Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
1637 research outputs found
Sort by
FUNGSI SEKSUAL PADA PRIMIPARA PASCA PERSALINAN PERVAGINAM DIBANDINGKAN DENGAN PRIMIPARA PASCA SEKSIO SESAREA
Sexual function is a fundamental component of life and plays an important role in marital stability. The focus is not only on physical sexual functioning but also on how individuals' needs can be met and satisfied by their physical, emotional, and social experiences with sex. Postpartum is a major transitional period for parents. Type of delivery and perineal trauma and pain during delivery are associated with sexual problems. This study was conducted to compare sexual function in primiparas after vaginal delivery with primiparas after cesarean section. This research uses Observational Analytic method with Cross-Sectional design. The research subjects were 60 postpartum primiparas at Binakasih Hospital in Pekanbaru during the period January - December 2020, who met the inclusion criteria. Subjects were divided into groups of primiparas after normal delivery and primiparas after cesarean section. The data that has been collected was analyzed by independent t-test. The results of the study showed that the average sexual function index value in primiparas after vaginal delivery was 24.81 and the average sexual function index value in primiparas after cesarean section was 27.59. There was a significant difference in the outcome of sexual function in primiparas after vaginal delivery and primiparas after cesarean section (p=0.010). Outcomes of sexual function in primiparas after cesarean section were significantly better than primiparas after vaginal deliveryFungsi seksual merupakan komponen fundamental kehidupan dan peran penting dalam kestabilan perkawinan. Fokus bukan hanya pada fungsi seksual fisik namun juga pada kebutuhan individu dapat dipenuhi dan puas dengan pengalaman fisik, emosional, dan sosial mereka dengan seks. Pasca persalinan merupakan masa transisi besar bagi orang tua. Jenis persalinan dan trauma perineum serta rasa sakit saat melahirkan dikaitkan dengan masalah seksual. Studi ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan fungsi seksual pada primipara pasca persalinan pervaginam dengan primipara pasca seksio sesarea. Penelitian menggunakan metode Analitik Observasional dengan rancangan Cross-Sectional. Subyek penelitian adalah 60 primipara pasca persalinan di RS Binakasih Pekanbaru selama periode Januari – Desember 2020, yang memenuhi kriteria inklusi. Subyek dibedakan menjadi kelompok primipara pasca persalinan normal dan primipara pasca seksio sesarea. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan uji T-test independent. Hasil studi menujukkan Rata-rata nilai indeks fungsi seksual pada primipara pasca persalinan pervaginam sebesar 24,81 dan rata-rata nilai indeks fungsi seksual pada primipara pasca seksio sesarea sebesar 27,59. Terdapat perbedaan yang bermakna dari hasil luaran fungsi seksual pada primipara pasca persalinan pervaginam dengan primipara pasca seksio sesarea (p=0,010). Hasil luaran fungsi seksual pada primipara pasca seksio sesarea secara bermakna lebih baik dibandingkan primipara pasca persalinan pervaginam
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA DIBAWAH 6 TAHUN DI TK PERTIWI KOTA BANGKINANG
Obesity can occur due to an imbalance between energy intake and energy expenditure. Factors that play a role in determining the nutritional status of children are diet and physical activity. The general objective of this study was to determine the relationship between the level of physical activity and nutritional status as assessed based on body mass index in children under 6 years old at Pertiwi Kindergarten, Bangkinang City. This research is a quantitative research that is observational descriptive analytic with a cross sectional approach. The sampling method uses total sampling technique. Data were collected using questionnaires, scales and microtoise to measure body weight and height. This study found that subjects with a normal body mass index slept an average of 11.3 hours, did sedentary activities for 10.90 hours and were active for 1.96 hours a day, while subjects with a body mass index above the average sleeping normally for 13.69 hours, doing sedentary activities for 8.58 hours and doing active activities for 1.13 hours a day. In this study, 60 respondents had a normal body mass index, and 10 respondents had a body mass index who were overweight or obese. There is a significant relationship between physical levels. activity and nutritional status in children under 6 years of age.Obesitas dapat terjadi akibat ketidakseimbangan antara asupan energi dan pengeluaran energi. Faktor yang berperan dalam menentukan status gizi anak adalah pola makan dan aktivitas fisik. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan status gizi yang dinilai berdasarkan indeks massa tubuh pada anak usia di bawah 6 tahun di TK Pertiwi Kota Bangkinang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu observasional deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, timbangan dan microtoise untuk mengukur berat badan dan tinggi badan. Penelitian ini menemukan subjek dengan indeks massa tubuh normal, tidur rata-rata selama 11,3 jam, melakukan aktivitas sedentari selama 10,90 jam dan aktivitas aktif selama 1,96 jam sehari, sedangkan pada subjek dengan indeks massa tubuh di atas rata-rata tidur normal selama 13,69 jam, melakukan aktivitas menetap selama 8,58 jam dan melakukan aktivitas aktif selama 1,13 jam sehari. Pada penelitian ini didapatkan 60 responden yang memiliki indeks massa tubuh normal, dan sebanyak 10 responden memiliki indeks massa tubuh yang kelebihan berat badan atau gemuk. Ada hubungan yang signifikan antara tingkat fisik. aktivitas dan status gizi pada anak di bawah usia 6 tahu
Peran Logo terapi Untuk Mengurangi Kesepian Pada Kelompok Lansia Perempuan Di Panti Wreda
Lansia tinggal di Panti Wreda lebih rentan mengalami kesepian bila dibandingkan dengan lansia yang tinggal bersama keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas logoterapi untuk mengurangi kesepian lansia perempuan di Panti Wreda. Penelitian ini jenis kuantitatif pre eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan melibatkan lima partisipan yang dipilih berdasarkan kriteria: lansia perempuan mengalami kesepian sedang hingga sangat tinggi. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan skala UCLA Loneliness Version 3. Data kemudian dianalisis dengan Uji Wilcoxon signed rank untuk menguji signifikansi skor pretestdan posttest kelompok eksperimen. Hasilnya logoterapi efektif menurunkan kesepian pada kelompok lansia perempuan dengan skor signifikansi 0.43 < 0.05. Penelitian ini juga menemukan pemaknaan diri lebih positif pada lansia di panti werda berupa: penerimaan terkait kondisi diri yang harus tinggal di Panti Wreda, tindakan positif sosial dan spiritual, maupun harapan diri supaya sehat dan panjang umur, serta harapan pada keluarga untuk bersedia menjenguknya di kemudian hari
ANALISIS STRUKTUR RANGKA BATANG 2D DENGAN METODE MATRIKS KEKAKUAN MENGGUNAKAN APLIKASI PTC MATHCAD DAN ANALISIS SAP2000
The analysis of a 2-dimensional truss structure (plane truss) can be done using the matrix method with the stiffness matrix formula to obtain the internal forces that occur. The stiffness matrix method can be easily described with the PTC Mathcad application. With this PTC Mathcad application, the stages in the matrix method analysis can be clearly seen, starting from the stages of the matrix method, namely creating a truss model, creating a local stiffness matrix, creating a transformation matrix, creating a global stiffness matrix, compiling a structural stiffness matrix, stacking partitions and re-arrangement of structural stiffness matrices, calculating displacement in local and global coordinates, calculating the forces in each rod and calculating the reaction force of the platform. The purpose of this research is to create a simple program using the PTC Mathcad programming language to analyze the 2-dimensional truss and compare the results of the simple programming with the results of the SAP2000 analysis. The comparison results obtained on the joint displacement / displacement value and the bar force value between the PTC Mathcad application and SAP2000 obtained an average result below 2%. For the analysis of the reaction to the pedestal, the analysis using PTC Mathcad is the same as the SAP2000 analysis for the vertical reaction and for the horizontal direction, the SAP2000 application gets the result of 1.25x10-13 while in PTC Mathcad there is none.Analisis struktur rangka batang 2 dimensi (plane truss) dapat dilakukan dengan dengan metode matriks dengan rumus matriks kekakuan untuk mendapatkan gaya-gaya dalam yang terjadi. Metode matriks kekakuan dapat dengan mudah diuraikan dengan aplikasi PTC Mathcad. Dengan aplikasi PTC Mathcad ini tahapan-tahapan dalam analisis metode matriks dapat dengan jelas terlihat tahapan-tahapan metode matriks mulai yaitu membuat model rangka batang, membuat matriks kekakuan lokal, membuat matriks transformasi, membuat matriks kekakuan global, menyusun matriks kekakuan struktur, susun partisi dan re-arrangement matriks kekakuan struktur, menghitung displacement dalam koordinat lokal dan global, menghitung gaya dalam masing-masing batang dan menghitung gaya reaksi perletakan. Tujuan penelitian ini adalah yaitu untuk membuat program sederhana menggunakan Bahasa pemrograman PTC Mathcad untuk menganalisis rangka batang 2 dimensi dan membandingkan hasil pemrograman sederhana tesebut dengan hasil analisis SAP2000. Hasil perbandingan yang didapat pada nilai joint displacement/perpindahan dan nilai gaya batang antara aplikasi PTC Mathcad dan SAP2000 didapat hasil rata-rata dibawah 2%. Untuk analisis reaksi terhadap tumpuan analisis menggunakan PTC Mathcad sama dengan analisis SAP2000 untuk reaksi vertikal dan untuk arah horizontal aplikasi SAP2000 mendapatkan hasil 1.25x10-13 adapun pada PTC Mathcad tidak ada
PENGARUH PENGGUNAAN BOLA BOBATH TERHADAP SKALA NYERI PADA BAYI SAAT IMUNISASI
Immunization is a step to strengthen the individual's immune system against a type of disease. By immunizing, the body will be trained to recognize and fight certain diseases by forming antibodies. Handling pain in infants during immunization is needed as a form of diverting the baby's attention to pain. This can be done by pharmacological and non-pharmacological methods. Researchers used the bobath ball media and the MBPS scale to measure pain scores in infants during immunization procedures. This study aims to determine the effect of the bobath ball on the pain scale in infants aged 9-12 months when immunized at the Sidomulyo Health Center in Pekanbaru. This type of research is quantitative using an experimental design, namely Quasi experiment post-test only with non-equivalent control group design. Data were collected from 10 control groups and 10 intervention groups. Measurement of pain after immunization using the modified behavior pain scale (MBPS). The results showed that there was a difference in the mean pain response in the intervention group which was lower than the control group where the p value <0.005 (p=0.000 at α=0.05). Suggestions from the research. The implications for nursing are that nurses are expected to be able to use and apply methods in diverting pain in infants when immunized with other modifications so that pain can be reduced.
Keywords : ball of bobath, pain, immunization, infan
PEMBUATAN PROTOTYPE GAME EDUKASI BERBASIS ROLE PLAYING GAME (RPG) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA UNSUR
Games in the form of learning media are one of the innovations in the world of education. Based on interviews conducted by the author with students and teachers, it was revealed that Chemistry is not one of the materials that are considered difficult. In addition, students are also less interested in taking chemistry lessons because of the difficulty of understanding the material presented. To help and facilitate teachers and students in the learning process of Periodic system of elements in the classroom, making games as a medium for learning Periodic system of elements is an opportunity to be researched. The research method used is ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). This research has succeeded in producing educational game products based on role playing games (RPG) as learning media for Periodic system of elements. The educational game was successfully developed using the RPG Maker application. The results of the expert validity test and the teacher's response test to the educational games that were built were 1) Material expert validators with an average value of 3.33 were in the very good category 2) Media expert validators with an average value of 3.22 were in the good category 3) The learning expert validator with an average value of 3.27 is in the very good category. 3) The results of the teacher's response test with an average value of 3.62 are in the very good category. The results of the validity test and response test showed that the educational game made was feasible to be implemented in the classroom and used as a learning medium for Periodic system of elements.Game dalam bentuk media pembelajaran merupakan salah satu inovasi dalam dunia pendidikan. Berdasarkan wawancara yang dilakukan penulis terhadap siswa dan guru terungkap bahwa materi Kimia Unsur merupakan salah satu materi dianggap sulit. Selain itu siswa juga kurang termotivasi untuk mengikuti pembelajaran Kimia karena sulitnya memahami materi-materi yang disampaikan. Untuk membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran materi Kimia Unsur di dalam kelas, maka pembuatan game sebagai media pembelajarn Kimia Unsur menjadi sebuah peluang untuk diteliti. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan desain penelitian ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penelitian ini telah berhasil menghasilkan produk game edukasi berbasis role playing games (RPG) sebagai media pembelajaran materi Kimia Unsur. Game edukasi tersebut berhasil dikembangkan menggunakan aplikasi RPG Maker. Adapun hasil uji validitas ahli dan uji respon guru terhadap game edukasi yang dibangun yaitu 1) Validator ahli materi dengan nilai rata-rata 3,33 masuk dalam kategori sangat baik 2) Validator ahli media dengan nilai rata-rata 3,22 masuk dalam kategori baik 3)Validator ahli pembelajaran dengan nilai rata-rata 3,27 masuk dalam kategori sangat baik 3) Hasil uji respon guru dengan nilai rata-rata 3,62 masuk dalam kategori sangat baik. Hasil uji validitas dan uji respon menunjukkan bahwa game edukasi yang dibuat layak untuk diimplementasikan didalam kelas dan dijadikan sebagai media pembelajaran materi Kimia Unsur
APLIKASI E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN USER EXPERIENCE PADA PT. JAYA UTAMA BEARING
One of the keys to success in building e-commerce that can provide convenience and comfort for its users is knowing the users' needs. This study aims to create a website-based online store application that can improve user experience, especially for Jaya Utama Bearing companies engaged in selling industrial goods and auto spare parts so that they have detailed with clear product information, consumers can easily make transactions online, have an attractive visual design, and makes it easier for companies to manage and store sales reports. Based on the results of interviews with 30 customers using the User Experience Questionnaire, it was found that on the previous website, for the factors of attractiveness, clarity, efficiency, accuracy, stimulation and novelty, the results were below average and even bad, causing a decrease in income due to lost consumer loyalty. The results of this study are a catalog feature that can be filtered by category to display detailed product information, product purchase features, chat features to accommodate customer questions before buying, review or feedback features after a purchase transaction, and a sales report recording feature. The researcher also compared websites before and after using UEQ with the same 30 respondents, where it was seen that the scores for the six factors had increased from below average to above average and bad to good.Salah satu kunci sukses dalam membangun e-commerce yang dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya adalah dengan mengetahui kebutuhan pengguna itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi toko online berbasis website yang dapat meningkatkan user experience, khususnya pada perusahaan Jaya Utama Bearing yang bergerak di bidang penjualan barang industri dan sparepart automative agar memiliki infomasi produk yang detail dan jelas, konsumen mudah melakukan transaksi secara online, memiliki desain visual yang menarik, dan mempermudah perusahaan dalam mengelola dan menyimpan laporan penjualan. Berdasarkan hasil wawancara kepada 30 customer dengan menggunakan User Experience Questionnaire ditemukan bahwa pada website sebelumnya untuk faktor daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi dan kebaruan memiliki hasil below average bahkan bad sehingga menyebabkan penurunan pendapatan akibat loyalitas konsumen menghilang. Dalam merancang bangun e-commerce ini menggunakan metode System Development Life Cycle dengan model Waterfall yang terdiri atas lima tahap yakni communication, planning, modelling, construction, dan deployment. Hasil dari penelitian ini adalah adanya fitur katalog yang dapat difilter berdasarkan kategori sehingga dapat menampilkan informasi produk secara detail, fitur pembelian produk, fitur chat untuk mengakomodasi pertanyaan pelanggan sebelum membeli, fitur review atau feedback setelah transaksi pembelian, dan fitur pencatatan laporan penjualan. Peneliti juga melakukan perbandingan website sebelum dan sesudah menggunakan UEQ dengan 30 responden yang sama, dimana terlihat bahwa nilai untuk ke enam faktor mengalami peningkatkan yang sebelumnya below average menjadi above average dan bad menjadi good
HUBUNGAN MOTIVASI ORANG TUA DENGAN DERAJAT KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that can be fatal. In a relatively short time, DHF can claim the lives of sufferers if it is not treated as soon as possible. Health is a very important thing in everyday life, to achieve this requires parental motivation to improve health. This study aims to analyze the relationship between parental motivation and the incidence rate of DHF in children. The research instrument in this study used parental motivation questionnaires and DHF incident rate observation sheets. This research is an analytical research with a cross sectional approach. The population is 289 patients, the total sample is 35 patients, using a consecutive sampling technique. The analysis of this study used the Spearman correlation test (p<0.05). The results showed that the motivation of parents to take their children for treatment is that most mothers have strong motivation (65.7%) 33 people, mothers have moderate motivation (28.5%) 10 people and a small proportion of mothers have weak motivation (5.8%) 2 Most people with DHF degree 1 (71%) 25 people, DHF degree 2 (21%) 7 people and DHF degree 3 (8%) 8 people. Statistics show that p = 0.001 is less than 0.05, so H0 is rejected, which means there is a relationship between the level of motivation of parents and the incidence of DHF. So, conclused of this research there is a relationship between parents' motivation and the incidence of DHF in children at Muhammadiyah Gresik Hospital.
Keyword :Motivation, DHF insidenc
Pengaruh Waktu Penggorengan dan Perebusan Daging Sapi Terhadap Kadar Protein
Protein merupakan salah satu makromolekul yang berperan penting bagi kesehatan. Protein terdiri dari 2 jenis yaitu protein nabati dan protein hewani. Salah satu jenis protein hewani yaitu daging sapi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging sapi yang mengandung zat gizi seperti protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu penggorengan dan perebusan daging sapi terhadap kadar protein dengan menggunakan metode Kjeldahl dan Spektrofotometri UV-Vis. Sampel daging sapi dilakukan penggorengan dan perebusan pada suhu 100 ℃ dengan variasi waktu 10, 15 dan 20 menit. Kemudian dilakukan metode Kjeldahl (melalui tahapan destruksi, destilasi dan titrasi) kemudian kadar protein dihitung dan dibandingkan dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan kadar protein yang dilakukan metode Kjeldahl pada penggorengan kontrol (6%), sampel selama 10 menit sebesar (5%), 15 menit sebesar (4%) dan 20 menit sebesar (2%). Sedangkan hasil kadar protein yang dilakukan perebusan kontrol (7%), sampel 10 menit sebesar (6%), 15 menit sebesar (5%) dan 20 menit sebesar (2%). Sedangkan hasil kadar protein dengan metode Spektrofotometri UV-Vis pada penggorengan kontrol (8%), sampel selama 10 menit sebesar (8%), 15 menit sebesar (7%) dan 20 menit sebesar (5%). Sedangkan hasil kadar protein yang dilakukan perebusan kontrol (7%), sampel 10 menit sebesar (9%), 15 menit sebesar (8%) dan 20 menit sebesar (6%). Kesimpulan bahwa lama penggorengan dan perebusan 100 ℃ selama 10, 15 dan 20 menit tidak berpengaruh terhadap kadar protein pada daging sapi.
Kata kunci : Kadar Protein Daging Sapi, Penggorengan, Perebusan, Metode Kjeldahl, Spektrofotometer UV-Vi
Skrining Fitokimia Dan Perbandingan Kadar Vitamin C Pada Buah Apel Impor Dan Buah Apel Lokal Yang Dijual Di Pasar Buah 88 Pekanbaru Menggunakan Metode Spektrofotometer UV-Vis
Apple is a fruit that contains a lot of fiber to maintain intestinal health and smooth digestion. Apples also contain lots of low-calorie protein and high vitamin C. Vitamin C is a compound that is important for health and beauty because of its antioxidant properties. Vitamin C levels in apples vary depending on the type of environment and where they grow. The aims of this study were to determine secondary metabolites and to compare the levels of vitamin C in imported apples and local apples sold at 88 Fruit Market, Pekanbaru City. Phytochemical screening in the form of reaction tests color to determine the secondary metabolites of imported apples and local apples. Imported and local apples contain secondary metabolites in the form of flavonoids,alkaloids and tannins. Comparison of vitamin C levels using the UV-Vis Spectrophotometry method. The maximum wavelength of vitamin C obtained was 264 nm with an absorbance of 0.491. The linear regression equation is y=0.0794x- 0.0048. The results of a comparison of the levels of vitamin C in imported apples and local apples, imported apples 56.13 mg/100g and local apples 69.32 mg 100g.Apel merupakan buah yang mengandung banyak serat untuk menjaga kesehatan usus dan melancarakan pencernaan. Apel juga mengandung banyak protein, rendah kalori dan vitamin C yang tinggi. Vitamin C adalah senyawa yang penting bagi kesehatan dan kecantikan karena sifat antioksidannya. Kadar vitamin C pada buah apel berbeda-beda tergantung pada jenis, lingkungan, dan tempat tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder dan perbandingan kadar vitamin C pada buah apel impor dan buah apel lokal yang dijual di Pasar Buah 88 Kota Pekanbaru. Skrining fitokimia berupa uji reaksi warna untuk mengentahui metabolit sekunder dari apel impor dan apel lokal. Apel impor dan apel lokal memiliki kandungan metabolit sekunder berupa senyawa flavonoid, alkaloid dan tanin Perbandingan kadar vitamin C dengan menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis. Panjang gelombang maksimum vitamin C yang didapat adalah 264 nm dengan absorban 0,491. Persamaan regresi linearnya y = 0.0794 x -0.0048. Didapatkan hasil perbandingan kadar vitamin C pada buah apel impor dan buah ape lokal, pada buah apel impor 56,13 mg/100g dan pada buah apel lokal 69,32 mg/100g