UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan
Not a member yet
    2923 research outputs found

    Pengembangan LKPD Terintegrasi Islam pada Materi Operasi Bentuk Aljabar

    No full text
    Permasalahan pada penelitian ini yaitu kurangnya variasi media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik untuk belajar lebih mandiri, dan memahami nilai keislaman. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terintegrasi Islam pada materi operasi bentuk aljabar yang valid agar dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PPE (Planning, Production, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen validasi produk yang diberikan kepada ahli materi dan ahli media untuk menguji kevalidan produk. Hasil dari penelitian ini berupa LKPD terintegrasi Islam pada materi operasi bentuk aljabar yang valid. Hasil validasi dari ahli materi mengenai produk LKPD yaitu sebesar 82% dengan kategori sangat baik. Kemudian hasil validasi dari ahli media mengenai produk LKPD yaitu sebesar 83% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD terintegrasi Islam pada materi operasi bentuk aljabar memiliki validitas sangat baik sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran

    Analisis Kompetensi Pedagogik Calon Guru Matematika Melalui Implementasi Lesson Study Dalam PLP

    No full text
    Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru dan menjadi ciri yang membedakan profesi guru dengan profesi lain. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis hasil implementasi lesson study dalam Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) yang dilakukan oleh calon guru matematika ditinjau dari kemampuan pedagogiknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan melalui lesson study. Pelaksanaan lesson study dalam PLP terdiri dari satu guru model dan dua orang observer. Adapun instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi pelaksanaan lesson study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi lesson study pada siklus pertama dan kedua berhasil meningkatkan kompetensi Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru dan menjadi ciri yang membedakan profesi guru dengan profesi lain. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis hasil implementasi lesson study dalam Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) yang dilakukan oleh calon guru matematika ditinjau dari kemampuan pedagogiknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan melalui lesson study. Pelaksanaan lesson study dalam PLP terdiri dari satu guru model dan dua orang observer. Adapun instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi pelaksanaan lesson study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi lesson study pada siklus pertama dan kedua berhasil meningkatkan kompetens

    Etnomatematika pada Motif Batik Geblek Renteng Khas Kulonprogo

    No full text
    Matematika sering dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Padahal, konsep matematika banyak ditemukan dalam budaya lokal, salah satunya pada motif batikGeblek Renteng khas Kulon Progo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif denganpeneliti sebagai instrumen utama (human instrument). Peneliti secara langsung melakukan observasi terhadap motif batik, wawancara mendalam dengan pengrajin batik, serta diskusi dengan guru matematika untuk menggali bentuk-bentuk konsep matematika yang terkandung dalam motif tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Geblek Renteng mengandung konsep pola, simetri lipat,simetri putar, dan transformasi geometri. Temuan ini menunjukkan bahwa motif batik dapatdimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual yang mendukung pemahaman konsepmatematika siswa. Selain itu, integrasi batik dalam pembelajaran juga berperan dalam pelestarian budayalokal. Kata kunci : Etnomatematika, Batik Geblek Renteng, pembelajaran kontekstual.&nbsp

    Keterkaitan Keterkaitan Matematika dan Budaya Lokal pada Proses Penggilingan Mi Lethek Menggunakan Tenaga Sapi di Bantul, Yogyakarta: -

    No full text
    Mi Lethek merupakan salah satu makanan tradisional khas Bantul Yogyakarta yang sampai saat ini proses pembuatannya masih menggunakan cara tradisional yaitu masih menggunakan tenaga sapi untuk menggiling adonan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep matematis khususnya frekuensi, periode, dan kecepatan linear dalam aktivitas penggilingan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan Bapak Yasir Ferry Ismatrada, pemilik usaha mi lethek generasi ketiga, yang dilakukan di Srandakan, Bantul pada tanggal 29 September 2025 dan observasi. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa, frekuensi putaran sebesar 1 putaran/menit  serta kecepatan linear sapi sebesar   serta total jarak tempuh sapi sekitar  selama sesi kerja 2 jam.  Dalam satu hari, penggilingan bisa dilakukan selama tiga kali tergantung dari permintaan pasar dan kondisi fisik sapi. Penggunaan gilingan sapi masih dipertahankan sampai saat ini, karena akan berpengaruh terhadap tekstur dan cita rasa mi lethek

    Efektivitas Metode Mimicry Memorization dalam Peningkatan Penguasaan Kosa Kata Bahasa Arab Kelas IV MI Qurata A’yun Selman Tahun 2021/2022

    No full text
    The Effectiveness of the Mimicry-Memorization Method in Improving Arabic Vocabulary Mastery in Class IV MI Qurrota A’yun Sleman Academic year 2021/2022. Thesis, Yogyakarta: Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Sciences, Sunan Kalijaga State Islamic University, 2022. This study aims to find out hoe the effectiveness of the mimicry-memorization (mim-mem) method is in increasing students’ mastery of Arabic vocabulary in order to facilitate students’ understanding and mastery of vocabulary Arabic learning. This research is a descriptive quantitative research at Madrasah Ibtidaiyah Qorrota A’yun Sleman. For the type of research itself, namely experimental research. As for the data collection method used is the test method, observation, documentation. While the data analysis in this study used SPSS 20 with data analysis techniques, namely using ‘t’ test analysis or different test. The results of this study indicate that after being carried out and seen from the result of observations and strengthened by the results of tests that have been carried out in both classes namely class IV B as the experimental class and class students achieved and average score 70,77%, wich was included in the effective category, then in the control clas, the average value obtained was 57,31%, so it was in the less effective category

    Implementasi Pembelajaran Bahasa Arab dengan Modul Pembelajaran Menulis 3 Jam di LKP Jogja Kaligrafi

    No full text
    This study aims to determine the implementation of the module “Training for Easy and Fluent Arabic Writing 3-Hour System” at LKP Jogja Calligraphy. The research was conducted in a descriptive qualitative manner with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects included the director, management, teaching staff, and students. The results showed that the implementation of the module was carried out through four main stages: introduction of hijaiyah letters and their classification, formation of letters that change shape, practice writing single and connected letters, and habituation of independent practice istiqomah. Supporting factors for implementation include LKP\u27s strategic position as a calligraphy training center, community enthusiasm, and institutional legality. The obstacles faced include limited human resources and costs, participants\u27 lack of understanding of instructions, and technical obstacles in the learning process such as short training duration, difficulty in drawing calligraphy, lack of learning innovation, and challenges in using special stationery

    Kāna Wa Akhawātuhā dalam Surat Al-Baqarah dan Kontribusinya dalam Pembelajaran Nahwu (Analisis Sintaksis)

    No full text
    This study investigates the occurrence and usage of kāna wa akhawātuhā (kāna and its sisters) in Surah Al-Baqarah, which comprises 286 verses. The researcher identified 88 instances of kāna wa akhawātuhā: 57 instances of kāna in the past tense (fi\u27il madli), 18 in the present tense (fi\u27il mudhari\u27), and 3 as imperative forms (fi\u27il amr). Additionally, there were 9 occurrences of laysa (fi\u27il madli) and 1 of mā zāla (fi\u27il mudhari\u27). The analysis categorized kāna wa akhawātuhā based on conditions of application, types of verbs, need for complements (khabar), and grammatical properties. Most forms acted without conditions, and the majority were complete in their inflection (kāmilut tashrif). Furthermore, the study explored the types of ism (subjects) and khabar (predicates) linked to kāna wa akhawātuhā, categorized by form, number, and gender. The findings provide a systematic inventory of kāna wa akhawātuhā examples, complete with parsing (i’rab) and detailed grammatical analysis, offering significant contributions for the teaching and learning of Arabic grammar (nahwu), particularly at the beginner and intermediate levels. The researcher also proposes instructional steps to integrate these findings into grammar learning practices

    Eksplorasi Self-Assessment Regulasi Diri Mahasiswa dalam Pembelajaran: Eksplorasi Self-Assessment Regulasi Diri Mahasiswa dalam Pembelajaran

    No full text
    Purpose – Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi praktik self-assessment mahasiswa Pascasarjana PAI serta kontribusinya dalam memperkuat regulasi diri dalam proses pembelajaran. Design/methods– Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui mini riset lapangan, data diperoleh dari wawancara semi-terstruktur terhadap delapan mahasiswa dan dianalisis secara tematik berdasarkan model regulasi diri Zimmerman. Findings – Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-assessment membantu mahasiswa menilai kualitas pemahaman, memonitor proses belajar, mengidentifikasi kelemahan, serta menentukan strategi perbaikan secara lebih terarah. Faktor pendukung meliputi kebiasaan refleksi, diskusi dengan teman, motivasi intrinsik, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai alat bantu klarifikasi dan dokumentasi belajar. Sebaliknya, hambatan muncul dari tekanan emosional, stres akademik, kesulitan memahami materi, dan keterbatasan referensi. Bagi mahasiswa PAI, self-assessment tidak hanya dipahami sebagai evaluasi akademik, tetapi juga sebagai praktik muhasabah yang memperkuat karakter, kesadaran spiritual, dan ketenangan emosional. Penelitian ini menegaskan bahwa self-assessment merupakan mekanisme penting dalam membangun regulasi diri, kemandirian belajar, serta pengembangan karakter mahasiswa di lingkungan pendidikan Islam

    Analisis Pengaruh Ketersediaan QRIS sebagai Metode Pembayaran terhadap Preferensi Konsumsi Mahasiswa di Warung Makan Sekitar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan metode pembayaran digital berbasis QRIS terhadap preferensi konsumsi mahasiswa dalam memilih warung makan di sekitar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Latar belakang dari penelitian ini adalah meningkatnya adopsi QRIS sebagai sistem pembayaran non-tunai yang praktis dan aman di tengah masyarakat digital, khususnya generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Google Form, yang disebarkan kepada mahasiswa UIN Sunan Kalijaga secara insidental. Instrumen penelitian terdiri dari sejumlah pertanyaan tertutup dan semi-terbuka yang mengukur sejauh mana QRIS mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih tempat makan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan hasil dalam bentuk diagram lingkaran dan batang, serta penjelasan naratif terhadap masing-masing item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden cenderung lebih memilih warung makan yang menyediakan QRIS dibandingkan yang tidak, dengan alasan efisiensi transaksi, kemudahan, dan menghindari penggunaan uang tunai. Namun, terdapat pula sebagian responden yang menyatakan bahwa keberadaan QRIS bukanlah faktor utama dalam memilih warung makan, menunjukkan adanya pertimbangan lain seperti rasa makanan, harga, dan lokasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan QRIS memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap preferensi konsumsi mahasiswa, meskipun bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Temuan ini memberikan gambaran awal tentang perilaku konsumsi mahasiswa di era digital dan pentingnya adaptasi pelaku UMKM terhadap perkembangan teknologi pembayaran untuk menjangkau konsumen muda secara lebih efektif. Kata Kunci: QRIS, mahasiswa, warung makan, metode pembayaran digital, preferensi konsums

    Narasi Hadis Di Media Sosial: Adab Komunikasi Dalam Dakwah Gus Miftah Dan Pembentukan Otoritas Keagamaan

    No full text
    Studi ini menyelidiki perdebatan tentang etika dakwah Gus Miftah, seorang ulama modern yang terkenal karena pendekatan inklusifnya. Gus Miftah menarik perhatian publik dan diapresiasi oleh banyak orang, khususnya generasi muda, karena dia berdakwah di tempat-tempat yang jarang dijamah ulama, seperti klub malam dan tempat hiburan. Meskipun demikian, popularitasnya tidak lepas dari perdebatan. Salah satu peristiwa yang menarik perhatian adalah percakapan Gus Miftah dengan seorang penjual es teh, di mana guyonan yang dia lontarkan dianggap kasar dan menimbulkan kontroversi di media sosial. Reaksi beragam terhadap kejadian tersebut. Ada yang membelanya sebagai tindakan spontan yang tidak perlu diperhatikan, dan ada yang mengecamnya karena dianggap tidak mencerminkan pendapat seorang ulama. Hadis tentang adab berkomunikasi digunakan sebagai dasar analisis dalam situasi ini. “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam,”. menjadi landasan moral untuk menilai ucapan seorang tokoh agama. Media sosial memainkan peran yang signifikan dalam memperluas dampak insiden ini. Komunikasi cepat menunjukkan bahwa komunikasi sederhana dapat menjadi masalah besar, terutama ketika melibatkan orang publik. Dalam kasus ini, reputasi Gus Miftah sebagai ulama dipertanyakan, bahkan mengarah pada penurunan otoritas keagamaannya. Ulama lain, seperti Gus Iqdam, dianggap lebih baik dalam menerapkan prinsip adab berkomunikasi dibandingkan dengan Gus Miftah. Hasil penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya adab komunikasi bagi tokoh agama, terutama di era digital, di mana ucapan dan tindakan mereka dapat dilihat dan diperdebatkan dengan mudah. Hadis tentang adab komunikasi juga menciptakan otoritas keagamaan baru, yang menuntut ulama untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesat agar tetap relevan dan diterima masyarakat

    0

    full texts

    2,923

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇