Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
12667 research outputs found
Sort by
Penggunaan Model Hec-Hms Dalam Pemenuhan Air Baku Di Kabupaten Dan Kota Jayapura (Annual Water Allocation Plan For Sentani Lake Watershed)
The location of the study in this study is the Sentani watershed which is located in Jayapura City and Jayapura Regency. In the Sentani watershed, there is Lake Sentani which has potential utilization in the form of a Drinking Water Supply System (SPAM), Irrigation Needs of Agricultural Areas, Power Plants, Utilization of Business Development in the Fisheries Sector and Lake Ecotourism Destination Areas. With the growing utilization in the Sentani watershed, an analysis of water allocation is needed to determine the ability of the Sentani watershed to meet its needs. The Head of PDAM Jayapura explained that Lake Sentani has the potential to be an alternative to overcome the reduced water discharge and water supply for the community in Jayapura Regency. So it is hoped that this research can contribute to providing a foothold for water utilization recommendations for the community in Jayapura Regency. The results of this study show that Lake Sentani can meet water needs both with existing intakes and with the fulfillment of new needs to be developed. The total raw water taken based on the existing intake is 0.926 m^3/s and the plan to increase the raw water intake in Jayapura district is 0.125 m^3/s
Etika Profesi dan Aspek Pidana dalam Pelayanan Kesehatan: Harmonisasi menurut Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Health services are the main pillar in the fulfillment of Human Rights in the health sector. Health workers are not only required to have medical competence, but also must uphold professional ethics in their practice. On the other hand, the complexity of health services opens up the potential for violations that have an impact on criminal liability. This research aims to examine the position of professional ethics, the regulation of criminal aspects, and the form of harmonization between the two in health services based on Law No. 17 of 2023 concerning Health. The research method used is juridical-normative with legislative, conceptual, and case study approaches. The results of the study show that professional ethics are the moral foundation in health services, while criminal law plays a role as an instrument of protection for patients. Law No. 17 of 2023 tries to harmonize the two by emphasizing legal protection for health workers who work according to professional standards, as well as regulating the mechanism for resolving violations in stages ranging from ethical, discipline, to criminal. This harmonization is important to create a health service system that is fair, professional, and oriented towards the protection of all parties. This study recommends strengthening the role of professional ethics institutions and increasing legal understanding for health workers and law enforcement officials to avoid disproportionate criminalization
Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Wisata Waburi Park Perspektif Community Based Tourism Buton Selatan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat lokal dalam pelayana wisata. Di bimbing oleh Rasmuin sebagai pembimbing utama dan Rahmawati sebagai pembimbing kedua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peran peneliti adalah sebagai instrumen utama. Adapun sumber data berupa data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan dengn teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mengorganisir data, mereduksi data dan menyajikan data. Keabsahan data meliputi kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian. Hasil penelitian menujukan bahwa pertama; pemberdayaan masyarakat lokal dalam pelayanan wisata telah berjalan dengan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengambilan Keputusan Partisipasi aktif ini menciptakan rasa memiliki dan meningkatkan efektivitas tata kelola destinasi. Kedua; Pemberdayaan masayarakat lokal dalam pelayan wisata telah dilakukan dengan pembagian manfaat yang adil, dalam memanfaatkan askses ekonomi dan sosial. Ketiga; pemberdayaan masayarakat lokal dalam pelayan wisata telah dilakukan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia masyarakat lokal melalui kegiatan pelatihan, namun masih menghadapi hambatan seperti rendahnya pendidikan formal, keterbatasan teknologi, dan akses modal. Keempat; pemberdayaan masayarakat lokal dalam pelayan wisata telah dilakukan dalam pelestarian Lingkungan dan Kearifan Lokal. Budaya gotong royong, kegiatan rutin kebersihan, dan pertunjukan seni tradisional, namun, kesadaran wisatawan terhadap kebersihan dan pelestarian budaya masih perlu ditingkatkan. Kelima; pemberdayaan masayarakat lokal dalam pelayan wisata telah dilakukan melalui Penguatan Kelembagaan Masyarakat lokal seperti BPD, PKK, tokoh masyarakat, dan BUMDes telah memainkan peran sebagai fasilitator dan penghubung antara warga dan pemerintah. Namun, peran mereka dalam inovasi dan pengembangan strategi pariwisata masih terbatas
Exploration of Barriers of Small Industry Local Content Certification
Micro and Small Enterprises (MSEs) play a crucial role in strengthening the national economy, yet only a fraction of MSEs participated to comply with local content certification requirements. The ministry of industry with Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) platform is designed to facilitate this certification process for free, but MSE participation remains small when compared to the total number of MSE in Indonesia. Some businesses actively adopt it, while others face challenges that dettering their engagement. Understanding the factors influencing MSE's decisions to participate in local content certification using SIINAS is critical for enhancing adoption rates and improving policy effectiveness. This study employs a qualitative research approach using the thematic analysis to analyze emerging themes from MSEs’ experiences. By applying Thematic Analysis methodology, data from MSE participants was examined to uncover the barriers and drivers affecting SIINAS adoption. The findings align with Innovation Resistance Theory (IRT). This study contributes to the theoretical understanding of MSE participation in digital certification and offers practical recommendations for enhancing SIINAS adoption through more efficient and effective system improvements and also targeted support strategies. Strengthening MSE engagement in local content certification can ultimately drive broader industrial compliance and economic growth
Peran Fear Of Missing Out (FOMO) Memediasi Pengaruh Promo Twin Date Event dan Scarcity Message terhadap Impulse Buying (Studi Pada Generasi Z Pengguna Aplikasi Shopee di Kabupaten Purworejo)
This study aims to analyze the role of Fear of Missing Out (FOMO) in mediating the effects of Twin Date Event promotion and Scarcity Message on impulse buying among Generation Z users of the Shopee app in Purworejo Regency. This research adopts a quantitative approach with a survey method, and data were collected through an online questionnaire. The results indicate that both the Twin Date Event promotion and Scarcity Message have a positive and significant effect on impulse buying, with FOMO serving as a mediator that strengthens the relationship between these two factors and impulse buying. These findings suggest that the feeling of FOMO triggered by Twin Date Event promotions and Scarcity Messages can encourage impulsive buying behavior among Generation Z. This study provides valuable insights for businesses in designing more effective marketing strategies by utilizing psychological elements such as FOMO to boost sales
Tinjauan Yuridis Perkembangan Hukum Perbankan Syariah Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan hukum perbankan syariah di Indonesia melalui pendekatan normatif-yuridis yang didukung oleh studi literatur dan analisis dokumen hukum. Fokus utama terletak pada efektivitas kerangka hukum, implementasi fatwa DSN-MUI, serta kesiapan regulasi terhadap transformasi digital, khususnya pada sektor fintech syariah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun telah terdapat kemajuan normatif melalui Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 dan regulasi pelaksana OJK, masih terdapat kesenjangan antara regulasi dan praktik kelembagaan di lapangan. Fragmentasi kewenangan antara OJK, Bank Indonesia, dan DSN-MUI, serta lemahnya integrasi fatwa dalam struktur hukum nasional, menjadi sumber utama permasalahan. Dalam merespons dinamika tersebut, penelitian ini mengusulkan strategi penguatan melalui integrasi maqashid syariah dalam kerangka hukum, pembentukan otoritas digital syariah, dan peningkatan literasi hukum masyarakat. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa keberhasilan sistem hukum perbankan syariah di Indonesia tidak hanya bergantung pada regulasi formal, tetapi juga pada transformasi kelembagaan, inovasi regulatif, dan sinergi nilai-nilai hukum Islam dengan sistem hukum nasional
Valuasi Investasi Proyek Pertambangan Bijih Nikel oleh PT. XYZ Sesuai dengan Good Mining Practices
Indonesia menjadi produsen tambang bijih nikel terbesar di dunia dengan total produksi sebanyak 800.000 ton Ni. Banyak perusahaan penghasil bijih nikel di Indonesia sedang melakukan pengembangan proyek pertambangan untuk mendukung kodisi global ini, salah satunya PT.XYZ. Namun pelaksanaan proyek pertambangan yang sukses memerlukan kajian kelayakan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi studi kelaykan proyek pertambangan bijih nikel oleh PT.XYZ dengan fokus pada analisis aspek ekonomi dan prakter pertambangan yang baik (Good Mining Practice). Metodelogi penelitian menggunakan kuantitatif berbasis studi kasus mencakup pengumpulan data primer dari berabagai aspek pertambangan yaitu, aspek teknis, lingkungan, sosial, perencanaan, keselamatan kerja, ekonomi. Analisis kelayakan ekonomi melibatkan penilaian terhadap proyeksi pendapatan dan biaya, dengan memperhitungkan tingkat internal rate of return (IRR), net present value (NPV), dan payback period (PBP). Analisa kepekaan dan resiko (sensitivity) dilakukan untuk mengetahui perubahan parameter kelayakan ekonomi terhadap hasil analisa kelayakan. Analisis Discounted Cash Flow (DCF) menunjukkan bahwa proyek pertambangan bijih nikel PT. XYZ memiliki nilai sekarang (NPV) bernilai positif sebesar US$874 juta, internal rate of return (IRR) sebesar 19,7% melebihi hurdle rate, dan payback period yang dapat diterima selama 4 tahun. Dari hasil analisa keekonomian, rencana proyek penambangan yang akan dilakukan oleh PT. XYZ menunjukkan bahwa rencana proyek ini secara teknis dan ekonomi layak untuk diimplementasikan
Faktor-faktor yang mempengaruhi Collaborative Governance dalam Penerapan e-Government: Review Sistematik
Tinjauan sistematis ini mengidentifikasi 14 faktor penting yang mempengaruhi kolaborasi dalam penerapan e-government melalui pendekatan collaborative governance (tata kelola kolaboratif). Keempat belas faktor tersebut dikategorikan ke dalam dimensi collaborative governance system context, principled engagement, shared motivation dan joint capacity. Hasil studi menunjukkan kapasistas organisasi muncul sebagai area fokus yang menonjol, sedangkan faktor berbagi pengetahuan dan komitmen masih kuran dieksplorasi. Hal ini menyoroti kesenjangan penelitian (research gap). Temuan tersebut menekankan pentingnya tata kelola kolaboratif dalam meningkatkan kolaborasi pemangku kepentingan, khususnya dalam konteks antar-lembaga. Hasil studi juga memiliki beberapa keterbatasan, yang salah satunya adalah cakupan literatur yang hanya mencakup satu dekade terakhi
Analisis Daya Dukung Aksial Dan Penurunan Pondasi Bored Pile Dengan Menggunakan Uji Beban Statik Dan Menggunakan Metode Elemen Hingga Pada Pembangunan Bri-Medan
This study analyzes the axial bearing capacity and settlement of a single bored pile foundation with a diameter of 80 cm used in the construction project of the BRI Tower, utilizing static load testing and the Finite Element Method (PLAXIS 3D program). Field data from the Standard Penetration Test (SPT) and cyclic loading test were compared with numerical simulations using the Mohr-Coulomb and Hardening Soil models. The ultimate axial compressive bearing capacity (Qu) of a single bored pile determined analytically using SPT data and the O’Neil and Reese equation is 454.5 tons. The ultimate axial bearing capacity (Qu) of a single bored pile based on loading test data interpreted using the Davisson method is 492.0 tons, the Mazurkiewich method is 464.0 tons, and the Chin method is 416.6 tons. Based on the Finite Element Method (PLAXIS 3D) using the Hardening Soil model, the ultimate axial bearing capacity interpreted using the Davisson method is 497.0 tons, the Mazurkiewich method is 482.0 tons, and the Chin method is 588.2 tons. Meanwhile, the ultimate axial bearing capacity based on the Finite Element Method (PLAXIS 3D) using the Mohr-Coulomb model is 445.0 tons by the Davisson method, 450.0 tons by the Mazurkiewich method, and 714.2 tons by the Chin method. Based on analytical calculations, load tests, and the Finite Element Method, the elastic settlement of a single bored pile was 18.85 mm analytically, 6.13 mm from the loading test, 8.15 mm from the PLAXIS 3D Mohr-Coulomb model, and 6.11 mm from the PLAXIS 3D Hardening Soil model. Overall, the settlements remain within the acceptable tolerance limit (25 mm). Recommendations include the potential for further development of this research by using other analysis software such as MIDAS. Furthermore, future updates to the axial bearing capacity testing standards are suggested, where analysis of foundation bearing capacity may be performed solely using the Finite Element Method (PLAXIS 3D) or other software. 
Optimasilisasi Rute Transportasi dan Biaya Pengangkutan Sampah di Tps 3r Usu Menggunakan Metode Saving Matrix
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute transportasi dan biaya pengangkutan sampah di TPS 3R USU menggunakan metode Saving Matrix dengan bantuan Machine Learning Python. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya volume sampah seiring pertumbuhan penduduk, khususnya di Kota Medan, yang menghasilkan sekitar 2.000 ton sampah per hari. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakefisienan rute pengangkutan sampah, yang menyebabkan pemborosan waktu dan biaya. Metode Saving Matrix dipilih karena kemampuannya dalam meminimalkan jarak tempuh, waktu, dan biaya dengan mempertimbangkan kapasitas kendaraan dan volume sampah. Data yang digunakan meliputi koordinat lokasi TPS, timbulan sampah, dan kapasitas kendaraan, yang kemudian diolah menggunakan bahasa pemrograman Python untuk menghasilkan rute optimal. Algoritma Nearest Neighbor diterapkan untuk menentukan urutan kunjungan terdekat dari depot (TPS3R USU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi rute berhasil mengurangi total jarak tempuh dan biaya operasional. Program Python yang dikembangkan menghasilkan 12 rute baru dengan biaya bahan bakar optimal sebesar Rp 139.732.713 per tahun. Selain itu, metode ini terbukti fleksibel dan dapat diterapkan pada skala yang lebih besar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode Saving Matrix efektif dalam meminimalkan biaya dan jarak pengangkutan sampah. Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup pertimbangan dinamika jalan, pengembangan program Python untuk variabel tambahan, serta evaluasi pemilahan sampah untuk meningkatkan efisiensi