Jurnal Upertis
Not a member yet
    358 research outputs found

    Hospital Disaster Plan Dalam Perencanaan Kesiapsiagaan Bencana

    No full text
    Kota Bukittinggi merupakan daerah yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, dan baru – baru ini banjir juga menggenangi beberapa daerah di kota Bukittinggi, tampa terkecuali juga mengenai Rumah Sakit. Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan rujukan khususnya bagi kasus-kasus emergensi, lebih siap dalam menghadapi dampak bencana baik bencana di dalam atau di luar rumah sakit. Tujuan penelitian ini Untuk Menganalisis Kesiapan Manajemen Rumah Sakit Ibnusina Yarsi Bukittinggi Dalam Perencanaan Penyiagaan Bencana (Hospital Disaster Plan) Tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptif kualitatif dengan strategi fenomenalogi dengan metode wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Penelitian dilakukan di rumah sakit Ibnusina Yarsi Bukittinggi bulan Februari sampai November 2020. Teknik penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Analisis data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit Ibnusina Yarsi sudah memiliki struktur organisasi tim penanggulangan bencana dan tupoksi masing - masing, namun perlu adanya perbaharuan/update dari struktur tim, kesiapan sumber daya manusia sudah memiliki Tim kebencanaan dan tim Bantuan Kesehatan, namun sarana dan prasarana rumah sakit belum mencukupi untuk penanganan korban massal. Sedangkan sistem komunikasi rumah sakit sudah memiliki alat komunikasi untuk penyampaian informasi. Kesimpulan Tim penanggulangan bencana kurang siap menghadapi bencana karena struktur organisasi beserta tugas dan fungsinya belum optimal diperbaharui, masih kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan korban massal dan sudah memiliki alat komunikasi. Diharapkan rumah sakit mengupdate struktur organisasi, dan melengkapi sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana

    Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Nugget Sayur Dan Edukasi Kesehatan Bagi Siswa TPQ Di Mesjid Nurul Khairat Kampung Jambak Koto Tangah Padang

    No full text
    Prevalensi balita stunting di Kota Padang tahun 2018 sebesar 22,6%. Dari survey awal yang dilakukan di TPQ Mesjid Nurul Khairat Kampung Jambak Koto Tangah Padang, masih ada anak–anak TPQ di Mesjid Nurul Khairat tersebut yang yang gizi kurang yaitu sebanyak 8% serta belum menerapkan protokol kesehatan dengan baik, sedangkan anak-anak TPQ belajar secara luring di Mesjid Nurul Khairat Kampung Jambak Koto Tangah Padang. Asupan gizi yang kurang dapat mengakibatkan pertumbuhan yang terhambat. Berat badan menggambarkan jumlah protein, lemak, air, dan mineral yang terdapat di dalam tubuh. Berat badan merupakan komposit pengukuran ukuran total tubuh. Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah untuk pemberian makanan tambahan (PMT) dan  edukasi kesehatan pada siswa TPQ Mesjid Nurul Khairat Kampung Jambak Koto Tangah Padang. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabmas ini adalah penyuluhan dan pemutaran vidio edukasi gizi dan covid 19 bagi siswa, sedangkan bentuk kegiatannya melalui edukasi dan pemutaran vidio tentang gizi dan kesehatan dan pemberian makanan tambahan nuget sayur pada siswa TPQ Mesjid Nurul Khairat Kampung Jambak Koto Tangah Padang. Pada kegiatan pengabmas yang sudah dilakukan, para siswa sangat antusias dimana mereka bertanya dan menjawab pertanyaan yang dikemukan oleh penyaji 80%. Dari PMT yang diberikan, mereka juga sangat menyukai dan berkata enak 96%

    Akar Mimosa Pudica L yang Diozonasi Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum

    No full text
    Diabetes mellitus adalahpenyakit tidak menular  termasuk salah satu penyebab kejadian mortalitas di dunia, termasuk di Indonesia. Prevalensi diabetes di Indonesia berdasarkan data semakin meningkat dalam setiap tahunnya. Salah satu komplikasi  yang paling mengancam adalah ulkus diabetikum. Selama beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi plasma medis menggunakan ozon sebagai agen yang membantu penyembuhan luka. Aplikasi dan riset Mimosa pudica L.sebagai wound healing. Tujuan dari review narrative ini untuk mengetahui potensi ekstrak Mimosa pudica L dengan ozonasi sebagai terapi topikal untuk meningkat penyembuhan ulkus diabetikum. Pencarian literatur menggunakan database Science direct, PubMed, Ebsco, Scopus dan ProQuest dengan kriteria inklusi yang ditentukan. Hasil dari studi literatur bahwa kandungan senyawa kimia pada ekstrak akar Mimosa pudica L. telah terbukti memiliki aktivitas penyembuhan luka dan aktivitas antidiabetik. Pemanfaatan ozonasi sebagai agen antibakteri dengan menggunakan alat degenerator ozon untuk mengubah gas ozon menjadi cair ke dalam suatu ekstrak menggunakan parameter tertentu dapat mendukung wound healing. Sehingga perpaduan ekstrak akar Mimosa pudica L. dengan proses ozonasi memiliki potensi untuk dikembangkan dalam menunjang penyembuhan ulkus diabetikum  agar lebih efektif dan efisien

    Pengaruh Terapi Musik Flute Terhadap Penurunan Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II

    No full text
    Diabetes mellitus tipe II adalah kondisi hiperglikemia puasa yang terjadi meskipun insulin endogen tersedia. Adanya peningkatan kejadian angka dari tahun ke tahun sehingga membutuhkan intervensi untuk menurunkan kadar glukosa darah. Minimnya pengetahuan perawat puskesmas tentang cara lain dalam menurunkan gula darah seperti melakukan terapi musik Flute yang memberikan efek relaksasi pada penderita diabetes melitus sehingga dapat menghambat produksi hormon kortisol dan menurunkan kadar gula darah.. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh terapi musik Flute terhadap penurunan gula darah pada pasien diabetes mellitus Tipe II dengan metode penelitian quasy eksperimental design, dengan pendekatan one group pretest-posttest design dengan sampel sebanyak 24 orang dengan teknik purposive sampling, data diolah menggunakan uji-t berpasangan. Adanya penurunan rata- rata kadar gula darah sebelum dibandingkan dengan sesudah dilakukan terapi musik flute.  Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terapi musik suling terhadap penurunan gula darah dengan selisih rata-rata sebelum dan sesudah dilakukan adalah 51,25 dengan p-value 0,000 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi musik flute terhadap penurunan gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II

    Aplikasi Offline Stunting Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kader Posyandu Di Puskesmas Perumnas Kabupaten Rejang Lebong

    Full text link
    Stunting merupakan suatu keadaan gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya. Anak yang mengalami stunting akan mengalami  perkembangan yang terhambat seperti kemampuan motorik yang rendah dan kemampuan kognitif yang rendah. Kader posyandu mempunyai peran penting dalam pencegahan stunting. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu mengenai stunting dan pencegahannya dengan pemanfaatan teknologi penggunaan aplikasi offline sebagai sarana untuk belajar. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi kesehatan mengenai stunting menggunakan aplikasi offline dengan tampilan menu utama yang terdiri dari definisi stunting, penyebab, dampak, pencegahan, cara pengukuran Panjang Badan (PB) dan Tinggi Badan (TB), serta tabel PB dan TB menurut umur. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat terjadi peningkatan pengetahuan kader tentang stunting dan pencegahannya, serta semua kader dapat mendowload dan menggunakan aplikasi offline. Selanjutnya untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang stunting diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan dan kader secara rutin untuk melakukan diskusi bersama

    Upaya Program Balai Edukasi Corona Berbasis Media Komunikasi Dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19

    Full text link
    Coronavirus 2019 (Covid-19) telah menciptakan krisis kesehatan global yang telah memiliki dampak yang mendalam pada cara kita memahami dunia dan kehidupan kita sehari-hari. Promosi kesehatan melalui program Balai Edukasi Corona berbasis media komunikasi bisa menjadi salah satu program alternatif untuk mengedukasi masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pelaksanaan Program Balai Edukasi Corona dilakukan menggunakan metode komunikasi P-Process, yang berlangsung selama 14 hari  (22 Mei-4 Juni 2020) di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, dengan jumlah partisipan sebanyak 14 orang. Program ini, menggunakan kuesioner dari buku panduan  Balai Edukasi Corona untuk menilai efektivitas program dan menggunakan video animasi dan poster sebagai media edukasinya. Adapun hasil yang didapat setelah dilaksanakannya program Balai Edukasi Corona yaitu terdapat perubahan perilaku yang positif dan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada partisipan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Terutama pada perilaku partisipan yang tidak bepergian saat pandemic, yakni dari 0 orang (0%) tidak bepergian, meningkat menjadi 9 orang (64%) yang memilih untuk dirumah saja, dan pengetahuan partisipan yang menjawab benar tentang periode inkubasi Covid-19, yakni dari 5 orang (35%) meningkat menjadi 13 orang (92%)

    Tingkat Kecemasan dan Pola Tidur Pasien Kanker Payudara yang sedang menjalani Kemoterapi

    No full text
    Kanker payudara adalah penyebab kematian nomor dua di semua jenis kanker yang terjadi pada wanita. Kanker payudara adalah kanker paling umum pada wanita, yang menyerang lebih dari 1,5 juta wanita setiap tahun. Salah satu pengobatan untuk kanker payudara adalah dengan menjalani kemoterapi di mana pasien akan mengalami masalah psikologis, yaitu kecemasan sehingga menyebabkan gangguan pola tidur pada pasien tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan pola tidur pasien kanker payudara yang melakukan kemoterapi. Metode: Metode penelitian dengan desain cross sectional. Sampel adalah 55 responden kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittingi dengan teknik accidental sampling. Data diolah menggunakan uji chi square. Hasil: Analisis univariat menemukan bahwa responden kanker payudara yang menjalani kemoterapi mengalami kecemasan sedang sebanyak (60%) dan pola tidur yang buruk (63,6%). Hasil tes bivariat menemukan ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan pola tidur (Pvalue = 0,004 (p> 0,1) dan (OR = 5,365) Kesimpulan dan saran: Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat kecemasan dengan pola tidur pada kanker payudara. pasien yang melakukan kemoterapi, diharapkan petugas kesehatan akan meningkatkan kemampuan identifikasi tingkat kecemasan dan gangguan dalam pola tidur, terutama pada pasien kanker payudara yang melakukan kemoterapi. Kata kunci: kanker payudara, kemoterapi, pola tidur, tingkat kecemasa

    Hubungan Kadar Timbal dan Kadar Hemoglobin Dalam Darah Perokok Aktif

    No full text
    Asap rokok telah terbukti secara nyata berkontribusi terhadap tingginya konsentrasi radikal bebas di udara yang dapat menyebabkan peroksidasi lipid sehingga memicu stres oksidatif dan meningkatkan malondialdehyde (MDA) dalam tubuh. Timbal terdapat dalam darah perokok aktif yang berasal dari rokok. Timbal mengganggu sintesis heme dengan berbagai mekanisme, salah satunya melalui gangguan pada aktivasi enzim δ amino levulinic acid dehidratase (δ-ALAD) dan ferrochelatase.  Kontaminasi kadar timbal dalam darah akan menurunkan kadar hemoglobin, semakin tinggi kadar timbal dalam tubuh seseorang, maka semakin berkurang kadar hemoglobinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar timbal dalam darah dengan kadar hemoglobin pada perokok aktif. Manfaat penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah memang ada hubungan antara jumlah timbal dalam darah dengan kadar hemoglobin yang menggambarkan penyakit anemia pada perokok aktif.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan menggunakan metode AAS (Atomic Absorbtion Spectrofotometer). Dari hasil penelitian didapatkan nilai r = 0.735 berarti adanya hubungan kadar timbal dalam darah dengan kadar hemoglobin. Rata-rata kadar timbal dalam darah adalah 12,20 μg/dl dan rata-rata kadar hemoglobin adalah 14,49 g/dl. Hasil dari penelitian masih berada di bawah nilai ambang yaitu 10-25 μg/dl yang termasuk dalam kategori normal, sehingga kadar timbal belum mempengaruhi kadar hemoglobin dalam darah. Hal ini dapat dikarenakan rutinnya perokok mengkonsumsi air yang cukup, buah dan sayuran yang dapat membuat akumulasi kadar timbal dalam darah  berkurang dan dapat diekresikan ginjal melalui urin.Implikasi dari penelitian ini untuk memberikan gambaran pada perokok aktif bahwa rokok sangat berbahaya sehinga dapat menimbulkan penyakit anemia atau penyakit lainnya

    ANALYSIS OF HEAVY METAL MERCURY (Hg) IN NAILS AND HEMOGLOBIN LEVELS (Hb) GOLD MINERS ON NAGARI ABAI SIAT SANGIR DISTRICT SOUTH SOLOK

    No full text
    Mercury can cause serious problems for human health, such as the bioaccumulation of mercury in the brain and kidneys which ultimately leads to neurological diseases. As long as in the body mercury (Hg) will be bound to proteins, metallic-sister and hemoglobin. Hemoglobin (Hb) is a pigment containing iron contained in red blood cells whose main function is in transporting oxygen from the lungs to all body tissue cells. This study aims to analyze the relationship of heavy metal levels of mercury (Hg) in nails with hemoglobin (Hb) levels in gold miners. This type of research is descriptive experimental using the AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) method. From the results of research that has been done that there is no relationship between heavy metal mercury (Hg) on ​​the nails and hemoglobin (Hb) levels with p value 0.642> 0.05 and Pearson correlation -0.111 which means there is no relationship. Of the 20 samples containing mercury (Hg) in normal gold miners as many as 10 samples (50%) and low as many as 10 samples (50%). and normal hemoglobin (Hb) levels were 14 samples (70%) while the abnormal ones were 6 samples (30%). &nbsp

    HUBUNGAN PARITAS DAN PENGETAHUAN TENTANG IMUNISASI TETANUS TOXOID DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI TETANUS TOXOID PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PLUS MANDIANGIN BUKITTINGGI

    Full text link
    Data kunjungan ibu hamil ke Puskesmas Bukittinggi berdasarkan cakupan kunjungan ibu hamil yang melakukan imunisasi TT dari kunjungan tertinggi ke terendah. Pusat Kesehatan Masyarakat Gulai Bancah 2016 TT 1 (36,2%) TT 2 (26,9%), Puskesmas Plus Mandiangin TT 1 (11,4%) TT 2 (25,4%), dari 307 wanita hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Plus Plus Mandiangin diberikan imunisasi TT 1 (11,4%) ibu hamil dan TT 2 sebanyak (25,4%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas dan pengetahuan imunisasi Tetanus Toxoid dengan imunisasi Tetanus Toxoid pada ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Plus Mandiangin Bukittinggi 2017. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. desain, kemudian data diolah dengan Menggunakan uji chi square. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 responden. Hasil uji statistik adalah nilai p = 0,002 (p <α), dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Paritas dengan Kelengkapan Imunitas Toxoid Tetanus, dan diperoleh nilai p = 0,006 (p <α) maka dapat disimpulkan Adanya hubungan antara pengetahuan Tentang Tetanus Toxoid Dengan kelengkapan Imunisasi Tetanus Toxoid pada Ibu Hamil Trimester III di Plus Puskesmas Mandiangin 2017. Saran dalam penelitian ini adalah agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dan masukan bagi petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan di wilayah kerja Puskesmas Plus Mandiangin Bukittinggi Tahun 2017

    204

    full texts

    358

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Upertis
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇