Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
Not a member yet
    1708 research outputs found

    PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KAYU JATI DAN SIKA VISCOCRETE TERHADAP KUAT TEKAN BETON

    Get PDF
    ABSTRACT Due to the growing infrastructure, the use of concrete construction is increasing. Concrete is a construction material made from a mixture of coarse aggregate, fine aggregate, cement, water, and other additives. Teak wood powder is a sawn residue from wood waste that is utilized as a fine aggregate substitute. Teak wood powder contains cellulose, hemilose, and lignin, and has the ability to bind materials well and inhibit water diffusion so as to increase the compressive strength of concrete. In addition, the addition of Sika viscocrete is also carried out to increase the compressive strength of concrete. This research analyzes the use of teak wood powder as fine aggregate with variations of 5%, 10% and 15% and sika viscocrete 0.8% by weight of cement. The test results obtained at the compressive strength of 28 days of age with the use of 5% teak wood powder is 28.03 MPa, while for 10% variation of 28 days of age obtained compressive strength of 22.04 MPa, for 15% variation of 28 days of concrete compressive strength of 20.76 MPa. The use of teak wood powder at 5% can increase the compressive strength of concrete by 6.3% compared to normal concrete added with Sika viscocrete. In addition, when compared to normal concrete without sika viscocrete, the increase occurred by 9.09%. Therefore teak wood powder can be used as an effective additive to increase the compressive strength of concrete, as well as making a positive contribution to sustainability in the construction industry. Keywords: Teak wood powder, sika viscocrete, concrete compressive strength   ABSTRAK Konstruksi beton semakin populer seiring dengan kemajuan infrastruktur. Beton adalah bahan konstruksi yang terbuat dari campuran agregat kasar, agregat halus, semen, air, dan bahan tambahan lainnya. Serbuk kayu jati merupakan sisa pengergajian dari limbah kayu yang dimanfaatkan sebagai substitusi agregat halus. Serbuk kayu jati mengandung selulosa, hemilosa, dan lignin, dan memiliki kemampuan untuk mengikat material dengan baik serta menghambat difusi air sehingga dapat meningkatkan kekuatan tekan beton. Selain itu penambahan sika viscocrete juga dilakukan untuk menambah kuat tekan beton. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan serbuk kayu jati sebagai agregat halus dengan variasi 5%,10% dan 15% dan sika viscocrete 0,8% terhadap berat semen. Hasil uji yang didapatkan pada kuat tekan umur 28 hari dengan penggunaan 5% serbuk kayu jati adalah sebesar 28,03 MPa, sedangkan untuk variasi 10% umur 28 hari didapatkan kuat tekan sebesar 22,04 MPa, untuk variasi 15% umur 28 hari kuat tekan beton 20,76 MPa. Penggunaan serbuk kayu jati sebesar 5% dapat meningkatkan kuat tekan beton sebesar 6,3% dibandingkan dengan beton normal ditambah dengan sika viscocrete. Selain itu jika dibandingkan dengan beton normal tanpa sika viscocrete peningkatan terjadi sebesar 9,09%. Oleh karena itu serbuk kayu jati dapat digunakan sebagai bahan tambahan yang efektif untuk meningkatkan kuat tekan beton, serta memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan dalam industri konstruksi. Kata Kunci: Serbuk kayu jati, sika viscocrete, kuat tekan beto

    ANALISIS OPTIMALISASI PENGUKURAN GNSS STATIK MENGGUNAKAN JARING RADIAL

    Get PDF
    ABSTRACT Determining a position has progressed quite rapidly, this progress is of course closely related to the increasing development of satellite-based positioning technology, one of which is the Global Navigation Satellite System (GNSS). The GNSS system has developed along with advances in science and technology so that it can now capture signals from GPS, Galileo, Beidou and Glonass satellites. GNSS surveys have several methods, namely rapid static, stop and go, real time, and pseudo kinematic. One method that is often used is the Static method, there are many activities that require the implementation of static GNSS observations, one of which is for measuring Ground Control Points (GCP). In this research, measurements were carried out in Gunung Sitoli City, North Sumatra using a static method with radial net mode to determine the comparison between 2 different schemes, namely the 15 point and 20 point GCP schemes. The data processing process for this research was carried out using Eoffice software, which is special software that can only be used to process data from Efix Geodetic GPS. Accuracy analysis was carried out using Fisher's test and based on horizontal vertical accuracy. Based on the results of the Fisher test, it shows that there is no significant difference between schemes A & B. Meanwhile, analysis based on the horizontal vertical accuracy of the 15 GCP point A scheme has better horizontal accuracy and vertical accuracy than the 20 GCP point B scheme with an average horizontal accuracy of 0. 00566 and Vertical 0.0074 in scheme A and horizontal accuracy 0.00772 and vertical 0.00697 from scheme B. Determining the location of points and the distribution of points affects the accuracy of the results, both schemes have DOP values with an average of HDOP 1.3, VDOP 0.6 and PDOP 1.1 which are included in ideal criteria.  Keywords: GNSS, Static Method, GCP   ABSTRAK Padapenelitian ini pengukuran dilakukan di Kota Gunung Sitoli Sumatera Utara menggunakan metode statik dengan moda jaring radial untuk mengetahui perbandingan antara 2 skema berbeda yakni skema 15 titik dan 20 titik GCP. Proses pengolahan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan software Eoffice yang merupakan software khusus yang hanya bisa digunakan untuk proses pengolahan data dari GPS Geodetik Efix. Analisis ketelitian dilakukan dengan uji fisher dan berdasarkan akurasi horizontal vertikal. Hasil uji fisher menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara skema A dan B sedangkan, analisis berdasarkan akurasi horizontal vertikal skema A 15 titik GCP memiliki ketelitian horizontal dan ketelitian vertikal yang lebih baik dibanding skema B 20 titik GCP, dengan rata-rata ketelitian Horizontal 0,00566 dan Vertikal 0,0074 pada skema A dan ketelitian horizontal 0,00772 dan vertikal 0,00697 dari skema B. Penentuan lokasi titik dan persebaran titik sangat berpengaruh terhadap hasil ketelitian, kedua skema memiliki nilai DOP dengan rata-rata HDOP 1,3, VDOP 0,6 dan PDOP 1,1 yang masuk dalam kriteria ideals.  Kata Kunci : GNSS, Metode Statik, GC

    Model Smart Farming dalam Efisiensi dan Peningkatan Produktivitas Buah Durian di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang

    No full text
    Karawang merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang memiliki banyak varietas durian unggul, namun belum teridentifikasi dengan baik. Permasalahan yang dihadapi adalah budidaya tanaman yang belum dikelola dengan baik, sehingga buah yang dihasilkan belum optimal dari segi kualitas maupun kuantitas. Permintaan durian lokal dari Karawang meningkat setiap tahunnya setelah sukses menggelar festival durian. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yakni kelompok paguyuban petani durian Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Tegalwaru, yang juga dibina oleh UPTD Pertanian Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Tegalwaru. Lokasi kebun durian di Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Tegalwaru sering kekurangan air, petani juga pernah mengalami kerugian karena pembibitan yang gagal akibat kekurangan air.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas komoditas durian lokal dengan menggunakan teknologi smart farming dalam proses penyiraman kebun durian sehingga lebih efisien. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode pelatihan dan pendampingan dalam menggunakan smart farming system. Tahapan kegiatan dimulai dari identifikasi masalah, persiapan dan pemetaan lahan, pembuatan penampungan air, instalasi smart farming system, sosialisasi, monitoring dan evaluasi. Pada kegiatan ini dibuat suatu demplot percontohan yang menggunakan teknologi penyiraman otomatis dengan timer, sehingga tanaman durian tetap terawat dengan baik dan tidak terjadi kegagalan panen seperti sebelumnya. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani durian. Setelah pelaksanaan kegiatan, dapat diketahui bahwa terdapat efisiensi tenaga kerja dalam hal penyiraman kebun durian dengan menggunakan model smart farming.Durian (Durio zibethinus Murr.) merupakan salah satu jenis buah tropis yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak digemari karena kaya cita rasanya. Karawang merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang memiliki banyak varietas durian unggul, namun belum teridentifikasi dengan baik. Permasalahan lain yang dihadapi adalah budidaya tanaman yang belum dikelola dengan baik, sehingga buah yang dihasilkan belum optimal dari segi kualitas maupun kuantitas. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu kelompok paguyuban petani durian Kecamatan Pangkalan, yang juga dibina oleh UPTD Pertanian Kecamatan Pangkalan. Lokasi kebun durian di Kecamatan Pangkalan sering kekurangan air, petani juga pernah mengalami kerugian karena pembibitan yang gagal akibat kekurangan air. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi smart farming dalam proses penyiraman kebun durian sehingga lebih efisien. Pada kegiatan ini dibuat suatu demplot percontohan yang menggunakan teknologi penyiraman otomatis dengan timer, sehingga tanaman durian tetap terawat dengan baik dan tidak terjadi kegagalan panen seperti sebelumnya. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani durian. Setelah pelaksanaan kegiatan, dappat diketahui bahwa terdapat efisiensi tenaga kerja dalam hal penyiraman kebun durian dengan menggunakan model smart farming

    Edukasi Metode Penetapan Harga Jual Pada Hasil Produk Kreatif Sebagai Latihan Berwirausaha

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi metode penetapan harga jual hasil produk kreatif dan memberikan pelatihan cara perhitungan penentuan harga jual. Pertimbangan keputusan harga jual seringkali belum tepat karena pelaku usaha menentukan harga jual tidak berdasarkan perhitungan dan prinsip akuntansi yang benar, melainkan hanya berdasarkan perkiraan. Penentuan taksiran harga jual yang tidak tepat dapat berdampak pada kontinuitas usaha sehingga menimbulkan kerugian. Kegiatan pengabdian dirancang untuk mengedukasi penetapan harga jual produk kreatif strap/gantungan hp yang dihasilkan berdasarkan perhitungan alokasi bahan baku dan biaya overhead lain yang dikeluarkan. Metode pengabdian adalah sosialisasi latihan berwirausaha kepada siswa SMK, presentasi materi metode harga jual, dan demonstrasi dan pendampingan pembuatan produk kreatif serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Sebanyak 19 siswa terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan adalah peningkatan pemahaman siswa terkait penetapan metode harga jual pada produk. Antusiasme dan partisipatif siswa selama kegiatan berlangsung melalui keterlibatan dalam menghitung taksiran harga jual berdasarkan perhitungan pengeluaran bahan baku dan perhitungan biaya variabel lain. Peningkatan pemahaman yaitu 60% siswa mampu memahami penetapan harga jual produk secara tepat berdasarkan perhitungan metode harga jual bukan melalui taksiran. Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman penetapan harga jual mampu dihitung secara tepat untuk menghasilkan profitabilitas dan menjamin keberlangsungan usaha.Penetapan harga jual produk merupakan keputusan manajemen dalam menaksir harga suatu produk secara tepat. Salah satu kendala yang dihadapi adalah masih rendahnya minat menjadi seorang wirausaha di kalangan siswa. Beberapa alasan dominan yang muncul terkait rendahnya minat berwirausaha antara lain tidak adanya kepastian akan meraih kesuksesan, adanya risiko kegagalan yang tinggi dan penghasilan yang tidak menentu. Berdasarkan observasi awal, tim pengabdian masyarakat mendapatkan informasi bahwa minat berwirausaha pada kalangan siswa SMA/SMK masih rendah karena dipengaruhi oleh minat dan pemahaman siswa sehingga diperlukan wadah dalam memulai berwirausaha. Kegiatan utama yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan edukasi metode penetapan harga jual pada hasil produk kreatif sebagai latihan berwirausaha. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan motivasi kepada siswa SMK dalam semangat berwirausaha untuk berpikir kreatif, inovatif dan mandiri agar pantang menyerah dan dapat melihat kesempatan yang ada di setiap tempat dan kondisi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penerapan teknologi. Hasil dari kegiatan ini membantu siswa SMK untuk mempelajari teknik dan seni kreativitas, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah dan juga mampu bekerja dengan nilai-nilai inovasi. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan siswa SMK untuk menjadi para wirausaha dalam menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat

    Analysis in Assessing Environmental, Social, and Governance (ESG) Risks and Impact on Business Sustainability

    No full text
    Objective: This study aims to explore auditors' analysis in assessing risks related to Environmental, Social, and Governance (ESG) and their impact on business sustainability. Design/Method/Approach: The research method used is descriptive analysis using the literature review method. Literature reviews can explain the background of a topic's research, the reasons why a topic is important to research, and find relationships between studies or research ideas. Findings:Environmental, Social, and Governanceaudits have a significant positive impact on business sustainability. Increased transparency, strengthened governance, and more effective risk management make companies better prepared to face sustainability challenges. Originality/Value:NoveltyThis study discusses the analysis in assessing Environmental, Social and Governance Risks and their impact on Business Sustainability. Practical/policy implications:This research is expected to help management in ensuring the long-term sustainability of the company, and help auditors in analyzing Environmental, Social, and Governance (ESG) risks.   Keywords:Auditors, Environmental, Social, and Governance (ESG), literature review &nbsp

    Pendampingan Pelatihan Digital Marketing pada Usaha Donat Rumahan Mama Nia dengan Memanfaatkan Media Sosial TikTok

    Get PDF
    Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pelatihan digital marketing untuk mendukung pengembangan bisnis rumahan "Donat Mama Nia," yang berlokasi di Perumahan Pelita Abadi, Palembang. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan visibilitas dan volume penjualan produk melalui pemanfaatan platform TikTok sebagai alat pemasaran utama. Program ini melibatkan enam peserta yang terdiri dari pemilik usaha (Ibu Nia), satu staf, dua juru masak, dan dua asisten, dengan sesi pelatihan yang dilaksanakan di lokasi usaha. Materi pelatihan mencakup berbagai komponen pemasaran digital, mulai dari pendaftaran akun TikTok, pembuatan konten visual menggunakan Canva, hingga pengeditan video dengan aplikasi CapCut. Peserta juga dilatih untuk memanfaatkan fitur live streaming TikTok, termasuk persiapan teknis, penggunaan hashtag yang tepat, serta strategi keterlibatan pelanggan yang interaktif. Evaluasi menunjukkan peningkatan sebesar 37% secara rata-rata dalam keterampilan peserta, terutama dalam penggunaan alat desain visual dan fitur TikTok untuk promosi produk. Data survei mengindikasikan tingkat kepuasan yang tinggi, dengan mayoritas peserta merasa program ini sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman mereka mengenai pemasaran digital, meskipun sebagian besar belum pernah menggunakan platform ini sebelumnya. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis yang relevan tetapi juga membekali peserta dengan strategi pemasaran yang efektif, memungkinkan mereka untuk mengelola akun TikTok bisnis secara mandiri dan lebih profesional. Dampak positif ini diharapkan dapat berlanjut dalam jangka panjang, memberikan kontribusi yang nyata terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan usaha Donat Mama Nia di pasar digital yang semakin kompetitif.Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pendampingan personal dalam melakukan tehnik digital marketing yangmana bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan usaha Donat Mama Nia, yang berbasis di Perumahan Pelita Abadi, Palembang, dengan memanfaatkan platform TikTok. Pelatihan ini diadakan di rumah Ibu Nia, pemilik usaha, dan dihadiri oleh enam peserta, termasuk Ibu Nia, Ibu Puspita, dua juru masak, dan dua asisten lainnya. Selama pelatihan, peserta dibimbing dalam pembuatan konten, registrasi akun TikTok, dan penerapan strategi pemasaran berbasis TikTok. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan audiens dan penjualan, khususnya pada produk donat, roti bantal dan kue khas Palembang

    STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH KOTA PALEMBANG UNTUK MENDUKUNG NET ZERO EMISSION

    Get PDF
    The issue of climate change is a global concern, with a focus on reducing greenhouse gas (GHG) emissions. Indonesia, under the Paris Agreement, has set targets to reduce emissions by 29% independently and 41% with international support by 2030. At the local level, Palembang faces challenges in waste management, contributing to methane emissions, a GHG with 28 times the global warming potential of CO2. Although waste is not the largest source of emissions, Palembang, with over 1.6 million residents, must address this issue. This study analyzes GHG emission projections in Palembang’s waste management sector under different scenarios and offers policy recommendations for local authorities. Using the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) model, along with primary and secondary data, the results suggest that the most effective scenario for reducing emissions is a zero-landfill approach with full implementation of the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) concept. Projections show that this scenario could reduce emissions by 64% by 2030 and 71% by 2045 compared to the baseline. Prioritizing waste management with the 3R concept and waste sorting at the source is essential to meet emission reduction goals. This paper also recommends integrating waste reduction targets into regional planning and assessing financial capacity to support thermal waste treatment technology as a sustainable urban waste management solution

    PEMETAAN PERKEBUNAN KOTA PEKANBARU DALAM MENDUKUNG PEKANBARU SMART CITY MADANI

    Get PDF
    Perkebunan merupakan subsektor yang berperan penting dalam pembangunan sektor pertanian di Indonesia. Kota Pekanbaru adalah salah satu wilayah di Riau dan merupakan Ibukota Provinsi Riau yang memiliki lahan Perkebunan.  Belum tersedianya data spasial perkebunan Kota Pekanbaru perlu menjadi perhatian, mengingat visi Kota Pekanbaru menuju smart city madani. Perkembangan teknologi dibidang pemetaan salah satunya Sistem Informasi Geografis perlu dimanfaatkan dalam pemetaan perkebunan. Tujuan penelitian ini adalah agar tersedianya data spasial perkebunan kota Pekanbaru yang memiliki atribut dan sistem koordinat terkini dalam rangka mendukung visi Kota Pekanbaru Smart City Madani. Proses Penyusunan Database Perkebunan secara umum dimulai dengan pengumpulan data melalui survei primer dan survei sekunder. Kemudian data hasil survei tersebut dikompilasi melalui verifikasi, klasifikasi dan di validasi ke lapangan. Terdapat 3 tipologi kecamatan berdasarkan luas perkebunan identifikasi awal. Hasil pemetaan perkebunan didapatkan luas Komoditas Kelapa Sawit 22.180 Ha, 25 Ha Kelapa, 3.088 Ha Karet, dan 5 Ha Kakao. Kemudian data spasial dari hasil pemetaan tersebut diinput kedalam Web Aplikasi Sipuan Penari. Hal ini merupakan sebagai bentuk dukungan terhadap visi Kota Pekanbaru Smart City Madani terutama untuk pilar Smart Governace (Tata Kelola Pemerintah yang Pintar)

    Peran Aturan Hukum dalam Menciptakan Tata Pemerintahan yang Membangun Partisipasi Demokratis yang Berkelanjutan

    Get PDF
    This study analyzes the crucial role of legal rules in creating a governance framework that promotes sustainable democratic participation. Through qualitative research methods and literature review, this research highlights that legal rules establish a legal framework governing the formulation, implementation, and oversight of public policies, ensuring orderliness in political decision-making processes and enforcing government accountability. The findings demonstrate that legal rules play a vital role in upholding good governance, sustainable democracy, and the achievement of broader development goals, including human rights protection and sustainable development. In the context of Indonesia, strengthening the power of legal rules and effective law enforcement are key to achieving good governance and sustainable democracy

    Klasifikasi Mahasiswa Berprestasi Menggunakan Fuzzy C-Means Dan Naive Bayes

    Get PDF
    Success in the world of education is often associated with successful academic achievements. Therefore, processing information is very important to determine the selection of students who excel. However, study programs and student services often face difficulties in recognizing students who have achievements. In this research, outstanding students from the Faculty of Engineering, Makassar State University were determined using the Naive Bayes classification method combined with the Fuzzy C-Means (FCM) method to identify data patterns before classification. The criteria measured are GPA, achievements achieved, organizations attended, and the number of Semester Credit Units (SKS) that have been programmed. By using the Confusion Matrix, the evaluation results show an accuracy level of 98%, recall of 97%, precision of 100%, and F1-Score of 99%

    1,628

    full texts

    1,708

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇