Universitas Negeri Manado, Jurusan Kimia: Open Journal Systems
Not a member yet
    270 research outputs found

    Pengembangan Penuntun Praktikum Reaksi Reduksi dan Oksidasi Berbasis Bahan Alam dengan Menggunakan Model ADDIE

    Get PDF
    Penuntun praktikum termasuk salah satu syarat yang sangat penting dalam melaksanakan praktikum agar praktikum dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penuntun praktikum materi redoks berbasis bahan alam dengan menggunakan model ADDIE dan untuk mengetahui kelayakan dari penuntun yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, metode observasi, serta metode angket validator dan angket respon siswa. Penelitian ini diujicobakan di kelas X IPA SMA Negeri 2 Tondano dengan jumlah siswa 25. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis proses atau pengembangan produk dan analisis data hasil kualitas penuntun praktikum. Berdasarkan persentase dari kedua validator sebagai ahli media dan ahli materi diperoleh skor penilaian persentase rata-rata 92,8% dengan kategori kelayakan sangat layak, sedangkan untuk persentase data respon siswa keseluruhan diperoleh skor penilaian 81,65% dengan kategori kelayakan sangat layak.Penuntun praktikum termasuk salah satu syarat yang sangat penting dalam melaksanakan praktikum agar praktikum dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penuntun praktikum materi redoks berbasis bahan alam dengan menggunakan model ADDIE dan untuk mengetahui kelayakan dari penuntun yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, metode observasi, serta metode angket validator dan angket respon siswa. Penelitian ini diujicobakan di kelas X IPA SMA Negeri 2 Tondano dengan jumlah siswa 25. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis proses atau pengembangan produk dan analisis data hasil kualitas penuntun praktikum. Berdasarkan persentase dari kedua validator sebagai ahli media dan ahli materi diperoleh skor penilaian persentase rata-rata 92,8% dengan kategori kelayakan sangat layak, sedangkan untuk persentase data respon siswa keseluruhan diperoleh skor penilaian 81,65% dengan kategori kelayakan sangat layak

    Pengaruh Penggunaan Metode Case Based Instruction (CBI) terhadap Pemahaman Siswa Kelas X pada Materi Hukum-Hukum Gas di SMA Negeri 1 Tompaso

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran CBI lebih tinggi dari pemahaman siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tompaso, sampel penelitian ini adalah kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 1 sebagai kelas kontrol. Dapat dilihat dari hasil uji F (One Way ANOVA)  menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel yaitu 11.07599 > 4.04 dan nilai probabilitas P value < 0,05 yaitu 0.001685 < 0,05 dan hasil uji t diperoleh hasil  = 3,32812   = 1,677. Jadi, Thitung  > Ttabel , maka tolak Ho dan terima H1 sehingga . Berdasarkan analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran Case Based Instruction lebih tinggi dari pada pemahaman siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional.Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran CBI lebih tinggi dari pemahaman siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tompaso, sampel penelitian ini adalah kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 1 sebagai kelas kontrol. Dapat dilihat dari hasil uji F (One Way ANOVA)  menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel yaitu 11.07599 > 4.04 dan nilai probabilitas P value < 0,05 yaitu 0.001685 < 0,05 dan hasil uji t diperoleh hasil  = 3,32812   = 1,677. Jadi, Thitung  > Ttabel , maka tolak Ho dan terima H1 sehingga . Berdasarkan analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran Case Based Instruction lebih tinggi dari pada pemahaman siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional

    Pembelajaran Kooperatif Tipe Game Tournament Pada Materi Ikatan Kimia di Kelas X IPA SMA Negeri 1 Kotamobagu

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament pada materi ikatan kimia kelas X Di SMA Negeri 1 Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan di peroleh sampel yaitu kelas X IPA A sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA B sebagai kelas kontrol. Proses pengumpulan data dengan memberikan tes kepada siswa di akhir pembelajaran.Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol.berdasarkan data yang di analisis menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian dan diperoleh thitung 8,95 > ttabel 2.059, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan metode pembelajaran kooperatif Tipe Team Games Tournament terhadap hasil belajar pada materi ikatan kimiaThe purpose of this study was to determine the effect of guided inquiry-based Group The purpose of this study was to determine the effect of Team Games Tournament Cooperative learning on class X chemical bonding material at Kotamobagu 1 Public High School. This study used the experimental method and obtained samples, namely class X IPA A as the experimental class and class X IPA B as the control class. The process of collecting data by giving a test to students at the end of learning. The results showed that the average experimental class learning outcomes were higher than the control class. Based on the data analyzed using the t-test to test the research hypothesis and obtained tcount 8.95> t table 2,059, so that it can be concluded that there is a significant influence on the use of Team Games Tournament Type cooperative learning methods on learning outcomes in chemical bonding material

    Skrining Fitokimia dan Potensi Antilitiasis dari Ekstrak Etanol Daun Nusa Indah Putih (Mussaenda pubescens)

    Get PDF
    The phytochemical screening and antilitiasis assay have been done on the ethanolic extract of nusa indah putih leaf (Mussaenda pubescens). The screening phyticemical results showed that the leaves of nusa indah putih (M. pubescens) positively contain alkaloids and flavonoids. Antilitiasis assay results showed effectiveness in improving urolithiasis rats at doses of 300 mg / kg BW better in improving kidney compared to dose 150 mg / kg BW with a concentration of 1.8 ml / rat. Skrining fitokimia dan uji antilitiasis telah dilakukan pada ekstrak etanol daun nusa indah putih (Mussaenda pubescens). Hasil skrinig fitokimia  menunjukkan bahwa daun nusa indah putih (M. pubescens) positif mengandung alkaloid dan flavonoid. Hasil uji antilitiasis menunjukkan efektivitas dalam memperbaiki tikus urolitiasis dengan dosis 300 mg/kg BB lebih baik dalam memperbaiki ginjal dibandingkan dengan dosis 150 mg/kg BB dengan konsentrasi 1,8 ml/tikus

    Penurunan kadar BOD dan COD dalam limbah cair laundry menggunakan kombinasi adsorben alam sebagai media filtrasi

    Get PDF
    Laundry wastewater is generated in large quantities will pollute the environment such as rivers and soil if thrown away without any prior treatment. Laundry wastewater treatment methods that have been carried out are easy and inexpensive for household scale and have been proven to reduce levels of organic pollutants. Two parameters that can indicate the presence of organic pollutants in laundry wastewater are Biological Oxygen Demand (BOD) and Chemical Oxygen Demand (COD). This study aims to determine the effect of the use of filtration media in the form of a combination of activated carbon adsorbent, zeolite, silica sand, anthracite and ferolite in reducing levels of BOD and COD in laundry wastewater. Based on the results of laboratory tests on the BOD and COD test parameters, it was found that after the filtration process there was a decrease in the BOD and COD levels in the laundry wastewater samples respectively by 53% and 54%. The results of the statistical analysis also showed that the presence of filtration treatment had a significant effect in reducing levels of BOD and COD in laundry wastewater samples. Thus, it can be concluded that the presence of filtration treatment is proven to significantly reduce BOD and COD levels which can also indicate decreased levels of organic pollutants contained in laundry wastewater.Limbah cair laundry jika dihasilkan dalam jumlah besar akan mencemari lingkungan seperti sungai dan tanah jika dibuang begitu saja tanpa ada pengolahan terlebih dahulu. Telah dilakukan metode pengolahan limbah cair laundry yang mudah dan murah untuk skala rumah tangga dan terbukti dapat menurunkan kadar polutan-polutan organik pencemar lingkungan. Dua parameter yang dapat mengindikasikan keberadaan polutan organik dalam limbah cair laundry adalah Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media filtrasi berupa kombinasi adsorben arang aktif, zeolit, pasir silika, antrasit dan ferolit dalam menurunkan kadar BOD dan COD dalam limbah cair laundry. Berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap parameter uji BOD dan COD didapatkan hasil bahwa setelah proses filtrasi terjadi penurunan kadar BOD dan COD dalam sampel limbah cair laundry masing-masing sebesar 53% dan 54%. Hasil analisis statistika pun menunjukkan bahwa adanya perlakuan filtrasi berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan kadar BOD dan COD dalam sampel limbah cair laundry. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya perlakuan filtrasi terbukti dapat menurunkan kadar BOD dan COD secara signifikan yang juga dapat mengindikasikan menurunnya kadar polutan-polutan organik yang terkandung dalam limbah cair laundry

    Penerapan model pembelajaran inquiry training dan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan laboratorium mini pada hasil belajar siswa kimia di SMA

    Get PDF
    This study aims to determine whether there are differences in the average student learning outcomes taught with the Inquiry Training learning model and the Group Investigation learning model on electrolyte and non-electrolyte solution material. This research was conducted at SWADHARMA WERDHI AGUNG High School in second semester of  2017/2018. The research method used is the experimental method. Sampling is done by random sampling technique. The sample in this study was class XA students as experimental class I and class XB as experimental class II. Each sample amounted to 20 respondents, and the total number of respondents was 40. Data collection techniques were pretest and posstest and the instruments used to measure learning outcomes were multiple choice tests. Analysis of the posttest data of the two groups used the t test. The results of the research obtained were tcount of 2,233 and t table at a significant level of 0,05 of 2,024, then tcount> ttable. Then H0is rejected and H1is accepted. Thus it was concluded that there were differences in the average learning outcomes of students taught using the Inquiry Training learning model and the Group Investigation learning model.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Inquiry Trainingdan model pembelajaran Group Investigationpada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit. Penelitian ini dilaksanakan di SMA SWADHARMA WERDHI AGUNG pada semester genap 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XA sebagai kelas ekperimen I dan kelas XB sebagai kelas eksperimen II. Masing-masing sampel berjumlah 20 responden, dan total jumlah responden ada 40. Teknik pengumpulan data adalah pretest danposstestserta instrument yang digunakan untuk mengukur hasil belajar merupakan tes pilihan ganda. Analisis data posttestkedua kelompok menggunakan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu thitungsebesar 2,233 dan ttabelpada taraf signifikan 0,05 sebesar 2,024, maka thitung > ttabel. Maka  ditolak dan  diterima. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Inquiry Trainingdan model pembelajaran Group Investigation

    Isolasi Senyawa Flavonoid dari Tumbuhan Cocor Bebek Sebagai Sediaan Inhibitor Korosi

    Get PDF
    Berbagai spesies tanaman Kalanchoe telah digunakan secara luas untuk bahan baku obat tradisional dan juga sebagai tanaman hias. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari pencarian senyawa metabolit sekunder dari tumbuhan Kalanchoe Indonesia. Daun segar Kalanchoe pinnata sebanyak 6 kg diekstraksi dengan metanol pada temperatur kamar sehingga diperoleh ekstrak pekat metanol. Ekstrak pekat metanol selanjutnya dipartisi berturut-turut dengan n-heksana dan etil asetat. Ekstrak semipolar kemudian dilakukan isolasi senyawa flavonoid dan dihasilkan isolat berwarna kuning melalui berbagai teknik kromatografi. Struktur kimia isolat ditentukan berdasarkan hasil analisis spektroskopi UV, IR, MS, 1H-NMR, 13C-NMR serta perbadingan data spektroskopi yang diperoleh dari literatur dan diidentifikasi sebagai senyawa flavonoid yaitu 3,3’,4’,5,7 pentahidroksiflavon atau kuersetin.Various species of Kalanchoe plant has been widely used for traditional medicine and also as an ornamental plant. This research is a continuing search for secondary metabolites from Kalanchoe plants in Indonesia. The fresh leaves of Kalanchoe pinnata (6 kg) was extracted at room temperature with methanol to obtain a concentrated extract. The concentrated extract of methanol was further partitioned successively with n-hexane and ethyl acetate. Yellow solid of pure isolates from ethyl acetate extract was separated by various chromatographic techniques. The chemical structure of isolates was determined by spectroscopic analysis of UV, IR , MS, 1H-NMR, 13C-NMR data and a comparison wih those previously reported on literature and identified as a flavonoid compound 3,3’,4’,5,7 pentahydroxyiflavone also known as kuersetin which belong to the flavonol class

    Ekstraksi silika yang terkandung dalam limbah abu terbang batu bara

    Get PDF
    Coal fly ash waste contains metal oxides, one of which is silica. The presence of silica in coal fly ash allows the waste to be used directly as an adsorbent. The use of silica contained in coal fly ash can be carried out maximally by silica purification. Silica purification by extracting silica from coal fly ash aims to minimize unnecessary metal oxide levels (impurities). Analysis of silica content carried out before and after the extraction process aims to determine the levels of silica compared to other metal oxides. The procedure is done, namely sieving to separate samples from impurity material, then analyzing using SEM-EDS instruments, and then proceed with the silica extraction process. The results of the analysis showed a greater percentage of silica (SiO2) content of 67.68% compared to Al2O3 of 16.80%; while the extracted silica content was 80.42%.Limbah abu terbang batubara mengandung oksida logam, salah satunya adalah silika. Keberadaan silika dalam abu terbang batubara memungkinkan limbah tersebut digunakan secara langsung sebagai adsorben. Pemanfaatan silika yang terkandung dalam abu terbang batubara dapat dilakukan secara maksimal dengan pemurnian silika. Pemurnian silika dengan mengekstraksi silika dari abu terbang batubara bertujuan untuk meminimalkan kadar oksida logam yang tidak diperlukan (pengotor). Analisis kandungan silika yang dilakukan sebelum dan sesudah proses ekstraksi bertujuan untuk mengetahui kadar silika dibandingkan dengan oksida logam lainnya. Prosedur yang dilakukan yaitu pengayakan untuk memisahkan sampel dari material pengotor, kemudian dilakukan analisis menggunakan instrumen SEM-EDS, dan dilanjutkan dengan proses ekstraksi silika. Hasil analisis menunjukkan persentase kandungan silika (SiO2) lebih banyak sebesar 67,68 % dibandingkan dengan Al2O3 sebesar 16,80%; sedangkan kandungan silika hasil ekstraksi menjadi 80,42 %

    Pengaruh Pendekatan Konstruktivisme Berbasis Learning Cycle 5E Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas Xi Pada Materi Larutan Penyangga Di Sma Kristen Kotamobagu

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of using the constructivist approach based on the 5E learning cycle on the learning outcomes of class XI students on buffer solutions. This research was conducted in classes XI IPA 1 and XI IPA 2 of Kotamobagu Christian High School. The method used is an experimental method with a post – test only control design. The research sample consisted of 23 randomly selected students. The experimental class uses the 5E learning cycle model, the control class uses conventional learning. Student learning outcomes data obtained from post-test scores. The analysis of research data shows that there are differences in student learning outcomes, which are taught using the 5E learning cycle model and those using conventional learning. The data analysis used the t-test with a significance level of α = 0.05. Statistical analysis of student learning outcomes obtained tcount> ttable or 4.90> 1.68. So it can be concluded that there are differences between student learning outcomes using the constructivism approach based on the 5E learning cycle and student learning outcomes using conventional learning.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme berbasis learning cycle 5E terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi larutan penyangga. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 SMA Kristen Kotamobagu. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian post – test only control design. Sampel penelitian terdiri dari 23 siswa, yang diambil secara acak. Kelas eksperimen menggunakan model learning cycle 5E, kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data hasil belajar siswa diperoleh dari nilai post – test. Analisis data penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa, yang diajarkan dengan menggunakan model learning cycle 5E dan yang mengunakan pembelajaran konvensional. Analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikan α = 0,05. Analisis uji statistik hasil belajar siswa diperoleh nilai thitung > ttabel atau 4,90 > 1,68. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan pendekatan konstruktivisme berbasis learning cycle 5E dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. &nbsp

    Sintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Bioreduktor Ekstrak Daun Pucuk Idat (Cratoxlum glaucum) dengan Metode Iradiasi Microwave

    No full text
    Synthesis of silver nanoparticles was carried out using bioreductors of Cratoxylum glaucum leaf extract using the microwave irradiation method. Synthesis was carried out by reacting the Cratoxylum glaucum leaf extract with silver nitrate solution at a mass ratio of 1: 2. The variables of this study were variations in silver nitrate concentration and synthesis time. Based on the results of UV-Vis analysis showed the presence of maximum wavelength absorption which is characteristic of the formation of silver nanoparticles at a wavelength of 398.8 nm with a concentration of 0.5 mM AgNO3 and a synthesis time of 120 seconds. Particle size analysis shows that the 10% particle size distribution is 92.5 nm and overall is 544.1 nm. Antibacterial activity test results showed silver nanoparticles have strong antibacterial properties against E. coli and S. aureus bacteria.Telah dilakukan sintesis nanopartikel perak menggunakan bioreduktor ekstrak daun pucuk idat (Cratoxlum glaucum) menggunakan metode iradiasi microwave. Sintesis dilakukan dengan mereaksikan ekstrak daun pucuk idat dengan larutan perak nitrat pada perbandingan komposisi 1:2. Variabel penelitian ini yaitu variasi konsentrasi perak nitrat dan waktu sintesis. Berdasarkan hasil analisis UV-Vis menunjukkan adanya serapan panjang gelombang maksimum yang merupakan karakteristik pembentukan nanopartikel perak pada panjang gelombang 398,8 nm dengan konsentrasi AgNO3 0,5 mM dan waktu sintesis 120 detik. Analisis ukuran partikel menunjukkan distribusi ukuran partikel sebanyak 10% berukuran 92,5 nm dan secara keseluruhan berukuran 544,1 nm. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan nanopartikel perak memiliki sifat antibakteri yang kuat terhadap bakteri E.coli dan S.aureu

    251

    full texts

    270

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Manado, Jurusan Kimia: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇