Andalas University

eSkripsi Universitas Andalas
Not a member yet
    74254 research outputs found

    The Analysis of Translation Techniques for English Adverbials in the Indonesian Version of Ernest Hemingway's Ten Indians

    Get PDF
    This research discusses the type of English adverbials found in the Ten Indian story and the translation techniques used in translating them into Indonesian. This research aimed to analyze every English adverbial found in the Ten Indians story based on Burton-Roberts (2011), which then followed by analyzing the translation techniques used in translating them into Indonesia following the theory of translation from Molina & Albir (2002) and Mona Baker (1992). The data was retrieved from the original story Ten Indians by Ernest Hemingway and its translated version Sepuluh Indian by Maggie Tiojakin. The data were analyzed using qualitative research methods which were then presented descriptively. The results of this study show that there were 47 adverbials, which consist of only 1 out of the 2 types of English adverbials, which is adjunct adverbials with 47 appearances, left the sentence adverbials with zero appearance. This may be due to avoid the use of adverbial excessively to invite the readers to lean in the story and become more engaged. The translation techniques were used 51 times in translating the English adverbials, where most of the adverbials used one technique, but some also used more than one technique. The techniques used were adaptation (2), amplification (14), borrowing (1), calque (2), established equivalent (2), literal translation (6), modulation (7), particularization (3), reduction (3), transposition (8) and the additional technique, omission (3). The amplification technique came out as the dominating type with 14 out of 51 appearances, while borrowing as the least used type with only 1 appearance. This may due to the lack of details in the original story that might cause confusion for the reader, so that Tiojakin used amplification technique more than the other technique in order to complete the details and information of the story

    Pengembangan Fitur Paket Wisata dari Prototype Geographic Information System Desa Wisata Apar di Pariaman Berbasis Web dan Mobile

    Get PDF
    Kegiatan pariwisata umumnya melibatkan berbagai aspek yang kompleks, sehingga banyak desa wisata, termasuk Desa Wisata Apar di Pariaman, telah merancang paket wisata yang menarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Desa ini menawarkan keindahan alam, budaya, dan kearifan lokal, seperti pantai yang bersih dan indah, trekking mangrove, konservasi penyu, serta atraksi unik di Sekolah Tinggi Ilmu Baruak (STIB). Sebelumnya, aplikasi Geographic Information System (GIS) Desa Wisata Apar telah dikembangkan, namun masih memiliki beberapa kekurangan, seperti belum adanya fitur pemesanan paket wisata secara online. Serta pembayaran paket wisata yang masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk menyempurnakan aplikasi ini. Metode pengembangan menggunakan model waterfall, dengan pemrograman PHP menggunakan framework CodeIgniter, tampilan antarmuka dikembangkan menggunakan Bootstrap, bahasa pemrograman Basic4Android untuk mobile, basis data MySQL, pengujian dan pengembangan menggunakan XAMPP sebagai server lokal, digunakan InfinityFree untuk layanan hostingnya. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan API OpenWeatherMap untuk melihat prediksi cuaca, API WorldTides.info untuk melihat kondisi pasang surut pantai Apar, serta sistem pembayaran Midtrans untuk pembayaran transaksi. Selain itu, Google Maps digunakan untuk menampilkan peta spasial yang interaktif. Pengembangan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas informasi dan kemudahan dalam pemesanan wisata di Desa Wisata Apar

    Penertiban Pertanian pada Kawasan Hutan dalam Menanggulangi Kerusakan Hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat (Desa Giri Mulyo Provinsi Jambi)

    Get PDF
    Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) merupakan kawasan konservasi yang terletak di Provinsi Jambi dan memiliki peranan penting dalam menjaga kelestarian ekosistem serta keanekaragaman hayati di Indonesia. Penertiban pertanian ilegal pada kawasan hutan menjadi salah satu langkah penting yang dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, dengan tujuan menanggulangi kerusakan hutan yang lebih luas. Dalam hal ini, regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Menteri LHK No. 14 Tahun 2023, memberikan dasar hukum bagi pengelolaan dan pengendalian kegiatan pertanian di kawasan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penertiban pertanian pada kawasan hutan dalam mencegah kerusakan hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat, khususnya di Desa Giri Mulyo, Provinsi Jambi. Permasalahan yang penulis kaji adalah; pertama; Bagaimana penertiban pertanian pada kawasan hutan dalam menanggulangi kerusakan hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat (Desa Giri Mulyo Provinsi Jambi). Kedua; Bagaimana tindak lanjut dari penertiban pertanian pada kawasan hutan dalam mencegah kerusakan hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat (Desa Giri Mulyo Provinsi Jambi). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk menggali fakta-fakta empiris mengenai penerapan hukum di lapangan. Wawancara pada penelitian ini dilakukan terhadap Narasumber dan Informan yaitu Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah I Kerinci dan Pendamping masyarakat Desa Giri Mulyo Data sekunder dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Seluruh data yang didapat dari penelitian lapangan maupun kepustakaan, dianalisa secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penertiban pertanian pada kawasan hutan di Desa Giri Mulyo dilakukan berdasarkan regulasi yang berlaku, yaitu UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan Permen LHK No. 14 Tahun 2023. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun penertiban Pertanian pada kawasan hutan di TNKS telah dilakukan, masih terdapat berbagai tantangan yang perlu diatasi, seperti penguatan penegakan hukum, pengawasan yang lebih ketat, dan keterlibatan aktif masyarakat dalam konservasi. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis pada kemitraan, diharapkan kerusakan hutan dapat dikendalikan, dan keberlanjutan ekosistem di Taman Nasional Kerinci Seblat dapat terjaga dengan baik

    PERSONAL BRANDING RAFIKA SARI SEBAGAI ENTREPRENEUR MELALUI INSTAGRAM DALAM MENCIPTAKAN CUSTOMER ENGAGEMENT

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji bagaimana Rafika Sari, seorang pengusaha busana, membangun personal branding melalui kanal media sosial Instagram untuk menciptakan customer engagement. Personal branding merupakan upaya dalam membentuk persepsi publik terhadap diri seseorang agar lebih dikenal. Instagram dipilih sebagai media utama karena kemampuan platform ini dalam menyajikan konten visual yang menarik dan mudah diakses oleh audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme, yang bertujuan untuk memahami proses personal branding yang dilakukan oleh Rafika Sari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rafika Sari berhasil menciptakan citra sebagai pengusaha busana yang autentik dan konsisten melalui konten visual yang menarik, interaksi dengan pengikut, serta penggunaan takarir yang khas. Personal branding yang konsisten telah membantu membangun keterikatan emosional dengan pengikut, yang berdampak pada peningkatan loyalitas dan customer engagement. Temuan ini menunjukkan bahwa personal branding yang baik dapat meningkatkan hubungan antara brand dan audiens serta memberikan dampak positif bagi pengembangan bisnis. Kata Kunci: personal branding, Instagram, Customer Engagement, Pengusaha busana, Media Sosial

    Pengaruh Pengungkapan Green Accounting Dan Kinerja Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Dan Basic Material Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2019-2023).

    Get PDF
    Studi ini dilakukan untuk menilai, menganalisis, serta membuktikan secara empiris terkait studi pengaruh pengungkapan green accounting dengan kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor pertambangan dan basic material yang terdaftar di BEI tahun 2019-2023 dengan populasi sebanyak 207 perusahaan. Sampling pada studi ini dipilih dengan penggunaan teknik purposive sampling sesuai kriteria sehingga menghasilkan sampling sejumlah 14 perusahaan. Studi ini menggunakan aplikasi SPSS versi 23 untuk melakukan pengujian terhadap data sampel dari tiap variabel. Studi ini bersifat kausalitas dengan penggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan tahunan dan laporan berkelanjutan perusahaan yang didapat dari situs resmi BEI www.idx.co.id dan situs resmi entitas yang diperoleh dari website masing-masing perusahaan. Berdasarkan studi yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa pengungkapan green accounting dan kinerja lingkungan tidak berpengaruh pada kinerja keuangan pada perusahaan. Kata Kunci : green accounting, kinerja lingkungan, kinerja keuanga

    Pembangunan Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Toko Penyewaan Tenda Camping Terbaik di Kota Padang Menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory (Studi Kasus ‘Ukm Mapala Unand’)

    Get PDF
    Organisasi kampus memiliki peran krusial dalam mendukung pengembangan diri mahasiswa melalui berbagai kegiatan non-akademis. Di Universitas Andalas (UNAND), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) merupakan salah satu wadah yang menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan kepecintaalaman mereka melalui kegiatan seperti pendakian, camping, dan aktivitas sosial masyarakat. Kegiatan tersebut membutuhkan perlengkapan seperti tenda dan alat-alat camping lainnya. Namun, dalam pemilihan toko penyewaan tenda camping, UKM MAPALA UNAND sering menghadapi tantangan terkait subjektivitas dan efisiensi. Proses pengambilan keputusan yang melibatkan musyawarah antara anggota UKM sering kali memakan waktu dan kurang terstruktur, sehingga mengakibatkan tarik ulur pendapat dan kurang optimalnya pemilihan alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan yang dapat membantu UKM MAPALA UNAND dalam merekomendasikan toko penyewaan tenda camping terbaik di Kota Padang dengan menggunakan metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT). Metode MAUT dipilih karena kemampuannya untuk mengevaluasi alternatif berdasarkan berbagai kriteria dengan bobot yang berbeda-beda, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih objektif dan terukur. Metode ini dapat memproses data dari berbagai atribut, seperti kelengkapan tenda, jumlah tenda, harga, jarak, metode pembayaran, ulasan pelanggan, dan waktu operasional, serta mempertimbangkan preferensi pengguna dengan cara yang sistematis. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan ketua dan pengurus UKM MAPALA, observasi proses pemilihan, dan studi literatur terkait. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode Waterfall, dimulai dari analisis kebutuhan hingga implementasi. Dengan mengimplementasikan metode MAUT dalam pembangunan sistem pendukung keputusan, proses pemilihan dapat dilakukan secara lebih sistematis dan efisien. Penelitian ini sangat membantu memudahkan UKM MAPALA UNAND dalam memilih toko penyewaan tenda camping secara objektif, serta meningkatkan efektivitas dan akurasi dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan model aplikasi SPK

    Desain dan Implementasi Dashboard Berbasis Web Untuk Administratif Laporan Keuangan dan Manajemen Stok di Toko Frida Plastik

    Get PDF
    Di era digital, pengelolaan informasi yang efektif dan efisien menjadi kunci keberhasilan industri. Sistem informasi berperan penting dalam mengoptimalkan proses operasional, terutama di industri pergudangan plastik dengan tingkat konsumsi yang tinggi, kompleksitas, dan mobilitas produk yang tinggi. Toko Frida Plastik merupakan salah satu yang bergerak di bidang pergudangan plastik yang berlokasi di Jalan Raya By Pass Km 7, Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Toko Gudang Plastik Frida dengan sistem yang berjalan secara manual dihadapi tantangan dan kesulitan dalam kegiatan operasional harian seperti boros terhadap waktu, terikat dengan tempat, serta terjadinya kesalahan dalam pencatatan maupun perhitungan (human error). Salah satu permasalahan utama adalah kesulitan dalam pembuatan laporan keuangan akibat keharusan toko ini menjadi Persekutuan Komanditer (CV), karena proses rekap dan perhitungan dilakukan secara manual. Selain itu, monitoring stok barang secara real-time sulit dilakukan, sehingga pengambilan keputusan restock hanya didasarkan pada intuisi, tanpa data yang akurat. Implementasi sistem usulan perbaikan berbasis web mampu mengatasi permasalahan yang terjadi pada Toko Frida Plastik. Sistem ini dirancang untuk merapikan kegiatan administrasi dengan mengotomatisasi proses operasional seperti pencatatan dan perekapan harian, yang sebelumnya dilakukan secara manual menggunakan nota kertas. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode prototyping, yang memungkinkan keterlibatan langsung dari pengguna dalam setiap iterasi pengembangan sistem melalui evaluasi terhadap prototype yang dibangun. Melalui pendekatan ini, kebutuhan pengguna dapat disesuaikan secara lebih akurat berdasarkan umpan balik nyata, sehingga sistem yang dikembangkan lebih relevan dan tepat guna. Efisiensi yang dicapai meningkat sebesar 40,78% dalam pencatatan transaksi dan hingga 90% untuk perekapan harian, sehingga tidak hanya mengurangi waktu operasional tetapi juga memungkinkan karyawan untuk fokus pada tugas strategis lainnya, menggantikan metode aktual yang menggabungkan perekapan harian dengan transaksi penjualan. Selain itu, implementasi sistem ini mampu menyediakan data stok barang secara real-time melalui pencatatan transaksi yang terotomatisasi, di mana stok barang akan berkurang secara otomatis saat penjualan terjadi dan bertambah saat pembelian dari supplier dilakukan. Fitur tambahan seperti pemantauan kondisi persediaan barang dan notifikasi stok menipis semakin mendukung akurasi data serta efektivitas pengelolaan inventaris, sehingga operasional menjadi lebih terkontrol

    Dinamika Pengelolaan Wisata Alam Banto Royo (Pariwisata Banto Royo, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam

    Get PDF
    Sari Megawati. NIM 1910822021. Departemen Antropologi Sosial. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Andalas. 2024. Skripsi S1, skripsi ini berjudul : “Pengelolaa Wisata Alam Berbasis Masyarakat (Studi Kasus : Pariwisata Banto Royo, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam)”. Pembimbing I Dr.Yevita Nurti, M.Si dan Pembimbing II Sidarta Pujiraharjo, S.Sos., M.Hum. Pengelolaan wisata alam berbasis masyarakat lebih menekankan kepada usaha konservasi lingkungan melalui kolaborasi yang erat dengan masyarakat lokal sebagai pemangku kepentingan utama. Objek wisata alam Banto Royo yang berbasis rawa dengan keindahan pemandangan bukit sempat viral bagi wisatawan lokal maupun mancanegara pada tahun 2018. Jumlah kunjungan wisataean yang pada awalnya mencapai lebih dari 100.000 pengunjung pertahunnya menurun drastic menjadi 10.000 lebih pada tahun terakhir. Penurunan jumlah kunjungan wisatawan secara drastis pada tiga tahun belakang menjadi alasan penelitian ini dilakukan. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai pengelolaannya serta apa saja faktor penghambat pengembangan objek wisata Banto Royo. Karna sejatinya pengelolaan wisata yang kurang efektif mengakibatkan terjadinya factor penghambat pengembangan objek wisata Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Agam tepatnya di Jorong Kaluang yang berada di Kecamatan Tilatang Kamang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam serta studi dokumentasi. Data yang akan dicari nantinya yaitu bagaimana proses pengelolaan dari awal dibukanya objek wisata hingga sekarang serta menganalisis apa saja yang menjadi faktor penghambat pengembangan pariwisata. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa perbandingan pengelolaan dari objek wisata yang sebelumnya sangat diminati pengunjung sampai kepada objek wisata yang menjadi sepi pengunjung yang dilihat dari perencanaan, pengarahan, pengorganisasian, pengontrolan serta upaya pelestarian lingkungan pada objek wisata. Sehingga dengan fakta yang terjadi di lapangan akan terlihat apa saja faktor penghambat pariwisata mulai dari pengetahuan dan kesadaran masyarakat lokal dalam pengembangannya, promosi yang dilakukan, konflik apa saja yang terjadi hingga keadaan lingkungan wisata alam objek wisata sekarang

    STUDI NUMERIK PENGARUH KONFIGURASI LETAK PENGAKU DAN PENEBALAN SAYAP TERHADAP PERILAKU LINK PANJANG AKIBAT PEMBEBANAN STATIK MONOTONIK

    Get PDF
    Indonesia berada di wilayah Ring of Fire dengan aktivitas gempa tinggi, sehingga perancangan struktur tahan gempa sangat penting. Sistem Eccentrically Braced Frame (EBF) menggabungkan daktilitas tinggi dari Moment Resisting Frame (MRF) dan kekakuan elastis dari Concentrically Braced Frame (CBF). Elemen link pada EBF berperan sebagai komponen utama disipasi energi gempa, dengan link pendek unggul dalam disipasi energi, sementara link panjang sering digunakan karena alasan arsitektural. Penelitian ini menganalisis optimalisasi link panjang dengan menambahkan pengaku di lokasi strategis dan penebalan sayap untuk kemudian dilihat pengaruhnya terhadap nilai kekakuan elastis, nilai beban pada rotasi link 8%, dan nilai daktilitas. Simulasi dilakukan menggunakan aplikasi MSC Patran dan Nastran dengan pembebanan statik monotonik. Dari hasil analisis didapatkan bahwa letak pengaku dengan variasi jarak 112,5 mm, 225 mm, dan 320 mm berpengaruh terhadap nilai kekakuan dengan besar perubahan 4,88%-18,60%, terhadap beban pada rotasi link 8% dengan besar perubahan 1,01%-16,19%, dan terhadap daktilitas dengan besar perubahan 2,08%-3,83%. Penebalan sayap bagian ujung dengan variasi ketebalan 13 mm, 14 mm, dan 15 mm berpengaruh terhadap nilai kekakuan dengan besar perubahan 1,20%-4-20%, terhadap beban pada rotasi link 8% dengan besar perubahan 0,07%-5,31%, dan terhadap daktilitas dengan besar perubahan 0,12%-1,94%

    PELAYANAN PUBLIK TERHADAP PENERBITAN SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU DI KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR

    Get PDF
    Negara Republik Indonesia didirikan dengan tujuan memajukan kesejahteraan bangsa, sebagaimana diatur dalam Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesi Tahun 1945 yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat, bukan kemakmuran individu. Pelayanan publik bertujuan memberikan layanan yang baik sebagai bentuk kewajiban aparatur pemerintah kepada masyarakat. Dalam hal ini berkaitan dengan pengurusan Surat Keterangan Tidak Mampu, peran pelayanan publik sangat penting karena layanan ini disediakan oleh pemerintah. Namun, masih ada kecenderungan masyarakat dianggap sebagai pihak yang "melayani" bukan yang dilayani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelayanan publik dalam Penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu. Rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana pelaksanaan Pelayanan Publik dalam penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu tersebut? (2) Bagaimana kendala dalam pelaksanaan Pelayanan Publik terhadap penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu?. Metode yang digunakan dalam skripsi ini yaitu yuridis empiris. Sumber data yang digunakan ialah Penelitian Lapangan (field research) dan Penelitian Kepustakaan (library research) serta data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder dan pengumpulan data menggunakan wawancara serta studi dokumen. Hasil penelitian diperoleh bahwa Pelayanan Publik terhadap penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu di Kecamatan Lima Kaum belum memenuhi asas-asas Pelayanan Publik sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Belum memenuhi standar Pelayanan Publik, seperti dalam hal kepastian hukum, keprofesionalan, persamaan perlakuan atau tidak diskriminatif, fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan. Adapun saran yang dapat Penulis kemukakan yaitu diterbitkannya Peraturan Daerah “PERDA” mengenai Surat Keterangan Tidak Mampu hal pengurusan Surat Keterangan Tidak Mampu. Selain itu, para pihak penyelenggara juga harus memperhatikan kelengkapan sarana dan prasarana, serta sesuai dengan asas-asas yang ada di dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 mengenai Pelayanan Publi

    58,132

    full texts

    74,254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eSkripsi Universitas Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇