Andalas University

eSkripsi Universitas Andalas
Not a member yet
    74254 research outputs found

    STRATEGI GERAKAN #MILKTEAALLIANCE DALAM MELAWAN TINDAKAN OTORITARIANISME TIONGKOK DI HONG KONG

    Full text link
    Pemberlakuan Undang-Undang Keamanan Nasional oleh Tiongkok pada tahun 2020 telah melemahkan prinsip “One Country, Two Systems” dan membatasi kebebasan sipil di Hong Kong sehingga memicu munculnya gerakan #MilkTeaAlliance sebagai bentuk aktivisme digital transnasional yang melibatkan Hong Kong, Taiwan, Thailand, dan Myanmar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi gerakan #MilkTeaAlliance dalam melawan tindakan otoritarianisme Tiongkok terhadap demokrasi Hong Kong dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis data sekunder. Penelitian ini menggunakan konsep digital activism oleh Sandor Vegh yang membagi strategi menjadi tiga kategori: awareness/advocacy, organization/mobilization, dan action/reaction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan #MilkTeaAlliance mampu menerapkan ketiga strategi secara efektif. Melalui awareness/advocacy, gerakan ini mampu membentuk opini publik global dan memperluas solidaritas lintas negara dengan memanfaatkan platform X (dulunya Twitter) dan meme sebagai alat komunikasi utama. Pada organization/mobilization, gerakan ini berhasil mengkoordinasikan aksi daring dan luring serta membangun jaringan aktivis yang fleksibel meskipun menghadapi represi berat. Sementara itu, strategi action/reaction terwujud dalam perang meme dan kampanye digital yang secara langsung menantang narasi nasionalis Tiongkok. Walaupun belum berhasil mencapai tujuan utama yaitu pembatalan Undang-Undang Keamanan Nasional, gerakan #MilkTeaAlliance mampu mem-framing isu otoritarianisme Tiongkok sebagai agenda bersama Asia dan meningkatkan kesadaran global terhadap krisis demokrasi Hong Kong dengan memanfaatkan kekuatan media sosial untuk menyebarkan informasi, mengorganisasi aksi, dan melakukan aksi protes digital dengan efektif, sekaligus menghadapi tekanan dan pembatasan dari rezim otoriter

    Analisis Faktor Risiko Pola Asuh Menggunakan Pendekatan Nurturing Care Framework (NCF) dengan Kejadian Stunting pada Balita dalam Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Pagambiran Padang

    No full text
    Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier akibat malnutrisi dan infeksi berulang. Pencegahannya melalui pendekatan Nurturing Care Framework (NCF) yang mencakup pemenuhan kesehatan, pemenuhan gizi yang adekuat, pengasuhan responsif, kesempatan belajar sejak dini, keamanan dan keselamatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor risiko pola asuh berbasis NCF dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pagambiran Padang. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan pada bulan Juni 2024-Januari 2025. Pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dan simple random sampling yang berjumlah 214 balita berusia 24-59 bulan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat (chi-square) dan multivariat (regresi logistik berganda dengan metode backward elimination). Hasil penelitian didapatkan prevalensi stunting sebesar 43,9%. Pola asuh menggunakan pendekatan NCF (komposit) kurang baik 55,1%. Analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor risiko yang berhubungan signifikan dengan kejadian stunting adalah pemenuhan kesehatan (p=0,011), pemenuhan gizi yang adekuat (p=0,000), keamanan dan keselamatan (p=0,023). Faktor dominan adalah pemenuhan gizi yang adekuat (OR=8,602). Sementara itu, stimulasi dini dan pengasuhan responsif tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini, terdapat hubungan pemenuhan kesehatan, pemenuhan gizi yang adekuat, keamanan dan keselamatan dengan kejadian stunting. Faktor dominan adalah pemenuhan gizi yang adekuat. Diharapkan adanya kerjasama lintas sektoral untuk penanganan masalah gizi, layanan kesehatan dasar, pemantauan tumbuh kembang, serta penerapan lingkungan sehat berbasis NCF

    Efek Ekor Jas (Coattail Effect) Dukungan PKS Kepada Pasangan Anies Baswedan (Studi Kasus Peningkatan Suara PKS Pada Pemilu Legislatif Tahun 2024 di Kota Padang)

    No full text
    Pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 merupakan pemilihan umum yang dilakukan untuk menyatukan pemilihan presiden dan legislatif. Kontestasi politik ini membuka peluang coattail effect yaitu limpahan dukungan elektoral dari calon presiden kepada partai pengusungnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis coattail effect dukungan PKS kepada pasangan Anies Baswedan pada pemilu legislatif tahun 2024 di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan kerangka teori coattail effect dari Galina Zudenkova yakni presidential coattail effect – reserve coattail effect dan Marc Meredith terkait perilaku pemilih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan suara PKS pada pemilu serentak tahun 2024. Akan tetapi, coattail effect Anies Baswedan tidak dirasakan secara dominan memengaruhi peningkatan suara PKS. Pemanfaatan figur Anies Baswedan sudah dimanfaatkan secara baik. Namun, ditemukan bahwa adanya indikasi reserve coattail effect di mana loyalitas dan kinerja kader PKS yang memperkuat dukungan terhadap Anies Baswedan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa coattail effect di Kota Padang tidak bekerja secara linear, karena berkaitan dengan faktor internal partai dan figur caleg di setiap masing-masing dapil sehingga mempengaruhi perilaku politik masyarakat

    Perantau Minangkabau di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Tahun 1961-2024

    No full text
    Judul skripsi ini adalah “Perantau Minangkabau di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau (1961-2024)”. Skripsi ini menjelaskan tentang perjalanan perantau asal Sumatera Barat yang merantau ke Kota Duri, Riau serta memahami latar belakang, faktor-faktor, serta dinamika kehidupan sosial dan ekonomi para perantau Minangkabau di Kota Duri. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari empat tahap. Tahapan pertama ialah heuristik, yaitu mencari sumber tertulis berupa arsip, buku, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan topik penelitian. Sumber lisan diperoleh dari hasil wawancara dengan para perantau Minangkabau yang ada di Kota Duri, khususnya di Kecamatan Mandau dan para tetua. Sumber yang diperoleh di verifikasi dan dilakukan kritik sumber. Interpretasi atau penafsiran sumber dilakukan terhadap sumber tertulis maupun lisan. Tahap terakhir metode ialah historiografi atau penulisan hasil penelitian dalam sebuah karya tulis ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpindahan orang Minangkabau ke Kota Duri pada tahun 1961-2024 juga didorong oleh kondisi sosial politik pasca pemberontakan PRRI, dan juga konflik internal dengan keluarga. Faktor lainnya yaitu karena tuntutan ekonomi, ajakan orang terdahulu, sistem matrilineal, dan juga faktor penarik dari kota tujuan rantau orang Minangkabau. Orang Minangkabau merasa trauma akibat dari pergolakan politik yang terjadi di kampung halamannya, dan membuat dampak yang merugikan bagi orang Minangkabau, baik itu dari segi ekonomi, sosial, dan lain sebagainya, dan mereka memilih untuk merantau ke kota lain di Indonesia. Orang Minangkabau memilih Kota Duri sebagai tempat tujuannya, karena Kota Duri aman dari konflik politik, serta menjadi daerah yang sedang mulai berkembang dari segi ekonomi dan sosial, karena adanya aktivitas eksplorasi minyak yang dilakukan oleh PT. Caltex. Dewasa ini, Kota Duri sudah menjadi daerah rantau bagi orang Minangkabau dan juga etnis lain seperti Jawa, Batak, Sunda, karena perkembangan daerahnya yang signifikan. Dari segi kehidupan sosial, masyarakat Minangkabau di Kota Duri mampu beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa meninggalkan identitas budaya mereka. Masyarakat Minangkabau di Kota Duri tetap mempertahankan budaya melalui penggunaan Bahasa Minangkabau, pelestarian adat istiadat, berinteraksi dan menjalin hubungan yang baik dengan etnis lain, serta berkontribusi terhadap pembangunan sosial ekonomi di Kota Duri. Dari sisi kehidupan ekonomi, masyarakat Minangkabau bekerja sebagai pedagang, guru, jasa, dan menjadi karyawan perusahaan minyak. Namun, hubungan orang Minangkabau yang merantau ke Kota Duri dengan kampung halamannya tetap terjaga. Kata Kunci: Merantau, Kota Duri, PT. Caltex, PRR

    Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Metode SRI Dengan Pemberian Beberapa Dosis Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit

    No full text
    Padi merupakan tanaman penghasil beras yang mengandung karbohidrat. Setiap tahunnya permintaan akan beras semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Upaya yang dilakukan guna meningkatkan produksi padi yaitu dengan menggunakan benih varietas unggul, penerapan metode SRI dan pemupukan organik berupa abu tandan kosong kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis yang tepat dari pemberian abu tandan kosong kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada metode SRI. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan sawah yang berlokasi di Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji Kota Padang, Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Andalas dan Star Laboratory Wiwiadi Bintang Sains, pada bulan Agustus 2024 – Februari 2025. Percobaan ini didesain menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal yaitu dosis abu tandan kosong kelapa sawit yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu 0, 200, 400 dan 600 kg/ha dengan 4 kelompok, sehingga diperoleh 16 satuan percobaan. Pengolahan data hasil pengamatan menggunakan uji F pada taraf nyata 5%. Apabila F hitung > F tabel, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa abu tandan kosong kelapa sawit dengan dosis 400-600 kg/ha mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman padi yang ditanam dengan metode SRI. Pengaplikasian abu tandan kosong kelapa sawit dosis 600 kg/ha yang diselingi pupuk anorganik ½ dosis rekomendasi memperoleh hasil panen tertinggi

    OPTIMASI PENAMBAHAN BETAKAROTEN PADA PENGENCER RINGER LAKTAT KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR AYAM KOKOK BALENGGEK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan menentukan dosis optimal penambahan antioksidan betakaroten dalam pengencer Ringer Laktat Kuning Telur (RLKT) terhadap kualitas semen cair ayam Kokok Balenggek (AKB) selama penyimpanan. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah semen AKB yang dikoleksi menggunakan metode massage dari lima ekor AKB. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas lima perlakuan dosis betakaroten (0; 0,13; 0,38; 0,63; dan 0,88%) dan lima lama waktu penyimpanan (0; 24; 48; 72; dan 96 jam) dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan membran plasma utuh (MPU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan betakaroten berpengaruh terhadap peningkatan motilitas, viabilitas, dan MPU serta penurunan abnormalitas spermatozoa selama penyimpanan. Interaksi antara dosis betakaroten dan lama waktu penyimpanan terjadi pada parameter viabilitas, abnormalitas, dan MPU, tetapi tidak pada motilitas. Berdasarkan analisis regresi kuadratik, dosis optimal secara matematis masing masing parameter adalah motilitas 0,52%, viabilitas 0,45%, abnormalitas 0,52%, dan MPU 0,50%, dengan rata-rata dosis optimal sekitar 0,50%. Penambahan betakaroten dalam pengencer RLKT efektif untuk menjaga kualitas semen selama penyimpanan jangka pendek

    Bariana Sain: Tokoh Perempuan Nagari Batu Basa Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar.

    No full text
    Skripsi ini berjudul " Bariana Sain: Tokoh Perempuan Nagari Batu Basa Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar". Penulisan skripsi ini menjelaskan perjalanan hidup Bariana Sain mulai dari latar belakang keluarganya, masa kecil serta pendidikan yang ditempuh. Selanjutnya, dibahas pula masa dewasanya yang mencakup kehidupan selama perkuliahan, Ikhwal merantau dan pengabdian sebagai aparat negara dari Irian ke Sulawesi, serta kehidupan berkeluarga. Akhirnya, skripsi ini menguraikan kepulangan Bariana Sain ke kampung halaman, pengangkatannya sebagai Wali Nagari Batu Basa periode 2009– 2015, hingga menjalani masa tua. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah sejarah biografi. Penelitian ini mengunakan metode penelitian sejarah yang dimulai dengan heuristik (pengumpulan sumber) seperti arsip atau dokumen pribadi Bariana Sain, sumber lisan melalui wawancara. Untuk menganalisis permasalahan dibutuhkan sumbersumber sekunder, seperti buku-buku hasil penelitian serta berita-berita di media cetak maupun di media elektronik. Kemudian langkah selanjutnya adalah kritik intern maupun ekstern yang bertujuan menyatakan dan mengklasifikasi sumbersumber untuk ditafsirkan. Setelah itu dilakukan interpretasi data agar mendapatkan sumber yang valid. Langkah akhirnya adalah Historiografi yaitu penulisan kembali hasil penelitian baik itu melalui studi pustaka atau wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Bariana Sain memulai karier sebagai guru honorer selama empat tahun sebelum beralih menjadi Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Butsi di Pariaman, Sumatera Barat, dan kemudian TKS Butsi di Irian Jaya. Setelah mendaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), ia ditempatkan di BKKBN Kabupaten Biak. Pada tahun 2007, ia kembali ke kampung halamannya di Sialahan, Nagari Batu Basa, dan dua tahun kemudian masyarakat, khususnya pihak Bundo Kanduang, meminta dirinya maju sebagai calon Wali Nagari. Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Bundo Kanduang, dan akhirnya terpilih sebagai Wali Nagari periode 2009–2015. Menjelang akhir masa jabatannya, ia diminta untuk kembali mencalonkan diri, tetapi menolak karena merasa satu periode sudah cukup untuk membawa perubahan bagi nagari serta mempertimbangkan faktor usia yang semakin tua

    MODEL SISTEM SKORING UNTUK DETEKSI DINI MATERNITY BLUES DI KOTA BUKITTINGGI

    Full text link
    Maternity blues merupakan keadaan darurat dan berbahaya bagi ibu dan juga bayi. Maternity blues akan berkembang menjadi depresi postpartum jika diabaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun model sistem skoring untuk deteksi dini maternity blues. Desain penelitian ini adalah crossectional study. Penelitian ini dilakukan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia dengan melibatkan ibu nifas 3-14 hari yang berjumlah 126 orang yang di rekruit secara konsekutif. Analisis data dalam penelitian ini perhitungan odds ratio, regresi logistik, dan analisis kurva ROC untuk mengetahui nilai sensitivitas dan spesifisitas nilai prediksi yang akan digunakan sebagai sistem skoring. Hasil penelitian didapatkan faktor risiko dari maternity blues adalah usia (p value = 0,049), pendidikan (p value= 0,046), pekerjaan (p value= 0,049), pendapatan (p value=0,012), paritas (p value= 0,044), status kehamilan (p value= 0,028), dukungan suami (p value=0,005), strategi koping (p value=0,001). Model sistem skoring ini dibangun oleh 6 variabel prediktor yaitu usia, pendapatan, paritas, dukungan suami, status kehamilan dam strategi koping. Pada model sistem skoring didapatkan nilai kalibrasi dan diskriminasi yang baik, nilai AUC (Area Under the Curve) 0,806 (IK95% 0,732-0,881) dan uji Hosmer & Lemeshow dengan nilai p=0,724, nilai sensitivitasnya 80,4% dan spesifitasnya 70,0%. Model sistem skoring dapat digunakan untuk deteksi dini maternity blues. Dengan diketahuinya skor prediksi maka dapat dilakukan tindakan untuk pencegahan kemungkinan terjadinya maternity blues. Diharapkan pelayanan kesehatan ibu hamil dan ibu nifas tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan fisik tetapi juga pada kesehatan mental. Perlu pengintegrasian edukasi kesehatan mental ibu hamil dan nifas pada program kelas ibu. Perlu peningkatan dukungan suami berupa dukungan sosial, emosional, informasional, dan penghargaan terhadap ibu nifa

    PENGARUH GREEN INNOVATION DAN GREEN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia Terdaftar di BEI Tahun 2022-2024)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh green innovation dan green intellectual capital terhadap nilai perusahaan (Studi Pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia Terdaftar di BEI Tahun 2022-2024). Data diperoleh melalui laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang memenuhi kriteria purposive sampling, sehingga diperoleh 16 perusahaan sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green innovation berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, green intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mendukung teori sinyal yang menyatakan bahwa green dasar dan kimia innovation dan green intellectual capital dapat memberikan sinyal positif bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen perusahaan, investor, dan peneliti selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan di industri Kata Kunci : Green innovation, Green Intellectual Capital, dan Firm Value

    Konflik Sosial dalam Novel Ipar Adalah Maut Karya Elizasifaa: Tinjauan Sosiologi Sastra Ian Watt

    Full text link
    Penelitian ini menganalisis konflik sosial dalam novel Ipar adalah Maut karya Elizasifaa menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena perselingkuhan sebagai konflik sosial yang mencerminkan ketegangan dalam masyarakat, khususnya hubungan keluarga. Permasalahan yang diangkat mencakup: (1) elemen intrinsik novel ditinjau dari perspektif sosiologi sastra, serta (2) bentuk konflik sosial perselingkuhan yang terjadi di dalam cerita. Adapun tujuan utama penelitian adalah untuk mendeskripsikan elemen intrinsik novel melalui tinjauan sosiologi sastra, sekaligus pembahasan wujud, faktor pemicu, dan implikasi perselingkuhan yang disajikan. Kajian ini mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Sumber data primer berasal dari novel Ipar Adalah Maut itu sendiri, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literatur seperti buku referensi, jurnal ilmiah, dan artikel terkait. Kerangka analisis didasarkan pada teori sosiologi sastra Ian Watt, yang membahas tentang konflik sosial, posisi pengarang, sastra sebagai representasi realitas masyarakat, serta peran sastra sebagai instrumen kritik sosial. Hasil kajian mengungkap bahwa konflik sosial dalam novel ini melibatkan pertentangan antarindividu, antarkelompok, serta antara individu dan lingkungan sosialnya, yang sebagian besar dipicu oleh isu perselingkuhan. Pertentangan tersebut tidak hanya memengaruhi kondisi sosial dan mental para tokoh, tetapi juga merefleksikan norma-norma dan dinamika sosial yang ada di masyarakat Indonesia. Konflik ini menghasilkan konsekuensi seperti disintegrasi keluarga, gangguan psikologis mendalam, serta pergeseran pola interaksi sosial

    58,132

    full texts

    74,254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eSkripsi Universitas Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇