Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
Not a member yet
1708 research outputs found
Sort by
Pelatihan Akuntansi dan Penyusunan Laporan Keuangan Bagi Pengurus/Pengelola Koperasi di Kota Palembang
Salah satu bentuk tata kelola yang baik bagi koperasi sebagaimana yang disebutkan dalam Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah adalah No. 20 tahun 2015 pasal 9 adalah aspek akuntablitas keuangan. Kajian Tim Pengabdian dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Palembang terdapat beberapa kelemahan bagi Pengelola/Pengurus koperasi seperti pengelola keuangan koperasi yang tidak kompeten, pencatatan tidak sesuai dengan koridor yang berlaku umum serta kelemahan-kelamahan lainnya. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang dalam hal ini sebagai wujud representatif tanggungjawab pemerintah kota Palembang dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang transparan, akuntabel, bertanggungjawab, mandiri dan berkeadilan agar pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional. Berdasarkan kajian itu juga Tim Pengabdian Kepada Masyarakat bersepakat dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk mengadakan pelatihan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan koperasi dengan tujuan untuk membantu serta mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul pada aspek keuangan koperasi sekaligus meningkatkan kompetensi dan keterampilan Pengurus/Pengelola koperasi di bidang akuntansi dan penyusunan laporan keuangan koperasi. Hasil dari rangkaian kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan berjalan dengan sangat baik dan sesuai dengan yang telah direncanakan. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya kompetensi peserta dalam memahami akuntansi dan penyusunan laporan keuangan koperasi baik secara konseptual maupun pengaplikasiannya.Isu yang menjadi perhatian bagi pemerintah kota Palembang dalam mengembangkan koperasi adalah tentang prinsip tata kelola dimana tata kelola yang baik bagi perkoperasian harus terus dibangun khususnya di era globalisasi dan digitalisasi dalam rangka membangun budaya atau kultur dasar koperasi yaitu mensejahterakan anggotanya. Salah satu bentuk tata kelola yang baik bagi koperasi sebagaimana yang disebutkan dalam Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah adalah No. 20 tahun 2015 pasal 9 yaitu pada aspek akuntablitas keuangan. dimana berdasarkan kajian Tim Pengabdian dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Palembang terdapat beberapa kelemahan bagi Pengelola/Pengurus koperasi yang ada di kota Palembang seperti pengelola keuangan koperasi yang tidak kompeten, pencatatan kas hanya sebatas masuk dan keluar dan tidak sesuai dengan koridor akuntansi dan penyusunan laporan keuangan yang berlaku umum serta kelemahan-kelamahan lainnya. Berdasarkan kajian itu juga Tim Pengabdian Kepada Masyarakat bersepakat dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk mengadakan pelatihan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan koperasi dengan tujuan untuk membantu serta mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul pada aspek keuangan koperasi sekaligus meningkatkan kompetensi dan keterampilan Pengurus/Pengelola koperasi di bidang akuntansi dan penyusunan laporan keuangan koperas
THE LINK BETWEEN VLS AND READING COMPREHENSION
The purpose of this study was to determine the correlation between vocabulary learning strategies and reading comprehension, as well as the extent to which vocabulary learning strategies contributed to students' reading comprehension. The correlational research design was used for this study. The sample of 68 students was chosen using the purposive sample technique. The questionnaire on vocabulary learning strategies and the reading comprehension test were used to collect data and Pearson Product Moment and regression analysis were used to analyze the obtained data. The study found that students' vocabulary learning strategies questionnaire and reading comprehension test scores were in the average range. First, with a p-value 0.003 less than the alpha value of 0.05, there was a significant correlation between vocabulary learning strategies and reading comprehension of tenth-grade students at SMA N 10 Palembang. The R-value of.358 indicates that Ha was accepted and Ho (null hypothesis) was automatically rejected. A low correlation was discovered between vocabulary learning strategies and reading comprehension of SMA N 10 Palembang tenth-grade students. Second, the regression value revealed 0.128 influences of vocabulary learning strategy and reading comprehension, implying that the contribution and interaction effect of vocabulary learning strategy and reading comprehension was 12.8%
DIGITAL MARKETING UNTUK KEBERLANGSUNGAN USAHA EKONOMI KREATIF UMKM WANOJA BINANGKIT BOGOR
Pemberlakuan kembali pembatasan mobilisasi masyarakat selama pandemi karena peningkatan Virus Corona varian Omicron yang diterapkan pemerintah semakin menumbuhkan kebiasaan baru dalam kehidupan bermasyarakat untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian virus Covid-19. Pembatasan ini juga berlaku dalam kegiatan berorganisasi, salah satunya kegiatan pengabdian masyarakat kepada mitra kelompok masyarakat dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan. Permasalahan utama Wanoja Binangkit Kabupaten Bogor antara lain kemampuan pengurus dan anggota dalam bidang memasarkan produk UMKM secara online atau e-marketing masih kurang, Solusi yang disampaikan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan kepada pengurus Wanoja Binangkit Kabupaten Bogor tentang pelatihan implementasi digital marketing untuk keberlangsungan usaha ekonomi kreatif agar dapat memanfaatkan dan menerapkan e-marketing sebagai pertahanan ekonomi Bentuk kegiatan pelatihan dilakukan secara virtual memanfaatkan teknologi melalui media online aplikasi Zoom oleh dosen UBSI yang telah ditunjuk sebagai tutor. Pelatihan ini memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha ekonomi kreatif UMKM Wanoja Binangkit di tengah Pandemi Covid 19Â dan akan dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan agar diperoleh hasil yang optimal.Kata kunci : Digital Marketing, Ekonomi Kreati
Pengaruh Mental Toughness dan Employee Experience Terhadap Organizational Commitment Dengan Psychological Well-Being Sebagai Mediator Pada Karyawan Generasi Z di Jakarta
Organizational commitment is an important factor for companies in improving their productivity and performance. However, there are stereotypes related to the commitment of Generation Z employees who are new to the workplace, namely, a tendency to be disloyal and a low commitment to the organization. The study aims to analyse the impact of Mental Toughness and Employee Experience on Organizational Commitment with Psychological Well-Being as Mediator on Generation Z Employees in Jakarta. Generation Z is the generation of professionals born between 1997 and 2005 who have recently entered the world of work. This research uses analytical techniques with quantitative methods with a survey approach. A sample of 125 Generation Z employees at a start-up company in Jakarta. The research data was collected using a Likert-scale questionnaire that had 25 statement items that included four variables: mental toughness, employee experience, psychological well-being, and organizational commitment. Hypothesis testing uses SEM (Structural Equation Modelling) as well as SPSS and AMOS software to process data. The results of the study show that Mental toughness has a positive influence on Psychological well-being, Employee experience has a positively influenced psychological wellness, Psychological wellness has a negative influence upon Organizational commitment, and Psychological welfare has a mediating influence between mental toughness and Organizational engagement and the absence of Psychological Well-Being as a mediation between employee experience and Organizational commitment
Capacity to Use Parking Facilities The Lampung State Polytechnic Joint Lecture Building: Kapasitas Penggunaan Fasilitas Parkir di Gedung Kuliah Bersama Politeknik Negeri Lampung
ABSTRACT
The increasing number of new student admissions for the 2023/2024 academic year at the Lampung State Polytechnic has an impact for increasing the number of vehicles that will go through the road or park their vehicles in lecture building. The use of the Joint Lecture Building facilities will be used in early 2023 cannot be separate from the available vehicle parking facilities. Reduce public transportation, which causes students, lecturers, Educational Laboratory Institution, technicians, and other employees switching to use private vehicles. The purpose of this study was to find out how much parking capacity is available for users of the Joint Lecture Building. Methods use by conduct on-site surveys, conducting measurements, calculation of PSU for motorcycles and passenger cars. Based on the survey results, three parking locations were obtained. With an area of Location 1 of 1196,184 m2, Location 2 of 3020,028 m2, and an additional Location 3 of 1319,628 m2. From the land area, then calculate the PSU for Passenger Cars 2.5 m x 5 m and PSU for Motorcycles 0.75m x 2 m. The width of the Alley Lane for 1-way Passenger Cars is at least 6 m and 2-way is at least 8 meters, while for motorcycles is 1.6 meters. Results obtained for Location 1 resulted in 57 PSU for Motorcycles and 27 PSU for Passenger Cars. Location 2 produces 672 PSU for Motorcycles and 47 PSU for Passenger Cars. An additional location 3 resulted in 540 PSU Motorcycles. Thus, the total for Motorcycles is 1244 PSU and Passenger Cars is 74 PSU, for a total of 1343 PSU. The area of land used for Location 1 for Motorcycles is 85.5 m2, Passenger Cars is 337.5 m2, and the remaining area of the alley lane width is 773,184 m2. Location 2 for Motorcycles is 1008.00 m2, Passenger Cars is 587.5 m2, and the remaining area of the alley lane width is 1424.528 m2. Location 3 for Motorcycles is 810.00 m2, remaining area of the alley lane width is 509.628 m2.
Keywords : Parking, Parking Space Units (PSU), Parking Capacity
ABSTRAK
Bertambahnya jumlah penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2023/2024 di Politeknik Negeri Lampung memberikan dampak bertambahnya jumlah kendaraan yang akan melalui jalan maupun memarkirkan kendaraannya di gedung perkuliahan. Pemanfaatan fasilitas Gedung Kuliah Bersama yang mulai digunakan awal tahun 2023 tidak dapat dipisahkan dari fasilitas parkir kendaraan yang tersedia. Berkurangnya transportasi umum, yang menyebabkan mahasiwa, dosen, PLP, teknisi, dan pegawai lainnya beralih mengunakan kendaraan pribadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kapasitas parkir yang tersedia untuk pengguna Gedung Kuliah Bersama. Metode yang digunakan dengan melakukan survei di lokasi, melakukan pengukuran, perhitungan SRP untuk sepeda motor dan mobil penumpang. Berdasarkan hasil survei diperoleh 3 lokasi parkir yang tersedia. Dengan luas Lokasi 1 sebesar 1196.184 m2, Lokasi 2 sebesar 3020,028 m2, dan Lokasi 3 tambahan sebesar 1319,628 m2. Dari luas lahan tersebut, kemudian menghitung SRP Mobil Penumpang 2.5m x 5 m dan SRP untuk Sepeda Motor 0.75m x 2 m. Lebar Jalur Gang untuk Mobil Penumpang 1 arah adalah minimal 6 m dan 2 arah minimal 8 meter, sedangkan untuk motor adalah 1.6 meter. Hasil diperoleh untuk Lokasi 1 menghasilkan 57 SRP untuk Sepeda Motor dan 27 SRP untuk Mobil Penumpang. Lokasi 2 menghasilkan 672 SRP untuk Sepeda Motor dan 47 SRP untuk Mobil Penumpang. Lokasi 3 tambahan menghasilkan 540 SRP Sepeda Motor. Maka total untuk Sepeda Motor 1244 SRP dan Mobil Penumpang 74 SRP, dengan total keseluruhan 1343 SRP. Luasan lahan yang digunakan untuk Lokasi 1 untuk Sepeda Motor sebesar 85,5 m2, Mobil Penumpang sebesar 337,5 m2, dan Sisa luas Lebar jalur gang 773,184 m2. Lokasi 2 untuk Sepeda Motor sebesar 1008,00 m2, Mobil Penumpang sebesar 587,5 m2, dan Sisa luas Lebar jalur gang 1424,528 m2. Lokasi 3 untuk Sepeda Motor sebesar 810,00 m2, Sisa luas Lebar jalur gang 509,628 m2.
Kata Kunci : Parkir, Satuan Ruang Parkir (SRP), Kapasitas Parki
Analysis of Profitability Ratios on Market Perception of Pharmaceutical Sub-Sector Companies (2017-2022)
Objective :This study was conducted to determine the difference between NPM, ROA and Stock Price before and after the pandemic, as well as to find out how the influence of NPM and ROA on market perception in pharmaceutical sub-sector companies for the period 2017 - 2022.
Design/Methods/Approach : The data collection method uses secondary data from the company's financial statements. Purposive sampling was used for sampling in the study which made eight companies as objects. T-test and linear regression analysis are the techniques for analyzing this data.
Findings :The t-test research results show that there is no difference between NPM, ROA, and Market Perception before and after the pandemic. This can be caused by erratic market behavior. The T test and F test show that NPM and ROA partially and simultaneously have no significant effect on market perception.
Originality/Value: Market perception in pharmaceutical sub-sector companies for the period 2017 - 2022. The T test and F test With SPSS
Practical/Policy implication : In this case, market perception is not only influenced by financial performance, especially profitability, but is influenced by many other factors
Penguatan Etika Pemerintahan sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintahan
Accelerating government ethics in bureaucracy is a very important thing for every government apparatus to realize. As a government administrator, you must be able to actualize ethical values in providing services to the community. The aim of this research is to examine and explain how to strengthe government ethical values as an effort to improve the performance of government officials. The method used in this writing is a qualitative method with a literature review study approach. The results of the discussion in this paper show that strengthening government ethics can be realized by internalizing Pancasila values for government officials. Pancasila, as a state ideology and also as a guideline for attitudes and behavior, needs to be synergized by the apparatus in the form of services to the community. Apart from that, it is urgent to implement bureaucratic culture reform by the government as the embodiment of professional and qualified bureaucrats
KLASIFIKASI LAPISAN LILIN PADA BUAH APEL MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
Buah-buahan merupakan salah satu dari macam komoditas pada sektor pertanian yang sangat rentan akan pembusukan salah satu nya adalah buah apel. Kualitas pada buah dapat dilihat dari berbagai faktor yaitu ukuran, warna, kondisi, tekstur, nilai nutrisi dan citarasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kualitas dari citra buah apel yang mengandung lapisan lilin dengan kualitas citra yang tidak mengandung lapisan lilin. Proses identifikasi lapisan lilin pada buah apel ini dapat dilakukan dengan menggunakan pengolahan citra digital atau yang sering dikenal Image Processing dengan melakukan proses ekstraksi citra menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan. Jaringan Syaraf Tiruan merupakan sistem pemrosesan informasi yang memiliki karakteristik yang mirip dengan fungsi otak manusia dalam bentuk matematika dan menjalankan proses perhitungan secara paralel. Penelitian ini melakukan uji identifikasi citra menggunakan deep learning convolutional neural network, dengan menggunakan dua proses yaitu training dan testing untuk melakukan uji akurasi dengan menggunakan 200 data citra 100 citra buah apel dengan kandungan lilin dan 100 citra buah apel yang tidak terkandung lilin dan memiliki 100 data citra sebagai data testing 50 untuk yang terkandung apel dan 50 yang tidak terkandung lilin. Hasil yang telah didapatkan pada penelitian ini adalah akurasi 98% untuk proses training dan 97.50% untuk proses testing yang telah dilakukan menggunakan 10 epoc
SIMULASI KEAMANAN JARINGAN DENGAN METODE NETWORK DEVELOPMENT LIFE CYCLE MENGGUNAKAN SWITCH PORT SECURITY PADA PT PINUS MERAH ABADI
Perkembangan teknologi di dunia jaringan komputer semakin cepat seiring dengan meningkatnya tuntutan akan koneksi yang efisien, stabil, dan aman. Salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas jaringan adalah keamanan jaringan atau network security. Terdapat berbagai teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan tingkat keamanan, seperti membangun sistem firewall atau mengimplementasikan port security. Port security melibatkan penggunaan port-port yang ada untuk mengatur akses ke jaringan. Dalam lingkungan kerja PT Pinus Merah Abadi, seringkali terjadi masalah seperti koneksi yang lambat dan kelemahan dalam aspek keamanan jaringan. Untuk mengatasi ini, penulis akan melakukan simulasi penggunaan port-security pada setiap switch di PT Pinus Merah Abadi agar jaringan komputer menjadi lebih aman dan terhindar dari masalah-masalah tersebu
EKSPLORASI BENTUK KONTRUKSI RAK PENYIMPANAN DI KANTOR ISTORA JAKARTA PUSAT
ISTORA merupakan stadion olahraga bulutangkis ditingkat dunia, hingga saat ini stadion olahraga masih digunakan turnamen setiap satu tahun sekali ditingkat dunia. Selain bangunan utama yaitu ISTORA, adanya bangunan pendukung lainnya seperti ruang ganti atlet, ruang multifungsi, ruang VIP dan ruang kantor. Ditinjau sewaktu dilapangan adanya problem terkait tempat penyimpanan berkas diarea kantor ISTORA. Selain itu kurangnya pengoptimalan interior didalam area kantor ISTORA. Fungsi kantor ISTORA selain menjadi sarana dan prasarana stadion ISTORA, juga memiliki fungsi sebagai area pertemuan maupun meeting dari pihak luar dengan kepala bagian kantor ISTORA. Adanya celah yang digunakan untuk memunculkan ataupun memperkenalkan budaya di Indonesia lewat perancangan furniture custom, yang nantinya akan diletakan diarea kantor ISTORA dan meruapakan salah satu komponen penting untuk mendukung ambience suatu interior ruangan. Fungsi furnitur sendiri selain untuk menunjang aktivitas manusia, namun bisa juga menjadi poin of interest didalam suatu ruangan dan bisa menambah nilai estetik didalam suatu ruangan. Penelitian ini akan menggunakan metode Design Thinking, dengan fokus terhadap calon pengguna desain seperti para pegawai diarea kantor ISTORA. Perancangan furniture ini berupa rak penyimpanan dengan pendekatan budaya jawa, berupa Aksara Jawa yang diterapkan pada bagian kontruksi kaki furniture.Material yang akan digunakan berupa material alam seperti, teak wood (kayu jati) dengan finishing natural yang dikombinasikan dengan besi holo finisihing cat hitam doff. Pemilihan desain yang simple juga menjadi point utama agar dapat dipadu padankan diberbagai gaya desain interior ruangan