Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
    1637 research outputs found

    HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN TINGKAT KONTROL ASMA PASIEN ASMA DI RS SYAFIRA KOTA PEKANBARU

    Get PDF
    Asthma is a public health problem in almost all countries, experienced by children to adults with mild to severe stages, and can result in death. In general, good asthma control results in a reduced risk of asthma exacerbations. The level of asthma control is divided into three parts, namely fully controlled, partially controlled and not controlled. Based on the Body Mass Index (BMI) people who are overweight are 6 times more likely to have uncontrolled asthma than people who have normal weight. Data analysis in this study will use the Pearson correlation test with a sample size of 35 people. To determine the relationship between body mass index and asthma control level of asthma patients at syafira hospital pekanbaru city. As many as 94% of study subjects had uncontrolled asthma and 6% had partially controlled asthma and none of the study subjects had fully controlled asthma. There is no significant relationship between body mass index and asthma control level (p=0.194). There was no association between body mass index with asthma control level on asthmatic patient at Syafira hospital Pekanbaru city.Asma merupakan masalah kesehatan masyarakat hampir terjadi di semua negara, dialami oleh anak sampai dewasa dengan stadium ringan hingga berat, dan dapat mengakibatkan kematian. Secara umum, kontrol asma yang baik menyebabkan berkurangnya resiko terjadinya eksaserbasi asma. Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) orang yang memiliki berat badan berlebih 6 kali lebih besar peluang terjadinya asma tidak terkontrol daripada orang yang memiliki berat badan normal. Metode: Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson dengan jumlah sampel yang digunakan adalah 35 orang. Penelitian ini dilakukan ntuk mengetahui adanya hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan tingkat kontrol asma pada pasien asma di RS Syafira Kota Pekanbaru. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan cross sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Sebanyak 94% subjek penelitian memiliki asma tidak terkontrol dan 6% memiliki asma terkontrol sebagian dan tidak ada subjek penelitian yang memiliki asma terkontrol penuh. Tidak terdapat hubungan bermakna antara indeks massa tubuh dengan tingkat konrol asma (p=0,194). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan tingkat kontol asma pasien asma di RS Syafira Kota Pekanbaru

    PERAN LINTAS SEKTOR DALAM KONVERGENSI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN ROKAN HULU

    Get PDF
    After being designated as a locus of stunting in Riau Province in 2017, Rokan Hulu Regency took various policy steps. This effort was actualized by the local government's efforts to build collaborative synergy between regional government apparatus organizations in a stunting integrated This study analyzes and describes the role of cross-sectors in the convergence of the acceleration of stunting reduction in Rokan Hulu district. The approach in this research is qualitative research in the form of field research by collecting primary and secondary data sources through in-depth interviews and document review. The results showed that the Government of Rokan Hulu Regency made efforts to reduce stunting in a structured and comprehensive manner, such as identifying the distribution of stunting, conducting program availability, and constraints in implementing integrated nutrition interventions, developing activity plans to improve the implementation of integrated nutrition interventions, holding stunting, providing certainty. laws for villages to carry out village roles and authorities in integrated nutrition interventions, ensure the availability and functioning of cadres who assist village governments in implementing integrated nutrition interventions at the village level, improve stunting and intervention coverage, measure growth and development of children under five and publish rates stunting review the performance of programs and activities related to stunting periodically. The obstacles in accelerating the reduction of stunting include time synchronization in the planning and implementation of the activities of each regional apparatus organization, the non-implementation of standard budget allocations for the significant acceleration of stunting reduction, and the not yet optimal management of accuracy and data quality in accelerating the reduction of stunting in Rokan Hulu Regency.Setelah ditetapkan sebagai daerah lokus stunting di Provinsi Riau pada tahun 2017 Kabupaten Rokan Hulu melakukan berbagai langkah kebijakan. Upaya tersebut diaktualisasikan dengan upaya pemerintah daerah membangun sinergitas kolaborasi antar organisasi perangkat pemerintah daerah dalam upaya penurunan stunting terintegrasi. Penelitian ini menganalisis dan mendeskripsikan Peran Lintas Sektor Dalam Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Rokan Hulu. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan bentuk penelitian lapangan dengan mengumpulkan sumber data primer dan data sekunder melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melakukan upaya penurunan stunting secara terstruktur dan menyeluruh seperti melakukan identifikasi sebaran stunting, melakukan ketersediaan program, dan kendala dalam pelaksanaan integrasi intervensi gizi, menyusun rencana kegiatan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi, menyelenggarakan rembuk stunting, memberikan kepastian hukum bagi desa untuk menjalankan peran dan kewenangan desa dalam intervensi gizi terintegrasi, memastikan tersedianya dan berfungsinya kader yang membantu pemerintah desa dalam pelaksanaan intervensi gizi terintegrasi di tingkat desa, meningkatkan sistem pengelolaan data stunting dan cakupan intervensi, melakukan pengukuran pertumbuhan dan perkembangan anak balita dan publikasi angka stunting dan melakukan review kinerja pelaksanaan program dan kegiatan terkait penurunan stunting secara periodik. Adapun kendala dalam percepatan penurunan stunting meliputi sinkronisasi waktu dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan setiap organisasi perangkat daerah,belum terimplementasinya standar alokasi anggaran percepatan penurunan stunting yang signifikan, serta belum optimalnya manajemen akurasi dan kualitas data dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rokan Hul

    SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI SURAT DIGITAL DI SMK BINA JAYA PALEMBANG

    Get PDF
    Terdapat beberapa permasalahan jika suatu lembaga menerbitkan surat resmi secara konvensional. Diantaranya penggunaan tanda tangan dan stempel yang mudah dipalsukan, dan sistem konvensional yang dinilai tidak efisien dari segi waktu dan biaya. SMK Bina Jaya Palembang merupakan suatu lembaga pendidikan di Kota Palembang yang dalam aktivitasnya sehari-hari tidak terlepas dari kegiatan surat menyurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan aplikasi surat digital yang dapat membantu meningkatkan efisiensi kegiatan surat menyurat dan mencegah pemalsuan. Kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi aplikasi surat digital yang merupakan hasil penelitian kerja sama dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Sriwijaya. Tahapan kegiatan dimulai dari  tahap persiapan, survey awal, pelaksanaan pengabdian dan tahap pelaporan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa peserta kegiatan dapat memahami pentingnya penggunaan aplikasi surat digital dan dapat memahami prosedur penggunaan aplikasi ini.There are several problems if an institution issues a letter conventionally. A conventional letter uses signatures and stamps that are easily forged. Conventional systems are also considered inefficient in terms of time and cost. Bina Jaya Palembang Vocational School is an educational institution in Palembang that conducts correspondence as one of its administrative activities. This community service program aims to socialize digital mail applications that can help increase the efficiency of correspondence activities and prevent the forgery of letters. This activity was carried out by disseminating a research result in a digital letter application. The first stage of this socialization activity is the preparation stage, followed by the initial survey, the implementation of the service, and the reporting stage. This socialization activity leads to the conclusion that the participants can understand the importance of using this digital mail application and its procedures

    MODEL INDEKS LIKUIFAKSI BERBASIS STANDARD PENETRATION TEST MENGGUNAKAN MULTI-GENE GENETIC PROGRAMMING

    Get PDF
    Earthquake and series of specific phenomena in Palu and any other parts of the world contributed to a liquefaction that was involving massive fatalities and economic loss. The evaluation of liquefaction potential based on standard penetration test (SPT) data using deterministic approach has been widely applied. A liquefaction index model is required for the determination of a limit state between liquefaction and non-liquefaction cases by the consideration of bias issues in deterministic method. This research is aimed at the determination of liquefaction index model in relating (N1)60 and CSR7.5 using multi-gene genetic programming (MGGP) to develop limit state curve and its comparison with previous studies. The developed liquefaction index model based on SPT data using MGGP resulted in a performance in terms of successful prediction of 93% for testing of datasets.Gempa dan rangkaian fenomena khusus di Palu dan berbagai belahan dunia mengakibatkan likuifaksi yang melibatkan korban jiwa dan kerugian ekonomi yang luar biasa. Evaluasi potensi likuifaksi berdasarkan standard penetration test (SPT) data menggunakan telah digunakan secara luas. Model indeks likuifaksi diperlukan untuk penetapan kurva kondisi batas antara kasus likuifaksi dan non-likuifaksi dengan mempertimbangkan masalah bias dalam metode deterministik. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan model indeks likuifaksi sebagai relasi antara (N1)60 dan CSR7,5 menggunakan multi-gene genetic programming (MGGP) untuk penyusunan kurva kondisi batas dan perbandingannya dengan model dari penelitian terdahulu. Model indeks likuifaksi yang dibangun berdasarkan data SPT menggunakan MGGP menghasilkan performa keberhasilan prediksi 93% untuk testing datasets

    OPTIMALISASI KINERJA PERSIMPANGAN TIDAK SEBIDANG PADA KAWASAN PERBELANJAAN MALL SKA – LIVING WORLD (SIMPANG JL. TUANKU TAMBUSAI – JL. SOEKARNO HATTA) DI PEKANBARU

    Get PDF
    Intersection Jl. Tuanku Tambusai – Jl. Soekarno - Hatta is a non-level APILL intersection which is in the SKA - Living World Mall Shopping Area, Peaknbaru City. Existing performance at Simpang Jl. Tuanku Tambusai – Jl. Soekarno - Hatta namely degree of saturation 1.05, intersection delay 645.5 seconds, and queue 371.10 m. This study aims to analyze the existing conditions using the PTV Vissim application simulation and the application of alternative scenarios for handling the problem. From the results of the analysis obtained several alternative scenarios for handling traffic problems at the Jl Intersection. Tuanku Tambusai – Jl. Soekarno - Hatta namely the diversion of traffic conflicts in scenario 1, setting the cycle time in scenario 2 and widening the road in scenario 3Simpang Jl. Tuanku Tambusai – Jl. Soekarno – Hatta merupakan simpang APILL tidak sebidang yang berada pada Kawasan Perbelanjaan Mall SKA - Living World Kota Peaknbaru. Kinerja eksisting Simpang Jl. Tuanku Tambusai – Jl. Soekarno – Hatta  yaitu derajat kejenuhan 1,05 , tundaan simpang 645,5 detik , dan antrian 371,10 m.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting dengan menggunakan simulasi aplikasi PTV Vissim serta penerapan alternatif skenario penanganan permasalahannya. Dari hasil analisis didapatkan beberapa alternatif skenario penanganan permasalahan lalu lintas pada Simpang Jl. Tuanku Tambusai – Jl. Soekarno – Hatta yaitu pengalihan  konflik lalu lintas pada skenario 1, pengaturan waktu siklus pada skenario 2 dan pelebaran jalan pada skenaro 3

    PEMANFAATAN DAUN MINT SEBAGAI UPAYA PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM

    Get PDF
    Although complaints of nausea, vomiting are considered normal for pregnant women and do not harm the fetus in the womb. However, if the frequency of nausea and vomiting is excessive, you still have to watch out for it. Nausea followed by severe vomiting can be a sign of a disturbance in pregnancy and nausea and vomiting often occurs in pregnancy, around 60% - 70% of pregnant women experience nausea and vomiting, especially in the first trimester. The aim of this research was to find out the effectiveness of using mint leaves as an effort to reduce emesis gravidarum. This research method uses quantitative methods with pre-experiments using a one group pretest-posttest design. The research population was first trimester pregnant women who experienced emesis gravidarum at the Rejosari Pekanbaru Health Center with a sample size of 31 respondents with a sampling technique using purposive sampling. Based on the univariate results, it was found that the distribution of emesis gravidarum before administration of mint leaves showed at most degree 2 with a total of 26 (83.9%) respondents. Bivariate analysis used the Parametric Test using the Dependent T Test (Paired T Test) with an average frequency of emesis gravidarum before administration of mint leaves was 7.10 times with a standard deviation of 2.103 times. At the frequency of emesis gravidarum after administration of mint leaves, the average emesis was 4.26 times with a standard deviation of 1.527 times. It can be seen that the mean difference before and after giving mint leaves is 2.84 times with a standard deviation of 0.576 times. The statistical test results obtained a value of 0.000, so it can be concluded that there is a significant difference between before and after giving mint leaves.Meskipun keluhan mual muntah dianggap wajar bagi ibu hamil dan tidak membahayakan janin dalam kandungan. Namun, apabila frekuensi mual dan muntahnya berlebihan, tetap harus diwaspadai. Mual yang diikuti dengan muntah-muntah parah dapat menjadi pertanda adanya gangguan dalam kehamilan serta Mual dan muntah sering terjadi pada kehamilan, sekitar 60% - 70% perempuan hamil mengalami mual muntah terutama pada trimester pertama Tujuan penelitian untuk mengetahhui efektiftas pemanfaatan daun mint sebagai upaya penurunan emesis gravidarum. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Pre Eksperimen menggunakan rancangan one group pretest-posttes. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum di Puskesmas Rejosari Pekanbaru dengan jumlah sampel 31 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive  sampling. Berdasarkan hasil univariat diperolehdistribusi emesis gravidarum sebelum pemberian daun mint menunjukkan paling banyak derajat 2 dengan jumlah 26 (83,9%) responden. Analisis bivariat menggunakan Uji Parametrik dengan menggunakan Uji T Dependent (Paired T Test) dengan rata-rata frekuensi emesis gravidarum sebelum pemberian daun mint adalah 7,10 kali dengan standar deviasi 2,103 kali. Pada frekuensi emesis gravidarum setelah pemberian daun mint didapat rata-rata emesis adalah 4,26 kali dengan standar deviasi 1,527 kali. Terlihat mean perbedaan sebelum dan sesuadah pemberian daun mint adalah 2,84 kali dengan standar deviasi 0,576 kali. Hasil uji statistic didapatkan nilai 0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesuah pemberian daun mint

    Studi kasus intervensi fisioterapi pada lansia dengan demensia dengan senam otak dan terapi musik untuk meningkatkan kualitas tidur

    Get PDF
    Dementia is a disorder that occurs in the brain so that patients experience memory disorientation. In the elderly who experience dementia, it is also possible to experience difficulty sleeping due to damage to the sleep wake cycle in the brain. This study was conducted to determine the effect of providing Brain Gym therapy and music therapy to improve sleep quality in the elderly with dementia. The measuring instrument used to determine the quality of elderly sleep is the Pittsburgh Sleep Qualty Index (PSQL). The research subject consisted of 1 patient with dementia who experienced sleep disturbances. The study was conducted for 9 times therapy (T1-T9) at the patient's home. After being given 9 times of therapy with the provision of Brain Gym and music therapy, the initial therapy results obtained a total score of 14 and the final therapy 4 with a total interpretation, if the value ≤5 = good sleep quality and if the value >5 = poor sleep quality. The results of this study indicate that the administration of Brain Gym and Music Therapy can improve sleep quality in the elderly who experience dementia.Demensia ini merupakan gangguan yang terjadi pada otak sehingga pasien mengalami disorientasi ingatan atau memori. Pada lansia yang mengalami Demensia juga tidak tertutup kemungkinan untuk mengalami kesulitan tidur akibat kerusakan siklus bangun tidur yang ada pada otak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek dari pemberian terapi Brain Gym dan terapi musik untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia dengan kondisi Demensia. Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kualitas tidur lansia yaitu Pittsburgh Sleep Qualty Index (PSQI. Subjek penelitian terdiri dari 1 pasien dengan kondisi Demensia yang mengalami gangguan tidur. Penelitian dilakukan sebanyak 9 kali terapi (T1-T9) di rumah pasien. Setelah diberikan 9 kali terapi dengan pemberian Brain Gym dan terapi musik didapatkan hasil terapi awal jumlah skor 14 dan terapi akhir 4 dengan interpretasi total, jika nilai ≤ 5= kualitas tidur baik dan jika nilai >5 = kualitas tidur buruk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian Brain Gym dan Terapi Musik dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia yang mengalami demensia

    Penentuan Titik Akhir Titrasi yang Tepat untuk Penentuan Kadar Amonium Klorida

    Get PDF
    The end point titration is very important to obtain the accurate analysis. No reference was found related with the end point titration of Mohr’s method.  In other hand, the quality of drug is important to ensure efficacy and safety. One of requirement is the contain of the drug. Instability of a drug product related with a decreasing in the quality of the drug in term loss of drug efficacy and may be become toxic. Black Cough Syrup  is one of famous cough medicine, in Indonesia called Obat Batuk Hitam (OBH). One of the active substances in OBH is ammonium chloride. The determination of titration point in argentometry should be considered appropriately. The study aims were to determine the exact end point of titration and the levels of ammonium chloride in OBH of 3 preparations available in the market and determine the end point titration.  NH4Cl levels were determined using the argentometric titration method. The percentage of ammonium chloride in samples A, B and C were 96.84±1.07, 93.57±1.10, and 97.10±1.10%, respectively. Ammonium chloride levels in all samples fulfill the requirements of official pharmacopeia. The titration point was at once the changing of solution color from pale yellow into reddish brow

    EFEKTIVITAS PENERAPAN KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH DALAM PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN DI BANDUNG BARAT TAHUN 2019

    Get PDF
    West Bandung is part of the Bandung Regency which underwent regional expansion in 2007. Even though in 2017 West Bandung received the title of the best autonomous region, West Bandung has unresolved social problems in the form of high poverty, especially compared to other districts in West Java Province. Several causes of poverty in West Bandung such as low participation in education, prone to disasters, and inadequate infrastructure. This research uses descriptive qualitative using secondary sources in the form of books, journals, and articles. This study aims to determine the effectiveness of regional autonomy in West Bandung in reducing poverty. The form of regional autonomy for West Bandung Regency has not significantly reduced poverty, including the many damaged roads, inadequate infrastructure, and less responsive to disaster management. As a result, West Bandung's economy is weak causing a high poverty rate.Bandung Barat merupakan bagian dari Kabupaten Bandung yang mengalami pemekaran wilayah pada 2007. Meskipun tahun 2017 Bandung Barat mendapatkan predikat daerah otonomi terbaik, namun Bandung Barat memiliki permasalahan sosial yang belum diselesaikan berupa kemiskinan yang tinggi apalagi dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Jawa Barat. Beberapa penyebabnya kemiskinan di Bandung Barat seperti rendahnya partisipasi pendidikan, rawan bencana, dan infrastruktur yang kurang memadai. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif menggunakan sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel. Penelitian ini bertujuan untuk efektifitas otonomi daerah Bandung Barat dalam menurunkan kemiskinan. Bentuk otonomi daerah Kabupaten Bandung Barat belum signifikan mengurangi kemisikinan, diantaranya banyaknya jalan rusak, infrastruktur kurang memadai, dan kurang tanggap penanganan bencana. Akibatnya, perekonomian Bandung Barat lemah menyebabkan tingkat kemiskinan tinggi

    Pengaruh Terapi Zikir Istigfar Terhadap Depresi Pada Mahasiswa

    Get PDF
    Depresi merupakan gangguan suasana hati yang buruk dan dapat diidentifikasi dengan gejala sedih yang berkepanjangan, perasaan bersalah, putus asa, dan merasa rendah diri. Salah intervensi psikologis terbukti efektif untuk menangani kasus depresi dalam pendekatan Islam yaitu dengan zikir istighfar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak zikir istighfar terhadap tingkat depresi pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan subjek penelitian mahasiswa yang beragama Islam, laki-laki dan perempuan, berusia 18-23 tahun (7 laki-laki dan 23 perempuan). Seluruh subjek penelitian diberikan kuesioner prates dan pasca-tes dengan menggunakan skala BDI (Beck Depression Inventory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan secara signifikan skor depresi yang diukur menggunakan T-test dengan skor mean sebelum intervensi sebesar 10.90 dan setelah intervensi turun secara signifikan menjadi 4.23. Dari hasil analisis tersebut ditemukan bahwa ada perbedaan kadar depresi pada subjek antara sebelum dan sesudah mengikuti terapi zikir. Maka dapat dikatakan bahwa terapi zikir terbukti memiliki pengaruh positif terhadap depresi yang dialami oleh mahasiswa. Semakin sering mahasiswa berzikir maka kadar depresi akan semakin rendah, begitu pula sebaliknya semakin jarang mahasiswa berzikir maka kadar depresi akan semakin tinggi

    1,530

    full texts

    1,637

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Abdurrab
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇