Andalas University

eSkripsi Universitas Andalas
Not a member yet
    74254 research outputs found

    PENGARUH BLACK GARLIC TERHADAP PROFIL LIPID, HYDROXY METHYLGLUTARYL-CoA, MALONDIALDEHYDE, CATALASE, SUPEROXIDE DISMUTASE DAN LEPTIN PADA TIKUS JANTAN OBESITAS

    Full text link
    Latar Belakang: Obesitas merupakan penyakit multifaktorial yang prevalensinya terus meningkat. Angka obesitas Indonesia meningkat sekitar 3,9% per tahun dan menempati peringkat teratas di Asia Tenggara. Penumpukan lemak menyebabkan dislipidemia, yaitu gangguan metabolisme lipoprotein yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida, serta penurunan kolesterol HDL. Akumulasi lipid yang berlebihan juga dapat meningkatkan produksi reactive oxygen species dan radikal bebas, sehingga memicu stres oksidatif. Stres oksidatif ditandai dengan peningkatan peroksidasi lipid dan kadar malondialdehyde, serta dapat mengganggu produksi adipokin seperti leptin. Salah satu target terapi dislipidemia adalah enzim HMG-CoA reductase, enzim kunci yang mengkatalisis konversi HMG-CoA menjadi mevalonat dalam biosintesis kolesterol. Black garlic kaya senyawa antioksidan seperti S-allyl cysteine, flavonoid, dan polifenol yang berpotensi menghambat HMG-CoA reductase sekaligus menurunkan stres oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh black garlic terhadap kadar profil lipid, ekpresi gen HMG-CoA, kadar malondialdehyde, aktivitas catalase, aktivitas superoxide dismutase, dan kadar leptin pada tikus jantan obesitas. Metode: Jenis penelitian experimental pada hewan coba Rattus norvegicus strain wistar jantan dengan desain penelitian post-test control only group design. Jumlah sampel hewan coba sebanyak 25 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok. Hewan coba di berikan diet tinggi lemak selama 3 bulan dan black garlick selama 28 hari. Tindakan akhir pemeriksaan kadar profil lipid, kadar MDA, dan aktivitas catalase dengan metode enzimatik dan alat spektrofotometry. Pemeriksaan kadar enzim SOD dan kadar leptin menggunakan metode ELISA dan pemeriksaan ekpresi gen HMG-CoA menggunakan q-PCR. Hasil penelitian: hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian black garlic selama 28 hari dapat menurunkan profil lipid, menurunkan ekpresi gen HMG-CoA, menurunkan kadar malondialdehyde, meningkatkan aktivitas catalase, meningkatkan kadar enzim superoxide dismutase, menurunkan kadar leptin pada tikus jantan obesitas secara bermakna (p<0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa black garlic menurunkan berat badan, menurunkan profil lipid, menurunkan stress oksidatif dengan menurunkan kadar MDA dan meningkatkan antioksidan endogen seperti katalase dan SOD, serta mampu menurunkan kadar leptin pada tikus Jantan obesitas. Saran: Untuk penelitian lanjutan mengukur biomarker lain seperti antiinflamasi (TNF-α, IL-6, CRP), dan ekspresi gen seperti SREBP-1c, FAS, CPT

    Hubungan Parent-Adolescent Relationship dengan Academic Buoyancy pada Siswa SMA

    Full text link
    Siswa SMA menunjukkan respons psikologis maupun perilaku yang sangat beragam ketika dihadapkan dengan tantangan akademik yang semakin meningkat. Perbedaan tersebut menjelaskan adanya variasi kemampuan adaptif yang memungkinkan siswa menghadapi tekanan akademik harian secara efektif yang dikenal sebagai academic buoyancy. Tinggi atau rendahnya kemampuan ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu siswa, tetapi juga berkaitan dengan konteks lingkungan keluarga, salah satunya hubungan yang terbentuk antara orang tua dan remaja yang dikenal dengan sebagai parent–adolescent relationship. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parent–adolescent relationship dengan academic buoyancy pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA di Kota Padang, dengan jumlah sampel 345 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan merupakan adaptasi Student Buoyancy Instrument (α = ".983" ) dan Parent–Adolescent Relationship Scale (α = ".967" ). Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara parent–adolescent relationship dan academic buoyancy (r = .703; p = .000). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin positif hubungan orang tua dan remaja, semakin tinggi kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan akademik sehari-hari

    EVALUASI KARAKTERISTIK GEOTEKNIK MATERIAL TANAH TIMBUN DARI QUARRY LOKAL DI WILAYAH RIAU PESISIR UNTUK PEKERJAAN KONSTRUKSI SIPIL

    No full text
    Material tanah timbun merupakan komponen penting dalam pekerjaan tanah pada konstruksi sipil, terutama untuk lapisan dasar jalan, perataan lahan, dan timbunan struktur di atas tanah lunak. Kualitas tanah timbun sangat dipengaruhi oleh karakteristik fisik dan mekanisnya, yang bergantung pada asal geologi dan kondisi lingkungan sumber material. Wilayah Riau Pesisir, khususnya Kota Dumai, memiliki beberapa lokasi quarry aktif yang selama ini digunakan sebagai sumber tanah timbun tanpa standar evaluasi teknis yang terukur. Oleh karena itu, dilakukan evaluasi geoteknik terhadap material tanah timbun dari tiga quarry lokal, yaitu Pelintung, Bukit Nenas, dan Bukit Timah. Pengujian dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah dengan mengacu pada standar SNI, meliputi uji kadar air alami, berat jenis, porositas, void ratio, batas Atterberg, serta pemadatan Proctor standar. Hasil pengujian menunjukkan variasi nilai antar lokasi, dengan kadar air alami 10,43–16,12%, berat isi kering maksimum 1,65–1,86 gr/cm³, dan indeks plastisitas 9,60–13,68%. Berdasarkan perbandingan terhadap SNI 8460:2017 dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, material dari Quarry Pelintung memenuhi seluruh kriteria dan dikategorikan sebagai selected fill (timbunan pilihan). Material dari Bukit Nenas termasuk common fill (timbunan umum) dengan syarat pengendalian kadar air, sedangkan material dari Bukit Timah hanya layak digunakan setelah dilakukan perbaikan, seperti pencampuran pasir atau pengeringan alami sebelum pemadatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa material lokal di wilayah Riau Pesisir dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pekerjaan timbunan, dengan pengawasan mutu yang tepat di lapangan. Kajian ini diharapkan menjadi dasar penyusunan pedoman teknis pemanfaatan material quarry lokal untuk mendukung efisiensi konstruksi dan pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir. Kata kunci: tanah timbun, quarry lokal, Riau Pesisir, pemadatan, karakteristik geoteknik

    Pengaruh Perbandingan Tepung Umbi Talas (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott) Dan Tepung Kacang Kedelai (Glycine max L.) Terhadap Karakteristik Mutu Crackers

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan tepung umbi talas (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott) dan tepung kedelai (Glycine max L.) terhadap karakteristik mutu crackers serta menentukan formulasi terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan perbandingan tepung talas dan kedelai (85%:15%, 80%:20%, 75%:25%, 70%:30%, dan 65%:35%) yang masing- masing diulang tiga kali. Parameter yang diuji meliputi karakteristik kimia (kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, serat kasar), fisik (uji kekerasan), mikrobiologi (angka lempeng total), serta organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi tepung talas dan kedelai memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik kimia, fisik, dan organoleptik crackers. Perlakuan terbaik diperoleh pada formulasi 75% tepung talas dan 25% tepung kedelai dengan kadar air 4,33%, abu 2,67%, protein 12,00%, lemak 25,93%, karbohidrat 52,55%, serat kasar 1,94%, kekerasan 57,37 N/cm², dan angka lempeng total 8,1 × 10³ CFU/g. Penilaian organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan panelis pada kategori “suka” untuk warna (3,60), rasa (3,96), aroma (3,52), dan tekstur (3,76). Dengan demikian, substitusi tepung kedelai hingga 25% dapat menghasilkan crackers dengan mutu gizi baik dan diterima panelis

    Hubungan Pola Makan dengan Kemampuan Anaerobik Lari 40 Meter pada SDIT Adzkia 1 Padang

    Full text link
    Anak usia sekolah dasar berada pada masa pertumbuhan yang membutuhkan pola makan seimbang dan kebugaran jasmani optimal. Berbagai laporan nasional menunjukkan bahwa kebugaran jasmani anak Indonesia masih rendah, termasuk pada komponen yang memerlukan kerja anaerobik seperti kecepatan dan kekuatan otot. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara pola makan dengan kemampuan anaerobik lari 40 meter pada siswa kelas 4 dan 5 di SDIT Adzkia 1 Padang. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pola makan dinilai menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan kemampuan anaerobik diukur melalui waktu tempuh lari 40 meter sesuai standar Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner oleh orang tua, disertai tes lari langsung di sekolah. Sebanyak 81 siswa memenuhi kriteria inklusi dan berpartisipasi dalam penelitian. Analisis univariat menggambarkan mayoritas siswa memiliki pola makan kurang (67,9%). Sebagian besar responden juga berada pada kategori kemampuan anaerobik yang kurang (37,0%) dan kurang sekali (34,5%). Hasil uji Tes Fisher’s Exact menunjukkan nilai p = 0,539 (p > 0,05) yang menandakan tidak terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan kemampuan anaerobik lari 40 meter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola makan tidak berhubungan dengan kemampuan anaerobik pada siswa SDIT Adzkia 1 Padang. Faktor lain seperti latihan fisik, indeks massa tubuh (IMT), status gizi, usia, dan jenis kelamin perlu dipertimbangkan dalam penelitian lanjuta

    SMART GROWTH: APLIKASI PEMANTAUAN PERKEMBANGAN ANAK UNTUK PENCEGAHAN STUNTING

    No full text
    Stunting is one of the most serious health problems that affects the quality of human resources in the future. This condition is caused by chronic malnutrition experienced by children from conception until the age of two. This study aims to develop the SMART GROWTH application as a child growth monitoring system based on Artificial Intelligence (AI) using the Extreme Gradient Boosting (XGBoost) method combined with Explainable Artificial Intelligence (XAI). The XGBoost method is applied to predict the risk of stunting based on anthropometric data, nutritional status, and environmental factors, while XAI is used to provide transparent explanations of prediction results to identify the main causes of stunting for each child. The data were collected from health surveys and secondary sources from community health centers (Posyandu), including information on weight, height, age, immunization history, and nutritional parenting patterns. The results show that the XGBoost model achieved high accuracy in classifying child nutrition status, and XAI interpretations effectively assisted health workers and parents in understanding the primary risk factors for stunting. The SMART GROWTH application not only functions as an early detection tool but also serves as an educational and monitoring platform for continuous child growth tracking. Thus, the implementation of this system is expected to provide an innovative solution for stunting prevention through data-driven and AI-based monitoring that is accessible and understandable to user

    Gambaran Karakteristik Sifilis Pada Ibu Hamil di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2020-2024

    Full text link
    Sifilis merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual yang masih menjadi masalah Kesehatan masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh Treponema pallidum dan dapat ditularkan secara vertikal dari ibu ke janin. Sehingga menyebabkan sifilis kongenital yang berpotensi menimbulkan morbiditas dan mortalitas tinggi pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dengan sifilis di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2020-2024. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi usia, riwayat pendidikan terakhir, pekerjaan, metode kontrasepsi, stadium, terapi, dan Riwayat ANC. Analisis data dilakukan secara univariat dan hasil disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Ditemukan 13 pasien yang teridentifikasi, namun 11 yang hanya memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien berada pada kelompok usia ideal yaitu 20-35 tahun (90,9%), memiliki pendidikan menengah (72,7%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (81,8%), tidak menggunakan kontrasepsi (54,5%), berada pada stadium primer (36,4%), menerima terapi Injeksi Benzatin Penisilin G (27,3%), dan melakukan kunjungan ANC >6 kali selama kehamilan (72,7%). Berdasarkan hasil tersebut, diperlukam peningkatan skrining sifilis pada ibu hamil lebih awal serta penguatan edukasi antenatal untuk mencegah penularan vertikal dan mendukung keberhasilan program triple elimination HIV, sifilis dan hepatitis B di Indonesia

    Analisis Yuridis terhadap Dakwaan oleh Penuntut Umum dalam Tindak Pidana Penganiayaan terhadap Anak (Studi Kasus Nomor 104/Pid.Sus/2024/Pn Adl)

    Full text link
    Peran surat dakwaan sangat penting dalam suatu proses penuntutan perkara pidana diforum pengadilan dalam rangka penegakkan hukum yang berkeadilan bagi semua pihak termasuk terdakwa yang merupakan tugas dan tanggung jawab seorang Jaksa Penuntut Umum. Dalam membuat surat dakwaan jaksa penuntut umum harus berhati-hati dan cermat dalam membuat surat dakwaan, Jaksa harus memeriksa berkas perkara dengan cermat dan penuh ketelitian apakah perkara tersebut layak dilimpahkan ke pengadilan atau tidak layak karena tidak didasarkan pada alat bukti yang cukup sebagaimana telah diatur dalam pasal 143 ayat (2) huruf b dan pasal 183 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. Oleh karena itu menjadi perhatian bagi Peneliti untuk mengkaji tentang surat dakwaan oleh penuntut umum ke pengadilan. Rumusan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana analisis yuridis terhadap surat dakwaan oleh penuntut umum dalam tindak pidana penganiyaan pada perkara dengan putusan Nomor 104/Pid,Sus/2024/PN.Adl. 2) Bagaimana kendala Pembuktian dalam persidangan pada perkara Nomor 104/Pid.Sus/2024/PN.Adl?. Untuk menjawab permasalahan di atas, peneliti menggunakan metode penelitian normatif yang didukung oleh data empiris dengan sumber data primer dan sekunder yang mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Adapun hasil dari penelitian Penulis ini adalah Surat Dakwaan dalam perkara ini belum memenuhi unsur kecermatan sebagaimana diatur dalam pasal 143 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Penuntut umum menyusun dakwaan berdasarkan alat bukti yang secara kualitas dan relevansinya tidak saling berkesesuaian sehingga tidak saling menguatkan, karena perkara yang diajukan ke pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum sejak awal tidak didasarkan pada alat bukti yang cukup sebagaimana dalam ketentuan 183 dan 184 ayat 1 (KUHAP) sehingga pada akhirnya Hakim memutus bebas terdakwa karena alat bukti minimal tidak terpenuhi sebagai dasar Hakim dalam memeriksa perkara. Kendala pembuktian perkara ini sejak awal disebabkan oleh lemahnya nilai pembuktian alat bukti yang diajukan oleh penuntut umum yang mana hal ini juga mencerminkan kurang cermat dan kurang hati-hatinya jaksa dalam menilai perkara

    Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, dan Capital intensity terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi pada Perusahaan Sektor Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan capital intensity terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan diperoleh 88 perusahaan dengan total 332 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, leverage, dan capital intensity secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik perusahaan dan struktur pendanaan memengaruhi tingkat kehati-hatian perusahaan dalam menyajikan laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen, investor, dan kreditor dalam pengambilan keputusan

    58,132

    full texts

    74,254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eSkripsi Universitas Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇