Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
1637 research outputs found
Sort by
STRATEGI ADVOKASI MELALUI PROSES NONLITIGASI DALAM RANGKA PEMBAHARUAN PROSES PERADILAN DI INDONESIA
This study aims to explain the advocacy strategy through the non-litigation process in the context of reforming the judicial process in Indonesia. Mediation in court is an institution and empowerment of peace (court connected mediation) with a philosophical foundation that is Pancasila which is the basis of the Indonesian state, especially the fourth precept "Popularity led by Wisdom of Wisdom in deliberation/representation". In resolving disputes, there are several dispute resolution mechanisms, namely litigation, non-litigation, and advocacy. The method used in this research is literature study, with the type of qualitative descriptive research. The results explain that alternative efforts and strategies for resolving disputes with the Non-Litigation route can achieve a peace in accordance with the wishes of both parties through Mediation, Advocacy and negotiation. In its application there are two types of obstacles in non-litigation efforts to resolve land grabbing disputes, because mediation is not clearly regulated in Law no. 30 of 1999 concerning Artibrasion and Alternative Dispute Resolution. And the non-litigation efforts are legally less certain because their legality is also not explicitly regulated in Law no. 30 of 1999. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi advokasi melalui proses nonlitigasi dalam rangka pembaharuan proses peradilan di indonesia. Mediasi di pengadilan merupakan kelembagaan dan pemberdayaan perdamaian (court connected mediation) dengan landasan filosofisnya ialah pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia terutama sila ke-empat “Kerakyatan yang di pimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Dalam menyelesaikan sangketa, terdapat beberapa mekanisme penyelesaian sangketa, yaitu litigasi, non litigasi, dan advokasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur, dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Upaya dan strategi alternatif penyelesaian sengketa dengan jalur Non-Litigasi dapat mencapai suatu perdamaian sesuai dengan keinginan kedua belah pihak melalui cara Mediasi, Advokasi dan negoisasi. Dalam penerapannya terdapat dua jenis hambatan dalam upaya non-litigasi penyelesaian sengekta penyeborotan tanah, karena mediasi tidak diatur secara jelas dalam Undang Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Artibrase dan Alternatif penyelesaian sengketa. Dan upaya non litigasi tersebut secara hukum kurang memiliki kepastian karena legalitasnya juga tidak diatur secara tegas di Dalam UU No. 30 Tahun 1999
Konsep Diri Dengan Perilaku Konsumtif Terhadap Produk E-Commerce Pada Generasi Z
Perilaku konsumtif didefinisikan sebagai suatu tindakan individu dalam melakukan pembelian yang tidak terkendali dengan mengutamakan faktor emosional daripada rasional. Individu yang melakukan perilaku konsumtif terhadap suatu produk memiliki pandangan bahwa produk-produk tersebut dapat membantu individu dalam mewujudkan citra diri yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif terhadap produk e-commerce pada generasi Z. Subjek penelitian ini terdiri dari 27 responden laki-laki dan 83 responden perempuan dengan karakteristik berusia 12-27 tahun per 2022, serta pengguna e-commerce aktif dan berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta.Penentuan subjek penelitian menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan skala konsep diri dan skala perilaku konsumtif terhadap produk e-commerce. Analisis data yang digunakan adalah analisis product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien relasi = -0,321 dengan p = 0,001 (<0,05). Dari hasil perhitungan nilai determinasi (R2) sebesar 0,103 berarti bahwa variabel konsep diri memberikan sumbangan efektif sebesar 10,3% terhadap perilaku konsumtif terhadap produk e- commerce pada generasi Z. Hal ini menegaskan bahwa konsep diri akan membentuk perilaku konsumtif individu dalam berbelanja secara online
Bagaimana Efikasi Diri bisa meningkatkan Work-Life Balance Pada Mahasiswa Yang Bekerja ?
Mahasiswa yang bekerja yaitu mahasiswa kuliah sambil bekerja dimana fenomena yang sering terjadi, yang memberikan tantangan bagi mahasiswa yang menjalani dua peran tersebut. Keadaan menyeimbangkan keduanya dikenal dengan istilah work-life balance merupakan usaha yang dilakukan individu untuk menyeimbangkan peran yang dijalaninya. Salah satu faktor yang mempengaruhi work-life balance adalah efikasi diri. Efikasi diri merupakan suatu kepercayaan individu terhadap kemampuan dirinya untuk melakukan pekerjaan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara efikasi diri dengan work-life balance pada mahasiswa yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan pengumpulan data dilakukan melalui skala efikasi diri yang berisi 18 aitem dan skala work-life balance yang berisi 17 aitem. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik non parametrik Spearman Rank. Subjek pada penelitian ini berjumlah 200 mahasiswa yang bekerja. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik quota sampling. Dari hasil analisis data menunjukkan hubungan yang signifikan diperoleh nilai korelasi antara efikasi diri dengan work-life balance sebesar (r = 0,625, p = 0,000). Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan untuk mahasiswa yang bekerja dalam meningkatkan efikasi diri yang tepat untuk mengatasi keseimbangan kehidupan kerja
EDUKASI DAN PEMBERIAN TERAPI LATIHAN PADA PASIEN PPOK UNTUK MENGURANGI SESAK NAPAS DI RSUD DUNGUS
Dungus Lung Hospital is a lung hospital in Madiun Regency, East Java. The majority of patients at the pulmonary hospital are elderly and suffer from respiratory problems. At an advanced age, the cardiorespiratory system will experience a decrease in endurance. Lung function will decrease due to reduced elasticity of the lung tissue and chest wall, making it difficult to breathe. Some lung diseases that are often suffered are tuberculosis, pneumonia, lung cancer, chronic obstructive pulmonary disease (COPD), bronchial asthma, and bronchitis. Counseling activities were carried out with the aim of providing education and exercise therapy to 20 patients related to conditions when shortness of breath. The counseling presentation includes definitions, clinical descriptions of signs and symptoms, recommended positions when shortness of breath, as well as providing home program-based exercise therapy that can be done independently. The counseling media used was in the form of a leaflet equipped with a description of the exercise pictures.Rumah Sakit Paru Dungus merupakan salah satu rumah sakit paru yang berada di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pasien di rumah sakit paru tersebut mayoritas berusia lanjut dan menderita gangguan pernapasan. Pada usia lanjut sistem kardiorespirasi akan mengalami penurunan daya tahan. Fungsi paru akan mengalami penurunan yang disebabkan elastisitas jarigan paru dan dinding dada makin berkurang, sehingga sulit untuk bernapas. Beberapa penyakit paru yang sering diderita yaitu tuberculosis, pneumonia, kanker paru-paru, penyakit paru obstruktif kronik (ppok), asma bronchial, dan bronchitis. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan terapi latihan kepada 20 orang pasien terkait dengan kondisi ketika sesak napas. Pemaparan penyuluhan tersebut meliputi definisi, gambaran klinis tanda dan gejala, posisi yang dianjurkan ketika sesak napas, serta memberikan terapi latihan berbasis home programme yang dapat dilakukan secara mandiri. Media penyuluhan yang digunakan berupa leaflet yang dilengkapi dengan keterangan gambar latihan.
 
PENYULUHAN BABY MASSAGE TERHADAP TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DI POSYANDU BALITA DUSUN JATIROGO MADIUN
Counseling was carried out aiming to provide understanding to parents at the Jatirongo Posyandu regarding the importance of giving baby massage to babies. The presentation of the counseling that was carried out included definitions, age and time of implementation, benefits, treatment restrictions and baby massage techniques which could then be carried out again at home. The health promotion media used are in the form of posters and powerpoints accompanied by baby massage techniques. Counseling can be well received and understood and there is a question and answer session related to counseling which is carried out to measure parents' understanding regarding the counseling that has been delivered. Where the results of the final evaluation showed that there was an increase in mother's knowledge regarding the importance of baby massage from 0% to 100%. Counseling activities can increase community knowledge, especially orang tua regarding the importance of baby massage, health education about the benefits and techniques of baby massage can be provided to increase parental knowledge so that parents can do baby massage independentlyPenyuluhan dilakukan bertujuan memberikan pemahaman kepada orang tau di posyandu Jatirongo terkait pentingnya pemberian baby massage pada bayi. Pemaparan penyuluhan yang dilakukan meliputi definisi, usia dan waktu pelaksanaan, maanfaat, larangan perlakuan dan teknik baby massage yang kemudian dapat dilakukan kembali ketika dirumah. Media promosi kesehatan yang digunakan berupa poster dan powerpoint yang disertai dengan teknik baby massage. Penyuluhan dapat diterima dan dipahami dengan baik serta adanya sesi tanya jawab terkait penyuluhan yang dilakukan guna mengukur pemahaman orang tua terkait penyuluhan yang telah disampaikan. Dimana hasil evaluasi akhir diperoleh bahwa adanya peningkatan pengetahuan orang tua terakit pentingnya baby massage dari 0% hingga 100%. Kegiatan penyuluhan dapat meningkakan pengetahuan masyarakat terkhusus ibu-ibu terkait pentingnya baby massage, pendidikan kesehatan tentang manfaat dan teknik pijat bayi dapat diberikan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua sehingga orang tua dapat melakukan pijat bayi secara mandir
PENGUATAN GERAKAN MEMILAH SAMPAH MELALUI TOKEN EKONOMI, PROMPTING DAN PSIKOEDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK
Kampung Payung is a themed village located on Jalan LA Sucipto in Pandanwangi Village, Blimbing District, Malang City. The community's awareness and concern for waste disposal is still very low. People frequently dump garbage into rivers, and many others burn garbage, do not sort waste, and pile it up. The intervention in 2020 resulted in the formation of a community that cares about the environment and initiated the behavior of sorting waste from inside the house for 17 community members out of a total of 60 residents of RW 03. However, after two years, the behavior of sorting waste decreased and the behavior of throwing garbage in the community worsened. In 2022, community intervention aims to strengthen and improve waste sorting behavior for dasawisma members who have been sorting waste in their respective homes by using token economy, prompting, and psychoeducation methods to increase knowledge of domestic waste management and strengthen environmental care communities. The program participants were 9 women from Dasawisma Kampung Payung who were chosen based on their willingness to participate in the behavior and community strengthening program. Data collection methods include surveys, documentation, interviews, and observations. The behavior change technique uses behavior modification techniques such as economic tokens and prompting, whereas knowledge change is accomplished through psychoeducation, which is assessed via pretest and posttest. According to the findings of the intervention, economic tokens, prompting, and psychoeducation have been shown to strengthen waste sorting behavior and increase participants' knowledge of waste sorting behavior.
Kampung Payung merupakan sebuah kampung tematik yang berada kawasan Jalan LA Sucipto, Kota Malang. Kesadaran dan kepedulian untuk menangani sampah oleh masyarakat terlihat masih sangat kurang. Masyarakat seringkali membuang sampah ke sungai, selain itu tidak sedikit yang membakar sampah, tidak melakukan pemilahan sampah, serta menimbun sampah. Hasil intervensi tahun 2020 adalah terbentuknya komunitas peduli lingkungan dan memulai perilaku memilah sampah dari dalam rumah. Namun setelah dua tahun berlalu perilaku memilah sampah menurun dan perilaku membuang sampah masyarakat memburuk kembali. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan dan meningkatkan perilaku memilah sampah pada anggota dasawisma yang telah melakukan pemilahan sampah di rumah masing-masing melalui metode token ekonomi, prompting dan psikoedukasi. Peserta program adalah sembilan ibu-ibu Dasawisma Kampung Payung, pemilihan peserta melalui survey kesediaan mengikuti program penguatan perilaku dan komunitas. Metode pengumpulan data menggunakan survey, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Teknik perubahan perilaku menggunakan teknik modifikasi perilaku berupa token ekonomi dan prompting, sedangkan perubahan pengetahuan dilakukan melalui psikoedukasi yang dievaluasi melalui pretest dan postest serta praktik pengolahan limbah jelantah menjadi lilin aroma therapy. Berdasarkan hasil intervensi didapatkan bahwa token ekonomi, prompting, dan psikoedukasi terbukti dapat meguatkan perilaku memilah sampah dan menambah pengetahuan peserta terkait perilaku memilah sampah
PASAR RAKYAT YANG MEMPENGARUHI KINERJA JALAN SETELAH PEKERJAAN PENGGANTIAN JEMBATAN RUAS JALAN
Puring market is located on riverside of the Kapuas river that operates 24 hours. The Ministry of Public Works and Public Housing in 2020 carried out the work to replace khatulistiwa road (Pontianak) and the completion of the work in 2021 was at the Puring market location, when the bridge work was carried out it was certain that there would be quite a high vehicle delay. It is necessary to review the side friction and road performance due to the Puring market activity after the bridge replacement work has been completed. The method used for this research is a descriptive quantitative method with data collection to determine side friction and road performance. Calculations will be made based on the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI). The results of the research show that road performance is close to saturation with the resulting value of DS = 0.74. This provides evidence that there is an impact by these market activities on the performance of the Pontianak Katulistiwa road after the operation of the new bridge. The side barrier survey indicates that the area is included in a commercial area with very high roadside activity.Pasar Puring terletak di tepian sungai Kapuas merupakan pasar berskala kecamatan yang beroperasi selama 24 jam. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di tahun 2020 melaksanakan pekerjaan penggantian jembatan ruas jalan Khatulistiwa (Pontianak) dan penyelesaian pekerjaannya ditahun 2021 yang berada di lokasi pasar Puring Pontianak, dimana pada saat pekerjaan jembatan tersebut dilaksanakan dapat dipastikan akan terjadi tundaan kendaraan yang cukup tinggi. Untuk itu perlu ditinjau kembali mengenai hambatan samping dan kinerja jalan akibat aktifitas pasar Puring tersebut setelah pekerjaan penggantian jembatan selesai dilaksanakan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data–data untuk mengetahui hambatan samping dan kinerja dari jalan. Perhitungan akan dilakukan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Hasil penelitian menunjukkan kinerja jalan yang mendekati jenuh dengan dihasilkannya nilai DS = 0,74. Hal ini memberikan bukti bahwa adanya dampak oleh aktifitas pasar tersebut terhadap kinerja dari jalan Khatulistiwa Pontianak setelah beroperasinya jembatan baru. Survey hambatan samping menandakan bahwa daerah tersebut termasuk dalam daerah komersial dengan aktifitas sisi jalan yang sangat tinggi
EVALUASI KINERJA BUNDARAN BUNDA SRI MERSING MENGGUNAKAN MKJI 1997 DAN SOFTWARE PTV VISSIM
The Bunda Sri Mersing Signal Roundabout is the roundabout which is the initial entrance to the City of Dumai and has the problem of increasing high traffic, and it is necessary to evaluate road performance so that the degree of saturation and impact can be identified. The research is based on the 1997 Indonesian Road Capacity Manual method and the model uses the PTV Vissim Application, data obtained from field survey results is needed. Based on the results of the analysis, it is known that the value of junior high school traffic flow/hour on the highest day is on Wednesday for weekdays, and Saturday for holidays, so that traffic performance is obtained in the existing conditions, 5 years and 10 years. from data processing using MKJI 1997 it is known that the Degree of Saturation and Level Of Service (LOS) on Jalan Bukit Datuk in the Existing conditions and conditions of 5 years are safe, and in conditions of 10 years DJ and Level Of Service (LOS) have problems with the degree of saturation of 0,85
EVALUASI HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN PRE DAN POST CONFERENCE KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP BANGSAL ISOLASI RUMAH SAKIT UMUM BETHESDA SERUKAM
Pre dan Post Conference merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan conference yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan perawat dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi asuhan keperawatan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pendokumentasian asuhan keperawatan dan sasaran keselamatan pasien serta menggali persepsi dan pengalaman perawat dalam pelaksanaan kegiatan pre dan post conference dengan menggunakan pendekatan mixed methods dengan design konvergen paralel. Pengumpulan data kualitatif menggunakan studi fenomenology pada 6 partisipan perawat dengan teknik purposive, sedangkan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan teknik total sampling dilakukan melalui 43 dokumen sekunder pendokumentasian asuhan keperawatan dan dokumen sasaran keselamatan pasien. Hasil penelitian kualitatif mendapatkan enam tema yaitu, tujuan pre dan post conference, hambatan pre dan post conference, prinsip pelaksanaan pre dan post conference, manfaat pelaksanaan conference, pelaksanaan kegiatan pre dan post conference, dan peran perawat sedangkan hasil penelitian kuantitatif didapatkan dokumentasi asuhan keperawatan sebesar 72% kategori lengkap dan sasaran keselamatan pasien sebesar 95,45% sesuai dengan standar nasional. Hasil penelitian ini saling melengkapi dan memperkuat satu sama lain hal ini menunjukan adanya dampak dari pelaksanaan tersebut dalam pendokumentasian asuhan keperawatan dan sasaran keselamatan pasie
Analisis dan Faktor yang Mempengaruhi Biaya Kemoterapi Pasien Kanker Payudara
The high incidence of breast cancer poses an economic burden to patients as well as the government due to expensive and periodic medical expenses. Therefore, a cost analysis is needed which can provide input for estimated costs to be incurred in the future. The purpose of this study was to determine cost estimates and factors that affect chemotherapy costs in breast cancer patients. Observational study with a cross-sectional design using data on treatment episodes for breast cancer patients during the 2022 period at X Hospital. The purposive sampling method was used by fulfilling the inclusion and exclusion criteria of the study. Retrospective data collection from medical records and patient billing. Data analysis included patient demographic characteristics, treatment cost calculations, and factors affecting costs with a multivariate linear regression test. The results showed that the highest average total cost of breast cancer chemotherapy at X Hospital for the 2022 period was IDR 34,040,751 at stage III class 1, and the factor that affected chemotherapy costs was age (p = 0.021).Tingginya kasus kanker payudara menimbulkan beban ekonomi bagi pasien juga pemerintah karena biaya pengobatan yang mahal dan berkala. Oleh sebab itu, diperlukan analisis biaya yang dapat memberi masukan estimasi biaya yang akan dikeluarkan pada masa yang akan datang. Tujuan penelitian untuk mengetahui estimasi biaya dan faktor yang mempengaruhi biaya kemoterapi pada pasien kanker payudara. Penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional dengan menggunakan data episode perawatan pasien kanker payudara selama periode 2022 di RS. X. Metode purposive sampling digunakan melalui pemenuhan kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Pengambilan data secara retrospektif dari rekam medis dan billing pasien. Analisis data meliputi karakteristik demografi pasien, perhitungan biaya perawatan, dan faktor yang mempengaruhi biaya dengan uji multivariat regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total biaya kemoterapi kanker payudara di RS. X periode 2022 tertinggi sebesar Rp 34.040.751 pada stadium III kelas 1, dan faktor yang mempengaruhi biaya kemoterapi adalah umur (p = 0,021)