Andalas University

eSkripsi Universitas Andalas
Not a member yet
    74254 research outputs found

    Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi pada Siswi di SMP Negeri 21 Padang Tahun 2025

    Full text link
    Tujuan Penelitian: Praktik personal hygiene saat menstruasi yang buruk dapat menyebabkan seorang remaja putri 1,4-25,07 kali beresiko terkena Infeksi Saluran Reproduksi. SMP Negeri 21 Padang merupakan sekolah yang terletak di pinggiran Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi di SMP Negeri 21 Padang tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Dilaksanakan pada Februari-Agustus 2025 di SMP Negeri 21 Padang. Sampel sebanyak 181 siswi dipilih secara proportional random sampling, dengan instrument menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Didapatkan hasil 50,8% siswi memiliki perilaku personal hygiene saat menstruasi yang kurang baik. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,038), sikap (p = 0,014), keterpaparan informasi (p = 0,000), peran teman sebaya (p = 0,000), peran orang tua (p = 0,011) dengan perilaku, keterpaparan informasi merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan perilaku. Kesimpulan: Keterpaparan informasi merupakan variabel paling berpengaruh. Diharapkan sekolah bekerjasama dengan instansi kesehatan seperti Dinkes dan Puskesmas untuk menciptakan lingkungan kaya informasi seperti penyuluhan dan pemasangan media edukatif di tempat strategis serta memaksimalkan pemanfaatan media digital seperti video edukasi, infografis, aplikasi kesehatan, dan kampanye media sosial

    PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI MEDIA TIKTOK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI REMAJA DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DI SMA N 4 KOTA PAYAKUMBUH

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui media TikTok terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswi remaja dalam pencegahan anemia di SMA N 4 Kota Payakumbuh.Jenis penelitian ini quasi experiment dengan control group pre-test post-test design. Media yang digunakan adalah TikTok. Dilakukan di SMAN 4 Kota Payakumbuh pada bulan Februari sampai Juli 2025. Sampel sebanyak 68 siswa menggunakan purposive sampling. Analisis data paired sample t-test dan independent sample t-test.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan mengenai edukasi gizi dalam pencegahan anemia ketika pretest dan posttest pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Terdapat perbedaan rata-rata sikap mengenai edukasi gizi dalam pencegahan anemia ketika pretest dan posttest pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Terdapat pengaruh edukasi gizi menggunakan media TikTok terhadap tingkat pengetahuan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dalam pencegahan anemia siswi SMA Negeri 4 Kota Payakumbuh.Tidak terdapat pengaruh edukasi gizi menggunakan media TikTok terhadap perubahan sikap dalam pencegahan anemia siswa SMA Negeri 4 Kota Payakumbuh.Edukasi gizi dengan media TikTok berpengaruh terhadap perubahan pengetahuan dan sikap. Diharapkan guru dapat menggunakan media TikTok untuk edukasi gizi dalam pencegahan anemia

    ANALISIS HAMBATAN KEBERLANJUTAN PROGRAM BALING BAMBU (BANTU SEKELILING BANTU SEMAMPUMU) DI KOTA BUKITTINGGI

    Full text link
    Program Baling Bambu (Bantu Sekeliling, Bantu Semampumu) di Kota Bukittinggi merupakan salah satu bentuk inovasi sosial pemerintah daerah dalam membantu masyarakat miskin melalui semangat gotong royong. Namun, program ini tidak dapat berlanjut sebagaimana yang diharapkan. Pelaksanaan yang hanya berlangsung dalam waktu singkat menunjukkan adanya hambatan dalam sistem birokrasi pelaksana, baik dari aspek koordinasi, sosialisasi, maupun pengawasan. Kondisi ini penting untuk diteliti karena mencerminkan bagaimana kelemahan birokrasi dapat menghambat keberlanjutan program sosial yang seharusnya menjadi bagian dari upaya pembangunan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, dari penelitian yang membahas mengenai Program Baling Bambu, belum ada penelitian yang membahas mengenai keidakberlanjutan Program ini Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab tidak berlanjutnya Program Baling Bambu di Kota Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri dari pihak Dinas Sosial, Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), serta keluarga penerima manfaat program. Pemilihan informan dilakukan secara purposif dengan pertimbangan bahwa ketiga kelompok tersebut merupakan pelaku langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penerimaan program, sehingga dianggap paling mengetahui proses dan kendala yang terjadi di lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori birokrasi Max Weber yang menekankan pentingnya prinsip rasionalitas, hierarki wewenang, profesionalisme, dan kepastian hukum dalam pelaksanaan program pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan keberlanjutan Program Baling Bambu disebabkan oleh tidak berfungsinya tim pelaksana secara optimal, l, pelaksanaan sosialisasi yang minim, dan pengawasan yang belum berjalan menyeluruh. Kondisi ini memperlihatkan bahwa birokrasi pelaksana belum sepenuhnya menjalankan prinsip birokrasi ideal menurut Max Weber. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi kelembagaan, peningkatan kualitas pelaksana, serta penegasan aturan administrasi agar program serupa dapat dijalankan secara efektif dan berkelanjutan di masa mendatan

    Analisis Kepuasan Konsumen pada Usaha Kipang H. Anas di Kota Padang

    No full text
    Salah satu UMKM yang memproduksi kue tradisional kipang di Kota Padang adalah Usaha Kipang H. Anas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik konsumen kipang serta menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap produk Kipang H. Anas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik accidental sampling kepada 60 responden yang datang langsung ke outlet. Metode analisis yang digunakan adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian karakteristik konsumen secara demografis menunjukkan bahwa konsumen didominasi perempuan berusia lebih dari 35 tahun, sudah menikah, bekerja sebagai pegawai, memiliki jumlah anggota keluarga lebih dari empat orang, berpendidikan S1, berpendapatan lebih dari tiga juta per bulan, dan berdomisili di Kota Padang. Karakteristik secara aspek konsumen, pembelian dilakukan satu kali sebulan sebanyak 2–5 bungkus per transaksi, kunjungan pada hari kerja maupun libur dengan waktu dominan pada sore hari, telah mengonsumsi kipang lebih dari satu tahun, mengenal produk ini dari keluarga atau kerabat dengan alasan utama pembelian adalah rasa yang enak dan sesuai selera. Tingkat kepuasan berdasarkan analisis CSI berada pada kategori sangat puas dengan nilai sebesar 84,84%, sedangkan analisis IPA menunjukkan bahwa atribut yang perlu ditingkatkan adalah kemasan produk dan lokasi outlet. Pada kemasan disarankan untuk memperbaiki desain serta mencantumkan informasi penting, seperti kode produksi, tanggal kadaluarsa, komposisi bahan, dan isian produk agar memberi kemudahan bagi konsumen. Selain itu, pada lokasi usaha perlu dipastikan bahwa titik koordinat outlet sesuai dengan pencarian di aplikasi Google Maps agar konsumen lebih mudah menemukan lokasi usaha

    Analisis Timbulan dan Komposisi Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari Fasilitas Perkantoran di Kota Padang Tahun 2025

    No full text
    Dalam operasionalnya, fasilitas perkantoran menghasilkan sampah berbahaya dan beracun (sampah B3) yang memerlukan pengelolaan khusus. Penelitian ini bertujuan menganalisis timbulan dan komposisi sampah B3, serta mengidentifikasi tingkat pengetahuan dan pengelolaan yang ada, serta memberikan rekomendasi pengelolaan sampah B3 di fasilitas perkantoran Kota Padang. Sampel diambil dari 13 unit kantor berdasarkan SNI 19-3964-1994, dengan keandalan survei 98,26%. Sampel mewakili kantor pemerintah dan swasta dengan kategori besar, menengah, dan kecil. Pengukuran timbulan dilakukan berdasarkan berat dan volume, sedangkan komposisi ditentukan berdasarkan jenis dan karakteristik sampah B3. Hasil penelitian menunjukkan satuan timbulan sampah B3 sebesar 3,25 ± 2,43 g/o/h (0,21 ± 0,16 g/m2/h) atau 45,13 ± 17,35 mL/o/h (3,23 ± 1,12 mL/m2/h), dengan total timbulan mencapai 45,64 kg/h (474,66 L/h), setara dengan 2,3% dari total sampah perkantoran Kota Padang. Komposisi sampah B3 terbesar berdasarkan jenis adalah sampah elektronik 77,03%, sedangkan berdasarkan karakteristik yaitu beracun 82%. Kegiatan pengurangan yang telah dilakukan adalah pemilihan produk daur ulang dan penggunaan produk B3 yang tahan lama. Namun, belum ada pemilahan di sumber, sehingga sampah B3 tercampur dengan sampah lainnya dan selanjutnya diangkut ke lokasi pemrosesan akhir sampah. Untuk sampah elektronik di kantor besar hanya disimpan di gudang tanpa penanganan lebih lanjut. Rekomendasi pengelolaan mencakup optimalisasi pengurangan, pemilahan, dan pewadahan khusus di sumber yang dilakukan oleh pengelola. Sementara kegiatan pengumpulan, penyimpanan, pemanfaatan, pendaurulangan, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah B3 menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang yang bekerjasama dengan pihak ketiga yang memiliki izin

    Persepsi Masyarakat terhadap Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) (Studi Kasus: Masyarakat Jorong Tanjung Harapan, Nagari Simalidu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya)

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Jorong Tanjung Harapan sejak tahun 2021. Masyarakat di wilayah ini memiliki keragaman etnis, terutama Minangkabau dan Jawa, yang turut memengaruhi dinamika sosial dan tingkat partisipasi dalam program. Keberagaman tersebut menjadikan Jorong Tanjung Harapan sebagai konteks penting untuk memahami bagaimana masyarakat menilai dan merespons program PAMSIMAS, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi sebagai kebutuhan dasar kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap Program PAMSIMAS serta mengidentifikasi faktor sosial–budaya yang memengaruhi keberhasilan dan hambatannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi lapangan. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teori Amri Marzali yang menekankan pentingnya persepsi budaya dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua bentuk persepsi utama masyarakat, yaitu persepsi positif dan negatif. Persepsi positif muncul karena program dianggap mempermudah akses air bersih, meningkatkan kesehatan, dan memperbaiki kualitas hidup. Sebaliknya, persepsi negatif muncul akibat ketidakmerataan distribusi air, kurangnya transparansi pengelolaan, dan minimnya pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan serta evaluasi program. Selain itu, tantangan utama ditemukan pada aspek koordinasi, kesadaran pemeliharaan, dan perbedaan pandangan tentang tanggung jawab bersama dalam keberlanjutan program. Penelitian ini bermanfaat dalam memberikan pemahaman empiris mengenai bagaimana faktor sosial dan budaya memengaruhi efektivitas pembangunan berbasis masyarakat. Kesimpulannya, keberhasilan program PAMSIMAS tidak hanya ditentukan oleh penyediaan sarana fisik, tetapi juga oleh partisipasi aktif, rasa memiliki, dan keterbukaan komunikasi antara pengelola dan masyarakat agar program dapat berjalan secara berkelanjutan

    PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM DAN KOMPOS Tithonia diversifolia TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO PADA MEDIA TANAH BEKAS TAMBANG EMAS

    No full text
    PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM DAN KOMPOS Tithonia diversifolia TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO PADA MEDIA TANAH BEKAS TAMBANG EMAS Abstrak Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan tanaman perkebunan penting di Indonesia. Tahap pembibitan menentukan kualitas tanaman, sedangkan media tanam berperan menunjang pertumbuhan. Tanah bekas tambang emas yang terbengkalai berpotensi dimanfaatkan sebagai media tanam. Tepung cangkang telur ayam broiler mengandung kalsium karbonat yang dapat meningkatkan pH tanah, sedangkan kompos Tithonia diversifolia berfungsi menambah unsur hara dan memperbaiki struktur serta aktivitas biologi tanah. Kedua bahan tersebut berpotensi memperbaiki tanah bekas tambang emas yang terdegradasi, miskin hara, dan tercemar Hg sehingga meningkatkan kesuburan dan pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Universitas Andalas Kampus Dharmasraya pada bulan Februari hingga Agustus 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah tepung cangkang telur ayam broiler (0, 100, 125, 150 g/5 kg tanah) dan faktor kedua adalah kompos T. diversifolia (0, 125, 200, 275 g/5 kg tanah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung cangkang telur ayam broiler berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit (69,51 cm), jumlah daun (24,83 helai), volume akar (19,50 ml), bobot kering akar (8,96 g), dan rasio tajuk akar (5,40 g). Pengaruh tunggal kompos T. diversifolia berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit (6776 cm), diameter batang (11,87 mm), volume akar (23,58 ml), bobot kering akar (8,03 g), dan rasio tajuk akar (4,70 g). Interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap luas daun (3.778,14 cm2) dan bobot kering tajuk (53,56 g). Dosis terbaik diperoleh pada kombinasi 125 g/5 kg tanah tepung cangkang telur ayam broiler dan 200 g/5 kg tanah kompos T. diversifolia. Kata kunci: Bahan Organik, Bibit, Kalsium Karbonat, Limbah   THE EFFECT OF CHICKEN EGG SHELL FLOUR AND Tithonia diversifolia COMPOST ON THE GROWTH OF COCOA SEEDLINGS ON FORMER GOLD TAILING SOIL Abstract Cocoa (Theobroma cacao L.) is an important plantation crop in Indonesia. The nursery stage determines plant quality, while the planting medium plays a role in supporting growth. Abandoned gold mining land has the potential to be used as a planting medium. Broiler chicken eggshell flour contains calcium carbonate which can increase soil pH, while Tithonia diversifolia compost functions to add nutrients and improve soil structure and biological activity. Both materials have the potential to improve degraded, nutrient-poor, and Hg-contaminated former gold mining soil, thereby increasing the fertility and growth of cocoa seedlings. This research was conducted at the Experimental Garden and Laboratory of Andalas University, Dharmasraya Campus from February to August 2025. This study used a factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 factors. The first factor was broiler chicken eggshell flour (0, 100, 125, 150 g/5 kg of soil) and the second factor was T. diversifolia compost (0, 125, 200, 275 g/5 kg of soil). The results showed that broiler chicken eggshell flour significantly affected seedling height (69.51 cm), number of leaves (24.83 pieces), root volume (19.50 ml), root dry weight (8.96 g), and root crown ratio (5.40 g). The single effect of T. diversifolia compost significantly affected seedling height (6776 cm), stem diameter (11.87 mm), root volume (23.58 ml), root dry weight (8.03 g), and root crown ratio (4.70 g). The interaction of both significantly affected leaf area (3,778.14 cm2) and shoot dry weight (53.56 g). The best dose was obtained in a combination of 125 g/5 kg of broiler chicken eggshell flour soil and 200 g/5 kg of soil T. diversifolia compost. Keywords: Organic Materials, Seedlings, Calcium Carbonate, Wast

    RANCANG BANGUN RECIRCULATION AQUACULTURE SYSTEM UNTUK BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DENGAN METODE SOLID LIFTING OVERFLOW

    No full text
    Budidaya ikan air tawar merupakan salah satu sektor perikanan yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah menjaga kualitas air kolam, khususnya dalam hal tingkat kekeruhan yang sering kali melebihi ambang batas optimal bagi kesehatan dan pertumbuhan ikan. Metode konvensional yang banyak diterapkan, seperti penggantian air secara berkala, terbukti kurang efisien karena boros air, membutuhkan tenaga yang besar, serta tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan solusi alternatif yang efektif, efisien, dan mudah diterapkan oleh pembudidaya skala kecil hingga menengah. Dalam penelitian ini dikembangkan prototipe Recirculation Aquaculture System (RAS) menggunakan metode Solid Lifting Overflow (SLO) yang berfungsi untuk mengangkat limbah padat dari dasar kolam tanpa mengurangi volume air. Sistem ini dirancang secara modular dan dilengkapi dengan filtrasi mekanis, biofiltrasi menggunakan media kaldness, serta pH buffer dengan karang jahe untuk menjaga stabilitas kualitas air. Selain itu, sistem dilengkapi sensor kekeruhan (NTU) dan pH yang terintegrasi dengan mikrokontroler Arduino, sehingga dapat memantau kualitas air secara real-time sekaligus mengendalikan pompa air secara otomatis sesuai dengan kondisi yang terdeteksi. Prototipe yang dibangun terdiri dari empat kolam budidaya dengan kapasitas total 320 liter, pompa sirkulasi berkapasitas ≥4000 liter/jam, serta sistem otomasi sederhana berbasis modul relay dan LCD display untuk menampilkan parameter kualitas air. Pengujian dilakukan selama enam jam pada dua kondisi operasi, yaitu bukaan katup penuh dan bukaan katup setengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menurunkan tingkat kekeruhan air dari 120 NTU menjadi 75–80 NTU serta menstabilkan pH dari 9,0 menuju kisaran ideal 7,0–7,5. Efektivitas tertinggi diperoleh pada konfigurasi bukaan katup penuh, yang memungkinkan laju sirkulasi lebih besar dan mempercepat proses filtrasi. Dengan demikian, penerapan sistem RAS berbasis metode SLO terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan air, mengurangi ketergantungan pada penggantian air konvensional, serta menekan kebutuhan intervensi manual dalam proses budidaya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan teknologi budidaya ikan air tawar yang hemat biaya, mudah direalisasikan, dan aplikatif di tingkat masyarakat, khususnya pada pembudidaya ikan nila skala kecil hingga menengah

    Penerapan Business Intelligence Berbasis Dashboard Untuk Forecasting Dan Asosiasi Data Stok Barang Instalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas Andalas

    No full text
    Instalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas Andalas memiliki peran penting dalam mengelola obat, alat kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP). Meskipun telah menggunakan aplikasi Transmedic untuk pencatatan barang masuk dan keluar, Instalasi Farmasi ini menghadapi tantangan dalam pengelolaan data stok barang karena proses analisis dan pengolahan masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel setelah data diekspor dari aplikasi. Proses ini menyebabkan keterlambatan dalam memperoleh informasi yang mendukung dalam pengambilan keputusan pengelolaan stok barang, serta berisiko menimbulkan kesalahan akibat keterbatasan Excel dalam mengolah data berukuran besar dan tidak mendukung otomatisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Business Intelligence berbasis dashboard. BI dipilih karena kemampuannya dalam mengelola data besar, menyajikan visualisasi interaktif, serta mendukung otomatisasi dalam pengolahan data secara berkala. Dengan memanfaatkan proses Extract, Transform, Load (ETL) dalam mengolah data, memanfaatkan Task Scheduler untuk memperbarui data secara berkala serta visualisasi interaktif melalui Microsoft Power BI. Hasil penelitian ini menghasilkan lima dashboard interaktif, yaitu: (1) Dashboard Stok Barang, (2) Dashboard Barang Farmasi, (3) Dashboard Jenis Barang untuk kategori barang, (4) Dashboard Forecasting, dan (5) Dashboard Asosiasi. Analisis forecasting menggunakan metode Triple Exponential Smoothing menunjukkan rata-rata hasil peramalan Paracetamol 500 MG berada pada kisaran 15.000–22.000 unit per bulan, dengan nilai evaluasi model MAPE sebesar 8,05% dan MAE sebesar 1.326,028, yang menandakan tingkat akurasi tinggi. Analisis asosiasi menggunakan algoritma Apriori menghasilkan kombinasi obat dengan hubungan terkuat yaitu Bisoprolol 5 MG + Clopidogrel TAB dengan nilai lift sebesar 5,38 dan support tertinggi sebesar 0,051 pada pasangan Clopidogrel TAB + Kandesartan 16 MG. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa seluruh kombinasi obat memiliki nilai p-value < 0,05, yang menandakan adanya hubungan signifikan secara statistik

    Analysis of Biogas Energy Potential from Municipal Solid Waste in Padang City through Anaerobic Digestion

    No full text
    This study aimed to determine the potential energy content of municipal solid waste (MSW) in Padang City through anaerobic digestion (AD), a sustainable waste-to-energy technology. The increasing volume of municipal solid waste (MSW) in Padang City has created both environmental and energy challenges, emphasizing the need for sustainable waste-to-energy (WtE) solutions. A descriptive quantitative approach was employed by combining primary and secondary data. The research involved community surveys, laboratory analyses (proximate and ultimate), theoretical biogas and energy yield calculations, and the formulation of a preliminary implementation plan for the Limau Manis area. Survey results from 100 respondents showed that organic waste dominates local waste generation (38% organic and 43% mixed organic–plastic). While public support for WtE is high (99%), the lack of waste segregation (54% never segregate) and limited awareness of AD (68% unaware) remain major challenges. Theoretical calculations demonstrated that rubber waste produced the highest methane potential (4.23 mol CH₄/mol sample), followed by wood (2.23 mol CH₄/mol), paper (1.28 mol CH₄/mol), and food waste (0.09 mol CH₄/mol). When converted into electrical energy, Padang City’s MSW has a projected potential of approximately 376.8 kWh/day by 2034, which could meet the electricity needs of about 113 households. These results strongly indicate that community-scale anaerobic digestion, supported by source segregation and public education, can serve as an effective strategy for renewable energy generation and sustainable waste management in Padang City

    58,132

    full texts

    74,254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eSkripsi Universitas Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇