Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
Not a member yet
1708 research outputs found
Sort by
Pengembangan Sistem Informasi Rekomendasi Wisata Kotawaringin Timur Berbasis Web MenggunakanMetode Item-Based Collaborative Filtering
Kotawaringin Timur Regency has many tourist objects and is rich in arts and culture spread in several sub-districts. Efforts to increase the promotion of KOTIM tourism continue to be carried out with the support of the application of technology, one of which is smart tourism. Prospective tourists tend to use internet technology to find information on tourist attractions they want to visit, rather than using the services of agents or travel agencies. Prospective tourists who want to visit East Kotawaringin need information and recommendations that are accurate, fast and economical. Recommendation systems have been widely used in the business world to help provide recommendations for various products. Therefore, a recommendation system is also used to generate tourist recommendations in East Kotawaringin using the Item-Based Collaborative Filtering method which utilizes rating data by visitors based on their travel experience. This system is in the form of a website where users can provide a rating for every tour in East Kotawaringin. Among the 35 tours in East Kotawaringin, as many as 7 tours are used in the recommendation system. These tours are Ujung Pandaran Beach, Red Kalap Gadur Waterfall, Jelawat Fish Tourism Icon, Balanga Roundabout, KOTIM Cultural Miniature Park, Satiruk Beach and Betang Tumbang Gagu. The result of the use of this recommendation system is the display of a tourist recommendation page that can be accessed by the user in the form of tours that have the highest rating equipped with detailed information on supporting tourism facilities.Keywords : Recommendation system, collaborative filtering method, tourism, East KotawaringinÂ
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PROMOSI KESENIAN WAYANG KULIT PALEMBANG
Wayang didaftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2002, salah satunya yakni Wayang Kulit Palembang yang pada saat itu terancam akan hilang. Hingga saat ini Kesenian Wayang Kulit Palembang masih diperjuangkan keberadaanya agar tidak hilang terbawa oleh zaman, karena banyak generasi muda yang tidak mengetahui bahwa terdapat kesenian pewayangan di Kota Palembang. Dalam prespektif desain komunikasi visual terdapat faktor yang mempengaruhi yakni belum adanya media promosi yang di khususkan untuk menjangkau target sasaran remaja, dalam hal ini media berbentuk Motion Graphics maupun media yang mengikuti trend terkini. Adapun tujuan untuk memberikan informasi terkait Wayang Kulit Palembang kepada generasi muda di Kota Palembang. Metode perancangan yang digunakan yakni Design Thinking yang terdiri dari 5 tahapan yakni: Empathize (Pengumpulan Data), Define (Analisis Data), Ideate (Konsep), Prototype (Perancangan), serta Test (Uji Coba kepada masyarakat). Perancangan Komunikasi Visual Promosi Kesenian Wayang Kulit Palembang ini menghasilkan beberapa media promosi yang menyasar generasi muda dengan media utama berupa Motion Graphics, Serta beberapa media pendukung berupa Kartu Augmented Reality, Poster, Lampu Tidur, Case Handphone, Jam Dinding, Tumbler, T-Shirt, Totebag, X-Banner, dan Gantungan Kunci. Sebagai penunjang media utama dalam mempromosikan Kesenian Wayang Kulit Palembang
PENGARUH PERPUTARAN KAS, PIUTANG, PERSEDIAAN, DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PROFITABILITAS
Penelitian ini bertujuan untuk menguji  pengaruh Perputaran Kas, Perputaran Piutang, Perputaran persediaan dan pertumbuhan penjualan Terhadap profitabiltas pada Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016- 2021. Dengan perbedaan hasil penelitian dari penelitian sebelumnya. Populasi yang digunakan adalah 64 perusahaan di industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penentuan sampel dilakukan dengan pendekatan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria penentuan sampel yang telah, terdapat 31 perusahaan selama periode 2016-2021. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kuantitatif dan Teknik Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, perputaran piutang berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, perputaran persediaan berpengaruh signifikan, pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan, pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap profitabilita
Perbandingan Pengaruh Penggunaan Air Tawar Dan Air Laut Pada Proses Curing Terhadap Kuat Tekan Beton
Dalam pembuatan beton air sangatlah berpengaruh terhadap kuat tekan beton, karena jika penggunaan air diberikan secara berlebihan akan mengakibatkan penurunan pada kekuatan beton tersebut. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian pengamatan terhadap nilai kuat tekan beton yang di curing menggunakan air tawar dan air laut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan mutu beton yang perawatannya menggunakan air tawar dan air laut, untuk mengetahui pengaruh jenis air dalam perawatan curing, dan pengaruh superplasticizer dalam meningkatkan mutu beton yang menggunakan air laut sebagai proses curing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil pengujian diketahui bahwa pada benda uji yang direndam dengan air laut di umur 28 hari, nilai kuat tekan tertinggi dicapai oleh Beton K-400 + SP 1% yang perawatannya menggunakan air tawar mencapai nilai 423,9 kg/cm² dan Beton K-400 + SP 1% yang di curing dengan air laut terjadi penurunan akan tetapi masih memenuhi syarat yang direncanakan dimana nilai kuat tekannya di 408,1 kg/cm². Visual pada benda uji yang di curing dengan air laut menyebabkan adanya pori-pori di sekitar permukaannya, maka diketahui dari pengujian beton yang menggunakan bahan tambah SuperPlasticizer ada pengaruh dalam meningkatkan nilai kuat tekan beton pada beton yang proses curing-nya menggunakan air laut
Kajian Risiko Banjir Pada Das Buah Kota Palembang Dengan Analisis Spasial GIS (Geographic Information System)
Palembang yang termasuk DAS Buah merupakan salah satu kota di Indonesia yang mengalami banjir secara berkala. DAS buah merupakan lahan pemukiman, industri, dan rawa seluas 10,79 km2 yang berfungsi sebagai drainase perkotaan dan pengendalian banjir. Ini telah menghadapi masalah kemacetan dalam beberapa tahun terakhir, terutama selama curah hujan tahunan. Di DAS Buah, perencanaan kota yang berlebihan menyebabkan banjir karena berkurangnya daerah tangkapan air akibat pengelolaan ruang terbuka hijau dan perubahan pola penggunaan lahan. . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya, kerentanan dan risiko banjir berbasis GIS (Geographyic Information System). Metode Analisis yang diterapkan adalah analisis bahaya, kerentanan, kapasitas dan risiko berdasarkan metode penilaian AHP (Analytical Hierarchy Process) dan metode penilaian SMCE (Spatial Multi Criteria Evaluation). Data yang diperlukan dalam penelitian ini berupa data Primer dan Data Sekunder. Data primer dibagi ke dalam 2 kelompok yaitu parameter terikat dan parameter bebas. Parameter terikat antara lain bahaya, kerentanan dan kapasitas, sedangkan parameter bebas merupakan parameter yang berhubungan dari masing – masing parameter terikat. Data Sekunder berupa curah hujan, peta RBI Kota Palembang, peta DAS Buah dan data kecamatan dalam angka. Berdasarkan analisa yang dilakukan dapat diketahui bahwa analisis risiko diklasifikasikan menjadi 5 tingkatan yaitu klasifikasi risiko tingkat sangat tinggi terdapat di kelurahan bukit sangkal, duku, 2 ilir dan 3 ilir dengan luas total sebesar 152,657 Ha, klasifikasi risiko tingkat tinggi terdapat di Kelurahan Duku, Bukit Sangkal dan 3 Ilir dengan luasan total 446,371 Ha sedangkan klasifikasi risiko tingkat sedang terdapat di Kelurahan Sungai Buah dan 1 Ilir dengan luas sebesar 223,933 Ha, klasifikasi risiko tingkat rendah terdapat di 3 kelurahan yaitu 8 Ilir, Sialang, Sei Selayur dan Kalidoni dengan luas sebesar 197,748 Ha dan klasifikasi risiko tingkat sangat rendah dengan luas sebesar 0,022 Ha
Analisis Manajemen Resiko Pada Proyek Rehabilitasi Jalan Betung – Petanggan Menggunakan Metode Severity Index
Pada pembangunan jalan terdapat berbagai macam risiko. Risiko yang muncul dapat berpengaruh pada biaya, waktu, atupun kualitas suatu proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui resiko yang terjadi dan tingkat resikonya, serta dapat merekomendasikan penanganan untuk resiko yang terkategori tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengolahan data yang menggunakan Statical Product and Service Solution (SPSS) dan secara numeris menggunakan metode Severity Index (SI). Dari hasil analisis risiko diketahui bahwa terdapat 4 kategori resiko yaitu resiko teknis, resiko internal dalam bidang manajemen, resiko komersial, dan resiko eksternal. Resiko yang termasuk tingkat tinggi (high) adalah variabel perubahan desain dan waktu pelaksanaan (CCO), penerapan safety di lingkungan kerja, kurangnya komunikasi pekerja dengan pelaksana lapangan, dan perubahan cuaca. Rekomendasi penanganan risiko untuk variabel yang memiliki kategori tinggi (high), yaitu melaksanakan survei awal dengan teliti agar tidak terjadi CCO terus menerus, menerapkan sanksi terhadap pekerja yang tidak mau menerapkan safety, serta mengadakan penyuluhan tentang safety, memberi penjelasan tentang detail pekerjaan sesuai sop, pelaksana selalu mengawasi pekerja, dan melemburkan pekerjaan atau menambah jumlah pekerja
Penjadwalan Mata Pelajaran Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) Pada SMPIT Mufidatul Ilmi
Scheduling has a division of time based on a work sequence arrangement plan in the form of a list or table of activities or an activity plan with a detailed division of implementation time which is very necessary in carrying out institutional/company business processes. It is important to note the complexity of the process in scheduling appropriate subjects from various perspectives, both teachers, students and classrooms. Provision of teacher teaching schedules based on abilities in the field of subjects, suitable time each semester is very important to consider for very complex schedule arrangements, the number of classrooms that can be used in teaching activities is relatively small, and preventing teacher teaching conflicts so that the need for optimization of eye scheduling lesson to be made. Furthermore, at the stage of application development using the Waterfall method. The purpose of this research is to build a lesson scheduling application at SMPIT Mufidatul Ilmi by applying the particle swarm optimization (PSO) algorithm to compile lesson schedules. Particle Swarm Optimization is a population-based algorithm that exploits individuals in search. In PSO the population is called a swarm and individuals are called particles. Each particle moves at a speed adapted from the search area and stores it as the best position ever achieved. Design analysis includes Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, Sequence Diagrams, Entity Relationship Diagrams (ERD). The results of this study provide several primary data (service) features, especially features to provide scheduling results from processing with the PSO algorith
Utilization of Spatial Data for Analysis of Land Use Change in Karya Jaya Village, Kertapati District, Palembang City (2018-2022): Pemanfaatan Data Spasial Untuk Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Di Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati Kota Palembang (2018-2022)
ABSTRACT
Changes in land use are something that is certain along with an increase in population both in meeting the needs of life and in the need for a place to live. Changes in land use can cause environmental impacts such as changes from vacant land or shrubs to residential land. The method used in this study is by using spatial comparative analysis which overlays spatial data sourced from high-resolution satellite imagery in 2018 and 2022. Based on these data there is a total land change of 58.31 Ha with a dominance of land change to landfill. covering an area of 23.48 Ha while land conversion into settlements covering an area of 14.37 Ha with 572 built houses. This land change in area is dominated by paddy fields with an area of 43.48 Ha of converted paddy fields.
Keywords: changes, landuse, GIS, landconversion
ABSTRAK
Perubahan dalam penggunaan lahan merupakan suatu hal yang pasti seiring dengan bertambahnya penduduk baik dalam pemenuhan kebutuhan hidup maupun dalam kebutuhan akan tempat bermukim. Perubahan penggunaan lahan ini dapat menimbulkan dampak lingkungan seperti perubahan dari lahan kosong atau belukar ke lahan permukiman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis komparasi spasial yang meng-overlay data spasial yang bersumber pada citra satelit resolusi tinggi di tahun 2018 dan 2022. Berdasarkan data tersebut terdapat perubahan lahan total seluas 58,31 Ha dengan dominasi perubahan lahan menjadi lahan timbunan seluas 23,48 Ha sedangkan perubahan lahan menjadi permukiman seluas 14,37 Ha dengan rumah terbangun sebanyak 572 unit. Perubahan lahan ini secara luasan didominasi berasal dari lahan sawah dengan luas lahan sawah teralihfungsi seluas 43,48 Ha.
Kata Kunci : perubahan, penggunaan lahan, sig, alih fungs
Partisipasi Masyarakat Dalam Menciptakan Kampung Tangguh Nasional (Studi Kasus Desa Lueng Ie Aceh Besar)
National Tangguh Village is a program held in leng ie Village, Kec. Krueng Barona Jaya, Kab. Aceh Besar which aims to create a village on a national scale. The programs are carried out by the government of Lueng Ie Village, Krueng Barona Jaya District, Kab. Aceh Besar is the existence of the Poskesdes Program where the activities carried out at the Poskesdes are Posyandu. Then there is also the construction of rental houses built by the village government to increase the income of Lueng Ie Village. In this case the village government of Lueng Ie has an important role to socialize this program to the community. And the community also has a role that is no less important to participate in the success of the program. But in reality the people of Lueng Ie Village are not participating due to the lack of information about the National Tangguh Village Program and the relatively low HR factor
The Political Parties Coalition Behaviour in Election: A Meta-Analysis
The formation of political party coalitions can be applied productively to patronage democracy, but this requires a broader comprehensive study and the addition of new conceptualizations. Therefore, this study aims to determine the development of research on the theme of political party coalition behavior from 2015 to 2021 indexed by Scopus. This study uses a scoping review method. The source of this research data comes from the Scopus database. The findings in this study that the coalition behavior of political parties will not be separated from the topic of voting behavior and the electoral system, this is evident in this study. The political parties in building coalitions must consider the level of electability by looking at behavior in the voters. Moreover, the electoral system will determine whether political parties need to form coalitions or not if they want to participate in electoral contestation. Furthermore, parliamentary elections and proportional representation are topics that have opportunities as novelties for future research related to this themes. Furthermore, Indonesia (southeast asia), Spain, Norway (Europa), Uruguay and Colombia (South America) have recently paid great attention to research on the political parties coalition behavior. The implications of the findings of this study are as a form of a reference for knowledge regarding the study of political parties. More than that, it is important to describe these findings because they can classify world research which so far has only been limited to individual findings