Media Publikasi Ilmiah Fakultas Vokasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Balikpapan
Not a member yet
    58 research outputs found

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELELAHAN KERJA PENGEMUDI KENDARAAN OPERASIONAL TERHADAP KECELAKAAN KERJA DI PT. ISS INDONESIA

    Get PDF
    Kelelahan kerja merupakan salah satu penyebab kecelakaan kerja yang melibatkan pengemudi kendaraan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor usia dan peraturan perusahaan terhadap kelelahan kerja pengemudi kendaraan operasional yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja di PT. ISS Indonesia, agar dapat ditemukan pengendalian yang tepat atas permasalahan tersebut.   Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Variabel yang diteliti adalah usia dan peraturan perusahaan yang dalam hal ini adalah durasi mengemudi dalam  24  jam  dan  pelatihan mengenai cara  mengemudi yang  aman (safety driving). Jumlah sampel yang diteliti dalam penelitian ini berjumlah 10 responden, yang terdiri dari pengemudi kendaraan operasional di PT. ISS Indonesia cabang Balikpapan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor usia dan durasi mengemudi berpengaruh terhadap kelelahan kerja yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja, namun faktor pelatihan mengenai cara mengemudi yang aman (safety driving) tidak berpengaruh terhadap kelelahan kerja, akan tetapi dapat menjadi faktor penyebab kecelakaan kerja

    ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN SEA SURVIVAL PADA PT. BUMI LIPUTAN PUSAKA, BALIKPAPAN – KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Skripsi ini membahas tentang analisa efektivitas pelatihan yang di selenggarakan oleh PT. Bumi Liputan Pusaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah CIPP (Context, Input, Proces, Product), merupakan penilitian kualitatif deskriptif atau observatif. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tingkat efektivitas penyerapan materi pelatihan Sea Survival, dimana indikator efektivitas dapat dilihat melalui empat komponen, 1). komponen konteks yang berisi data diri, 2). komponen input yang terbagi atas komponen internal dan pretest, 3). komponen proses yang berisi evaluasi dari pelatih dan 4). komponen produk yang berisi hasil pretest Selain itu diberikan rekomendasi – rekomendasi sebagai bahan untuk perusahaan melakukan perbaikan agar efektivitas penyerapan materi pelatihan dapat di implementasikan

    KEBUTUHAN AIR BERSIH KOTA BALIKPAPAN TAHUN 2018

    Get PDF
    Sumber air dalam sistem penyediaan air merupakan satu komponen yang mutlak harus ada, karena tanpa sumber air sistem penyediaan air tidak akan berfungsi. PDAM Kota Balikpapan memiliki 9 Instalasi Pengolahan Air (IPA) aktif beroperasi meliputi IPA Batu Ampar 500 L/det, IPA Mini Manggar 20 L/det, IPA Kampung Damai 440 L/det, IPA Gunung Sari 110 L/det, IPA Teritip 50 L/det, IPA Prapatan 50 L/det, IPA Gunung Tembak 10 L/det, IPA ZAMP Korpri 10 L/det, IPA Kampung Baru 50 L/det, dengan total pemenuhan kebutuhan air bersih Kota Balikpapan tahun 2018 sebesar 1.190 L/det. Dari perhitungan Master Plant PDAM Kota Balikpapan, kebutuhan air bersih Kota Balikpapan pada tahun 2015 sebesar 1.624 L/det. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dilakukan penelitian tentang kebutuhan air bersih Kota Balikpapan tahun 2018, dengan dilakukan penelitian ini diharapkan dapat mengetahui berapa jumlah kebutuhan air bersih yang dibutuhkan oleh masyarakat Kota Balikpapan dan kemampuan sumber-sumber air di Kota Balikpapan untuk menyediakan air bersih. Berdasarkan hasil perhitungan pada tahun 2018 kebutuhan air rata-rata sebesar 1.620 L/det, kebutuhan air max day sebesar 1.782 L/det dan kebutuhan jam puncak mencapai 2.430 L/det, sedangkan kapasitas IPA terpasang tahun 2018 sebesar 1.190 L/det sehingga cakupan pelayanan sebesar 76,70%. Pada tahun 2020 kebutuhan air rata-rata sebesar 1.723 L/det, kebutuhan air max day sebesar 1.896 L/det dan kebutuhan jam puncak mencapai 2.585 L/det, apabila kapasitas IPA terpasang tahun 2018 sebesar 1.190 L/det tidak ditingkatkan maka akan berpengaruh dengan penurunan cakupan pelayanan, mengingat berdasarkan Ditjen Cipta Karya (1997), Kota Balikpapan masuk dalam kategori kota besar dengan kriteria cakupan pelayanan sebesar 90%, sehingga seiring dengan pertambahan penduduk maka cakupan pelayanan akan air bersih diharapkan juga meningkat, mengingat pada tahun 2025 kebutuhan air rata-rata sudah mencapai 2.012 L/det, kebutuhan air max day sebesar 2.213 L/det dan kebutuhan jam puncak mencapai 3.018 L/det, sehingga diperlukan penambahan sistem penyediaan air bersih mengikuti laju pertumbuhan penduduk

    ANALISIS EFEKTIVITAS PENERAPAN PROGRAM ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZOSS) DI KOTA BALIKPAPAN

    Get PDF
    Zona Selamat Sekolah (ZoSS) adalah lokasi/wilayah di ruas jalan tertentu yang merupakan zona kecepatan berbasis waktu untuk mengatur kecepatan kendaraan di lingkungan sekolah. Zona Selamat Sekolah (ZoSS) didesain untuk keperluan perlambatan kecepatan kendaraan yang melintasi diarea yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas penerapan program Zona Selamat Sekolah (ZoSS) yang sudah diterapkan di Kota Balikpapan saat ini. Metode yang digunakan mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Nomor : SK 3236/AJ 403/DRJD/2006 Tentang Uji Coba Penerapan Zona Selamat Sekolah di 11 (Sebelas) Kota Pulau Jawa. Analisa data dilakukan menggunakan statistik distribusi normal (uji Z), dengan membandingkan nilai Zhitung dengan nilai Ztabel dengan tingkat kesalahan 5% untuk perilaku penyeberang, perilaku pengantar dan kecepatan kendaraan. Sedangkan analisa volume lalu lintas mengacu pada Direktorat Bina Jalan Kota (1997) tentang Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Sampel diambil secara acak berdasarkan survei lapangan di sekolah yang sudah menerapkan program Zona Selamat Sekolah (ZoSS), yaitu SD Kemala Bhayangkari dan SD Kartika V-3. Sebagai pembandingnya adalah sekolah yang belum menerapkan program Zona Selamat Sekolah (ZoSS), yaitu SD Negeri 002 Balikpapan Tengah dan SD Negeri 006 Balikpapan Tengah. Data diambil pada jam sibuk, yaitu pukul 06.30-07.30 WITA. Hasil menunjukkan bahwa penerapan program Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SD Kemala Bhayangkari dan SD Kartika V-3 sangat efektif dalam kategori “Perilaku penyeberang” dan “Perilaku pengantar”. Sementara dalam kategori “Kecepatan kendaraan” kecepatan pengendara yang melintas diarea ZoSS masih melewati batas kecepatan maksimum yang telah ditentukan

    Maslina KESELAMATAN KERJA PADA PROSES PEKERJAAN PENGANGKATAN (LIFTING) DENGAN MELIBATKAN PESAWAT ANGKAT DAN PERALATAN PENGANGKATAN (MOBILE CRANE LIFTING EQUIPMENT

    No full text
    Pekerjaan pengangkatan (lifting) merupakan salah satu pekerjaan dengan katagori risiko tinggi (high risk job). Gagalnya pengangkatan beban, rusaknya alat peralatan, rusaknya material yang diangkat, dan kerusakan lingkungan kerja disekitarnya, serta cidera atau bahkan terjadinya kematian adalah bagian dari rangkaian bahaya yang mungkin saja terjadi saat proses pekerjaan pengangkatan dengan melibatkan pesawat angkat (mobile crane) dan peralatan angkat (lifting gear). Fokus penelitian ini adalah salah satu upaya untuk menemukan jawaban penyebab atas terjadinya kegagalan proses pengangkatan yang berakibat pada kecelakaan kerja pada proses pekerjaan pengangkatan di lingkungan pekerjaan. Diharapan hasil penelitian ini nantinya dapat menjadi pedoman atau rujukan untuk melaksanakan proses pekerjaan pengangkatan dengan baik, lancar, aman dan selamat. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada tiga faktor yang menciptakan peluang terjadinya kecelakaan kerja khususnya pada pekerjaan pengangkatan dengan melibatkan pesawat angkat (mobile crane) yaitu (a) Faktor manusia; (b) Faktor Alat, Peralatan, dan Lingkungan Kerja; dan (c) Faktor Sistem Manajemen dan Budaya Perusahaan. Meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut, faktor manusia memegang peranan penting dan dominan menciptakan peluang terjadinya kecelakaan kerja dan menghadirkan penyakit akibat kerja. Penguasaan ilmu pengetahun dasar seperti fisika dan matematika sangat diperlukan untuk memecahkan permasalahan khususnya pekerjaan pengangkatan yang melibatkan pesawat angkat. Disamping kepatuhan pekerja akan prosedur kerja, juga berperan penting dalam upaya menghindarkan kecelakaan kerja

    PENERAPAN CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM PADA PT JAMIN JAYA ABADI DI BALIKPAPAN

    Get PDF
    Contractor Safety Management system (CSMS) adalah system control terhadap aspek pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja bagi kontraktor yang bekerja di seluruh daerah operasi kontraktor kontrak kerjasama (KKKS). Hal ini dilakukan karena kontraktor sebagai mitra kerja perusahaan minyak dan gas bumi mempunyai tingkatan risiko pekerjaan yang dibedakan menjadi 3 tingkatan, yaitu Risiko rendah, risiko menengah, dan risiko tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan CSMS di PT. Jamin Jaya Abadi dan mengetahui hasil prakualifikasi serta penilaian lapangan untuk mengidentifikasi elemen-elemen dengan dinlai terendah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, Sumber data di peroleh dari data primer dan data sekunder, teknik pengambilan data dengan cara wawancara dan observasi, kemudian data dianalisis menggunakan metode Fishbone untuk mengetahui penyebab masalah elemen-elemen yang teridentifikasi mendapatkan nilai rendah. Hasil penelitian menunjukan penerapan CSMS di PT. Jamin Jaya Abadi termasuk dalam kategori High Risk. Ini dibuktikan dari hasil prakualifikasi dan verifikasi lapangan memperoleh nilai 61. Tetapi dari 9 elemen terdapat 4 elemen yang teridentifikasi mendapatkan nilai terendah dan diperoleh penyebab masalah dari hasil wawancara dan observasi kemudian dimasukan dalam metode Fishbone untuk mendapatkan akar penyebab masalah. Elemen yang dimaksudkan ialah elemen 6 mengenai implementasi dan pemantauan kinerja K3, elemen 7 mengenai audit dan tinjauan manajemen, elemen 8 mengenai Rencana tanggap darurat, dan elemen 9 mengenai keanggotaan asosiasi

    Analisis Risiko Pajanan Benzena Terhadap Kesehatan Pekerja Bahan Kimia Di Perusahaan Minyak Dan Gas Bumi PT. A

    Get PDF
    Benzena merupakan senyawa kimia yang berbahaya bagi kesehatan dan bersifat karsinogenik. Benzena mudah menguap dan terhirup oleh udara pernafasan. Penelitian ini dilakukan untuk memperkirakan tingkat risiko pajanan Benzena dan melakukan evaluasi hubungan antara pajanan tersebut dengan ketidaknormalan kadar darah para pekerja bahan kimia di perusahaan minyak dan gas bumi PT. A. Penelitian ini dilakukan terhadap seluruh pekerja bahan kimia yang berjumlah 22 orang dengan desain potong lintang. Kelompok pembanding berjumlah sama 22 orang. Pengumpulan data diperoleh dari hasil workplace exposure monitoring record dan medical check-up rutin tahun 2014, dilengkapi dengan data-data dari kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi pekerja bahan kimia di PT. A berisiko terhadap pajanan Benzena nonkarsinogenik (RQ=1,7442) dan karsinogenik (ECR=1,76 x 10-4)   pada durasi pajanan lifetime. Diketahui hubungan yang bermakna antara pajanan Benzena terhadap normalitas kadar hemoglobin (p=0,015) dan eritrosit (p=0,000). Risiko ketidaknormalan kadar hemoglobin dan eritrosit berturut-turut pada populasi terpajan adalah 6,92 kali (95%CI: 1,28 – 37,29) dan 21,53 kali (95%CI: 4,46 – 103,90)  dibandingkan populasi tidak terpajan. Selain itu juga diketahui hubungan yang signifikan antara kenaikan jumlah asupan Benzena terhadap penurunan kadar haemoglobin (rs=-0,433; p=0,044) dan eritrosit (rs=-0,474; p=0,026). Disimpulkan bahwa risiko kesehatan nonkarsinogenik dan karsinogenik akibat pajanan Benzena pada populasi pekerja bahan kimia di perusahaan minyak dan gas PT. A akan terjadi pada durasi pajanan lifetime. Terdapat hubungan antara pajanan Benzena dengan ketidaknormalan hemoglobin dan eritrosit

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU HYGIENE PADA PENJAMAH MAKANAN DI PT AEROFOOD AERO CATERING SERVICE UNIT BALIKPAPAN

    Get PDF
    Di Indonesia telah terjadi keracunan makanan sebesar 22,2% di mana sumber pangannya berasal dari industri jasa dan merupakan tertinggi kedua setelah masakan rumah tangga. Keamanan pangan adalah upaya hygiene dan sanitasi makanan agar dapat menghasilkan makanan atau produk yang aman untuk dikonsumsi serta bergizi. Penjamah makanan adalah orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan dan peralatan mulai dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan, pengangkutan sampai dengan penyajian, Oleh karena itu penjamah makanan sebaiknya mempunyai pengetahuan dan perilaku yang mencerminkan hygiene sanitasi yaitu upaya kesehatan yang mempelajari pengaruh kondisi lingkungan terhadap kesehatan manusia, dan pengertian dari personal hygiene adalah sikap bersih perilaku penjamah makanan agar makanan tidak tercemar

    EFEKTIVITAS PROSES PENGOLAHAN PADA DEPOT AIR MINUM DI KECAMATAN BALIKPAPAN UTARA KOTA BALIKPAPAN

    Get PDF
    Air merupakan senyawa kimia yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam kelangsungan hidup manusia maupun makhluk hidup lainnya khususnya untuk kebutuhan sebagai air minum. Oleh sebab itu, sebelum dijadikan sebagai air minum perlu diolah untuk menurunkan kadar pencemarnya hingga kadar yang aman. Salah satu caranya yaitu melalui Depot Air Minum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas pemenuhan persyaratan proses pengolahan pada Depot Air Minum di Kecamatan Balikpapan Utara Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah responden sebanyak tiga puluh depot. Hasil penelitian menunjukkan sarana pengolahan air minum dan desinfeksi 100% (30) dari 30 depot masuk dalam kategori efektif sedangkan kriteria administrasi, akses terhadap fasilitas sanitasi, air baku, air produksi dan karyawan 100% (30) dari 30 depot masuk dalam kategori tidak efektif. Untuk kriteria lokasi, bangunan dan pelayanan konsumen yang masuk dalam kategori efektif adalah 93,3% (28) dari 30 depot dan yang tidak efektif sebesar 6,7% (2 Depot). Untuk kriteria pencucian dan pengisian galon 86,7% (26) dari 30 depot dikategorikan efektif dan 13,3% (4) dari 30 depot dikategorikan tidak efektif. Sedangkan kriteria pekarangan 83,3% (25) dari 30 depot dikategorikan efektif dan 16,7% (5) dari 30 depot dikategorikan tidak efektif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dari 30 depot masih kurang memenuhi syarat terhadap Pedoman Pelaksanaan Penyelenggaraan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Dirjen P2PL Kementerian Kesehatan Tahun 2010 dan Kepmenperindag No 651 Tahun 2004, dengan tingkat efektivitas sebesar 66,67% (20 dari 30 depot

    ANALISIS KELUHAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER

    Get PDF
    ABSTRAK Penggunaan komputer secara berlebihan akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan kerja. Salah satunya adalah gangguan kesehatan mata. Gangguan kesehatan pada mata terjadi akibat mata mengalami kelelahan. Kelelahan mata dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah astenopia. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui gambaran keluhan kelelahan mata berdasarkan usia, lama kerja, istirahat mata, jarak monitor dan tingkat pencahayaan di kantor Notaris dan  Pejabat Pembuat Akta Tanah Andreas Gunawan SH. M.Kn. melalui metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja kantor Andreas Gunawan SH. M.Kn. sebanyak 20. Pemilihan sampel penelitian menggunakan Purposive Sampling sebanyak 8 responden. Metode pengambilan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara secara mendalam (deep interview) kepada 8 responden. Dari hasil penelitian diketahui gambaran keluhan keluhan kelelahan mata berdasarkan usia, lama kerja, istirahat mata, jarak monitor dan tingkat pencahayaan di kantor Andreas Gunawan SH. M.Kn.. Penggunaan komputer yang dilakukan oleh pekerja juga masih jauh dari kata ergonomi. Penggunaan komputer yang tidak ergonomi sendiri dapat menyebabkan kelelahan mata yang dapat merugikan baik itu untuk perusahaan maupun pekerja, terutama kesehatan mata pekerja itu sendiri

    51

    full texts

    58

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Media Publikasi Ilmiah Fakultas Vokasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Balikpapan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇