Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
Not a member yet
    1708 research outputs found

    Analisis Kebijakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dan Implikasinya terhadap Pembangunan Berkelanjutan di Kota Baubau

    Get PDF
    This study aims to examine the Complete Systematic Land Registration (CSLR) policy in Baubau City and its impact on sustainable development. This study used qualitative methods by using interviews, document analysis, and field observations to collect data. A sample of respondents consisting of government officials, community members, and community leaders was selected by purposive sampling. Based on the analysis conducted, this study concludes that the successful implementation of CSLR policies in Baubau City has significant implications for sustainable development, including inclusive economic growth, social stability, and increased community participation in the regional development process. Understanding the dynamics of this policy can assist the government and stakeholders in implementing appropriate measures to ensure its sustainable benefits to the people and environment in the city. This research makes a significant contribution to the field of public policy and sustainable development by increasing understanding of policy effectiveness approaches in the context of land registration policies at the local level. This research also provides insight into the factors that influence the successful implementation of CSLR policies. However, this study on CSLR policy and sustainable development in Baubau City has some limitations. The study focuses only on policy aspects without considering the perspectives of local communities, who have unique knowledge and experience and can provide valuable insights into policy implications. Therefore, future research needs to expand the scope of analysis to include policy results, implementation processes, and constraints faced by policy implementers and the public

    Dampak Transformasi Digitalisasi terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat Pedesaan

    Get PDF
    The advancement of digitalization has significantly influenced the behaviors and culture of rural communities. This research aims to provide an in-depth insight into the complexity of the impact of digital transformation on the behaviors and culture of rural communities while highlighting the importance of addressing these challenges wisely and proactively. The research methodology employed in this study is descriptive qualitative with a literature review approach. Through literature analysis, this study explores various impacts of digitalization transformation on rural communities in Indonesia, including access to new information, economic opportunities, changes in behaviour regarding information access, communication, education, agriculture, healthcare, and economic empowerment. Findings indicate that digitalization has opened access to information and new economic opportunities for rural communities, mainly through the widespread penetration of the Internet and the adoption of digital technologies. Furthermore, changes in the behavior of rural communities occur across various aspects of life, including communication, education, healthcare, and agriculture. Despite the benefits of digitalization, efforts must mitigate adverse impacts such as online fraud and the spread of false information. Therefore, inclusive, and sustainable strategies for digital village development and increasing digital literacy are crucial in maximizing the benefits of rural digitalization in the future

    Optimasi Akurasi Sentimen Komentar Xiaomi SU7 di YouTube Menggunakan Naive Bayes dan Chi-Square

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sentimen komentar mengenai produk Xiaomi SU7 pada platform YouTube dengan menggunakan metode Naive Bayes dan Chi-square. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya memahami persepsi konsumen terhadap merek di pasar digital. Metode penelitian ini melibatkan proses crawling dataset, pelabelan dataset, preprocessing, dan penggunaan metode SMOTE untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  akurasi sebesar 76,1% dicapai dengan menggunakan model naïve Bayes dan akurasi sebesar 78,5% dicapai untuk model naïve Bayes dengan pemilihan fitur chi-kuadrat, sehingga disimpulkan bahwa; Model Naive Bayes dapat meningkatkan akurasi prediksi sentimen sebesar 2,4%. Hasil ini memberikan wawasan berharga mengenai analisis sentimen konsumen terkait produk digital

    PENGEMBANGAN SISTEM PENDETEKSI KEBISINGAN OTOMATIS PADA PERPUSTAKAAN MENGGUNKAN GOOGLE ASSISTANT DAN ESP32 BERBASIS VOICE RECOGNITION

    Get PDF
    Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem otomatis untuk mendeteksi kebisingan di perpustakaan menggunakan Google Assistant dan ESP32 yang berbasis pengenalan suara. Tujuannya adalah menciptakan suasana tenang di perpustakaan agar pengunjung dapat lebih fokus pada aktivitas membaca dan belajar. Sistem ini memanfaatkan ESP32 sebagai sensor pendeteksi suara dan Google Assistant untuk memberikan respons serta mengendalikan sistem. Melalui teknologi pengenalan suara, sistem ini mampu membedakan antara kebisingan umum dan percakapan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini memiliki kemampuan yang memadai dalam mengenali dan membedakan tingkat kebisingan. Penggunaan Google Assistant sebagai antarmuka pengguna mempermudah pengoperasian sistem dan memberikan notifikasi kepada pengelola perpustakaan. Diharapkan, sistem ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung serta membantu pengelola perpustakaan dalam memantau dan mengendalikan tingkat kebisingan dengan lebih efisie

    Pengembangan Prototipe Sistem Monitoring Air Berbasis Internet Of Things Untuk Menghitung Jumlah Konsumsi Dan Biaya Penggunaan

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan suatu sistem pemantauan air berbasis Internet of Things (IoT) yang memiliki kemampuan untuk mengukur konsumsi air serta melakukan analisis terhadap biaya penggunaannya. Desain sistem ini dibuat dengan tujuan memberikan solusi terkini dalam pemantauan penggunaan air, mengidentifikasi pola konsumsi, dan menghitung biaya yang terkait. Pengembangan prototipe dilakukan melalui perancangan dan implementasi sensor IoT yang terintegrasi dengan sistem pemantauan. Sensor-sensor ini ditempatkan pada lokasi strategis dalam jaringan distribusi air untuk mengukur volume air yang digunakan oleh pengguna. Data yang terkumpul kemudian diunggah ke situs pemantauan yang dapat diakses secara real-time melalui aplikasi web. Evaluasi biaya dilakukan dengan memanfaatkan data konsumsi air yang tercatat dan menerapkan struktur tarif air yang berlaku. Ini memberikan pengguna pemahaman yang lebih baik dan memungkinkan optimisasi biaya penggunaan air. Sistem ini juga dapat memberikan notifikasi atau peringatan dini jika mendeteksi adanya kebocoran atau penggunaan air yang tidak efisien. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prototipe sistem pemantauan air ini dapat memberikan informasi berharga bagi pengguna dalam mengelola konsumsi air dan mengontrol biaya penggunaan. Keberadaan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pola penggunaan air serta mendorong implementasi langkah-langkah konservasi air yang berkelanjutan. Selain itu, sistem ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan solusi pemantauan air yang lebih luas dan terintegrasi di masa mendatan

    STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN OBJEK WISATA ETNIS TIONGHOA DI TEPIAN SUNGAI MUSI KOTA PALEMBANG

    Get PDF
    Kota Palembang memiliki banyak potensi dalam sektor wisata khususnya di kawasan tepian sungai musi. Kota ini memiliki banyak objek wisata yang memiliki unsur sejarah berdirinya Kota Palembang. Salah satu kawasan yang memiliki objek wisata sejarah di Kota Palembang adalah kawasan Kelurahan 7 dan 10 Ulu Kota Palembang, kawasan objek wisata ini memiliki peninggalan-peninggalan Kerajaan Cina di Kota Palembang. Kawasan objek wisata ini memiliki banyak potensi pada kawasanya yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik bagi wisatawan namun masih terdapat beberapa kendala yang dapat menghambat proses pengembangan pada kawasan objek wisatanya. Tujuan penelitian ini yakni untuk menyusun Rencana Strategi Pengembangan Kawasan Objek Wisata Etnis Tionghoa di Tepian Sungai Musi Kota Palembang pada Kelurahan 7 dan 10 Ulu. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan melakukan pendekatan fenomenologi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan di peroleh hasil berupa Rumusan Arahan Program Kegiatan Perencanaan Kawasan Pada Kawasan Objek Wisata Etnis Tionghoa di Tepian Sungai Musi Pada Kelurahan 7 dan 10 Ulu Kota Palembang

    Pendampingan IPTEK Eduwisata Ramah Lingkungan dan Peningkatan Produktivitas UMKM/UMKMK Menuju Terbangunnya Kampung Tangguh Mangunharjo Kota Semarang

    No full text
    Program "Kampung Tangguh" yang digagas oleh Pemerintah Kota Semarang di Kelurahan Mangunharjo bertujuan untuk mengatasi tantangan utama yang dihadapi oleh masyarakat setempat, yaitu: (1) menurunnya tingkat ekonomi masyarakat yang lahan tambaknya tak bisa digunakan lagi akibat rob banjir; (2) pengelolaan UMKM terkait manajemen, proses produksi, dan pengembangan pasar. Kelurahan Mangunharjo memiliki berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan, diantaranya: (1) memiliki lahan milik Pemerintah yang luas, (2) hasil laut atau tambak yang melimpah, dan (3) terdapat UMKM dengan berbagai bidang usaha. Program ini berupaya memanfaatkan potensi tersebut dengan memperkenalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Cold Storage. Dengan adanya PLTS, pasokan listrik yang stabil dapat dijamin, sehingga kualitas dan kuantitas produk yang disimpan oleh UMKM dapat ditingkatkan secara signifikan. Di sisi lain, strategi pemasaran berbasis internet diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk UMKM, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan ekonomi mereka. Matching Fund 2023 mendukung implementasi tahap awal dari program ini, yang difokuskan pada penerapan teknologi PLTS berbasis IoT dan kecerdasan buatan yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi UMKM, serta penyediaan alat produksi yang tepat guna bagi UMKM di Mangunharjo. Dengan dilaksanakannya pengabdian ini berhasil mengurangi biaya listrik produksi hingga 50% dan meningkatan kualitas penyimpanan produk yang dihasilkan dapat ditingkatkan hingga kapasitas 1,5-2 ton per harinya.Program "Kampung Tangguh" yang digagas oleh Pemerintah Kota Semarang di Kelurahan Mangunharjo bertujuan untuk mengatasi tantangan utama yang dihadapi oleh masyarakat setempat, yaitu: (1) menurunnya tingkat ekonomi masyarakat yang lahan tambaknya tak bisa digunakan lagi akibat rob banjir; (2) pengelolaan UMKM terkait manajemen, proses produksi, dan pengembangan pasar. Kelurahan Mangunharjo memiliki berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan, diantaranya: (1) memiliki lahan milik Pemerintah yang luas, (2) hasil laut atau tambak yang melimpah, dan (3) terdapat UMKM dengan berbagai bidang usaha. Program ini berupaya memanfaatkan potensi tersebut dengan memperkenalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Cold Storage. Dengan adanya PLTS, pasokan listrik yang stabil dapat dijamin, sehingga kualitas dan kuantitas produk yang disimpan oleh UMKM dapat ditingkatkan secara signifikan. Di sisi lain, strategi pemasaran berbasis internet diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk UMKM, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan ekonomi mereka. Matching Fund 2023 mendukung implementasi tahap awal dari program ini, yang difokuskan pada penerapan teknologi PLTS berbasis IoT dan kecerdasan buatan yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi UMKM, serta penyediaan alat produksi yang tepat guna bagi UMKM di Mangunharjo. Dengan pendekatan ini, program diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan, serta membangun ekosistem yang kondusif bagi pengembangan UMKM dalam jangka panjang

    PENGEMBANGAN MANAJEMEN PRODUK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH KERUPUK SAGU DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

    No full text
    Pengabdian Masyarakat ini merupakan hasil kompetisi Hibah Dikti Skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan Ruang Lingkup Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah tahun 2024. Alasan Pemilihan topik atau pentingnya topik pengabdian ini karena kerupuk Sagu merupakan produk unggulan Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau yang sudah terkenal dan sudah ada sejak tahun 1983. Sehingga sangat perlu dikembangkan dan dilestarikan.   UMKM Kerupuk Sagu Uwit (mitra 1) dan Kerupuk Sagu Sina (mitra 2) menjadi mitra pada pengabdian masyarakat ini. UMKM Kerupuk Sagu Uwit merupakan salah satu UMKM tertua di Kabupaten Kuantan Singingi karena sudah memproduksi kerupuk sagu sejak tahun 2000an dan UMKM kerupuk sagu sina sudah berproduksi sejak tahun 2020 dan sudah terdaftar sebagai UMKM sejak tahun 2023.  Permasalahan PkM ini yaitu belum adanya Standar Operasional Prosedur dan pembagian tugas yang jelas, tidak adanya pembukuan laba rugi secara administrastif dan kurangnya mengelola antara pendapatan usaha dengan biaya pribadi sehingga menyebabkan tidak adanya biaya untuk pengembangan usaha seperti tidak adanya biaya promosi, pelatihan karyawan dll. Permasalahan lainnya juga belum ada pengurusan PIRT dan Sertifikat Halal.  Metode PkM ini adalah melakukan tahapan Sosialisasi mengenalkan program PkM kepada mitra Pelatihan, memberikan pelatihan pembuatan SOP dan Job Desk-Penerapan teknologi, menerapkan teknologi Excel dalam pembuatan keuangan-Pendampingan & evaluasi, pengurusan PIRT dan Sertifikat Halal- Keberlanjutan program. Hasil PkM ini berjalan dengan sukses dengan antusias mitra yang tinggi, ada peningkatan pengetahuan sebelumnya yang belum bisa membuat SOP, Job Desk dan pembukuan laba rugi setelah kegiatan UMKM sudah bisa membuat adminstrasi tersebut. Selanjutnya juga  tim PkM membantu pengurusan PIRT dan Sertifikat Halal UMKM Kerupuk Sagu Uwit dan Sina.Pengabdian Masyarakat ini merupakan hasil kompetisi Hibah Dikti  Skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan Ruang Lingkup Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah tahun 2024. Alasan Pemilihan topik  atau pentingnya topik pengabdian ini karena kerupuk Sagu merupakan produk unggulan Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau yang sudah terkenal dan sudah ada sejak tahun 1983. Sehingga sangat perlu dikembangkan dan dilestarikan.   UMKM Kerupuk Sagu Uwit (mitra 1) dan Kerupuk Sagu Sina (mitra 2) menjadi mitra pada pengabdian masyarakat ini. Permasalahan PKM ini adalah belum adanya Standar Operasional Prosedur dan pembagian tugas yang jelas, tidak adanya pembukuan laba rugi secara administrastif dan kurangnya mengelola antara pendapatan usaha dengan biaya pribadi sehingga menyebabkan tidak adanya biaya untuk pengembangan usaha seperti tidak adanya biaya promosi, pelatihan karyawan dll. Permasalahan lainnya juga belum ada pengurusan PIRT dan Sertifikat Halal.  Metode PKM ini adalah  melakukan tahapan Sosialisasi- pelatihan- penerapan teknologi- pendampingan & evaluasi -keberlanjutan program. Hasil PKM ini berjalan dengan sukses dengan antusias mitra yang tinggi, ada peningkatan pengetahuan sebelumnya yang belum bisa membuat SOP, Job Desk dan pembukuan laba rugi setelah kegiatan UMKM sudah bisa membuat adminstrasi tersebut. Selanjutnya juga  tim PKM membantu pengurusan PIRT dan Sertifikat Halal dari 2 UMKM tersebut

    Pelatihan Peningkatan Kemampuan Computational Thingking Guru dengan Media Robotik di SMP Santa Ursula Bandung

    Get PDF
    Tujuan dari dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional guru di SMP Santa Ursula Bandung. Metode-metode yang diterapkan dalam pengabdian ini meliputi ceramah, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Sebanyak 25 guru diikutsertakan dalam pelatihan ini, dan evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen yang disediakan melalui Google Form yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan capaian hasil belajar siswa yang diajarkan dengan penerapan ilmu teknologi robotika. Dengan analisis uji normalitas menggunakan N-Gain, didapatkan peningkatan pada nilai-nilai yang berkaitan dengan kompetensi siswa dalam pembelajaran. Para siswa cenderung lebih aktif dan mudah memahami konsep-konsep pelajaran ketika diberikan pemeragaan menggunakan robot. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata nilai efektivitas N-Gain di angka 40%. Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat menerapkan ilmu teknologi robotika sebagai media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Penerapan teknologi ini tidak hanya membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih baik, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era digital. Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan inovatif. Dengan demikian, tujuan utama dari pengabdian ini dapat tercapai, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna.Tujuan dari dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional guru di SMP Santa Ursula Bandung. Metode-metode yang diterapkan dalam pengabdian ini meliputi ceramah, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Sebanyak 25 guru diikutsertakan dalam pelatihan ini, dan evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen yang disediakan melalui Google Form yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan capaian hasil belajar siswa yang diajarkan dengan penerapan ilmu teknologi robotika. Para siswa cenderung lebih mudah memahami konsep-konsep pelajaran ketika diberikan pemeragaan menggunakan robot. Selain itu, siswa juga menunjukkan minat yang lebih tinggi dalam pembelajaran dan lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan kelas. Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat menerapkan ilmu teknologi robotika sebagai media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Penerapan teknologi ini tidak hanya membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih baik, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era digital. Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan inovatif. Dengan demikian, tujuan utama dari pengabdian ini dapat tercapai, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna

    Kinerja Pemerintahan Desa (Studi terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Turu Cinnae)

    Get PDF
    This research discusses the performance of the village government with an emphasis on road infrastructure development in Turu Cinnae Village, Lamuru District, Bone Regency. The aim of this research is to understand the political dynamics of the performance of improving road infrastructure development in Turu Cinnae Village and identify factors that hinder the development of this infrastructure. This research adopts a qualitative descriptive method by collecting primary data through observation, interviews and documentation, as well as secondary data from literature reviews such as books, journals, annual reports and related websites. The results of the study show that the performance of village heads in road infrastructure development is still lacking. optimal, as evidenced by the many complaints from the local community. Disincentives include the lack of attention from the village bureaucracy, the poor health of village leaders, and the reluctance of the community to donate land for road construction or rehabilitation. On the other hand, community enthusiasm to support the implementation of infrastructure development is an important supporting factor

    1,628

    full texts

    1,708

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇