Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
    1637 research outputs found

    Evaluasi Tingkat Kesesuaian Penyimpanan Obat Di Gudang Farmasi Rsud Prof. Dr. Ma Hanafiah Sm Batusangkar

    Full text link
    Drug management is an important aspect in improving the quality of hospital services, to support the smooth process of pharmaceutical services and to ensure the quality of pharmaceutical preparations. Hospital service standards include clinical pharmacy service standards and drug management. The purpose of this study was to see whether drug storage in the Prof.Dr.MA Hanafiah SM Batusangkar Hospital warehouse complies with the storage indicators of Permenkes No. 72 of 2016. This research was conducted from February to May in the pharmacy warehouse at Prof.Dr.MA Hanafiah SM Batusangkar Hospital. This research is a non-experimental descriptive research with data collection methods used are interviews and observations based on the standards of the RI Minister of Health No. 72 of 2016 and documentation. Based on the results of the study, it was found that the level of suitability of storage in the pharmaceutical installation warehouse at Prof. Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar Hospital was 89% in accordance with Permenkes No 72 of 2016. Meanwhile, logistics management was fairly good with a percentage of conformity of drugs with stock cards of 100%, there were no damaged drugs but there was a percentage of 0,037% expired drugs.Manajemen pengelolaan obat merupakan aspek penting dalam meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit, untuk mendukung kelancaran proses pelayanan kefarmasian dan menjamin kualitas mutu dari sediaan farmasi. Standar pelayanan di rumah sakit meliputi standar pelayanan farmasi klinis dan manajemen pengelolaan obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah penyimpanan penyimpanan obat di gudang RSUD Prof.Dr.MA Hanafiah SM Batusangkar sudah sesuai dengan indikator penyimpanan Permenkes No. 72 Tahun 2016.Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai bulan Mei digudang farmasi RSUD Prof.Dr.MA Hanafiah SM Batusangkar. Penelitian ini penelitian deskriptif non eksperimental dengan metode pengambilan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi berdasarkan standar Permenkes RI No 72 Tahun 2016 serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kesesuaian penyimpanan digudang instalasi farmasi RSUD Prof.Dr.MA Hanafiah SM Batusangkar 89% sesuai dengan Permenkes No 72 Tahun 2016 Sedangkan manajemen logistic terbilang baik dengan persentase kesesuaian obat dengan kartu stok 100%, tidak terdapat obat rusak namun terdapat persentase 0,037% obat kadaluarsa

    Evaluasi Kesesuaian Penyimpanan Obat di Instalasi Gudang Farmasi Puskesmas Rambah Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu

    Full text link
    Errors in drug storage at the health center can cause the drug to be damaged, resulting in a decrease in the level/potency of the drug so that when consumed by patients it becomes ineffective in therapy. This study aims to evaluate the suitability of the drug storage process in the pharmaceutical warehouse installation of the Rambah Pasir Pengaraian Health Center against the pharmaceutical service standards at the health center. This research is an observational study with a descriptive cross-sectional design with the object of research on pharmaceutical preparations and infrastructure facilities at the Rambah Pasir Pengarian Health Center Warehouse Installation. The results of the study showed that the suitability of facilities was 94.17%, drug storage was 90.9%, drug storage layout was 100% and the level of suitability of recording drug stock cards was 100%. It is concluded that drug storage at the pharmaceutical warehouse installation of the Rambah Pasir Pengaraian Health Center, Rokan Hulu Regency is in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia of 2019 concerning Pharmaceutical Service Standards at Puskesmas.Kesalahan dalam penyimpanan obat di puskesmas dapat menyebabkan obat menjadi rusak sehingga menjadikan turunnya kadar/potensi obat sehingga bila dikonsumsi oleh pasien menjadi tidak efektif dalam terapinya. Penelitian ini bertujuan untuk Mengevaluasi  kesesuaian proses penyimpanan obat di Instalasi gudang Farmasi Puskesmas Rambah  Pasir Pengaraian terhadap standar pelayanan kefarmasian di puskesmas. Penelitian ini penelitian observasional dengan rancangan cross sectional secara deskriptif dengan objek penelitian sediaan farmasi dan sarana prasarana yang ada di Instalasi Gudang Puskesmas Rambah Pasir Pengarian. Hasil penelitian diketahui kesesuaian sarana 94.17%, penyimpnanan obat 90.9%, tata ruang penyimpanan obat 100% dan tingkat keseuaian pencatatan kartu stok obat 100%. Disimpulkan bahwa penyimpanan obat di instalasi gudang farmasi Puskesmas Rambah Pasir Pengaraian  Kabupaten Rokan Hulu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2019 Tentang  Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas

    GAMBARAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG DETEKSI DINI STUNTING DI KELURAHAN XY WILAYAH KERJA PUSKESMAS X PEKANBARU

    Full text link
    Salah satu permasalahan utama di Indonesia dalam perkembangan balita adalah stunting. Stunting merupakan dampak dari kekurangan gizi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan. Deteksi dini stunting dapat diketahui dengan memanfaatkan kegiatan Posyandu yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar dan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan kader terhadap deteksi dini stunting di Puskesmas X dan mengetahui perubahan tingkat pengetahuan kader setelah dilakukan penyuluhan oleh tenaga kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah Pra eksperimen dengan memberikan kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan yang dimiliki kader mengenai deteksi dini stunting, pemberian penyuluhan materi deteksi dini stunting dengan metode ceramah dan pelaksanaan post-test setelah penyuluhan dilakukan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat adanya pengaruh promosi kesehatan yang signifikan terhadap pengetahuan deteksi dini stunting oleh kader posyandu kelurahan XY melalui metode ceramah dengan p-value < 0.05.Stunting is one of the most serious issues affecting toddler development in Indonesia. Stunting is the result of persistent starvation in the first 1,000 days of life. Early diagnosis of stunting can be achieved by utilising Posyandu activities that are managed and organised by, for, and with the community, making it easier for the community to access basic health services and accelerating the reduction in maternal and infant death rates. The purpose of this research is to examine the level of knowledge of cadres on early detection of stunting at Community Health Centre. The research method used was a pre-experiment in which cadres were given a pre-test questionnaire to determine their level of knowledge about early detection of stunting, education on early detection of stunting material was provided via lecture, and a post-test was administered following the counselling. This study found that health promotion had a substantial impact on early diagnosis of stunting among posyandu cadres in XY subdistrict using the lecture technique (p-value < 0.05). &nbsp

    GAMBARAN JUMLAH KOLONI Candida albicans TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA WANITA PENDERITA DIABETES MELLITUS

    Full text link
    Diabetes mellitus terjadi dikarrenakan adanya gangguan pada metabolisme karbohidrat yang tidak stabil sehingga peningkatan kadar gula darah. Kenaikan kadar gula darah ini menyebabkan pertumbuhan jamur Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk menilai jumlah koloni Candida albicans dalam urin pasien diabetes mellitus terkait dengan kadar glukosa darah sewaktu (GDS). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu  dengan menggunakan metode pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) menggunakan point-of-care testing (POCT), dan pemeriksaan kadar glukosa urine menggunakan metode celup. Penelitian dilakukan di laboratorium parasitologi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Surakarta, dengan teknik sampling purposive sampling terhadap 19 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai GDS berkisar antara 101 mg/dL hingga 313 mg/dL, dengan mayoritas responden memiliki GDS di atas batas normal. Pada wanita penderita diabetes mellitus, mayoritas hasil pemeriksaan glukosuria negatif, namun satu responden menunjukkan hasil positif. Temuan penelitian menunjukkan adanya pertumbuhan jamur Candida albicans pada urine wanita penderita diabetes mellitus di Puskesmas Karanganyar. Dengan demikian, kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah mayoritas respondendengani kadar GDS yang melebihi batas normal terdapat peningkatan jumlah koloni Candida albicans

    Tawakal dan Resiliensi Akademik Dalam Setting Blended Learning Pada Mahasiswa Muslim Di Yogyakarta

    Full text link
    In carrying out their tasks in the learning process, students face various challenges, obstacles and difficulties. The ability to cope with challenges, obstacles and difficulties in the academic world is called academic resilience. One of the assets that can be used to optimize academic resilience is tawakal to Allah. This study aims to find out the relationship between tawakal and academic resilience among muslim students in Yogyakarta. This study uses a correlational quantitative method. There were 101 Muslim students from various universities in Yogyakarta who were the subjects of this research, with 21 male subjects and 80 female subjects, with an average age of 20 years old. The data collection technique used in this research is a non-probability sampling technique, by obtaining samples through a purposive sampling technique. The data collection method uses a questionnaire in the form of a Google form. The measuring instruments used are the Tawakal to Allah Scale from Sartika and Kurniawan and the Academic Resilience Scale from Hardiansyah et al. The results of this research show that students who are surrender to god tend to have high academic resilience

    PARTISIPASI MAHASISWA DALAM MEWUJUDKAN PEMILU BERINTEGRITAS MELALUI KEGIATAN PEMANTAUAN PARTISIPATIF DI KOTA BATAM

    Full text link
    Pelaksanaan kegiatan pemantauan partisipatif yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa Universitas Internasional Batam ini merupakan wujud implementasi program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk berkontribusi dalam memastikan seluruh tahapan Pemilu serentak 2024 yang dilaksanakan di Kota Batam dapat diselenggarakan sesuai dengan asas Pemilu yang berlaku. Dalam pengabdian ini tim pelaksana menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu melalui metode observasi lapangan. Melalui program pengabdian kepada masyarakat yang digelar oleh Universitas Internasional Batam yang bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batam, tim pelaksana berhasil melakukan kegiatan pemantauan partisipatif dengan menargetkan pencapaian penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas di Kota Batam, serta memastikan kesesuaian antara jumlah data pemilih yang terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan data jumlah surat suara yang sah/tidak sah pada saat penghitungan surat suara dilakukan. Adapun luaran dari kegiatan ini yaitu seluruh mahasiswa mampu melaksanakan kegiatan pemantauan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan dengan baik, dan melaporkan hasil observasi di lapangan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batam melalui Google Form, hal ini dilakukan guna memastikan kecocokan data pada formulir C-Plano yang diunggah melalui aplikasi SiRekap dengan data yang telah dilaporkan oleh tim pemantau dari Universitas Internasional Batam. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda untuk peduli terhadap proses Pemilu di Indonesia.The implementation of participatory monitoring activities carried out by the Batam International University student group is a form of implementation of the community service program which aims to contribute to ensuring that all stages of the 2024 simultaneous elections held in Batam City can be held in accordance with the applicable election principles. This research uses a qualitative approach, namely through field observation methods. Through a community service program held by Batam International University in collaboration with the Election Supervisory Agency (Bawaslu) of Batam City, the implementation team succeeded in conducting participatory monitoring activities with the target of achieving the implementation of elections with integrity in Batam City, as well as ensuring the conformity between the number of voter data registered at polling stations (TPS) with data on the number of valid/invalid ballots at the time of ballot counting. The output of this activity is that all students are able to carry out monitoring activities at the polling stations (TPS) that have been determined properly, and report the results of observations in the field to the General Election Supervisory Board (Bawaslu) of Batam City through Google Form, this is done to ensure the data match on the C-Plano form uploaded through the SiRekap application with the data that has been reported by the monitoring team from Batam International University. With the implementation of this activity, it is hoped that it will be able to increase the awareness of the younger generation to care about the election process in Indonesia

    HUBUNGAN STIMULASI PERKEMBANGAN DENGAN SOCIAL SKILL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK QUSHRUL UBUDIYAH

    Full text link
    Background: A development of children's social skills can be seen at the age of 4-5 years. The problems that arise at this stage are conflicts with friends, passivity, fear of doing something, lack of willingness to learn. The low social skills can cause children to be less able to establish relationships with others, tend to have unpleasant relationships and get negative feedback. This research on children aged 4-5 years states that children’s social skill was low by 28%. Objective: to determine the relationship between developmental stimulation and social skills of children aged 4-5 years in Kindergarten of Qushrul Ubudiyah, Working Area of Health Center in Jagir of Surabaya City. Research methods: survey and observational with cross sectional design. The research location is in Kindergarten of Qusrul Ubudiyah in Working Area of Health Center in Jagir of Surabaya. The subjects were mothers and children aged 4-5 years. The number of samples was 32 people that used simple random sampling technique. The child's social skills were observed three times, then the average value was taken, while the stimulation directly asked the mother via a questionnaire. The data analysis was carried out through two stages, namely univariate and bivariate analysis with a level of significance (p<0.05) and a CI of 95%. The results: in general, developmental stimulation was high, and social skill was good, developmental stimulation was related to children’s social skill. The higher the developmental stimulation, the better the children’s social skills marked by (r = 0.389, p < 0.05). Conclusion: The higher the developmental stimulation that was the better the children’s social skills. It is hoped that all family members work together to provide stimulation and it is not just the responsibility of the motherLatar belakang: Perkembangan social skill anak dapat dilihat pada usia 4-5 tahun. Masalah yang muncul pada tahap ini yaitu konflik dengan teman, pasif, takut melakukan sesuatu, kurang kemauan belajar. Social skill anak yang rendah dapat menyebabkan anak kurang mampu untuk menjalin hubungan dengan orang lain, cenderung memiliki hubungan yang tidak menyenangkan dan mendapatkan umpan balik negatif. Penelitian pada anak usia 4-5 tahun menyebutkan bahwa social skill anak yang rendah sebesar 28%. Tujuan: untuk mengetahui hubungan stimulasi perkembangan dengan social skill anak usia 4-5 tahun di TK Qushrul Ubudiyah Wilayah Kerja Puskesmas Jagir Kota Surabaya. Metode penelitian: survey dan observasional dengan rancangan cross sectional. Lokasi penelitian di TK Qusrul Ubudiyah Wilayah Kerja Puskesmas Jagir Kota Surabaya. Subjek penelitian adalah ibu dan anak usia 4-5 tahun. Jumlah sampel sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Sosial skill anak diamati sampai tiga kali, kemudian diambil nilai rata-rata, sedangkan stimulasi langsung bertanya kepada ibu melalui kuesioner. Analisis data dilakukan melalui dua tahapan, yaitu analisis univariat dan bivariat dengan tingkat kemaknaan (p<0,05) dan CI 95%. Hasil penelitian: secara umum stimulasi perkembangan tergolong tinggi, dan social skill tergolong baik, stimulasi perkembangan berhubungan dengan social skill anak. Semakin tinggi stimulasi perkembangan semakin baik social skill anak yang ditandai dengan (r=0,389, p<0,05). Kesimpulan: Semakin tinggi stimulasi perkembangan semakin baik social skill anak. Stimulasi dini yang diberikan orang tua dirumah sangat bermanfaat untuk perkembangan social skill anak. Diharapkan seluruh anggota keluarga bekerjasama untuk melakukan stimulasi dan tidak dibebankan hanya kepada ibu

    ANALISIS SOSIODEMOGRAFI, PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP PENERIMAAN VAKSIN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAJADESA KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    ABSTRACT  The SARS-CoV-2 virus causes the 2019 coronavirus epidemic (COVID-19). Pregnant women are a particularly sensitive population and one of the issues being encountered during the pandemic is connected to COVID-19 incidence in this population. Vaccination is an important tool in the fight against this illness. The study's objective was to examine the demographics, levels of education, and opinions of pregnant women in Ciamis Regency about getting the COVID-19 vaccination at the Rajadesa Community Health Center. This study used a quantitative cross-sectional strategy with a sample size of 167 pregnant women selected by proportionate stratified random selection. Chi-square was used to validate the bivariate data. Analisis multivariat with regression berganda. No significant association was found (p=0.77) between age, employment, or parity with the uptake of the Covid-19 vaccination. Pregnant women's acceptance of the Covid-19 vaccine is correlated with their level of vaccine education and vaccination history (p0.000). Attitude is the most influential factor in determining whether or not pregnant women receive the Covid-19 vaccine; pregnant women with a positive attitude are 13.72 times more likely to receive the vaccine than mothers with a negative attitude, as measured by the odds ratio (OR) value of 13.72. Acceptance of the COVID-19 vaccination is influenced by a number of factors, including sociodemographics (education), knowledge, and attitude of pregnant women, with attitude being the most important one. For further scientific advancement, the researcher proposes doing additional study using mixed methodologies research approaches.ABSTRAK Virus SARS-CoV-2 menyebabkan epidemi virus corona 2019 (COVID-19). Wanita hamil merupakan populasi yang sangat sensitif dan salah satu permasalahan yang dihadapi selama pandemi ini adalah terkait dengan kejadian COVID-19 pada populasi tersebut. Vaksinasi adalah upaya penting dalam memerangi penyakit ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sosiodemografi, tingkat pendidikan, dan sikap ibu hamil di Puskesmas Rajadesa tentang  penerimaan vaksinasi COVID-19. Penelitian ini menggunakan strategi kuantitatif cross-sectional dengan jumlah sampel 167 ibu hamil yang dipilih melalui proporsional stratified random sampling. Chi-square digunakan untuk memvalidasi data bivariat. Analisis multivariat dengan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian didapatkan tidak ditemukan hubungan yang signifikan (p=0,77) antara usia, pekerjaan, dan paritas dengan penerimaan vaksinasi Covid-19. Penerimaan ibu hamil terhadap vaksin Covid-19 berkorelasi dengan tingkat pendidikan dan sikap ibu hamil (p=0,000). Sikap merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam menentukan diterima atau tidaknya ibu hamil menerima vaksin Covid-19; ibu hamil dengan sikap positif mempunyai peluang 13,72 kali lebih besar untuk menerima vaksin dibandingkan ibu dengan sikap negatif, yang diukur dengan nilai odds rasio (OR) sebesar 13,72. Penerimaan vaksinasi COVID-19 dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain sosiodemografi (pendidikan), pengetahuan, dan sikap ibu hamil, dimana sikap merupakan faktor yang paling penting. Untuk kemajuan ilmu pengetahuan lebih lanjut, peneliti mengusulkan untuk melakukan studi tambahan dengan menggunakan pendekatan penelitian metodologi campuran

    EVALUASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIDOARJO NOMOR 3 TAHUN 2016

    Full text link
    The Sidoarjo Regency Government created Sidoarjo Regency PERDA Number 3 of 2016 concerning the Arrangement and Empowerment of Street Vendors as a response to the proliferation of street vendors. One of the street vendors that is of concern is Gading Fajar street vendors, numbering 1,200 street vendors. This research aims to determine the evaluation of Sidoarjo Regency PERDA Number 3 of 2016 using a qualitative case study method written descriptively. This PERDA evaluation uses the theory of William N. Dunn (2003) which has six criteria, namely effectiveness, efficiency, adequacy, alignment, responsiveness and accuracy. The research results show that based on effectiveness criteria, PERDA is still not effective because the achievement of objectives and involvement of the authorities has not been optimal. However, there is effectiveness in monitoring the arrangement of street vendors by the Sidoarjo Regency Satpol PP. From the efficiency criteria, it shows that the arrangement of street vendors is efficient in terms of time and resources, but not yet efficient in terms of costs. From the adequacy criteria, it shows that the PERDA is not sufficient as a guideline for structuring and empowering street vendors because the Sidoarjo Regency Cooperatives and Micro Enterprises Service has not implemented it optimally so that the Sidoarjo Regency Satpol PP is more dominant in enforcing it themselves. From the leveling criteria, it shows that the distribution of facilities and infrastructure and the distribution of costs is still not evenly distributed, but there is some leveling in socialization by the Sidoarjo Regency Satpol PP. From the responsiveness criteria, it shows that the Sidoarjo Regency Cooperatives and Micro Enterprises Service and the Sidoarjo Regency Satpol PP received various responses of acceptance and rejection but they were able to overcome them and Gading Fajar Street Vendors continue to wait for empowerment from the authorities. From the accuracy criteria, it shows that the accuracy of objectives and benefits are still not balanced because its implementation in Gading Fajar is still focused on structuring and has not yet led to empowerment.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menciptakan PERDA Kabupaten Sidoarjo Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima sebagai respon menjamurnya PKL. Salah satu PKL yang menjadi perhatian yaitu PKL Gading Fajar sejumlah 1.200 PKL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi PERDA Kabupaten Sidoarjo Nomor 3 Tahun 2016 dengan metode kualitatif studi kasus yang ditulis secara deskriptif. Evaluasi PERDA ini menggunakan teori William N. Dunn (2003) yang memiliki enam kriteria yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan dari kriteria efektivitas, PERDA masih belum efektif sebab ketercapaian tujuan dan keterlibatan pihak berwenang belum maksimal. Namun terdapat efektivitas dalam monitoring penataan PKL oleh Satpol PP Kabupaten Sidoarjo. Dari kriteria efisiensi, menunjukkan bahwa penataan PKL berjalan efisien dari segi waktu dan sumber daya, namun belum efisien dari segi biaya. Dari kriteria kecukupan, menunjukkan PERDA belum cukup dijadikan pedoman penataan dan pemberdayaan PKL sebab Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo belum optimal mengimplementasikannya sehingga Satpol PP Kabupaten Sidoarjo lebih dominan menegakkannya sendiri. Dari kriteria perataan, menunjukkan pembagian sarana prasarana serta penyebaran biaya masih belum merata, namun terdapat perataan dalam sosialisasi oleh Satpol PP Kabupaten Sidoarjo. Dari kriteria responsivitas, menunjukkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo dan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo mendapatkan berbagai respon penerimaan dan penolakan namun mampu diatasi dan PKL Gading Fajar terus menanti pemberdayaan dari pihak berwenang. Dari kriteria ketepatan, menunjukkan ketepatan tujuan dan manfaat masih belum seimbang karena penerapannya di Gading Fajar masih terfokus pada penataan dan belum mengarah pada pemberdayaa

    Pengetahuan Ibu Bayi Usia 3-6 Bulan tentang Lactagogum

    Full text link
      Salah satu penyebab kegagalan dalam pemberian ASI oleh ibu kepada bayinya adalah kurangnya produksi ASI. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan yang dapat meningkatkan volume ASI, seperti daun katuk, buah pepaya, jantung pisang, kacang, daun  kelor, kunyit, dan asam  jawa. Sayuran tersebut merupakan sayuran yang mudah didapat dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi ASI. Laktagogum adalah makanan atau obat-obatan yang digunakan untuk merangsang, mempertahankan dan meningkatkan produksi ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan tentang laktagogum sebagai upaya dalam meningkatkan produksi ASI. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan  dengan jumlah sampel sebanyak 109 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar baik melalui online maupun offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang baik sebesar 55% dan baik 45%. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu tentang laktagogum kurang baik dan dalam hal ini perlu adanya upaya yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi terkait cara untuk meningkatkan produksi ASI secara nonfarmakologi

    1,530

    full texts

    1,637

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Abdurrab
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇