terutama ibu, penting untuk menjaga kesehatannya selama hamil untuk mencegah bayi terlahir BBLR, Pemberian Makan Bayi dan Anak yang benar yaitu berikan ASI Eksklusif  lalu MPASI (Makanan Pendamping  ASI) untuk menjadikan status gizi balita baik, kepatuhan dalam imunisasi

    PEMERIKSAAN C-REACTIVE PROTEIN DAN JUMLAH LEUKOSIT PADA NEONATUS SUSPECT SEPSIS YANG DIRAWAT DI RSUD ABEPURA

    Get PDF
    The Infant Mortality Rate (IMR) is an indicator of the welfare of a nation that reflects the level of public health problems and is the main component of determining the life expectancy of a society. Neonatal sepsis is still a major problem in the field of neonatal care and services. The purpose of this study was to determine the results of the examination of C-Reactive Protein and the number of leukocytes in neonates with suspected sepsis who were treated at the Abepura Hospital. The population used in this study were all neonates who were treated in the Perinatology room at the Abepura Hospital. The number of samples in this study was 99 patients. The c-reactive protein examination method used is agglutination method and the leukocyte count method used is flow cytometer. This research was carried out for 3 months, starting from January 6 to March 31, 2020. From the C-Reactive Protein examination that has been carried out, positive results were obtained as many as 27 patients (27.27%) and negative as many as 72 patients (72.73%). while for the examination of the leukocyte count, the results obtained were normal leukocyte counts as many as 74 patients (74.75%), low leukocyte counts in 3 patients (3.03) and high leukocyte counts as many as 22 patients (22.22%). To prevent the occurrence of sepsis in neonates, what must be done include maintaining maternal health during pregnancy, checking pregnancy in health care facilities, handling childbirth according to standards and proper neonatal care.mencerminkan  tingkat masalah kesehatan masyarakat dan komponen utama penentu angka harapan hidup suatu masyarakat. Sepsis neonatorum sampai saat ini masih merupakan masalah utama dibidang pelayanan dan perawatan neonatus. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pemeriksaan C-Reactive Protein dan jumlah leukosit pada neonatus suspect sepsis yang dirawat di RSUD Abepura. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh neonatus yang dirawat di ruang Perinatologi di RSUD Abepura. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah adalah 99 pasien. Metode pemeriksaan c-reactive protein yang digunakan adalah metode aglutinasi dan metode pemeriksaan jumlah leukosit yang digunakan adalah flow cytometer. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, terhitung mulai tanggal 6 Januari sampai 31 Maret 2020. Dari pemeriksaan C-Reactive Protein yang telah dilakukan didapatkan hasil positif sebanyak 27 pasien (27,27%) dan negatif sebanyak 72 pasien (72,73%), sedangkan untuk pemeriksaan jumlah leukosit didapatkan hasil jumlah leukosit normal sebanyak 74 pasien (74,75%), jumlah leukosit rendah sebanyak 3 pasien (3,03) dan jumlah lekosit tinggi sebanyak 22 pasien (22,22%). Untuk mencegah terjadinya sepsis pada neonatus yang harus dilakukan diantaranya adalah dengan menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan, memeriksakan kehamilan ke fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan, penanganan persalinan sesuai standar dan perawatan neonatus dengan tepat.&nbsp

    PENYULUHAN PROGRAM BACK EXERCISES GUNA MENGATASI KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU PKK DESA KLEWOR BOYOLALI

    Get PDF
    Entering menopause, women will experience musculoskeletal disorders such as joint pain. One of the most common musculoskeletal complaints is low back pain. Low back pain is a musculoskeletal disorder characterized by pain, muscle tension, and muscle stiffness.  Back pain localized between the costal margin and the inferior gluteal fold with or without pain radiating to the leg. Chronic low back pain can cause disability and reduce functional ability. One of the exercises to reduce complaints of low back pain is back exercise in the form of strengthening and stretching movements. This program is effective for improving physical abilities in the back and waist and reducing pain complaints. The method used in this activity is counseling and education about low back pain and the role of physiotherapy in dealing with low back pain. The result of this outreach activity was an increase in participants' knowledge which was evaluated using a pretest and posttest questionnaire. In addition, participants can also do the exercises that have been taught themselves to deal with complaints and educate othersMemasuki masa menopause, wanita akan mengalami gangguan muskuloskeletal misalnya nyeri sendi. Salah satu keluhan musculoskeletal yang paling umum dirasakan adalah nyeri punggung bawah. Nyeri punggung bawah merupakan gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan adanya nyeri, ketegangan otot, dan kekakuan otot (stiffness). Keluhan ini terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteus inferior yang disertai maupun tidak disertai rasa nyeri menjalar hingga ke tungkai. Nyeri punggung bawah yang kronis dapat menyebabkan disabilitas sehingga menurunkan kemampuan fungsional. Salah satu latihan untuk mengurangi keluhan nyeri punggung bawah adalah back exercises berupa gerakan strengthening dan stretching. Program ini efektif untuk meningkatkan kemampuan fisik pada punggung dan pinggang serta mengurangi keluhan nyeri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa penyuluhan dan edukasi mengenai nyeri punggung bawah serta peran fisioterapi dalam menangani nyeri punggung bawah. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta yang dievaluasi menggunakan kuisoner pre-test dan post-test. Selain itu peserta juga dapat melakukan sendiri latihan yang telah diajarkan guna mengatasi keluhan dan mengedukasi orang lain

    1,530

    full texts

    1,637

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Abdurrab
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇