Jurnal Online Universitas PGRI Palembang
Not a member yet
6362 research outputs found
Sort by
Kefektifan Metode RIASEC dalam Membantu Siswa SMA Memantapkan Pilihan Karir Lanjutan
Kemantapan siswa SMA dalam memilih karir lanjutan merupakan langkah awal siswa tersebut dalam menentukan karirnya kedepan. Karir menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Setiap orang harus mampu membentuk dan mengembangkan karir mereka selama hidupnya. isu yang sering muncul dalam menentukan karir yang akan dipilih siswa adalah ketidakpastian dan stres yang sering menyertai mereka ketika mengeksplorasi dan membuat keputusan tentang karir mereka kedepannya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keefektifan metode RIASEC dalam membantu Siswa SMA memantapkan pilihan karir lanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review dengan memanfaatkan artikel atau jurnal terkait dengan metode RIASEC, pilihan karir lanjutan. Hasil atau temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa metode RIASEC sangat efektif digunakan dalam memantapkan siswa memilih karir dengan merencanakan karir dan memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka
Pengaruh Kompensasi dan Stress Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang
ABSTRAK
Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui pengaruh kompensasi dan stress kerja terhadap kepuasan kerja di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang. Pertanyaan mendasar dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh antara kompensasi dan stress kerja terhadap kepuasan kerja. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kuantitatif dengan mengumpulkan informasi menggunakan kuisioner. Pengujian dilakukan dengan metode Slovin dan stratified sampling, dengan pembagian responden di masing-masing unit kerja. Jumlah total responden adalah 69 perhitungan menggunakan teknik Slovin. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan bahwa secara keseluruhan ada pengaruh antara kompensasi dan stress kerja terhadap kepuasan kerja di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang. Secara lebih tegas, terdapat pengaruh antara kompensasi terhadap stress kerja dan demikian pula pengaruh antara stress kerja terhadap kepuasan kerja. Nilai kepentingan yang didapat adalah 0,00 di bawah 0,05, sehingga sangat mungkin beralasan bahwa ada dampak yang sangat besar. Dengan cara ini, Ho ditolak dan Ha diteima.
Kata Kunci: kompensasi, stress kerja, kepuasan kerja.
ABSTRACT
This research is expected to know the effect of compensation andstress work on job satisfaction at PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang. The basic question in this study is whether there is an influence between compensation andstress work on job satisfaction. The methodology used in this study is a quantitative technique by collecting information using a questionnaire. Tests were carried out using the Slovin method and stratified sampling, with the distribution of respondents in each work unit. The total number of respondents is 69 calculations using the Slovin technique. The results of the hypothesis test show that overall there is an influence between compensation andstress work on job satisfaction at PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang. More explicitly, there is an influence between compensation onstress work and so is the influence betweenstress work on job satisfaction. The importance value obtained is 0.00 below 0.05, so it is very possible to reason that there is a very large impact. In this way, Ho is rejected and Ha is accepted.
Keywords : compensation, stress work, job satisfaction
Pengaruh Akuntabilitas dan Independensi Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik Di Kota Palembang
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak akuntabilitas dan independensi terhadap kualitas audit di Kantor Akuntan Publik di Kota Palembang. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer. Sampel penelitian mencakup seluruh anggota populasi, yaitu 60 auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di Kota Palembang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, sementara analisis data dilakukan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, akuntabilitas dan independensi memiliki pengaruh terhadap kualitas audit. Secara individu, akuntabilitas berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, begitu juga dengan independensi. Selain itu, kombinasi akuntabilitas dan independensi auditor juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit.
Kata Kunci: Akuntabilitas, Independensi, Kualitas Audit.
ABSTRACT
The aim of this research is to explore the impact of accountability and independence on audit quality in Public Accounting Firms in Palembang City. The data used in this research is primary data. The research sample includes all members of the population, namely 60 auditors who work at the Public Accounting Firm in Palembang City. The data collection method used was a questionnaire, while data analysis was carried out quantitatively. The research results show that overall, accountability and independence have an influence on audit quality. Individually, accountability has a significant effect on audit quality, as does independence. Apart from that, the combination of auditor accountability and independence also has a significant effect on audit quality.
Keywords : Accountability, Independence, Audit Quality
PROSES KREATIF WIJANARKO DALAM PENCIPTAAN KARYA TARI EKSOTIKA KEMUKUS
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan elemen Tari Eksotika Kemukus dan proses kreatif Wijanarko dalam Tari Eksotika Kemukus. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan koreografi. Hasil dari penelitian ini menyajikan deskripsi Tari Eksotika Kemukus yang diciptakan oleh Wijanarko pada tahun 2022 berdurasi 15 menit. Judul tari terinspirasi dari keindahan yang ada di Kemukus. Tema Tari Eksotika Kemukus adalah mengungkapkan suasana kerakyatan kegotongroyongan. Tari Eksotika Kemukus ditarikan oleh 20 penari dengan menggunakan properti diantaranya penjor, umbul-umbul, alat puja pinandhita (bokor), lonceng ganta, tintir, keranjang, pecut, caping, tenggok, garu/garbu, tampah, dan jala. Rias dan kostum yang digunakan berbeda-beda sesuai dengan peran penari. Ruang yang digunakan adalah berbentuk pendopo. Proses kreatif Wijanarko dipengaruhi oleh kepribadian Wijanarko yang tekun dan kreatif. Proses diawali dengan riset mengenai Kemukus, eksplorasi gerak untuk menyampaikan nilai dan makna , eksplorasi properti untuk menggambarkan profesi masyarakat Kemukus, eksplorasi musik untuk mendukung suasana, penggabungan gerak dan musik, dan menghasilkan produk Tari Eksotika Kemukus.
Kata kunci : Eksotika Kemukus, Elemen-elemen, dan Proses Kreati
BENTUK DAN PROSES PENCIPTAAN KARYA TARI BEDHAYA KALANG DI SANGGAR TARI NYI PANDANSARI
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan proses penciptaan tari Bedhaya Kalang. Bedhaya Kalang merupakan sebuah karya tari yang diciptakan oleh Aprysca Rima Khutria di sanggar tari Nyi Pandansari kabupaten Kendal. Karya ini terinspirasi dari upacara tradisi "mendhak kalang obong". Yaitu, ritual pembakaran boneka puspa dalam memperingati satu tahun meninggalnya anggota keluarga suku kalang di kabupaten Kendal. Masalah difokuskan pada: (1) Bagaimana bentuk tari Bedhaya Kalang; dan (2) Bagaimana proses penciptaan tari Bedhaya Kalang. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengambilan data melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. penelitian ini mengeksplorasi bentuk dan proses penciptaan tari yang mencerminkan budaya suku Kalang. Dengan menggunakan metode bentuk tari yaitu bentuk fisik dan ekspresi, serta menggunakan teori proses kreatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa dalam bentuk tari Bedhaya Kalang menampilkan tujuh penari perempuan yang mengenakan kostum khas, dengan gerakan yang mencerminkan karakter kerbau sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Dengan musik gamelan dan vokal yang mengiringi menambah suasana magis pada pertunjukan. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa tari Bedhaya Kalang merupakan karya tari Aprysca Rima Khutria yang digarap melalui proses kreatif dengan tahapan-tahapan yaitu Riset, Training, Conditional, Rehearseal, dan Performing.
Kata kunci: Bentuk; Bedhaya; Proses Penciptaan; Suku Kalan
BEKSAN TOPENG KIRANA GENERATIP REASEACH ARTISTIK
Penelitian ini bertujuan menemukan sebuah metode penciptaan tari. Permasalahan penelitian artistic ini adalah bagaimana proses penciptaan tari Topeng Kirana dan bagaimana bentuk tari Topeng Kirana. Teori yang digunakan untuk menjelaskan proses penciptaan adalah practice lead research dan art based research. Model practice lead research untuk menemukan metode yang tepat dalam sebuah penciptaan tari. Metode yang digunakan adalah practice research. Menjawab tentang permasalahan menggunakan metode bentuk tari menggunakan teori pembentukan tari oleh Slamet Md, yang terdiri dari unsur-unsur gerak, irama, ekspresi, busana, penari, dan pola lantai. Hasil yang didapatkan membuat model tari Topeng Kirana yang smencaeitakan rebutan golek Kencana antara Galuh Ajeng dan Galuh Candra Kirana.
Kata Kunci: tari Topeng Kirana, Lead research, Practice research, Based research
MIGRASI TRANSNASIONAL DAN PERUBAHAN PERAN PETANI PEREMPUAN DI DESA TEBAS SUNGAI KABUPETAN SAMBAS
Migrasi laki-laki transnasional menyebabkan perubahan sosial peran gender di kalangan rumah tangga petani di Desa Tebas Sungai. Penelitian ini mendeskripsikan perubahan sosial yang terjadi di desa pertanian setelah ditinggal oleh laki-laki yang bermigrasi secara transnasional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai informan petani perempuan yang suaminya bermigrasi untuk bekerja di Malaysia. Studi tersebut mengatakan bahwa perubahan setelah laki-laki keluar termasuk peran petani perempuan yang lebih besar dan mendominasi semua pekerjaan di bidang tanah dan rumah tangga; perempuan tani telah memperluas kewenangan dan akses untuk mengelola sumber daya pertanian. Nilai tanah bagi perempuan tani melestarikan budaya bercocok tanam keluarga sehingga tidak menjual tanahnya. Meskipun kewenangannya lebih besar, pertanian subsisten ini telah memperkuat peran domestik dari rumah ke tanah. Sedangkan laki-laki tetap menjalankan peran publiknya sebagai pencari nafkah utama di negara asing
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK KONDISI SOSIAL EKONOMI PADA PERMUKIMAN KUMUH DI KOTA PRABUMULIH
Bagaimana kondisi sosial ekonomi pada permukiman kumuh di Kota Prabumulih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kondisi sosial ekonomi pada permukiman kumuh di Kota Prabumlih. Objek atau informan dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Pasar II Prabumulih. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawncara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini bahwasanya Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara dikategorikan bahwa kondisi sosial ekonomi masyarakat masih rendah karena disebabkan dari hasil observasi dan wawancara terlihat jelas kondisi sosial ekonomi masyarakat dilihat dari usia terdapat 85% umur masyarakat berkisar dari 31-50 tahun keatas, berdasarkan dari pendidikan terakhir terdapat 95% masyarakat Kelurahan Pasar II hanya menduduki sekolah dasar saja, begitupun jika dilihat dari segi pekerjaan dan pendapatan masyarakat Kelurahan Pasar II Hanya memiliki ±85% saja, pendapatan masyarakat Kelurahan Pasar II masih tergolong rendah, dikatakan rendah karena hampir 80% masyarakat memiliki pekerjaan sebagai pedagang. Dan disebabkan karena bangunan gedung, kondisi jalan yang kecil dan sempit, kondisi drainase yang kecil disertai sampah,angka kepadatan penduduk yang tinggi dilihat dari angka kelahiran selalu mengalami peningkatan
The Impact of Self-Massage Method on The Elderly’s Sleep Quality
The purpose of this atudy is to ascertain how to the self-massage technique affect the quality of sleep in the elderly at the hanna nursing home, Bogor. The research method used in this study is the Pre-Experiment method. The research instrument in the form of The Puttsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire was used to measure the quality of sleep of the elderly before and after performing self-massage. This research was conducted in May 2024 at Panti Werdha Hanna, Bogor. The sample in the study amounted to 14 elderly people who met the criteria. Sampling using purposive sampling technique. Based on the data from this study, it shows that the average value of sleep quality in the pre-test is 5.1 and the posttest results are lower with a value of 4.1. The results of the paired sample T test show that the significance value is 0.013 <0.05, which means that there is a significant difference between the value of the pretest results and the value of the posttest results. Based on the result, it can be said that the elderly residents of panti wredha hanna benefit greatly from the self-massage the receiv
THE CONTRIBUTION OF SPEAKING PRACTICE WITH THE NATIVE SPEAKER TO STUDENTS’ SPEAKING ABILITY IN SMPN 1 PAMEKASAN
This study examines the impact of speaking practice with native speakers on the English-speaking skills of students at SMPN 1 Pamekasan. It investigates how direct interactions with native speakers affect linguistic fluency, pronunciation, and confidence in speaking. Using a mixed-method approach, the research collected data through observations, interviews, and performance evaluations of eighth-grade students actively involved in speaking activities with native speakers. The findings reveal that regular interaction with native speakers significantly enhances students’ speaking abilities, particularly in pronunciation accuracy and conversational competence. Furthermore, the study emphasizes the role of authentic language practice in boosting student engagement and motivation in learning English. These results underscore the potential benefits of integrating native speaker interactions into English language teaching programs to improve students' speaking proficiency