74254 research outputs found
Sort by
Pengaturan Anggaran Negara Untuk Bantuan keuangan Partai Politik
Pengaturan keuangan partai politik merupakan aspek krusial dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam sistem politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi yang mengatur sumber dan penggunaan dana partai politik di Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan dalam pengawasan keuangan partai politik. Penelitian ini membahas tiga rumusan masalah, pertama Bagaimana pengaturan bantuan keuangan terhadap partai politik Indonesia. Kedua Bagaimana perbandingan bantuan keuangan partai politik di negara Asia Tenggara yang menganut sistem presidensial dan parlmenter. Ketiga Bagaimana seharusnya bantuan keuangan partai politik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan data sekunder sebagai bahan hukum utama dan dianalisis secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Partai politik berperan sebagai organisasi yang dapat menempatkan politisi dalam pemerintahan dan juga menjalankan perannya dalam pendidikan politik. Dalam pelaksanaannya, partai politik membutuhkan dukungan finansial yang besar agar berhasil melaksanakan kegiatannya sesuai yang diamanatkan oleh undang-undang. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana partai politik merupakan elemen yang sangat penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik. Dalam mewujudukan transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik dibutuhkan pengaturan tentang keuangan partai politik yang ideal. Pembaharuan pengaturan bantuan keuangan partai politik dapat diwujudkan jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi sumber tunggal keuangan partai politik. Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai sumber tunggal pendanaan partai politik di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana partai politik. Dengan pendanaan yang sepenuhnya berasal dari APBN, diharapkan partai politik tidak lagi bergantung pada sumbangan pribadi yang sulit diawasi. Adapun penerapan prinsip akuntabilitas dalam pengawasan keuangan partai politik memiliki implikasi yang signifikan. Dengan penerapan asas ini, partai politik diharuskan untuk transparan dan bertanggung jawab dalam pengelolaan dana mereka. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai politik, tetapi juga mencegah penyalahgunaan dana dan praktik korupsi
ANALISIS MODEL MATEMATIKA DAMPAK KETIDAKPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP PENYEBARAN DBD DI PROVINSI SUMATERA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengananalisis model SIR-UV pada penyebaran penyakit DBD yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang sebelumnya telah terinfeksi oleh virus dengue dari penderita DBD lainnya. Penelitian mengkaji lebih dalam terkait efek tingkat ketidakpedulian masyarakat terhadap penyebaran DBD yang dapat memengaruhi dinamika penyebaran penyakit DBD di Sumatera Barat dengan menggunakan model matematika yaitu model SIR-UV. Model ini memiliki dua titik ekuilibrium yaitu titik ekuilibrium bebas penyakit dan titik ekuilibrium endemik penyakit. Dengan melakukan analisis kestabilan, diketahui titik titik ekuilibrium pada sistem dan bagaimana kestabilannya. Simulasi numerik dilakukan untuk melihat pengaruh ketidakpedulian masyarakat (parameter α) terhadap penyebaran penyakit DBD di Provinsi Sumatera Barat
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN PSYCHOLOGICAL PREPAREDNESS PADA MAHASISWA RUMPUN ILMU KESEHATAN TAHUN KEEMPAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan psychological preparedness pada mahasiswa rumpun ilmu kesehatan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 322 mahasiswa didapatkan melalui teknik disproportionate stratified sampling yang berasal dari tujuh program studi rumpun ilmu kesehatan, yaitu Gizi, Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Kedokteran Gigi, Kesehatan Masyarakat, Pendidikan Dokter, dan Psikologi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan General Self-Efficacy Scale (GSES) untuk mengukur self-efficacy dan Psychological Preparedness for Disaster Threat Scale (PPDTS) untuk mengukur psychological preparedness. Reliabilitas pada skala GSES menunjukkan nilai sebesar .889 dan pada skala PPDTS sebesar .909. Hasil analisis data dengan uji korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai signifikansi .000 (p<.05) dengan koefisien korelasi r = .434. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan sedang antara self-efficacy dengan psychological preparedness pada mahasiswa rumpun ilmu kesehatan. Artinya, semakin tinggi self-efficacy yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula psychological preparedness yang dimiliki
Pengaruh Penambahan Minyak Ikan Dalam Ransum Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Indukan Terhadap Fertilitas, Daya Tetas Dan Bobot Tetas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak ikan dalam ransum ayam kampung unggul balitbangtan (KUB) terhadap fertilitas, daya tetas dan bobot tetas. Penelitian ini menggunakan 36 ekor ayam KUB (30 ayam betina dan 6 ayam jantan). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah penambahan minyak ikan ke ransum yaitu perlakuan dengan 0% minyak ikan (A), penambahan 3% minyak ikan (B), dan penambahan minyak ikan 6% (C). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah fertilitas, daya tetas dan bobot tetas. Hasil analisis sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan penambahan minyak ikan memberikan pengaruh nyata (P0,05) terhadap bobot tetas. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan minyak ikan terbaik pada ayam KUB adalah penambahan 6% minyak ikan. Dengan pemberian ini didapatkan fertilitas sebesar 93,33%, daya tetas sebesar 79,17%, dan bobot tetas sebesar 36,26 g
DEIKSIS PERSONA DALAM ANIME SOUSOU NO FRIEREN TINJAUAN PRAGMATIK
Deiksis persona berkaitan dengan kajian pragmatik karena penggunaannya oleh penutur dan mitra tutur dipengaruhi oleh konteks tuturan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan penggunaan deiksis persona dalam anime Sousou no Frieren episode 1-7 dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Pada tahap pengumpulan data digunakan metode simak dengan teknik sadap, kemudian dilanjutkan dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Kemudian, pada tahap analisi data digunakan metode padan pragmatis dengan teknik pilah unsur penentu (PUP). Selanjutnya, pada tahap penyajian hasil analisis data digunakan metode informal. Teori yang digunakan adalah teori oleh Koizumi (2001) untuk menganalisis bentuk deiksis dan teori SPEAKING oleh Hymes untuk menganalisis penggunaan deiksis. Hasil dari penelitian ini ditemukan deiksis persona pertama, meliputi watashi, boku, dan ore. Deiksis persona kedua, meliputi anata, kimi, dan omae. Deiksis persona ketiga, meliputi kare, kanojo, ano ko, kono hito, ano hito, ano kata, koitsu, soitsu, dan aitsu. Berdasarkan analisis teori SPEAKING, ditemukan faktor yang paling mempengaruhi pemilihan deiksis persona, yaitu situation (S), participant (P), dan ends (E). Ketiga faktor ini berperan penting dalam menentukan bentuk dan
penggunaan deiksis persona dalam tuturan
Pengaruh Temperatur Pada Sintesis Graphene Oxide Dari Tempurung Kelapa Menggunakan Metode Hummers Termodifikasi
Kelapa merupakan salah satu hasil perkebunan yang banyak diproduksi di Indonesia, namun pengolahan kelapa belum optimal. Hal ini dikarenakan produsen sering membuang tempurung kelapa. Untuk memaksimalkan pemanfaatan kelapa, limbah seperti tempurung kelapa dapat diubah menjadi arang yang berpotensi untuk disintesis menjadi grafin. Grafin adalah material dua dimensi yang terdiri atom karbon yang tersusun dengan ikatan heksagonal. Limbah tempurung kelapa yang digunakan untuk menghasilkan grafin didapatkan di Padang. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan temperatur optimal yang digunakan grafin yang dihasilkan arang tempurung kelapa dengan metode hummers termodifikasi. Penyiapan sampel dimulai dari pengumpulan tempurung kelapa di Padang. Setelah dijemur hingga kering, tempurung kelapa dilakukan proses pemanasan di tungku hingga terbentuknya arang. Menggunakan ball milling, arang dihancurkan, dan dilakukan proses penyaringan yang berukuran 120 mesh. Setelah proses itu,serbuk dimasukkan ke dalam ice bath, dimulai menambahkan H2SO4, KMNO4, aquades, dan H2O2 hingga menjadi larutan. Selanjutnya diendapkan dalam jangka waktu enam hari berturut-turut sampai terbentuk endapan. Kemudian, mencuci endapan dengan aquades dan disentrifus hingga mendapatkan pH endapan yang netral. Selanjutnya dilakukan proses pengeringan dalam oven pada suhu 80°C selama 12 jam. Grafin yang dihasilkan diuji oleh Scanning Electron Microscopy (SEM), Energy Dispersive X-ray (EDX), X-Ray Diffraction (XRD) dan Fourier Transform Infrared (FTIR).
Kata Kunci : Grafin, tempurung kelapa , karbon , hummers termodifikasi
Pengelolaan Privasi Remaja Pengguna Media Sosial X (Studi Fenomenologi pada Remaja dengan Pola Asuh Strict Parents)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dilema privasi yang dialami remaja pengguna media sosial X, khususnya yang dibesarkan dengan pola asuh strict parents. Dilema ini muncul dari ketegangan antara keinginan untuk membagikan atau menyembunyikan suatu informasi di media sosial mereka. Dilema ini dipengaruhi berbagai alasan, salah satunya adalah ketakutan terhadap reaksi orang tua yang strict. Peneliti berupaya menganalisis bagaimana pola asuh yang ketat memengaruhi pengelolaan privasi remaja di media sosial X. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan motif penggunaan media sosial X, pengelolaan privasi, dan pemaknaan privasi bagi remaja tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Schutz dan paradigma konstruktivis. Teori manajemen privasi komunikasi digunakan sebagai lensa analisis untuk memahami pengelolaan privasi yang dilakukan remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa motif yang mempengaruhi penggunaan media sosial X di kalangan remaja dengan pola asuh strict parents, termasuk di dalamnya motif yang dipengaruhi perasaan terkekang oleh aturan orang tua mereka. Remaja menunjukkan pemahaman tentang rasa kepemilikan atas informasi pribadi dan pentingnya kontrol serta batasan privasi. Mereka menciptakan zona aman melalui akun privat atau anonimitas, serta menolak intervensi orang tua dalam pengelolaan privasi. Ada seperangkat aturan dalam pengelolaan privasi yang dibentuk berdasarkan kepribadian, lingkungan, pola asuh, dan pengalaman mereka sendiri terkait privasi. Meskipun demikian, remaja tetap mengalami dilema akan keinginan untuk mengungkapkan informasi dan keinginan untuk memyembunyikannya, yang mendorong mereka untuk mengoordinasikan aturan dan batasan mereka. Keseluruhan proses tersebut kemudian membantu remaja dalam menciptakan pemahaman mengenai privasi. Dalam penelitian ini, remaja memaknai privasi sebagai bagian personal, batasan, penghargaan, keintiman, dan ruang pribadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meski remaja merasa memiliki kontrol atas privasi mereka, tekanan eksternal seperti aturan ketat orang tua dan kekhawatiran terhadap konsekuensi negatif tetap memengaruhi pengelelolaan privasi mereka di media sosial X
Studi Tekno-Ekonomi Perontok Padi (Oryza sativa L.) Menggunakan Power Thresher serta Desain Peta Lokasi Pemanenan Padi
Penelitian ini mengenai studi tekno-ekonomi perontokan padi (Oryza sativa L.) menggunakan power thresher serta desain peta lokasi pemanenan padi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek teknis dan ekonomi dari penggunaan power thresher serta desain peta lokasi pemanenan padi. Analisis teknis yang dilakukan meliputi perhitungan kapasitas perontokan, efisiensi perontokan, kualitas perontokan, kadar kotoran, kadar butir retak dan kadar butir patah, efisiensi mekanisme kerja mesin, daya kimia bahan bakar, daya mekanis motor, kecepatan keliling, kebutuhan tenaga spesifik, panjang malai, kadar air, kadar gabah, serta daya operator. Sementara itu, analisis ekonomi mencakup perhitungan biaya tetap, biaya tidak tetap, biaya pokok dan titik impas mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas perontokan padi dengan menggunakan power thresher adalah 878,810 kg/jam, sedangkan dengan perontokan manual hanya mencapai 40,831 kg/jam. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan power thresher dapat meningkatkan efisiensi perontokan padi secara signifikan dibandingkan dengan metode manual. Biaya tetap untuk penggunaan power thresher adalah Rp 3.195.000/tahun, biaya tidak tetap sebesar Rp 30.860/jam, biaya pokok Rp 41,43/kg, dan titik impasnya sebesar 305.712,372 kg/tahun. Untuk peta lokasi pemanenan, data diperoleh dengan menggunakan GPS map camera yang memungkinkan pengambilan koordinat geografis dengan tingkat akurasi yang tinggi
PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP DISCLOSURE TONE (Studi Empiris Pada Perusahaan Non Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2021)
Pada penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan menguji apakah manajemen laba berpengaruh terhadap disclosure tone saat COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode pengujian regresi linear berganda yang melibatkan 452 perusahaan non-keuangan yang ada di BEI tahun 2020 - 2021. Variabel terikatnya adalah disclosure tone yang pengukuranya menggunakan analisis konten menggunakan daftar kata dari Loughran dan McDonald (2011). Variabel independenya yaitu manajemen laba pengukuranya discretionary accrual. Hasil studi menemukan bahwa manajemen laba berpengaruh terhadap disclosure tone saat COVID-19.
Kata Kunci : Manajemen laba, Disclosure Tone, COVID-1
ISOLASI DAN KARAKTERISASI GEN ANTOSIANIDIN SINTASE (OsANS) SERTA PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA MUTAN BERAS HITAM SIDENUK (Oryza sativa var. sidenuk)
Mutan beras hitam Sidenuk merupakan pengembangan terbaru dari Beras Sidenuk yang telah diketahui unggul dalam produksi beras tinggi dan tahan terhadap hama. Telah diketahui bahwa warna hitam pada beras disebabkan oleh senyawa antosianin. Antosianidin sintase (OsANS; EC: 1.14.20.4) merupakan salah satu enzim kunci dalam jalur biosintesis antosianin pada tanaman padi. Penelitian mengenai gen penyandi antosianidin sintase (OsANS) pada mutan beras hitam Sidenuk belum pernah dilakukan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi sekuens DNA gen antosianidin sintase (OsANS), serta menentukan aktivitas antioksidan pada mutan beras hitam Sidenuk. DNA genom diisolasi sesuai dengan prosedur dari GeneJET Genomic DNA Purification Kit. DNA gen antosianidin sintase (OsANS) mutan padi Sidenuk diamplifikasi menggunakan PCR dengan primer hasil rancangan penulis. Karakter gen antosianidin sintase (OsANS) diketahui dengan analsis sekuen DNA, pembuatan pohon filogenetik, pembuatan prediksi struktur protein, dan analisis daerah domain protein. Kandungan antosianin diketahui dengan metode total kandungan antosianin monomerik. Kandungan antioksidan diketahui dengan metode DPPH. Gen antosianidin sintase (OsANS) mutan beras hitam Sidenuk dengan panjang total 1582 bp telah berhasil diisolasi menggunakan metode PCR dengan tiga primer baru (primer 1, 3, dan 4) yang dirancang oleh tim penulis. Gen antosianidin sintase (OsANS) mutan beras hitam Sidenuk termasuk ke dalam antosianidin sintase tipe leukoantosianidin dioksigenase 1. Enzim antosianidin sintase mutan beras hitam Sidenuk memiliki kemiripan struktur protein sebesar 96,53% dengan template UniProt berkode Q93VC3 dan tergolong dalam family enzim oksigenase bergantung 2-oksoglutarat (2OG) and Fe(II). Mutan beras hitam dan putih Sidenuk sama-sama memiliki memiliki gen antosianidin sintase (OsANS), namun adanya perubahan (mutasi) basa G (GCT) menjadi C (CCT) pada basa ke-37 atau basa ke-75 sebelum start kodon (5’UTR), menyebabkan mutan beras hitam Sidenuk mengandung senyawa antosianin, tetapi tidak dengan beras putih. Namun, pernyataan tersebut perlu dibuktikan lebih lanjut. Sianidin 3-glukosida merupakan senyawa antosianin terbanyak pada mutan beras hitam Sidenuk, dengan kandungan antosianin total sebesar 1,074 mg/g. Aktivitas antioksidan mutan beras hitam Sidenuk tergolong sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 36,027 ppm