Andalas University

eSkripsi Universitas Andalas
Not a member yet
    74254 research outputs found

    Perbandingan Sari Jahe Merah (Zingiber officinale) dan Sari Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap Karakteristik Permen Jelly

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan sari jahe merah (Zingiber officinale) dan sari buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap karakteristik fisikokimia dan sensoris permen jelly. Eksperimen dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas perbandingan ekstrak sebagai berikut: 100:0 (A), 70:30 (B), 65:35 (C), 60:40 (D), dan 55:45 (E). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kekerasan, warna, pH, gula pereduksi, sukrosa, aktivitas antioksidan, total polifenol, kandungan betasianin, serta atribut sensoris rasa, aroma, dan tekstur. Namun, tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap atribut sensoris warna. Formulasi yang paling disukai adalah perlakuan E (55% ekstrak buah naga merah : 45% ekstrak jahe merah) dengan skor sensoris sebesar 4,24 (suka) untuk aroma, 4,24 (suka) untuk warna, 3,72 (suka) untuk rasa, dan 4,64 (suka) untuk tekstur. Karakteristik fisikokimia dari formulasi tersebut meliputi kadar air 19,34%, kadar abu 0,21%, kekerasan 49,08 N/cm², nilai 53,21°Hue, pH 4,95, aktivitas antioksidan 35,43%, nilai IC₅₀ sebesar 213,80 ppm, kandungan betasianin 7,46 mg/100 g, sukrosa 42,53%, gula pereduksi 33,08%, dan total polifenol sebesar 11,98 mg GAE/g

    Kaji Numerik Perbandingan Kinerja Tiga Jenis Peredam Metalik sebagai Peredam dan Penyerap Energi pada Struktur Rangka akibat Beban Dinamik

    Get PDF
    Struktur bangunan dan mesin sering mengalami beban dinamik dari sumber seperti gempa, angin, atau getaran mesin yang dapat memicu kelelahan material dan kegagalan struktur. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, digunakan peredam energi, salah satunya peredam metalik, yang bekerja dengan menyerap energi getaran melalui deformasi plastis logam sehingga meningkatkan stabilitas dan daya tahan struktur. Pada tugas akhir ini mengkaji tiga jenis peredam getaran yang diterapkan pada sistem bracing, yaitu C-Shaped Metallic Damper (CSMD), Steel Ring Damper (SRD), dan Saw Type Seismic Energy Dissipater (STSED). Analisis statik dilakukan dengan metode elemen hingga untuk menentukan kekakuan, energi disipasi, serta redaman dari masing-masing peredam, sedangkan analisis dinamik bertujuan mengevaluasi respons struktur terhadap variasi kekakuan dan redaman. Hasil analisis statik menunjukkan bahwa STSED memberikan kinerja paling unggul dibandingkan dua jenis peredam lainnya. Hal ini terlihat dari nilai kekakuan sebesar 124125.28 N/mm, energi disipasi sebesar 3486022.79 Nmm, serta redaman sebesar 14135.484 Ns/mm, yang lebih tinggi dibandingkan CSMD dan SRD. Analisis dinamik memperkuat hasil tersebut dengan menunjukkan bahwa penggunaan STSED pada bracing mampu menurunkan respons perpindahan struktur secara signifikan, dengan persentase reduksi perpindahan terbesar mencapai 79.1%. Hal ini menunjukkan bahwa variasi kekakuan ekuivalen dan redaman berperan penting dalam kinerja peredam, dimana STSED memberikan performa paling optimal

    PENGARUH PEMBERIAN RUMPUT LAUT COKELAT Turbinaria decurrens RENDAH KADAR GARAM DAN DIFERMENTASI DENGAN MOL NASI DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA KARKAS BROILER

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan untuk mendapatkan level pemberian tepung rumput laut coklat Turbinaria decurrens terbaik yang telah diturunkan kadar garamnya dan difermentasi dengan MOL nasi terhadap performa karkas broiler. Penelitian menggunakan 100 ekor broiler strain Lohmann galur MB-202 Platinum, berumur 2 minggu dengan berat rata-rata 369,25g/ekor ± 83,63g. Jenis kandang yang digunakan adalah kandang box dengan ukuran 102 × 67 × 95 cm berjumlah 20 unit, dan setiap unit ditempatkan 5 ekor broiler. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas lima perlakuan pemberian Turbinaria decurrens fermentasi mikroorganisme lokal nasi (TdFMN) dalam ransum, yakni (0, 4, 8, 12, dan 16 %) dan masing – masing perlakuan diulang empat kali. Parameter yang diukur adalah: bobot hidup, persentase lemak abdomen dan persentase karkas dengan dan tanpa kulit. Hasil analisa keragaman menunjukkan pemberian TdFMN sampai 16% dalam ransum broiler berpengaruh sangat nyata (P<0,01) meningkatkan bobot hidup dan persentase karkas dengan dan tanpa kulit dan menurunkan persentase lemak abdomen. Pada kondisi ini diperoleh bobot hidup, 1543,25 g/ekor, persentase lemak abdomen 1,14% dan persentase karkas dengan kulit 70,41% dan tanpa kulit 62,68%

    Pemanfaatan Filtrat Beberapa Isolat Trichoderma asperellum Untuk Pengendalian Fusarium oxysporum f.sp. capsici Penyebab Penyakit Layu Dan Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Cabai

    Get PDF
    Penyakit layu fusarium pada tanaman cabai disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum f.sp. capsici (Foc). Penyakit ini dapat menyerang mulai fase vegetatif hingga generatif sehingga dapat menyebabkan kerugian hasil. Salah satu teknik pengendalian penyakit layu fusarium yang efektif dan bersifat ramah lingkungan yaitu menggunakan Trichoderma asperellum. T. asperellum dapat diaplikasikan dalam bentuk filtrat. Filtrat T. asperellum memiliki kemampuan untuk menekan perkembangan patogen dengan memanfaatkan metabolit sekunder berupa senyawa enzim, toksin, antibiotik, dan hormon. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan isolat T. asperellum yang efektif melalui filtrat yang dihasilkan untuk pengendalian Foc penyebab penyakit layu fusarium dan meningkatkan pertumbuhan pada tanaman cabai. Penelitian bersifat eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 4 perlakuan dari beberapa isolat filtrat T.asperellum yaitu (A) filtrat T. asperellum A116, (B) filtrat T. asperellum SD324,(C) filtrat T. asperellum PP4, (D) kontrol, dengan 6 ulangan dari setiap perlakuan. Parameter pengamatan meliputi perkembangan penyakit layu fusarium (masa inkubasi, kejadian penyakit, keparahan penyakit) dan pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, jumlah daun, muncul bunga pertama, jumlah buah, dan bobot buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Filtrat T. asperellum A116 merupakan isolat terbaik dengan efektivitas penekanan terhadap kejadian penyakit mencapai 66,67% dan keparahan penyakit mencapai 77,37% serta mampu meningkatkan tinggi tanaman dengan efektivitas mencapai 43,05% dan hasil panen tanaman cabai dengan efektivias bobot buah 159,50%

    Potensi Minyak Atsiri Kulit Buah dan Daun Citrus sebagai Antibakteri:Kajian Metabolomik dan In Silico

    Get PDF
    Pengobatan infeksi masih didominasi antibiotik yang cenderung memiliki efek samping dan menimbulkan resistensi. Minyak atsiri dari Citrus yang dikenal memiliki aktifitas antibakteri dan dapat dijadikan alternatif untuk pengobatan infeksi yang aman dan efektif. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil metabolit, aktifitas antibakteri, senyawa aktif dari minyak atsiri kulit buah dan daun Citrus yang bertanggung jawab untuk menghambat / membunuh bakteri serta mengkonfirmasi senyawa terduga dengan molecular docking. Sebanyak 18 jenis Minyak atsiri dari daun dan Kulit Buah 9 species Jeruk dikoleksi dari daerah Sumatera Barat yaitu Daun Jeruk Lemon (DLm), Kulit Jeruk Lemon (KLm), Daun Jeruk Lunggo (DL), Kulit Jeruk Lunggo (KL), Daun Jeruk Bali (DB), Kulit Jeruk Bali (KB), Daun Jeruk Kasturi (DK), Kulit Jeruk Kasturi (KK), Daun Jeruk Kasiak (DKs), Kulit Jeruk Kasiak (KKs), Daun Jeruk Kasturi Medan (DKm), Kulit Jeruk Kasturi Medan (KKm), Daun Jeruk Nipis (DN), Kulit Jeruk Nipis (KN), Daun Jeruk Purut (DP), Kulit Jeruk Purut (KP), Daun Jeruk Sundai (DS) dan Kulit Jeruk Sundai (KS). Minyak atsiri dianalisis menggunakan Spektroskopi IR dan Kromatografi GC-MS. Aktifitas antibakteri minyak atsiri Citrus diuji terhadap bakteri Staphylococcus aureus (ATCC 25423) dengan Metode Broth Microdillution. Studi metabolomik minyak atsiri Citrus ini menggunakan kemometrik dengan model PCA dan HCA untuk pengklasifikasian kemudian dilanjutkan dengan model OPLS-DA. Konfirmasi aktifitas dari senyawa aktif antibakteri dilakukan secara in silico terhadap protein PBP1a dan PBP2a. Analisa senyawa menggunakan Kromatografi GC-MS menunjukkan senyawa dominan pada minyak atsri jeruk adalah D-Limonene. Pengujian aktifitias antibakteri menunjukkan minyak atisiri dari Daun Jeruk Bali (DB) memiliki aktifitas antibakteri tertinggi dengan nilai MIC dan MBC sebesar 3.125 mg/ml. Berdasarkan studi metabolomik menggunakan data FT IR dengan Model OPLS DA menunjukkan gugus fungsi yang bertanggung jawab terhadap aktifitas antibakteri adalah C-H, C=C, C=O, CH2, CH3. Analisa model OPLS DA menggunakan data GC MS diperoleh senyawa yang diduga aktif menghambat terhadap bakteri S. aureus adalah D-Limonene, L-B Pinene, γ Terpinene, β Citral dan Citral sedangkan senyawa yang aktif membunuh bakteri S. aureus adalah L- β-Pinene, β Citral dan Citral. Senyawa D-Limonene menunjukkan skor docking tertinggi terhadap protein PBP 1a 3UDI (-6.212 kcal/mol) dan protein PBP 2a 1MWT (-5.231 kcal/mol). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri dari Daun Jeruk Bali dapat dikembangkan sebagai agen antibakteri. Kata kunci: Citrus, Metabolomik, Kemometrik, Antibakteri, In Silic

    PENGAPLIKASIAN ENERGI SURYA PADA GREENHOUSE DENGAN TOWER HYDROPONIC SYSTEM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan listrik greenhouse dalam mendukung pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) pada tower hydroponic system. Penelitian menggunakan panel surya monocrystalline 550 Wp, baterai VRLA 100 Ah, serta sistem otomasi berbasis timer switch relay untuk mengatur pompa, exhaust fan, dan misting. Hasil menunjukkan bahwa intensitas cahaya matahari berpengaruh langsung terhadap daya input dan output panel surya dengan efisiensi yang stabil baik pada kondisi cerah maupun berawan. Baterai VRLA berfungsi optimal dalam penyimpanan dan penyaluran daya sehingga mampu memenuhi kebutuhan energi harian greenhouse. Tanaman pakcoy menunjukkan pertumbuhan optimal dengan peningkatan tinggi dari 4,84 cm menjadi 22,04 cm, jumlah daun dari 4,6 menjadi 16,7 helai, dan lebar daun lebih dari 10 cm sesuai standar panen hidroponik. Kebutuhan air meningkat seiring umur tanaman, dari 23,1 liter menjadi 51,68 liter, menandakan efisiensi sistem dalam distribusi air dan nutrisi. Analisis biaya menunjukkan total investasi PLTS sebesar Rp 12.044.000 layak untuk jangka panjang dengan keuntungan pada periode 10 tahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi PLTS pada greenhouse mampu menyediakan energi mandiri, menciptakan iklim tumbuh yang optimal, serta mendukung pertanian modern yang efisien dan berkelanjutan

    PENDAPATAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PENYANDANG DISABILITAS DI INDONESIA: ANALISIS PADA KELOMPOK WIRAUSAHA DAN NON-WIRAUSAHA

    Get PDF
    Penyandang disabilitas masih menghadapi hambatan besar dalam memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan dan produktivitas tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia, dengan pembedaan antara wirausaha (non-wage employment) dan non-wirausaha (wage employment). Pemisahan ini relevan karena kedua kelompok menghadapi kondisi pasar kerja dan mekanisme pendapatan yang berbeda. Berdasarkan Sakernas 2023, terdapat 58.652 penyandang disabilitas, namun hanya 24.627 orang yang bekerja dengan pendapatan; sebanyak 74,12% adalah wirausaha dan 25,88% non-wirausaha. Untuk menangkap hubungan timbal balik antara pendapatan dan produktivitas, penelitian menggunakan model persamaan simultan Three-Stage Least Squares (3SLS). Variabel independen meliputi pendidikan, pelatihan, pengalaman kerja, partisipasi sosial, teknologi digital, penggunaan internet, interaksi pelatihan-teknologi, serta lokasi tempat tinggal. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan, teknologi digital, dan internet berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan dan produktivitas kedua kelompok. Pelatihan konvensional berdampak negatif bagi wirausaha dan tidak signifikan bagi non-wirausaha; namun saat terintegrasi dengan teknologi digital, dampaknya menjadi positif signifikan khususnya bagi wirausaha, menandakan pentingnya pelatihan berbasis teknologi. Partisipasi sosial meningkatkan pendapatan wirausaha dan produktivitas non-wirausaha. Lokasi perkotaan meningkatkan pendapatan, tetapi tidak berpengaruh pada produktivitas. Temuan menegaskan pentingnya penguatan modal manusia melalui pendidikan inklusif dan pelatihan berbasis teknologi bagi penyandang disabilitas. Program intervensi perlu dibedakan antara wirausaha dan non-wirausaha, serta ditunjang pemerataan infrastruktur digital ramah disabilitas di perdesaan. Keterbatasan studi meliputi tidak membedakan jenis dan tingkat keparahan disabilitas serta belum mengakomodasi faktor psikologis. Penelitian ini memperkaya kajian inklusi sosial, ekonomi digital, modal manusia, dan teori lokasi dalam konteks disabilitas serta memberikan arah kebijakan yang lebih tepat sasaran

    ANALISIS USAHATANI JAGUNG HIBRIDA PIONEER P32 DI KECAMATAN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi dan penurunan produksi jagung hibrida dari tahun ke tahun di Kecamatan Sitiung. Kondisi tersebut terkait penerapan teknik budidaya yang belum sepenuhnya sesuai anjuran, sehingga produksi, pendapatan, dan keuntungan belum optimal. Populasi penelitian mencakup 106 petani jagung hibrida yang tersebar pada 7 kelompok tani; sebanyak 48 responden dipilih sebagai sampel dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara berbasis kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kuantitatif menggunakan rumus analisis usahatani (penerimaan, biaya, pendapatan, keuntungan, dan R/C). Hasil penelitian menunjukkan praktik budidaya secara umum belum sepenuhnya mengikuti kaidah literatur. Rata-rata pendapatan mencapai Rp. 10.963.699,47/Ha/MT, dengan keuntungan Rp.8.169.766,04/Ha/MT. Nilai R/C ratio = 1,4 menegaskan bahwa usahatani jagung hibrida di Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, menguntungkan dan layak diusahakan. Petani disarankan mengikuti GAP dan memanfaatkan teknologi agar pendapatan meningkat, serta pemerintah perlu juga mendukung adopsi teknologi tersebut melalui bantuan dan pelatihan

    Gambaran Karakteristik Pasien Tuberkulosis Paru Usia Lanjut di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2024

    No full text
    Tuberkulosis (TB) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan global. Indonesia menjadi salah satu negara yang menghadapi beban TB yang tinggi dan usia lanjut menjadi salah satu kelompok yang rentan terhadap tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik pasien TB Paru dengan usia 60 tahun ke atas di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode total sampling yang dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2024 pada pasien TB Paru usia lanjut. Sampel penelitian ini berjumlah 57 pasien yang dilakukan analisis data untuk menentukan distribusi frekuensi karakteristik pasien TB Paru usia lanjut. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa 71,9% pasien berjenis kelamin laki-laki. Penelitian ini juga menemukan sebanyak 47,4% pasien memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang rendah serta sebanyak 14% pasien resistensi terhadap obat anti tuberkulosis dan sebanyak 19,3% pasien tuberkulosis paru memiliki keterlibatan dengan organ lain. Selain itu dalam penelitian ini ditemukan 68,4% pasien memiliki riwayat merokok dengan 81,6% diantaranya merupakan perokok berat dan 80,7% pasien memiliki multi komorbid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasien TB paru paling banyak berjenis kelamin laki-laki serta pasien dengan kondisi IMT rendah banyak ditemukan. Beberapa pasien memiliki TB dengan keterlibatan organ lain serta resistensi terhadap obat anti tuberkulosis. Selain itu, paling banyak ditemukan pasien dengan riwayat merokok serta memiliki derajat merokok yang berat dan pasien dengan multi komorbid banyak ditemukan dalam penelitian ini

    ANALISIS USAHA KERIPIK PISANG JIHAN PINKAN DI KELURAHAN BATU GADANG KECAMATAN LUBUK KILANGAN KOTA PADANG

    Get PDF
    Keripik pisang Jihan Pinkan merupakan salah satu usaha kecil yang berada di Kota Padang. Usaha ini mengalami kesulitan bahan baku dan fluktuasi harga bahan penolong. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil usaha keripik pisang Jihan Pinkan (2) Untuk mengetahui keuntungan yang diperoleh dan titik impas usaha keripik pisang Jihan Pinkan dalam memproduksi keripik pisang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara bersama pemilik usaha. Data yang dikumpulkan merupakan data primer dan data sekunder, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa Usaha Keripik Pisang Jihan Pinkan merupakan salah satu usaha industri rumahan yang mengolah pisang menjadi keripik pisang. Produk keripik yang dihasilkan terdiri dari dua jenis rasa yaitu keripik pisang coklat dan keripik pisang keju. Produk dipasarkan melalui pedagang pengecer dan baru ke konsumen dengan jangkauan pasar masih di daerah Padang dan sekitarnya. Saat penelitian Usaha Keripik Pisang Jihan Pinkan memproduksi sebanyak 2.600 pcs yang terdiri dari 2.130 keripik pisang coklat dan 470 keripik pisang keju. Secara keseluruhan impas penjualan yang diperoleh adalah sebesar Rp. 8.649.207 dan impas kuantitas 782 pcs. Jika dilihat dari masing-masing produk, untuk keripik pisang coklat impas penjualan adalah sebesar Rp. 6.487.870 dan impas kuantitas sebesar 603 pcs. Sedangkan keripik pisang keju diperoleh impas penjualan sebesar Rp. 2.758.566 dengan impas kuantitas sebanyak 267 pcs. Dari hasil penelitian usaha keripik pisang Jihan Pinkan sudah mengalami keuntungan karena sudah berada di atas titik impasnya

    58,132

    full texts

    74,254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eSkripsi Universitas Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇