OJS UNPATTI Publication Center (Universitas Pattimura)
Not a member yet
8549 research outputs found
Sort by
OPTIMIZATION OF PARAMETERS IN MEWMV AND MEWMA CONTROL CHARTS FOR CLEAN WATER QUALITY CONTROL AT PP KRAKATAU TIRTA GRESIK
Water is a vital resource whose quality directly affects public health. In Gresik Regency, water treatment processes must be closely monitored, particularly during production. PT PP Krakatau Tirta, a key provider of clean water in the region, plays a strategic role in treating raw water from the heavily polluted Bengawan Solo River. Ensuring that the treated water consistently meets health standards is crucial, highlighting the need for an effective process. This study aims to evaluate the clean water production process and assess the process capability in maintaining the quality of water produced by PT PP Krakatau Tirta Gresik. Laboratory data on key parameters, including pH, dissolved iron, and total dissolved solids, were collected daily from November 25, 2022, to May 31, 2023. These mandatory indicators were analyzed using Multivariate Exponentially Weighted Moving Variance (MEWMV) and Moving Average (MEWMA) control charts to assess process performance. A key contribution of this research lies in optimizing smoothing parameters to enhance control chart performance. Sixteen combinations of (ω,λ) were tested for MEWMV, with the optimal configuration found at (λ = 0.4) and (ω = 0.4), indicating that process variability is statistically stable. For MEWMA, nine values of λ were evaluated, and the optimal weight (λ=0.9) was identified as optimal, yielding a stable process mean after removing two out-of-control points. PT PP Krakatau Tirta, which plays a strategic role in treating raw water from the polluted Bengawan Solo River, was selected as a case study to evaluate the effectiveness of advanced monitoring methods. The results indicate that its clean water production process is well-controlled and capable, with water quality consistently meeting health and safety standards
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi menggunakan Metode Craft Guna Efisiensi Jarak dan Biaya Material Handling pada Lantai Produksi CV. X
CV. X merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pengolahan kayu yaitu memproduksi berbagai macam jenis furniture rumah berupa pintu, jendela kursi, meja, kosen pintu, kosen jendela, dan lemari.Dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana usulan tata letak produksi pada CV. Nadya Mebel dari tata letak sebelumnya yang menghasilkan minimasi biaya dan jarak material handling yang rendah. Untuk mendapatkan minimasi material handling ini, metode Craft digunakan sebagai alat yang dapat menyelesaikan sebuah masalah dengan perhitungan menggunakan computer. Layout awal CV. Nadya Mebel total jarak perpindahan adalah sebesar 4577,76 meter perbulan, sedangkan alternatif layout yang dihasilkan mengalami penurunan sebesar 2756,95 meter per.. Total OMH layout awal yang tadinya memiliki biaya material handling sebesar Rp 5.397.179, layout usulan yang memiliki biaya material handling sebesar Rp.3.250.444 per bulan. Layout awal dengan layout usulan mengalami penurunan sebesar Rp. 2.146.735 bulan sehingga alternatif layout lebih efisien
Pupuk Hayati dan Kepadatan Tanaman: Strategi Peningkatan Produktivitas Jagung Manis (Zea mays var. saccharata, Sturt)
Increasing sweet corn productivity sustainably can be achieved through environmentally friendly cultivation techniques, including the use of biological fertilizers and plant population regulation. This study aims to evaluate the effects of combining different types of biofertilizers and the number of seeds per planting hole on the growth and yield of sweet corn. The experiment was arranged using a random design of a factorial group with two factors, namely three types of biological fertilizers (Bacillus spp. consortium, Azotobacter chrococcum–Trichoderma harzianum, combination, and Bion Up®) and three levels of seed count (1, 2, and 3 seeds per hole). The results showed a significant interaction between the two factors on several growth and yield parameters, including plant height (35 HST), weight of 100 seeds, weight of fruit without leaves, fresh weight of economy, and biomass. The combination of Bacillus spp. with two seeds per hole yields the highest weight of 100 seeds, while the combination of Bacillus spp. with three seeds per hole yields the highest weight of fruit without loam
MAKNA KONOTATIF PADA JUDUL BERITA DI PLATFORM DIGITAL TIRTO MARET–APRIL 2025: KAJIAN SEMANTIK
Penelitian ini menganalisis makna konotatif dalam judul berita platform digital Tirto.id periode Maret-April 2025. Makna konotatif dalam judul berita berfungsi sebagai strategi retoris media untuk membentuk persepsi dan emosi publik terhadap isu yang diberitakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semantik konotatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi terhadap judul-judul berita yang dipublikasikan Tirto.id selama periode penelitian. Analisis dilakukan dengan menginterpretasikan makna konotatif berdasarkan konteks sosial, budaya, dan politik dari setiap kata atau frasa yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 18 judul berita yang dianalisis, ditemukan penggunaan kata dan frasa konotatif yang beragam, seperti ‘meroket’, ‘dibanjiri’, ‘disunat’, ‘orang titipan’, ‘aplikator rakus’, ‘bom waktu’, dan ‘jalan terjal’. Makna konotatif dalam judul-judul tersebut mencerminkan kritik terselubung terhadap kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi, dan isu-isu sosial politik yang sedang berkembang. Penggunaan diksi konotatif ini tidak hanya memperkaya bahasa media, tetapi juga menjadi alat komunikasi strategis dan ideologis untuk memengaruhi cara pandang masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi semantik bagi masyarakat dalam memahami makna tersirat dari teks-teks media yang dikonsumsi sehari-hari
KAJIAN DERIVASI PREFIKS BER- DAN TER- DALAM LIRIK LAGU ORISINAL JKT48 RAPSODI (2019) DAN MAGIC HOUR (2024)
Akhir-akhir ini terdapat banyak lagu-lagu populer dalam dunia hiburan. Dari hasil observasi, lagu-lagu seperti Rapsodi (2019) dan Magic Hour (2024) yang dibawakan oleh JKT48 mengandung banyak bentuk afiksasi yang menarik untuk dianalisis, terutama dalam hal penggunaan prefiks ber- dan ter-. Selain karena kedua lagu tersebut mengandung banyak bentuk derivasi dengan prefiks ber- dan ter-, lagu Rapsodi (2019) dan Magic Hour (2024) juga menarik untuk dikaji dari segi linguistik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis proses derivasi prefiks ber- dan ter- serta makna gramatikalnya dalam lirik lagu orisinal JKT48 Rapsodi (2019) dan Magic Hour (2024). Dengan berlandaskan pandangan bahwa morfologi tidak hanya membahas struktur kata, tetapi juga makna yang muncul melalui afiksasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik simak dan catat. Data dianalisis berdasarkan teori pada pembahasan prefix ber- dan ter-. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ber- dan ter- tidak hanya membentuk kata, tetapi juga menghasilkan variasi makna gramatikal yang memperkaya struktur dan pesan dalam lirik lagu orisinil JKT48 Rapsodi (2019) dan Magic Hour (2024). Prefiks ber- menciptakan tiga pola derivasi berupa (1) transformasi nomina ke verba aktif, (2) verba bermakna "mengeluarkan sesuatu", dan (3) penambahan makna aktivitas tanpa perubahan kelas kata. Prefiks ter- memiliki dua fungsi primer yang membentuk verba pasif dari nomina dan menandai makna keadaan dari verba. Derivasi ini menggambarkan subjek dalam lirik sebagai pasien atau entitas yang mengalami kondisi tertentu
DINAMIKA BAHASA VISUAL DALAM KOMUNIKASI DIGITAL: STUDI SEMIOTIK PADA FACEBOOK DALAM AJANG PERTANDINGAN SEPAK BOLA PIALA EUROPA TAHUN 2024
Facebook dengan beragam fitur memberi ruang yang besar bagi pengguna dalam berkomunikasi, berekspresi, dan berbagi konten yang umumnya ditampilkan melalui bahasa visual. Bahasa visual digunakan beragam sesuai tujuan, konteks, dan karakter pengguna. Salah satu fenomena penggunaan bahasa visual tampak pada unggahan status dan komentar pengguna pada pertandingan sepak bola Piala Europa 2024, yang juga menampilkan ciri khas gaya bahasa masyarakat Ambon. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi, objek, dan interpretasi bahasa visual oleh pengguna facebook melalui status dan komentar. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik menurut Peirce untuk menganalisis berbagai bentuk ekspresi dalam ketikan status dan komentar yang didukung dengan penggunaan emotikon, stiker, meme, dan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bentuk ekspresi berupa dukungan, kekecewaan, kegembiraan, serta kritik terhadap tim dan lawan dalam pertandingan. Bahasa visual yang digunakan menunjukkan peran penting bahasa visual dalam memperkuat ekspresi emosional, membangun komunitas penggemar, serta memperluas makna komunikasi di ruang digital. 
Ethnomathematical Exploration of Two-Dimensional Shapes in Banten Batik Motifs
Indonesia is currently implementing an independent curriculum that emphasizes contextual, differentiated, and learner-centered instruction grounded in students’ cultural environments. Integrating local heritage, such as batik, aligns with these principles and allows students to recognize mathematics as part of their everyday experiences rather than a detached school subject. Typical Banten batik, therefore, holds strong potential as a medium for teaching geometry. This study aims to identify and analyze the plane shapes embedded in Banten batik motifs. A descriptive qualitative method with an ethnographic approach was employed. Data were collected through literature review, interviews, and direct observations of Banten batik, and were analyzed using domain and taxonomic techniques to classify and interpret geometric features. The findings show that Banten batik motifs contain plane geometric elements that represent mathematical concepts naturally embedded in local culture, demonstrating clear connections with flat shapes. The study highlights the significant potential of ethnomathematics-based learning, enabling teachers to connect formal mathematics with students’ cultural knowledge, promote meaningful learning, and strengthen students’ cultural identity and pride
Peningkatan Motivasi Belajar Ips Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas Vii Smp Negeri 31 Seram Bagian Timur
Rendahnya motivasi belajar IPS di kalangan siswa kelas VII SMP Negeri 31 Seram Bagian Timur menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan mengetahui dampaknya terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada motivasi belajar siswa yang tercermin dalam partisipasi aktif, ketekunan, dan tanggung jawab terhadap pembelajaran. Kesimpulan menunjukkan bahwa model Jigsaw mampu menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan, sehingga siswa lebih terlibat dan antusias dalam proses pembelajaran. Hal ini memperkuat posisi pendekatan kooperatif sebagai solusi strategis dalam konteks pembelajaran IPS. Implikasi dari temuan ini mendorong guru untuk mengadopsi model pembelajaran yang lebih partisipatif
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian yang digunakan adalah ex post facto dengan melibatkan 104 siswa kelas VIII SMP YPK Merauke sebagai sampel. Instrumen penelitian meliputi angket kemandirian belajar dan tes prestasi belajar matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial melalui uji regresi linear sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kemandirian belajar dan prestasi belajar matematika dengan persamaan regresi Y = 7,430 + 0,293X dan kontribusi pengaruh sebesar 40,6% yang berada pada kategori sedang. Hal ini berarti bahwa peningkatan kemandirian belajar akan diikuti oleh peningkatan prestasi belajar matematika
Peran Komunikasi Interpersonal Guru dalam Meningkatkan Self-Disclosure dan Pembentukan Karakter Sosial Anak
Kajian ini ditujukan guna mengidentifikasi peran komunikasi interpersonal guru guna meningkatkan keterbukaan diri pelajar sebagai dasar penanaman kepribadian sosial pelajar usia dini di TK Saraswati Tabanan. Latar belakang kajian ini berangkat dari fenomena bahwa beberapa anak masih mengalami hambatan dalam beradaptasi sosial dan mengekspresikan perasaannya di lingkungan sekolah. Guru berfungsi penting sebagai fasilitator utama dalam proses belajar-mengajar dan interaksi harian agar tertanam nilai-nilai sosial yang mendukung perkembangan karakter anak. Riset ini memakai teknik kualitatif deskriptif lewat teknik pengumpulan data dihimpun dari pengamatan, wawancara intensif, dan dokumentasi menyangkut lima pendidik sekaligus dua orang tua murid yang terpilih secara purposif. temuan kajian membuktikan kalau praktik komunikasi antarpribadi yang memuat keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan secara konsisten sanggup mewujudkan suasana belajar yang kondusif, menyeluruh, dan penuh kehangatan. Guru yang menampilkan komunikasi terbuka dan empatik mendorong anak untuk lebih berani bercerita, mengekspresikan pikiran, serta berinteraksi dengan teman sebayanya secara alami. Proses komunikasi yang suportif dan setara membantu anak membangun rasa percaya diri, mengembangkan empati, serta menumbuhkan sikap menghargai perbedaan dalam konteks sosial yang lebih luas. Peningkatan keterbukaan diri anak terlihat tidak terbatas pada konteks sekolah, namun juga terbawa ke lingkungan keluarga melalui peningkatan komunikasi dan kelekatan emosional dengan orang tua. Riset ini menekankan bahwa komunikasi interpersonal pengajar mempunyai kontribusi mendasar dalam menumbuhkan keterampilan sosial, kecerdasan emosional, dan karakter adaptif anak sejak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis terhadap penguatan kajian komunikasi pendidikan serta rekomendasi praktis bagi guru untuk terus mengembangkan kompetensi komunikasi interpersonal yang empatik, terbuka, dan berorientasi pada pembentukan karakter sosial anak secara berkelanjutan