Rumah Jurnal Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Not a member yet
    1882 research outputs found

    KONSELING REMINISCENCE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI SENTRA GAU MABAJI GOWA

    Get PDF
    Penuaan pada individu akan menyebabkan perasaan kesepian, marah, depresi, dan kehilangan rasa percaya diri, sehingga mempengaruhi kualitas hidup lansia. Terapi Reminiscence akan membantu mencapai kualitas hidup yang baik. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan konseling Reminiscence. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan pada klien lansia melalui pengkajian, intervensi, implementasi, dan feedback dalam meningkatkan kualitas hidup dengan menggunakan dua responden. Hasil: berdasarkan pengukuran kualitas hidup setelah diterapi kedua responden mengalami peningkatan kualitas hidup yang baik yang sebelum diterapi terdapat penurunan kualitas hidup pada kesehatan fisik, psikologis dan hubungan sosial, Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terapi Reminiscence dapat meningkatkan kualitas hidup lansia, hal ini dibuktikan dengan hasil kualitas hidup lansia kedua subjek studi kasus setelah diberikan Konseling Reminiscence mengalami kualitas hidup yang baik

    ANALISIS EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGOPTIMALKAN KEGIATAN KEAGAMAAN ISLAM DI PONDOK PESANTREN

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam mendukung kegiatan keagamaan santri di pondok pesantren. Pondok pesantren tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan Islam, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter dan pemahaman agama. Layanan bimbingan kelompok, melalui diskusi dan kolaborasi, terbukti efektif dalam memperdalam pemahaman santri terhadap ajaran Islam serta mendorong penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan dukungan emosional, meningkatkan motivasi, dan membangun keterampilan sosial santri. Beberapa bentuk layanan bimbingan yang dikaji meliputi diskusi tematik keagamaan, kelompok studi Al-Qur'an, latihan kepemimpinan Islami, dan majelis zikir. Program-program tersebut dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Islam, memperkuat spiritualitas, dan meningkatkan kecintaan santri terhadap ajaran agama. Meskipun demikian, implementasi layanan ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitator kompeten, jadwal santri yang padat, minimnya fasilitas, dan keberagaman latar belakang santri. Untuk mengatasi hambatan ini, strategi yang diusulkan meliputi pelatihan fasilitator, integrasi layanan ke dalam kurikulum pesantren, peningkatan infrastruktur, serta pemanfaatan teknologi. Selain itu, pendekatan inklusif dan sistem evaluasi terstruktur menjadi kunci keberhasilan dalam memastikan keberlanjutan program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan karakter Islami santri serta peningkatan pemahaman keagamaan mereka. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan model layanan bimbingan kelompok yang lebih efektif di pondok pesantren, guna mencetak generasi santri yang cerdas secara intelektual, tangguh secara spiritual, dan siap menghadapi tantangan kehidupan modern

    GENERATION Z INVOLVEMENT IN HALAL ECOSYSTEM

    Get PDF
    Generation Z's involvement in the halal ecosystem in Indonesia, which has the largest Muslim population in the world, with a population of 277.53 million, of which 86% are Muslim, Indonesia has great potential to become a global halal product center. Generation Z, which consists of around 75.49 million people or 28% of the total population, shows high awareness of the halal lifestyle, which is reflected in their consumption patterns which are more critical and selective towards halal products. Generation Z influences their preferences for halal products, including easy access to information through social media and attention to health, sustainability, and social justice. Their involvement in the halal ecosystem is not only as consumers, but also as agents of change that can encourage the growth of the halal industry in Indonesia. In order to improve halal education and awareness programs among Generation Z through seminars, workshops, and information campaigns on social media, as well as involving halal industry practitioners. Thus, it is hoped that Generation Z can contribute significantly to the development of the halal market in the future, in line with existing regulations, such as Law No. 33 of 2014 concerning Halal Product Assurance. The active involvement of Generation Z in the halal ecosystem in Indonesia shows great potential for the growth and development of a sustainable halal industry

    Sejarah dan Perkembangan Lembaga Penjaminan Halal di Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam sejarah dan perkembangan penjaminan halal di Indonesia, yang merupakan upaya untuk memastikan bahwa produk yang dikonsumsi umat Muslim sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis dalam mengkaji periodesasi perkembangan penjaminan halal. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, seperti buku, laporan, dan artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaminan halal di Indonesia berkembang melalui tiga periode utama: masa sebelum berdirinya LPPOM MUI, masa setelah berdirinya LPPOM MUI, dan masa setelah berdirinya BPJPH. Regulasi terkait kehalalan produk bersifat sukarela (voluntary) dan diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia melalui LPPOM MUI. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014, sertifikasi halal berubah menjadi kewajiban (mandatory), dan pengelolaannya dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan konsumen untuk mengoptimalkan pelaksanaan sistem jaminan halal di Indonesia

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG JUAL BELI DENGAN HADIAH

    Get PDF
    AbstractIslam is a perfect religion that balances and regulates (muamalah) its adherents in reconciling relationships with each other. One form of this relationship is buying and selling. Buying and selling is always inseparable from the activities of community life.  Today's buying and selling activities evolve with society, place and time. Merchants are scrambling to implement sales strategies to attract consumer buying interest, such as giving gifts after purchase. There are several views of scholars who say that buying and selling with a gift system, some say it is forbidden, some say it is valid depending on how the initial agreement is made. This research is included in the category of library research, and researchers use a qualitative descriptive method that is carried out by decreasing and interpreting existing data and describing in general the subject under investigation by examining and analysing general data, then processed to obtain specific conclusions. The result of this research is that the sale and purchase of an object accompanied by a gift with the aim that consumers are interested in buying the marketed product is valid and halal provided that the gift given is halal, the gift does not contain elements of gambling, and the quality of the goods traded must be in accordance with the standard and the price is not higher than the market price.AbstrakIslam adalah agama yang sempurna yang menyeimbangkan dan mengatur (muamalah) pemeluknya dalam mendamaikan hubungan satu sama lain. Salah satu bentuk hubungan ini adalah jual beli. Jual beli tidak dapat dipisahkan dari kegiatan kehidupan masyarakat.  Aktivitas jual beli saat ini berkembang mengikuti masyarakat, tempat dan waktu. Merchant berebut menerapkan strategi penjualan untuk menarik minat beli konsumen, seperti pemberian hadiah setelah pembelian. Ada beberapa pandangan ulama yang mengatakan bahwa jual beli dengan sistem hadiah ada yang mengatakan haram ada pula yang mengatakan sah-sah saja tergantung bagaimana bentuk jenis akad kesepakatan awal. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian pustaka, dan peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan penurunan dan penafsiran data yang ada serta menggambarkan secara umum subjek yang diselidiki dengan cara menelaah dan menganalisis suatu data yang bersifat umum, kemudian diolah untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat khusus. Hasil dari penelitian ini adalah jual beli suatu benda yang disertai dengan hadiah dengan tujuan agar para konsumen tertarik untuk membeli produk yang dipasarkan adalah sah dan halal dengan syarat hadiah yang diberikan halal, hadiah tidak mengandung unsur judi, dan kualitas barang yang diperjualbelikan harus sesuai dengan standar dan harganya tidak lebih tinggi dari harga pasaran

    Meningkatkan Kepercayaan Diri Dalam Maharatul Kalam Melalui Debat Bahasa Arab

    Get PDF
    Speaking skills (Maharah Kalam) in Arabic are indeed very important in language proficiency, especially for Arabic learners. Proficiency in speaking is the goal of learning Arabic. Learning Arabic with the debate method, in addition to increasing knowledge about Arabic, can also increase confidence in speaking skills. This study aims to determine the level of confidence in Maharah Kalam and the strategies used to improve Maharah Kalam in the Arabic debate. The focus of this research is on members of al-Motayat who is an Arabic debate forum in the Arabic Language and Literature department of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. While this type of research is quantitative descriptive with data collection techniques through interviews, observation, and taking notes. The results of this study indicate that Arabic debate can improve proficiency in speaking Arabic, which is evidenced by the results of interviews that confidence in Maharah Kalam with debate increases from 30% to 70%

    Evolusi Perkembangan Industri Baitul Mal Dalam Tinjauan Historis Islam

    Get PDF
    Baitul mal zaman rasulullah dengan baitul mal zaman kontemporer yang ada di Indonesia ini memiliki persamaan dan perbedaan di dalamnya, hal tersebut menjadikan konsep dan tata kelola dari baitul mal ini mengalami perubahan dan evolusi perkembangan yang pastinya ada kelebihan dan kekurangan masing-masingnya. Tujuan  penelitian  ini  untuk  menganalisis  evolusi perkembangan  baitul  mal dalam tinjauan historis Islam. Penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan  kualitatif  melalui  studi  pustaka  (library  research)  dari berbagai bahan pustaka (referensi) yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evolusi perkembangan Baitul Mal dalam tinjauan historis Islam mencerminkan adaptasi sistem ekonomi dan sosial Islam terhadap perubahan zaman. Meskipun mengalami pasang surut selama berabad-abad, konsep keadilan sosial dan redistribusi kekayaan tetap menjadi inti dari peran Baitul Mal dalam masyarakat khususnya umat muslim

    EARLY DOCTRINAL DEVELOPMENTS AND THE ISLAMIZATION OF MOVAROUNNAHR

    Get PDF
    The study of early doctrinal developments in Movarounnahr is critical for understanding the region's intellectual and theological evolution, particularly during the Islamization period. This research employs historical analysis, textual criticism, philological studies, and comparative analysis of religious doctrines to uncover the emergence and spread of theological schools such as Najjariya, Karromiya, and Moturidia. Primary sources, including chronicles, manuscripts, and inscriptions in Arabic, Persian, and Turkish, provide insights into the social, political, and intellectual contexts of the era. The findings reveal that while Bukhara was the political center, Samarkand maintained its cultural significance, preserving traditional values and fostering new theological doctrines. The spread of Abu Hanifa's teachings, brought back by scholars from Kufa, significantly influenced the Hanafi jurisprudence in regions like Balkh and Rai. Support from the Abbasid caliphs further solidified the Hanafi school's presence in Khurasan and Movarounnahr, with Samarkand and Bukhara becoming key centers of Hanafi thought. These findings underscore the importance of interdisciplinary approaches in reconstructing the intellectual landscape of early Islamic Movarounnahr

    ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI TURKI: MODEL PENDIDIKAN TERPADU ANTARA TRADISI DAN MODERNITAS

    Get PDF
    Islamic education has deep roots in the history of the Muslim community and plays a significant role in shaping cultural and social identities in various countries. Despite challenges such as stereotypes and discrimination, Islamic education in the diaspora continues to develop and adapt to local and global contexts. Through an in-depth analysis of various sources, including books, accredited national and international scholarly journals, documents on the education system and policies in Turkey, this research aims to understand the dynamics and challenges within the Turkish education system. The primary focus of this study is to evaluate the effectiveness of the curriculum, the role of technology in learning, and the impact of recent policies on educational quality. Additionally, the research will assess efforts towards social inclusion and the role of education in shaping students' character in the era of globalization. The findings reveal that Islamic education in Turkey has a strong religious foundation, beginning with the Ottoman Caliphate's establishment of madrasahs as centers for religious and scientific education. Significant changes also occurred in the Islamic education system and policies when the government transitioned to a Republic in Turkey.Keywords--Islamic Education, Integrity, Tradition-Modernity, Turkey

    Radar Bone's Strategy in Implementing Media Convergence in the Editorial Process Online Media

    Get PDF
    This journal discusses the strategy of Radar Bone in implementing media convergence in the editorial process of online media. This research aims to describe Radar Bone's strategy in news coverage, to find out Radar Bone's strategy in today's digital era and to find out the application of media convergence in the online media editorial process.To obtain answers to the three main problems, the author uses field research methods, namely interviews, observations and documentation with a communication science approach and a sociology approach with data presentation carried out descriptively qualitative, which is a research that produces descriptive data (depiction). The subject of this research is Usman Sommeng as Chief Editor and Daily Editor in Charge, the researcher considers that the Chief Editor has the main role regarding policies related to media convergence. Furthermore, the researcher determined Askar Syam and Herman kahar as the Managing Editor and Legal Editor to be the next informant to find out how the strategy is used in today's digital era and the last informant is Adri and Baharuddin as Radar Bone reporters. The research results show that: First, the strategy carried out by Radar Bone in news coverage is through several stages starting from the planning, organizing, moving, and also monitoring stages.Â

    1,617

    full texts

    1,882

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇