Jurnal Online Universitas PGRI Palembang
Not a member yet
6362 research outputs found
Sort by
THE STUDY OF CODE SWITCHING OF ENGLISH TEACHING LEARNING OF AN-NASYIIN ENGLISH COURSE IN INTERMEDIATE CLASS
Student understanding plays a crucial role in the teaching and learning process. In addition to the teaching methods applied by the teacher, the language used in the classroom can significantly aid students in grasping the subject matter, especially in language learning such as English. The language used during lessons greatly influences how well students comprehend the material presented by the lecturer. When the teacher uses English entirely throughout the lesson, some students may struggle to follow and understand the content. However, in practice, some lecturers adopt a bilingual or multilingual approach, often applying the concept of code-switching. This makes it easier for students to understand the material. This study employed a qualitative approach through interviews and classroom observations to collect data. The findings reveal various types and purposes of code-switching used during classroom instruction. The main reason for using code-switching is to provide clearer explanations and help students better understand the learning material
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Etos Kerja Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuii pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Etos Kerja terhadap Efektivitas Kerja Pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang digunakan dalam peneiitian ini adalah metode kuantiitatif dengan jumlah sampel yang diteliiti adalah 37 pegawai. Teknik analisis data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, Ada dua jenis uji yang dapat digunakan untuk mengevaluasi suatu hipotesis: uji t dan uji f. Program perangkat lunak "SPSS" dapat digunakan untuk melakukan kedua pengujian tersebut. Hasil uji t menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh, dengan nilai signifikansi 0,031<0,05 yang menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan secara parsial terhadap efekttivitas kerja. Sedangkan variabel efektivitas kerja memiliki nilai signifikan 0,000 < 0,05 hal ini berarti ada pengaruh yang signifikan antara etos kerja terhadap efektivitas kerja. Dari hasil uji-F yang dibahas sekaligus diperoleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05 berarti menolak H0 dan menerima Ha. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kepemimpinan transformasional dan etos kerja terhadap efektivits kerja pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan.
Kata Kunci: Kepemimpinan Transformasional, Etos Kerja dan Efektivitas Kerja Pegawai
ABSTRACT
This study aims to determine the effect of Transformational Leadership and Work Ethic on Work Effectiveness at the Regional Secretariat Organizational Bureau of South Sumatra Province. The method used in this studyis a quantitativemethod with the number of samples studied is 37 employeess. The data analysis technique used in this study is multiple linear regreession analysis, correlation coefficient analysiis, coefficient of determination analysis. There are two types of tests that can be used to propose hypotheses: t test and ftest. The "SPSS" sofftware program can be used to perform both tests. The results of the t-test indicate that transformational leadership has an effect, with a significance of 0.031 <0.05, which indicates that transformational leadership has a partially significant effecton work effectiveness. While the work effectiveness variable has a significant value of 0.000 <0.05, this means that there is a significant influence between work ethic and work effectiveness. From the results of the F-test discussed, a significance value of 0.001 <0.05 means that it rejects Ho and accepts Ha. It can be said that therre is a strong relatiionship between transformational leadership and work ethic on work effectiveness at the Regional Secretariat Organizational Bureau of South Sumatra Province.
Keywords: Transformational Leadership, Work Ethic and Employee Effectivenes
Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Kecepatan Lari 20 meter dengan Hasil Shooting Bola ke Gawang pada Permainan Futsal
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya akurasi shooting pemain Futsal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh latihan daya ledak otot Tungkai terhadap akurasi Shooting Futsal. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang dilakukan dilapangan Futsal. dimulai dari tanggal 1 mei sampai 30 mei 2024.. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jumlah sampel 15 orang. Pengambilan data dilakukan dengan Test Akurasi Shooting. Tes terdiri dari pre-test terlebih dahulu, selanjutnya diberi perlakuan 16 kali pertemuan dengan menggunakan latihan daya ledak otot tungkai dan di akhiri dengan post test. Analisis data dan pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji-t. Dari hasil analisis data diperoleh nilai thitung = 3,80 dan ttabel = 2.1450. Dengan demikian (thitung = 3,80> ttabel = 2.1450), terdapat pengaruh latihan daya ledak otot tungkai terhadap akurasi shooting pemain Futsal.
Kata kunci: Latihan daya ledak otot tungkai, akurasi shooting futsa
Hubungan Kebugaran Jasmani dengan Tingkat Konsentrasi pada Pembelajaran PJOK Kelas VII di SMP Negeri 1 Kampar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kebugaran Jasmani dengan Tingkat Konsentrasi Pada Pembelajaran PJOK Kelas VII di SMP Negeri 1 Kampar. Jenis penelitian ini adalah Korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di kelas VII1 SMP Negeri 1 Kampar yang berjumlah 246 siswa. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa dengan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah Kebugaran Jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang terdiri dari beberapa rangkaian tes seperti : Lari 50 Meter, Pull Up, Sit Up, Vertical Jump dan Lari 1000 Meter untuk putra dan 800 Meter untuk putri, kemudian konsentrasi siswa diukur dengan menggunakan Concentration Grid Test. Pengambilan data pada penelitian ini melalui pemberian tes dan pengukuran melalui survei. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan SPSS Versi 25, peneliti menyimpulkan bahwa ada Hubungan antara Kebugaran Jasmani dengan Tingkat Konsentrasi pada Pembelajaran PJOK Kelas VII di SMP Negeri 1 Kampar dengan nilai signifikansi sebesar 0,047 dan koefisien korelasi sebesar 0,282 yang yang artinya kuat hubungan antara kebugaran jasmani pada tingkat konsentrasi siswa.
Kata Kunci : kebugaran jasmani, konsentrasi, sisw
Perencanaan Kedalaman Elektroda Batang Untuk Sistem Pentahanan Instalasi Listrik Gedung Kelurahan 29 Ilir Kota Palembang
Perencanaan sistem pentanahan pada instalasi listrik Gedung Kelurahan 29 Ilir bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna serta melindungi peralatan listrik dari risiko arus bocor dan sambaran petir. Pada artikel ini penulis melakukan kegiatan pengabdian dengan menganalisis kondisi tanah di lokasi, yang menunjukkan nilai resistivitas berkisar antara 30 Ωm hingga 40 Ωm. Metode U. Dwight digunakan untuk menghitung resistansi pentanahan dengan elektroda batang yang akan ditanam vertikal kedalam tanah sepanjang 10 meter, dimana dapat menghasilkan nilai resistansi 4,35 Ω, dimana nilai tersebut dapat memenuhi standar PUIL 2011 di bawah 5 Ω. Hasil menunjukkan bahwa sistem yang dirancang efektif dan dapat diimplementasikan untuk mengurangi risiko kerugian akibat dari bahaya arus bocor atau tegangan sentuh listrik. Dengan dukungan dari pihak Kelurahan 29 Ilir, Universitas Palembang, dan kelompok mahasiswa KKN, diharapkan perencanaan ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan sistem pentanahan pada renovasi instalasi listrik gedung kantor Kelurahan 29 Ilir dan memberikan dampak positif bagi pengguna instalasi listrik
Sosialisasi penggunaan material listrik standar dan pengujiannya
Penggunaan material listrik yang tidak sesuai standar sering kali menyebabkan terjadinya kecelakaan listrik, bahaya kebakaran, dan menyebabkan kerusakan peralatan elektronik. Hal ini terjadi, karena masyarakat tidak memahami pentingnya standar kualitas dan keamanan material listrik yang akan digunakan. Karena hal tersebut, sosialisasi mengenai standarisasi penggunaan material listrik, seperti : stop kontak, saklar, dan kabel serta pengujiannya menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya siswa SMA, mengenai pentingnya penggunaan material listrik yang sesuai standar. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan risiko kecelakaan listrik dapat dikurangi, juga untuk meningkatkan keselamatan serta efisiensi penggunaan listrik di rumah dan sekolah. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyampaian materi edukatif oleh tujuh pemateri yang ahli di bidangnya, sesi diskusi interaktif, dan praktik langsung pengujian material listrik sesuai standar. Untuk untuk mengukur efektivitas sosialisasi dilaksanakan sesi evaluasi pre-test dan post-test. Lebih dari 70% peserta setuju dan sangat setuju terhadap materi sosialisasi yang menunjukkan tingginya penerimaan dan pemahaman terhadap pentingnya penggunaan material listrik standar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas penggunaan listrik di berbagai sektor, dengan mengedukasi para siswa SMA sebagai agen perubahan di masyarakat
ANALISIS SIMBOL FILOSOFI TATA RIAS DAN BUSANA TOKOH SUPRABAWATI DALAM WAYANG WONG GAYA YOGYAKARTA
Wayang wong gaya Yogyakarta merupakan sebuah seni pertunjukan drama tari yang diciptakan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I dengan penggalan kisah Mahabarata dan Ramayana. Dalam perkembangan cerita Mahabarata, Sri Sultan Hamengkubuwono V membuat cerita wayang wong dengan tokoh Dewi Suprabawati, lakon “Alap-Alapan Siti Sundari” yang hingga saat ini cerita wayang wong tersebut masih sering dipentaskan di Bangsal Srimanganti, keraton Yogyakarta. Dewi Suprabawati merupakan sesosok tokoh wayang wong yang memiliki karakter “mbranyak” atau sering juga disebut dengan tegas, lincah, cekatan dan memiliki jiwa petualang yang berani. Dalam penggambaran simbol karakter sesosok Dewi Suprabawati yaitu terdapat pada tata rias dan busana yang digunakan. Tata rias dan busana yang digunakan untuk tokoh Dewi Suprabawati dipilih sesuai dengan pembangunan watak tokoh karakter dan tentu saja berpatokan dengan pakem keraton atau sesuai dengan busana tari klasik gaya Yogyakarta yang diciptakan oleh K.R.T Djadjadipura.
Kata Kunci: Wayang wong, Simbol Filosofi, Tata Rias, Tata Busana
Local Government Financial Performance: Good Governance, the Efectiveness Internal Control and Competence
Good governance is an important foundation in creating transparency, accountability, and integrity in organizational management. This study aims to analyze how the principles of good governance, internal control and competence of the financial performance of the Bekasi City local government are moderated by internal control. This study uses a quantitative methodology with a sample of 41 respondents who are financial employees in the Bekasi City government with statistical testing using Smart PLS 3.0. The results of the study found that (1) good governance, internal control and competence have a positive effect on the financial performance of the local government. (2) Good governance contributes to creating transparency and accountability. (3) Internal control in good financial reporting can prevent deviations. In addition, this study also found that the competence of human resources in the financial sector plays an important role in effective budget management. This study provides recommendations that the importance of improving governance, internal control, and human resource competence as a strategic effort to improve the financial performance of the local government
Transformational Leadership in Changing the Education Paradigm: Improving the Quality of Alpha Generation Student
This study aims to interpret transformational leadership in changing the educational paradigm, namely in improving the quality of learning of alpha generation madrasah aliyah students. The research design used is qualitative research with a case study method. The sources of informants in this study consisted of principals, teachers, students, and student guardians. Data collection in this study was conducted through three main methods, namely in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results of this study show that transformational leadership at MAN 2 Banyuwangi has succeeded in changing the educational paradigm, namely in improving the quality of learning through soft skills development, digital learning hub development, and multimodal literacy development. The novelty in this research is the concept of transformational leadership that contributes to the quality of learning. The contribution of this study shows that the application of transformational leadership in Madrasah Aliyah can significantly change the educational paradigm
Point Counter-Point Learning Strategy on the Subject of Social Sciences to Improve the Learning Achievement
This research aims to see how the Point Counter-Point learning strategy in social studies subjects can improve student learning achievement at Al-Hidayah Medan Private Junior High School (SMP). By focusing on social studies learning, where the points in the curriculum are key in understanding various social, economic and political aspects, this learning strategy becomes very relevant. This research uses a qualitative methodology using descriptive methods. This approach aims to provide a systematic, accurate and factual description of the phenomenon being studied. The results of this research show that the Point Counter-Point learning strategy makes a significant contribution to increasing student learning achievement. This is reflected in increased student involvement in discussions, development of critical thinking skills, as well as improvements in the way students organize and convey their ideas. This research provides in-depth insight into how this strategy functions in the learning context in class VII, as well as how it can improve students’ understanding and learning achievement in social studies subjects