74254 research outputs found
Sort by
Karakteristik DNA Barcoding Binturong (Arctictis binturong Raffles, 1821) Berdasarkan Gen COI
Binturong (Arctictis binturong) merupakan salah satu satwa yang dilindungi oleh pemerintah dan terancam punah akibat degradasi habitat, perburuan ilegal, serta perdagangan sebagai hewan peliharaan. Saat ini, data genetik, khususnya DNA barcoding untuk Arctictis binturong, masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi karakteristik DNA barcoding Arctictis binturong berdasarkan gen cytochrome oxidase subunit I (COI). Sampel rambut dan feses Arctictis binturong dikoleksi dari Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, sawahlunto, dan hasil pelepasliaran di Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB) berjumlah lima individu. Berdasarkan fragmen gen COI dengan panjang 537 bp yang dianalisis dan 32 sekuen pembanding, diketahui memiliki tiga variasi basa nukleotida pada urutan 264, 384, dan 423. Jarak genetik antar sekuen Arctictis binturong intraspesies memiliki nilai 0,00-1,91% dan interspesies dengan nilai 10,42-22,55%. Selain itu, terdapat tiga basa spesifik, yang menandakan identitas spesies Arctictis binturong
ANALISIS PENERAPAN DYNAMIC GOVERNANCE DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN KOTA PASCA TAMBANG DI KOTA SAWAHLUNTO
Sawahlunto merupakan kota yang berkembang dari pertambangan batu bara sejak zaman kolonialisme Belanda. Sejak zaman kolonialisme Belanda sampai saat ini kota Sawahlunto terus bertransformasi. Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2001 tentang Visi dan Misi Kota Sawahlunto menjadi awal dari transformasi kebijakan. Penelitian berfokus kepada transformasi kebijakan dengan menggunakan konsep dynamic governance. Dynamic governance bertujuan untuk mengembangkan kemampuan beradaptasi dan pengambilan keputusan. Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat sisi transformasi kebijakan sebagai bagian dari penerapan dynamic governance di Kota Sawahlunto. Fokus mengenai transformasi kebijakan merupakan kebaruan dalam penelitian ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil temuan dari penelitian ini bahwa penerapan dynamic governance telah diterapkan di Kota Sawahlunto. Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2001 menjadi awal dari transformasi kebijakan di Kota Sawahlunto. Sawahlunto sebagai kota wisata tambang yang berbudaya pada tahun 2020 menjadi kunci dari eksekusi kebijakan. Arah pembangunan berkelanjutan Kota Sawahlunto yaitu sustainable mining tourism. Menerapkan elemen dalam dynamic governance yaitu thinking ahead, thinking again, dan thinking across sebagai panduan. Pada sisi thinking ahead merujuk kepada eksekusi dan implementasi kebijakan dari Visi Kota Sawahlunto sebagai kota wisata tambang yang berbudaya. Thinking again merujuk kepada inovasi dan strategi dalam mengembangkan destinasi wisata kota. Thinking across merujuk kepada proses belajar yang dilakukan untuk mewujudkan kota wisata tambang yang berbudaya. Selain menggunakan elemen dalam dynamic governance, keberadaan sumber daya manusia juga menjadi kunci. Kondisi itu juga didukung dengan tantangan dan peluang yang dimiliki oleh Kota Sawahlunto. Pada akhirnya Sawahlunto sudah bertransformasi menjadi kota berbasis pariwisata berkelanjutan. Akan tetapi, wujud drai transformasi kebijakan di Kota Sawahlunto bukan sepenuhnya merangkul konsep dynamic governance. Diperlukan aspek komparasi seperti dynamic multilevel governance yang lebih menakankan pada transformasi berkelanjutan. Kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa terjadinya transformasi kebijakan merupakan dampak dari penerapan secara umum dynamic governance. Transformasi merupakan proses keberlanjutan dan eksekusi dari kebijakan adaptif di Kota Sawahlunto. Selain itu konsep dynamic governance juga membutuhkan komparasi dan disesuaikan dengan lokasi penelitian. Berdasarkan penelitian ini adaptasi dari konsep dynamic governance memungkin menjadi konsep local dynamic governance
Monetary Policy Spillovers Between The US and Indonesian Central Bank
This study analyzes the short-term and long-term dynamics between key
macroeconomic variables, focusing on the Federal Reserve’s policy rate and its impact on financial markets. Using a Vector Error Correction Model (VECM), this research examines the relationships between the Federal Funds Rate (FEDFUNDS), U.S. Treasury yields, exchange rates, inflation, and foreign direct investment. Data from the Federal Reserve, Bank Indonesia, and the World Bank are utilized to assess these interactions. The findings indicate that the Federal Funds Rate significantly influences U.S. Treasury yields and exchange rate fluctuations. Granger causality tests show that the 10-year Treasury yield (T10Y2YM) impacts the Federal Funds Rate, suggesting a feedback loop in monetary policy. Additionally, the U.S. Dollar Index (LOG_DXY) and exchange rate (LOG_USDIDR) are crucial in determining inflation (INF_IND) and foreign direct investment (FDI_IND). The study also highlights that Indonesia’s benchmark interest rate (BI7DayRR) responds to U.S. monetary policy shifts, demonstrating global financial interdependence. The results emphasize the need for policymakers to consider international financial linkages in economic decision-making. This research contributes to a deeper understanding of monetary policy transmission
and its implications for economic stability.
Keywords: Monetary Policy, Interest Rates, Exchange Rates, Inflation, Federal
Reserve, Financial Markets
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR (Studi Kasus Peternakan Anugerah Farm di Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek teknis, pendapatan, dan profitabilitas berdasarkan (Gros Profit Margin, Net Profit Margin, Return On Investmen, Return On Equity, dan Return On Asset). Penelitian ini dilaksanakan di peternakan Anugerah Farm di Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara terstuktur dengan pemilik peternakan dan beberapa key informan lainnya. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Juli – 31 Agustus 2024. Data dianalisa secara deskriftif menggunakan Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha peternakan Anugerah Farm mendapatkan keuntungan, berdasarkan biaya produksi Rp. 26.504.695.004, penerimaan Rp. 28.287.576.980, sehingga memperoleh pendapatan sebesar Rp. 1.782.881.976 dalam satu tahun produksi. Gros Profit Margin (GPM) sebesar 6,30 %, Net Profit Margin (NPM) sebesar 6,16%, Return On Invesment (ROI) sebesar 9,93 %, Return On Asset (ROA) sebesar 9,27 % dan Return On Equity (ROE) sebesar 9,69 %. Hasil rasio profitabilitas menunjukkan bahwa usaha peternakan cukup menguntungkan karena berada di atas standar
Manajemen Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman Dalam Pelaksanaan Program Kampung Perikanan Budidaya
Program Kampung Perikanan Budidaya diinisiasi langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Peraturan Menteri Nomor 47 tahun 2021. Kabupaten Pasaman merupakan salah satu daerah yang ditetapkan sebagai pelaksana Program Kampung Perikanan Budidaya. sehingga diperlukan adanya proses manajemen yang baik dan sesuai. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana Manajemen Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman dalam Pelaksanaan Program Kampung Perikanan Budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Manajemen Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman dalam Pelaksanaan Program Kampung Perikanan Budidaya .
Penelitian ini menggunakan teori Proses Manajemen oleh William H. Newman, yakni ; Planning, Organizing, Assembling Resource, Staffing, dan Controlling. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa Manajemen Dinas Perikanan dan Pangan dalam Pelaksanaan Program Kampung Perikanan Budidaya secara teknis terlaksana cukup baik, namun belum optimal. Adanya temuan pada perencanaan terkait kebijakan/peraturan program tidak di pedomani secara jelas, pada pengumpulan sumber terdapat pengadaan prasarana yang belum beroperasi secara maskimal dan (market) pemasaran yang belum berkembang dan cenderung tersendat, serta pengawasan tidak langsung yang belum dilakukan tindakan perbaikan secara administrasi oleh Dinas Perikanan dan Pangan sebagai pelaksana Program Kampung Perikanan Budidaya. Adapun variabel pengorganisasian dan variabel pengendalian yang telah terlaksana secara baik dan jelas
Karakteristik : Pati, Protein, dan Minyak Biji Durian (Durio zhybethinus Murr.)
Durian merupakan buah musiman yang cukup populer di Indonesia. Durian menghasilkan limbah seperti biji yang belum termanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dari tepung, pati, protein, dan minyak biji durian. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap ekstraksi dan karakterisasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan komposisi proksimat biji durian yang dihasilkan adalah kadar air (8,33%), kadar abu (3,17%), protein (5,70%), lemak (1,00%), karbohidrat (81,80%), dan serat pangan (14,68%). Karakteristik tepung biji durian dengan rendemen 28,60%, kadar air (9,33%), kadar abu (2,67%), kadar protein (4,91%), nilai °Hue (101,03), derajat putih (87,59%) dan residu sulfit (58,05 ppm) memenuhi syarat peraturan kemenkes RI (500 ppm). Karakteristik pati dengan nilai rendemen 9,42%, bentuk granula bulat dan tak beraturan pada perbesaran 500x dan 5000x, kadar amilosa (18,17%), kadar amilopektin (81,83%), daya serap air (2,11 ml/g), daya serap minyak (2,91 ml/g), profil gelatinisasi pati biji durian digolongkan tipe A dengan viskositas puncak 3018 cP, uji sifat termal pati dengan suhu awal gelatinisasi (65,17℃), dan suhu awal degradasi (297,55℃), nilai °Hue (267,40), dan derajat putih (89,85%). Karakteristik konsentrat protein dengan rendemen 0,03%, protein (72,30%), dan mengandung 6 senyawa asam amino yaitu tirosin (2,27%), valine (2,12%), isoleusin/leusin (52,86%), fenilalanin (32,98%), threonin (6,07%), dan triptofan (3,70%). Karakteristik minyak dengan rendemen 0,08% yang mengandung senyawa asam lemak tak jenuh yaitu metil oleat (57,75%), dan senyawa asam lemak jenuh yaitu metil palmitat (30,69%), metil pentadekenoat (2,82%), metil 18-metilikosanat (1,73%), dan metil pentadekanoat (0,34%)
PENGARUH KESADARAN MEREK DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AYAM D’BESTO DI KOTA PADANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran merek dan
kepercayaan terhadap keputusan pembelian ayam D’Besto di Kota Padang. Penelitian
ini dilaksanakan pada tanggal 9 November – 30 November 2024 dengan responden
sebanyak 100 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
survei. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Non
Probability Sampling. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan
Structural Equation Model (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan analisis koefisien determinasi
diperoleh R-Square sebesar 0,49 dan 0,51. Artinya bahwa variabel kesadaran merek
mempengaruhi keputusan pembelian sebesar 49% dan kepercayaan sebesar 51%. Hasil
penelitian ini menunjukkan faktor kepercayaan memiliki pengaruh terhadap keputusan
pembelian, akan tetapi kesadaran merek tidak mempengaruhi keputusan pembelian
secara langsung dengan hasil p – Values 0,418 besar dari 0,50, kepercayaan memiliki
pengaruh terhadap keputusan pembelian
Pengaruh Technostress, Keterlibatan Kerja, dan Work-Life Balance terhadap Kesejahteraan Guru di SMAN 2 Painan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh technostress, keterlibatan kerja, dan work-life balance terhadap kesejahteraan guru di SMAN 2 painan. Sampel penelitian ini bejumlah 71 responden yang diambil menggunakan teknik non probality sampling dan metode yang digunakan yaitu sampel jenuh dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online kepada responden, skala pengukuran responden diukur mengunakan skala likert 1-5. Pengolahan data penelitian dilakukan menggunakan software SmartPLS 4.1.0.9 dengan menggunakan Partial Least Square-SEM (PLS-SEM) sebagai metode analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technostress tidak mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan guru, keterlibatan kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan guru, dan work-life balance tidak mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan guru
Studi Fenomenologi: Pengalaman Ibu Hamil Resiko Tinggi Selama Mendapatkan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Padang
Angka kematian ibu (AKI) masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama pada kehamilan risiko tinggi yang menyumbang proporsi besar penyebab kematian ibu. Antenatal Care (ANC) memiliki peran penting dalam mendeteksi dan menangani komplikasi secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam pengalaman ibu hamil risiko tinggi selama mendapatkan pelayanan ANC di Puskesmas Belimbing Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan melibatkan 5 partisipan yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dari bulan Oktober 2024 hingga Maret 2025. Hasil analisis data menghasilkan enam tema, yaitu: kepatuhan ibu terhadap pemeriksaan kehamilan, pandangan terhadap pelayanan kesehatan, peran tenaga kesehatan, respon emosional selama pemeriksaan, tantangan fisik dan akses layanan, serta harapan ibu terhadap ANC. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas layanan ANC yang tidak hanya berfokus pada teknis pemeriksaan, tetapi juga pada pendekatan komunikasi, edukasi, serta dukungan emosional untuk mendukung kesejahteraan ibu hamil risiko tinggi.
Kata kunci: Kehamilan Resiko Tinggi, Antenatal Care, Pengalaman Ibu Hami