Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    27357 research outputs found

    PERSEPSI SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL CHOLIL BANGKALAN TENTANG ORGANISASI RADIKAL DI INDONESIA

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pesepsi santri pondok pesantren Nurul Cholil Bangkalan tentang organisasi radikal di Indonesa dan pendapat santri pondok pesantren Nurul Cholol Bangkalan dalam mengatasi pemahaman radikal di Indonesia. metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif, Menggunakan teknik data wawancara dangan lima informan, teknis analisis data dilakukan dengan interaktif. Hasil penelitian ini, dari persepsi santri pondok pesantren Nurul Cholil Bangkalan tentang organisasi radikal di Indonesia antara lain  (1) radikalisme merupakan sebuah paham yang menyimpang dari nilai-nilai agama (2) Organisasi radikal memahami agama secara dangkal, cenderung menafsirkan Al-Quran dan hadist sebatas tekstual, serta dipahami berdasarkan pemikiran sendiri atau kelompoknya (3) Organisai radikal memiliki sifat tertutup, kurang bersosialisasi dengan lingkungan masyarakat, dan menganggap dirinya atau kelompoknya paling benar. (4) Organisasi radikal dapat merusak keutuhan NKRI karena pemikiran dan tindakan kelompok radikal terlalu keras dan tidak bisa bertoleransi dengan perbedaan yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk mengurangi kelompok radikal para santri berpendapat (1) perlunya adanya kesadaran masyarakat (2) masyarakat harus memahami agama dengan baik dan benar (3) perlunya peran tokoh agama yang bertindak sebagai penasehat dan (4) peran pemerintah secara hukum lebih dipertegas lagi dalam menangani organisasi yang terindikasi radikalisme di Indonesia. Kata Kunci : Persepsi, Santri, Oganisasi, Radikalisme.Abstract The purpose of this study was to determine the perception of Nurul Cholil Bangkalan Islamic boarding school students about radical organizations in Indonesia and the opinion of Nurul Cholol Bangkalan Islamic boarding school students in overcoming radical understanding in Indonesia. research methods using explorative qualitative approaches, Using interview data techniques with five informa, technical data analysis is done interactively. The results of this study, from the perception of students of Islamic boarding school Nurul Cholil Bangkalan about radical organizations in Indonesia include (1) radicalism is an understanding that deviates from religious values ​​(2) Radical organizations understand religion superficially, tend to interpret the Koran and hadiths limited to textual, and understood based on the thoughts of themselves or groups; (3) Radical organizations have a closed nature, lack of socializing with the community environment, and consider themselves or their groups the most correct. (4) Radical organizations can damage the integrity of the Republic of Indonesia because radical groups' thoughts and actions are too harsh and cannot tolerate differences in the Unitary State of the Republic of Indonesia. To reduce the radical group of students argued (1) the need for public awareness (2) the community must understand religion properly and correctly (3) the need for the role of religious leaders who act as advisors; and (4) the role of the government is legally reinforced in dealing with organization indicated by radicalism in Indonesia. Key Words : Perception, Santri, Organization, Radicalisme

    ANALISIS PEKERJAAN PENGEROLAN PLAT PADA TINGKAT PRODUKTIVITAS KERJA DI PT GUNAWAN DIANJAYA STEEL TBK SURABAYA

    Full text link
    Setiap industri dituntut untuk dapat selalu meningkatkan produktivitasnya, Oleh karena itu pentingnya mempelajari penyebab rendahnya dan upaya perbaikannya, sehingga produktivitas tenaga kerja perusahaan dapat mencapai hasil yang optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat produktivitas kerja dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja dari operator pengerolan plat di PT. Gunawan Dianjaya Steel Tbk. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, metode LUR (Labour Utilition Rate) dan angket. Data diperoleh dengan meneliti 20 tenaga kerja yang mengoperasikan mesin pengerolan plat pada proses produksi plat. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa rata-rata produktivitas kerja/LUR dari pekerja di divisi pengerolan plat adalah 65,91 % dan Berdasarkan 7 faktor yang ditentukan, secara stilmultan, semua faktor tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja, namun secara parsial, faktor yang paling mempengaruhi dalam produktivitas kerja adalah pengalaman kerja

    HUBUNGAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA BIDANG PENGECORAN LOGAM DI PT. APIE INDO KARUNIA SIDOARJO

    Full text link
    AbstrakBerkembangnya Hasil Produksi serta majunya Pemasukan Perusahaan bisa dipengaruhi dari bagimana karyawan mampu membuat produk secara banyak dan kontinu serta kemampuan produktivitas karyawan yang dimilikinya. Adapun cara yang bisa dilaksanakan sebuah perusahaan dengan tujuan meningkatkan produktivitas karyawan yaitu dengan melaksanakan program K3 Karyawan. Penelitian ini dilakukan tujuannya untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan K3 dan hubungan APD terhadap produktivitas kerja karyawan pada bagian pengecoran logam di PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Populasi yang diteliti adalah karyawan pada bagian pengecoran logam dengan jumlah 6 orang karyawan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang menerapkan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Produktivitas karyawan dibidang pengecoran logam diuji di PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Hal yang memengaruhi penggunaan APD dan pelaksanaan program K3 diukur menggunakan rumus uji validitas. Untuk mendapatkan bagaimana hubungannya, maka hasil dimasukkan ke rumus deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan analisa yang lebih akurat menggunakan rumus r product moment kemudian dihitung menggunakan t hitung. Hasil analisis deskriptif menunjukan adanya hubungan rendah antara penggunaan APD terhadap Produktivitas Karyawan sesuai dengan korelasi r product momen yaitu 0,88 yang kemudian dianalisa menggunakan tabel analisis product termasuk dalam kategori Sangat Kuat. Dari tabulasi data yang telah diperoleh dengan menggunakan uji t menghasilkan koefisien korelasi lebih besar dari t tabel yaitu 3,099 ≥ 2,132. Kata Kunci : Alat Pelindung Diri , Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Produktivitas Kerja. AbstractThe Development of Production Results and the advancement of Company Revenue can be influenced by how employees are able to make a lot of products and continously as well as the productivity capabilities of its employees. The way a company can be implemented with the aim of increasing employee productivity is by implementing the Occupational Safety and Health program for Development. The purpose of this research is to find the implementation of K3 and the relationship of PPE to employee work productivity in the metal casting section at PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. The population studied was worker in the metal casting section with a total of 6 development. This research is a quantitative descriptive study that applies the method of observation, interview and documentation. Worker productivity in metal casting is tested at PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Things that affect the use of PPE and the implementation of the K3 program can be measured using the validity test formula. To get the correlation between the two, than each result is entered into a quantitative descriptive formula to get a more accurate analysis using the r product moment formula and then calculated using t arithmetic. Descriptive analysis results show a low relationship between the use of PPE to worker Productivity in accordance with the correlation of produk r moment which is 0.88 which is then analyzed using the product analysis table included in the category of Very Strong. From the tabulation of data that has been obtained using the t test produces a correlation coefficient that is greater than t table that is 3,099 ≥ 2,132.Keywords: Personal Protective Equipment, Occupational Safety and Health , Work productivity

    Penerapan Value Engineering pada Proyek Peningkatan Jalan (Studi Kasus Jalan Lingkar Timur, Kab.Sidoarjo, Jawa Timur)

    Full text link
    ABSTRAK PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN (STUDI KASUS JALAN LINGKAR TIMUR, KAB.SIDOARJO, JAWA TIMUR) Nama : Febry Anisya Putri NIM : 15050724029 Program Studi : S-1 Teknik Sipil Jurusan : Teknik Sipil Fakultas : Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Purwo Mahardi, S.T., M.Sc. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sidoarjo akan melakukan perencanaan teknis peningkatan jalan di Lingkar Timur Sidoarjo. Adapun proyek dengan biaya sebesar Rp. 208.105.921.821,- dengan panjang 8,6 Km memiliki harga per kilometer sebesar Rp. 24 Miliar. Dimana umumnya sebuah perencanaan jalan beton per kilometer membutuhkan biaya sekitar Rp. 10 miliar. Oleh karena itu, salah satu alternatif agar biaya lebih efisien tanpa mengurangi nilai fungsi dan kualitasnya, yaitu dilakukan sebuah penerapan value engineering pada pembangunan jalan Lingkar Timur tersebut. Dalam melakukan penelitian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu tahap informasi, tahap analisis fungsi, tahap kreatifitas, tahap evaluasi, tahap pengembangan, dan tahap presentasi. Dari hasil penerapan value engineering dapat dijelaskan bahwa terdapat tiga item pekerjaan berbiaya tinggi yaitu pekerjaan perkerasan rigid, pekerjaan sheet pile, dan pekerjaan drainase. Alternatif yang didapatkan dari pekerjaan perkerasan rigid yaitu perkerasan beton dengan tebal pelat 27cm, tulangan memanjang dan melintang diameter 8mm jarak 150mm, dowel diameter 36mm jarak 300mm panjang 450mm, dan tie bar diameter 16mm jarak 750mm panjang 700mm, dengan penghematan biaya sebesar Rp. 18.325.565.449,51 atau sebesar 8% dari biaya pekerjaan perkerasan rigid. Pada pekerjaan sheet pile alternatif yang terpilih yaitu Talud dimensi L=6m, dengan penghematan biaya sebesar Rp. 39.386.315.158,44 atau sebesar 32% dari biaya pekerjaan sheet pile. Untuk pekerjaan drainase alternatif yang terpilih yakni U-ditch ukuran 60x80-120cm+Cover (G 10 ton) dengan penghematan biaya sebesar Rp.12.239.640.328,78 atau sebesar 13% dari biaya pekerjaan drainase. Sehingga total penghematan yang didapat dalam proyek ini adalah sebesar Rp.26.032.346.229,73 atau 12,6% dari biaya awal proyek. Kata Kunci : Value Engineering, Perkerasan Kaku, Lingkar Timur Sidoarjo, Penghematan Biaya

    Tata Laksana Upacara Pernikahan Adat Suku Osing Di Desa Kemiren Banyuwangi

    Full text link
    Abstrak Suku Osing di Desa Kemiren mempunyai tradisi sendiri dalam melaksanakan upacara pernikahan adat yang merupakan warisan budaya lokal. Penulisan artikel ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tradisi pra pernikahan dan tahapan tata laksana upacara pernikahan adat suku Osing di Desa Kemiren Banyuwangi serta maknanya, dan (2) menggali lebih dalam bagaimana upaya masyarakat suku Osing di Desa Kemiren Banyuwangi dalam melestarikan upacara pernikahan adat. Hasil penulisan artikel menunjukkan bahwa tradisi pra pernikahan pada suku Osing di Banyuwangi terbagi menjadi tiga macam yaitu: angkat-angkatan atau lamaran, kawin colong, dan ngleboni. Tata laksana upacara pernikahan adat suku Osing di Desa Kemiren memiliki beberapa prosesi antara lain: ngirim doa, mbuka terop, mocoan lontar Yusuf, akad nikah, sedekahan, arak-arakan atau surup (memiliki beberapa persayaratan yang harus dipenuhi yaitu, godong kolang-kaling, bokor kinangan, peras suhun, bokor kendi, picis punjen, petek ngerem, cingkek, dan bantal kloso), petekan, ngosek ponjen, hiburan, dan yang terakhir mbuang kuro. Upaya melestarikan tradisi adat istilah kawin upek-upekan merupakan tradisi pernikahan yang hanya dilakukan dengan sesama masyarakat suku Osing Desa Kemiren, serta tidak meninggalkan beberapa prosesi upacara adat desa tersebut. Kata Kunci: Pernikahan, Upacara Adat, Suku Osing Abstract The Osing tribe in Kemiren Village has their own traditions in carrying out traditional wedding ceremonies which are local cultural heritage. The writing of this scientific article aims to describe (1) the pre-wedding traditions and rules of conduct of the Osing tribal wedding ceremony in Kemiren Banyuwangi Village and their meaning, and (2) further help about the Osing tribe community in the Kemiren Banyuwangi Village in preserving traditional wedding ceremonies. Articles about Osing in Banyuwangi are divided into three types, namely: lift-up or application, mating funnel, and ngleboni. The Osing traditional wedding ceremonies in Kemiren Village have several processions including: sending prayers, mbuka terop, mocan lontar Yusuf, marriage covenant, almsgiving, procession or fading of kinangan bowl, squeezing suhun, bokor kendi, picis punjen, petek ngerem brakes, cingkek, and kloso pillows), petekan, gossiping, entertainment, and finally throw away the kuro. The effort to preserve traditional traditions by marriage of upek-upekan is a marriage tradition that is only carried out with fellow Osing tribe community in Kemiren Village, and does not participate in some processions of the villages traditional ceremonies. Keywords: Marriage, Traditional Ceremony, Osing Trib

    Pengembangan Media Audio Visual Berbasis Videoscribe Pada Materi Pokok Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VII di MTs. Nyai H Ashfiyah Surabaya

    Full text link
    ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menghasilkan produk media audiovisual berdasarkan videocribe pada materi pokok perumusandan penetapanpancasila sebagai dasar negara mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas vii di Mts. Nyai H Ashfiyah Surabaya yang layak. (2) Mengetahui keefektifan produk media audio visual berbasis videocribe pada bahan pokok perumusan dan menembus pancasila sebagai dasar mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas vii di Mts. Nyai H Ashfiyah Surabaya. Model Reseach and Development(R&D) digunakan dalam pengembangan media ini karena Model R&D memiliki tahapan yang runtun dan terperinci. Teknik anpengumpulan data yang dilakukan penelitian ini adalah observasi untuk penelitian awal, wawancara, angket dan tes untuk mengetahui hubungan dari hasil belajar peserta didik. Data kelayakan produk yang dihasilkan, ditentukan melalui analisis hasil validasi ahli materi 95%, media ahli yaitu 98%, pakar desain pembelajaran yaitu 92%, ahli bahan penyerta yaitu 100% yang dapat digolongkan dalam kategori sangat baik. Pada uji coba produk peserta didik dilakukan dengan uji coba perorangan yang mendapatkan presentase 93, uji coba kelompok kecil 96%, uji coba kelompok besar 100% dan semua termasuk dalam kategori sangat baik. Semua yang diterima dan kategori dapat disimpulkan sebagai Pengembanganmedia AudioVisual berbasisVideoscribe pada materi pokok perumusan dan penetapan pancasila sebagai dasar negara pelajaran matematika kewarganegaraan kelas vii di Mts. Nyai h Ashfiyah Surabaya layak untuk digunakan oleh peserta didik. Hasil analisis data uji t, pada perhitungan uji homogenitas diperoleh hasil Fhitung = 1,497 tabel yang diketahui F dengan taraf signifikan 5% Ftabel = 1,86, maka data berdistribusi Homogen dan dari uji normalitas pretest-posttest memperoleh hasil X2hitung = 8,05. Diketahui nilai tabel X2 = 11.070. Karena hasil X2hitung lebih kecil dari X2, maka data berdistribusi normal. Data dari uji t diperoleh thitiung = 9,369, didapat nilai ttabel dengan taraf signifikan 5% = 1,67109. Karena lebih besar dari ttabel maka ada perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest dan dapat disimpulkan media audio visual berdasarkan videocribepada materi pokok perumusan dan menembus pancasila sebagai dasar negara mata pelajaran kewarganegaraan kelas vii di Mts. Nyai h Ashfiyah Surabaya. Kata kunci : Pengembangan, Videoscribe , Perumusan dan penetapan pancasila sebagai dasar Negar

    PENERAPAN KONSELING KELOMPOK REALITA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

    Full text link
    Motivasi belajar yaitu rangkaian usaha yang dapat mengakibatkan dorongan dalam diri individu maupun dari luar, untuk melakukan suatu tindakan belajar, sedangkan konseling realita merupakan suatu konseling yang menekankan pada realita masa sekarang, serta kesadaran dalam bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri tanpa merugikan dirinya ataupun orang lain. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji ada peningkatan motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan konseling realita. Metode penelitian yaitu kuantitatif. Jenis penelitian ini tergolong penelitian eksperimen. Desain penelitian yaitu menggunakan pre experimental one group pre test post test. Pelaksanaan penelitian diadakan di SMP Negeri 29 Gresik pada kelas VII. Subjek penelitian ini yaitu lima siswa kelas VII SMP Negeri 29 Gresik yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket. Lima siswa yang memiliki motivasi belajar rendah diberikan perlakuan berupa konseling kelompok dan diberikan post test. Setelah itu hasilnya diuji menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS. Hasil yang diperoleh yaitu Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0.043, sehingga 0.043 < 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan motivasi belajar siswa antara sebelum dan sesudah penerapan konseling realita. Kata Kunci: Konseling Realita, Teknik WDEP, Motivasi Belaja

    STUDI TENTANG PERILAKU KONSUMTIF SISWA YANG KECANDUAN DRAMA KOREA DI SMAN 1 MANYAR GRESIK

    Full text link
    Perilaku konsumtif merupakan sebuah kegiatan yang menggunakan barang dan jasa dengan mementingkan keinginan daripada kebutuhan individu sehingga mengakibatkan pengeluaran tanpa batas atau berlebihan. Perilaku konsumtif disebabkan oleh budaya dari Negara Korea Selatan dan menjadi media yang biasanya sebagai tempat penyaluran yang secara tidak langsung mempengaruhi psikologis masyarakat Indonesia dengan kecanduan akan drama korea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gaya hidup dari perilaku konsumtif siswa yang kecanduan drama korea, faktor penyebab yang melatarbelakangi kecanduan menonton drama korea pada siswa hingga menimbulkan perilaku konsumtif, dan dampak yang ditimbulkan dari perilaku konsumtif siswa yang kecanduan drama korea terhadap prestasi belajar siswi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian juga bersumber dari data primer dan sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1) Gaya hidup konsumtif yang dilakukan semua siswa rata-rata membelikan makanan termasuk makanan korea untuk menemani saat menonton drama korea, atau setelah melihat drama korea, 2) Faktor penyebab para siswa kecanduan drama korea hingga mempunyai sikap konsumtif yaitu karena lingkungan sekitarnya, baik dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah, 3) dampak yang ditimbulkan yaitu seringnya para siswa tidak fokus dalam mengikuti pembelajaran disekolah, hal itu menimbulkan nilai belajar siswa turun secara drastis, tidak bisa mengontrol antara belajar dan melakukan perilaku konsumtif dengan menonton drama korea hingga kecanduan, tidak bisa mengerjakan tugasnya dengan baik sebagai pelajar, dan mengganggu aktivitas antara di rumah dan di sekolah. Kata Kunci: perilaku konsumtif, drama korea, kecanduan

    PENGEMBANGAN GAME EDUKASI VORILY BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA TUNAGRAHITA RINGAN

    Full text link
    Salah satu kelemahan yang dimiliki siswa tunagrahita yaitu kurang mampu dalam menangkap informasi yang dipengaruhi oleh rendahnya penguasaan kosakata sehingga mengakibatkan perkembangan bahasa siswa menjadi terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah game edukasi berbasis android untuk membantu dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa tunagrahita ringan. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Pelaksanaan pengembangan dilakukan beberapa tahap diantaranya: Pengumpulan data dan desain produk, validasi ahli materi dan ahli media, revisi produk dan uji coba produk kepada siswa dengan diberikan pre-test post-test. Subjek dalam penelitian berjumlah 6 siswa tunagrahita ringan kelas X SMA di SLB Negeri Gedangan Sidoarjo. Data dianalisis menggunakan rumus indeks presentase (%) dan N-gain score. Berdasarkan hasil uji validasi ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa game edukasi Vorily sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa tunagrahita ringan kelas X SMA dengan hasil validasi materi 100% dan hasil validasi media 90% yang masuk dalam kategori sangat baik. Selain itu, hasil uji coba produk terhadap siswa menunjukkan bahwa media game edukasi Vorily memiliki nilai efektivitas kategori rata – rata dengan hasil perolehan 0,57

    PENGEMBANGAN MEDIA SOCIAL STORIES BERBASIS ANDROID DALAM PEMBELAJARAN INTERAKSI SOSIAL BAGI ANAK AUTIS

    Full text link
    Anak autis memiliki salah satu hambatan yakni interaksi sosial. Hal ini dapat mengakibatkan anak autis mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial di lingkungan masyarakat. Sehingga, dibutuhkan strategi yang dapat mengembangkan keterampilan sosial anak autis. Salah satunya dengan menggunakan social stories. Selain itu, perkembangan teknologi yang semakin maju dengan dibuktikan adanya handphone. Banyak manfaat yang diperoleh dari handphone jika, dilengkapi dengan jaringan internet dan berbagai fitur lainnya, khususnya pada handphone android. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media social stories berbasis android dalam pembelajaran interaksi sosial anak autis dan untuk mengetahui kelayakannya. Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R & D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian pengembangan model ADDIE yang dilakukan hanya sampai tahap Development (pengembangan), karena tujuan peneitian ini hanya sebatas mengembangkan dan menghasilkan suatu media pembelajaran yang layak untuk diimplementasikan berdasarkan penilaian validator. Terdapat dua validator dalam penelitian ini. Pertama ahli materi berjumlah satu orang yang berkompeten dalam bidang materi social stories berasal dari dosen jurusan Pendidikan Luar Biasa Unesa, sekaligus pengampuh mata kuliah intervensi anak dengan spektrum autis. Kedua ahli media berjumlah satu orang yang berkompeten dalam bidang pengembangan media pembelajaran mencakup desain dan teknis berasal dari dosen jurusan Pendidikan Luar Biasa Unesa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner/angket. Aspek penilaian dari segi materi meliputi aspek materi, aspek kebahasaan dan aspek keterlaksanaan. Sedangkan aspek penilaian dari segi media meliputi aspek rekayasa perangkat lunak dan aspek komunikasi visual. Hasil dari penilaian ahli materi terhadap media social stories berbasis android memperoleh persentase 84,6% dengan kategori baik, dengan keterangan layak memerlukan revisi ringan. Sedangkan penilaian ahli media memperoleh persentase 77,8% yaitu kategori baik, dengan keterangan layak memerlukan revisi ringan. Berdasarkan hasil uji ahli media social stories berbasis android dapat diujikan kepada siswa secara terbatas, setelah kekurangan media tersebut diperbaiki

    22,790

    full texts

    27,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!