LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA (Faculty of Teaching and Education University of Wiraraja)
Not a member yet
150 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KIMIA POKOK BAHASAN MINYAK BUMI BERORIENTASI PEMBELAJARAN TERPADU TIPE IMMERSED
Telah dilakukan penelitian mengembangkan perangkat pembelajaran RP, LKS, Buku Siswa dan Tes Hasil Belajar yang berorientasi model Kemp dengan pembelajaran terpadu tipe immersed antara minyak bumi, viskositas dan dampak terhadap lingkungan. Subyek penelitian 30 siswa MAN Surabaya kelas X-1, X-2, X-3 dan X-4 tahun pembelajaran 2006/2007 dengan pretest- posttest control group design. Analisis data ternyata frekuensi aktivitas siswa untuk kelas eksperimen selama kegiatan cukup baik pada aspek afektif, kognitif dan psikomotor rata-rata mengalami peningkatan 10%, respon siswa baik, dan sebagian besar siswa menyatakan jelas terhadap bimbingan guru, senang terhadap latihan dan pemecahan masalah, sangat berminat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran berikutnya. Hasil belajar siswa kelas eksperimen 75% dan 80%, kelas kontrol 60%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran terpadu tipe immersed ternyata mean score beda lebih baik tapi tidak signifikan
PEMBELAJARAN FISIKA SMP/MTS POKOK BAHASAN USAHA DAN ENERGI MELALUI MODEL PENGAJARAN LANGSUNG DENGAN MENGGUNAKAN INTEGRASI STRATEGI BELAJAR PQ4R DAN STRATEGI MOTIVASI ARCS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran fisika SMP/MTs pokok bahasan usaha dan energi melalui model pengajaran langsung dengan menggunakan integrasi strategi belajar PQ4R dan strategi motivasi ARCS, mendeskripsikan aktivitas siswa, keterlaksanaan KBM, respon siswa, hasil belajar siswa, dan kendala-kendala yang ditemui selama penelitian.
Hasil Penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualititatif dan diperoleh beberapa temuan yakni keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik, aktivitas siswa selama pembelajaran menunjukkan siswa aktif dalam belajar, minat dan motivasi belajar siswa selama pembelajaran adalah baik. Hasil belajar siswa mengalami ketuntasan secara klasikal. Kendala-kendala yang ditemui siswa adalah pada pertemuan pertama, siswa mengalami kesulitan dalam menggunakan strategi belajar PQ4R, kurangnya kerja sama kelompok dan adanya siswa yang bermain-main dengan alat pengamatan.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fisika SMP/MTs pokok bahasan usaha dan energi melalui model pengajaran langsung dengan menggunakan integrasi strategi belajar PQ4R dan strategi motivasi ARCS dapat dikategorikan baik
PENGEMBANGAN SEKOLAH ALAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA PELAJARAN IPA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan minat belajar dan pengaruh sekolah alam terhadap hasil prestasi siswa SDN Daramista III pada pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian campuran, perlakuan dengan mengajarkan pembelajaran IPA dengan pengembangan sekolah alam dianalisis secara deskriptif kualitatif sedangkan hasil belajar yang didapatkan dianalisis secara kuantitatif. Temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah Sekolah alam mampu meningkatkan minat belajar siswa terhadap pelajaran IPA. Diindikasikan dengan siswa tidak merasa bosan, senang mengikuti pelajaran, dan serius dalam kegiatan. Pengaruh sekolah alam terhadap hasil prestasi siswa cukup signifikan, sehingga menunjukkan bahwa sekolah alam pengaruhnya cukup baik dalam proses pembelajaran
PENINGKATAN SIKAP SERTA HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMANEGERI 9 MALANG MELALUI METODE PROJECT BASED LEARNING (PjBL)
Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penerapan metode Project Based Learning terhadap sikap peserta didik kelas X SMA Negeri 9 Malang, dan mengetahui pengaruh penerapan metode Project Based Learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 9 Malang. Sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas X 2 dan X 3 SMA Negeri 9 Malang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah: silabus, RPP, buku ajar peserta didik, Lembar Kerja Peserta Didik, Identification Sheet, panduan evaluasi produk peserta didik, dan perangkat tes. Data penelitian ini merupakan data kuantitatif yang terdiri dari skor sikap terhadap ekosistem sungai dan kognitif peserta didik. Data dianalisis dengan analisis statistik kovarian (ANAKOVA) serta dilanjutkan dengan uji beda LSD. Peserta didik yang difasilitasi pembelajaran berbasis proyek memiliki sikap dan pemahaman konsep lebih tinggi 6,2% dan 47,31% dari peserta didik yang difasilitasi pembelajaran konvensional
KORELASI GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA MATA PELAJARAN IPA SMP
Tujuan penelitian ini adalah: 1) mendekripsikan gaya belajar siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 4 Porong Sidoarjo, 2) mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 4 Porong Sidoarjo, dan 3) mendeskripsikan hubungan gaya belajar dengan hasil belajar kognitif pada mata pelajaran IPA di SMP Muhammadiyah 4 Porong. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif jenis korelasi, dengan teknik analisis statistic inferensial dengan uji regresi product moment. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 4 Porong Sidoarjo memiliki gaya belajar visual 13,79%, auditorial 37,93%, kinestetik 41,38, dan audio-kinestetik 6,89%, 2) hasil belajar kognitif siswa meliputi 65,52% dengan predikat tinggi dan 34,48% dengan predikat sangat tinggi sehingga dapat dikatakan 100% tuntas, 3) hasil perhitungan statistika, diperoleh perhitungan korelasi pada taraf signifikansi 5% (0,048) maka pada taraf signifikansi 5% hipotesis nol ditolak, sedangkan hipotesis alternatif diterima, dengan demikian dapat disimpulkam terdapat korelasi yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar kognitif pada mata pelajaran IPA di SMP Muhammadiyah 4 Porong, dan pada angka indeks terhadap interpretasi 0,021-0,40 adalah antara variabel X dan variabel Y terdapat tingkat korelasi rendah. Hal ini bisa dikatakan juga bahwa gaya belajar bukan satu-satunya faktor yang memperngaruhi hasil belajar kognitif siswa. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengungkap faktor-faktor lainnya yang turut berperan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, misalnya motivasi belajar, gaya mengajar guru, dan sebagainya
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM BERBASIS MASALAH MEMUAT LITERASI SAINS SISWA SMP KELAS VIII
Penelitian ini mengembangkan petunjuk praktikum yang berbasiskan masalah terhadap literasi sains siswa SMP kelas VIII. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan atau R&D dengan menggunakan model pengembangan 4-D (four D) yang terdiri dari define, desaign, develop, dan disseminate oleh Thiagarajan. Data diambil dari hasil observasi dalam mengetahui kevalidan dan respon guru terhadap petunjuk praktikum berbasis masalah memuat kegiatan yang mendukung literasi sains siswa SMP kelas VIII. Data validitas diperoleh dari hasil validasi materi dan media. Data respon diperoleh dari penyebaran angket respon guru. Hasil validasi bahwa petunjuk praktikum berbasis masalah terhadap literasi sains siswa valid (layak) dengan rata-rata presentase skor sebesar 96,4% (sangat layak), yang terdiri dari validasi materi dan validasi media. Maka dari itu petunjuk praktikum yang dikembangkan layak untuk digunakan. Hasil angket respon guru terhadap petunjuk praktikum berbasis masalah dari responden memperoleh rata-rata presentase skor sebesar 97,9% (sangat baik) dan mendapat respon positif dari para responden. Jadi petunjuk praktikum berbasis masalah terhadap literasi sains siswa layak untuk digunakan
EFEKTIVITAS LEARNING MANAGEMENT SYSTEM CHAMILO MATERI GERAK HARMONIK SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Penelitian ini memiliki tujuan agar mendapatkan informasi mengenai efektifitas LMS Chamilo materi gerak harmonik sederhana terhadap hasil belajar peserta didik. Pre-Experimental design terhadap desain penelitian one-group pretest-posttest merupakan metode yang dipakai pada penelitian ini. Peserta didik kelas X SMA Aisyiyah 1 Palembang tahun ajaran 2019/2020 (n=30) menjadi subjek dalam penelitian ini. Sampel diambil berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui tes tertulis. Data hasil penelitian dianalisis dengan N-gain score. Pemaparan hasil penelitian yaitu terdapat eskalasi rata-rata hasil belajar sebelum dan sehabis pemanfaatan LMS Chamilo. Rata-rata hasil belajar sebelum diberikan LMS Chamilo adalah sebesar 51,00. Kemudian pendidik memberikan pengajaran menggunakan LMS Chamilo peningkatan rata-rata skor hasil belajar kognitif peserta didik menjadi 79,00. Peningkatan nilai rerata peserta didik diukur menggunakan N-gain Score dan didapatkan hasil sejumlah 0,582 berkategorikan sedang. Penyimpulan data hasil penelitian ialah pemanfaatan LMS Chamilo materi gerak harmonik sederhana efektif terhadap hasil belajar peserta didik
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR BERBASIS SALINGTEMAS UNTUK MAHASISWA S1 PENDIDIKAN IPA UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI
Matakuliah yang masuk ke dalam rumpun Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) salah satunya adalah matakuliah Kimia dasar . Salah satu cara untuk mengajarkan ilmu kimia secara utuh adalah melalui kegiatan praktikum. Hambatan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum pada matakuliah praktikum kimia dasar di Universitas Bhinneka PGRI adalah belum tersedianya panduan praktikum. Pengembangan panduan praktikum kimia dasar berbasis Sains, Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat (SALINGTEMAS) ini adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Tujuan pengembangan panduan praktikum ini adalah untuk mengembangkan dan mendeskripsikan kelayakan produk pengembangan berupa panduan praktikum kimia dasar berbasis SALINGTEMAS. Ada empat tahapan dalam proses pengembangan modul ini yaitu pada tahap pertama menyusun kerangka panduan praktikum berdasarkan dari pengembangan alat, spesifikasi, dan standarnya; tahap kedua yaitu mencocokkan panduan praktikum yang sudah dikembangkan dengan kerangkanya; tahap ketiga yaitu meninjau dan memperbaiki panduan praktikum yang sudah dikembangkan; dan tahap keempat yaitu mengimplementasikan produk akhir dari panduan praktikum. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa panduan praktikum kimia dasar berbasis SALINGTEMAS yang telah dikembangkan memperoleh persentase uji kelayakan oleh ahli materi sebesar 88% dan ahli media sebesar 84%. Persentase rata-rata respon mahasiswa sebesar 84%. Artinya, panduan praktikum kimia dasar berbasis SALINGTEMAS layak digunakan dalam proses pembelajaran
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI TENGAH PANDEMI COVID 19
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang diajarkan dipembelajarn IPA, hasil observasi menunjukkan nilai kemampuan berpikir kritis 40,62 yang artinya dalam kategori rendah. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis perlu dikembangkan suatu media pembelajaran interaktif dengan menggunakan adobe flash yang terintegrasi dengan ayat ayat al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perangkat lunak berupa media pembelajaran interaktif, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Metode penelitian menggunakan model R&D. Tahapan mengembangkan media meliputi studi pendahuluan, tahapan pengembangan, validasi , revisi, uji lapangan dan produk. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan claster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket validasi dan uji coba yaitu melalui respon peserta didik. Kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi ahli materi mendapatkan skor rata-rata 85,11% dengan kategori sangat valid. Hasil validasi ahli media mendapatkan skor rata-rata 84,86% dengan kategori sangat valid. Hasil uji coba produk yang dikembangkan dinyatakan praktis dengan nilai persentase sebesar 97%
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENENTUKAN TOPIK DAN TEMA DALAM SUATU KARANGAN PADA SISWA KELAS IV SDN KEBUNAN I SUMENEP TAHUN PELAJARAN 2010-2011
Upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan untuk mengubah paradigma pembelajaran dari teacher centered menjadi student centered terus menerus dilakukan baik secara konvensional maupun inovatif. Membaca adalah salah satu di antaraempat komponen ketrampilan berbahasa.Pesan atau informasi yang disampaikan penulis melalui kata-kata bermakna dalam bentuk bahasa yang dituliskan dapat diperoleh melalui kegiatan membaca.Selain itu, dalam suatu karangan pasti memiliki topik dan tema tertentu.Cooperative Learning merupakan suatu teknik pembelajaran yang berusaha meningkatkan kemampuan siswa untuk bekerjasama dalam kelompok kecil, guna memaksimalkan kemampuan belajarnya.Model pembelajaran yang cukupefektifdankooperatifadalah model pembelajaran STAD (Student Teams AchivementDevisions). Tujuan dari penelitian ini adalah Mendeskripsikanperencanaan, pelaksanaan dan hasil penerapan pembelajaran kooperatif model STAD untukmaterimenentukantopikdantemadalamsuatukaranganpadasiswakelas IV SDN Kebunan I Sumenep. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan tindakan (planning), pelaksanaan tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Pelaksanaan siklus II dilaksanakan setelah mempelajari hasil refleksi pada siklus I.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan nilai di atas KKM siswa kelas IV SDN Kebunan I untuk materi pokok menentukan topik atau tema mata pelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan teknik pembelajaran kooperatif STAD (cooperative learning) dari 14 anak menjadi 43 anak.Hasil observasi terhadap performa siswa, baik secara individu maupun kelompok menunjukkan hasil nilai di atas KKM (>60,00). Hal ini ditunjukkan dari rata-rata nilai individu sebesar 73, 15 dan nilai kelompok 86, 11 dari total nilai 100 dengan beberapa indikator yang telah ditentukan. Respon siswa terhadap materi pembelajaran menentukan topik atau tema dalam bahasa Indonesia melalui pendekatan pembelajaran kooperatifteknik STAD menunjukkan para siswa menyukai teknik ini karena memberikan suasana baru dan penghargaan yang memotivasi mereka dalam belajar, namun para siswa menyatakan juga belum terbiasa karena kedua teknik ini masih baru bagi mereka