Jurnal Upertis
Not a member yet
    358 research outputs found

    Peran Kader Terhadap Pemberian Kapsul Vitamin A Pada Balita

    No full text
    Pemberian kapsul Vitamin A sangat penting untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan untuk  mata yang dapat mencegah kebutaan dan lebih penting lagi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pemberian vitamin A yang cukup pada anak dapat mencegah atau mengurangi keparahan suatu penyakit yang diderita anak seperti diare, campak atau penyakit infeksi seperti ISPA, sehingga tidak membahayakan jiwa anak (Depkes RI, 2011). Profil Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat Tahun 2014  Balita yang diberi vitamin A sebanyak 60.385 (85,7%), sedangkan target Dinas Kesehatan Kota Padang sebesar 100%. Peran petugas kesehatan di masyarakat harus memberikan penyuluhan kepada  masyarakat mengenai vitamin A, karena dengan adanya peran petugas kesehatan sebagai vasilitator akan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai vitamin A.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran kader terhadap pemberian kapsul vitamin A pada balita. Jenis dan desain penelitian ini analitik  dengan menggunakan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak balita dengan sampel sebanyak 90 orang.  Analisis penelitian ini menggunakan uji Chi-Square  pada derajat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil pada penelitian ini terdapat 74,5% Kader yang tidak berperan dalam pemberian kapsul vitamin A pada balita. Setelah dilakukan uji statistik didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara peran kader dengan pemberian kapsul vitamin A pada balita dengan nilai p value = 0,001 (p<0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa kader dapat berperan dalam memberikan penyuluhan kepada ibu yang memiliki balita dengan harapan ibu yang memiliki balita membawa anaknya untuk mendapatkan vitamin A.   Disarankan kepada puskesmas yang berada di kota Padang agar diberikan pelatihan kader tentang pemberian vitamin A

    Academic Burnout pada Proses Pembelajaran Daring

    No full text
    Academic burnout mengacu pada stress dan faktor psikologis karena proses pembelajaran sehingga menunjukan keadaan kelelahan emosional, kecenderungan untuk depersonalisasi dan perasaan prestasi yang rendah. Sindrom ini dapat mempengaruhi kompetensi mahasiswa dan perubahan fisik dan mental. Tujuan Penelitian ini untuk diketahuinya academic burnout pada pembelajaran daring. Jenis penelitian ini menggunakan cross sectional, populasi pada penelitian adalah mahasiswa STIKes Horizon yang telah melakukan proses pembelajaran daring selama1 tahun akademik, pengambilan sample menggunakan Snowball Sampling dan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 276 responden. Instrumen penelitian yang digunakan academic burnout dengan melihat nilai exhaustion, Cynicism dan professional efficacy. Korelasi exhaustion dengan Cynicism menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan arah hubungan bernilai positif (R= 0.680), korelasi exhaustion dengan professional efficacy menunjukkan hubungan kuat dan arah hubungan bernilai negative (R= -0.244), korelasi Cynicismdengan professional efficacy menunjukkan hubungan kuat dan arah hubungan negative (R= -0.311), dapat disimpulkan bahwa dimensi exhaustion, Cynicism dan professional efficacy saling mempengaruhi pada academic burnout, hal ini diperkuat dengan ditemukan data mayoritas mahasiswa merasa lelah 155 (56.2%), memiliki perasaan sinis 137 (49.6%) dan merasa tidak kompeten dengan proses pembelajaran 140 (50.7%). Saran, Untuk meningkatkan efek positif dan mencegah insiden academic burnout di kalangan mahasiswa, dianjurkan untuk melakukan perubahan strategi pembelajaran dan berinovatif, Penelitian ini dapat juga menjadi dasar bagi pengelola untuk dapat melakukan perubahan strategi pembelajaran yang inovatif pada saat pembelajaran daring

    Aktivitas Antibakteri Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus

    No full text
    Penyakit infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yaitu bakteri. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi kulit adalah bakteri Staphylococcus aureus. Kayu manis (Cinnamomun verum) merupakan tanaman herbal yang sering digunakan sebagai bumbu masakan, namun kayu manis juga memiliki kandungan senyawa kimia seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan triterpenoid yang bersifat antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hambat ekstrak kayu manis (Cinnamomun verum) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian yang digunakan berupa deskriptif eksperimental laboratorium dengan metode pengujian berupa in vitro secara difusi (Kirby-Bauer) menggunakan kertas cakram. Sampel penelitian ialah ekstrak kayu manis (Cinnamomun verum) dengan konsentrasi 30%, 50%, 65%, 70%, dan 75% dengan diencerkan DMSO 10% yang sebelumnya telah dilakukan proses ekstraksi metode maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Rata-rata hasil pengukuran zona hambat ekstrak kayu manis (Cinnamomun verum) pada konsentrasi 30%, 50%, 65%, 70%, dan 75% masing-masing sebesar 3,7 mm, 4,8 mm, 5,7 mm, 9,7 mm, dan 12,7 mm. Hasil zona hambat pada konsentrasi 30%, 50% dan 65% dikategorikan lemah (resistent), konsentrasi 70% dikategorikan sedang (intermediate), dan konsentrasi 75% dikategorikan kuat (susceptible). Sehingga dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak kayu manis (Cinnamomun verum) yang paling efektif dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus adalah 75% dengan rata-rata zona hambat sebesar 12,7 mm

    Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kejadian Sepsis Neonatal Awitan Dini

    No full text
    Sepsis neonatorum awitan dini menyebabkan mortalitas dan morbiditas yang tinggi pada bayi baru lahir. Dalam pelayanan dan perawatan bayi baru lahir sekitar setengah dari kematian neonatal disebabkan oleh sepsis yang terjadi pada minggu pertama pasca persalinan atau disebut sepsis awitan dini. Faktor penyebab terjadinya sepsis salah satunya adalah Ketuban Pecah Dini (KPD). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dengan kejadian sepsis neonatal awitan dini di salah satu rumah sakit di Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan desain case-control dan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah 84 sampel. Hasil analisis data menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai p 0,00 < 0,05 sehingga ada hubungan antara ketuban pecah dini dengan sepsis neonatal awitan dini dengan keeratan hubungan kuat (koefisien kontingensi 0,623). Saran bagi ibu hamil diharapkan dapat lebih waspada terhadap kejadian ketuban pecah dini dengan menghindari faktor risiko dan segera melakukan pemeriksaan jika mengalami ketuban pecah dini pada umur kehamilan berapapun. Penelitian ini dapat juga menjadi skrining dan pemecahan masalah pada kejadian ketuban pecah dini selama kehamila

    Upaya Peningkatan Pengetahuan Makanan Jajanan Sehat Pada Siswa TPQ Di Mesjid Kampung Jambak Koto Tangah Padang

    No full text
    Periode tumbuh kembang anak usia sekolah merupakan periode yang berada pada usia 7-12 tahun. Anak-anak usia sekolah umumnya memiliki kebiasaan jajan selama mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah.  Data menunjukkan bahwa PJAS (Pangan Jajanan Anak Sekolah)  menyumbang 31.06% energi dan 27.44% protein dari konsumsi pangan harian (BPOM RI, 2012). Hal tersebut akan berpengaruh terhadap pola makan dan status gizi anak sekolah.  Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, proporsi status gizi pada anak sangat pendek 11,5% dan pendek sebesar 19,3%.  Survey awal yang dilakukan di TPQ (Taman Pendidikan Quran) Mesjid Kampung Jambak Koto Tangah Padang, masih ada anak usia sekolah di mesjid tersebut yang pendek serta kebiasaan jajan yang kurang baik, sedangkan anak-anak TPQ tersebut belajar secara luring di Mesjid Kampung Jambak Koto Tangah Padang. Saat ini Covid-19  menjadi penyakit yang menjadi pandemidi seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, khususnya daerah Kota Padang, anak anak  rawan terinfeksi apabila sistem imunitas tubuhnya turun.  Hasil kegiatan pengabmas yang dilakukan pada siswa TPQ mesjid Nurul Khairat ini, menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan anak-anak TPQ yang terlihat dari tanya jawab setelah kegiatan edukasi dilakukan

    Pendidikan Kesehatan Peningkatan Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Bahaya Anemia Di Sekolah MTSN 3 Mataram

    No full text
    Anemia didefinisikan sebagai konsentrasi hemoglobin (Hb) yang rendah dalam darah. Anemia menunjukkan suatu penyakit atau perubahan fungsi tubuh. Kejadian anemia merupakan salah satu sebab sekaligus akibat terjadinya gizi kurang pada remaja sehingga dapat mengakibatkan dampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktivitas. Untuk mengurangi angka anemia yang terjadi dikalangan remajaputri khususnya mengingat mereka merupakan calon ibu yang akan hamil adalah dengan cara memberikan pengatahuan tentang bahaya dari anemia tersebut seperti dapat memperbesar resiko kematian ibu melahirkan, bayi premature dan berat bayi rendah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang bahaya anemia dikalangan remaja. Metode yang dikukan dalam kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan tentang tentang peningkatan pengetahuan remaja putri tentang bahaya anemia dikalangan remaja. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa peserta mengetahui apa itu anemia, penyebabnya, tanda dan gejalanya, dan mengetahui bagaimana cara mencegah serta mengetahui terapi yang diberikan bila sudah terkena anemia tersebut

    Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Stimulasi Janin Dalam Kandungan

    No full text
    Di Indonesia angka keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan masih cukup  tinggi  yaitu  sekitar  5-10%  mengalami  keterlambatan  perkembangan  umum.  Dua  dari    1000 bayi    mengalami gangguan perkembangan motorik dan 3 sampai 6 dari 1.000 bayi juga                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              mengalami gangguan pendengaran serta satu dari 100 anak mempunyai kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor – faktor  yang berhubungan dengan pelaksanaan Stimulasi janin dalam kandungan. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional dengan Populasi ibu hamil trimester II dan III, sebanyak 89 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Acidental sampling, Data ini diperoleh melalui kuesioner, Hasil penelitian didapatkan sebanyak 26 orang (54,2%) tingkat pengetahuan rendah. sebanyak 35 orang (73 %) paritas multipara, sebanyak 38 orang (79,2) tingkat pendidikan tinggi, sebanyak 26 orang (54,2%) tidak melakukan stimulasi janin dalam kandungan. Didapatkan hubungan tingkat pengetahuan dengan stimulasi janin dalam kandungan (p=0,000), ada hubungan paritas ibu hamil dengan stimulasi janin (p=0,001) dan ada hubungan tingkat pendidikan ibu hamil dengan stimulasi janin (p=0,011). Dapat disimpulkan ibu dengan pengetahuan rendah, primipara, pendidikan rendah banyak yang  tidak melakukan stimulasi janin dalam kandungan.  agar dapat meningkatkan  penyuluhan kepada ibu hamil tentang manfaat melakukan stimulasi janin dalam kandunga

    Identifikasi Kasus Unwanted Pregnancy pada Remaja: Studi Fenomenologi

    No full text
    Kasus Unwanted Pregnancy di Indonesia (2010-2014) merupakan kasus tertinggi di ASEAN, yakni sekitar 32 ribu kasus atau 48 kasus/1000 kehamilan atau 17,5%. Pada tahun 2010 di Jawa Barat terdapat 12.300 kasus kehamilan yang tidak diinginkan akibat 29% hubungan seks pranikah (sekitar 3 juta remaja).   Kekerasan di Garut, dalam 7 bulan pertama tahun 2019, telah terjadi 34 kasus kekerasan seksual (70% korbannya adalah anak-anak). Kasus kekerasan seksual di ranah privat menempati urutan tertinggi dalam 5 tahun terakhir (71%). Berdasarkan kategori pelaku kekerasan, 56% (1.670) dilakukan oleh pacar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya free sex, identifikasi free sex, dan identifikasi unwanted pregnancy. Desain penelitian fenomenologi melalui wawancara mendalam dan pertanyaan terbuka.Teknik pengambilan sampel adalah purposive dan snowball, jumlah responden sebanyak 14 orang (3 responden wawancara mendalam, 11 orang menjawab pertanyaan terbuka). Teknik analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman. Uji Kredibilitas dengan perpanjangan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab remaja melakukan seks pranikah adalah faktor internal (perasaan cinta, ingin mencoba, kontrol diri, sikap permisif dan pengetahuan kesehatan reproduksi) dan eksternal (sikap orang tua, sumber informasi, lingkungan, teman dan tempat yang aman serta berpacaran), perilaku dan gambaran keadaan kehamilan tidak diinginkan (fatner seksual multiple, frekuensi free sex 1->5 kali, kecanduan seksual, pengetahuan mengenai kehamilan responden, sikap dan perilaku responden, orang tua dan pacar menerima kehamilan dan tetap merawat kehamilan)

    Jus Tomat dapat Menurunkan Kadar Glukosa Darah 2 Jam PP (Post Prendial)

    No full text
    Diabetes melitus merupakan penyakit kronis, biasanya penderita bergantung konsumsi obat sehingga berdampak pada resiko jangka panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan pengobatan non farmakologis dengan memanfaatkan buah tomat.  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap kadar glukosa darah  2 Jam PP (Post Prendial) pada penderita diabetes melitus. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan one group pre post design yang terdiri dari kelompok perlakuan saja. dengan jumlah sampel sebanyak 14 orang.  Bahan dan alat dalam pengumpulan data adalah tomat,  timbangan dan gluco check.  Data  yang  diperoleh  diolah  dengan paired t test. Perbedaan kadar glukosa darah  2 jam PP, dilakukan pada bulan Juni-September 2020 di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Sikolos Padang Panjang. Berdasarkan uji statistik menunjukan bahwa rata-rata penurunan kadar glukosa darah setelah pemberian jus tomat  adalah  57 mg/dl. Hasil uji independent t test didapatkan nilai p (0,000). Pemberian jus tomat dapat menurunkan kadar glukosa darah. Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti lebih lanjut  dengan menggunakan sampel glukosa darah yang tinggi  >300 gr/d

    Bawang Merah Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus

    No full text
    Diabetes Mellitus (DM) merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Penelitian terdahulu menyatakan bahwa bawang merah dapat menurunkan kadar gula darah penderita diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pemberian bawang merah terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Mellitus di PSTW Kasih sayang Ibu Batusangkar Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, metode penelitian yaitu Pre Experimental Design, dengan mengunakan One-grup pretest postest. Penelitian diilakukan di PSTW Kasih sayang Ibu Batusangkar pada bulan Juli sampai dengan September 2020 dengan jumlah sampel 10 orang menggunakan uji Dependent t test dan memperhatikan etika penelitian yaitu informed consent, anonimity serta confidentiality. Hasil penelitian menunjukkan pada analisa univariat terdapat 80% responden memiliki kadar gula darah yang tinggi, dan 70% responden memiliki kadar gula darah normal. Hasil uji statistik menggunakan uji Dependent t test didapatkan nilai p value = 0,001 (< 0,05) yang berarti ada pengaruh Pemberian bawang Merah terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Mellitus. Responden dapat menerapkan pemberian bawang merah sebagai alternatif untuk menurunkan kadar gula dara

    204

    full texts

    358

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Upertis
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇